P. 1
193. PDAM Kab.buleleng

193. PDAM Kab.buleleng

|Views: 526|Likes:
Dipublikasikan oleh SYa Koto Loro

More info:

Published by: SYa Koto Loro on Mar 17, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2015

pdf

text

original

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA

Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2004 dan 2003 PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR

Nomor Tanggal

: :

335/S/XIV.5/06/2005 02 Juni 2005

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA

Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2004 dan 2003

PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN V DI DENPASAR
Jl D.I. Pandjaitan, Renon, Telp (0361) 229193, 227205, Fax (0361) 229184, 256205, Denpasar, Bali

Denpasar, 02 Juni 2005 No Sifat Lampiran Perihal : : : : 337/S/XIV.5/06/2005 Rahasia 3 (tiga) berkas Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004

Kepada Yth : 1. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng Di Singaraja Sesuai dengan Ketentuan Pasal 23 E Perubahan Ketiga UUD 1945 jo Pasal 2 ayat (4) UU No.5 Th. 1973 tentang BPK jo Pasal 32 ayat (1) UU No. 17 Th. 2003 tentang Keuangan Negara dengan hormat kami sampaikan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004. Atas perhatian dan tindak lanjutnya, diucapkan terima kasih.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN KEPALA PERWAKILAN V DI DENPASAR

DRS. A.M. ALIMUDDIN NIP. 240001515 Tembusan : 1. Yth. Menteri Dalam Negeri, di Jakarta; 2. Yth. Anggota Pembina Utama Keuangan Negara IV BPK-RI, di Jakarta; 3. Yth. Auditor Utama Keuangan Negara IV BPK-RI, di Jakarta; 4. Yth. Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri, di Jakarta; 5. Yth. Inspektur Utama Renalev BPK-RI, di Jakarta; 6. Yth. Bupati Buleleng, di Singaraja, dan 7. Yth. Kepala Bawasda Kabupaten Buleleng, di Singaraja.

DAFTAR ISI DAFTAR ISI LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN BAB I LAPORAN KEUANGAN 1. Neraca Per 31 Desember 2004 dan 2003 2. Laporan Laba Rugi untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 3. Laporan Arus Kas untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 BAB II CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 1. Umum 2. Kebijakan Akuntansi 3. Penjelasan Pos-Pos Neraca 4. Penjelasan Pos-Pos Laba Rugi BAB III LAMPIRAN 1. Koreksi Fiskal 2. Daftar Koreksi Audit 3. Dasar, Sifat dan Luas Audit 5 8 13 23 3 2 1 i ii

Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit neraca PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 serta laporan laba rugi. (0361) 229184. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-perundangan dan pengendalian intern kami sampaikan secara terpisah kepada manajemen dengan surat kami nomor 336 /S/XIV. 246562 Fax.5/06/2005 tanggal 02 Juni 2005 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan V di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan. kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan dan pengendalian intern berdasarkan audit kami. kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan dan pengendalian intern adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. 1. dalam semua hal yang material. (0361) 229193. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas salah saji material. Denpasar. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat. Pandjaitan. Menurut pendapat kami laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar.tanggal tersebut. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. 227205. Laporan keuangan. dan hasil usaha serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal . Telp. serta laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal . D. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. Kami juga melakukan pengujian atas kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundangperundangan dan pengendalian intern.tanggal tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.I. posisi keuangan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 dan 2003. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen serta terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.020 Tanggal : 13 April 2005 . 256205 Kepada Yth. Suatu audit meliputi pemeriksaan. atas dasar pengujian. buktibukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Renon.

002.012.00 780.025.36 654. 2 2004 3 TAHUN 2003 4 KEWAJIBAN DAN EKUITAS 5 KEWAJIBAN LANCAR HUTANG USAHA HUTANG LAINNYA BIAYA YG MASIH HARUS DIBAYAR HUTANG PAJAK HUTANG JANGKA PJ.7 3.26 3.723.088.39 - 712.950.826.000.22 3.18 3.000.74 3.104.591.00 35.420.547.00) 500.99 - 2.00 1.60 6.785.358.00 20. YG BL DITTPKAN.573.616.950.490.147.248.42 43.217.794.385.147.740.272.537. PJ.00 2.00 130.00 13.00 2.00 KEWAJIBAN JANGKA PANJANG HUTANG JANGKA PANJANG HUTANG BUNGA JANGKA PANJANG JUMLAH KEWAJIBAN JK.535.000.625.67) 741.788.936.000.00 2.390.717.PDAM KABUPATEN BULELENG NERACA PER TANGGAL 31 DESEMBER 2004 DAN 2003 (dalam Rupiah) AKTIVA 1 AKTIVA LANCAR KAS/DANA KERJA BANK PIUTANG LANGGANAN AIR PIUTANG LANGGANAN NON AIR PIUTANG LANGGANAN RAGU-RAGU PIUTANG TAK TERTAGIH PENYISIHAN PIUTANG RAGU-RAGU PIUTANG LAIN-LAIN PERSEDIAAN INVENTARIS DALAM PERSEDIAAN PEMBAYARAN DIMUKA PAJAK DIBAYAR DIMUKA JUMLAH AKTIVA LANCAR AKTIVA / INVESTASI PENYERTAAN AKTIVA TETAP PEROLEHAN AKUMULASI PENYUSUTAN NILAI BUKU AKTIVA TETAP AKTIVA TETAP DALAM PENYELESAIAN PEKERJAAN DALAM PELAKSANAAN INST.148.00 2.513.725.493.AMORT.00 35.00 16.703. AKTIVA LAIN LAIN BAHAN INSTALASI BEBAN DITANGGUHKAN SAMBUNGAN BARU YG BL DITERIMA AKU. TETAP DLM PENY.25 3.67 REF.900.891.579.17 3.503.93) 10.400.701.00 1.260.67 3.468.916.168.00 504.902.806.390. TRANS.32 3.440.23 628.277. AKT.00 19.965.200.247.454.000.200.00 44.00 131.450.12 504.00 927.065.385.638.415.000.925.3 3.00 (12.00 2.00) 52.171.84 1.00 67.14 TOTAL AKTIVA 14.919.057.13 3.29 400.000.00 13.42 16.14 JUMLAH KEWAJIBAN DAN MODAL Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan .507.370.629.449.825.55 14.941.450.863.954.064.67 2. DIPISAHKAN MODAL PEMERINTAH PUSAT CADANGAN UMUM PENYERTAAN MODAL 3.67 2.1 3.071.76 1.598.00 2.710.66 428.339.00) 35.248.914.875.630.644.895.743.AMORTISASI BEBAN DITANGGUHKAN AKT.440. LAIN-LAIN-UNIT USAHA YEH BULELENG AKUM.317.042.129.135.616.5 3.135.348.652.728.385.012.591.21 3.830.4 3.057.914.27 3.00 1.40 1.19 3.50 (2.687.648.8 3.28 3.530.606.269.015. PEMDA.11 3.670.275.175.66 604.978.806.00 1.00) 68.900.00 259.00 1.252.16 11.00 (46.00 (36.768.886.933.904.37 3.217.328.2 3.40 416.174.12 10. STATUSNYA 72.76) KEWAJIBAN LAIN-LAIN 9.237.31 1.853.546.34 3.856.420.541.550.189.619.35 3.9 3.715.00 1.382.193.389.30 3.946.160.34 3.980.784.634.000.725.16 3.076.10 3.39 - 3.00 765.33 3.047.650.20 3.295.625.755.00 41.00 14. LAIN-LAIN-UNIT USAHA YEH BLLG AKTIVA TAK BERWUJUD AKUMULASI AMORTISASI AKTIVA TAK BERWUJUD JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN 3.342.47 LABA RUGI TAHUN LALU LABA RUGI TAHUN BERJALAN JUMLAH MODAL 3.912.704.886.483.490.880.220.450.971.650. 6 2004 7 TAHUN 2003 8 3.65 13.207.90 7.15 63. JATUH TEMPO TITIPAN DANA JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR REF.600.76 13.275.12 266.104.00 4.778.127.24 3.86 599.475.00 43.00 19.516.698.684.42 3.660.738.737.00 110.00 PENYERT.823.950.6 3.926.16 1.38 3.42 BAGIAN LABA PEMDA YG.600.752.750.260.91 UANG JAMINAN LANGGANAN CADANGAN DANA-DANA SAMBUNGAN BARU YG AKAN DITAGIHKAN 97.14 24.916.088.435.636. BELUM DIBAYAR 170.000.446.500.00 67.711.778.500. 3.861.000.360.00 (11.317.454.193.151.895.00 88.229.000.42 JUMLAH KEWAJIBAN LAIN-LAIN MODAL KEKAYAAN PEMDA YG.841.407.40 22.00) 3.00 1.207. DALAM PELAKSANAAN JUMLAH AKT.784.825.97 43.112.42 553.50 96.67 (14.380.327.135.00 4.170.00 (14.53 43.67 (13.867.

44 3.128.90 723.581.782.289.00 1.43 3.775.577.050.841.600.856.646.485.66 2.345.671.013.000.458.688.840.206.145.618.695.48 (19.115.45 3.734.60 588.600.966.02 TAHUN 2003 4 9.55 5.723.739. LAPORAN LABA RUGI PDAM KABUPATEN BULELENG LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 DAN 2003 (dalam Rupiah) URAIAN 1 PENDAPATAN USAHA PENDAPATAN PENJUALAN AIR PENDAPATAN NON AIR JUMLAH PENDAPATAN USAHA BIAYA LANGSUNG USAHA BIAYA SUMBER BIAYA PENGOLAHAN AIR BIAYA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI JUMLAH BIAYA LANGSUNG USAHA LABA KOTOR USAHA BIAYA ADMINISTRASI DAN UMUM LABA (RUGI) USAHA PENDAPATAN (BIAYA) LAIN-LAIN PENDAPATAN LAIN-LAIN BIAYA LAIN-LAIN JUMLAH PENDAPATAN (BIAYA) LAIN-LAIN LABA (RUGI) SEBELUM POS LUAR BIASA KEUNTUNGAN (KERUGIAN) LUAR BIASA LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK TAKSIRAN PAJAK PENGHASILAN LABA (RUGI) SETELAH PAJAK PENGHASILAN REF.922.749.360.875.20 6.882.980.90 68.43 1.550.761.589.177.072.00 1.775.723.632.00 3.160.00 3.64 4.035.035.58 1.866.023.829.899.98 2.863.337.261.00 1.516.323.120.454.45 101.435.105.749.227.747.83 5.550.581.35) 101.884.00 1.50 2.90 2.761.347.53 405.36 6.59 (5.90) 48.062.907.277.156.206.437.42 3.480.60 1.737.409.080.00 10.539.808.41 2004 3 11.00 13.888.153.988.60 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan 2 .706.454.597.24 2. 2 3.084.900.080.428.483.22 359.2.63 2.700.

852.361.44) 1.411.000.435.869.858.856.150.00 (30. Pem.50) 934.210.90 1.971. Yg belum ditetapkan stat.000.60 1.687.00 (3.00 (28.311.038.30 (396.00 2.144.867.134.90 1.825.150.00 691.283.794.425.849.935.925.275.856.160.920.765.292.317.676.00 (88. Kenaikan/(Penurunan) penyesuaian laba tahun tahun lalu Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI (Kenaikan)/Penurunan aktiva tetap dalam penyelesaian (Kenaikan)/Penurunan investasi jangka panjang (Kenaikan)/Penurunan aktiva tetap Arus Kas dari Akativitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Kenaikan/(Penurunan) hutang jangka panjang Kenaikan/(Penurunan) hutang bunga jangka panjang Kenaikan/(Penurunan) cadangan umum Kenaikan/(Penurunan) kekayaan pemda yang dipisahkan Kenaikan/(Penurunan) Peny.00 1.42 (1.38) 29.946.751.003.443.610.533.828.142.435.467.164.752.00) (58.737.40) (156.291.290.895.639.783.00 (4.290.850. Pusat Kenaikan/(Penurunan) setoran ke Pemda Kenaikan/(Penurunan) pengeluaran dana sosial Kenaikan/(Penurunan) jasa produksi Kenaikan/(Penurunan) dana pensiun Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 2004 2 2003 3 1.00 50.74 1.041.200.076.439.518.574.00 27.496.270.774.16 330. LAPORAN ARUS KAS PDAM KABUPATEN BULELENG LAPORAN ARUS KAS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 DAN 2003 (dalam Rupiah) URAIAN 1 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Laba (Rugi) Operasi Penyesuaian : Transaksi yang tidak menggunakan kas : .00 31.56) (27.959.18 39.670.996.048.724.373.00 (9.812.752.091.00) 68.16) (2.565.938.000.914.00) 314.000.67 9.Biaya Penyisihan Piutang Kas bersih dari aktivitas operasi Perubahan aktiva dan kewajiban operasi (Kenaikan)/Penurunan piutang langganan air (Kenaikan)/Penurunan piutang langganan non air (Kenaikan)/Penurunan piutang ragu-ragu (Kenaikan)/Penurunan piutang tak tertagih (Kenaikan)/Penurunan piutang lain-lain (Kenaikan)/Penurunan persediaan (Kenaikan)/Penurunan inventaris dalam persediaan (Kenaikan)/Penurunan pembayaran dimuka (Kenaikan)/Penurunan pajak dibayar dimuka (Kenaikan)/Penurunan bahan instalasi (Kenaikan)/Penurunan sambungan baru belum diterima (Kenaikan)/Penurunan beban ditangguhkan (Kenaikan)/Penurunan aktiva lain-lain (Kenaikan)/Penurunan aktiva tak berwujud Kenaikan/(Penurunan) hutang usaha yang harus dibayar Kenaikan/(Penurunan) hutang usaha lainnya yang harus dibayar Kenaikan/(Penurunan) beban yang masih harus dibayar Kenaikan/(Penurunan) hutang pajak Kenaikan/(Penurunan) hutang jangka panjang akan jatuh tempo Kenaikan/(Penurunan) pendapatan yang masih harus diterima Kenaikan/(Penurunan) uang jaminan langganan Kenaikan/(Penurunan) cadangan dana-dana Kenaikan/(Penurunan) titipan dana Kenaikan/(Penurunan) sambungan baru yang akan ditagihkan Kenaikan/(Penurunan) penyert.17 11.690.68) 1.570.00) (5.705.827.600.449.344.670.445.16) (5.973.337.58) (1.3.861.334.00) 127.575.185.825.00) 176.556.285.279.480.880.548.200.717.00) (3.551.00) 500.091.Biaya Amortisasi .00) (1.94 796.941.875.60 (300.160.00) (357.313.018.610.183.500. Pem.53) 2.637.583.325.58) (106.427.71) 276.483.00 1.50 (13.325.50 (52.184.464.00 2.640.678.00 (196.00) (131.00) (146.00 63.867.771.514.42) (1.008.50) 179.00) 7.140.076.00 16.000.00 65.00) (6.083.71 8.88) 100.00) (2.16 (357.209.00) 1.84 .373.600.192.952.895.128.00 2.00) (500.500.580.026.000.692.00 (100.816.604.00 (2.931.00) 134.84 775.84) 280.Biaya Penyusutan .00) (244.787.00) (1.000.069.307.00 (68.855.613.62) (146.60) (973.001.595.755.637.202.71 35.674.455.557.00 (34.590.831.901.842.895.50 722.057.333.842.163.870.975.000.472.698.155.

00 3.09.55 dan Rp6.943.04/W. Modal PDAM Kabupaten Buleleng pada Tahun 1984 berasal dari modal pemerintah eks DIP Proyek Air Bersih (PAB) Bali. Perda tersebut telah mengalami satu kali perubahan yaitu dengan Perda Kabupaten Buleleng Nomor 01 Tahun 1996.025.65.00 Selanjutnya Modal PDAM Kabupaten Buleleng pada akhir Tahun 2004 dan 2003 seluruhnya masing-masing sebesar Rp7. Umum a.948.740.390.00 dengan rincian sebagai berikut : Eks PAB (Pemerintah Pusat) Rp APBD Propinsi APBD Kabupaten Rp Rp Rp 2. Pada tahun 1997 terdapat penambahan modal PDAM Kabupaten Buleleng dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1.917.91 sesuai dengan Berita Acara No.917.917. Jumlah modal PDAM Kabupaten Buleleng pada akhir tahun 1997 adalah sebesar Rp3.412.840.248.00 1.917. sedangkan neraca permulaan perusahaan diperoleh dari semua aktiva dan pasiva Badan Pengelola Air Minum Kabupaten Buleleng yang kemudian dilebur menjadi PDAM Kabupaten Buleleng.000. dengan rincian berasal dari: .217.00 38.5 pada tanggal 5 Oktober 1984.209.147. II Catatan atas Laporan Keuangan 1.282.PDAM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA Bab.282.925.407. Bidang Usaha dan Struktur Organisasi PDAM Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buleleng didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 1 tahun 1984 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 7 tahun 1984 seri D No. Dalam Perda tersebut dinyatakan bahwa modal dasar perusahaan terdiri dari kekayaan daerah yang dipisahkan.151. KU.000.147.14/642 tanggal 2 Juni 1997 mengenai penetapan status modal penyertaan pemerintah yang berasal dari APBN.

856.826.299.60 Rp 6.90 Rp 7.390.00 Rp 1.Akt (Profesional) Nyoman Sumartha (pelanggan) Susunan Badan Pengawas per 31 Desember 2004. dengan rincian sebagai berikut : .248.891. dan sebagai sarana pengembangan perekonomian pembangunan daerah.941.00 Rp 369. 397 tahun 1993 tanggal 2 Agustus 1993 terdiri dari : Badan Pengawas.843.875.483.500.00 Rp 428.55 31 Desember 2003 Rp2.147. sebagai berikut : Direktur Utama Direktur Teknik Direktur Umum dan Adm.737. Susunan Direksi per 31 Desember 2004. Nyoman Artha Widnyana Ir.635. Satuan Pengawas.65 Tujuan perusahaan sesuai dengan peraturan pendiriannya adalah : 1) Turut serta melaksanakan pembangunan daerah sebagai salah satu usaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).151.943. PR..500.SE (Birokrat) I Nengah Artha.319.407.00 Rp 604. Badan Penelitian dan Pengembangan.890.230. Ketua merangkap anggota Sekretaris merangkap anggota Anggota : : : : : : Drs. Mundarto. sebagai berikut : Jumlah personil per 31 Desember 2003 dan 2004 masing-masing sebanyak 202 orang dan 202 orang.217.390. 2) Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih secara sehat dan memenuhi syarat. dan pembangunan nasional pada umumnya.500. dan juga mengatur penggunaan air secara merata.39 Rp 1. efisien serta mencegah pengambilan air secara liar bagi masyarakat daerah Buleleng dan daerah lainnya yang dapat dilayani sesuai dengan kesepakatan pemerintah daerah setempat.358.740.925. Nyoman Yuliarta Drs.-Eks Proyek Pusat (Pemerintah Pusat) -APBD Propinsi Bali -APBD Kabupaten Buleleng -Cadangan Umum -Laba Rugi Tahun Berjalan Jumlah 31 Desember 2004 Rp 2.000.99 Rp 1.217. Struktur organisasi PDAM Kabupaten Buleleng berdasarkan Surat Keputusan Bupati Buleleng No.66 Rp 2.916.160.916.66 Rp 2. SE.963. Direksi. dan Bagian-bagian serta unsur staf. BBA Nyoman Pastika.

atau 78. 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Sarjana Sarjana Muda/DIII SMEA SMA STM SLTP SD Jumlah b.No. PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja memiliki instalasi pengolahan air dengan kapasitas terpasang sebesar 405 lt.046 orang atau 30.10 lt.54%. Berdasarkan cakupan pelayanan./dt.610 orang. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Uraian 2 Direksi Litbang Satuan Pengawas Intern (SPI) Bagian Keuangan Bagian Akuntansi Bagian Pelayanan Bagian Umum Bagian Produksi Bagian Distribusi Bagian Perencanaan Bagian Pemeliharaan Cabang Seririt Cabang Air Sanih Cabang Pancasari Cabang Busungbiu Cabang Celukan Bawang Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah Tahun 2003 3 3 2 2 15 14 23 21 20 20 11 8 16 14 6 10 8 9 202 Tahun 2004 4 3 2 2 15 14 25 24 19 18 9 9 16 15 5 9 9 8 202 Sedangkan berdasarkan jenjang pendidikan sebagai berikut : No.12% dari jumlah penduduk yang berada dalam daerah pelayanan sebanyak 607./dt.. Kapasitas Produksi dan Cakupan Pelayanan Untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tahun 2003 14 3 9 115 18 27 16 202 Tahun 2004 14 3 9 116 18 26 16 202 . jumlah penduduk yang terlayani sampai dengan 31 Desember 2004 sebanyak 183. sedangkan yang dimanfaatkan berdasarkan jumlah produksi hanya sebesar 318.

akan tetapi pencatatan terhadap setiap perubahan aktiva dan kewajiban. Kebijakan Akuntansi Penyusunan laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng berpedoman pada Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tahun 2000 yang diterbitkan oleh Asisten Deputi Urusan BUMD Deputi Bidang Sumber Pembiayaan dan Investasi Kantor Menteri Otonomi Daerah yang ditetapkan dengan keputusan Menteri Otonomi Daerah Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 10 Agustus 2000. 2. Asumsi Dasar Akuntansi Asumsi dasar akuntansi sesuai Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku adalah : 1) Kelangsungan Usaha Suatu 2) Akrual Dasar akuntansi yang digunakan dalam perhitungan hasil usaha (laporan laba rugi) periodik dan penentuan posisi keuangan (neraca) dilakukan dengan metode akrual. pada saat terjadinya atau perubahannya. operasional pengolahan dan distribusi air dibagi ke dalam 7 (tujuh) cabang dan 1 (satu) kota pelayanan. . Pengakuan Pendapatan Seluruh pendapatan. Dengan metode akrual diartikan bahwa pembukuan tidak hanya sekedar pencatatan transaksi penerimaan dan pengeluaran uang. entitas ekonomi diasumsikan terus melakukan usahanya secara berkesinambungan tanpa maksud untuk dibubarkan. walaupun penerimaan uangnya baru terjadi kemudian. demikian pula pendapatan dan biaya. dicatat dan dilaporkan tiap-tiap bulan berdasarkan rekening tagihan air yang diterbitkan pada bulan yang bersangkutan. baik pendapatan usaha maupun di luar usaha diakui pada saat timbulnya transaksi dan/ atau pada masa prestasi dinikmati. atau pada saat penerimaan uang untuk transaksi penjualan tunai. b. yaitu: 1) Pendapatan Penjualan Air diakui. Beberapa kebijakan akuntansi yang penting antara lain : a.Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kebutuhan air bersih.

