P. 1
Pembelajaran Berbasis Masalah

Pembelajaran Berbasis Masalah

|Views: 41|Likes:
Dipublikasikan oleh Shavon Jenkins
Powert point seminar 11 Februari 2013
Powert point seminar 11 Februari 2013

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Shavon Jenkins on Feb 13, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2013

pdf

text

original

LOGO

PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JOGOSIMO KECAMATAN KLIRONG TAHUN AJARAN 2012/2013

ERNAWATI K7109073 VIII A Pagi
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Februari 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Pembelajaran IPA diarahkan pada kegiatan learning (belajar) daripada teaching (mengajar) sehingga siswa dapat terlibat aktif pembelajaran IPA yang dibangun dari pengembangan keterampilan proses.

Masalah

Penyebab

1
Hasil wawancara: siswa jarang melakukan kegiatan eksperimen IPA

2
Nilai hasil UAS mapel IPA menunjukan nilai rata-rata kelas terendah yaitu 68,9

1
Cara mengajar guru dominan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan latihan soal

2
Faktor sosial, budaya dan mental anak

Solusi MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) (keterampilan proses dapat dikembangkan melalui kegiatan pemecahan masalah dalam Pembelajaran Berbasis Masalah)

BAB I PENDAHULUAN

B. Rumusan Masalah

1
2 3

Bagaimanakah langkah-langkah model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam peningkatan keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Jogosimo Kecamatan Klirong Tahun Ajaran 2012/2013?

Apakah penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Jogosimo Kecamatan Klirong Tahun Ajaran 2012/2013? Apakah kendala dan solusi yang dihadapi dalam peningkatan keterampilan proses IPA melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas IV SD Negeri Jogosimo Kecamatan Klirong Tahun Ajaran 2012/2013?

BAB I PENDAHULUAN C. Tujuan Penelitian
TUJUAN UMUM Meningkatkan keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Jogosimo

TUJUAN KHUSUS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JOGOSIMO

1

Mendeskripsikan langkah-langkah model PBM dalam peningkatan keterampilan proses IPA

2

Meningkatkan keterampilan proses IPA melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah

3

Menemukan kendala-kendala yang dihadapi dan solusi dari kendala –kendala yang dihadapi dalam peningkatan keterampilan proses IPA melalui model PBM

BAB I PENDAHULUAN D. Manfaat Penelitian Teoritis
a. Untuk menambah pengetahuan tentang peningkatan keterampilan proses IPA melalui model pembelajaran Pembelajaran Berbasis Masalah sebagai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. b. Untuk dasar untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan peningkatan keterampilan proses atau model Pembelajaran Berbasis Masalah.

Praktis
Bagi Siswa Dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran IPA sehingga dapat siswa SD Negeri Jogosimo dapat membangun sendiri pengetahuannya, dapat belajar mandiri dan mampu memecahkan masalah. Bagi Guru Dapat mengembangkan model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam pembelajaran selanjutnya sebagai sarana untuk menumbuhkan kreativitasdalam mengajar. Bagi Sekolah Dasar Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri Jogosimo melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah serta hasil penelitian dapat digunakan sebagai buku referensi dalam perpustakaan Sekolah Dasar. Bagi Peneliti Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman peneliti, khususnya penerapan model pembelajaran Pembelajaran Berbasis Masalah dalam peningkatan keterampilan proses IPA.

BAB II KAJIAN PUSTAKA
1. Peningkatan Keterampilan Proses IPA Siswa Kelas IV SD
Keterampilan bergerak (motorik) anak SD telah melibatkan keterampilan bergerak tangan misalnya keterampilan tangan dalam menulis, menggambar, melakukan percobaan, mengukur benda, dll

A. Kajian Teori

Anak SD usia 7-11 tahun berada dalam tahap operasional konkret yaitu anak telah mampu berpikir secara logis tetapi anak belum mampu berpikir secara abstrak

Hurlock, 1978

Perkembangan anak usia 9-11 tahun mencapai objektivitas tertinggi atau bisa juga disebut sebagai masa menyelidik, mencoba, bereksperimen, yang distimulasi oleh dorongan-dorongan menyelidik dan rasa ingin tahu yang besar.

Piaget

Buhler, 1930

Karakteristik siswa kelas IV SD Negeri Jogosimo sama halnya dengan karakteristik perkembangan anak pada umumnya yang berada di rentang usia 9-10 tahun. Pengaruh lingkungan tempat tinggal dan pola asuh orang tua yang akan membedakan cepat atau lambat proses perkembangan siswa di SD tersebut dengan perkembangan siswa di daerah lain.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori
Pengertian IPA

Pembelajaran IPA di SD Pengertian Keterampilan Proses IPA Jenis-jenis Keterampilan Proses IPA Penilaian Keterampilan Proses IPA Ruang Lingkup IPA di SD Materi IPA

Fungsi IPA di SD

Keterampilan Proses Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Tujuan IPA di SD

