BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA

Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2004 dan 2003 PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR

Nomor Tanggal

: :

335/S/XIV.5/06/2005 02 Juni 2005

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA

Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2004 dan 2003

PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN V DI DENPASAR
Jl D.I. Pandjaitan, Renon, Telp (0361) 229193, 227205, Fax (0361) 229184, 256205, Denpasar, Bali

Denpasar, 02 Juni 2005 No Sifat Lampiran Perihal : : : : 337/S/XIV.5/06/2005 Rahasia 3 (tiga) berkas Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004

Kepada Yth : 1. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng Di Singaraja Sesuai dengan Ketentuan Pasal 23 E Perubahan Ketiga UUD 1945 jo Pasal 2 ayat (4) UU No.5 Th. 1973 tentang BPK jo Pasal 32 ayat (1) UU No. 17 Th. 2003 tentang Keuangan Negara dengan hormat kami sampaikan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004. Atas perhatian dan tindak lanjutnya, diucapkan terima kasih.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN KEPALA PERWAKILAN V DI DENPASAR

DRS. A.M. ALIMUDDIN NIP. 240001515 Tembusan : 1. Yth. Menteri Dalam Negeri, di Jakarta; 2. Yth. Anggota Pembina Utama Keuangan Negara IV BPK-RI, di Jakarta; 3. Yth. Auditor Utama Keuangan Negara IV BPK-RI, di Jakarta; 4. Yth. Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri, di Jakarta; 5. Yth. Inspektur Utama Renalev BPK-RI, di Jakarta; 6. Yth. Bupati Buleleng, di Singaraja, dan 7. Yth. Kepala Bawasda Kabupaten Buleleng, di Singaraja.

DAFTAR ISI DAFTAR ISI LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN BAB I LAPORAN KEUANGAN 1. Neraca Per 31 Desember 2004 dan 2003 2. Laporan Laba Rugi untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 3. Laporan Arus Kas untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 BAB II CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 1. Umum 2. Kebijakan Akuntansi 3. Penjelasan Pos-Pos Neraca 4. Penjelasan Pos-Pos Laba Rugi BAB III LAMPIRAN 1. Koreksi Fiskal 2. Daftar Koreksi Audit 3. Dasar, Sifat dan Luas Audit 5 8 13 23 3 2 1 i ii

227205. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-perundangan dan pengendalian intern kami sampaikan secara terpisah kepada manajemen dengan surat kami nomor 336 /S/XIV. Renon. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas salah saji material. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat. D. dan hasil usaha serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal . Denpasar. Suatu audit meliputi pemeriksaan. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16.5/06/2005 tanggal 02 Juni 2005 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan V di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini.I. posisi keuangan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 dan 2003.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. Telp.020 Tanggal : 13 April 2005 . 256205 Kepada Yth. buktibukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan.tanggal tersebut. Menurut pendapat kami laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar. Laporan keuangan. 246562 Fax. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit neraca PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 serta laporan laba rugi. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan dan pengendalian intern adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. (0361) 229193. Pandjaitan. 1. serta laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal . Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen serta terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. atas dasar pengujian. kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan dan pengendalian intern berdasarkan audit kami. dalam semua hal yang material. Kami juga melakukan pengujian atas kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundangperundangan dan pengendalian intern. (0361) 229184.tanggal tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

826.516.00 35.40 22.629.67 2.926.00 KEWAJIBAN JANGKA PANJANG HUTANG JANGKA PANJANG HUTANG BUNGA JANGKA PANJANG JUMLAH KEWAJIBAN JK.725.891.825.950.151.360.941.00 130.750.619.00 1.916.000.97 43.715.625.752.19 3.616.112.454.60 6.000.29 400.370.93) 10.420.904. DALAM PELAKSANAAN JUMLAH AKT.954.450.237.407.468.327.794.00 4.14 24.710.47 LABA RUGI TAHUN LALU LABA RUGI TAHUN BERJALAN JUMLAH MODAL 3.591.00 2.342.42 16.14 JUMLAH KEWAJIBAN DAN MODAL Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan .15 63.358.17 3.717.723.24 3.867.012.385.784. 3.00 504.38 3.42 553.50 (2.00 20.389.704.40 416. AKT.728.088.67 REF.66 604.275.32 3.36 654.65 13.886.189.00 13.785.064.625.170.475.00 2.00 131.971.13 3.33 3.AMORTISASI BEBAN DITANGGUHKAN AKT.660.823. LAIN-LAIN-UNIT USAHA YEH BLLG AKTIVA TAK BERWUJUD AKUMULASI AMORTISASI AKTIVA TAK BERWUJUD JUMLAH AKTIVA LAIN-LAIN 3.42 3.725.200.39 - 3.440.12 504.53 43.875.00 (36.638.317.919.74 3.853.946.025.895.415.00 (12.914.12 10.00 259.00 1.34 3.160.67 (14.27 3.900.40 1.537.348.000.012.11 3.3 3.35 3.687.16 3. TRANS.446.00 (46.000.127.390.229.711.272. TETAP DLM PENY.21 3.8 3.171.66 428.PDAM KABUPATEN BULELENG NERACA PER TANGGAL 31 DESEMBER 2004 DAN 2003 (dalam Rupiah) AKTIVA 1 AKTIVA LANCAR KAS/DANA KERJA BANK PIUTANG LANGGANAN AIR PIUTANG LANGGANAN NON AIR PIUTANG LANGGANAN RAGU-RAGU PIUTANG TAK TERTAGIH PENYISIHAN PIUTANG RAGU-RAGU PIUTANG LAIN-LAIN PERSEDIAAN INVENTARIS DALAM PERSEDIAAN PEMBAYARAN DIMUKA PAJAK DIBAYAR DIMUKA JUMLAH AKTIVA LANCAR AKTIVA / INVESTASI PENYERTAAN AKTIVA TETAP PEROLEHAN AKUMULASI PENYUSUTAN NILAI BUKU AKTIVA TETAP AKTIVA TETAP DALAM PENYELESAIAN PEKERJAAN DALAM PELAKSANAAN INST.076.541.00 2.600.740.84 1.450.76) KEWAJIBAN LAIN-LAIN 9.980.275.00 19.193.42 43.00 67.67 3. DIPISAHKAN MODAL PEMERINTAH PUSAT CADANGAN UMUM PENYERTAAN MODAL 3.26 3.76 13.5 3.00 43.67) 741.10 3.55 14.00) 35.00) 3.015.382.042.579.104.088.002.00 1.31 1.12 266.788.28 3.00 14.104.16 11.841.AMORT.513. PEMDA.147.23 628. LAIN-LAIN-UNIT USAHA YEH BULELENG AKUM.778.00 1.25 3.42 JUMLAH KEWAJIBAN LAIN-LAIN MODAL KEKAYAAN PEMDA YG.385.546.535.91 UANG JAMINAN LANGGANAN CADANGAN DANA-DANA SAMBUNGAN BARU YG AKAN DITAGIHKAN 97.168.000.420. STATUSNYA 72.490.886.260.260.925.37 3.00 19.900.339.220.248.147.449.743.916.650.2 3.000.902.207.247. JATUH TEMPO TITIPAN DANA JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR REF.936.547.778.636.277.933.00 1.00 PENYERT.950.047.912.00) 500. AKTIVA LAIN LAIN BAHAN INSTALASI BEBAN DITANGGUHKAN SAMBUNGAN BARU YG BL DITERIMA AKU.67 2.737.200. 6 2004 7 TAHUN 2003 8 3.148.34 3.9 3.863.000.950.806.755.00 927.20 3.880.00 1. YG BL DITTPKAN.400. PJ.00 2.670.7 3.684.30 3.440.978.207.768.328.598.698.550.483.390.738.634.650.00 88.000.175.380.00 (11.000.825.00 2.00 780.895.00 44.573.90 7.591.057.507.76 1.000.630.965.644.135.00 765.701.00) 68.99 - 2.217.00 35.503.071.00 (14. BELUM DIBAYAR 170.217.606.4 3.856.00 67.135.830.50 96.00 13.784.454.248.703.00 41.652.174.065.493.385.42 BAGIAN LABA PEMDA YG.6 3.00 2.450.16 1.435.269.129.616.317.500.193.500.00 110.252.39 - 712.22 3. 2 2004 3 TAHUN 2003 4 KEWAJIBAN DAN EKUITAS 5 KEWAJIBAN LANCAR HUTANG USAHA HUTANG LAINNYA BIAYA YG MASIH HARUS DIBAYAR HUTANG PAJAK HUTANG JANGKA PJ.00 16.67 (13.914.057.14 TOTAL AKTIVA 14.1 3.00 4.135.295.600.490.806.648.00 1.18 3.00) 52.530.86 599.000.861.

206.90 68.83 5.00 1. 2 3.454.485.080.90 2.695.072.50 2. LAPORAN LABA RUGI PDAM KABUPATEN BULELENG LAPORAN LABA RUGI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 DAN 2003 (dalam Rupiah) URAIAN 1 PENDAPATAN USAHA PENDAPATAN PENJUALAN AIR PENDAPATAN NON AIR JUMLAH PENDAPATAN USAHA BIAYA LANGSUNG USAHA BIAYA SUMBER BIAYA PENGOLAHAN AIR BIAYA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI JUMLAH BIAYA LANGSUNG USAHA LABA KOTOR USAHA BIAYA ADMINISTRASI DAN UMUM LABA (RUGI) USAHA PENDAPATAN (BIAYA) LAIN-LAIN PENDAPATAN LAIN-LAIN BIAYA LAIN-LAIN JUMLAH PENDAPATAN (BIAYA) LAIN-LAIN LABA (RUGI) SEBELUM POS LUAR BIASA KEUNTUNGAN (KERUGIAN) LUAR BIASA LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK TAKSIRAN PAJAK PENGHASILAN LABA (RUGI) SETELAH PAJAK PENGHASILAN REF.00 1.856.458.988.775.600.53 405.700.360.63 2.688.723.907.90) 48.035.00 1.43 1.437.153.516.775.782.739.023.550.550.2.59 (5.829.671.128.36 6.60 588.435.43 3.35) 101.483.723.000.42 3.20 6.45 101.539.899.706.337.60 1.90 723.581.22 359.409.00 1.589.922.227.105.347.618.884.749.00 13.428.900.084.808.156.60 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan 2 .761.277.980.734.882.41 2004 3 11.177.24 2.120.863.747.454.289.080.035.577.00 3.45 3.737.345.115.00 3.145.888.841.597.00 10.632.761.966.323.866.840.66 2.206.050.581.480.013.875.98 2.062.261.55 5.44 3.600.64 4.02 TAHUN 2003 4 9.160.749.58 1.646.48 (19.

60 1.752.445.71) 276.144. LAPORAN ARUS KAS PDAM KABUPATEN BULELENG LAPORAN ARUS KAS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 DAN 2003 (dalam Rupiah) URAIAN 1 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Laba (Rugi) Operasi Penyesuaian : Transaksi yang tidak menggunakan kas : .920.200.425.62) (146.361.00 1.3.00) (58.752.000.00 (88.674.914.008.84 .600.842.676. Yg belum ditetapkan stat.00) 134.313.514.856.160.794.640.439.Biaya Amortisasi .00) (1.941.00) 127.518.480.60 (300.202.00 (2. Kenaikan/(Penurunan) penyesuaian laba tahun tahun lalu Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI (Kenaikan)/Penurunan aktiva tetap dalam penyelesaian (Kenaikan)/Penurunan investasi jangka panjang (Kenaikan)/Penurunan aktiva tetap Arus Kas dari Akativitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Kenaikan/(Penurunan) hutang jangka panjang Kenaikan/(Penurunan) hutang bunga jangka panjang Kenaikan/(Penurunan) cadangan umum Kenaikan/(Penurunan) kekayaan pemda yang dipisahkan Kenaikan/(Penurunan) Peny.717.000.583.311.574.580.938.003.16 330.56) (27.317.185.678.164.373.291.855.142.816.556.496.50 (13.443.210.184.67 9.88) 100.952.00) 68.58) (106.931.373.751.852.128.71 8.670.325.557.959.850.724.449.44) 1.996.00) 1.00) (2.40) (156.00 (28.90 1.71 35.472.Biaya Penyusutan .825.435.84 775.867.849.Biaya Penyisihan Piutang Kas bersih dari aktivitas operasi Perubahan aktiva dan kewajiban operasi (Kenaikan)/Penurunan piutang langganan air (Kenaikan)/Penurunan piutang langganan non air (Kenaikan)/Penurunan piutang ragu-ragu (Kenaikan)/Penurunan piutang tak tertagih (Kenaikan)/Penurunan piutang lain-lain (Kenaikan)/Penurunan persediaan (Kenaikan)/Penurunan inventaris dalam persediaan (Kenaikan)/Penurunan pembayaran dimuka (Kenaikan)/Penurunan pajak dibayar dimuka (Kenaikan)/Penurunan bahan instalasi (Kenaikan)/Penurunan sambungan baru belum diterima (Kenaikan)/Penurunan beban ditangguhkan (Kenaikan)/Penurunan aktiva lain-lain (Kenaikan)/Penurunan aktiva tak berwujud Kenaikan/(Penurunan) hutang usaha yang harus dibayar Kenaikan/(Penurunan) hutang usaha lainnya yang harus dibayar Kenaikan/(Penurunan) beban yang masih harus dibayar Kenaikan/(Penurunan) hutang pajak Kenaikan/(Penurunan) hutang jangka panjang akan jatuh tempo Kenaikan/(Penurunan) pendapatan yang masih harus diterima Kenaikan/(Penurunan) uang jaminan langganan Kenaikan/(Penurunan) cadangan dana-dana Kenaikan/(Penurunan) titipan dana Kenaikan/(Penurunan) sambungan baru yang akan ditagihkan Kenaikan/(Penurunan) penyert.737.00) (357. Pusat Kenaikan/(Penurunan) setoran ke Pemda Kenaikan/(Penurunan) pengeluaran dana sosial Kenaikan/(Penurunan) jasa produksi Kenaikan/(Penurunan) dana pensiun Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 2004 2 2003 3 1.50 722.091.00) (244.690.774.50) 179.200.001.18 39.935.783.895.069.925.00 31.50) 934.150.00) 314.00 16.698.74 1.018.861.292.333.000.812.00 (34.500.076.464.68) 1.16 (357.973.600.90 1.000.283.42) (1.16) (2.16) (5. Pem.048.000.455.870.00) (5.895.00 2.290.842.285.041.590.275.057.270.00) (500.94 796.134.551.427.42 (1.00 2.595.827.279.163.290.038.771.337.565.155.895.00 691.344.687.00 (30.209.50 (52.53) 2.946.692.637.00 (4.483.000.880.00) (146.00) 176.091.192.828.639.00 (196.083.610.670.500.00) (3.00 2.38) 29.435.84) 280.755.971.58) (1.325.150.00 (3.00 63.975.00 1.856.00) 500.30 (396.901.787.604.00) (1.00 (9.411.00 27.307.467.00 (100.869.610.00 65.00 50.613.548.825.575.705.00 (68.765.17 11.533.867.570.00) 7.831.875.000.637.026.60) (973.334.00) (131.140.00) (6.183.000. Pem.858.160.076.