4) Penerimaan Dana Meter dari pelanggan yang dimaksudkan untuk pemerliharaan meter air tidak dapat diakui sebagai pendapatan. pembagian pendapatan (revenue sharing) dan pembagian produksi (production sharing) diakui atas dasar akrual sesuai dengan substansi perjanjian yang relevan. sedangkan pendapatan berupa pembagian keuntungan dan diveden diakui pada saat hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. sewa. walaupun pembayarannya belum dilakukan ataupun telah dibayar dimuka. . Oleh karenanya. selanjutnya angsuran pembayaran yang jatuh tempo 1 (satu) tahun mendatang diklasifikasikan ke Piutang rekening Non Air. Pendapatan yang berasal dari usaha kerjasama dengan pihak ketiga berupa royalti. maka pendapatan dicatat dan diakui pada saat pembayarannya. Pengakuan Biaya Pada dasarnya biaya yang harus diakui. c. 3) Pendapatan denda atas keterkambatan pembayaran oleh pelanggan dicatat pada saat denda tersebut diterima.2) Pendapatan Sambungan baru dan Pendapatan Non Air lainnya diakui dan dicatat seluruhnya sebagai pendapatan tahun berjalan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut: a) Jika menurut prosedur yang berlaku pelanggan/calon pelanggan disyaratkan membayar kewajibannya secara tunai. Pembebanan biaya-biaya yang bersifat periodik seperti gaji. transaksi seperti ini tidak perlu dilakukan pencatatan ke dalam rekening piutang. listrik. akan tetapi diakui sebagai kewajiban dalam perkiraan Cadangan Dana Meter. b) Jika menurut ketentuan yang berlaku pelanggan dapat memenuhi kewajibannya dengan cara mengangsur. dicatat dan dilaporkan dalam periode terjadinya transaksi. maka pengakuan serta pencatatan pendapatan dilakukan pada saat ditandatanganinya kontrak sambungan baru dengan mendebet Sambungan Baru yang akan diterima dan mengkredit Pendapatan Sambungan Baru. asuransi dan sebagainya harus dikaitkan dengan periode dimana biaya tersebut menjadi beban.

biaya-biaya yang terjadi sebelum tanggal neraca walupun belum dapat diketahui secara pasti jumlahnya. khususnya untuk piutang usaha ketentuan ini menghendaki agar piutang-piutang yang mempunyai kemungkinan tak tertagih hendaknya dibuatkan penyisihan dalam jumlah yang layak. pengelompokan piutang menurut umurnya (aging schedule) harus dibuat terlebih dahulu sebagai dasar perhitungan. Untuk menentukan besarnya penyisihan pada tiap akhir tahun. pembayaran tersebut dibukukan sebagai Pendapatan Lain-lain tahun berjalan. Besarnya penyisihan piutang pada tiap akhir tahun ditentukan sebagai berikut: Diatas 3 bulan s. harus dicatat dan dilaporkan dengan cara estimasi yang wajar. tetapi dicatat secara extra comptable dan tetap diusahakan penagihannya. Piutang yang telah berumur diatas 1 (satu) tahun sampai dengan 2 (dua) tahun. Penyisihan piutang tersebut di atas dikecualikan bagi tagihan seluruh instansi pemerintah. 6 bulan Diatas 1 tahun s. 2 tahun Diatas 2 tahun : : : 30% 50% 75%. d.d.d. Penilaian Piutang Piutang harus disajikan dalam laporan keuangan dengan nilai tunai yang dapat direalisasikan.d. Jika terdapat pembayaran atas piutang-piutang yang telah dihapus. Diatas 6 bulan s. diklasifikasikan sebagai piutang ragu-ragu. sedangkan yang berumur diatas 2 (dua) tahun diklasifikasikan sebagai piutang tak tertagih dan sudah dapat dikeluarkan dari pembukuan. misalnya penbongkaran daerah pemukiman tertentu untuk tujuan pembangunan. tetapi masih dicatat secara extra compatable. 12 bulan : .Untuk keperluan pisah batas (cut off) periode akuntansi. dan dikeluarkan dari pembukuan. tagihan-tagihan tersebut sudah dapat disusulkan penghapusannya walaupun belum memenuhi ketentuan diatas. 100%. Dalam hal ini kejadian-kejadian khusus. dan diajukan ke Badan Pengawas untuk dihapus.

000.00 dengan memperhatikan: 1) batasan minimal 2) ditetapkan dengan Keputusan Direksi.000. Dasar penilaian yang dianut terhadap kedua jenis persediaan tersebut pada saat penyusunan neraca adalah dengan harga perolehan. yaitu: persediaan bahan operasi yang terdiri dari persediaan bahan kimia dan bahan operasi lainnya dan persediaan bahan instalasi. f. Metode pencatatan yang dianut terhadap persediaan bahan instalasi adalah perpetual inventory method. dinilai dengan taksiran harga jual yang layak. Barang-barang modal tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan usaha yang normal dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun dengan batasan jumlah di atas Rp200. Persediaan ini digolongkan sebagai aktiva lain-lain. Pembebanan pemakaian persediaan bahan instalasi dan bahan kimia ke dalam pos biaya dilakukan dengan metode firt in first out (FIFO).000. Namun demikian jika terdapat pembelian barang-barang tertentu yang harga satuannya dibawah Rp200. Barang/ bahan yang dibeli untuk keperluan investasi termasuk pemeliharaan instalasi dikelompokan ke dalam perkiraan bahan instalasi. Pencatatan dan Penilaian Persediaan Persediaan dikelompokan ke dalam 2 (dua) jenis. Pengeluaran Barang Modal dan Biaya Yang dapat dikategorikan ke dalam pengertian barang modal/aktiva tetap adalah pengeluaran-pengeluaran untuk pembelian barang-barang berwujud dalam bentuk siap pakai atau dibangun terlebih dahulu untuk digunakan dalam operasi perusahaan. akan tetapi barang-barang tersebut lazimnya dibutuhkan dalam jumlah lebih dari satu buah sehingga melampaui nilai Rp200. maka transaksi pembelian tersebut harus dibukukan sebagai . Akan tetapi jika diantara persediaan bahan instalasi terdapat barang-barang yang rusak atau tidak dapat digunakan lagi.00. 3) dapat ditinjau kembali.00. sedangkan persediaan bahan operasi menggunakan physical inventory method.e.

Bukan Bangunan a. Kelompok 2 c.25 % : 5.04/1994.00% b.00 % : 12. Aktiva tetap yang dibangun sendiri dicatat sebesar seluruh nilai bahan/peralatan yang digunakan. 10 Tahun 1994 yang secara rinci diatur dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 82/KMK. : 25. Tidak Permanen : 10. Aktiva Tetap dan Penyusutan Aktiva tetap dicatat berdasarkan harga perolehan/harga belinya termasuk semua biaya yang dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut siap digunakan. biaya pengerjaan serta biaya-biaya umum lainnya yang terkait dengan pembangunan aktiva tetap tersebut. Permanen : 5. Kelompok 1 b.50 % : 6.00% Aktiva tetap dalam penyelesaian harus dilaporkan terpisah dari aktiva tetap yang beroperasi dan belum dapat disusutkan sampai aktiva tetap tersebut dinyatakan beroperasi komersial. Kelompok 3 d. Metode perhitungan penyusutan aktiva tetap yang dipilih PDAM Kabupaten Buleleng yaitu garis lurus dengan tarif penyusutan untuk setiap jenis aktiva tetap sebagai berikut: I.00 % . Bangunan a. Kelompok 4 II. Aktiva tetap disusutkan dengan metode yang dianut di dalam Undang-Undang Perpajakan yang berlaku yaitu UU No. g. dapat dibukukan sebagai pengeluaran biaya.pengeluaran modal. Selanjutnya pembelian-pembelian di kemudian hari untuk menggantikan satuan-satuan yang rusak.

595.00 516.90 154. KOREKSI FISKAL PDAM KABUPATEN BULELENG KOREKSI FISKAL TAHUN 2004 (dalam Rupiah) Laba Tahun Berjalan Koreksi Fiskal Positif Premi Asuransi Tenaga Kerja Biaya penyisihan piutang Biaya representasi Biaya listrik rumah jabatan Biaya telepon rumah jabatan Biaya Rekening Air rumah Jabatan PPh Ps.500.000.413.097.00 48. 2002 Total Kurang Bayar Rp (23.000.023.900.00) .050.413.00 25.200.00 5.00% X 30.656.000.000.57 2.00 *) (207.00) (230.961.43 24.00 50.206.100.810.875. 21 beban perusahaan Pembelian Banten Sumbangan Jumlah koreksi fiskal positif Koreksi Fiskal Negatif Pendapatan Jasa Giro Jumlah koreksi fiskal negatif Koreksi Fiskal Riil Laba Kena Pajak Pembulatan Perhitungan Pajak 10.368.00% X 50.500. Desember 2004 Lebih (Kurang) Bayar Kekurangan Pembayaran Pajak : SKPKB PPh Badan Th.847.899.775.000. 25 s.735.BAB III LAMPIRAN-LAMPIRAN LAMPIRAN I 1.023.000.000.00 540.966.621.900.651.761.00 723.983.00 2.900.00 710.d.468.545.00 7.43 261.47 2.00 34.470.789.000.00) Jumlah Pajak yang harus dibayar Setoran PPh Ps.000.000.00 2.468.00 14.523.000.00 307.893.961.000.00 7.00 24.000.000.893.00 286.00 849.00% X 15.413.432.618.

00 92.00 3.35 4.200.00 2.954.08 1.00 92. Nama Perkiraan dan Uraian Koreksi Kode Rek. 50.000. 14.700.040.596.500.774.81 2. 95.259.774.369. & Distribusi Kaporit (Koreksi atas Kelebihan membebankan Biaya Pemeliharaan Instalasi Trans.0.7.049.00 3.00 50.275.10 14.00 10.LAMPIRAN II DAFTAR KOREKSI ATAS LAPORAN KEUANGAN PDAM KABUPATEN BULELENG TAHUN ANGGARAN 2004 No.826.35 5.95 3.3.00 1.00 2.04 5.153.00 39.00 3.00 5. & Distr serta kesalahan penjumlahan Harga Satuan) 50.80 2. Bank 10.0.00 6.148.000.00 326.7.0.00 2.275.0.5.0.369.0.790.10 40.790.5.00 88.500.00 3.00 40.00 2.0.00 9.95 2. Jurnal Koreksi Kredit (Rp) Debet (Rp) 1.259.603.08 90.4.049.20 14.0.7.408.00 (Koreksi atas kurang membukukan pendapatan jasa giro Tahun 2004) 88.0.0. 50.955.040.00 3.00 5.0. Hutang Pajak Titipan Dana (Koreksi atas kesalahan pembayaran Hutang Pajak yang dicatat sebagai pembayaran Titipan Dana) Biaya Barang Cetakan Barang Cetakan (Koreksi atas Kekurangan mengakui Biaya Barang Cetakan Tahun 2004) Bahan Pembantu Rupa Rupa Biaya Operasi (Koreksi atas Kelebihan mengakui Rupa Rupa Biaya Operasi Tahun 2004) Inventaris Dalam Persediaan Water Meter Perpipaan & Aksesories Biaya Pemeliharaan Instalasi Trans.200. Pendapatan Jasa Giro Bank (Koreksi atas lebih membukukan pendapatan jasa giro hasil audit BPKTahun 2003 dibukukan Tahun 2004) Biaya Lain-lain Bank (Koreksi atas kurang membukukan biaya lain-lain Tahun 2004) Titipan Dana Dapenmapamsi Biaya Astek Sumber (Koreksi atas kesalahan membukukan Titipan Dana Dapenmapamsi sebagai Biaya Astek Tahun 2004) Titipan Dana Pendapatan Lain Lain (Koreksi atas kesalahan membukukan Pendapatan Kolam Renang sebagai Titipan Dana Tahun 2004) 3.1.408.153.826.110.6.96 841.148.425.00 Pendapatan Jasa Giro 88. 14.110.00 46.00 8.000. 98.1.00 7.00 10.500.00 .

00 50.000. Sambungan Baru Yg Akan Ditagih 61.67 11.470.6.08 314. Jaminan Langganan Sambungan Baru yg Belum Diterima (Koreksi atas Sambungan Baru yang Batal) Kode Rek.81 95.00 9.4.00 2. Pendapatan Penjualan Air Pendapatan Lain-lain (Koreksi atas kesalahan membukukan pendapatan jasa giro BCA Singaraja sebagai pendapatan penjualan air) 20.67 40.00 301.2.Lain Rupa Rupa Biaya Operasi (Koreksi atas Kesalahan pencatatan Instalasi Transmisi Dalam Pelaksanaan) 60.00 60.00 80.00 12.00 70.00 31. Akumulasi Amortisasi Beban ditangguhkan Cadangan Umum (Koreksi atas kelebihan pengakuan amortisasi beban ditangguhkan) 14.9.475.00 7.00 88.00 30.150.00 40.541.00 10.500.0.04 .Trans.4.000.905.00 50.590.184.000.550.869. Trans.00 11.Dalam Pelaksanaan (Koreksi atas salah membukukan pembayaran atas Pekerjaan Dalam Pelaksanaan yang dicatat ke Inst.00 80.11 Jaminan Langganan 61.703.000.470.0.000.514.600.000.550.250.0.514.00 360.1.819.00 95.0.00 301.000. Nama Perkiraan dan Uraian Koreksi 10.81 97.00 31.00 12.81 12.000.00 80.869. Biaya Amortisasi Akumulasi Amortisasi Aktiva Tak Berwujud (Koreksi atas kurang membebankan Biaya Amortisasi Aktiva Tak Berwujud Tahun 2004) 13. Hutang Bunga Jangka Panjang Hutang Pokok Jangka Panjang (Koreksi atas kesalahan reklasifikasi Hutang Bunga Jangka Panjang) 18.00 16.000.00 2.703.00 50.1.0.050. Dalam Pelaksanaan) 11.9.9.0.5.0.00 1.0. 31.00 726.00 61.00 97. Pekerjaan Dalam Pelaksanaan Inst.2.401.541.00 41.00 (Koreksi atas Jaminan Langganan diakui sebagai Sambungan Instalasi) 17. Aktiva Tak Berwujud Pekerjaan Dalam Pelaksanaan (Koreksi atas Pekerjaan Program Aplikasi Billing yang telah lunas tgl 6 Pebruari 2004 yang belum diakui sebagai Aktiva Tak Berwujud) 12.00 Jurnal Koreksi Debet (Rp) Kredit (Rp) 2.00 50.6.000.00 80.000.00 12.00 10.00 2.2.LAMPIRAN II No.00 88.0.1.0.96 12.475.00 88. Pendapatan Penjualan Air Pendapatan Penjualan Non Air (Koreksi atas pengembalian kelebihan pembayaran rekening air Cabang Busung Biu yang salah dibukukan sebagai pengurang pendapatan air tangki) 19.0. Instalasi Transmisi Dalam Pelaksanaan Pendapatan Lain .00 41.31 19.00 360. Piutang Tak Tertagih Piutang Langganan Air Piutang Ragu Ragu Pendapatan Penjualan air Pendapatan Lain-lain Biaya Rekening Air (Koreksi atas klasifikasi piutang dan kesalahan mengkoreksi rekening langganan) 15.161.0.050.500.00 31.

21 6.17 95.00 20.00 25.30 2.810.00 775.0.00 95.232.4.00 516. 2004) JUMLAH Kode Rek.00 12.595.311.9.526.0.984.180.9.00 80.0.00 516. 2004) 25.342.306. Hutang Pajak Pajak Dibayar Dimuka (Koreksi atas pembebanan PPh Badan Th. Pajak Penghasilan Hutang Pajak 26.132.140.00 12. 92.414.9.00 15.311.882.00 50.00 Jurnal Koreksi Debet (Rp) Kredit (Rp) 46.0.00 91.654. Nama Perkiraan dan Uraian Koreksi 21. Biaya Penyusutan Dibagian Sumber Biaya Penyusutan Dibagian Pengolahan Biaya Penyusutan Dibagian Distribusi Biaya Penyusutan Dibagian Administrasi Umum Akumulasi Penyusutan (Koreksi atas belum diakuinya Biaya Penyusutan Tahun 2004) 24.965.12 50.000.71 1.500.00 50.065.882.2.342.00 3.00 12.132.332.00 7.000.161.00 90.9.248.5.12 2.000.00 50. Biaya Pegawai Transmisi & Distribusi Biaya Pegawai Administrasi Umum Pendapatan Air Penyertaan (Koreksi atas Jurnal Koreksi BPK tahun 2003 dicatat Tahun 2004) 22.LAMPIRAN II No. Biaya Air Baku Voucher YMH Dibayar (Koreksi atas Pembayaran Pajak ABT/AP Bulan Desember 2004 yang dibayarkan pada Januari 2005) 23.62 125.1.00 92.00 30.9.738.00 775.245.214.63 918.5.450.30 .595.316.545. Biaya Penyisihan Piutang Cadangan Penyisihan Piutang (Koreksi atas belum diakuinya Biaya Penyisihan Piutang Th.545.00 25.965.00 95.984.6.347.000.9.810.00 90.216.00 297.

Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Daftar Rencana Kegiatan Pemeriksaan (DRKP) Badan Pemeriksa Keuangan Tahun Anggaran 2004. Sifat dan Luas Audit 1. Surat Tugas Nomor 03/ST/XIV. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.5/02/2005 tanggal 25 Februari 2005. 2. Pelaksanaan audit di lapangan berakhir tanggal 13 April 2005. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia. Sifat dan Luas Audit Audit ini bersifat audit keuangan terhadap Laporan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Buleleng tahun buku berakhir tanggal 31 Desember 2004 dan 2003. Dasar Audit Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.Lampiran III Dasar. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. . Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.

5/ 06 / 2005 02 Juni 2005 .BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN PENGENDALIAN INTERN TAHUN BUKU 2004 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR Nomor Tanggal : : 336 / S / XIV.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN PENGENDALIAN INTERN TAHUN BUKU 2004 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR .

150.DAFTAR ISI DAFTAR ISI Opini Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan Opini Kepatuhan Terhadap Pengendalian Intern Lampiran A 1.2 Daftar Piutang Air Instansi Pemerintah Diluar Ditagihkan melalui Perpamsi Daftar Piutang Air yang akan Dihapusbukukan beban denda minimal sebesar Lamp A/7 Lamp A/1 Halaman .1 Lampiran A. Tirtha Mumbul Jaya Abadi belum disahamkan 4. 2.550.00 pada PT.67 Lampiran B Lampiran-Lampiran Lampiran A.698.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun 3. PDAM Kabupaten Buleleng belum membayar angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo sebesar Rp204.142.16 mengakibatkan Rp11.168.00 belum diselesaikan PDAM Kabupaten Buleleng belum mengusulkan Lamp A/3 penghapusbukuan piutang air senilai Rp19. Piutang air pada Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.357.358.510.895. Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Lamp A/5 Rp457.905.

