Anda di halaman 1dari 3

FIMA HES 200

Komposisi 6% Kanji Hidroksietil (HES) dalam larutan elektrolit seimbang Tiap 1000 ml larutan infus mengandung : O (2 hydroxyethyl) amylopection hydrolisate HES BM 200.000 dalton (derajat substitusi 0,5 0,55) Natrium Klorida Kalium Klorida Kalsium Klorida 2 H2O Larutan Natrium Laktat dalam cairan untuk injeksi FARMAKOLOGI HES adalah larutan koloid pengganti volume yang tidak mengandung hemoprotein. HES dipecah secara terus - menerus oleh amilase serum dan dieliminasi terutama melalui ginjal. INDIKASI * Terapi hipovolemia * Syok karena pendarahan (syok hemoragik) misalnya pada tindakan bedah, trauma, luka bakar * Infeksi (syok septik) DOSIS DAN CARA PEMBERIAN Hanya untuk infus intravena. Jika tidak diresepkan, sesuai dengan kehilangan darah dan hematokrit sampai kira kira 20 ml/kgBB/hari dapat digantikan dengan 1,2 gram HES/kgBB/hari atau setara dengan 1500 ml FIMA HES 200 pada pasien dengan BB 75 kg. Kecepatan infus : 0,25 ml / kg BB / menit pada orang dewasa atau 12,5 25 ml/ menit, atau 1000 ml dalam 40 80 menit. Dosis maksimal : 33ml/kgBB/hari KONTRAINDIKASI 6,90 g 0,30 g 0,22 g 4,48 g 60,00 g

FIMA HES 200 dikontraindikasikan pada keadaan hiperhidrasi (atau keadaan lain keracunan air), alergi terhadap kanji, hipervolemia, gangguan koagulasi, gangguan jantung berat, gangguan ginjal, hemodialisis jangka panjang. Selama kehamilan, manfaat dan risiko hemodilusi harus dipertimbangkan dan hindari penggunaan dosis tertinggi karena masih belum banyak penelitian pada ibu hamil. PERINGATAN DAN PERHATIAN * Kadar hematokrit tidak boleh kurang dari 20. Pada syok septik dan syok karena luka bakar, kecepatan infus lebih lambat * Hati-hati jika terapat risiko edema paru dan/atau gagal jantung kongestif

* Hati-hati sebelum memberikan HES 6% pada pasien dengan riwayat penyakit hati dan pasien dengan gangguan fungsi ginjal * Dosis yang terlalu tinggi dan pemberian yang terlalu cepat dapat menyebabkan overloading sirkulasi * Diperlukan pemeriksaan rutin terhadap keseimbangan cairan dan elektrolit

* Pada kasus defisiensi fibrinogen berat, pengganti volume koloid hanya diberikan pada kasus gawat darurat yang mengancam nyawa pasien * Gunakan larutan yang jernih dalam kemasan yang tidak rusak. Jangan digunakan jika sudah kadaluarsa * Hati-hati terhadap diatesis hemoragik

* Jauhkan dari jangkauan anak-anak INTERAKSI OBAT FIMA HES 200 mengandung ion Ca ++. Penambahan fosfat anorganik, hidrogen karbonat atau oksalat dapat menyebabkan endapan. EFEK SAMPING Reaksi intoleransi dapat terjadi setelah pemberian kanji hidroksietil. Karena itu pasien harus dimonitor selama pemberian infus, terutama pada 500 ml pertama. Dapat terjadi peningkatan amilase di serum darah. Reaksi alergi (anafilaktik maupun anafilaktoid) selama infus dapat terjadi. Tindakan/Terapi I. Reaksi kulit Infus dihentikan+ antihistamin II. Reaksi kardiovaskular yang dapat dinilai namun tidak mengancam jiwa (takikardia, tekanan darah turun), mual, dispnea Infus dihentikan + antihistamin + kortikosteroid intravena

III.

Syok, spasme bronkus atau uterus yang mengancam jiwa

Kortikosteroid dosis tinggi intravena + adrenalin drip intravena + substitusi volume (mis. larutan protein plasma) IV. Henti jantung atau napas Sama dengan derajat III + resusitasi PENYIMPANAN Simpan pada suhu kamar ( 25-30 C ), hindarkan dari cahaya SEDIAAN DAN KEMASAN Larutan infus dalam botol berisi 500 ml. Kemasan boks terdiri dari 10 botol. No Reg. DKL 0328403849B1