14/642 tanggal 2 Juni 1997 mengenai penetapan status modal penyertaan pemerintah yang berasal dari APBN. dengan rincian berasal dari: .917. II Catatan atas Laporan Keuangan 1.025.55 dan Rp6.PDAM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA Bab.943. Bidang Usaha dan Struktur Organisasi PDAM Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buleleng didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 1 tahun 1984 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 7 tahun 1984 seri D No.147.09.917.282.282.91 sesuai dengan Berita Acara No.840.917. sedangkan neraca permulaan perusahaan diperoleh dari semua aktiva dan pasiva Badan Pengelola Air Minum Kabupaten Buleleng yang kemudian dilebur menjadi PDAM Kabupaten Buleleng.740. Perda tersebut telah mengalami satu kali perubahan yaitu dengan Perda Kabupaten Buleleng Nomor 01 Tahun 1996.390. Dalam Perda tersebut dinyatakan bahwa modal dasar perusahaan terdiri dari kekayaan daerah yang dipisahkan.925. Umum a.147. KU.000.00 Selanjutnya Modal PDAM Kabupaten Buleleng pada akhir Tahun 2004 dan 2003 seluruhnya masing-masing sebesar Rp7. Pada tahun 1997 terdapat penambahan modal PDAM Kabupaten Buleleng dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1.5 pada tanggal 5 Oktober 1984.151.000.948.217.248.00 38.65.917.407. Modal PDAM Kabupaten Buleleng pada Tahun 1984 berasal dari modal pemerintah eks DIP Proyek Air Bersih (PAB) Bali.00 1.412.00 dengan rincian sebagai berikut : Eks PAB (Pemerintah Pusat) Rp APBD Propinsi APBD Kabupaten Rp Rp Rp 2.00 3.04/W. Jumlah modal PDAM Kabupaten Buleleng pada akhir tahun 1997 adalah sebesar Rp3.209.

-Eks Proyek Pusat (Pemerintah Pusat) -APBD Propinsi Bali -APBD Kabupaten Buleleng -Cadangan Umum -Laba Rugi Tahun Berjalan Jumlah 31 Desember 2004 Rp 2. Satuan Pengawas.00 Rp 428.407. 2) Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih secara sehat dan memenuhi syarat.916.99 Rp 1.147.890.160. Susunan Direksi per 31 Desember 2004.891. Ketua merangkap anggota Sekretaris merangkap anggota Anggota : : : : : : Drs.916.925.826.230.66 Rp 2.483.151.Akt (Profesional) Nyoman Sumartha (pelanggan) Susunan Badan Pengawas per 31 Desember 2004. Nyoman Artha Widnyana Ir. BBA Nyoman Pastika.390. sebagai berikut : Direktur Utama Direktur Teknik Direktur Umum dan Adm.390. efisien serta mencegah pengambilan air secara liar bagi masyarakat daerah Buleleng dan daerah lainnya yang dapat dilayani sesuai dengan kesepakatan pemerintah daerah setempat. dan juga mengatur penggunaan air secara merata.737.843.856.60 Rp 6.500. dan pembangunan nasional pada umumnya.319. Mundarto.00 Rp 604.65 Tujuan perusahaan sesuai dengan peraturan pendiriannya adalah : 1) Turut serta melaksanakan pembangunan daerah sebagai salah satu usaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). sebagai berikut : Jumlah personil per 31 Desember 2003 dan 2004 masing-masing sebanyak 202 orang dan 202 orang.217.66 Rp 2.000. dan Bagian-bagian serta unsur staf. dengan rincian sebagai berikut : .39 Rp 1.358.963.875. PR.00 Rp 1.500. Struktur organisasi PDAM Kabupaten Buleleng berdasarkan Surat Keputusan Bupati Buleleng No.SE (Birokrat) I Nengah Artha.500. Direksi.943.740.217.00 Rp 369.248. 397 tahun 1993 tanggal 2 Agustus 1993 terdiri dari : Badan Pengawas.635.941.299. SE.90 Rp 7. Nyoman Yuliarta Drs. Badan Penelitian dan Pengembangan.55 31 Desember 2003 Rp2. dan sebagai sarana pengembangan perekonomian pembangunan daerah..

No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Uraian 2 Direksi Litbang Satuan Pengawas Intern (SPI) Bagian Keuangan Bagian Akuntansi Bagian Pelayanan Bagian Umum Bagian Produksi Bagian Distribusi Bagian Perencanaan Bagian Pemeliharaan Cabang Seririt Cabang Air Sanih Cabang Pancasari Cabang Busungbiu Cabang Celukan Bawang Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah Tahun 2003 3 3 2 2 15 14 23 21 20 20 11 8 16 14 6 10 8 9 202 Tahun 2004 4 3 2 2 15 14 25 24 19 18 9 9 16 15 5 9 9 8 202 Sedangkan berdasarkan jenjang pendidikan sebagai berikut : No. jumlah penduduk yang terlayani sampai dengan 31 Desember 2004 sebanyak 183. Berdasarkan cakupan pelayanan.046 orang atau 30.54%. 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Sarjana Sarjana Muda/DIII SMEA SMA STM SLTP SD Jumlah b. PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja memiliki instalasi pengolahan air dengan kapasitas terpasang sebesar 405 lt../dt.610 orang. atau 78. Kapasitas Produksi dan Cakupan Pelayanan Untuk memenuhi kebutuhan air bersih.10 lt. Tahun 2003 14 3 9 115 18 27 16 202 Tahun 2004 14 3 9 116 18 26 16 202 . sedangkan yang dimanfaatkan berdasarkan jumlah produksi hanya sebesar 318.12% dari jumlah penduduk yang berada dalam daerah pelayanan sebanyak 607./dt.

Kebijakan Akuntansi Penyusunan laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng berpedoman pada Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tahun 2000 yang diterbitkan oleh Asisten Deputi Urusan BUMD Deputi Bidang Sumber Pembiayaan dan Investasi Kantor Menteri Otonomi Daerah yang ditetapkan dengan keputusan Menteri Otonomi Daerah Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 10 Agustus 2000. dicatat dan dilaporkan tiap-tiap bulan berdasarkan rekening tagihan air yang diterbitkan pada bulan yang bersangkutan. Asumsi Dasar Akuntansi Asumsi dasar akuntansi sesuai Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku adalah : 1) Kelangsungan Usaha Suatu 2) Akrual Dasar akuntansi yang digunakan dalam perhitungan hasil usaha (laporan laba rugi) periodik dan penentuan posisi keuangan (neraca) dilakukan dengan metode akrual.Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kebutuhan air bersih. . yaitu: 1) Pendapatan Penjualan Air diakui. Dengan metode akrual diartikan bahwa pembukuan tidak hanya sekedar pencatatan transaksi penerimaan dan pengeluaran uang. demikian pula pendapatan dan biaya. walaupun penerimaan uangnya baru terjadi kemudian. b. Beberapa kebijakan akuntansi yang penting antara lain : a. operasional pengolahan dan distribusi air dibagi ke dalam 7 (tujuh) cabang dan 1 (satu) kota pelayanan. pada saat terjadinya atau perubahannya. akan tetapi pencatatan terhadap setiap perubahan aktiva dan kewajiban. entitas ekonomi diasumsikan terus melakukan usahanya secara berkesinambungan tanpa maksud untuk dibubarkan. baik pendapatan usaha maupun di luar usaha diakui pada saat timbulnya transaksi dan/ atau pada masa prestasi dinikmati. Pengakuan Pendapatan Seluruh pendapatan. atau pada saat penerimaan uang untuk transaksi penjualan tunai. 2.

sedangkan pendapatan berupa pembagian keuntungan dan diveden diakui pada saat hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. walaupun pembayarannya belum dilakukan ataupun telah dibayar dimuka. listrik. 4) Penerimaan Dana Meter dari pelanggan yang dimaksudkan untuk pemerliharaan meter air tidak dapat diakui sebagai pendapatan. maka pendapatan dicatat dan diakui pada saat pembayarannya. pembagian pendapatan (revenue sharing) dan pembagian produksi (production sharing) diakui atas dasar akrual sesuai dengan substansi perjanjian yang relevan. asuransi dan sebagainya harus dikaitkan dengan periode dimana biaya tersebut menjadi beban.2) Pendapatan Sambungan baru dan Pendapatan Non Air lainnya diakui dan dicatat seluruhnya sebagai pendapatan tahun berjalan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut: a) Jika menurut prosedur yang berlaku pelanggan/calon pelanggan disyaratkan membayar kewajibannya secara tunai. Oleh karenanya. b) Jika menurut ketentuan yang berlaku pelanggan dapat memenuhi kewajibannya dengan cara mengangsur. maka pengakuan serta pencatatan pendapatan dilakukan pada saat ditandatanganinya kontrak sambungan baru dengan mendebet Sambungan Baru yang akan diterima dan mengkredit Pendapatan Sambungan Baru. selanjutnya angsuran pembayaran yang jatuh tempo 1 (satu) tahun mendatang diklasifikasikan ke Piutang rekening Non Air. . 3) Pendapatan denda atas keterkambatan pembayaran oleh pelanggan dicatat pada saat denda tersebut diterima. sewa. dicatat dan dilaporkan dalam periode terjadinya transaksi. Pembebanan biaya-biaya yang bersifat periodik seperti gaji. c. Pendapatan yang berasal dari usaha kerjasama dengan pihak ketiga berupa royalti. akan tetapi diakui sebagai kewajiban dalam perkiraan Cadangan Dana Meter. Pengakuan Biaya Pada dasarnya biaya yang harus diakui. transaksi seperti ini tidak perlu dilakukan pencatatan ke dalam rekening piutang.

Piutang yang telah berumur diatas 1 (satu) tahun sampai dengan 2 (dua) tahun. Penilaian Piutang Piutang harus disajikan dalam laporan keuangan dengan nilai tunai yang dapat direalisasikan. tetapi dicatat secara extra comptable dan tetap diusahakan penagihannya.d. d. pembayaran tersebut dibukukan sebagai Pendapatan Lain-lain tahun berjalan. khususnya untuk piutang usaha ketentuan ini menghendaki agar piutang-piutang yang mempunyai kemungkinan tak tertagih hendaknya dibuatkan penyisihan dalam jumlah yang layak. sedangkan yang berumur diatas 2 (dua) tahun diklasifikasikan sebagai piutang tak tertagih dan sudah dapat dikeluarkan dari pembukuan. Untuk menentukan besarnya penyisihan pada tiap akhir tahun. Diatas 6 bulan s. Dalam hal ini kejadian-kejadian khusus. 6 bulan Diatas 1 tahun s. tetapi masih dicatat secara extra compatable.d. Besarnya penyisihan piutang pada tiap akhir tahun ditentukan sebagai berikut: Diatas 3 bulan s. dan diajukan ke Badan Pengawas untuk dihapus. 12 bulan : . misalnya penbongkaran daerah pemukiman tertentu untuk tujuan pembangunan.Untuk keperluan pisah batas (cut off) periode akuntansi. diklasifikasikan sebagai piutang ragu-ragu. 2 tahun Diatas 2 tahun : : : 30% 50% 75%. harus dicatat dan dilaporkan dengan cara estimasi yang wajar. pengelompokan piutang menurut umurnya (aging schedule) harus dibuat terlebih dahulu sebagai dasar perhitungan.d. tagihan-tagihan tersebut sudah dapat disusulkan penghapusannya walaupun belum memenuhi ketentuan diatas. dan dikeluarkan dari pembukuan. Jika terdapat pembayaran atas piutang-piutang yang telah dihapus. Penyisihan piutang tersebut di atas dikecualikan bagi tagihan seluruh instansi pemerintah. biaya-biaya yang terjadi sebelum tanggal neraca walupun belum dapat diketahui secara pasti jumlahnya. 100%.

Akan tetapi jika diantara persediaan bahan instalasi terdapat barang-barang yang rusak atau tidak dapat digunakan lagi.000. 3) dapat ditinjau kembali.000. Pembebanan pemakaian persediaan bahan instalasi dan bahan kimia ke dalam pos biaya dilakukan dengan metode firt in first out (FIFO). dinilai dengan taksiran harga jual yang layak. maka transaksi pembelian tersebut harus dibukukan sebagai . yaitu: persediaan bahan operasi yang terdiri dari persediaan bahan kimia dan bahan operasi lainnya dan persediaan bahan instalasi. Metode pencatatan yang dianut terhadap persediaan bahan instalasi adalah perpetual inventory method. Barang/ bahan yang dibeli untuk keperluan investasi termasuk pemeliharaan instalasi dikelompokan ke dalam perkiraan bahan instalasi.00 dengan memperhatikan: 1) batasan minimal 2) ditetapkan dengan Keputusan Direksi. Namun demikian jika terdapat pembelian barang-barang tertentu yang harga satuannya dibawah Rp200.000.e. Pencatatan dan Penilaian Persediaan Persediaan dikelompokan ke dalam 2 (dua) jenis.00.00. akan tetapi barang-barang tersebut lazimnya dibutuhkan dalam jumlah lebih dari satu buah sehingga melampaui nilai Rp200. Dasar penilaian yang dianut terhadap kedua jenis persediaan tersebut pada saat penyusunan neraca adalah dengan harga perolehan. Persediaan ini digolongkan sebagai aktiva lain-lain. Pengeluaran Barang Modal dan Biaya Yang dapat dikategorikan ke dalam pengertian barang modal/aktiva tetap adalah pengeluaran-pengeluaran untuk pembelian barang-barang berwujud dalam bentuk siap pakai atau dibangun terlebih dahulu untuk digunakan dalam operasi perusahaan. Barang-barang modal tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan usaha yang normal dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun dengan batasan jumlah di atas Rp200. sedangkan persediaan bahan operasi menggunakan physical inventory method. f.

Tidak Permanen : 10. biaya pengerjaan serta biaya-biaya umum lainnya yang terkait dengan pembangunan aktiva tetap tersebut. Aktiva tetap disusutkan dengan metode yang dianut di dalam Undang-Undang Perpajakan yang berlaku yaitu UU No.50 % : 6. Selanjutnya pembelian-pembelian di kemudian hari untuk menggantikan satuan-satuan yang rusak. Kelompok 2 c. Aktiva Tetap dan Penyusutan Aktiva tetap dicatat berdasarkan harga perolehan/harga belinya termasuk semua biaya yang dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut siap digunakan.00 % . 10 Tahun 1994 yang secara rinci diatur dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 82/KMK. Kelompok 1 b. Bukan Bangunan a.00 % : 12. Aktiva tetap yang dibangun sendiri dicatat sebesar seluruh nilai bahan/peralatan yang digunakan.04/1994.00% Aktiva tetap dalam penyelesaian harus dilaporkan terpisah dari aktiva tetap yang beroperasi dan belum dapat disusutkan sampai aktiva tetap tersebut dinyatakan beroperasi komersial. Kelompok 4 II. Permanen : 5. g. dapat dibukukan sebagai pengeluaran biaya. : 25.00% b. Bangunan a. Metode perhitungan penyusutan aktiva tetap yang dipilih PDAM Kabupaten Buleleng yaitu garis lurus dengan tarif penyusutan untuk setiap jenis aktiva tetap sebagai berikut: I.25 % : 5. Kelompok 3 d.pengeluaran modal.