Denpasar. Manajemen PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja bertanggung jawab untuk menyusun dan memelihara suatu pengendalian intern. bukan keyakinan absolute. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit neraca PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 serta laporan laba rugi. Dalam memenuhi tanggung jawabnya tersebut. Dalam perencanaan dan pelaksanaan audit kami atas laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004. (0361) 229184. kami mempertimbangkan pengendalian intern entitas tersebut untuk menentukan prosedur audit yang kami laksanakan untuk menyatakan pendapat kami atas laporan keuangan dan tidak dimaksudkan untuk memberikan keyakinan atas pengendalian intern tersebut. Tujuan suatu pengendalian intern adalah untuk memberikan keyakinan memadai.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas salah saji material. D. . proyeksi setiap evaluasi atas pengendalian intern ke periode yang akan datang mengandung resiko bahwa suatu prosedur menjadi tidak memadai lagi karena perubahan kondisi yang terjadi atau efektivitas desain dan operasi pengendalian intern tersebut telah berkurang. (0361) 229193.I Pandjaitan. 256205 Kepada Yth. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. Telp. kepada manajemen bahwa aktiva terjamin keamanannya dari kerugian sebagai akibat dari pemakaian atau pengeluaran yang tidak diotorisasi dan bahwa transaksi dilaksanakan dengan otorisasi manajemen dan dicatat semestinya untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. kekeliruan atau ketidakberesan dapat saja terjadi dan tidak terdeteksi. Karena adanya keterbatasan bawaan dalam setiap pengendalian intern. Renon. laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 2 Juni 2005. diperlukan estimasi dan pertimbangan dari pihak manajemen tentang taksiran manfaat dan biaya yang berkaitan dengan pengendalian intern. Begitu juga. 246562 Fax. 1. 227205. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2.

SE Ak Akuntan REG-NEG D-16. serta kami menentukan resiko pengendalian.Untuk semua golongan pengendalian intern tersebut di atas. kami memperoleh pemahaman tentang desain pengendalian intern yang relevan dan apakah pengendalian intern tersebut dioperasikan. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan V di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini. Pertimbangan kami atas pengendalian intern tidak perlu mengungkapkan semua masalah dalam pengendalian intern yang mungkin merupakan kelemahan material menurut Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Kami mencatat bahwa tidak ada masalah berkaitan dengan pengendalian intern dan operasinya yang kami pandang memiliki kelemahan material sebagaimana kami definisikan di atas.020 Tanggal Laporan : 13 April 2005 . Suatu operasi satu atau lebih komponen pengendalian intern tidak mengurangi resiko ke tingkat yang relative rendah tentang terjadinya kekeliruan dan ketidakberesan dalam jumlah yang akan material dalam hubungannya dengan laporan keuangan auditan dan tidak terdeteksi dalam waktu semestinya oleh karyawan dalam melaksanakan normal fungsi yang ditugaskan kepadanya.

kontrak dan bantuan yang berlaku bagi PDAM Kabupaten Buleleng merupakan tanggung jawab manajemen. Standar tersebut mengharuskan kami untuk merencanakan dan melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material. tujuan audit kami atas lapoiran keuangan adalah tidak untuk menyatakan pendapat atas keseluruhan kepatuhan terhadap pasal-pasal tersebut. PDAM Kabupaten Buleleng mematuhi. Berkaitan dengan unsure yang tidak kami uji. dalam semua hal yang material. dan persyaratan bantuan. Oleh karena itu.Laporan Auditor Independen Kami telah mengaudit laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng tanggal 31 Desember 2003 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. dalam semua hal yang material. Sebagai bagian dari pemerolehan keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material. pasal-pasal yang kami sebutkan dalam paragaraf d9i atas. distribusinya tidak dibatas. kami tidak menyatakan suatu pendapat seperti itu. . kontrak. Tdt Tanggal 16 April 2004. Hasil pengujian kami menunjukkan bahwa. berkaitan dengan unsure yang kami uji. Laporan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi bagi Badan Pengawas. Kepatuhan terhadap hukum. dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 14 April 2004. peraturan. peraturan. Namun apabila laporan ini merupakan catatn publik. manajemen. kami melaksanakan pengujian terhadap keoatuhan PDAM Kabupaten Buleleng terhadap pasal-pasal tertentu hokum. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Bupati dan DPRD Kabupaten Buleleng. pasal-pasal tersebut. tidak ada sattupun yang kami ketahui yang menyebabkan kami percaya bahwa PDAM Kabupaten Buleleng tidak mematuhi. Namun.

Program komputerisasi perangkat lunak (software) Sistem Komputerisasi Akuntansi (SKA) PDAM tidak spenuhnya dapat menghasilkan laporan keuangan yang wajar dan lengkap. Penghitungan dan penyetoran Pajak Air Bawah Tanah dan Air Permukaan Tahun 203 tidak sesuai dengan Perda No. Hasil-hasil putusan rapat Direksi dengan Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng tidak dinotulenkan. Hasil rekensiliasi bank dan stok opname atas persediaan belum ditindaklanjuti dengan pemyesuaian pada catatan akuntansi perusahaan. 1 Tahun 1984. 3. 6 Tahun 1998. 2. PDAM Kabupaten Buleleng belum mengasuransikan seluruh aset penting yang berupa aktiva tetap yang dimiliki. Penyetoran Bagian Laba PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2003 atas Laba perusahan Tahun 2002 melebihi ketentuan dalam Perda Pendirian PDAM Kabupaten Buleleng No.Pokok-pokok temuan atas kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan Sistem Pengendalian Intern pada PDAM Kabupaten Buleleng : 1. . 7. 6. Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum belum sepenuhnya diterapkan sesuai Surat Mendagri Nomor 8 Tahun 2000 4. 5.

150. KU. Rincian piutang air instansi pemerintah pada lampiran 1.00. Piutang air kepada instansi pemerintah di luar TNI/Polri seharusnya tidak terdapat tunggakan. Rekening Tagihan Air PDAM Kabupaten Buleleng pada point peringatan disebutkan pembayaran rekening pemakaian air dilakukan tiap bulan pada tempat yang telah ditentukan sesuai jadwal waktu pembayaran dan wilayah masing-masing pelanggan Lampiran A/ 1 .00 merupakan piutang rekening air pada instansi pemerintah yang terdiri dari piutang air TNI/Polri sebesar Rp478.204.750.00 belum diselesaikan Pemeriksaan atas Piutang Rekening Air PDAM Kabupaten Buleleng per 31 Desember 2004 berdasarkan Daftar Sisa Rekening (DSR) dan Daftar Umur Piutang Air menunjukkan bahwa jumlah piutang air per 31 Desember 2004 adalah sebesar Rp1. b. 29 September 1994 dan pembayarannya berjalan lancar. tgl.256.358. sehingga harus diselesaikan dengan tepat waktu. Pembayaran rekening air khusus TNI/Polri dilakukan melalui Perpamsi setiap tiga bulan sekali sesuai dengan Surat Perpamsi No.00. sedangkan tunggakan piutang air Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.150.LAMPIRAN A 1. karena piutang tersebut merupakan tanggungan pemerintah yang telah mengalokasikan dana untuk pembayaran rekening air pada anggaran tahunan instansi tersebut. Piutang air pada Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.00 sampai dengan saat pemeriksaan tanggal 10 April 2005 belum dibayar. Kondisi tersebut di atas tidak sesuai dengan : a. Pedoman Akuntansi PDAM Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 10 Agustus 2000 yang menyatakan bahwa Penyisihan Piutang dikecualikan bagi tagihan kepada seluruh Instansi Pemerintah. Dari jumlah piutang tersebut diantaranya sebesar Rp549.358.898.358.00 dan piutang air diluar TNI/Polri sebesar Rp70.419/IX/1994.150.900.253.150. Atas tunggakan piutang air pada instansi pemerintah tersebut pihak PDAM telah mengupayakan penagihannya dengan mengirimkan surat langsung kepada instasi – instansi pemerintah daerah yang menunggak agar segera melunasinya.

Belum dibayarnya tunggakan piutang air tersebut mengakibatkan penerimaan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 sebesar Rp70. Lampiran A/ 2 . BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar lebih mengoptimalkan upaya penagihan tunggakan rekening air tersebut dan menetapkan sanksi yang tegas kepada instansi pemerintah/pelanggan yang menunggak.00 tertunda dan belum dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan. Direksi PDAM Buleleng menjelaskan bahwa telah senantiasa mengupayakan penagihan tunggakan piutang air dimaksud melalui surat.dan apabila pembayaran lewat dari tanggal yang ditetapkan akan dikenakan denda sesuai ketentuan yang berlaku. namun karena anggaran dari masing – masing instansi/dinas tidak memungkinkan untuk melunasi seluruh tunggakan yang ada. Hal tersebut disebabkan oleh PDAM Kabupaten Buleleng belum maksimal melakukan penagihan tunggakan rekening air kepada instansi pemerintah yang belum memenuhi kewajibannya dan kesengajaan dari instansi pemerintah/pelanggan tidak segera membayar tagihan/tunggakan air.150.358. maka Direksi membijaksanai untuk tidak melakukan penyegelan/pencabutan dengan dasar surat permakluman dari instansi/dinas yang bersangkutan.

800.00 19.550.974.00 40.00 yang telah berumur lebih dari 2 (dua) tahun tersebut. Umur Piutang 0-3 bulan 3-6 bulan 6-12 bulan 12-24 bulan 24 bulan ke atas Jumlah Jumlah (Rp) 1.625. 3.168. 2.253.168.774.150.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun Hasil pemeriksaan atas Neraca PDAM Kabupaten Buleleng per 31 Desember 2004 menunjukkan bahwa saldo Piutang Air sebesar Rp1.670.204.00 19.155.001. Lampiran A/ 3 .055.00 1.100.253.00 dengan rincian berdasarkan umur piutang sebagai berikut: No.00 Rincian Piutang yang akan Dihapuskan Terlampir.100.512.00 129.468. oleh Direksi belum diusulkan kepada Badan Pengawas untuk dihapusbukukan dan dicatat secara extra comptabel.500. 1 2 3 4 5 Unit Pelayanan Wilayah Singaraja (01) Wilayah Lovina (02) Wilayah Seririt (03) Wilayah Celukan Bawang (05) Wilayah Kubutambahan (07) Jumlah Jumlah Piutang (Rp) 6.550.150.575.600.00 6. Piutang yang belum diusulkan untuk dihapusbukukan tersebut tersebar di 5 (lima) wilayah sebagai berikut: No.550.00 3. PDAM Kabupaten Buleleng belum mengusulkan penghapusbukuan piutang air senilai Rp19.750.168.00 1.00 13.100. 5.204.168. 4.091.00 1.2.00 Keterangan Piutang Usaha Piutang Usaha Piutang Usaha Piutang Ragu-ragu Piutang Tak Tertagih Atas Piutang Air PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp19. 1.550.550.

Piutang Air sebesar Rp19. BPK-RI menyarankan Direksi PDAM Buleleng agar segera mengajukan usulan penghapusan piutang air yang telah berumur lebih dari dua tahun kepada Badan Pengawas untuk dikeluarkan dari pembukuan dan dicatat secara extra comptabel serta tetap dilakukan penagihannya.168.Permasalahan tersebut tidak sesuai dengan Lampiran Keputusan Menteri Otonomi Daerah Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 10 Agustus 2000 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum Bagian I Kebijakan Akuntansi dalam Penilaian Piutang antara lain menyebutkan bahwa untuk piutang yang telah berumur lebih dari 2 tahun diklasifikasikan sebagai piutang tak tertagih dan sudah dapat diusulkan kepada Badan Pengawas untuk dihapus serta dikeluarkan dari pembukuan. Namun usulan tersebut baru diajukan kepada Bupati (melalui Badan Pengawas) setelah dilakukan audit oleh auditor eksternal dengan maksud agar usulan tersebut lebih valid dan bersifat final. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng menjelaskan bahwa usulan penghapusbukuan terhadap piutang – piutang yang telah berumur diatas 2 (dua) tahun secara rutin telah dilakukan setiap tahunnya. tetapi dicatat secara extra comptabel dan tetap diusahakan penagihannya.550. Lampiran A/ 4 .00 yang telah berumur lebih dari dua tahun yang belum dihapusbukukan tersebut mengakibatkan likuiditas perusahaan tidak menunjukkan keadaaan yang sebenarnya Hal tersebut disebabkan kesengajaan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng yang belum mengajukan usul penghapusan Piutang Air yang telah berumur lebih dari dua tahun kepada Badan Pengawas karena menunggu hasil audit BPK untuk memperoleh nilai yang pasti atas piutang tak tertagih.

000.00.698. Kondisi di atas tidak sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 ayat 1 yang menyatakan bahwa : Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut perseroan adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian.000.895.895.698.000.00 (Rp1. Tirta Mumbul Jaya Abadi Tahun Buku 2004.000. Namun kenyataannya perusahaan dimaksud baru dapat beroperasi dengan modal seluruhnya sebesar Rp1. Tirta Mumbul Jaya Abadi Nomor 19 tanggal 25 Mei 2004. Dengan demikian penyertaan sebesar Rp457. Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp457.000.00 sudah ditetapkan dalam bentuk saham.00 dengan rincian 600 lembar dalam bentuk saham dimiliki oleh PDAM dan 200 lembar saham dimiliki oleh PT. Penyertaan tersebut merupakan penyertaan pada PT.3. Tirta Mumbul Jaya Abadi yang bergerak dalam bidang produksi air minum kemasan.00 pada PT.698. Surat Saham yang dimiliki dan Laporan Keuangan PT.000.057.00 – Rp600. Lampiran A/ 5 .00 tersebut sejumlah 600 lembar atau sebesar Rp600.000. dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.00 yang terbagi atas 800 lembar saham masing-masing bernilai nominal Rp1.057.698. diketahui bahwa Modal Dasar Perseroan sebesar Rp800. Penetapan Modal Dasar Perseroan tersebut berdasarkan perkiraan Direksi PDAM yang memprediksikan bahwa perusahaan air minum kemasan sudah dapat beroperasi dengan modal sebesar Rp800.057.895.00. Mara Jaya Dewi Sakti.895.895.698.895.000.00.698. melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham.257.00) belum disahamkan. Berdasarkan dokumen-dokumen yang terkait dengan penyertaan seperti : Akte Pendirian PT. Tirtha Mumbul Jaya Abadi belum disahamkan Pemeriksaan atas Neraca PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004 menunjukkan bahwa terdapat penyertaan sebesar Rp1.000. Pemeriksaan terhadap bukti-bukti penyertaan modal PDAM Kabupaten Buleleng yang sampai 31 Desember 2004 telah berjumlah sebesar Rp1.000.

698. Direksi PDAM menyatakan akan segera melakukan perubahan Anggaran Dasar Perseroan bersama-sama dengan partner usaha mengenai besarnya modal dasar Perseroan. Tirta Mumbul Jaya Abadi sebagai dasar dalam penentuan besarnya modal dasar perseroan. Hal ini disebabkan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng belum dapat memprediksikan besarnya kebutuhan modal untuk dapat beroperasinya PT. sehingga nantinya seluruh penyertaan modal PDAM tertuang dalam bentuk saham.Kondisi tersebut mengakibatkan penyertaan modal PDAM Kabupaten Buleleng pada PT.00 belum memiliki kekuatan hukum. Tirta Mumbul Jaya Abadi segera mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk merubah Modal Dasar dalam Anggaran Dasar Perseroan. sehingga tidak diperhitungkan dalam pembagian deviden maupun dalam pembagian asset apabila perseroan dilikuidasi. Lampiran A/ 6 . Tirta Mumbul Jaya Abadi sebesar Rp457. BPK-RI menyarankan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng selaku pemegang saham mayoritas PT.895.

510.142. namun Tahun 2004 pembayaran angsuran atas perjanjian pinjaman Nomor: RDA. P5-122/DP3/1993 sebesar Rp1.863.357.09/XI/2004 tanggal 11 Nopember 2004. Direksi juga telah berkonsultasi dengan Ketua Perpamsi Bali yang juga menyarankan penundaan pembayaran angsuran hutang jangka panjang sampai ada keputusan yang jelas dari Pemerintah Pusat.446.00 dan RDA. Ketiga perjanjian pinjaman tersebut pembayaran angsurannya dilaksanakan setiap semester yaitu setiap tanggal 19 April-19 Oktober.00 atau seluruhnya sebesar Rp1.633.9 Nopember dan 15 Mei. Pembayaran angsuran hutang jangka panjang selama ini lancar dilaksanakan.652.563. P5122/DP3/1993 sebesar Rp204. Melalui Surat Direksi PDAM Kabupaten Buleleng No.535.934.357. 451/723/Eksos tanggal 30 Nopember 2004.4.168. Direksi memohon persetujuan Bupati Buleleng untuk penundaan pembayaran angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 sebesar Rp204.16 terdiri atas angsuran pokok sebesar Rp111.794.16 dan Bupati Buleleng menyetujui penundaan pembayaran angsuran hutang jangka panjang tersebut sampai ada keputusan yang jelas dari Pemerintah Pusat melalui Surat Bupati Buleleng No. Kebijakan Direksi menunda pembayaran angsuran hutang jangka panjang tersebut diputuskan setelah Direksi menyimak adanya berita di Harian Jawa Post hari Kamis 4 Nopember 2004 dan berita Harian Nusa hari Senin 8 Nopember 2004 tentang Rencana Pemerintah untuk menghapus Hutang PDAM seluruh Indonesia.03.280.00 dan biaya administrasi sebesar Rp92. RDA 31/DDI/1989 sebesar Rp357.905.514. 9 Mei.510.876.16 mengakibatkan beban denda minimal sebesar Rp11.00.357.00.857. 181/KU.67 Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Buleleng sampai dengan 31 Desember 2004 mempunyai kewajiban hutang jangka panjang terdiri atas 3 (tiga) perjanjian pinjaman yaitu RDA 17/DDI/1988 sebesar Rp336.327. PDAM Kabupaten Buleleng menunda pembayaran angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo sebesar Rp204.16 yang jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 ditunda pembayarannya.510.15 Nopember setiap tahunnya. Lampiran A/ 7 .

56 360 .Rp92.534. P5-122/DP3/1993 tanggal 15 Mei 1993 Pasal 8 ayat (2) maka perhitungan denda atas pokok pinjaman dan biaya administrasi yang telah jatuh tempo adalah yaitu sebesar 9% dan 18% pertahun dari jumlah yang tertunggak dengan perhitungan sebagai berikut: Denda Hutang Pokok sebesar Rp4.633.947.67.03 (Rp92.Rp75.516.633.563.633.d 14 April 2005 sebesar Rp75.516.56).876.905.Dari 16 Nopember 2004 s.142.56 (Rp92..56 dengan perhitungan : .633. Lampiran A/ 8 .876.11+ Rp12.751.11 (Rp111.195.00 360 atau denda seluruhnya sebesar Rp16.656.16 x 18% x 150 = Rp6.563 x 9% x 150) 360 Denda Biaya Administrasi sebesar Rp6.00.794.611.563 x 9% x 150 360 Denda Biaya Administrasi sebesar Rp12. .150.Penundaan pembayaran angsuran hutang jangka panjang yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 tersebut menimbulkan denda dimana PDAM Kabupaten Buleleng telah menerima perhitungan jumlah angsuran pinjaman dan denda dari Direktorat Pengelolaan Penerusan Pinjaman Departemen Keuangan Republik Indonesia untuk posisi sampai dengan tanggal 14 April 2005 ( 150 hari) sebagai berikut: Hutang Pokok jatuh tempo sebesar Rp111.Biaya Administrasi jatuh tempo sebesar Rp92.195.16 .680.16 x 18% x 150) 360 atau denda seluruhnya sebesar Rp11.67 (Rp4. Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Nomor RDA.16 x (150/184 hari bunga)) Denda Hutang Pokok sebesar Rp4.534.285.371.19 dengan rincian: .03 x 18% x 150 = Rp5.794. Biaya Administrasi jatuh tempo sebesar Rp168.371.195.663.876.371.680.11 dengan perhitungan : Rp111.794.285.794.806.947.474.611.

905.67 yaitu denda hutang pokok sebesar Rp4.11 dan denda biaya administrasi sebesar Rp6. P5-122/DP3/1993 tanggal 15 Mei 1993 pada: a. Ayat (2) menyatakan bahwa PDAM Kabupaten Buleleng diwajibkan membayar biaya administrasi setiap tanggal 15 Mei dan tanggal 15 Nopember setiap tahunnya.947.195. P5-122/DP3/1993 tanggal 15 Mei 1993 denda biaya administrasi dihitung sebesar 18% pertahun dari jumlah yang tertunggak. b.Perbedaan jumlah denda biaya administrasi disebabkan berdasarkan Pasal 8 ayat (2) Perjanjian Pinjaman Nomor RDA. pihak PDAM Kabupaten Buleleng dikenakan denda sebesar 9% pertahun atas jumlah yang tertunggak. mengakibatkan beban denda keterlambatan minimal sebesar Rp11. Pasal 8 ayat (2) : huruf b menyatakan bahwa terhitung sejak terjadinya tunggakan/kelambatan pembayaran kembali pokok pinjaman. Pasal 7 ayat (1) yang menyatakan bahwa pembayaran kembali pokok pinjaman oleh PDAM Kabupaten Buleleng kepada Pemerintah Indonesia dilakukan dalam 30 (tiga puluh) kali angsuran setiap setengah tahunan yang sama besarnya pada setiap tanggal 15 Mei dan tanggal 15 Nopember dengan angsuran pertama dilakukan pada tanggal 15 Nopember 1998 dan berakhir pada tanggal 15 Mei 2013. Hal ini disebabkan oleh karena kebijaksanaan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng untuk menunda pembayaran angsuran hutang jangka panjang sampai adanya keputusan yang jelas dari pemerintah pusat mengenai hutang PDAM seluruh Indonesia. Lampiran A/ 9 . Tidak dibayarnya angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo tersebut tidak sesuai dengan Perjanjian Pinjaman antara Pemerintah Republik Indonesia dengan PDAM Kabupaten Buleleng Nomor RDA.56.142. maka biaya administrasi dan biaya komitmen yang tertunggak tersebut dikenakan denda sebesar 18% per tahun.534.371. Angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo yang belum dibayar tersebut. huruf c menyatakan bahwa terhitung sejak terjadinya tunggakan/kelambatan pembayaran biaya administrasi dan biaya komitmen.