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori

Observasi Kuantifikasi (mengukur) Inferensi Kontrol Variabel

Keterampilan proses IPA Kelas IV

Klasifikasi Komunikasi Prediksi Eksperimen

Elementary Science Curriculum Giude, Vancouver, BC (1989)

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori
2. Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM)

e d c b

Tujuan PBM
Karakteristik PBM

Pengertian PBM
Macam-macam Model Pembelajaran

a

Pengertian Model Pembelajaran

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori
f. Langkah- Langkah Pembelajaran Berbasis Masalah
klarifikasi istilah yang belum jelas memberikan masalah (orientasi masalah) menjelaskan tujuan pembelajaran
siswa mengorganisasikan tugas belajar secara individu maupun kelompok melaksanakan penelitian individu maupun kelompok dengan bimbingan guru
siswa mengembangkan dan menampilkan hasil kegiatan dapat berupa laporan, hasil karya

siswa melaksanakan evaluasi dan merefleksi hasil pembelajaran

BAB II KAJIAN PUSTAKA B. Penelitian yang Relevan
Eni Wulandari 2012. “Penerapan Model PBL (Problem Based Learning) pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SD”.
Sumiyatun (2011) “Penerapan Problem Based Learning” untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV SD Negeri Treko 1 Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2010/2011”

C. Kerangka Berpikir
Kondisi Awal Guru belum Menerapkan model PBM dalam Pembelajaran IPA Tindakan Menerapkan Model PBM dalam Pembelajaran IPA
Kondisi Akhir Keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV SDN Jogosimo dapat meningkat

D. Hipotesis Tindakan
Jika penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam peningkatan keterampilan proses IPA dilakukan secara tepat, maka dapat meningkatkan keterampilan proses IPA pada siswa kelas IV SD Negeri Jogosimo Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen Tahun Ajaran 2012/2013

BAB III METODE PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian

B. Subjek Penelitian

Siswa paralel kelas IVA SD Negeri Jogosimo yang berjumlah 20 siswa yang terdiri dari 11 siswa lakilaki dan 9 siswa perempuan dengan Tri Astuti, S. Pd yang bertindak sebagai guru kelas IVA

SD Negeri Jogosimo, tepatnya berada di desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen.

Waktu Penelitian
Kegiatan dalam pelaksaan PTK dari persiapan, pelaksanaan, analisis dan pelaporan direncanakan dimulai pada bulan November tahun 2012 sampai bulan Juni 2013

Tempat Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN C. Data dan Sumber Data
 Data : keterampilan proses IPA meliputi keterampilan mengamati, mengelompokkan, mengukur, mengkomunikasi, memprediksi, melaksanakan eksperimen, dan menyimpulkan melalui model PBM

Primer Sekunder

Siswa, guru, peneliti, teman sejawat Misalnya: buku daftar nilai, buku catatan kelakuan siswa, catatn gambaran pelaksanaan tindakan pada setiap siklus, dan catatan lain.

Dokumen

D. Pengumpulan Data
a. Tes
1)

Soal-soal
Observasi: data tentang proses pembelajaran dengan langkahlangkah PBM dan kemampuan keterampilan proses siswa Wawancara: penerapan model PBM Angket: respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan model PBM

b. Non Tes

2) 3)

BAB III METODE PENELITIAN

D. Uji Validitas Data
Guru

Triangulasi

Tes

Siswa

Sumber Data

Teknik
Observasi

Observer

Angket

F. Analisis Data
Teknik analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Analisis data kualitatif dari Miles dan Huberman dengan langkah-langkah sbb:

Reduksi data

Penyajian data

Penarikan Kesimpulan

BAB III

METODE PENELITIAN

F. Indikator Kinerja
Langkah-langkah PBM diukur menggunakan lembar observasi pertanyaan wawancara,dan angket. Keterampilan Proses
dihitung dari jumlah siswa yang menampakkan keaktifan melaksanakan keterampilan proses IPA (rating scale). Tes Keterampilan proses diukur melalui tes hasil belajar siswa tentang keterampilan proses

(rating scale)

80 %

90 %

80 %

BAB III METODE PENELITIAN

F. Prosedur Penelitian
Siklus I
7.1 Menyimpulkan hasil percobaan bahwa gaya (dorongan dan tarikan) dapat mengubah gerak suatu benda. Pertemuan 1 : pengertian gaya Pertemuan 2 : sifat gaya dapat mengubah gerak benda Pertemuan 3 : sifat gaya dapat mengubah gerak benda di dalam air
Prosedur langkah –langkah PTK

Siklus II
7.2 Menyimpulkan hasil percobaan bahwa gaya (dorongan dan tarikan) dapat mengubah bentuk suatu benda Pertemuan 1 : sifat gaya dapat mengubah bentuk benda Pertemuan 2 : faktor yang mempenga ruhi gaya Pertemuan 3 : jenis-jenis gaya

Perencanaan Tindakan Observasi Text Refleksi

LOGO

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->