00 *) (207.875.961.000.00 723.00 14.00 2.00 516.90 154.47 2.00 34. Desember 2004 Lebih (Kurang) Bayar Kekurangan Pembayaran Pajak : SKPKB PPh Badan Th.00 7.43 261.57 2.00) .00 2. 25 s.00% X 15.00 24.368.00 48.618.023.000.656.523.810.413.761.789.00 50. KOREKSI FISKAL PDAM KABUPATEN BULELENG KOREKSI FISKAL TAHUN 2004 (dalam Rupiah) Laba Tahun Berjalan Koreksi Fiskal Positif Premi Asuransi Tenaga Kerja Biaya penyisihan piutang Biaya representasi Biaya listrik rumah jabatan Biaya telepon rumah jabatan Biaya Rekening Air rumah Jabatan PPh Ps.000.847.000.470.468.961.000.983.545.432.00 5.000.000. 2002 Total Kurang Bayar Rp (23.900.100.206.000.000.00 307.200.893.023.000.899.621.BAB III LAMPIRAN-LAMPIRAN LAMPIRAN I 1.43 24.000.900.000.468.d.595.00 540.097.00) Jumlah Pajak yang harus dibayar Setoran PPh Ps.775.500.00 286.893.000.00 25.651.00 849.00) (230.00% X 50.900.000.050.413.00 710.413.00% X 30. 21 beban perusahaan Pembelian Banten Sumbangan Jumlah koreksi fiskal positif Koreksi Fiskal Negatif Pendapatan Jasa Giro Jumlah koreksi fiskal negatif Koreksi Fiskal Riil Laba Kena Pajak Pembulatan Perhitungan Pajak 10.966.00 7.735.500.

369.3.954.700.790.275. 14.80 2.81 2.04 5. 50.603. Bank 10.00 1.7.00 5.259.0.08 90.148.10 40.00 2.500.408.00 88. & Distr serta kesalahan penjumlahan Harga Satuan) 50.00 39.500.110.0.774.4.00 10.153.000.00 2.00 (Koreksi atas kurang membukukan pendapatan jasa giro Tahun 2004) 88.00 3.0.1.95 2.826.00 3.08 1.500.040.0.040.00 6.259.7.0.95 3.00 8.0.596.000. & Distribusi Kaporit (Koreksi atas Kelebihan membebankan Biaya Pemeliharaan Instalasi Trans.00 46.275.148. 95.5.200.1.955.0.369.20 14.408.00 5.6.00 Pendapatan Jasa Giro 88. 98.0.35 4. Nama Perkiraan dan Uraian Koreksi Kode Rek.00 3.425.35 5.153.049. 50.0.00 7.049.5. Hutang Pajak Titipan Dana (Koreksi atas kesalahan pembayaran Hutang Pajak yang dicatat sebagai pembayaran Titipan Dana) Biaya Barang Cetakan Barang Cetakan (Koreksi atas Kekurangan mengakui Biaya Barang Cetakan Tahun 2004) Bahan Pembantu Rupa Rupa Biaya Operasi (Koreksi atas Kelebihan mengakui Rupa Rupa Biaya Operasi Tahun 2004) Inventaris Dalam Persediaan Water Meter Perpipaan & Aksesories Biaya Pemeliharaan Instalasi Trans.0.96 841.774.00 326.790. 14.7.00 50.00 3.0.00 9. Jurnal Koreksi Kredit (Rp) Debet (Rp) 1.000. Pendapatan Jasa Giro Bank (Koreksi atas lebih membukukan pendapatan jasa giro hasil audit BPKTahun 2003 dibukukan Tahun 2004) Biaya Lain-lain Bank (Koreksi atas kurang membukukan biaya lain-lain Tahun 2004) Titipan Dana Dapenmapamsi Biaya Astek Sumber (Koreksi atas kesalahan membukukan Titipan Dana Dapenmapamsi sebagai Biaya Astek Tahun 2004) Titipan Dana Pendapatan Lain Lain (Koreksi atas kesalahan membukukan Pendapatan Kolam Renang sebagai Titipan Dana Tahun 2004) 3.00 10.110.00 92.00 92.LAMPIRAN II DAFTAR KOREKSI ATAS LAPORAN KEUANGAN PDAM KABUPATEN BULELENG TAHUN ANGGARAN 2004 No.00 2.00 .826.00 3.10 14.00 40.00 2.200.

475.000.541.81 95.00 88.869. Nama Perkiraan dan Uraian Koreksi 10.67 11.0.500.00 80.00 60.9.1.00 7.150.0.000.000.00 31.000.00 10. Sambungan Baru Yg Akan Ditagih 61.00 360.00 12.550.00 726. Pendapatan Penjualan Air Pendapatan Lain-lain (Koreksi atas kesalahan membukukan pendapatan jasa giro BCA Singaraja sebagai pendapatan penjualan air) 20.869.500.00 31.4.000.00 80.00 80. Akumulasi Amortisasi Beban ditangguhkan Cadangan Umum (Koreksi atas kelebihan pengakuan amortisasi beban ditangguhkan) 14.00 301.00 41.00 88.470.00 2.00 50.0.00 301.6.00 61.050.00 50.00 31.08 314.Trans.00 50.00 97.050.0.514.2.703.0.9.1.00 Jurnal Koreksi Debet (Rp) Kredit (Rp) 2.590.00 40.00 30.2.0.550.600.000.00 10.0.5. Biaya Amortisasi Akumulasi Amortisasi Aktiva Tak Berwujud (Koreksi atas kurang membebankan Biaya Amortisasi Aktiva Tak Berwujud Tahun 2004) 13.96 12.00 2.00 88.67 40.00 12.475.819.0. Pekerjaan Dalam Pelaksanaan Inst.184.703.250.00 360. Piutang Tak Tertagih Piutang Langganan Air Piutang Ragu Ragu Pendapatan Penjualan air Pendapatan Lain-lain Biaya Rekening Air (Koreksi atas klasifikasi piutang dan kesalahan mengkoreksi rekening langganan) 15.00 (Koreksi atas Jaminan Langganan diakui sebagai Sambungan Instalasi) 17.000.0.31 19.000.00 70.00 41. Instalasi Transmisi Dalam Pelaksanaan Pendapatan Lain .00 2.1. Jaminan Langganan Sambungan Baru yg Belum Diterima (Koreksi atas Sambungan Baru yang Batal) Kode Rek.Lain Rupa Rupa Biaya Operasi (Koreksi atas Kesalahan pencatatan Instalasi Transmisi Dalam Pelaksanaan) 60.00 95.00 80.LAMPIRAN II No.2.00 50. Aktiva Tak Berwujud Pekerjaan Dalam Pelaksanaan (Koreksi atas Pekerjaan Program Aplikasi Billing yang telah lunas tgl 6 Pebruari 2004 yang belum diakui sebagai Aktiva Tak Berwujud) 12.514. Dalam Pelaksanaan) 11.00 16.0.0.000.11 Jaminan Langganan 61. Hutang Bunga Jangka Panjang Hutang Pokok Jangka Panjang (Koreksi atas kesalahan reklasifikasi Hutang Bunga Jangka Panjang) 18.00 1.4.000. Pendapatan Penjualan Air Pendapatan Penjualan Non Air (Koreksi atas pengembalian kelebihan pembayaran rekening air Cabang Busung Biu yang salah dibukukan sebagai pengurang pendapatan air tangki) 19.9.00 9.161. 31.401.0.541.04 .470.000.00 12.81 97.905. Trans.81 12.6.Dalam Pelaksanaan (Koreksi atas salah membukukan pembayaran atas Pekerjaan Dalam Pelaksanaan yang dicatat ke Inst.00 11.

00 297.5.00 12.9.6.810.00 50.132.316.545.00 25.738.984.414.12 50.332.0.2.140.810.00 3. 92. Biaya Pegawai Transmisi & Distribusi Biaya Pegawai Administrasi Umum Pendapatan Air Penyertaan (Koreksi atas Jurnal Koreksi BPK tahun 2003 dicatat Tahun 2004) 22. Hutang Pajak Pajak Dibayar Dimuka (Koreksi atas pembebanan PPh Badan Th.5.214.311.00 15.17 95.342.63 918.161.00 80.9.9.00 90.000.306.00 95.984.12 2.450.0.0.00 95.9.500.965.00 91.132.0.065.30 2. Pajak Penghasilan Hutang Pajak 26.342.595.595.00 50.21 6.248.882. Nama Perkiraan dan Uraian Koreksi 21.526.882.654.LAMPIRAN II No.00 92.545.00 Jurnal Koreksi Debet (Rp) Kredit (Rp) 46.00 50.4.00 775.000.00 516.311.9.245.00 25.30 .000.216.965. Biaya Penyisihan Piutang Cadangan Penyisihan Piutang (Koreksi atas belum diakuinya Biaya Penyisihan Piutang Th.232.9.00 775. 2004) JUMLAH Kode Rek.00 20.62 125.1.71 1.00 7.180.00 516. Biaya Air Baku Voucher YMH Dibayar (Koreksi atas Pembayaran Pajak ABT/AP Bulan Desember 2004 yang dibayarkan pada Januari 2005) 23.347. 2004) 25.00 12.00 12. Biaya Penyusutan Dibagian Sumber Biaya Penyusutan Dibagian Pengolahan Biaya Penyusutan Dibagian Distribusi Biaya Penyusutan Dibagian Administrasi Umum Akumulasi Penyusutan (Koreksi atas belum diakuinya Biaya Penyusutan Tahun 2004) 24.00 90.00 30.000.

Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat. 2. Pelaksanaan audit di lapangan berakhir tanggal 13 April 2005. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia. Surat Tugas Nomor 03/ST/XIV.5/02/2005 tanggal 25 Februari 2005.Lampiran III Dasar. Dasar Audit Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1973 tentang Badan Pemeriksa Keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Daftar Rencana Kegiatan Pemeriksaan (DRKP) Badan Pemeriksa Keuangan Tahun Anggaran 2004. Sifat dan Luas Audit Audit ini bersifat audit keuangan terhadap Laporan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Buleleng tahun buku berakhir tanggal 31 Desember 2004 dan 2003. Sifat dan Luas Audit 1. .

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN PENGENDALIAN INTERN TAHUN BUKU 2004 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR Nomor Tanggal : : 336 / S / XIV. 5/ 06 / 2005 02 Juni 2005 .

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN PENGENDALIAN INTERN TAHUN BUKU 2004 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR .

DAFTAR ISI DAFTAR ISI Opini Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan Opini Kepatuhan Terhadap Pengendalian Intern Lampiran A 1.168.2 Daftar Piutang Air Instansi Pemerintah Diluar Ditagihkan melalui Perpamsi Daftar Piutang Air yang akan Dihapusbukukan beban denda minimal sebesar Lamp A/7 Lamp A/1 Halaman . Tirtha Mumbul Jaya Abadi belum disahamkan 4. Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Lamp A/5 Rp457.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun 3.142.00 belum diselesaikan PDAM Kabupaten Buleleng belum mengusulkan Lamp A/3 penghapusbukuan piutang air senilai Rp19.358. PDAM Kabupaten Buleleng belum membayar angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo sebesar Rp204.698.895.67 Lampiran B Lampiran-Lampiran Lampiran A.905.150.510. Piutang air pada Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.1 Lampiran A.00 pada PT. 2.550.357.16 mengakibatkan Rp11.

246562 Fax. 256205 Kepada Yth. (0361) 229184. Denpasar.I Pandjaitan. Begitu juga. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit neraca PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 serta laporan laba rugi. kami mempertimbangkan pengendalian intern entitas tersebut untuk menentukan prosedur audit yang kami laksanakan untuk menyatakan pendapat kami atas laporan keuangan dan tidak dimaksudkan untuk memberikan keyakinan atas pengendalian intern tersebut. diperlukan estimasi dan pertimbangan dari pihak manajemen tentang taksiran manfaat dan biaya yang berkaitan dengan pengendalian intern. laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 2 Juni 2005.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. (0361) 229193. . kekeliruan atau ketidakberesan dapat saja terjadi dan tidak terdeteksi. Dalam memenuhi tanggung jawabnya tersebut. bukan keyakinan absolute. kepada manajemen bahwa aktiva terjamin keamanannya dari kerugian sebagai akibat dari pemakaian atau pengeluaran yang tidak diotorisasi dan bahwa transaksi dilaksanakan dengan otorisasi manajemen dan dicatat semestinya untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Manajemen PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja bertanggung jawab untuk menyusun dan memelihara suatu pengendalian intern. D. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. proyeksi setiap evaluasi atas pengendalian intern ke periode yang akan datang mengandung resiko bahwa suatu prosedur menjadi tidak memadai lagi karena perubahan kondisi yang terjadi atau efektivitas desain dan operasi pengendalian intern tersebut telah berkurang. 1. Tujuan suatu pengendalian intern adalah untuk memberikan keyakinan memadai. Karena adanya keterbatasan bawaan dalam setiap pengendalian intern. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas salah saji material. Telp. Dalam perencanaan dan pelaksanaan audit kami atas laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2004. Renon. 227205.

Suatu operasi satu atau lebih komponen pengendalian intern tidak mengurangi resiko ke tingkat yang relative rendah tentang terjadinya kekeliruan dan ketidakberesan dalam jumlah yang akan material dalam hubungannya dengan laporan keuangan auditan dan tidak terdeteksi dalam waktu semestinya oleh karyawan dalam melaksanakan normal fungsi yang ditugaskan kepadanya.020 Tanggal Laporan : 13 April 2005 .Untuk semua golongan pengendalian intern tersebut di atas. Kami mencatat bahwa tidak ada masalah berkaitan dengan pengendalian intern dan operasinya yang kami pandang memiliki kelemahan material sebagaimana kami definisikan di atas. kami memperoleh pemahaman tentang desain pengendalian intern yang relevan dan apakah pengendalian intern tersebut dioperasikan. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan V di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini. Pertimbangan kami atas pengendalian intern tidak perlu mengungkapkan semua masalah dalam pengendalian intern yang mungkin merupakan kelemahan material menurut Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16. serta kami menentukan resiko pengendalian.

kontrak dan bantuan yang berlaku bagi PDAM Kabupaten Buleleng merupakan tanggung jawab manajemen. Laporan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi bagi Badan Pengawas. tidak ada sattupun yang kami ketahui yang menyebabkan kami percaya bahwa PDAM Kabupaten Buleleng tidak mematuhi. Hasil pengujian kami menunjukkan bahwa. tujuan audit kami atas lapoiran keuangan adalah tidak untuk menyatakan pendapat atas keseluruhan kepatuhan terhadap pasal-pasal tersebut. Kepatuhan terhadap hukum. Bupati dan DPRD Kabupaten Buleleng. berkaitan dengan unsure yang kami uji. Sebagai bagian dari pemerolehan keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material. dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 14 April 2004. kami melaksanakan pengujian terhadap keoatuhan PDAM Kabupaten Buleleng terhadap pasal-pasal tertentu hokum. pasal-pasal yang kami sebutkan dalam paragaraf d9i atas. peraturan. kami tidak menyatakan suatu pendapat seperti itu. . Namun. Standar tersebut mengharuskan kami untuk merencanakan dan melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material. kontrak. pasal-pasal tersebut. dalam semua hal yang material. peraturan. Tdt Tanggal 16 April 2004. Namun apabila laporan ini merupakan catatn publik. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.Laporan Auditor Independen Kami telah mengaudit laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng tanggal 31 Desember 2003 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Oleh karena itu. dalam semua hal yang material. distribusinya tidak dibatas. manajemen. PDAM Kabupaten Buleleng mematuhi. dan persyaratan bantuan. Berkaitan dengan unsure yang tidak kami uji.