67 tanpa menunggu kebijakan Pemerintah Pusat tentang hutang-hutang PDAM seluruh Indonesia yang belum pasti. Lampiran A/ 10 .Direksi PDAM Kabupaten Buleleng hutang – hutang PDAM seluruh Indonesia.16 ditambah denda sampai dengan tanggal 14 April 2005 sebesar Rp11.142.510.905.357. menjelaskan bahwa tunggakan hutang dimaksud akan dilunasi setelah adanya keputusan yang pasti dari pemerintah terhadap BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar segera melaksanakan pembayaran angsuran hutang jangka panjang yang tertunda sebesar Rp204.

Lampiran A/ 11 .LAMPIRAN B Tidak ada Catatan Pemeriksaan.

IV NGURAH RAI SGR/GL. SEKWAN DPRD BLL RUM. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.VETERAN/GOL.IV JL.VETERAN/GOL. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.VETERAN /GOL. IV JL.600. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 2 01006051 01006051 01006417 01006417 01006417 01006417 01011405 01011405 01011405 01011405 01000183 01000183 01000183 01001095 01001095 01001095 01001095 01001095 01002384 01002384 01002384 01002384 01002384 01003974 01003974 01003974 01003974 01003974 01005040 01005040 01005040 01005040 01005040 01007359 01007359 01007359 01007578 01007578 01007578 01007578 01007578 01010631 01010631 01010631 01010631 01010631 01011163 01011163 REK.700 43.BULELENG RUMAH JABATAN KA.800 184.754.IV NGURAH RAI SGR/GL.028. DPRD ALAMAT 5 JL. V JL. SEKWAN DPRD BLL LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA KTR. SEKWAN DPRD BLL RUM. JAB.600 35.LAMPIRAN A .400 1.400 1.VETERAN/GOL.IV NGURAH RAI SGR/GL. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.VETERAN/GOL.600 1.IV NGURAH RAI SGR/GL.200 376.200 424.800 1.200 328.230.000 1.400 52. TH/BLN 3 200411 200412 200409 200410 200411 200412 200306 200307 200308 200309 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 NAMA PELANGGAN 4 S.YUDISTIRA/GOL.400 486.IV BISMA 11 BISMA 11 BISMA 11 NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI SGR/GL.000 6.007.IV JL.VETERAN/GOL.000 1.000 1.IV SUKASADA SUKASADA SUKASADA SUKASADA JLN NGURAH RAI 72 JLN NGURAH RAI 72 JLN NGURAH RAI 72 JL.000 6.200 164.147.050 13. SAMB.950 6.000 6. DPRD RUMAH JABATAN KA. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.BULELENG KTR.200 175.462.800 157.IV JL.800 572.IV JL.IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.400 473. DPRD KAB. DPRD KAB. 1 DAFTAR PIUTANG AIR INSTANSI PEMERINTAH DILUAR DITAGIHKAN MELALUI PERPAMSI NO NO.800 54.800 109.400 34.000 11.IV SANGKET SGR/GOL.BULELENG KTR.017.IV NGURAH RAI 11 NGURAH RAI 11 JUMLAH Rp.061.000 65.IV JL. JAB.VETERAN/GOL.IV JL.400 .VETERAN /GOL.IV JL.000 6.943.IV JL. JAB.000 6.400 464.700 6.600 2.400 1.YUDISTIRA/GOL.VETERAN /GOL. DPRD KAB.P.000 396.IV JL.BULELENG KTR.IV JL.IV JL.200 460.400 102.K SINGARAJA KANTOR UPPT SUKASADA KANTOR UPPT SUKASADA KANTOR UPPT SUKASADA KANTOR UPPT SUKASADA PASAR SUKASADA PASAR SUKASADA PASAR SUKASADA PASAR SUKASADA BADAN PENGELOLAAN KEU DAERAH BADAN PENGELOLAAN KEU DAERAH BADAN PENGELOLAAN KEU DAERAH GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU RUM.VETERAN /GOL.VETERAN/GOL.IV SANGKET SGR/GOL.VETERAN/GOL.000 6.VETERAN/GOL.K SINGARAJA S.IV JL.000 17.VETERAN/GOL.000 6.400 109.500 10.P.400 146.BULELENG KTR. 6 91.800 1.IV JL. DPRD KAB.VETERAN /GOL. DPRD KAB. V SANGKET SGR/GOL.400 6.IV SANGKET SGR/GOL.

200 118.500 7. VETERAN SGR JL.200 140. BISMA SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR 5 6 166. VETERAN SGR JL. IV VETERAN 20 SGR/GOL.600 1. BISMA SGR JL. VETERAN SGR JL.000 6. IV VETERAN 20 SGR/GOL. DPRD RUMAH JABATAN KA.200 195.000 177.600 151.UDAYANA NO. IV VETERAN 3 SGR/GOL. IV VETERAN 20 SGR/GOL.200 361.200 89.800 20.UDAYANA NO.000 8.550 6. KETUA DPRD BULELENG RD.600 173. KETUA DPRD BULELENG RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN KTR PERPUSTAKAAN & ARSIP KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA GEDUNG PBSI CAB.4/GOL.200 1.400 435.200 330.100 644.JAB.400 1. DPRD KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA RD.000 6.500 7. SGR SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA RUM. IV VETERAN 3 SGR/GOL.000 14. VETERAN SGR JL.622. IV VETERAN 3 SGR/GOL. IV VETERAN 3 SGR/GOL. KETUA DPRD BULELENG RD. IV VETERAN SGR/GOL.000 6.200 144.767. IV VETERAN 9A SGR VETERAN 9A SGR VETERAN 9A SGR 100 01002541 101 01002784 102 01002784 103 01002784 . VETERAN SGR JL.800 310.500 29.800 11. JAB. JAB. SGR GEDUNG PBSI CAB.500 6. IV VETERAN 20 SGR/GOL.1 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 2 01011163 01011163 01011163 01013480 01013480 01013480 01013480 01013480 01013483 01013483 01013483 01013483 01013483 01015136 01015136 01015136 01015136 01015136 01000004 01000004 01000004 01000004 01000004 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000079 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01002193 01002193 01002193 01002541 01002541 01002541 01002541 3 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200208 200412 200401 200402 200403 200404 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 4 RUMAH JABATAN KA.800 1.600 69. IV VETERAN 20 SGR/GOL.200 721. VETERAN SGR JL. IV VETERAN 20 SGR/GOL.400 217.V JL.600 182.WAKIL KETUA DPRD RUM.700 7.500 7. SGR GEDUNG PBSI CAB.000 133.JAB. IV VETERAN 20 SGR/GOL. BISMA SGR JL.833.4/GOL.500 7.V VETERAN SGR/GOL.300 14.800 27.400 1. VETERAN SGR JL.200 1.336.100 6.923.332. IV JL WERKUDARA 1 VETERAN 20 SGR/GOL. VETERAN SGR JL. IV VETERAN 3 SGR/GOL.450 VETERAN 3 SGR/GOL.000 186.431. DPRD RUMAH JABATAN KA. JAB.JAB.WAKIL KETUA DPRD RUM. KETUA DPRD BULELENG RD. IV JL. BISMA SGR JL.600 74.UDAYANA NO. IV VETERAN 20 SGR/GOL. IV VETERAN SGR/GOL.600 1. BISMA SGR JL.750 7.600 89.015. VETERAN SGR JL.191. IV VETERAN 20 SGR/GOL. IV VETERAN 3 SGR/GOL.000 6. IV VETERAN 3 SGR/GOL. VETERAN SGR JL.500 7. JAB. KETUA DPRD BULELENG RD.000 1. IV VETERAN 20 SGR/GOL.000 6.600 488. IV VETERAN SGR/GOL. JAB.800 1.4/GOL.500 7.WAKIL KETUA DPRD NGURAH RAI 11 NGURAH RAI 11 NGURAH RAI 11 JL.V JL. IV VETERAN 20 SGR/GOL. IV VETERAN SGR/GOL.

200 6. UDAYANA SGR JL.V UDAYANA SGR UDAYANA SGR UDAYANA SGR UDAYANA SGR .000 6.850 6.400 6.000 6. UDAYANAN SGR JL. IV VETERAN 23 SGR/GOL.000 6.650 18. NGURAH RAI JLN.WAKIL KETUA DPRD KANTOR CATATAN SIPIL RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA G O R KAB.750 7.850 7.400 47.IV UDAYANA 3A SGR/GOL. IV VETERAN 23 SGR/GOL.JAB. SINGARAJA JLN. BULELENG K O N I KAB. VETERAN. VETERAN. VETERAN.350 37.000 941. VETERAN.400 43.IV UDAYANA 3A SGR/GOL.JABATAN KETUA DPRD BLL R.V UDAYANA SGR/GOL. VETERAN. VETERAN.JABATAN KETUA DPRD BLL R. UDAYANA SGR JL. UDAYANAN SGR JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JLN.800 732. SINGARAJA JLN.000 321.550 869.100 9. TEGAL SGR UDAYANA SGR/GOL. UDAYANA SGR JL.100 7.JAB. IV JLN.600 37. VETERAN.000 6.000 6. VETERAN.BULELENG G O R KAB.200 471.BULELENG K O N I KAB. SINGARAJA VETERAN 23 SGR/GOL.800 803.JABATAN KETUA DPRD BLL R. UDAYANAN SGR JL.BULELENG G O R KAB.1 2 3 200411 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200410 200411 200412 200401 200402 200403 200404 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 4 RUM.BULELENG G O R KAB.650 8. SINGARAJA JLN.000 76. UDAYANA SGR JL.IV UDAYANA 3A SGR/GOL. UDAYANA SGR JL.350 164.BULELENG G O R KAB.400 104 01002784 105 01002784 106 01003905 107 01005566 108 01005566 109 01005566 110 01005566 111 01009099 112 01009099 113 01009099 114 01009099 115 01009099 116 01014183 117 01014183 118 01014183 119 01014183 120 01014183 121 01014183 122 01014183 123 01014183 124 01014184 125 01014184 126 01014184 127 01014366 128 01014366 129 01014366 130 01014366 131 01014366 132 01014366 133 01014366 134 01014366 135 01014366 136 01014366 137 01014366 138 01014366 139 01015334 140 01015504 141 01015504 142 01015504 143 01015504 144 01002625 145 01002625 146 01002625 147 01002625 148 01002625 149 01005695 150 01005705 151 01005705 152 01005705 153 01005705 154 01005705 155 01006413 156 01006413 157 01006413 158 01006413 GAJAH MADA 150 GOL.400 43.800 752.000 6.400 660. SINGARAJA JLN. IV JL.350 37.350 37.000 6.000 275.200 118. TEGAL GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN R.100 7.800 8. UDAYANA SGR JL.800 138. IV VETERAN 23 SGR/GOL. SINGARAJA JLN.850 47.400 299.650 7.800 212. UDAYANA SGR JL. NGURAH RAI RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG KANTOR LURAH BR.BULELENG G O R KAB. UDAYANA SGR JL.350 37. SINGARAJA UDAYANA 3A SGR/GOL.BULELENG G O R KAB. BULELENG DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN TAMAN KOTA LAP.200 281.BULELENG G O R KAB.600 43. SINGARAJA JLN.000 6.800 58.V UDAYANA SGR/GOL.000 45.000 6.V UDAYANA SGR/GOL.000 9.200 6.V UDAYANA SGR/GOL.JABATAN KETUA DPRD BLL VETERAN 9A SGR VETERAN 9A SGR 5 6 9.WAKIL KETUA DPRD RUM. BULELENG K O N I KAB.800 363.200 292.IV UDAYANA 3A SGR/GOL. IV VETERAN 23 SGR/GOL.IV BR.200 15.

000 149.KAB.200 460. PERTAMANAN KTR.DATI II BLL KTR.000 513.000 7.IV KARTINI 10 SGR/GOL.IV RATNA 15 SGR/GOL.IV MELUR 29 SGR/GOL.000 6.IV TASBIH 8 SGR/GOL.IV KARTINI 10 SGR/GOL.850 12. PERTAMANAN KTR. KEJAKSAAN NEGERI SGR KANTOR IMIGRASI RESORT BLL.800 6.200 37.SINGARAJA PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR A.IV KARTINI SGR/GOL. KANTOR IMIGRASI RESORT BLL.BLL R.400 199.000 11.BLL R.000 6.IV A.KTR.000 195. BALI KTR DEPPEN KAB.IV MELUR 29 SGR/GOL.600 9. KTR.BLL R. PERTAMANAN KTR.JABATAN DPRD.500 11.IV KARTINI 10 SGR/GOL.650 87.KAB. KES.000 32.500 7.150 264.IV KARTINI 7 SGR/GOL.500 7. LURAH BANYUASRI KTR.200 6. BLL SURATNO SURATNO I KT JAYA UTAMA PURBA DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN UDAYANA SGR 5 UDAYANA .IV TASBIH 8 SGR/GOL.500 24.000 6. LURAH BANYUASRI KANTOR CAMAT BULELENG KEPALA KEJAKSAAN NEGERI GKPN RI PROP.PENERANGAN BULELENG KTR. PERTAMANAN KTR.600 7.000 10.000 6.KAB. BLL KTR DEPPEN KAB.JABATAN DPRD.IV SERUNI 16 SGR/GOL.500 7.KAB.500 7.000 6.1 2 3 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200111 200112 200201 200202 200203 200204 200205 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200201 200202 200203 200412 200402 200403 200409 200411 200412 200412 200412 200411 200412 200411 200412 200411 200412 200412 200412 200312 200401 200402 200403 200404 200405 200406 200407 200408 200411 200412 200311 200312 200401 200402 200403 200404 4 R.400 39.350 100.500 7.IV TELENG SGR TELENG 45 SGR TELENG 45 SGR KARTINI 7 SGR/GOL.200 204.000 6.100 37.JABATAN DPRD.500 7.000 6. YANI 43 SGR/GOL.BLL KTR.500 6.SINGARAJA UDAYANA .SINGARAJA UDAYANA .SINGARAJA UDAYANA .350 290.IV POLIKLINIK KOMPI B YONIF 741 POLIKLINIK KOMPI B YONIF 741 R D K 45 YONIF 741 SBW SKIP RDH 70 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B 6 43.500 15. AGAMA KAB. PERTAMANAN KTR. PERTAMANAN KTR.PENERANGAN BULELENG KTR.PENERANGAN BULELENG KTR.JABATAN KETUA DPRD BLL R.000 83.IV MELUR 29 SGR/GOL.000 6.IV RATNA 15 SGR/GOL. KAB.SINGARAJA UDAYANA .IV DEWI SARTIKA SGR/GOL.400 206.BLL R.200 7.JABATAN DPRD.KAB.YANI 99 SGR/GOL.950 11.600 111.000 488.PENGADILAN NEGERI SGR KTR PEMADAM KEBAKARAN KTR PEMADAM KEBAKARAN KTR PEMADAM KEBAKARAN KTR.600 19.000 206.IV DEWI SARTIKA SGR/GOL.JABATAN DPRD.BLL KTR.000 159 01006413 160 01007367 161 01007367 162 01007367 163 01007367 164 01007367 165 01012062 166 01012062 167 01012062 168 01012062 169 01012062 170 01012062 171 01012062 172 01000758 173 01000931 174 01000934 175 01000954 176 01001004 177 01001004 178 01001068 179 01001068 180 01001068 181 01001120 182 01001153 183 01001153 184 01001153 185 01001222 186 01001222 187 01001466 188 01003976 189 01006310 190 01006310 191 01006428 192 01006428 193 01011409 194 01011409 195 01011417 196 01012414 197 01012416 198 01012416 199 01012416 200 01012416 201 01012416 202 01012416 203 01012416 204 01012416 205 01012416 206 01012416 207 01012416 208 01013578 209 01013578 210 01013578 211 01013578 212 01013578 213 01013578 . PERTAMANAN KTR.000 6.000 6.500 18.400 124.600 208.200 676. BALI GKPN RI PROP. PENDAFTARAN TANAH BEN.

I/5 ASR.500 7.000 6.000 7.200 29. TINGGI BLOK D 6 6. TINGGI BLOK D ASPOL KP.500 7. POLRES/K.800 29.NO.800 21.SELAYAR JL.500 6.000 9.POLRES/SUTIKNO RD.400 11.I/5 ASR.POLRES G.POLRES G.650 7. RD.000 24. POLRES/NYOMAN ATRA RD. POLRES/BAHRUDIN RD.I/2 ASR. IV PELABUHAN BLL/GOL.000 6.300 6. SAHADEWA LAKSAMANA G.NO.1 2 3 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200201 200202 200203 200204 200412 200412 200412 200201 200202 200203 200411 200412 200412 200412 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200411 200412 200410 200411 200412 PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN 4 5 RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B LAKSAMANA G.POLRES G. SAHADEWA LAKSAMANA G.A.000 6.I WAYAN KUMA LETDA POL.500 7.P.800 214 01013578 215 01013578 216 01013578 217 01013578 218 01013578 219 01013578 220 01013578 221 01013578 222 01014363 223 01014363 224 01014363 225 01014363 226 01016143 227 01000447 228 01006103 229 01000055 230 01000055 231 01000055 232 01008545 233 01008545 234 01008569 235 01008570 236 01008571 237 01008571 238 01008571 239 01008571 240 01008571 241 01008571 242 01008575 243 01008576 244 01008577 245 01008578 246 01008578 247 01008578 248 01008578 249 01008599 250 01008603 251 01008641 252 01008647 253 01009821 254 01010995 255 01010995 256 01010995 257 01010997 258 01010997 259 01010997 260 01010997 261 01010997 262 01010997 263 01011561 264 01011566 265 01011566 266 01011571 267 01011571 268 01011571 R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA KANTOR PERHUBUNGAN RUMAH DINAS POLRES BULELENG PASAR KAMPUNG TINGGI PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG RD.POLRES BLOK .III/6 ASR.000 6.900 25.150 27.POLRES G.750 14. DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL KADEK ADNYAWATI NYOMAN WANTRA NYOMAN WANTRA I GEDE NAMA WIJAYA I GEDE NAMA WIJAYA I GEDE NAMA WIJAYA . TINGGI BLOK D ASPOL KP.POLRES G. DINAS POLRES BLL R.III/1 SELAYAR BLOK MAPOLSEK SELAYAR BLOK MAPOLSEK SELAYAR BLOK MAPOLSEK JL.POLRES G.POLRES G.500 14.IV/3 ASR.P.POLRES G.100 24.POLRES G.POLRES G.6A ASR.A. POLRES/SARMA EKA JAYA RD.850 9.POLRES BLOK . POLRES/SUGITO RUDIN POLRES RUDIN POLRES RUDIN POLRES RUDIN POLRES RD. LATIF NGR.000 6.IV/6 ASR.A.I/4 ASR.I/5 ASR.100 22.I/2 ASR.400 25.200 14.000 29.NO.II/5 ASR.6A ASR.000 87. SURIYAWAN RD.SELAYAR JL.I WAYAN KUMA LETDA POL. POLRES/HARIS P.100 8. SAHADEWA LAKSAMANA G. IV PELABUHAN BLL/GOL.II/2 ASR.500 80.750 7.6A ASR.500 7.POLRES G.000 6.400 8.500 7.SELAYAR JL. TINGGI BLOK E ASPOL KP.650 10. SAHADEWA JL.III/3 ASR.SELAYAR JL. SYAMSUL ULUN R.800 18.800 50.I WAYAN KUMA LETDA POL.200 10.KETUT SUDARSANA SH LETDA POL.POLRES BLOK . POLRES/A.6A ASR.000 6.A.500 7.400 19.NO.P.G.I/5 ASR.POLRES G.POLRES G. POLRES/HARIS P.III/2 ASR.300 10.400 9.450 32.I WAYAN KUMA LETDA POL.POLRES BLOK .POLRES G. TINGGI SINGARAJA PELABUHAN BLL/GOL.000 6.III/5 ASR. IV ASR.000 6. SUASTIKA RD.I/5 ASR.150 15.I/5 ASR.SELAYAR JL.I WAYAN KUMA RD. TINGGI BLOK E ASPOL KP.POL.P.100 17.SELAYAR ASPOL KP.800 21.000 6.I WAYAN KUMA LETDA POL. DINAS POLRES BLL R.POLRES G. POLRES/K.POLRES G.400 63. POLRES/M. RD.P. AYANI 69 SURAPATI SINGARAJA KP. TINGGI ASPOL KP.400 41.POLRES G.A.P.