6 Tahun 1998. 3. 1 Tahun 1984. PDAM Kabupaten Buleleng belum mengasuransikan seluruh aset penting yang berupa aktiva tetap yang dimiliki. 6. 2. Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum belum sepenuhnya diterapkan sesuai Surat Mendagri Nomor 8 Tahun 2000 4. . 5. 7. Hasil rekensiliasi bank dan stok opname atas persediaan belum ditindaklanjuti dengan pemyesuaian pada catatan akuntansi perusahaan. Hasil-hasil putusan rapat Direksi dengan Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng tidak dinotulenkan. Penghitungan dan penyetoran Pajak Air Bawah Tanah dan Air Permukaan Tahun 203 tidak sesuai dengan Perda No.Pokok-pokok temuan atas kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan Sistem Pengendalian Intern pada PDAM Kabupaten Buleleng : 1. Program komputerisasi perangkat lunak (software) Sistem Komputerisasi Akuntansi (SKA) PDAM tidak spenuhnya dapat menghasilkan laporan keuangan yang wajar dan lengkap. Penyetoran Bagian Laba PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2003 atas Laba perusahan Tahun 2002 melebihi ketentuan dalam Perda Pendirian PDAM Kabupaten Buleleng No.

Atas tunggakan piutang air pada instansi pemerintah tersebut pihak PDAM telah mengupayakan penagihannya dengan mengirimkan surat langsung kepada instasi – instansi pemerintah daerah yang menunggak agar segera melunasinya.00.00. Piutang air kepada instansi pemerintah di luar TNI/Polri seharusnya tidak terdapat tunggakan.204.00 merupakan piutang rekening air pada instansi pemerintah yang terdiri dari piutang air TNI/Polri sebesar Rp478. Dari jumlah piutang tersebut diantaranya sebesar Rp549. Rekening Tagihan Air PDAM Kabupaten Buleleng pada point peringatan disebutkan pembayaran rekening pemakaian air dilakukan tiap bulan pada tempat yang telah ditentukan sesuai jadwal waktu pembayaran dan wilayah masing-masing pelanggan Lampiran A/ 1 .358. KU. Piutang air pada Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.253. karena piutang tersebut merupakan tanggungan pemerintah yang telah mengalokasikan dana untuk pembayaran rekening air pada anggaran tahunan instansi tersebut. Rincian piutang air instansi pemerintah pada lampiran 1.150.00 dan piutang air diluar TNI/Polri sebesar Rp70.150.LAMPIRAN A 1.00 belum diselesaikan Pemeriksaan atas Piutang Rekening Air PDAM Kabupaten Buleleng per 31 Desember 2004 berdasarkan Daftar Sisa Rekening (DSR) dan Daftar Umur Piutang Air menunjukkan bahwa jumlah piutang air per 31 Desember 2004 adalah sebesar Rp1. Kondisi tersebut di atas tidak sesuai dengan : a.150.256.900.150. Pembayaran rekening air khusus TNI/Polri dilakukan melalui Perpamsi setiap tiga bulan sekali sesuai dengan Surat Perpamsi No.898. 29 September 1994 dan pembayarannya berjalan lancar. tgl. sedangkan tunggakan piutang air Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.00 sampai dengan saat pemeriksaan tanggal 10 April 2005 belum dibayar. Pedoman Akuntansi PDAM Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 10 Agustus 2000 yang menyatakan bahwa Penyisihan Piutang dikecualikan bagi tagihan kepada seluruh Instansi Pemerintah. sehingga harus diselesaikan dengan tepat waktu.750.358.358.419/IX/1994. b.

Lampiran A/ 2 . BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar lebih mengoptimalkan upaya penagihan tunggakan rekening air tersebut dan menetapkan sanksi yang tegas kepada instansi pemerintah/pelanggan yang menunggak.150. Hal tersebut disebabkan oleh PDAM Kabupaten Buleleng belum maksimal melakukan penagihan tunggakan rekening air kepada instansi pemerintah yang belum memenuhi kewajibannya dan kesengajaan dari instansi pemerintah/pelanggan tidak segera membayar tagihan/tunggakan air. namun karena anggaran dari masing – masing instansi/dinas tidak memungkinkan untuk melunasi seluruh tunggakan yang ada. maka Direksi membijaksanai untuk tidak melakukan penyegelan/pencabutan dengan dasar surat permakluman dari instansi/dinas yang bersangkutan.dan apabila pembayaran lewat dari tanggal yang ditetapkan akan dikenakan denda sesuai ketentuan yang berlaku. Belum dibayarnya tunggakan piutang air tersebut mengakibatkan penerimaan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 sebesar Rp70.00 tertunda dan belum dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan. Direksi PDAM Buleleng menjelaskan bahwa telah senantiasa mengupayakan penagihan tunggakan piutang air dimaksud melalui surat.358.

774.00 129.00 dengan rincian berdasarkan umur piutang sebagai berikut: No.168.550. 1.00 13.00 3.253. 3.00 Keterangan Piutang Usaha Piutang Usaha Piutang Usaha Piutang Ragu-ragu Piutang Tak Tertagih Atas Piutang Air PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp19.253.00 6.750. 4.00 1. Lampiran A/ 3 .168.500.550.168.100. Umur Piutang 0-3 bulan 3-6 bulan 6-12 bulan 12-24 bulan 24 bulan ke atas Jumlah Jumlah (Rp) 1.2.00 1.150.00 19.974.800. oleh Direksi belum diusulkan kepada Badan Pengawas untuk dihapusbukukan dan dicatat secara extra comptabel.204.625.055. 5.550.155.00 1.00 40.100.670.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun Hasil pemeriksaan atas Neraca PDAM Kabupaten Buleleng per 31 Desember 2004 menunjukkan bahwa saldo Piutang Air sebesar Rp1. 2.550.001.100.150.204.550. PDAM Kabupaten Buleleng belum mengusulkan penghapusbukuan piutang air senilai Rp19.00 Rincian Piutang yang akan Dihapuskan Terlampir.468.00 yang telah berumur lebih dari 2 (dua) tahun tersebut.512.575.168.600.091.00 19. 1 2 3 4 5 Unit Pelayanan Wilayah Singaraja (01) Wilayah Lovina (02) Wilayah Seririt (03) Wilayah Celukan Bawang (05) Wilayah Kubutambahan (07) Jumlah Jumlah Piutang (Rp) 6. Piutang yang belum diusulkan untuk dihapusbukukan tersebut tersebar di 5 (lima) wilayah sebagai berikut: No.

BPK-RI menyarankan Direksi PDAM Buleleng agar segera mengajukan usulan penghapusan piutang air yang telah berumur lebih dari dua tahun kepada Badan Pengawas untuk dikeluarkan dari pembukuan dan dicatat secara extra comptabel serta tetap dilakukan penagihannya.Permasalahan tersebut tidak sesuai dengan Lampiran Keputusan Menteri Otonomi Daerah Nomor 8 Tahun 2000 tanggal 10 Agustus 2000 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum Bagian I Kebijakan Akuntansi dalam Penilaian Piutang antara lain menyebutkan bahwa untuk piutang yang telah berumur lebih dari 2 tahun diklasifikasikan sebagai piutang tak tertagih dan sudah dapat diusulkan kepada Badan Pengawas untuk dihapus serta dikeluarkan dari pembukuan. Lampiran A/ 4 .550. tetapi dicatat secara extra comptabel dan tetap diusahakan penagihannya.168.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun yang belum dihapusbukukan tersebut mengakibatkan likuiditas perusahaan tidak menunjukkan keadaaan yang sebenarnya Hal tersebut disebabkan kesengajaan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng yang belum mengajukan usul penghapusan Piutang Air yang telah berumur lebih dari dua tahun kepada Badan Pengawas karena menunggu hasil audit BPK untuk memperoleh nilai yang pasti atas piutang tak tertagih. Namun usulan tersebut baru diajukan kepada Bupati (melalui Badan Pengawas) setelah dilakukan audit oleh auditor eksternal dengan maksud agar usulan tersebut lebih valid dan bersifat final. Piutang Air sebesar Rp19. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng menjelaskan bahwa usulan penghapusbukuan terhadap piutang – piutang yang telah berumur diatas 2 (dua) tahun secara rutin telah dilakukan setiap tahunnya.

Mara Jaya Dewi Sakti.00) belum disahamkan. melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham.00 (Rp1. Lampiran A/ 5 . Penyertaan tersebut merupakan penyertaan pada PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi Nomor 19 tanggal 25 Mei 2004.698.895. Tirta Mumbul Jaya Abadi Tahun Buku 2004.000.00 tersebut sejumlah 600 lembar atau sebesar Rp600.00 dengan rincian 600 lembar dalam bentuk saham dimiliki oleh PDAM dan 200 lembar saham dimiliki oleh PT. Dengan demikian penyertaan sebesar Rp457.698.698. Tirta Mumbul Jaya Abadi yang bergerak dalam bidang produksi air minum kemasan. Pemeriksaan terhadap bukti-bukti penyertaan modal PDAM Kabupaten Buleleng yang sampai 31 Desember 2004 telah berjumlah sebesar Rp1.00. Surat Saham yang dimiliki dan Laporan Keuangan PT. Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp457.000.057.000. dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya. Namun kenyataannya perusahaan dimaksud baru dapat beroperasi dengan modal seluruhnya sebesar Rp1.000.895. diketahui bahwa Modal Dasar Perseroan sebesar Rp800.000.698.000.00 – Rp600. Berdasarkan dokumen-dokumen yang terkait dengan penyertaan seperti : Akte Pendirian PT.257.00 yang terbagi atas 800 lembar saham masing-masing bernilai nominal Rp1.057.000.698.3.000.000.00 pada PT.895. Kondisi di atas tidak sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 ayat 1 yang menyatakan bahwa : Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut perseroan adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian.000. Tirtha Mumbul Jaya Abadi belum disahamkan Pemeriksaan atas Neraca PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004 menunjukkan bahwa terdapat penyertaan sebesar Rp1.895. Penetapan Modal Dasar Perseroan tersebut berdasarkan perkiraan Direksi PDAM yang memprediksikan bahwa perusahaan air minum kemasan sudah dapat beroperasi dengan modal sebesar Rp800.00.00.895.057.895.698.00 sudah ditetapkan dalam bentuk saham.

sehingga tidak diperhitungkan dalam pembagian deviden maupun dalam pembagian asset apabila perseroan dilikuidasi. sehingga nantinya seluruh penyertaan modal PDAM tertuang dalam bentuk saham. Hal ini disebabkan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng belum dapat memprediksikan besarnya kebutuhan modal untuk dapat beroperasinya PT.Kondisi tersebut mengakibatkan penyertaan modal PDAM Kabupaten Buleleng pada PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi sebesar Rp457.00 belum memiliki kekuatan hukum.895. Tirta Mumbul Jaya Abadi segera mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk merubah Modal Dasar dalam Anggaran Dasar Perseroan. BPK-RI menyarankan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng selaku pemegang saham mayoritas PT. Direksi PDAM menyatakan akan segera melakukan perubahan Anggaran Dasar Perseroan bersama-sama dengan partner usaha mengenai besarnya modal dasar Perseroan.698. Tirta Mumbul Jaya Abadi sebagai dasar dalam penentuan besarnya modal dasar perseroan. Lampiran A/ 6 .

Direksi memohon persetujuan Bupati Buleleng untuk penundaan pembayaran angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 sebesar Rp204.652. P5-122/DP3/1993 sebesar Rp1.142.535. namun Tahun 2004 pembayaran angsuran atas perjanjian pinjaman Nomor: RDA.357.510. P5122/DP3/1993 sebesar Rp204.4.16 terdiri atas angsuran pokok sebesar Rp111. 9 Mei.905.327.857. Direksi juga telah berkonsultasi dengan Ketua Perpamsi Bali yang juga menyarankan penundaan pembayaran angsuran hutang jangka panjang sampai ada keputusan yang jelas dari Pemerintah Pusat. Lampiran A/ 7 .168.446.16 yang jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 ditunda pembayarannya. Ketiga perjanjian pinjaman tersebut pembayaran angsurannya dilaksanakan setiap semester yaitu setiap tanggal 19 April-19 Oktober.514.934.876. Pembayaran angsuran hutang jangka panjang selama ini lancar dilaksanakan.15 Nopember setiap tahunnya.633.863.357.00. Melalui Surat Direksi PDAM Kabupaten Buleleng No.280.00 dan biaya administrasi sebesar Rp92.16 mengakibatkan beban denda minimal sebesar Rp11.9 Nopember dan 15 Mei.563.794. RDA 31/DDI/1989 sebesar Rp357.16 dan Bupati Buleleng menyetujui penundaan pembayaran angsuran hutang jangka panjang tersebut sampai ada keputusan yang jelas dari Pemerintah Pusat melalui Surat Bupati Buleleng No.00 dan RDA. 451/723/Eksos tanggal 30 Nopember 2004.00 atau seluruhnya sebesar Rp1.357.00.09/XI/2004 tanggal 11 Nopember 2004. Kebijakan Direksi menunda pembayaran angsuran hutang jangka panjang tersebut diputuskan setelah Direksi menyimak adanya berita di Harian Jawa Post hari Kamis 4 Nopember 2004 dan berita Harian Nusa hari Senin 8 Nopember 2004 tentang Rencana Pemerintah untuk menghapus Hutang PDAM seluruh Indonesia.510.510.67 Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Buleleng sampai dengan 31 Desember 2004 mempunyai kewajiban hutang jangka panjang terdiri atas 3 (tiga) perjanjian pinjaman yaitu RDA 17/DDI/1988 sebesar Rp336. PDAM Kabupaten Buleleng menunda pembayaran angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo sebesar Rp204. 181/KU.03.

56 360 .371.474.876. Biaya Administrasi jatuh tempo sebesar Rp168.11 (Rp111.794.11+ Rp12.794.876.195. P5-122/DP3/1993 tanggal 15 Mei 1993 Pasal 8 ayat (2) maka perhitungan denda atas pokok pinjaman dan biaya administrasi yang telah jatuh tempo adalah yaitu sebesar 9% dan 18% pertahun dari jumlah yang tertunggak dengan perhitungan sebagai berikut: Denda Hutang Pokok sebesar Rp4.150.195.16 x (150/184 hari bunga)) Denda Hutang Pokok sebesar Rp4. .905.751.794.d 14 April 2005 sebesar Rp75.534.516.371.56 (Rp92.563 x 9% x 150 360 Denda Biaya Administrasi sebesar Rp12.Penundaan pembayaran angsuran hutang jangka panjang yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 tersebut menimbulkan denda dimana PDAM Kabupaten Buleleng telah menerima perhitungan jumlah angsuran pinjaman dan denda dari Direktorat Pengelolaan Penerusan Pinjaman Departemen Keuangan Republik Indonesia untuk posisi sampai dengan tanggal 14 April 2005 ( 150 hari) sebagai berikut: Hutang Pokok jatuh tempo sebesar Rp111.534.611.285.56 dengan perhitungan : .633.947. Lampiran A/ 8 .142.563 x 9% x 150) 360 Denda Biaya Administrasi sebesar Rp6.947.67.00.Rp75.633.56).633.Biaya Administrasi jatuh tempo sebesar Rp92.680.806.195.16 x 18% x 150) 360 atau denda seluruhnya sebesar Rp11.656.16 .876.00 360 atau denda seluruhnya sebesar Rp16.633.794.611.680.563.11 dengan perhitungan : Rp111.371.19 dengan rincian: .03 (Rp92.285.67 (Rp4..516.663.03 x 18% x 150 = Rp5. Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Nomor RDA.Rp92.Dari 16 Nopember 2004 s.16 x 18% x 150 = Rp6.

mengakibatkan beban denda keterlambatan minimal sebesar Rp11. pihak PDAM Kabupaten Buleleng dikenakan denda sebesar 9% pertahun atas jumlah yang tertunggak. Lampiran A/ 9 .534. maka biaya administrasi dan biaya komitmen yang tertunggak tersebut dikenakan denda sebesar 18% per tahun. Pasal 8 ayat (2) : huruf b menyatakan bahwa terhitung sejak terjadinya tunggakan/kelambatan pembayaran kembali pokok pinjaman.371. Hal ini disebabkan oleh karena kebijaksanaan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng untuk menunda pembayaran angsuran hutang jangka panjang sampai adanya keputusan yang jelas dari pemerintah pusat mengenai hutang PDAM seluruh Indonesia. P5-122/DP3/1993 tanggal 15 Mei 1993 denda biaya administrasi dihitung sebesar 18% pertahun dari jumlah yang tertunggak.947. P5-122/DP3/1993 tanggal 15 Mei 1993 pada: a.11 dan denda biaya administrasi sebesar Rp6. b. huruf c menyatakan bahwa terhitung sejak terjadinya tunggakan/kelambatan pembayaran biaya administrasi dan biaya komitmen. Tidak dibayarnya angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo tersebut tidak sesuai dengan Perjanjian Pinjaman antara Pemerintah Republik Indonesia dengan PDAM Kabupaten Buleleng Nomor RDA.67 yaitu denda hutang pokok sebesar Rp4. Pasal 7 ayat (1) yang menyatakan bahwa pembayaran kembali pokok pinjaman oleh PDAM Kabupaten Buleleng kepada Pemerintah Indonesia dilakukan dalam 30 (tiga puluh) kali angsuran setiap setengah tahunan yang sama besarnya pada setiap tanggal 15 Mei dan tanggal 15 Nopember dengan angsuran pertama dilakukan pada tanggal 15 Nopember 1998 dan berakhir pada tanggal 15 Mei 2013.56.905. Angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo yang belum dibayar tersebut. Ayat (2) menyatakan bahwa PDAM Kabupaten Buleleng diwajibkan membayar biaya administrasi setiap tanggal 15 Mei dan tanggal 15 Nopember setiap tahunnya.142.Perbedaan jumlah denda biaya administrasi disebabkan berdasarkan Pasal 8 ayat (2) Perjanjian Pinjaman Nomor RDA.195.

menjelaskan bahwa tunggakan hutang dimaksud akan dilunasi setelah adanya keputusan yang pasti dari pemerintah terhadap BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar segera melaksanakan pembayaran angsuran hutang jangka panjang yang tertunda sebesar Rp204.16 ditambah denda sampai dengan tanggal 14 April 2005 sebesar Rp11.510.142.Direksi PDAM Kabupaten Buleleng hutang – hutang PDAM seluruh Indonesia.905. Lampiran A/ 10 .67 tanpa menunggu kebijakan Pemerintah Pusat tentang hutang-hutang PDAM seluruh Indonesia yang belum pasti.357.

Lampiran A/ 11 .LAMPIRAN B Tidak ada Catatan Pemeriksaan.

JAB.VETERAN/GOL. DPRD KAB.200 424.800 184.000 6. SEKWAN DPRD BLL RUM.147. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.462.BULELENG KTR.200 175.P.IV JL. SEKWAN DPRD BLL LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA LAKSMI GRAHA KTR.YUDISTIRA/GOL.400 464.IV NGURAH RAI 11 NGURAH RAI 11 JUMLAH Rp.400 486.600.200 460.400 6.400 146.K SINGARAJA S.IV JL.BULELENG KTR.050 13.500 10.028.IV SANGKET SGR/GOL.IV JL.VETERAN /GOL.VETERAN/GOL.VETERAN/GOL.VETERAN/GOL.000 6.000 1.IV NGURAH RAI SGR/GL.754.800 109.VETERAN/GOL.000 17. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 2 01006051 01006051 01006417 01006417 01006417 01006417 01011405 01011405 01011405 01011405 01000183 01000183 01000183 01001095 01001095 01001095 01001095 01001095 01002384 01002384 01002384 01002384 01002384 01003974 01003974 01003974 01003974 01003974 01005040 01005040 01005040 01005040 01005040 01007359 01007359 01007359 01007578 01007578 01007578 01007578 01007578 01010631 01010631 01010631 01010631 01010631 01011163 01011163 REK.BULELENG KTR. DPRD KAB.IV NGURAH RAI SGR/GL.600 2.IV JL. TH/BLN 3 200411 200412 200409 200410 200411 200412 200306 200307 200308 200309 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 NAMA PELANGGAN 4 S.IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.BULELENG KTR.YUDISTIRA/GOL.600 35.700 6. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.VETERAN/GOL. DPRD KAB.000 65.BULELENG RUMAH JABATAN KA.800 572.600 1.IV JL.400 102.LAMPIRAN A .700 43. SAMB.400 52. SEKWAN DPRD BLL RUM.IV JL. IV JL.000 6.IV BISMA 11 BISMA 11 BISMA 11 NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI NGURAH RAI SGR/GL.P. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL. JAB.IV NGURAH RAI SGR/GL.000 6.IV JL.VETERAN /GOL.IV JL.000 6.017.000 1.400 .VETERAN /GOL.000 1.200 376. V SANGKET SGR/GOL.400 109.200 328. IV NGURAH RAI 2 SGR/GOL.IV JL.VETERAN/GOL.000 396.400 1.000 11.400 473.200 164.800 157.061.400 1.400 1.000 6.400 34.VETERAN /GOL.IV JL. DPRD KAB. DPRD RUMAH JABATAN KA.007.943. 1 DAFTAR PIUTANG AIR INSTANSI PEMERINTAH DILUAR DITAGIHKAN MELALUI PERPAMSI NO NO. JAB. 6 91.VETERAN /GOL.800 1.K SINGARAJA KANTOR UPPT SUKASADA KANTOR UPPT SUKASADA KANTOR UPPT SUKASADA KANTOR UPPT SUKASADA PASAR SUKASADA PASAR SUKASADA PASAR SUKASADA PASAR SUKASADA BADAN PENGELOLAAN KEU DAERAH BADAN PENGELOLAAN KEU DAERAH BADAN PENGELOLAAN KEU DAERAH GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN GEDUNG BAGIAN KEUANGAN ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KTR DPRD KAB BULELENG KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU KANTOR BUPATI BARU RUM.IV JL.IV JL.950 6.800 1. V JL.IV SANGKET SGR/GOL.000 6.IV SUKASADA SUKASADA SUKASADA SUKASADA JLN NGURAH RAI 72 JLN NGURAH RAI 72 JLN NGURAH RAI 72 JL.VETERAN/GOL.800 54.VETERAN/GOL. DPRD KAB.IV SANGKET SGR/GOL.VETERAN/GOL.230. DPRD ALAMAT 5 JL.IV NGURAH RAI SGR/GL.IV JL.

SGR GEDUNG PBSI CAB.622.1 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 2 01011163 01011163 01011163 01013480 01013480 01013480 01013480 01013480 01013483 01013483 01013483 01013483 01013483 01015136 01015136 01015136 01015136 01015136 01000004 01000004 01000004 01000004 01000004 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000036 01000079 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01000160 01002193 01002193 01002193 01002541 01002541 01002541 01002541 3 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200208 200412 200401 200402 200403 200404 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 4 RUMAH JABATAN KA. IV VETERAN 20 SGR/GOL. BISMA SGR JL.400 435.191. BISMA SGR JL.V VETERAN SGR/GOL.400 1. IV VETERAN SGR/GOL.200 721. IV VETERAN 3 SGR/GOL.600 151.923.500 7.800 1. VETERAN SGR JL. IV VETERAN 9A SGR VETERAN 9A SGR VETERAN 9A SGR 100 01002541 101 01002784 102 01002784 103 01002784 .000 6.800 11. DPRD RUMAH JABATAN KA. DPRD KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI KANTOR BUPATI ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA ATITI WISMA RD. IV VETERAN 3 SGR/GOL.000 177. IV VETERAN 20 SGR/GOL.015. IV VETERAN 20 SGR/GOL. IV VETERAN SGR/GOL.000 6. IV VETERAN 3 SGR/GOL. KETUA DPRD BULELENG RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI RUMAH DINAS BUPATI PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN KTR PERPUSTAKAAN & ARSIP KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA KANTOR KERTIYA GEDUNG PBSI CAB. IV VETERAN 20 SGR/GOL.600 182.100 644. VETERAN SGR JL. KETUA DPRD BULELENG RD.400 1.300 14.200 330.000 6. JAB.500 7.200 140.000 133. KETUA DPRD BULELENG RD.500 7.431.000 8.600 89.200 144.WAKIL KETUA DPRD RUM.000 14.600 488.V JL.WAKIL KETUA DPRD NGURAH RAI 11 NGURAH RAI 11 NGURAH RAI 11 JL.500 6.4/GOL. BISMA SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR VETERAN 4 SGR 5 6 166.767. JAB. IV VETERAN SGR/GOL.200 1. VETERAN SGR JL. VETERAN SGR JL. BISMA SGR JL. SGR SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA SASANA BUDAYA RUM.UDAYANA NO. IV VETERAN 20 SGR/GOL.600 69. KETUA DPRD BULELENG RD.700 7. IV VETERAN 20 SGR/GOL. VETERAN SGR JL.500 29.600 1. IV JL.550 6.JAB. IV VETERAN 20 SGR/GOL.800 20.4/GOL. VETERAN SGR JL.800 310.UDAYANA NO. IV VETERAN 20 SGR/GOL.600 1.V JL.200 195.000 186.000 6.800 27.200 361. KETUA DPRD BULELENG RD. VETERAN SGR JL. IV VETERAN SGR/GOL.UDAYANA NO.500 7.000 6. BISMA SGR JL.750 7. IV VETERAN 3 SGR/GOL.332. DPRD RUMAH JABATAN KA.100 6. IV VETERAN 20 SGR/GOL.450 VETERAN 3 SGR/GOL.800 1. IV VETERAN 3 SGR/GOL. IV JL WERKUDARA 1 VETERAN 20 SGR/GOL. VETERAN SGR JL.500 7. VETERAN SGR JL.WAKIL KETUA DPRD RUM. IV VETERAN 20 SGR/GOL.833.4/GOL. VETERAN SGR JL. IV VETERAN 20 SGR/GOL.JAB.600 173. IV VETERAN 3 SGR/GOL.JAB.000 1.200 118.500 7. JAB. SGR GEDUNG PBSI CAB. JAB.400 217. JAB.200 1.200 89. IV VETERAN 3 SGR/GOL.600 74.336.

SINGARAJA JLN. VETERAN. VETERAN. UDAYANA SGR JL.V UDAYANA SGR/GOL.000 6. UDAYANAN SGR JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JL VETERAN 23 JLN. TEGAL SGR UDAYANA SGR/GOL.350 164.400 43. IV VETERAN 23 SGR/GOL.000 45.200 471.400 104 01002784 105 01002784 106 01003905 107 01005566 108 01005566 109 01005566 110 01005566 111 01009099 112 01009099 113 01009099 114 01009099 115 01009099 116 01014183 117 01014183 118 01014183 119 01014183 120 01014183 121 01014183 122 01014183 123 01014183 124 01014184 125 01014184 126 01014184 127 01014366 128 01014366 129 01014366 130 01014366 131 01014366 132 01014366 133 01014366 134 01014366 135 01014366 136 01014366 137 01014366 138 01014366 139 01015334 140 01015504 141 01015504 142 01015504 143 01015504 144 01002625 145 01002625 146 01002625 147 01002625 148 01002625 149 01005695 150 01005705 151 01005705 152 01005705 153 01005705 154 01005705 155 01006413 156 01006413 157 01006413 158 01006413 GAJAH MADA 150 GOL. UDAYANA SGR JL.000 6.650 8.550 869.350 37.000 6.BULELENG G O R KAB.BULELENG K O N I KAB. UDAYANA SGR JL.1 2 3 200411 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200410 200411 200412 200401 200402 200403 200404 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200408 200409 200410 200411 4 RUM.BULELENG G O R KAB.400 43.800 58.100 9. UDAYANA SGR JL.400 47. SINGARAJA JLN. UDAYANA SGR JL.200 292. IV VETERAN 23 SGR/GOL. UDAYANA SGR JL.200 118.400 299.100 7.IV UDAYANA 3A SGR/GOL. VETERAN.350 37. IV JL. IV JLN.800 732. VETERAN. UDAYANAN SGR JL.800 8. UDAYANA SGR JL. VETERAN.000 76. IV VETERAN 23 SGR/GOL.350 37.000 321. SINGARAJA JLN.BULELENG G O R KAB. BULELENG K O N I KAB.750 7. SINGARAJA JLN.000 6.BULELENG G O R KAB. SINGARAJA JLN.IV BR.IV UDAYANA 3A SGR/GOL.400 660.000 6.JABATAN KETUA DPRD BLL R.850 6. TEGAL GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN GEDUNG KESENIAN R. BULELENG DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN DINAS KEBUDAYAAN TAMAN KOTA LAP.000 275.JABATAN KETUA DPRD BLL VETERAN 9A SGR VETERAN 9A SGR 5 6 9.600 37.600 43.000 6.V UDAYANA SGR/GOL.650 7.350 37.000 941.800 803.800 752.BULELENG G O R KAB.JABATAN KETUA DPRD BLL R.800 138.200 6.000 6. SINGARAJA UDAYANA 3A SGR/GOL. IV VETERAN 23 SGR/GOL. NGURAH RAI RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) RUMAH JABATAN BUPATI ( I ) SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG SEKWAN DPRD KABUPATEN BULELENG KANTOR LURAH BR. UDAYANA SGR JL.850 7.WAKIL KETUA DPRD KANTOR CATATAN SIPIL RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) RUMAH JABATAN BUPATI ( II ) DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA DINAS PARIWISATA G O R KAB. UDAYANAN SGR JL. VETERAN. BULELENG K O N I KAB.000 9.JAB.WAKIL KETUA DPRD RUM.IV UDAYANA 3A SGR/GOL.200 281.V UDAYANA SGR/GOL.800 363.200 15.800 212.000 6. NGURAH RAI JLN.000 6. VETERAN.BULELENG G O R KAB.JABATAN KETUA DPRD BLL R. SINGARAJA VETERAN 23 SGR/GOL. VETERAN.BULELENG G O R KAB.200 6.650 18. SINGARAJA JLN.400 6.JAB.V UDAYANA SGR UDAYANA SGR UDAYANA SGR UDAYANA SGR .V UDAYANA SGR/GOL.100 7.IV UDAYANA 3A SGR/GOL.850 47.