650 19.800 7. GEMPOL GG. GARUDA 11 SGR JL.650 9. SERIBU P.KBT AIR SANIH/GOL.II AIR SANIH/GOL. RATULANGI PENARUKAN SGR/GOL.SERIRIT JL.950 9.300 186.100 25.500 367.IV BANYUNING BARAT SGR JL.II BR. SERIBU P.SUPRAPTO/GOL.200 649.DESA BKL KANTOR KADES BUKTI KTR.KEP. SANIH JL.800 17.IV JL. GEMPOL GG.100 21.SUDIRMAN/GOL.200 269 01011573 270 01011582 271 01011586 272 01011587 273 01011592 274 01013064 275 01013066 276 01013067 277 01013067 278 01013067 279 01013068 280 01013070 281 01013074 282 01013075 283 01013076 284 01004381 285 01007288 286 01008197 287 01008198 288 01008198 289 01008198 290 01012455 291 01012455 292 01012455 293 01005277 294 01005770 295 01009926 296 01014362 297 01014362 298 01014362 299 01014362 300 07000097 301 07000138 302 07000351 303 07000387 304 07000413 305 07000668 306 07000674 307 07000682 308 07000682 309 07001317 310 07001633 311 07002143 312 07002143 313 07002143 314 07002143 315 03000007 316 03000019 317 03000133 318 03000419 319 03000419 320 03000419 321 03000419 322 03000419 323 03000419 KETUT PUTRA YASA KETUT SUARSANA GEDE AGUS ADNYA SWARA GEDE AGUS ADNYA SWARA GEDE AGUS ADNYA SWARA NYOMAN MERTA SUDIRO MULYADI PUTU SUTAYA TITUS MAGGA KANTOR LURAH BANYUNING LEMBAGA PEMASYARAKATAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS. TINGGI BLOK A ASPOL KP.SERIRIT JL.200 24. RAYA A.GEMPOL G.500 7.SANIH KBT PACUNG JL G BATUR KBT RAYA BKL.800 12.TEGAL SANGSIT P.GARUDA 11 SGR JL.A. GEMPOL GG.IIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS. SEKSI WILDIS PENDAS.600 6.1 2 3 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200203 200204 200205 200210 200211 200212 200412 200412 200412 200201 200202 200203 200204 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200306 200307 200308 200309 200310 200311 I KETUT MUDITHA NYOMAN KARIANA I KETUT SADIA I KETUT SUDIRKA PUTU ANTARA 4 5 ASPOL KP.GARUDA 11 SGR JL.500 7.100 7.750 25.400 24. SANIH .GEMPOL G.500 7.500 7.000 7.000 6.-A.WALET JL.WALET JL.400 6. TEGAL SGR. TINGGI BLOK A ASPOL KP.150 22.SANIH RAYA KBT.750 6.500 7.850 18.100 14.SUPRAPTO/GOL.GEMPOL G. TINGGI BLOK C ASPOL KP.400 10. GEMPOL GG.500 7.200 10.200 6.WALET SANGSIT BR.950 9.000 7.CAMAT KBT KTR.KEPALA DESA PACUNG MD WIJAYA SEPUTRA KTR.000 19.100 78.500 116. SUPRAPTO .800 30.IIB TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO KANTOR CAMAT SANGSIT KANTOR PENGAMAT PU.SUPRAPTO/GOL. TINGGI BLOK B POLSEK SGR POLSEK SGR II/2 POLSEK SGR I/4 POLSEK SGR I/4 POLSEK SGR I/4 POLSEK SGR II/4 POLSEK SGR III/2 POLSEK SGR IV/2 POLSEK SGR IV/3 POLSEK SGR IV/4 P.500 25.IV JL.IV JL.IV JL. SERIBU P.000 6.750 29.000 21.SUPRAPTO/GOL. SUDIRMAN .100 30. KANTOR DEPDIKBUD DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA KTR.GARUDA 11 SGR JL.SUPRAPTO/GOL.RAYA KBT SANGSIT SANGSIT SANGSIT SANGSIT JL.IV JL.000 118. SERIBU RAYA KBT.600 29.750 8.150 29.KEPALA DESA KBT KTR.A. TINGGI BLOK D ASPOL KP.IV JL.SUPRAPTO/GOL.500 7.SANIH/II AIR SANIH .MENJANGAN SGR/GOL.KBUTAMBAHAN JL.500 7.600 14.IV 6 7.IIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.000 6.II RAYA KBT A.IIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.300 19.800 7.000 30. DINAS PERKEBUNAN DINAS PERKEBUNAN KANTOR DEPDIKBUD KBT RUMAH DINAS PUSKESMAS LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN KANTOR CAMAT BALE BANJAR LURAH MESS BPD SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT .

MENAKA GIRI GOL II JL.200 8.200 42. TEMUKUS DS.CEL. JL.CEL.000 11.200 12.BAWANG DS. KISKENDA GG. AMERTA GOL II JL. JL.400 4. KISKENDA GG. AMERTA GOL II JL.BAWANG DS.BAWANG DS.000 39.PENGULON . TINGA .PENGULON .PENGULON .KESEHATAN KANTOR NAVIGASI KANTOR BEA CUKAI KANTOR PELABUHAN KANTOR SYAHBANDAR KANTOR KESEHATAN PELABUHAN RUMAH DINAS PELABUHAN RUMAH DINAS/SARTANA RUMAH DINAS ASRAMA POLISI . SUDIRMAN . PLPDK KTR.800 4.CEL.000 5.800 10.1 2 3 200412 200412 200412 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200410 200411 200412 200412 200310 200311 200312 200401 200411 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 PERUM KORAMIL KPN.600 75. KORAMIL I PERUM.200 228.PENGULON .800 18.000 24.KISKENDA . PLPDK DRS NY SUARDANA/LPTP KANTOR KEP.700 15.200 39. AMERTA GG.400 76.AMERTA .BAWANG DS. APOKAT BSB. APOKAT BSB.000 37.TINGA 6 20.PENGULON .300 30.400 4. DESA KALISADA KANTOR DOLOG KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KOPERASI SEJAHTERA KANTOR POS KANTOR P & K KANTOR U P P T KANTOR KEPALA DESA PERUM.SERIRIT DESA KALOPKASA BR.650 140.500 32.900 324 03000985 325 03000996 326 03001400 327 03001425 328 03001425 329 03002407 330 03003230 331 03001051 332 03001230 333 03001373 334 03001583 335 03001659 336 03001732 337 03001868 338 03001868 339 03001872 340 03001872 341 03001872 342 03001940 343 03002118 344 03002118 345 03002118 346 03002118 347 03002133 348 03002133 349 03002195 350 03002315 351 03002496 352 04000002 353 04000002 354 04000002 355 04000223 356 04000295 357 04000330 358 04000534 359 04000623 360 04000732 361 04000732 362 04000733 363 04000733 364 04001163 365 04001278 366 04001525 367 04001555 368 04001551 369 05000004 370 05000052 371 05000053 372 05000054 373 05000055 374 05000056 375 05000057 376 05000058 377 05000064 378 05000125 KANTOR POLISI HUTAN KANTOR DINAS DELOD RURUNG KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA KALIANGET KANTOR UPPT KANTOR KEPALA DESA KANTOR CAMAT KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA DENCARIK KANTOR KEPALA DESA DENCARIK KANTOR KEPALA DESA DENCARIK KANTOR KEPALA DESA JEMBATAN TIMBANG JEMBATAN TIMBANG JEMBATAN TIMBANG JEMBATAN TIMBANG KTR.200 4. APOKAT BSB.BAWANG DS. AMERTA GG.BUSUNGBIU JL.YANI/GOL.A.600 11. NGURAH RAI SUDIRMAN SERIRIT SUDIRMAN SERIRIT JL.500 22. KORAMIL II PERUM.PENGULON .SERIRIT DESA KALIANGET . AMERTA GOL II JL. KISKENDA .BAWANG DS.800 8.400 50.CEL. AMERTA GOL II JL.200 29.450 63.750 19. TEMUKUS DESA TANGGUWISIA DESA KALISADA DESA TANGGUWISIA JL. KORAMIL II KANTOR CAMAT KANTOR BPP BUSUNGBIU KANTOR PUSKESWAN KANTOR ADAT BUSUNGBIU KANTOR KEPALA DESA KEKERAN WAYAN RIDA/RD.000 11.CEL.000 27.BAWANG DS.750 8.BAWANG DS.200 11.850 13.000 24.MUNDUK BANJAR MELANTING DESA RANGDU DESA BANJAR ASEM DESA BANJAR ASEM DESA DENCARIK DESA DENCARIK DESA DENCARIK DESA RINGDIKIT YEH ANAKAN YEH ANAKAN YEH ANAKAN YEH ANAKAN DS.200 14.BUSUNGBIU JL AMERTA GAJAH MADA CELUKAN BAWANG DS.700 7.000 24.CEL. SUDIRMAN SGR BANJAR ASEM DESA UMA ANYAR . APOKAT BSB.SUSILA DARMA ASRAMA KORAMIL ASRAMA KORAMIL 4 KANTOR PASAR SERIRIT JL.500 50.000 17.SERIRIT JLN.PENGULON .400 118.BUSUNGBIU JL KISKENDA JL.500 9.000 10. AMERTHA .000 7.200 11.PENGULON .150 6.300 19.BUSUNGBIU JL.CEL.CEL.100 13. JL.IV 5 JL.350 20.950 27.200 61.150 39. JL.500 22. KORAMIL I PERUM. AMERTHA GOL II JL.000 8.

800 11.000 14.000 67.984.1 2 3 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200402 200403 200404 200405 200406 200412 200412 200412 200404 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200411 200412 200412 200412 4 RUMAH DINAS SYAHBANDAR RUMAH DINAS PELABUHAN KANTOR KARANTINA KTR. LOVINA KALIASEM. PATAS .000 24.400 21. C .DINAS PT PLN STASIUN RRI REGIONAL I KANTOR KEP. LOVINA KALIASEM. PERIKANAN GONDOL BD. KA.600 65. BAWANG DESA GONDOL BANYUPOH BANYUPOH BANYUPOH BANYUPOH GONDOL DESA GROKGAK DUSUN PEKEN DUSUN PEKEN GERETEK SAMBIRENTENG TEMBOK JL.000 6.000 6.850 17.000 6.650 9. III KTR SUB BALIKANDITA KTR POLISI KEHUTANAN KTR POLISI KEHUTANAN PUSKESMAS BANYUPOH BALAI DESA BANYUPOH B.000 6.000 6.KARANTINA PERTANIAN P3 PELABUHAN BALAI DESA GEROKGAK PUSKESMAS KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KOPERASI K P N PUS KES MAS PEMBANTU KANTOR P DAN K RD.000 6. LOVINA KALIASEM. LOVINA KALIASEM.800 7.000 8.400 69.DES.800 6.400 9.500 6.358.000 70.800 389.400 76.000 6.850 8.000 131.000 239.750 14.200 273. MUSI DESA PATAS PEL.CELUKAN BAWANG DS.R.800 435.DINAS PT PLN R. SERIRIT GOL II RRI KALIBUKBUK GOL II RRI KALIBUKBUK GOL II RRI KALIBUKBUK GOL II DSN.400 35.000 6.800 12.000 7.000 6.600 29.DINAS PT PLN R.650 17.150 6.200 32. PASAR ANTURAN TUKADMUNGGA PEMARON PEMARON PEMARON PEMARON PEMARON PEMARON KALIBUKBUK BANYUALIT TUKAD MUNGGA LOVINA KALIASEM.000 6.000 6.700 98.600 61.B. PERUM WIL.100 8. LOVINA KALIASEM.700 185.150 379 05000135 380 05000136 381 05000137 382 05000138 383 05000139 384 05000219 385 05000232 386 05000243 387 05000243 388 05000243 389 05000280 390 05000297 391 05000324 392 05000368 393 05000503 394 05000663 395 05000663 396 05000730 397 05000898 398 05001036 399 05001114 400 06000197 401 06000564 402 08000128 403 08000129 404 08000191 405 02000050 406 02000057 407 02000058 408 02000059 409 02000129 410 02000356 411 02000376 412 02000376 413 02000376 414 02000376 415 02000376 416 02000623 417 02001147 418 02001393 419 02002060 420 02002060 421 02002060 422 02002060 423 02002060 424 02002060 425 02002060 426 02002060 427 02002060 428 02002075 429 02002075 430 02002249 431 02002282 GROKGAK .DINAS PT PLN R.DINAS PT PLN R.CELUKAN BAWANG DS.KALIASEM BALE BANJAR DINAS MUNDUK DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA GEROKGAK 5 6 7. LOVINA KALIASEM.CELUKAN BAWANG GEROKGAK .200 135.400 9. LOVINA KALIASEM.DESA KALIBUKBUK DIN.200 13. TEMBOK KANTOR SKB BULELENG RUMAH DINAS RRI RUMAH DINAS RRI RUMAH DINAS RRI KTR KEPALA DESA ANTURAN KANTOR KEPALA DESA R. JL SERIRIT PEMARON JL SERIRIT PEMARON ENJUNG SANGYANG ANTURAN DUSUN MUNDUK JUMLAH .650 50.000 94.CELUKAN BAWANG GEROKGAK .000 6. PERTANIAN TANAMAN PANGAN DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA KANTOR IMIGRASI SGR KANTOR IMIGRASI SGR GEDUNG LBK.000 6. GROKGAK KANTOR KEHUTANAN PASAR HEWAN PANCASARI KANTOR RESORT POLISI HUTAN KANTOR KADES SAMBIRENTENG KTR.CELUKAN BAWANG GEROKGAK . LOVINA KALIASEM.000 8.

500 7. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.500 .500 7. UDAYANA NO.IV JL.G. ARYA WIRYASUTHA DRS. PERTAMANAN KTR.500 25.500 7.500 25. V/9 SGR KRESNA GG.500 7.IV JL. AGAMA I GUSTI WENTEN HER PRANAWA KEPALA KANTOR DEP.AGUNG NO.250 30.IV JL. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.500 7. IV VETERAN 3 SGR/GOL. NGURAH RAI 61 JL.000 14.500 7.500 7. VIII SANGKET/GOL. IV VETERAN 3 SGR/GOL.AGUNG NO. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.G.500 7.000 39.LAMPIRAN A .500 7.575 7.22/GOL. 1 2 1 01012846 2 01012846 3 01006578 4 01006578 5 01006578 6 01006578 7 01006578 8 01008419 9 01008419 10 01008419 11 01004623 12 01000349 13 01004623 14 01004623 15 01004623 16 01004623 17 01004623 18 01004623 19 01004623 20 01004623 21 01013556 22 01013556 23 01013556 24 01013556 25 01003104 26 01003104 27 01003104 28 01003104 29 01000036 30 01000036 31 01000036 32 01000036 33 01000036 34 01000036 35 01000036 36 01000036 37 01000193 38 01000193 39 01000193 40 01000193 41 01000193 42 01002573 43 01002573 44 01002573 45 01012062 46 01012062 REK. UDAYANA NO.500 25.2 /GOL.IV VETERAN 3 SGR/GOL.IV JL.700 7. SINGARAJA KP.500 7.500 7.500 39. V/9 SGR KRESNA GG. UDAYANA NO.IV JL. SINGARAJA SANGKET/GOL. V/9 SGR JL. PERTAMANAN 4 KP. AGAMA KEPALA KANTOR DEP. VIII SANGKET/GOL. V/9 SGR PENATARAN GG. NGURAH RAI 61 JL.500 7. VIII SANGKET/GOL. ARYA WIRYASUTHA DRS.IV KRESNA GG. ARYA WIRYASUTHA MEKELE SEROJA MEKELE SEROJA MEKELE SEROJA KTR.500 25.500 595. SAMB. VIII SANGKET/GOL. ARYA WIRYASUTHA DRS.000 39.500 32.500 7.2 /GOL.500 7.000 39. BULAN 3 200201 200202 200208 200209 200210 200211 200212 200206 200207 200208 200201 200209 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200208 200209 200209 200210 200211 200212 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200208 200204 200205 200206 200207 200208 200206 200207 200208 200201 200202 SARIANI SARIANI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI NYOMAN SUPARMI NYOMAN SUPARMI NYOMAN SUPARMI KEPALA KANTOR DEP.G.2 /GOL.111/5 KRESNA GG.500 25.500 7.500 7.2 /GOL. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.500 368. 2 DAFTAR PIUTANG AIR YANG AKAN DIHAPUSBUKUKAN Wilayah : Singaraja (01) NO NO. IV VETERAN 3 SGR/GOL. IV VETERAN 3 SGR/GOL. NGURAH RAI 61 JL. 6 7. IV VETERAN 3 SGR/GOL. AGAMA KEPALA KANTOR DEP. V/9 SGR KRESNA GG. AGAMA MADE HENDRA KUSUMA MADE HENDRA KUSUMA MADE HENDRA KUSUMA MADE HENDRA KUSUMA CV YAKTI YUDA CV YAKTI YUDA CV YAKTI YUDA CV YAKTI YUDA PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN DRS. AGAMA KEPALA KANTOR DEP. V/9 SGR KRESNA GG.500 7. V/9 SGR KRESNA GG.500 7. VIII JL.500 57000 7.500 7. IV VETERAN 3 SGR/GOL.000 13. V/9 SGR KRESNA GG. NGURAH RAI 61 JL.500 332.500 25. UDAYANA NO.500 332. IV VETERAN 3 SGR/GOL.22/GOL.500 25. V/9 SGR KRESNA GG.300 332.22/GOL. ARYA WIRYASUTHA DRS. IV PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR NGURAH RAI SGR NGURAH RAI SGR NGURAH RAI SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR 5 NAMA PELANGGAN ALAMAT JUMLAH Rp.500 7.500 7.AGUNG NO.

LINGGA NO.875 54.500 7. LOMBOK GG.500 7. 6 SINGARAJA LAKSAMANA G. II/9 SGR 6 7.750 7. NYOMAN MANTRA IDA BGS. NYOMAN MANTRA RD. MERAK NO.250 25.IV KARTINI 10 SGR/GOL. SAHADEWA LAKSAMANA G.500 7.500 7. BEA CUKAI SINGARAJA RD. 6 SINGARAJA JL.950 10.500 7.TEGAL G. 8B JATAYU 3 JATAYU 3 JATAYU 3 JATAYU 3 JL. GEDE KAWI MS DRS.500 7. LOMBOK GG.500 7. PERTAMANAN KTR.500 25. LINGGA NO.500 7.500 7.550 7. GEDE KAWI MS DRS.500 7.500 25.875 11.500 7. 6 SINGARAJA JL. GEDE KAWI MS DRS.PENERANGAN BULELENG DRS. 8B JL. LINGGA NO.500 7.500 41.550 12.500 7.500 7.000 16.500 25.XIV/2 KARTINI 10 SGR/GOL.1 2 3 200203 200204 200205 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200208 200209 200210 200211 200204 200205 200206 200207 200208 200209 200208 200209 200210 200211 200202 200203 200204 200205 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200207 200208 200209 200209 200210 200211 200212 200205 200206 200207 200210 200211 200212 200202 200203 200204 200205 200202 200203 4 KTR.500 7.500 7.500 7.500 7.10 SGR JL.XIV/2 B. SAHADEWA LAKSAMANA G.500 25.500 7.10 SGR NUSA INDAH NO.500 7. 8B JL. SAHADEWA BAKTI SERAGA SGR BAKTI SERAGA SGR BAKTI SERAGA SGR TERMINAL BANYUASRI TERMINAL BANYUASRI TERMINAL BANYUASRI SRIKANDI Gg APEL SRIKANDI Gg APEL SRIKANDI Gg APEL SRIKANDI Gg APEL DIPONEGORO 100 GOL VI DIPONEGORO 100 GOL VI DIPONEGORO 100 GOL VI SURAPATI SGR SURAPATI SGR SURAPATI SGR SURAPATI 124A SGR SURAPATI 124A SGR SURAPATI 124A SGR SURAPATI 124A SGR P.IV UDAYANA 12C SGR UDAYANA 12C SGR UDAYANA 12C SGR UDAYANA 12C SGR NUSA INDAH NO.500 64.500 7. GEDE KAWI MS IDA BGS. PERTAMANAN KTR.500 7.600 111.500 15.PENERANGAN BULELENG KTR.500 7.500 7.000 30.500 7.XIV/2 B. BEA CUKAI SINGARAJA RD.500 7. NYOMAN MANTRA IDA BGS.900 11.10 SGR NUSA INDAH NO.500 7. II/9 SGR P.500 7. SAHADEWA LAKSAMANA G.500 12. MERAK NO.500 7.TEGAL G.500 7.PENERANGAN BULELENG KTR.500 7.500 47 01012062 48 01012062 49 01012062 50 01003154 51 01003154 52 01003154 53 01003154 54 01001068 55 01001068 56 01001068 57 01008415 58 01008415 59 01008415 60 01008415 61 01012770 62 01012770 63 01012770 64 01004263 65 01004263 66 01004263 67 01013739 68 01013739 69 01013739 70 01013739 71 01013395 72 01013395 73 01013395 74 01013395 75 01014363 76 01014363 77 01014363 78 01014363 79 01006635 80 01006635 81 01006635 82 01007273 83 01007273 84 01007273 85 01014280 86 01014280 87 01014280 88 01014280 89 01002538 90 01002538 91 01002538 92 01002549 93 01002549 94 01002549 95 01002709 96 01002709 97 01002709 98 01002709 99 01005167 100 01005167 . PERTAMANAN PUTU SUKAYADNYA PUTU SUKAYADNYA PUTU SUKAYADNYA PUTU SUKAYADNYA KTR.TEGAL G.500 25. BEA CUKAI SINGARAJA NI PUTU DARMI NI PUTU DARMI NI PUTU DARMI NI PUTU DARMI LUCKY GUNAWAN LUCKY GUNAWAN LUCKY GUNAWAN LUCKY GUNAWAN R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA TITI SUPARTIAH TITI SUPARTIAH TITI SUPARTIAH HERRY WINANTO HERRY WINANTO HERRY WINANTO MADE SUWEJA MADE SUWEJA MADE SUWEJA MADE SUWEJA GEDE SUGIANA GEDE SUGIANA GEDE SUGIANA GO TIENG BOUW GO TIENG BOUW GO TIENG BOUW I GEDE WENTEN SUMERTA I GEDE WENTEN SUMERTA I GEDE WENTEN SUMERTA I GEDE WENTEN SUMERTA GEDE RATA GEDE RATA 5 PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR B.XIV/2 B. MERAK NO. 6 SINGARAJA JL.IV KARTINI 10 SGR/GOL. LINGGA NO.500 7.TEGAL G.225 7.