500 7.500 24.350 290.400 199.IV KARTINI 10 SGR/GOL.500 7. PERTAMANAN KTR.000 6.000 11.000 6.PENERANGAN BULELENG KTR.200 37. PERTAMANAN KTR.1 2 3 200412 200408 200409 200410 200411 200412 200111 200112 200201 200202 200203 200204 200205 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200201 200202 200203 200412 200402 200403 200409 200411 200412 200412 200412 200411 200412 200411 200412 200411 200412 200412 200412 200312 200401 200402 200403 200404 200405 200406 200407 200408 200411 200412 200311 200312 200401 200402 200403 200404 4 R.BLL R.000 6.200 676. PENDAFTARAN TANAH BEN.JABATAN DPRD.500 7.IV RATNA 15 SGR/GOL.JABATAN KETUA DPRD BLL R.000 6. PERTAMANAN KTR. BLL KTR DEPPEN KAB.SINGARAJA UDAYANA .KAB. BALI KTR DEPPEN KAB.IV KARTINI 10 SGR/GOL.IV MELUR 29 SGR/GOL. KES.PENERANGAN BULELENG KTR.BLL KTR.000 6.350 100.850 12.000 10.IV MELUR 29 SGR/GOL.IV MELUR 29 SGR/GOL.IV SERUNI 16 SGR/GOL.600 9.600 208. LURAH BANYUASRI KTR.KAB.950 11.500 15.IV KARTINI SGR/GOL.IV TASBIH 8 SGR/GOL.000 6.IV TASBIH 8 SGR/GOL.500 7.000 488. LURAH BANYUASRI KANTOR CAMAT BULELENG KEPALA KEJAKSAAN NEGERI GKPN RI PROP.150 264.PENERANGAN BULELENG KTR.000 6.500 6.000 195.BLL R.400 124.400 206.KAB.JABATAN DPRD.BLL R.IV DEWI SARTIKA SGR/GOL.BLL KTR.BLL R.IV POLIKLINIK KOMPI B YONIF 741 POLIKLINIK KOMPI B YONIF 741 R D K 45 YONIF 741 SBW SKIP RDH 70 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B R D K 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B 6 43. KANTOR IMIGRASI RESORT BLL.400 39.000 513.000 6.200 6.650 87.500 7.IV KARTINI 7 SGR/GOL. PERTAMANAN KTR. YANI 43 SGR/GOL.IV TELENG SGR TELENG 45 SGR TELENG 45 SGR KARTINI 7 SGR/GOL.DATI II BLL KTR.IV RATNA 15 SGR/GOL. AGAMA KAB.600 7.SINGARAJA UDAYANA .KAB. BALI GKPN RI PROP.100 37.YANI 99 SGR/GOL.800 6.IV DEWI SARTIKA SGR/GOL.500 18. KEJAKSAAN NEGERI SGR KANTOR IMIGRASI RESORT BLL.500 11.PENGADILAN NEGERI SGR KTR PEMADAM KEBAKARAN KTR PEMADAM KEBAKARAN KTR PEMADAM KEBAKARAN KTR. BLL SURATNO SURATNO I KT JAYA UTAMA PURBA DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M DOMINGGUS M PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN UDAYANA SGR 5 UDAYANA .000 6.200 204. KTR. PERTAMANAN KTR.000 206.JABATAN DPRD. PERTAMANAN KTR.000 7.200 7.SINGARAJA PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR A.000 83.000 6.IV KARTINI 10 SGR/GOL.500 7.000 159 01006413 160 01007367 161 01007367 162 01007367 163 01007367 164 01007367 165 01012062 166 01012062 167 01012062 168 01012062 169 01012062 170 01012062 171 01012062 172 01000758 173 01000931 174 01000934 175 01000954 176 01001004 177 01001004 178 01001068 179 01001068 180 01001068 181 01001120 182 01001153 183 01001153 184 01001153 185 01001222 186 01001222 187 01001466 188 01003976 189 01006310 190 01006310 191 01006428 192 01006428 193 01011409 194 01011409 195 01011417 196 01012414 197 01012416 198 01012416 199 01012416 200 01012416 201 01012416 202 01012416 203 01012416 204 01012416 205 01012416 206 01012416 207 01012416 208 01013578 209 01013578 210 01013578 211 01013578 212 01013578 213 01013578 .000 149. KAB.JABATAN DPRD.IV A.KAB.200 460.SINGARAJA UDAYANA . PERTAMANAN KTR.600 19.600 111.SINGARAJA UDAYANA .000 32.KTR.JABATAN DPRD.

300 10.KETUT SUDARSANA SH LETDA POL.I WAYAN KUMA LETDA POL. POLRES/A.IV/3 ASR.NO. POLRES/HARIS P.400 25.P. SAHADEWA LAKSAMANA G.POLRES/SUTIKNO RD.000 9.900 25.100 22.300 6.A.400 9.III/2 ASR.000 24.100 24.400 8. SAHADEWA LAKSAMANA G.III/3 ASR. POLRES/NYOMAN ATRA RD. IV PELABUHAN BLL/GOL.750 14. POLRES/BAHRUDIN RD.P.I WAYAN KUMA LETDA POL.SELAYAR JL.100 8.II/5 ASR. SAHADEWA JL.500 6.POLRES BLOK .SELAYAR JL.A.400 63.III/1 SELAYAR BLOK MAPOLSEK SELAYAR BLOK MAPOLSEK SELAYAR BLOK MAPOLSEK JL.SELAYAR JL.6A ASR.6A ASR. TINGGI BLOK D ASPOL KP.000 6.POLRES G. SURIYAWAN RD.000 6.POLRES G. POLRES/SUGITO RUDIN POLRES RUDIN POLRES RUDIN POLRES RUDIN POLRES RD.800 29.POLRES G. DINAS POLRES BLL R. RD.400 41.POLRES G. LATIF NGR.I/4 ASR.6A ASR.I/5 ASR.I WAYAN KUMA LETDA POL.500 7.P. SAHADEWA LAKSAMANA G.000 6. TINGGI ASPOL KP.III/6 ASR.POLRES G.I/5 ASR.NO. SYAMSUL ULUN R. AYANI 69 SURAPATI SINGARAJA KP.I/5 ASR.6A ASR.200 29.000 6.P.IV/6 ASR.500 14.500 7.POLRES BLOK .SELAYAR ASPOL KP.150 15.000 6.POLRES G.POLRES G.000 6. TINGGI BLOK E ASPOL KP.500 7.650 7.800 21. TINGGI SINGARAJA PELABUHAN BLL/GOL.150 27.POLRES G.650 10.P.NO.100 17.000 87.I/5 ASR.POLRES G.III/5 ASR.800 18.1 2 3 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200201 200202 200203 200204 200412 200412 200412 200201 200202 200203 200411 200412 200412 200412 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200412 200411 200412 200410 200411 200412 PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN PUJIMAN 4 5 RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B RD 38 YONIF 741 KOMPI B LAKSAMANA G.I/5 ASR. POLRES/HARIS P.000 7.800 50.P.G.000 29.A.I/2 ASR.850 9. POLRES/K. POLRES/SARMA EKA JAYA RD. DINAS POLRES BLL R.450 32.800 21.POLRES G.POLRES G.500 7.SELAYAR JL.500 7.POLRES G.500 80.I/5 ASR.POLRES G.POLRES G.500 7.A.POL.000 6.400 19. RD.400 11. TINGGI BLOK D 6 6.II/2 ASR. POLRES/K. POLRES/M. TINGGI BLOK D ASPOL KP.A.NO.I WAYAN KUMA LETDA POL. DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL RUMAH DINAS POLRES BLL KADEK ADNYAWATI NYOMAN WANTRA NYOMAN WANTRA I GEDE NAMA WIJAYA I GEDE NAMA WIJAYA I GEDE NAMA WIJAYA .SELAYAR JL.I/2 ASR.POLRES BLOK . TINGGI BLOK E ASPOL KP.I WAYAN KUMA LETDA POL.000 6.POLRES G.200 14. SUASTIKA RD.750 7.000 6.800 214 01013578 215 01013578 216 01013578 217 01013578 218 01013578 219 01013578 220 01013578 221 01013578 222 01014363 223 01014363 224 01014363 225 01014363 226 01016143 227 01000447 228 01006103 229 01000055 230 01000055 231 01000055 232 01008545 233 01008545 234 01008569 235 01008570 236 01008571 237 01008571 238 01008571 239 01008571 240 01008571 241 01008571 242 01008575 243 01008576 244 01008577 245 01008578 246 01008578 247 01008578 248 01008578 249 01008599 250 01008603 251 01008641 252 01008647 253 01009821 254 01010995 255 01010995 256 01010995 257 01010997 258 01010997 259 01010997 260 01010997 261 01010997 262 01010997 263 01011561 264 01011566 265 01011566 266 01011571 267 01011571 268 01011571 R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA KANTOR PERHUBUNGAN RUMAH DINAS POLRES BULELENG PASAR KAMPUNG TINGGI PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG RD. IV PELABUHAN BLL/GOL.POLRES G.200 10.POLRES BLOK . IV ASR.POLRES G.000 6.I WAYAN KUMA RD.

SEKSI WILDIS PENDAS.800 17.IIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.500 7.II AIR SANIH/GOL.500 7.GEMPOL G.KEP.800 7.150 22. TINGGI BLOK A ASPOL KP.750 6.500 25.600 14.600 6.IV JL. SUPRAPTO .500 7. RAYA A. TINGGI BLOK A ASPOL KP.KEPALA DESA PACUNG MD WIJAYA SEPUTRA KTR.SUPRAPTO/GOL.500 7. RATULANGI PENARUKAN SGR/GOL.500 367.GARUDA 11 SGR JL. SUDIRMAN .500 7.IV BANYUNING BARAT SGR JL.600 29.GARUDA 11 SGR JL.750 8.150 29.TEGAL SANGSIT P.IV JL.SUPRAPTO/GOL.500 116.500 7.SUPRAPTO/GOL.SERIRIT JL. GEMPOL GG.200 10.IV JL.A.650 9.300 186.800 30. GEMPOL GG.200 6.IIB TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO KANTOR CAMAT SANGSIT KANTOR PENGAMAT PU.SUDIRMAN/GOL.200 649.200 24.IV JL.800 12.IV JL.650 19. SERIBU RAYA KBT.SUPRAPTO/GOL.400 24. TINGGI BLOK D ASPOL KP.II RAYA KBT A.100 30.300 19. DINAS PERKEBUNAN DINAS PERKEBUNAN KANTOR DEPDIKBUD KBT RUMAH DINAS PUSKESMAS LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN LAPANGAN TEMBAK PERBAKIN KANTOR CAMAT BALE BANJAR LURAH MESS BPD SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT PASAR SERIRIT .IIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.SANIH RAYA KBT. TINGGI BLOK C ASPOL KP.II BR.750 29.SANIH/II AIR SANIH .IV 6 7.850 18. SERIBU P.-A.MENJANGAN SGR/GOL. TINGGI BLOK B POLSEK SGR POLSEK SGR II/2 POLSEK SGR I/4 POLSEK SGR I/4 POLSEK SGR I/4 POLSEK SGR II/4 POLSEK SGR III/2 POLSEK SGR IV/2 POLSEK SGR IV/3 POLSEK SGR IV/4 P.RAYA KBT SANGSIT SANGSIT SANGSIT SANGSIT JL.000 30.000 118. SANIH JL.KEPALA DESA KBT KTR.GEMPOL G.950 9.SUPRAPTO/GOL.400 6. SERIBU P.GARUDA 11 SGR JL.000 21.KBUTAMBAHAN JL.100 21.IV JL.000 7.750 25.SUPRAPTO/GOL.WALET JL. SANIH . TEGAL SGR.IIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS. GEMPOL GG.1 2 3 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200203 200204 200205 200210 200211 200212 200412 200412 200412 200201 200202 200203 200204 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200412 200412 200409 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200306 200307 200308 200309 200310 200311 I KETUT MUDITHA NYOMAN KARIANA I KETUT SADIA I KETUT SUDIRKA PUTU ANTARA 4 5 ASPOL KP.000 6.CAMAT KBT KTR.800 7. SERIBU P.KBT AIR SANIH/GOL.500 7.DESA BKL KANTOR KADES BUKTI KTR.100 14.100 25.WALET JL.950 9.200 269 01011573 270 01011582 271 01011586 272 01011587 273 01011592 274 01013064 275 01013066 276 01013067 277 01013067 278 01013067 279 01013068 280 01013070 281 01013074 282 01013075 283 01013076 284 01004381 285 01007288 286 01008197 287 01008198 288 01008198 289 01008198 290 01012455 291 01012455 292 01012455 293 01005277 294 01005770 295 01009926 296 01014362 297 01014362 298 01014362 299 01014362 300 07000097 301 07000138 302 07000351 303 07000387 304 07000413 305 07000668 306 07000674 307 07000682 308 07000682 309 07001317 310 07001633 311 07002143 312 07002143 313 07002143 314 07002143 315 03000007 316 03000019 317 03000133 318 03000419 319 03000419 320 03000419 321 03000419 322 03000419 323 03000419 KETUT PUTRA YASA KETUT SUARSANA GEDE AGUS ADNYA SWARA GEDE AGUS ADNYA SWARA GEDE AGUS ADNYA SWARA NYOMAN MERTA SUDIRO MULYADI PUTU SUTAYA TITUS MAGGA KANTOR LURAH BANYUNING LEMBAGA PEMASYARAKATAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.GEMPOL G.A.SANIH KBT PACUNG JL G BATUR KBT RAYA BKL.SERIRIT JL. KANTOR DEPDIKBUD DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA KTR.000 6.400 10.000 19.000 6. GARUDA 11 SGR JL.000 7.500 7. GEMPOL GG.WALET SANGSIT BR.100 7.100 78.

CEL.BAWANG DS.150 6. KORAMIL I PERUM.200 39.800 10. MENAKA GIRI GOL II JL.CEL.SERIRIT DESA KALIANGET . TEMUKUS DESA TANGGUWISIA DESA KALISADA DESA TANGGUWISIA JL.200 11.700 15.800 4.650 140.200 42.000 24.200 11.200 29. APOKAT BSB.000 24. TEMUKUS DS.500 22.BAWANG DS.TINGA 6 20.PENGULON .BAWANG DS.200 8.000 8. SUDIRMAN . PLPDK KTR.450 63.PENGULON .BAWANG DS.000 39.400 4.CEL.000 10. DESA KALISADA KANTOR DOLOG KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KOPERASI SEJAHTERA KANTOR POS KANTOR P & K KANTOR U P P T KANTOR KEPALA DESA PERUM.KISKENDA . APOKAT BSB. AMERTA GOL II JL.CEL.PENGULON .400 50.PENGULON . KORAMIL I PERUM. AMERTA GG.100 13.BAWANG DS. AMERTA GOL II JL.200 12.000 7. AMERTHA .CEL.BAWANG DS. AMERTA GOL II JL.400 76.150 39.000 37.400 4.800 18.200 228. TINGA . PLPDK DRS NY SUARDANA/LPTP KANTOR KEP.200 14.PENGULON .000 17.SERIRIT DESA KALOPKASA BR.300 30.CEL.900 324 03000985 325 03000996 326 03001400 327 03001425 328 03001425 329 03002407 330 03003230 331 03001051 332 03001230 333 03001373 334 03001583 335 03001659 336 03001732 337 03001868 338 03001868 339 03001872 340 03001872 341 03001872 342 03001940 343 03002118 344 03002118 345 03002118 346 03002118 347 03002133 348 03002133 349 03002195 350 03002315 351 03002496 352 04000002 353 04000002 354 04000002 355 04000223 356 04000295 357 04000330 358 04000534 359 04000623 360 04000732 361 04000732 362 04000733 363 04000733 364 04001163 365 04001278 366 04001525 367 04001555 368 04001551 369 05000004 370 05000052 371 05000053 372 05000054 373 05000055 374 05000056 375 05000057 376 05000058 377 05000064 378 05000125 KANTOR POLISI HUTAN KANTOR DINAS DELOD RURUNG KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA KALIANGET KANTOR UPPT KANTOR KEPALA DESA KANTOR CAMAT KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA KANTOR KEPALA DESA DENCARIK KANTOR KEPALA DESA DENCARIK KANTOR KEPALA DESA DENCARIK KANTOR KEPALA DESA JEMBATAN TIMBANG JEMBATAN TIMBANG JEMBATAN TIMBANG JEMBATAN TIMBANG KTR.750 8.IV 5 JL. KORAMIL II PERUM. KISKENDA GG.300 19.AMERTA .600 11. KORAMIL II KANTOR CAMAT KANTOR BPP BUSUNGBIU KANTOR PUSKESWAN KANTOR ADAT BUSUNGBIU KANTOR KEPALA DESA KEKERAN WAYAN RIDA/RD.PENGULON . KISKENDA GG.PENGULON .800 8.BUSUNGBIU JL. JL. AMERTHA GOL II JL.1 2 3 200412 200412 200412 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200410 200411 200412 200412 200310 200311 200312 200401 200411 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 PERUM KORAMIL KPN.500 22. APOKAT BSB. AMERTA GOL II JL.YANI/GOL.750 19.500 50.600 75.000 5.SUSILA DARMA ASRAMA KORAMIL ASRAMA KORAMIL 4 KANTOR PASAR SERIRIT JL. SUDIRMAN SGR BANJAR ASEM DESA UMA ANYAR .SERIRIT JLN.000 27. JL.500 9.850 13. APOKAT BSB.PENGULON . AMERTA GG.200 4.BAWANG DS.CEL. JL.950 27.200 61.MUNDUK BANJAR MELANTING DESA RANGDU DESA BANJAR ASEM DESA BANJAR ASEM DESA DENCARIK DESA DENCARIK DESA DENCARIK DESA RINGDIKIT YEH ANAKAN YEH ANAKAN YEH ANAKAN YEH ANAKAN DS.000 11.A.400 118.BUSUNGBIU JL AMERTA GAJAH MADA CELUKAN BAWANG DS.350 20.BUSUNGBIU JL KISKENDA JL.500 32.700 7.000 11.CEL.BAWANG DS. KISKENDA . NGURAH RAI SUDIRMAN SERIRIT SUDIRMAN SERIRIT JL.KESEHATAN KANTOR NAVIGASI KANTOR BEA CUKAI KANTOR PELABUHAN KANTOR SYAHBANDAR KANTOR KESEHATAN PELABUHAN RUMAH DINAS PELABUHAN RUMAH DINAS/SARTANA RUMAH DINAS ASRAMA POLISI .BUSUNGBIU JL. JL.000 24.

000 6.800 6.000 6.CELUKAN BAWANG DS.CELUKAN BAWANG GEROKGAK .150 379 05000135 380 05000136 381 05000137 382 05000138 383 05000139 384 05000219 385 05000232 386 05000243 387 05000243 388 05000243 389 05000280 390 05000297 391 05000324 392 05000368 393 05000503 394 05000663 395 05000663 396 05000730 397 05000898 398 05001036 399 05001114 400 06000197 401 06000564 402 08000128 403 08000129 404 08000191 405 02000050 406 02000057 407 02000058 408 02000059 409 02000129 410 02000356 411 02000376 412 02000376 413 02000376 414 02000376 415 02000376 416 02000623 417 02001147 418 02001393 419 02002060 420 02002060 421 02002060 422 02002060 423 02002060 424 02002060 425 02002060 426 02002060 427 02002060 428 02002075 429 02002075 430 02002249 431 02002282 GROKGAK .700 185.800 11.000 6.984. LOVINA KALIASEM.000 14.DINAS PT PLN R.000 8. LOVINA KALIASEM.400 9.000 6. GROKGAK KANTOR KEHUTANAN PASAR HEWAN PANCASARI KANTOR RESORT POLISI HUTAN KANTOR KADES SAMBIRENTENG KTR.400 35.B.CELUKAN BAWANG GEROKGAK .200 32. LOVINA KALIASEM.100 8.000 7. LOVINA KALIASEM.800 435.DESA KALIBUKBUK DIN.400 21.000 6.200 135.400 76.358. C .850 8.CELUKAN BAWANG GEROKGAK . MUSI DESA PATAS PEL.150 6.1 2 3 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200410 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200411 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200412 200402 200403 200404 200405 200406 200412 200412 200412 200404 200405 200406 200407 200408 200409 200410 200411 200412 200411 200412 200412 200412 4 RUMAH DINAS SYAHBANDAR RUMAH DINAS PELABUHAN KANTOR KARANTINA KTR.CELUKAN BAWANG DS. PERUM WIL.650 9.000 6.000 67.850 17. LOVINA KALIASEM.000 6. JL SERIRIT PEMARON JL SERIRIT PEMARON ENJUNG SANGYANG ANTURAN DUSUN MUNDUK JUMLAH . PERIKANAN GONDOL BD.000 131.600 65.650 50.DINAS PT PLN R.700 98.000 94.000 70.800 389.200 13.DINAS PT PLN R.600 29.000 8. TEMBOK KANTOR SKB BULELENG RUMAH DINAS RRI RUMAH DINAS RRI RUMAH DINAS RRI KTR KEPALA DESA ANTURAN KANTOR KEPALA DESA R.000 6.600 61.400 9.000 6. PASAR ANTURAN TUKADMUNGGA PEMARON PEMARON PEMARON PEMARON PEMARON PEMARON KALIBUKBUK BANYUALIT TUKAD MUNGGA LOVINA KALIASEM.KALIASEM BALE BANJAR DINAS MUNDUK DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA DESA TINGA TINGA GEROKGAK 5 6 7.400 69. SERIRIT GOL II RRI KALIBUKBUK GOL II RRI KALIBUKBUK GOL II RRI KALIBUKBUK GOL II DSN.DINAS PT PLN R.800 12. PATAS .000 6. LOVINA KALIASEM.000 24. KA.000 6.DES. BAWANG DESA GONDOL BANYUPOH BANYUPOH BANYUPOH BANYUPOH GONDOL DESA GROKGAK DUSUN PEKEN DUSUN PEKEN GERETEK SAMBIRENTENG TEMBOK JL.800 7.000 6.KARANTINA PERTANIAN P3 PELABUHAN BALAI DESA GEROKGAK PUSKESMAS KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KANTOR CAMAT KOPERASI K P N PUS KES MAS PEMBANTU KANTOR P DAN K RD. LOVINA KALIASEM.R.000 239. PERTANIAN TANAMAN PANGAN DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA KANTOR IMIGRASI SGR KANTOR IMIGRASI SGR GEDUNG LBK.200 273.000 6.DINAS PT PLN STASIUN RRI REGIONAL I KANTOR KEP. LOVINA KALIASEM. III KTR SUB BALIKANDITA KTR POLISI KEHUTANAN KTR POLISI KEHUTANAN PUSKESMAS BANYUPOH BALAI DESA BANYUPOH B.500 6.650 17.750 14.

500 332. V/9 SGR PENATARAN GG.AGUNG NO. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.500 7. BULAN 3 200201 200202 200208 200209 200210 200211 200212 200206 200207 200208 200201 200209 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200208 200209 200209 200210 200211 200212 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200208 200204 200205 200206 200207 200208 200206 200207 200208 200201 200202 SARIANI SARIANI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI PT TIRTA ALAM ABADI NYOMAN SUPARMI NYOMAN SUPARMI NYOMAN SUPARMI KEPALA KANTOR DEP.500 7. V/9 SGR KRESNA GG.500 7.111/5 KRESNA GG. IV VETERAN 3 SGR/GOL.G.500 7. UDAYANA NO.500 25.500 39.000 13.2 /GOL. PERTAMANAN KTR. PERTAMANAN 4 KP. ARYA WIRYASUTHA DRS. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.2 /GOL. VIII SANGKET/GOL.2 /GOL.IV JL.500 7.IV JL.500 7. V/9 SGR KRESNA GG.250 30.500 32.500 25. V/9 SGR KRESNA GG. V/9 SGR KRESNA GG.22/GOL. AGAMA MADE HENDRA KUSUMA MADE HENDRA KUSUMA MADE HENDRA KUSUMA MADE HENDRA KUSUMA CV YAKTI YUDA CV YAKTI YUDA CV YAKTI YUDA CV YAKTI YUDA PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN PU KABUPATEN DRS.G. NGURAH RAI 61 JL.300 332.AGUNG NO. ARYA WIRYASUTHA DRS.IV JL. ARYA WIRYASUTHA DRS. IV VETERAN 3 SGR/GOL.IV VETERAN 3 SGR/GOL. UDAYANA NO.IV JL. SINGARAJA SANGKET/GOL. 6 7.500 25.500 7.000 14.500 . AGAMA KEPALA KANTOR DEP. IV VETERAN 3 SGR/GOL.IV KRESNA GG. ARYA WIRYASUTHA DRS. IV VETERAN 3 SGR/GOL. V/9 SGR KRESNA GG.500 7. IV VETERAN 3 SGR/GOL.500 7. IV VETERAN 3 SGR/GOL. V/9 SGR KRESNA GG.2 /GOL.575 7.500 7.500 368.500 7.500 7. SINGARAJA KP.22/GOL.IV JL. IV PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR PRAMUKA 7 SGR NGURAH RAI SGR NGURAH RAI SGR NGURAH RAI SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR 5 NAMA PELANGGAN ALAMAT JUMLAH Rp. NGURAH RAI 61 JL.500 332.000 39. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.22/GOL.500 57000 7.500 7.500 7. 1 2 1 01012846 2 01012846 3 01006578 4 01006578 5 01006578 6 01006578 7 01006578 8 01008419 9 01008419 10 01008419 11 01004623 12 01000349 13 01004623 14 01004623 15 01004623 16 01004623 17 01004623 18 01004623 19 01004623 20 01004623 21 01013556 22 01013556 23 01013556 24 01013556 25 01003104 26 01003104 27 01003104 28 01003104 29 01000036 30 01000036 31 01000036 32 01000036 33 01000036 34 01000036 35 01000036 36 01000036 37 01000193 38 01000193 39 01000193 40 01000193 41 01000193 42 01002573 43 01002573 44 01002573 45 01012062 46 01012062 REK.000 39. VIII SANGKET/GOL.500 7.700 7.500 25.AGUNG NO.500 7. NGURAH RAI 61 JL. ARYA WIRYASUTHA MEKELE SEROJA MEKELE SEROJA MEKELE SEROJA KTR.500 7. NGURAH RAI 61 JL. V/9 SGR KRESNA GG.500 25. SAMB. IV VETERAN 3 SGR/GOL.500 7. 2 DAFTAR PIUTANG AIR YANG AKAN DIHAPUSBUKUKAN Wilayah : Singaraja (01) NO NO.LAMPIRAN A .500 7.500 7.500 7. UDAYANA NO. AGAMA KEPALA KANTOR DEP.500 25.000 39.500 595. AGAMA I GUSTI WENTEN HER PRANAWA KEPALA KANTOR DEP.500 25. VIII JL.G. V/9 SGR JL. UDAYANA NO. VIII SANGKET/GOL. AGAMA KEPALA KANTOR DEP. AGAMA KEPALA KANTOR DEP. VIII SANGKET/GOL.

SAHADEWA LAKSAMANA G.10 SGR JL. PERTAMANAN PUTU SUKAYADNYA PUTU SUKAYADNYA PUTU SUKAYADNYA PUTU SUKAYADNYA KTR.500 7.500 25.500 47 01012062 48 01012062 49 01012062 50 01003154 51 01003154 52 01003154 53 01003154 54 01001068 55 01001068 56 01001068 57 01008415 58 01008415 59 01008415 60 01008415 61 01012770 62 01012770 63 01012770 64 01004263 65 01004263 66 01004263 67 01013739 68 01013739 69 01013739 70 01013739 71 01013395 72 01013395 73 01013395 74 01013395 75 01014363 76 01014363 77 01014363 78 01014363 79 01006635 80 01006635 81 01006635 82 01007273 83 01007273 84 01007273 85 01014280 86 01014280 87 01014280 88 01014280 89 01002538 90 01002538 91 01002538 92 01002549 93 01002549 94 01002549 95 01002709 96 01002709 97 01002709 98 01002709 99 01005167 100 01005167 . LINGGA NO.500 7. LOMBOK GG. LINGGA NO.000 30. LINGGA NO. MERAK NO.PENERANGAN BULELENG DRS. NYOMAN MANTRA RD.500 7. PERTAMANAN KTR.250 25.500 7. GEDE KAWI MS DRS.500 7.500 7.500 7. 6 SINGARAJA JL.000 16.500 7.550 12.500 7.500 7.500 7. NYOMAN MANTRA IDA BGS.IV UDAYANA 12C SGR UDAYANA 12C SGR UDAYANA 12C SGR UDAYANA 12C SGR NUSA INDAH NO.1 2 3 200203 200204 200205 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200208 200209 200210 200211 200204 200205 200206 200207 200208 200209 200208 200209 200210 200211 200202 200203 200204 200205 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200207 200207 200208 200209 200209 200210 200211 200212 200205 200206 200207 200210 200211 200212 200202 200203 200204 200205 200202 200203 4 KTR.XIV/2 B. LINGGA NO.TEGAL G.500 7. PERTAMANAN KTR.10 SGR NUSA INDAH NO.XIV/2 KARTINI 10 SGR/GOL.500 7.900 11. GEDE KAWI MS DRS. 8B JL. MERAK NO.TEGAL G.875 11.500 25.500 7.500 25.XIV/2 B.500 7. 6 SINGARAJA JL.TEGAL G.500 7. 6 SINGARAJA JL.500 7. SAHADEWA BAKTI SERAGA SGR BAKTI SERAGA SGR BAKTI SERAGA SGR TERMINAL BANYUASRI TERMINAL BANYUASRI TERMINAL BANYUASRI SRIKANDI Gg APEL SRIKANDI Gg APEL SRIKANDI Gg APEL SRIKANDI Gg APEL DIPONEGORO 100 GOL VI DIPONEGORO 100 GOL VI DIPONEGORO 100 GOL VI SURAPATI SGR SURAPATI SGR SURAPATI SGR SURAPATI 124A SGR SURAPATI 124A SGR SURAPATI 124A SGR SURAPATI 124A SGR P.875 54.500 7. LOMBOK GG. NYOMAN MANTRA IDA BGS.TEGAL G.500 15. BEA CUKAI SINGARAJA NI PUTU DARMI NI PUTU DARMI NI PUTU DARMI NI PUTU DARMI LUCKY GUNAWAN LUCKY GUNAWAN LUCKY GUNAWAN LUCKY GUNAWAN R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA R DINAS CIPTA KARYA TITI SUPARTIAH TITI SUPARTIAH TITI SUPARTIAH HERRY WINANTO HERRY WINANTO HERRY WINANTO MADE SUWEJA MADE SUWEJA MADE SUWEJA MADE SUWEJA GEDE SUGIANA GEDE SUGIANA GEDE SUGIANA GO TIENG BOUW GO TIENG BOUW GO TIENG BOUW I GEDE WENTEN SUMERTA I GEDE WENTEN SUMERTA I GEDE WENTEN SUMERTA I GEDE WENTEN SUMERTA GEDE RATA GEDE RATA 5 PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR B.500 7. II/9 SGR P.500 7.500 7. SAHADEWA LAKSAMANA G.500 7.500 7.IV KARTINI 10 SGR/GOL.10 SGR NUSA INDAH NO. MERAK NO.500 7.500 64. SAHADEWA LAKSAMANA G.XIV/2 B.500 7.600 111.500 7.500 7. GEDE KAWI MS IDA BGS. GEDE KAWI MS DRS. 8B JATAYU 3 JATAYU 3 JATAYU 3 JATAYU 3 JL. BEA CUKAI SINGARAJA RD. II/9 SGR 6 7.PENERANGAN BULELENG KTR.500 7. 8B JL. 6 SINGARAJA LAKSAMANA G.950 10.500 7.550 7.500 25. BEA CUKAI SINGARAJA RD.500 25.225 7.IV KARTINI 10 SGR/GOL.750 7.500 12.PENERANGAN BULELENG KTR.500 7.500 7.500 7.500 41.