KOMODO GG URGRASENA JL.500 7.47 BANYUNING TIMUR . IV PELABUHAN BLL/GOL. IV JAMBU 1 SGR JAMBU 1 SGR JAMBU 1 SGR JL.KOMODO GG URGRASENA JL.000 1.500 25.500 39. SERIBU DESA KEROBOKAN .250 5.500 7.GEMPOL G.500 7. BANYUNING TIMUR KU.500 7.500 7.250 25.000 7.P.500 7.1 2 3 200204 200202 200212 200201 200202 200203 200207 200208 200209 200212 200210 200211 200212 200208 200209 200210 200211 200201 200202 200203 200204 200203 200204 200205 200210 200211 200212 200201 200207 200208 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200204 200202 200203 200204 200201 200202 200203 200204 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200204 200203 GEDE RATA KETUT NADIA 4 JL.425 25. MASJID NURUL MUIN SGR PELABUHAN BLL/GOL. GEMPOL GG.SINGARAJA TAMAN SARI . 2 KP.500 7.500 25.SINGARAJA TAMAN SARI .725 7.500 101 01005167 102 01005874 103 01007161 104 01000055 105 01000055 106 01000055 107 01002992 108 01002992 109 01002992 110 01003283 111 01007235 112 01007235 113 01007235 114 01004733 115 01004733 116 01004733 117 01004733 118 01005384 119 01005384 120 01005384 121 01005384 122 01008198 123 01008198 124 01008198 125 01012455 126 01012455 127 01012455 128 01004933 129 01010119 130 01010119 131 01010119 132 01010119 133 01010119 134 01010119 135 01012669 136 01012669 137 01012669 138 01012669 139 01004330 140 01004330 141 01004330 142 01005263 143 01005263 144 01005263 145 01005263 146 01009931 147 01009931 148 01009931 149 01009931 150 01014362 151 01014362 152 01014362 153 01014362 154 01005205 SD. GEMPOL GG.500 7.SUPRATMAN NO. SERIBU P.500 7.500 7.500 5. SERIBU P. TEGAL SANGSIT SGR WR.KOMODO GG URGRASENA JL.500 7. IV PELABUHAN BLL/GOL. TEGAL SANGSIT SGR DS.500 7.500 7.500 7. KAJANAN PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG GEDE KOSALA GEDE KOSALA GEDE KOSALA KETUT PUNIA JAYA SADIMIN SADIMIN SADIMIN KRAN UMUM KRAN UMUM KRAN UMUM KRAN UMUM I NYOMAN RADA I NYOMAN RADA I NYOMAN RADA I NYOMAN RADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.SINGARAJA TAMAN SARI .P.500 7.500 37.312.500 7.IIB JL.250 5.SGR BANYUNING TIMUR . SULAWESI .GEMPOL G.500 7.P.500 25.WALET GEMPOL 92 SGR JL.500 7.SUPRATMAN NO. BANYUNING TIMUR I WAYAN SANGKA I WAYAN SANGKA I WAYAN SANGKA I WAYAN SANGKA I MADE GUNA KARYA I MADE GUNA KARYA I MADE GUNA KARYA I MADE GUNA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA KETUT WETA JL.500 7.500 7.IIB JL.64 WR.000 39.500 7.KOMODO GG URGRASENA JL. II/9 SGR BEL.SUPRATMAN NO.GEMPOL G. GEMPOL GG.P.500 25. LOMBOK GG.500 7.GARUDA 11 SGR LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.SINGARAJA SURAPATI 137A SGR SURAPATI 137A SGR SURAPATI 137A SGR SURAPATI 137A SGR 6 7.SGR DS.500 7.500 7. NO.SGR HASANUDIN 73 SGR HASANUDIN 73 SGR HASANUDIN 73 SGR TAMAN SARI .500 5.SUPRATMAN NO.WALET JL.200 870. BANYUNING TIMUR KU.P. SEKAR SARI 5 P.IIB JL.500 7.64 WR.250 7.GARUDA 11 SGR LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.KOMODO GG URGRASENA JL.500 25.225 7.SGR BANYUNING TIMUR .WALET JL.500 25.64 P. TEGAL SANGSIT SGR DS.500 12.GARUDA 11 SGR TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO MADE SUMAWA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA PUTU KARUNI PUTU KARUNI PUTU KARUNI PUTU KARUNI KU.050 5.500 7.KOMODO GG URGRASENA KPR-BTN BANYUNING I. TEGAL SANGSIT SGR DS.500 7.P.500 7.64 WR.47 KPR-BTN BANYUNING I.250 25. SERIBU P.47 KPR-BTN BANYUNING I.500 7.47 KPR-BTN BANYUNING I.

BULAN 200207 200208 200209 200212 200212 200212 200201 200202 200203 200204 200212 200211 200212 MADE MERTA MADE MERTA MADE MERTA KRAN UMUM I MADE PASEK SANUSI KETUT MANDRI KETUT MANDRI KETUT MANDRI KETUT MANDRI AGUS SUGITO ABDUL HAMID ABDUL HAMID DS.64A-65 BTN GMI B.100 . JARAT PENARUKAN SGR KAMP.99 RATULANGI GG CENDRAWASIH 4 RATULANGI GG CENDRAWASIH 4 RATULANGI GG CENDRAWASIH 4 BTN GMI B.155.500 7.A.500 11.500 7. BULAN 200204 200205 200206 200207 200208 200212 200202 200203 200204 200205 200201 200202 200203 200204 200205 200201 PUTU SULATRA PUTU SULATRA PUTU SULATRA PUTU SULATRA PUTU SULATRA MADE SUGIARA MADE WIRATHA MADE WIRATHA MADE WIRATHA MADE WIRATHA SALMAH SALMAH SALMAH SALMAH SALMAH DRS PUTU SEDANA JL.500 24.750 60.500 87.000 7. SAMB.500 1.CEL.950 15.PENGULON .BAWANG DS.750 485.375 7.YANI/GOL.CEL.500 149.500 7.525 7.500 25.BAWANG Jumlah NAMA PELANGGAN JUMLAH Rp.PENGULON .375 7.VI JL.500 7.500 25.VI DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DS.500 25.650 9.PENGULON .CELUKAN BAWANG SANGALANGIT SANGALANGIT SANGALANGIT SANGALANGIT GEROKGAK PENGULON PENGULON KALIASEM Jumlah NAMA PELANGGAN JUMLAH Rp.500 243.A.500 7.1 2 3 200204 200205 200205 200206 200207 200202 200203 200204 200205 200205 200206 200207 200201 200202 200203 200111 200112 KETUT WETA KETUT WETA KETUT SUARTA KETUT SUARTA KETUT SUARTA MADE SUMITRA MADE SUMITRA MADE SUMITRA MADE SUMITRA 4 5 DESA KEROBOKAN DESA KEROBOKAN KAMP. 191 05000068 192 05000068 193 05000068 194 05000127 195 05000397 196 05000425 197 05000522 198 05000522 199 05000522 200 05000522 201 05000804 202 05000854 203 05000854 REK.CEL.500 7.GMI B. JARAT PENARUKAN SGR KAMP. SAMB.99 BTN.375 42.500 216.GMI B.GMI B.375 19.500 7.500 25.500 7.500 16.TINGA TINGA MUSI PATAS .750 194.YANI/GOL.575 155 01005205 156 01005205 157 01005725 158 01005725 159 01005725 160 01012283 161 01012283 162 01012283 163 01012283 164 01012331 165 01012331 166 01012331 167 01013961 168 01013961 169 01013961 170 1012062 171 1012062 DESAK MADE PUTRINI DESAK MADE PUTRINI DESAK MADE PUTRINI MADE MULIAWAN SUBAWA MADE MULIAWAN SUBAWA MADE MULIAWAN SUBAWA KTR.500 7.500 25.500 7.250 147. 175 03000219 176 03000219 177 03000219 178 03000219 179 03000219 180 03002199 181 03002549 182 03002549 183 03002549 184 03002549 185 03000538 186 03000538 187 03000538 188 03000538 189 03000538 190 03002339 REK.64A-65 PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR JUMLAH I 6 7.GMI B.750 Wilayah : Celukan Bawang (05) ALAMAT NO NO.150 1. 25.500 7.250 91.99 BTN.500 7.VI JL.YANI/GOL.PERTAMANAN Wilayah : Seririt (03) ALAMAT NO NO.YANI/GOL. JARAT PENARUKAN SGR BTN.A.500 25.99 BTN.A.055.550 7.500 6.64A-65 BTN GMI B.500 7.VI JL.500 7.PERTAMANAN KTR.250 151. 223.774.BAWANG DS.875 198.

MELKA PT. 7 NAMA PELANGGAN JUMLAH Rp. KEDONDONG 4 ANTURAN GG. BULAN 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200203 200204 200204 200205 200206 200208 200209 200210 200211 200204 200205 200206 200207 200208 200209 200210 200211 200206 200207 200208 200209 200201 200202 200203 200202 200203 200204 200205 200210 200211 200212 200212 200203 200204 200206 200207 200208 200209 MADE DIARTA MADE DIARTA ZAKIAH ZAKIAH ZAKIAH ZAKIAH PT.875 55.LEBAH BLOK CEMPAKA 8 DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN GG.200 237.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR.500 7.500 20.550 7.1 2 3 4 5 6 Wilayah : Lovina (02) ALAMAT NO NO.350 7.750 808.500 30.375 60.500 7.400 39.800 2. KEDONDONG 4 ANTURAN K5 DSN ANYAR ANTURAN DSN ANYAR ANTURAN BTN PANJI ASRI U.500 140.500 25.875 55.500 7.500 7.500 7.500 7.875 54.550 20.000 107.000 39.500 7.GRIYA PERMAI PEMARON 16 CELUK BULUH CELUK BULUH CELUK BULUH CELUK BULUH PT. 7 BTN PANJI ASRI U.000 373. 492.400 294.LEBAH BLOK CEMPAKA 8 PT.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR.750 22.000 52.000 28. 7 BTN PANJI ASRI U.375 7.000 39.500 7. 7 BTN PANJI ASRI U.500 7.500 25.625 Jumlah .250 105.LEBAH BLOK CEMPAKA 8 PT.500 7.489. SAMB. KEDONDONG 4 ANTURAN GG.250 45.GN. MELKA HOTEL BIU NASAK HOTEL BIU NASAK HOTEL BIU NASAK KETUT MUDITA KETUT MUDITA KETUT MUDITA KETUT MUDITA FUSARO ILARIO FUSARO ILARIO FUSARO ILARIO KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA NENGAH RANTEN NENGAH RANTEN NENGAH RANTEN NENGAH RANTEN MADE SURIASIH MADE SURIASIH MADE SURIASIH I MADE DARMA I MADE DARMA I MADE DARMA I MADE DARMA KADEK WINATA SH KADEK WINATA SH KADEK WINATA SH GRIA PANJI ASRI NI NYOMAN SRIANING NI NYOMAN SRIANING GEDE HARRY SUKANDAR GEDE HARRY SUKANDAR GEDE HARRY SUKANDAR GEDE HARRY SUKANDAR KALIASEM KALIBUKBUK KALIBUKBUK KALIBUKBUK KALIBUKBUK BANYUALIT KALIBUKBUK BANYUALIT KALIBUKBUK RESTAURANT BIU NASAK/III RESTAURANT BIU NASAK/III RESTAURANT BIU NASAK/III DESA CELUK BULUH DESA CELUK BULUH DESA CELUK BULUH DESA CELUK BULUH MAWAR KALIBUKBUK MAWAR KALIBUKBUK MAWAR KALIBUKBUK PR.000 467. 204 02000860 205 02000860 206 02001289 207 02001289 208 02001289 209 02001289 210 02001688 211 02001688 212 02000052 213 02000052 214 02000052 215 02000221 216 02000221 217 02000221 218 02000221 219 02001613 220 02001613 221 02001613 222 02000506 223 02000506 224 02000506 225 02000506 226 02000506 227 02000906 228 02000906 229 02000906 230 02000906 231 02000917 232 02000917 233 02000917 234 02001123 235 02001123 236 02001123 237 02001123 238 02001267 239 02001267 240 02001267 241 02001501 242 02001586 243 02001586 244 02001836 245 02001836 246 02001836 247 02001836 REK. 7 BTN PANJI ASRI U.500 7.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR.512.GN.GN.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR.500 7.500 6.500 7.000 237.500 25.

A.A.A. NAMA PELANGGAN KBT . SANIH KBT .000 219. SANIH KBT .138.500 3. SANIH Jumlah III JUMLAH Rp. NGURAH KUSA SH.A.A.A. A.A. SANIH KBT .500 .A. BULAN 200202 200203 200204 200205 200206 A. 170 07001027 171 07001027 172 07001027 173 07001027 174 07001027 REK.A. NGURAH KUSA SH. SANIH KBT .500 25. A. NGURAH KUSA SH. SAMB.A. A. NGURAH KUSA SH. NGURAH KUSA SH.000 433.854.1 2 3 4 5 6 Rayon : Kubutambahan (07) ALAMAT NO NO.670.500 1. A. 1.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN ATAS HASIL EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR Nomor Tanggal : : 334 / S / XIV.5 / 06 / 2005 02 Juni 2005 .

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN ATAS HASIL EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR .

Batasan. Tingkat Kinerja Perusahaan 3. Perkembangan Usaha Perusahaan LAMPIRAN I II Perbandingan Antara Realisasi dengan Anggaran Tahun 2004 Perbandingan Neraca per tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 IV Penilaian Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 berdasarkan Kepmendagri No. 2. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran 1. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran 2.DAFTAR ISI DAFTAR ISI BAB I Simpulan 1.47 Tahun 1999 III Perbandingan Laporan Laba Rugi untuk periode yang berakhir . Ruang Lingkup dan Tanggungjawab B. Metodologi. 3. BAB II Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran Tingkat Kinerja Perusahaan Perkembangan Usaha Perusahaan i 1 1 2 2 5 5 5 5 7 7 Uraian Hasil Evaluasi A.

227205. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas salah saji material. Namun. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan V di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini. kami tidak menyatakan suatu pendapat seperti itu. kontrak dan persyaratan bantuan disertai saran perbaikannya yang kami kemukakan pada Lampiran A. PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja mematuhi. peraturan. Namun kami mencatat masalah-masalah tertentu berkaitan dengan kepatuhan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja terhadap pasal-pasal tertentu hukum. berkaitan dengan unsur yang kami uji. tidak ada satupun yang kami ketahui yang menyebabkan kami percaya bahwa PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tidak mematuhi. (0361) 229193. dalam semua hal yang materiil. (0361) 229184. Pandjaitan. Hasil pengujian kami menunjukkan bahwa. 246562 Fax. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16. tujuan audit kami atas laporan keuangan adalah tidak untuk menyatakan pendapat atas keseluruhan kepatuhan terhadap pasal-pasal tersebut. Renon. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit neraca PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 serta laporan laba rugi. Denpasar. dalam semua hal yang material.I. pasal-pasal tersebut. Berdasarkan unsur yang tidak kami uji. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. 1. 256205 Kepada Yth.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. peraturan kontrak dan persyaratan bantuan. D. Telp. Kami melakukan pengujian terhadap kepatuhan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja terhadap pasal-pasal tertentu hukum. laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 2 Juni 2005. pasal-pasal yang kami sebut dalam paragraph diatas. Oleh karena itu.020 Tanggal Laporan : 13 April 2005 .

062.888. 2 Juni 2005 Nomor Laporan : 334/S/XIV. Pelaksanaan Anggaran Realisasi pendapatan usaha Tahun 2004 sebesar Rp13. 8 Tahun 2000 tanggal 18 Agustus 2000. 1. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2.706. (0361) 229193.184.5/06/2005 Lampiran : 1 (satu) set Perihal : Laporan Hasil Evaluasi Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2004. Anggaran tersebut telah mendapat pengesahan dari Bupati Buleleng dengan Keputusan Bupati Buleleng No. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja BAB I SIMPULAN Kami telah melaksanakan evaluasi atas kinerja PDAM Kabupaten Buleleng periode 1 Januari 2004 sampai dengan 31 Desember 2004. Renon. Penyusunan Anggaran Penyusunan anggaran Tahun 2004 mengacu pada Pedoman Sistem Akuntansi PDAM yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Otonomi Daerah No. 256205 Denpasar. 616 Tahun 2003 tentang Persetujuan dan Pengesahan Anggaran PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 tanggal 31 Desember 2003. D. b. 246562 Fax.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. (0361) 229184. Denpasar.00 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp12.I. Kepada Yth. dengan simpulan sebagai berikut : 1. Telp. Pandjaitan. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran a.00.718.404. 227205. melebihi .

039.20%.16 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp2.000.581.26%.34 mengalami penurunan sebesar Rp463.63 kurang dari anggaran yang ditetapkan yaitu sebesar Rp446.31%. Dari data neraca menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.988.68% dari anggaran sebesar Rp1.829.74%.591.262.59 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp54.516. hal ini terutama disebabkan adanya penurunan saldo uang di Bank.59 atau 85. Hal tersebut antara lain disebabkan realisasi biaya Pengolahan Air sebesar Rp405.277.00 atau 9.581.919.000.120.247.899.00 dibandingkan dengan realisasi pendapatan lain-lain Tahun 2003 sebesar Rp68.469.00. Hal tersebut disebabkan adanya kenaikan realisasi pendapatan sambungan baru sebesar Rp576.084.160. Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng dalam Tahun 2004 menunjukkan predikat “baik sekali” dengan nilai kinerja perusahaan sebesar 76.778.520.511.69 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp11. Tingkat Kinerja Perusahaan Tingkat kinerja PDAM dinilai berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No.600.221.00 atau 5.600.957.356.48.342.anggaran sebesar Rp658.12 (perhitungan terlampir). Perkembangan Usaha Perusahaan Penelaahan terhadap perkembangan usaha perusahaan pada Tahun 2004 dilakukan dengan cara membandingkan data laporan keuangan untuk dua periode yaitu Tahun 2004 dan 2003.00. Realisasi biaya Tahun 2004 sebesar Rp10. kurang dari anggaran sebesar Rp82.87 dengan predikat baik sekali. Hal ini disebabkan terlalu rendah didalam menetapkan anggaran pendapatan lain-lain yang tercermin dari perbandingan anggaran pendapatan lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp54.00.047. 47 Tahun 1999 tanggal 30 Agustus 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum. 2.31 atau 0.000.468. Realisasi pendapatan lain-lain sebesar Rp101. Aktiva lancar Tahun 2004 sebesar Rp2.800.127.161.703. melebihi anggaran sebesar Rp46.981.18 atau 17. Kinerja Perusahaan selama Tahun 2004 menurun dibandingkan dengan Tahun 2003 yang nilai kinerjanya sebesar 79. 3.88%.444.00 atau 57. .886.

725.740.003.42 mengalami kenaikan sebesar Rp90. hal ini disebabkan penambahan di bagian Instalasi Sumber.925.648.237.573.65 mengalami kenaikan sebesar Rp1.507.08%. c.684.248.644. Modal Tahun 2004 sebesar Rp7.11%.212. Kewajiban lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp2.00 atau 3.00 atau 8.290. Pengolahan dan Instalasi Transmisi dan Distribusi.535.341.12 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp1.86 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp712.295.67 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp22.70%. f. h.784.112.534.407.914. d.94%.42 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp2.380.151.518.40 mengalami penurunan sebesar Rp15.08%.28 atau 1.269.012.088.397.900.926. Aktiva tetap Tahun 2004 sebesar Rp24.407.385.55 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp6. Kewajiban jangka panjang Tahun 2004 sebesar Rp2.00 atau 16.802.980. g.717.23%.053.148. e.229. Aktiva tetap dalam penyelesaian Tahun 2004 sebesar Rp130. hal tersebut disebabkan adanya penurunan pemasangan jaringan.67 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp3.67 berdasarkan nilai perolehannya mengalami kenaikan sebesar Rp1.723.00 yang jatuh tempo pada Tahun 2004.743.39 atau 4. Kewajiban lancar Tahun 2004 sebesar Rp1.272.503. hal ini disebabkan hutang jangka panjang sebesar Rp504.728.252.784. .015.806.454.842.67 mengalami penurunan sebesar Rp504.00 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp170.933.454. diklasifikasikan sebagai kewajiban lancar.42 atau 23. Aktiva lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp741.491. hal ini disebabkan adanya kenaikan bahan instalasi dan sambungan baru yang belum diterima.701.02%. hal ini disebabkan adanya penurunan dalam hutang pajak atas PPh pasal badan Tahun 2004.705. hal ini terutama disebabkan kenaikan laba bersih tahun 2004.914. hal ini disebabkan adanya kenaikan uang jaminan langganan dan cadangan dana-dana.47 mengalami kenaikan sebesar Rp29.b.90 atau 23.42 mengalami penurunan sebesar Rp39.640.

Dari Laporan laba rugi Tahun 2004 dibandingkan Tahun 2003 menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.062. hal ini disebabkan peningkatan penjualan air sehubungan adanya kenaikan sambungan baru. hal ini disebabkan adanya kenaikan biaya sumber.81 atau 18.952.661. c.358. hal ini disebabkan adanya peningkatan penerimaan dari lain-lain. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16.840.35 dibandingkan periode Tahun 2003 sebesar Rp19.410.242.020 .30 atau 27. e.212. biaya transmisi dan distribusi serta biaya administrasi dan umum.600.581.856. d.850.875.82%. hal ini terutama disebabkan biaya karcis kolam renang dibebankan sebagai biaya administrasi umum.291.48 mengalami kenaikan sebesar Rp32.98 mengalami kenaikan sebesar Rp1. Biaya usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp10.735.227.55 atau 99.81%. Biaya lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp5. hal ini disebabkan peningkatan total pendapatan sebesar Rp2.60%. Pendapatan lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp101.160. Pendapatan usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp13.435.835.304.153.106. biaya pengolahan air.749. Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan V Di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini.737.00 atau 19.221.440.82%. Laba setelah pajak untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp1.542.11 atau 46.60 mengalami peningkatan sebesar Rp322.00 mengalami kenaikan sebesar Rp2.92%.140.881.493.706.34 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp9.829.969.922.90 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp1.90 mengalami penurunan sebesar Rp19.59 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp68.145.120. b.00 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp10.070.172.277.483.695.36 atau 18.11 atau 19.957.888.77% sedangkan kenaikan total biaya hanya mencapai Rp1.97%.

b. 8 Tahun 2000 tanggal 18 Agustus 2000. Data perkembangan perusahaan selama 2 (dua) tahun terakhir.BAB II URAIAN HASIL EVALUASI 1. Batasan. 2. Anggaran tersebut telah mendapat pengesahan dari Bupati Buleleng dengan Keputusan Bupati . Evaluasi dilakukan dengan cara antara lain : review.1 Penyusunan Anggaran Penyusunan anggaran Tahun 2004 mengacu pada Pedoman Sistem Akuntansi PDAM yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Otonomi Daerah No.3 Ruang Lingkup Evaluasi kinerja atas PDAM Kabupaten Buleleng mencakup Tahun 2004 dan dilaksanakan mulai tanggal 28 Pebruari 2005 sampai dengan 13 April 2005.1 Metodologi Evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 dilakukan bersama-sama dengan pelaksanaan audit atas laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004. 1. Ruang Lingkup dan Tanggung Jawab 1. 1.2 Batasan Data yang diperoleh dalam penyusunan laporan evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Buleleng sebagai berikut : a. Data penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja dan anggaran perusahaan. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran 2. analisa dan interpretasi. konfirmasi. 1. Metodologi. perhitungan ulang. Penyusunan laporan evaluasi kinerja didasarkan pada data keuangan maupun data non keuangan dari laporan PDAM Kabupaten Buleleng yang telah diaudit. verifikasi.4 Tanggung Jawab Tanggung jawab atas laporan evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Buleleng dan data lain yang disajikan manajemen perusahaan merupakan tanggung jawab manajemen sedangkan tanggung jawab penyusunan laporan evaluasi kinerja terbatas pada hasil evaluasi.

062.444.66% 1 Pendapatan Usaha Pendapatan Penjualan Air Pendapatan Non Air Jumlah Pendapatan Usaha Pendapatan Lain-Lain Jumlah 11.160.581.039.00 13.550.957.00 1.718.00 658.31 atau 0.469.00 atau 9.00 81.718. Hal tersebut disebabkan realisasi pendapatan sambungan baru sebesar Rp1.511.718.703.00.000.899.59 12.600.000.023.156.48.520.156. Hal ini disebabkan terlalu rendah didalam menetapkan perbandingan anggaran anggaran pendapatan pendapatan lain-lain lain-lain yang Tahun tercermin 2004 dari sebesar atau Rp54. Perbandingan antara realisasi pendapatan dengan anggarannya untuk periode Tahun 2004 secara rinci sebagai berikut : URAIAN REALISASI Rp 2 ANGGARAN Rp 3 NAIK (TURUN) Rp % 5 (4/3 X 4 (2-3) 100%) 0.404.918.00.00.632.981.784.577. Realisasi pendapatan lain-lain sebesar Rp101.224.084.080.26%.919.342.00 11.000.59 13.703. melebihi anggaran sebesar Rp46.706.68% dari anggaran sebesar Rp1.247.74%.164. .800.404.404.00 12.581.69 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp11.062.221.808.829.00 57.00 1.59 54.00 46.577.458.00 576.31% 85.000.468.800.68% 5.72% 57.59 Realisasi biaya Tahun 2004 sebesar Rp10.00 dibandingkan dengan realisasi pendapatan lain-lain Tahun 2003 sebesar Rp68.600.00 705.287.184.00 atau 5.160.569.2 Pelaksanaan Anggaran Realisasi pendapatan usaha Tahun 2004 sebesar Rp13.00 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp12.356. 2.277. Hal tersebut antara lain disebabkan realisasi biaya Pengolahan Air sebesar Rp405.120.581.520.600.31%.59 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp54.988.20%.581. melebihi anggaran sebesar Rp658.00 101.00.59 atau 85.485.000. kurang dari anggaran sebesar Rp82.009.784. 616 Tahun 2003 tentang Persetujuan dan Pengesahan Anggaran PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 tanggal 31 Desember 2003.63 kurang dari anggaran yang ditetapkan yaitu sebesar Rp446.120.706.988.184.20% 5.888.080.Buleleng No.888.

47) Biaya Pengolahan Air 405.437.00.150.342.687.574.976.153.047.37% -9.757.247.63 446. Penurunan Piutang Langganan Air sebesar Rp35.981.846.161.53 3.69 11.49% -2.598.954. (perhitungan terlampir).3 Tingkat Kinerja Perusahaan Tingkat kinerja PDAM dinilai berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No.935.65) Jumlah 10.74% 1 2 3 Biaya Langsung Usaha Biaya Sumber 3. 47 Tahun 1999 tanggal 30 Agustus 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum.34 mengalami penurunan sebesar Rp463.16 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp2.35 9.882.511.88%.468.739.072.00 (82.382. .957.002.00 (50.359.039.262.00 (105.444.650. Dari data neraca menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.788.778.442.117.53% -99. Penurunan Piutang Langganan Ragu-ragu sebesar Rp7.540.184.00 33.458.00 (9. Aktiva lancar Tahun 2004 sebesar 2.37) Biaya Transmisi Dan Distribusi 2.221. hal ini terutama disebabkan oleh : Penurunan Kas/Dana Kerja sebesar Rp1.31) 2.00 (41.597.910.555.18 atau 17.95% -0.00.00.36 6.598. Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng dalam Tahun 2004 menunjukkan predikat “baik sekali” dengan nilai kinerja perusahaan sebesar 76.20 Jml.648.Perbandingan antara realisasi biaya dengan anggarannya untuk periode Tahun 2004 secara rinci sebagai berikut : URAIAN REALISASI Rp ANGGARAN Rp NAIK (TURUN) Rp % 5 (4/3 X 100%) 4 (2-3) -1. Kinerja Perusahaan selama Tahun 2004 menurun dibandingkan dengan Tahun 2003 yang nilai kinerjanya sebesar 79.000. Perkembangan Usaha Perusahaan Penelaahan terhadap perkembangan usaha perusahaan pada Tahun 2004 dilakukan dengan cara membandingkan data laporan keuangan untuk dua periode yaitu Tahun 2004 dan 2003.98 4.469.87 dengan predikat baik sekali.323.516.932.68.36 Biaya Administrasi Dan Umum 4.53% 0.407.647.960.256.26% 4.884.618.516.980.610.859.500.165.886.12.177. Penurunann Kas di Bank sebesar Rp299.00.20 2.455.127.084.00 124.02) Biaya Lain-Lain 5.275.899.851. Kenaikan Piutang Langganan Non Air sebesar Rp30.261. 3.591. Biaya Langsung Usaha 6.

00.153.000.170.911.250.361. Penambahan Bangunan/Gedung sebesar Rp46.640.00.400.605.325.00. Penambahan Instalasi Sumber Air sebesar Rp41.012.50.00. Amortisasi Beban Ditangguhkan Rp2.67 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp22.- Kenaikan Piutang Tak Tertagih sebesar Rp4.774.269. Aktiva tetap dalam penyelesaian Tahun 2004 sebesar Rp130.212.797.088.500.00.728.972.025. hal tersebut disebabkan oleh : Penurunan pekerjaan dalam pelaksanaan sebesar Rp33.56.00.00 Penurunan Pembayaran Dimuka sebesar Rp127.00 Penurunan Piutang Lain-lain sebesar Rp500. Penambahan Inventaris Kantor sebesar Rp79.725.015. disebabkan oleh : Penambahan Tanah dan Penyempurnaan Tanah sebesar Rp28.67 berdasarkan nilai perolehannya mengalami kenaikan sebesar Rp1. Penurunan Persediaan sebesar Rp31.00.600.00.144. b. Penambahan Instalasi Pompa sebesar Rp357.670. hal ini c.00. Kenaikan Inventaris Dalam Persediaan sebesar Rp13.08%.08%.705. Aktiva lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp741.000.000.717.00 atau 8.053. Penambahan Instalasi Transmisi & Distribusi sebesar Rp1.00.842.806.272.000.112.42 atau 23.580.00.493.42. Penurunan instalasi transmisi dan distribusi dalam pelaksanaan sebesar Rp5.200.050.42 mengalami Penurunan sebesar Rp39. Kenaikan Penurunan Sambungan Akumulasi Baru Yang Belum Diterima sebesar sebesar Rp27.000.050.926.290.980.00 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp170.003.900. hal ini disebabkan oleh : Kenaikan Bahan Instalasi sebesar Rp28.464. .11%.86 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp712.430.427. Penambahan Aktiva Tak Berwujud sebesar Rp52.00.600. Penurunan Penyisihan Piutang Ragu-ragu sebesar Rp9.550.648. Penambahan Peralatan dan Perlengkapannya sebesar Rp31.895.00.674.535.39 atau 4. Aktiva tetap Tahun 2004 sebesar Rp24.828.210.557. d.47 mengalami kenaikan sebesar Rp29.00.

Kenaikan Cadangan Umum sebesar Rp176.440.644. .914.291.00. Penurunan Hutang Usaha Lainnya sebesar Rp2.784.65 Kekayaan Pemda mengalami Yang kenaikan Dipisahkan sebesar sebesar Rp1. Penurunan Hutang Pajak sebesar Rp156.069. Kewajiban lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp2.467.933. hal ini disebabkan adanya penurunan hutang pajak atas PPh pasal badan Tahun 2004.507. e. Kenaikan Hutang Usaha sebesar Rp134.678.743. diklasifikasikan sebagai kewajiban lancar.008.12 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp1.341.500.684. hal ini disebabkan hutang jangka panjang sebesar Rp504.88. Kenaikan Titipan Dana sebesar Rp16. hal ini disebabkan oleh : Kenaikan Uang Jaminan Langganan sebesar Rp100.237.880.454.931.00 yang jatuh tempo pada Tahun 2004. g.229.40.881. Modal Tahun 2004 sebesar Rp7.901.67.209.30.00.148.407.503.00 atau 3.70%.00. Penurunan Biaya Yang Masih Harus Dibayar Dimuka sebesar Rp6. f.60.325. Penurunan Penyertaan Pemda yg belum ditetapkan statusnya sebesar Rp88.42 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp2.000.40 mengalami penurunan sebesar Rp15. Kenaikan Cadangan Dana-Dana sebesar Rp50.925. Kewajiban jangka panjang Tahun 2004 sebesar Rp2. Kewajiban lancar Tahun 2004 sebesar Rp1.55 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp6.802.28 atau 1.151. Kenaikan Sambungan Baru Yang Akan Ditagihkan sebesar Rp27.90 atau 23.541.42 mengalami kenaikan sebesar Rp90.784.00.855.94%.925.00.996.- Penurunan Akumulasi Amortisasi Aktiva Tak Berwujud sebesar Rp11.00 atau 16.580.439.00. hal ini terutama disebabkan oleh : Kenaikan Rp1.914.534.454.00.000.703.385.295.00.00.518.67 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp3.765.701.573.938.018.02%.67 mengalami penurunan sebesar Rp504.535.252.380. h.518.723.740.491.407.140.397.248.23%. Kenaikan Laba Rugi Tahun Berjalan sebesar Rp322.

82%.695.493.59 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp68.618.Dari Laporan laba rugi Tahun 2004 dibandingkan Tahun 2003 menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.106.606.644.358. Kenaikan Biaya Administrasi dan Umum sebesar Rp483.540.77% sedangkan kenaikan total biaya hanya mencapai Rp1.291.160.221. Kenaikan Biaya Transmisi dan Distribusi sebesar Rp473.97%.120.30 atau 27.304.00 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp10. Kenaikan Biaya Pengolahan Air sebesar Rp45. Peningkatan Pendapatan Non Air sebesar Rp496.737.55 atau 99.140.92%.36 atau 18.652.542.387. hal ini disebabkan peningkatan total pendapatan sebesar Rp2.922. .661.00.11 atau 19. hal ini terutama disebabkan biaya karcis kolam renang dibebankan sebagai biaya administrasi umum.581.90 mengalami penurunan sebesar Rp19. Biaya lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp5.888.410. Laba setelah pajak untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp1.145.48 mengalami kenaikan sebesar Rp32.070.242.90 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp1. hal ini disebabkan adanya peningkatan penerimaan dari lain-lain.969.11 atau 46.35 dibandingkan periode Tahun 2003 sebesar Rp19.153.120.099.227.500.881.957.31.60 mengalami penurunan sebesar Rp322.302.840.600.856.277.37. Biaya usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp10.00 atau 19.062.850. b.098. e. Pendapatan usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp13.13.875.81%. hal ini disebabkan oleh : Kenaikan biaya sumber sebesar Rp734.00.55.60%.248. Pendapatan lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp101.829.835.98 mengalami kenaikan sebesar Rp1.735.952.00 mengalami kenaikan sebesar Rp2.440.706.749.81 atau 18.172.554.435.483.212.34 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp9. d.82%. c. hal ini disebabkan oleh : Peningkatan penjualan air sebesar Rp1.

723.7 > 0.90% 2 Rasio Laba thdp Akt.1.02% 4 4. URAIAN RUMUS I 1 ASPEK KEUANGAN Rasio Laba Terhadap Aktiva Produktif Rasio > 10 % > 7% . Panjang Ekuitas 2.12% > 6% .70 .6% > 0% Bonus : Rasio > 12% > 9% .33% 4.749.644.0 > 1.00 .72 3 5 Rasio Total Aktiva terhadap Total Utang Rasio > 2.035.7% > 0% .00 100% 100% 16.263.55 0.2.3% Nilai 5 4 3 2 1 Nilai 5 4 3 2 1 Laba sebelum pajak x Aktiva produktif 1.701.67 7.680.227.0 Nilai 5 4 3 2 1 Total Aktiva Total Utang 14.723.723.76 6.72 4 2.2002 14.740.Th.6% > 0% .151. 47/1999 TGL 31 MEI 1999 NO.30 > 1.339.50 .0.535.60 x 12.16 1.10% > 3% .9% > 3% .0.51 3 4 Rasio Utang Jk.600.490. 2003 .2.76 4 1 .3.33 5 0.70 > 1.Th.193.7 .9% > 3% .886.18% 5 3 Rasio Aktiva Lancar terhadap Utang Lancar Rasio > 1.1.60 x 10.229.2.3 .749.7 > 1.5 > 0.0 .2002 16.6% > 0% .3% Nilai 5 4 3 2 1 Nilai 5 4 3 2 1 Laba sebelum pajak x Penjualan 1.922. Produktif Th.0 > 1.016.00 ≤ 1.50 atau > 2.15% 2 Rasio Laba thdp Penjualan Th.LAMPIRAN IV PENILAIAN KINERJA PDAM KABUPATEN BULELENG BERDASARKAN KEPMENDAGRI NO.127.8 .12% > 6% .420.15% 12.70% 4 2 Rasio Laba terhadap Penjualan Rasio > 20% > 14% . Panjang terhadap Ekuitas Rasio ≤ 0.26 4 1.0 > 1.5 .267.90% 11.90 100% 100% TAHUN 2003 TAHUN 2002 RASIO NILAI RASIO NILAI KINERJA KINERJA 53 36 14.1.00 Nilai 5 4 3 2 1 Aktiva Lancar Utang Lancar 2.00 > 1.7 .30 .237.25 atau > 2.20% > 6% .25 .470.1.14% > 0% .3% ≤ 0% Bonus : Rasio > 12% > 9% .1.75 atau > 2.60% 2.8 > 0.12 1.27% 5 2.2.00 . 2003 .1.925.0 Nilai 5 4 3 2 1 Utang Jk.035.3 ≤ 1.75 .516.00 atau > 3.21 2.

493.784.6. 2003 .97 360 5 37.729.610.922.80% ≤ 75% II ASPEK OPERASIONAL 1 Cakupan Pelayanan KOTA KAB. Rasio > 8% > 6% .3 ≤ 1.00 x 9.00 38.85 > 0.90 > 90 .12% > 6% .0 .Th.9% > 3% .00 / 1.445.00 7 Nilai 5 4 3 2 1 RUMUS Biaya Operasi Pendapatan Operasi 9.145.203.00 1.7 .1.60% > 40% .470.016.688.90 10.0 .922.80% > 45% .86 5 10 Efektivitas Penagihan Rasio > 90% > 85% .0.0 .00 100% 100% 96.84 3 0.0 > 1.6% > 2% .40% > 15% .3% Nilai 5 4 3 2 1 Rekening Tertagih x Penjualan Air 9.0 > 8. Rasio Rasio > 80% > 60% > 60% .00 10.11% 1 2 .050.849.50 > 0.58 5 9 Jangka Waktu Penagihan Rasio ≤ 60 > 60 .30% ≤ 20% ≤ 15% Bonus : KOTA Rasio > 12% > 9% .33% 5 30 Jml.0.65 .00 5.4.922.227.81 5 8 Rasio Aktiva Produktif terhadap Penjualan Air Rasio ≤ 2. URAIAN 6 Rasio Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi Rasio ≤ 0. 2002 KAB.227.28.600.263.00 TAHUN 2003 TAHUN 2002 0.72% 3 28.61% 27 Nilai 5 4 3 2 1 3 Cakupan Pelayanan Th.0 > 2.1.924.0 > 6.0 .227.00 > 1.454.1.180 > 180 Nilai 5 4 3 2 1 Piutang Usaha Jumlah Penjualan Perhari 1.687.150 > 150 .61% 0.45% > 20% .900.6% > 0% .0 > 4.600.8.50 .60% > 30% .65 5 2.72% .2% Nilai 5 4 3 2 1 28.841.12% 4 91.600.90% > 80% .4% > 0% .98 10.3 .97 2 Rasio Laba Operasi sebelum Biaya Penyusutan terhadap Angsuran Pokok dan Bunga Jatuh Tempo Rasio > 2.85% > 75% . Penduduk Terlayani x Jumlah penduduk 171.2.65 > 0.7 > 1.0 > 1.8% > 4% .221.459.0 Nilai 5 4 3 2 1 Aktiva Produktif Penjualan Air 12.LAMPIRAN IV NO.428 x 596.0 Nilai 5 4 3 2 1 Laba Operasi sebelum Biaya Penyusutan (Angsuran Pokok+Bunga) jatuh tempo 2.81 504.064.12 5 1.182.550.85 .943 100% 100% 28.

30% > 30% .99% 4 5 Tingkat Kehilangan Air Rasio ≤ 20% > 20% . Seluruh pelanggan x 100% 25.00 x 9.767.20% > 0% .10 > 15 .65% 4 Penurunan Tk.292.11 >7-9 > 11 . Rasio Rasio ≤6-7 ≤8 >6 > 8 . URAIAN 2 Kualitas Air Distribusi Kualitas Air .767 5 8.LAMPIRAN IV NO.00% 1 6 Peneraan Meter Air Rasio > 20% .Tidak memenuhi syarat 3 Kontinuitas Air Kontinuitas Air . pusat Nilai 2 1 Jumlah Karyawan Jumlah Pelanggan Nilai 5 4 3 2 1 x 100% 1. meter airnya ditera x 100% Jml.00 100.15% 4 18.25% > 10% .00% 0. 2002 Tahun 2003 = 18.Memenuhi syarat air bersih .00% 4 99.223.223.90% > 70% -80% ≤ 70% Nilai 4 3 2 1 100.00 x 9.824 x 100% 1.00% 2 100.65% Jml.686. Pengaduan yg.18 > 10 > 18 202 x 25.Belum semua terlayani 24 jam RUMUS Memenuhi kualitas air minum Nilai 3 2 1 Terlayani 24 jam Nilai 2 1 Kapasitas produksi x Kapasitas Terpasang 9.00 100% 100% 18.223.434.292.15% Tahun 2002 = 18. Seluruh Pengaduan 1.00 100% 100% TAHUN 2003 3 TAHUN 2002 3 2 2 4 Produktifitas Pemanfaatan Instalasi Produksi Rasio > 90% > 80% .25 4 3 .15 > 9 . Pelanggan yg.000 7.Th.Memenuhi syarat air minum .84 2 2 10 Rasio Karyawan Per 1000 Pelanggan KOTA KAB. 2003 . Telah selesai ditangani x 100% Jml. Kehilangan Air Th.292.824 2 2 8 Nilai 2 1 100.00% 2 9 Tersedia service point diluar ktr.Semua pelanggan terlayani 24 jam .10% atau > 25% Kecepatan Penyambungan Air Rasio ≤ 6 hari kerja > 6 hari kerja Kamampuan Penanganan Pengaduan Rata-Rata Perbulan Rasio ≥ 80% < 80% Kemudahan Pelayanan Ketersediaan Tersedia Tidak Tersedia Nilai 3 2 1 1 1 7 ≤ 6 hari kerja Nilai 2 1 Jml.40% > 40% Bonus : Penurunan Tingkat Kehilangan Air Nilai 4 3 2 1 (Air Distribusi-Air Terjual) x Air Distribusi 1.

Tidak ada temuan 4 . belum dipedomani .Dipedomani sebagian 3 .Tidak memiliki 4 4 5 Sepenuhnya Dipedomani Nilai 4 3 2 1 Sepenuhnya dipedomani 4 4 6 Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Nilai Pelaksanaan . seluruhnya selesai 3 .Wajar Tanpa Pengecualian .Wajar Dengan Pengecualian . belum dipedomani 2 .Tidak memiliki 1 Pedoman Penilaian Kerja Karyawan Pelaksanaan . sebagian selesai 2 .Ditindaklanjuti. belum dipedomani .Tidak memiliki Prosedur Operasi Standar Pelaksanaan .Tidak Memberikan Pendapat .Dipedomani sebagian .Memiliki.Tidak ditindaklanjuti 1 3 3 4 .LAMPIRAN IV NO.Dipedomani sebagian .Dipedomani sebagian 3 .Sepenuhnya dipedomani .Sepenuhnya dipedomani 4 .Dipedomani sebagian .Tidak memiliki Sepenuhnya Dipedomani Nilai 4 3 2 1 Sepenuhnya Dipedomani Nilai 4 3 2 1 Sepenuhnya Dipedomani 4 4 3 4 4 4 Gambar Nyata Laksana (As Build Drawing) Nilai Pelaksanaan .Memiliki.Tidak memiliki 1 RUMUS TAHUN 2003 35 TAHUN 2002 35 4 Sepenuhnya Dipedomani 4 2 Rencana Organisasi dan Uraian Tugas Pelaksanaan .Memiliki.Memiliki.Sepenuhnya dipedomani .Memiliki. belum dipedomani . URAIAN III ASPEK ADMINISTRASI 1 Rencana Jangka Panjang (Corporate Plan) Nilai Pelaksanaan .Tidak memiliki 1 Tertib Laporan Internal Tertib Laporan Dibuat tepat waktu Tidak tepat waktu Tertib Laporan Eksternal Tertib Laporan Dibuat tepat waktu Tidak tepat waktu Opini Auditor Independen Opini .Ditindaklanjuti.Memiliki.Pendapat Tidak Wajar 4 4 7 Dibuat tepat waktu Nilai 2 1 Dibuat tepat waktu Nilai 2 1 Wajar Tanpa Pengecualian Nilai 4 3 2 1 Ditindaklanjuti. belum dipedomani 2 .Sepenuhnya dipedomani 4 .Dipedomani sebagian 3 . seluruhnya selesai 2 2 8 2 2 9 4 4 10 Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun Terakhir Nilai Tindak Lanjut . belum dipedomani 2 .Sepenuhnya dipedomani .Sepenuhnya dipedomani 4 .

LAMPIRAN IV

NO.

URAIAN PENILAIAN KINERJA : Aspek Keuangan Indikator Bobot 45 10

RUMUS

TAHUN 2003

TAHUN 2002

I

Maks. Nilai 60

Jumlah nilai yg. Diperoleh x Maksimum nilai 53.00 x 60.00 Jumlah nilai yg. Diperoleh x Maksimum nilai 30.00 x 47.00 Jumlah nilai yg. Diperoleh x Maksimum nilai 35.00 x 36.00

Bobot 45 39.75 27.00

II

Aspek Operasional Bobot 40

Bobot 40 25.53 22.98

Indikator 10

Maks. Nilai 47

III

Aspek Administratif Bobot 15

Bobot 15 14.58 14.58

Indikator 10

Maks. Nilai 36

NILAI KINERJA Nilai Kinerja > 75 > 60 - 75 > 45 - 60 > 30 - 45 ≤ 30

Kinerja Baik Sekali Baik Cukup Kurang Tidak Baik

79.87 (Baik Sekali)

64.56 (Baik)

5

4. PENJELASAN POS-POS LABA RUGI 3.41 Pendapatan Usaha Rincian pendapatan usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 (Rp) 13,062,888,706.00 2003 (Rp) 10,922,227,600.00

Pendapatan Usaha

Jumlah tersebut merupakan pendapatan usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 dengan rincaian sebagai berikut : 2004 (Rp) (1) Pendapatan Penjualan Air Penjualan Air Pendapatan Materai Penjualan Air Pendapatan Biaya Administrasi Pendapatan Abonemen Pendapatan Usaha-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah (2) Pendapatan Non Air Pendapatan Air Tangki Pendapatan Sambungan Baru Pendapatan Materai Sambungan Baru Pendapatan Penyambungan Kembali Pendapatan Denda Pendapatan Penggantian Water Meter Pendapatan Pendaftaran Pendapatan Pindah Water Meter Pendapatan Balik Nama Jumlah Jumlah Pendapatan Usaha 9,459,729,550.00 9,333,000.00 2,016,746,000.00 11,485,808,550.00 2003 (Rp) 8,449,074,100.00 8,550,000.00 49,308,000.00 1,284,507,500.00 50,248,450.00 9,841,688,050.00

28,414,000.00 1,307,342,870.00 4,038,000.00 41,925,000.00 176,387,120.00 1,188,501.00 17,594,665.00 190,000.00 1,577,080,156.00 13,062,888,706.00

20,070,000.00 870,822,675.00 39,428,500.00 134,203,300.00 551,050.00 709,500.00 14,429,525.00 325,000.00 1,080,539,550.00 10,922,227,600.00

3.42 Biaya Langsung Usaha Rincian Biaya Langsung Usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 2003 (Rp) (Rp) Biaya Langsung Usaha 6,884,980,739.36 5,632,480,145.55 Jumlah tersebut merupakan Biaya Langsung Usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 dengan rincaian sebagai berikut : 2004 (Rp) (1) Biaya Sumber Biaya Operasi Sumber Biaya Pemeliharaan Sumber Air Biaya Air Baku Biaya Penyusutan Sumber Air Jumlah (2) Biaya Pengolahan Air Biaya Operasi Pengolahan Air Biaya Pemeliharaan Pengolahan Air Biaya Penyusutan Pengolahan Air Biaya Produksi-Unit Usaha Yeh Buleleng Biaya Penyusutan Produksi-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah 2,994,540,634.00 138,852,529.32 166,727,999.00 297,316,161.21 3,597,437,323.53 2003 (Rp) 2,376,497,812.94 123,421,116.90 145,607,204.00 217,811,537.38 2,863,337,671.22

393,955,399.00 5,064,000.00 6,065,500.63 405,084,899.63

301,615,840.50 9,209,400.00 6,885,615.00 38,244,381.00 3,827,109.00 359,782,345.50

(3) Biaya Transmisi dan Distribusi Biaya Operasi Transmisi dan Distribusi Biaya Pemeliharaan Transmisi dan Distribusi Biaya Penyusutan Transmisi dan Distribusi Biaya Distribusi-Unit Usaha Yeh Buleleng Biaya Penyusutan Distribusi-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah Jumlah Biaya Langsung Usaha

1,413,640,356.96 550,585,852.62 918,232,306.62 2,882,458,516.20 6,884,980,739.36

1,151,771,442.88 442,267,290.54 810,738,669.41 1,106,150.00 3,476,576.00 2,409,360,128.83 5,632,480,145.55

3.43 Biaya Umum dan Administrasi Rincian Biaya Umum dan Administrasi periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 2003 (Rp) (Rp) Biaya Umum dan Administrasi 4,072,261,618.98 3,589,013,000.43 Jumlah tersebut merupakan biaya umum dan administrasi periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 dengan rincaian sebagai berikut : 2004 (Rp) 2003 (Rp) (1) Biaya Pegawai 2,262,675,097.00 2,046,537,448.50 (2) Biaya Kantor 317,129,767.00 315,146,792.50 (3) Biaya Hubungan Langganan 207,756,031.00 166,666,179.00 (4) Biaya Penelitian dan Pengembangan 1,932,000.00 1,198,000.00 (5) Biaya Keuangan 299,608,223.60 351,751,468.29 (6) Biaya Pemeliharaan 249,685,685.00 168,758,785.00 (7) Biaya Penyisihan atau Penghapusan Piutang 25,810,595.00 19,048,030.50 (8) Rupa-rupa Biaya Umum Lainnya 565,834,433.00 408,899,491.64 (9) Biaya Penyusutan dan Amortisasi 141,829,787.38 103,674,391.00 (10) Biaya Adm. Dan Umum-Unit Usaha Yeh Buleleng 2,743,701.00 (11) Biaya Peny. dan Amortisasi-Unit Usaha Yeh Buleleng 4,588,713.00 Jumlah 4,072,261,618.98 3,589,013,000.43 3.44 Pendapatan Lain-lain Rincian pendapatan lain-lain periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 (Rp) 24,905,921.59 12,409,000.00 63,805,660.00 101,120,581.59 2003 (Rp) 50,556,465.48 7,000,000.00 11,193,263.00 79,549.00 68,829,277.48

Pendapatan Bunga Jasa giro Kolam Renang Pendapatan Lain-lain Pendapatan Bunga Jasa giro-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah

3.45 Biaya Lain-lain Rincian biaya lain-lain periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai 2004 2003 (Rp) (Rp) Biaya kolam renang 9,193,500.00 Biaya Jasa Giro 5,153.35 10,111,293.90 Biaya lainnya 487,902.00 Biaya lain-lain-Unit Usaha Yeh Buleleng 48,000.00 Jumlah 19,840,695.90 Jumlah tersebut merupakan biaya kolam renang, jasa giro dan biaya lainnya selama Tahun 2004 dan 2003.

RISALAH DISKUSI ML
Auditorat Utama Keuangan Negara Auditorat/Perwakilan Program Pemeriksaan Entitas yang diperiksa T.A./Buku yang diperiksa Waktu Pemeriksaan Perwakilan V BPK-RI di Denpasar Pemeriksaan Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004 Kabupaten Buleleng 2004 45 Hari

No 1 1

TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Tunggakan piutang air pada Instansi Judul : Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng belum dibayar sebesar Rp70.358.150,00 Kondisi :

KEPUTUSAN HASIL DISKUSI 3 Tunggakan piutang air pada Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng diluar yang ditagih melalui Perpamsi belum dibayar sebesar Rp70.358.150,00 - Alinea pertama kata “setelah audit” dihapus; - Tabel dihilangkan; - Kondisi ditambahkan penjelasan bahwa tagihan yang dibayar melalui Perpamsi telah dibayarkan lancar.

Kriteria :

- Ditambahkan

pada

halaman

berapa

tercantum

di

Pedoman Akuntansi PDAM; - Kriteria bahwa pembayaran harus tepat waktu.

00 belum diusulkan untuk dihapusbukukan Kondisi : Kriteria : Akibat : Sebab : Saran : Tetap Tetap Tetap BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar segera mengajukan usulan penghapusan piutang air yang telah berumur lebih dari dua tahun kepada Badan Pengawas untuk dikeluarkan dari pembukuan dan dicatat secara extra comptabel serta tetap dilakukan penagihannya.Akibat : Sebab : Saran : Tetap PDAM Kabupaten Buleleng belum maksimal mengupayakan penagihan piutang air.550.Alinea kedua kata “empat cabang” diganti “ lima wilayah”. 2 Piutang Air PDAM Kabupaten Buleleng Judul : yang telah berumur lebih dari dua tahun senilai Rp19. .00 belum diusulkan untuk dihapusbukukan . .550.Tambahkan tabel umur piutang. .168.168.Alinea pertama kata “setelah audit” dihapus. BPK RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng secara aktif mengupayakan penagihan tunggakan rekening air tersebut Piutang Air PDAM Kabupaten Buleleng yang telah berumur lebih dari dua tahun senilai Rp19.

00 belum ditetapkan statusnya Kondisi : Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng pada PT Tirtha Mumbul Jaya Abadi sebesar Rp457.00 belum ditetapkan statusnya .000.698.00.357. PDAM Kabupaten Buleleng menunda pembayaran angsuran pokok dan bunga atas pinjaman yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 sebesar Rp204..Ditambah narasi nomor dan tanggal akte pendirian.Alinea ketiga hilang.16 4 PDAM Kabupaten Buleleng menunda Judul : pembayaran angsuran pokok dan bunga atas pinjaman yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 sebesar Rp204.3 Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng Judul : pada PT Tirtha Mumbul Jaya Abadi sebesar Rp457.895.895.698. .16 .357. Tirtha Mumbul Jaya Abadi hanya sebesar Rp800.510. Tetap Tetap Hal ini disebabkan karena kelalaian Direksi PDAM Kabupaten Buleleng dalam menetapkan besarnya modal dasar perseroan yang tertuang di dalam akte Pendiriran PT.Alinea pertama kata “Tahun Buku” diganti per 31 Desember 2004 dan angka yang dimasukkan angka setelah koreksi.510. Kriteria : Akibat : Sebab : Saran : BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng selaku pemegang saham mayoritas agar segera mengadakan RUPS untuk merubah Anggaran Dasar Perseroan.000. .

16 dan denda sampai dengan tanggal 14 April 2005 seluruhnya sebesar Rp11.357.Kondisi : Kriteria : Akibat : Sebab : Saran : Tetap Tetap Tetap Tetap BPK-RI menyarankan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar segera melaksanakan pembayaran angsuran hutang jangka panjang yang tertunda seluruhnya sebesar Rp204. SE..905.67.142. Hari/Tanggal Diskusi Ketua Tim Tanda Tangan : Kamis 21 April 2005 : Ni Luh Kade Astini.510.Ak : Penanggung Jawab Diskusi : Drs Djoni Kirmanto Tanda Tangan : .

142.262.150.698.895.05 A/1 Jumlah Temuan 4 Nilai Temuan ( Rp ) 5 Kelompok Temuan 3 Penyimpangan yang mengganggu penyajian Laporan Keuangan 01.16 mengakibatkan beban denda minimal sebesar Rp11.550.905. 240001022 .698.00 02.67 Jumlah 01 Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang ada Penyimpangan kehematan Penyimpangan efisiensi Jumlah 02 yang mengganggu Jumlah 03 yang mengganggu asas 1 215.15 A/4 PDAM Kabupaten Buleleng menunda pembayaran angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo sebesar Rp204..83 4 762.878.150.83 DENPASAR.878.358.857.MM NIP.00 01.83 02 0 - 03 0 asas 0 - 04 05 Jumlah 04 Penyimpangan yang dapat mengakibatkan tidak tercapainya target yang direncanakan Jumlah 05 Jumlah - 0 4 762.00 belum diselesaikan PDAM Kabupaten Buleleng belum mengusulkan penghapusbukuan piutang air senilai Rp19.895. JUNI 2005 KEPALA SUB AUDITORAT BALI DAN NTB PERWAKILAN V BPK DI DENPASAR ABDUL LATIEF.05 A/2 Piutang air pada Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.03 A/3 1 457.00 1 19.00 pada PT.168.510.653.357.550.857.168.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun enyertaan PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp457.REKAPITULASI KODE DAN KELOMPOK TEMUAN PEMERIKSAAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PDAM KABUPATEN BULELENG TAHUN BUKU 2004 DI SINGARAJA Nomor Temuan Kode TP kelompok 1 2 01 01. SE. Tirtha Mumbul Jaya Abadi belum disahamkan P 1 70.358.

857.REKAPITULASI KODE DAN KELOMPOK TEMUAN PEMERIKSAAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PDAM KABUPATEN BULELENG TAHUN BUKU 2004 DI SINGARAJA 1 2 3 4 Dep/LN/Pemda/BUMN/BUMD Program/Kegiatan Jenis Pemeriksaan Kode dan Kelompok Pemeriksaan : PDAM Kabupaten Buleleng : : General Audit : No Kode 01 Kelompok Temuan Jumlah Temuan Nilai Temuan ( RP ) Penyimpangan yang mengganggu penyajian Laporan Keuangan Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang ada Penyimpangan yang kehematan Penyimpangan yang efisiensi mengganggu asas 4 762..MM NIP. SE. 240001022 .83 DENPASAR.857. JUNI 2005 KEPALA SUB AUDITORAT BALI DAN NTB PERWAKILAN V BPK DI DENPASAR ABDUL LATIEF.878.83 02 03 0 0 - 04 mengganggu asas 0 - 05 Penyimpangan yang dapat mengakibatkan tidak tercapainya target yang direncanakan Jumlah 0 4 762.878.

86 768.74 7.4 Tidak Wajar (TW).27 11.267.86 - - 2.95 WTP WTP WTP 13 4 17 1.DAFTAR REKAPITULASI HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2005 Tahun Buku 2004 (nilai dalam juta rupiah) Kesalahan Perhitungan/Pencatatan pada Posisi Keuangan (Neraca) Laporan Laba/Rugi .42 14.5 Tidak Memberikan Pendapat(TMP).164. 1.3 Wajar Dengan Pengecualian (WDP).01 13.95 775.01 11.193.68 6.BUMN/BUMD (Laporan Arus Kas .193.1 Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tipe Pendapat (Opini) dalam Kolom 14 : 1. .925.483. 1.925.267.42 6.74 1.483.12 Catatan : 1.27 1.74 13. 1.APBD) Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Arus Kas (Saldo Akhir Periode) Posisi Keuangan Hasil BUMN/BUMD Operasi/Usaha Pendapat (Koreksi BUMN/BUMD (Opini) Lebih/(Kurang) (Catatan Pemeriksa APBD) .88 13 13 768.509.24 762. 1.74 - - - - 775.164.680.680.272.68 7.2 WTP Dengan Paragraf Penjelasan (WTP-DPP).APBD) Jml 13 14 15 Nilai 16 Jml 17 Nilai 18 Kelompok Entitas / Obrik No Arus Kas Jenis Entitas 1 IV BUMD 2 Jumlah 3 Harta 4 Utang 5 Modal 6 Pendapatan 7 Pengeluaran 8 Laba (Rugi) atau Pendapatan Surplus (Defisit) 9 10 Belanja 11 Saldo Lebih (kurang) 12 Jml 19 Nilai 20 1 Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng 2 Ketaatan Terhadap Peraturan Perundang-undangan 3 Ketaatan Terhadap SPI 1 1 1 3 14.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->