II/9 SGR BEL. MASJID NURUL MUIN SGR PELABUHAN BLL/GOL. TEGAL SANGSIT SGR DS.47 KPR-BTN BANYUNING I.64 WR.IIB JL.000 39.500 7.500 39. KAJANAN PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG PERUM PELABUHAN BULELENG GEDE KOSALA GEDE KOSALA GEDE KOSALA KETUT PUNIA JAYA SADIMIN SADIMIN SADIMIN KRAN UMUM KRAN UMUM KRAN UMUM KRAN UMUM I NYOMAN RADA I NYOMAN RADA I NYOMAN RADA I NYOMAN RADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.KOMODO GG URGRASENA KPR-BTN BANYUNING I.SUPRATMAN NO. IV PELABUHAN BLL/GOL.P.250 5. NO.500 7.64 WR. SERIBU P.P.500 101 01005167 102 01005874 103 01007161 104 01000055 105 01000055 106 01000055 107 01002992 108 01002992 109 01002992 110 01003283 111 01007235 112 01007235 113 01007235 114 01004733 115 01004733 116 01004733 117 01004733 118 01005384 119 01005384 120 01005384 121 01005384 122 01008198 123 01008198 124 01008198 125 01012455 126 01012455 127 01012455 128 01004933 129 01010119 130 01010119 131 01010119 132 01010119 133 01010119 134 01010119 135 01012669 136 01012669 137 01012669 138 01012669 139 01004330 140 01004330 141 01004330 142 01005263 143 01005263 144 01005263 145 01005263 146 01009931 147 01009931 148 01009931 149 01009931 150 01014362 151 01014362 152 01014362 153 01014362 154 01005205 SD.WALET GEMPOL 92 SGR JL.P.KOMODO GG URGRASENA JL.500 7. SERIBU P. IV JAMBU 1 SGR JAMBU 1 SGR JAMBU 1 SGR JL.500 7.KOMODO GG URGRASENA JL. GEMPOL GG.500 12. TEGAL SANGSIT SGR DS. IV PELABUHAN BLL/GOL. TEGAL SANGSIT SGR WR. BANYUNING TIMUR I WAYAN SANGKA I WAYAN SANGKA I WAYAN SANGKA I WAYAN SANGKA I MADE GUNA KARYA I MADE GUNA KARYA I MADE GUNA KARYA I MADE GUNA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA DINAS CIPTA KARYA KETUT WETA JL.500 7.500 25.500 7.500 7.IIB JL. SEKAR SARI 5 P.P.500 25.GEMPOL G.SUPRATMAN NO. GEMPOL GG.725 7.GEMPOL G.500 7.KOMODO GG URGRASENA JL.500 7.1 2 3 200204 200202 200212 200201 200202 200203 200207 200208 200209 200212 200210 200211 200212 200208 200209 200210 200211 200201 200202 200203 200204 200203 200204 200205 200210 200211 200212 200201 200207 200208 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200204 200202 200203 200204 200201 200202 200203 200204 200209 200210 200211 200212 200201 200202 200203 200204 200203 GEDE RATA KETUT NADIA 4 JL.SGR DS.225 7.WALET JL.SINGARAJA SURAPATI 137A SGR SURAPATI 137A SGR SURAPATI 137A SGR SURAPATI 137A SGR 6 7.SGR BANYUNING TIMUR .GARUDA 11 SGR LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.500 7.SINGARAJA TAMAN SARI . GEMPOL GG.500 7.500 7.500 7.WALET JL.500 25. TEGAL SANGSIT SGR DS.000 7.47 KPR-BTN BANYUNING I.500 25.200 870.KOMODO GG URGRASENA JL. 2 KP.500 7.500 7. SULAWESI .SINGARAJA TAMAN SARI .500 7.500 7.500 7.500 25.500 7.SGR BANYUNING TIMUR .P. SERIBU P.250 7.SGR HASANUDIN 73 SGR HASANUDIN 73 SGR HASANUDIN 73 SGR TAMAN SARI . LOMBOK GG.SUPRATMAN NO.500 7.000 1.P.GARUDA 11 SGR TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO TRANSFER DEPO MADE SUMAWA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA DOLFIE LAMPA PUTU KARUNI PUTU KARUNI PUTU KARUNI PUTU KARUNI KU.47 KPR-BTN BANYUNING I.050 5.250 25.500 7.500 5.250 25.500 7.500 5.425 25.64 P.SINGARAJA TAMAN SARI .500 7.312.500 7.GARUDA 11 SGR LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS.500 7.250 5.47 BANYUNING TIMUR .GEMPOL G.500 37. SERIBU DESA KEROBOKAN .KOMODO GG URGRASENA JL. BANYUNING TIMUR KU.500 7.500 7.500 7.IIB JL.500 25.500 7.64 WR. BANYUNING TIMUR KU.SUPRATMAN NO.

500 25.525 7.500 7. SAMB.VI JL.GMI B. 223. JARAT PENARUKAN SGR BTN. 175 03000219 176 03000219 177 03000219 178 03000219 179 03000219 180 03002199 181 03002549 182 03002549 183 03002549 184 03002549 185 03000538 186 03000538 187 03000538 188 03000538 189 03000538 190 03002339 REK.500 7. 25.BAWANG Jumlah NAMA PELANGGAN JUMLAH Rp.500 7.375 19.YANI/GOL.A. 191 05000068 192 05000068 193 05000068 194 05000127 195 05000397 196 05000425 197 05000522 198 05000522 199 05000522 200 05000522 201 05000804 202 05000854 203 05000854 REK.500 7.BAWANG DS. SAMB.VI JL.YANI/GOL.CEL.875 198.500 24. JARAT PENARUKAN SGR KAMP.500 1.500 7.TINGA TINGA MUSI PATAS .99 RATULANGI GG CENDRAWASIH 4 RATULANGI GG CENDRAWASIH 4 RATULANGI GG CENDRAWASIH 4 BTN GMI B.500 87.GMI B.GMI B.500 7.500 7.500 6.500 7.PENGULON .500 25.500 16.774.YANI/GOL.PENGULON .650 9.150 1.375 7.500 149.750 485.500 7.VI JL.A.99 BTN. BULAN 200207 200208 200209 200212 200212 200212 200201 200202 200203 200204 200212 200211 200212 MADE MERTA MADE MERTA MADE MERTA KRAN UMUM I MADE PASEK SANUSI KETUT MANDRI KETUT MANDRI KETUT MANDRI KETUT MANDRI AGUS SUGITO ABDUL HAMID ABDUL HAMID DS.500 11.CEL.575 155 01005205 156 01005205 157 01005725 158 01005725 159 01005725 160 01012283 161 01012283 162 01012283 163 01012283 164 01012331 165 01012331 166 01012331 167 01013961 168 01013961 169 01013961 170 1012062 171 1012062 DESAK MADE PUTRINI DESAK MADE PUTRINI DESAK MADE PUTRINI MADE MULIAWAN SUBAWA MADE MULIAWAN SUBAWA MADE MULIAWAN SUBAWA KTR.64A-65 BTN GMI B.500 7.550 7.500 216.PENGULON .PERTAMANAN KTR.055.000 7.250 147.750 Wilayah : Celukan Bawang (05) ALAMAT NO NO.99 BTN.500 7.A.750 194. BULAN 200204 200205 200206 200207 200208 200212 200202 200203 200204 200205 200201 200202 200203 200204 200205 200201 PUTU SULATRA PUTU SULATRA PUTU SULATRA PUTU SULATRA PUTU SULATRA MADE SUGIARA MADE WIRATHA MADE WIRATHA MADE WIRATHA MADE WIRATHA SALMAH SALMAH SALMAH SALMAH SALMAH DRS PUTU SEDANA JL.500 25.99 BTN. JARAT PENARUKAN SGR KAMP.CELUKAN BAWANG SANGALANGIT SANGALANGIT SANGALANGIT SANGALANGIT GEROKGAK PENGULON PENGULON KALIASEM Jumlah NAMA PELANGGAN JUMLAH Rp.375 7.BAWANG DS.500 25.950 15.500 25.500 25.500 7.A.750 60.PERTAMANAN Wilayah : Seririt (03) ALAMAT NO NO.CEL.250 91.500 243.100 .YANI/GOL.64A-65 BTN GMI B.250 151.375 42.64A-65 PAHLAWAN 21 SGR PAHLAWAN 21 SGR JUMLAH I 6 7.1 2 3 200204 200205 200205 200206 200207 200202 200203 200204 200205 200205 200206 200207 200201 200202 200203 200111 200112 KETUT WETA KETUT WETA KETUT SUARTA KETUT SUARTA KETUT SUARTA MADE SUMITRA MADE SUMITRA MADE SUMITRA MADE SUMITRA 4 5 DESA KEROBOKAN DESA KEROBOKAN KAMP.500 7.155.VI DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA TEMUKUS DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DESA PENGASTULAN DS.500 7.GMI B.

250 105.500 25. 7 BTN PANJI ASRI U.500 7.000 39.GN.000 52. MELKA PT.500 7.000 373.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR. KEDONDONG 4 ANTURAN GG. KEDONDONG 4 ANTURAN K5 DSN ANYAR ANTURAN DSN ANYAR ANTURAN BTN PANJI ASRI U.875 55.500 7.500 7.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR. 7 NAMA PELANGGAN JUMLAH Rp.400 39.500 7.350 7.500 7.875 54.GN. 492.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR.LEBAH BLOK CEMPAKA 8 DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN DSN LEBAK/ARJUNA III/ANTRN GG.500 30.500 6.750 22.512.500 7. 7 BTN PANJI ASRI U.LEBAH BLOK CEMPAKA 8 PT.000 39.625 Jumlah .500 7.500 25. KEDONDONG 4 ANTURAN GG.200 237.375 7.1 2 3 4 5 6 Wilayah : Lovina (02) ALAMAT NO NO.000 28. MELKA HOTEL BIU NASAK HOTEL BIU NASAK HOTEL BIU NASAK KETUT MUDITA KETUT MUDITA KETUT MUDITA KETUT MUDITA FUSARO ILARIO FUSARO ILARIO FUSARO ILARIO KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA KETUT SURIYASA NENGAH RANTEN NENGAH RANTEN NENGAH RANTEN NENGAH RANTEN MADE SURIASIH MADE SURIASIH MADE SURIASIH I MADE DARMA I MADE DARMA I MADE DARMA I MADE DARMA KADEK WINATA SH KADEK WINATA SH KADEK WINATA SH GRIA PANJI ASRI NI NYOMAN SRIANING NI NYOMAN SRIANING GEDE HARRY SUKANDAR GEDE HARRY SUKANDAR GEDE HARRY SUKANDAR GEDE HARRY SUKANDAR KALIASEM KALIBUKBUK KALIBUKBUK KALIBUKBUK KALIBUKBUK BANYUALIT KALIBUKBUK BANYUALIT KALIBUKBUK RESTAURANT BIU NASAK/III RESTAURANT BIU NASAK/III RESTAURANT BIU NASAK/III DESA CELUK BULUH DESA CELUK BULUH DESA CELUK BULUH DESA CELUK BULUH MAWAR KALIBUKBUK MAWAR KALIBUKBUK MAWAR KALIBUKBUK PR.250 45. BULAN 200201 200202 200203 200204 200205 200206 200203 200204 200204 200205 200206 200208 200209 200210 200211 200204 200205 200206 200207 200208 200209 200210 200211 200206 200207 200208 200209 200201 200202 200203 200202 200203 200204 200205 200210 200211 200212 200212 200203 200204 200206 200207 200208 200209 MADE DIARTA MADE DIARTA ZAKIAH ZAKIAH ZAKIAH ZAKIAH PT.500 20.GRIYA PERMAI PEMARON 16 PR.GRIYA PERMAI PEMARON 16 CELUK BULUH CELUK BULUH CELUK BULUH CELUK BULUH PT.500 7.489.000 237.000 467.400 294.875 55.500 7.LEBAH BLOK CEMPAKA 8 PT.500 140.800 2.750 808. 204 02000860 205 02000860 206 02001289 207 02001289 208 02001289 209 02001289 210 02001688 211 02001688 212 02000052 213 02000052 214 02000052 215 02000221 216 02000221 217 02000221 218 02000221 219 02001613 220 02001613 221 02001613 222 02000506 223 02000506 224 02000506 225 02000506 226 02000506 227 02000906 228 02000906 229 02000906 230 02000906 231 02000917 232 02000917 233 02000917 234 02001123 235 02001123 236 02001123 237 02001123 238 02001267 239 02001267 240 02001267 241 02001501 242 02001586 243 02001586 244 02001836 245 02001836 246 02001836 247 02001836 REK.000 107.500 7.500 25.500 7.GN.375 60.500 7. SAMB. 7 BTN PANJI ASRI U.550 20.550 7. 7 BTN PANJI ASRI U.

1. 170 07001027 171 07001027 172 07001027 173 07001027 174 07001027 REK.A.A. A. NGURAH KUSA SH.A. NGURAH KUSA SH. NGURAH KUSA SH.000 219. A.A.500 1. NGURAH KUSA SH. NAMA PELANGGAN KBT .670.A.A.A.A.A.1 2 3 4 5 6 Rayon : Kubutambahan (07) ALAMAT NO NO. A. SANIH Jumlah III JUMLAH Rp.500 25. SANIH KBT .500 . SANIH KBT . SAMB. BULAN 200202 200203 200204 200205 200206 A. SANIH KBT .500 3.000 433.854. A.A. SANIH KBT .138. NGURAH KUSA SH.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN ATAS HASIL EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR Nomor Tanggal : : 334 / S / XIV.5 / 06 / 2005 02 Juni 2005 .

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN ATAS HASIL EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BULELENG DI SINGARAJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2004 PERWAKILAN V BPK RI DI DENPASAR .

2. 3. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran 2. BAB II Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran Tingkat Kinerja Perusahaan Perkembangan Usaha Perusahaan i 1 1 2 2 5 5 5 5 7 7 Uraian Hasil Evaluasi A. Tingkat Kinerja Perusahaan 3.47 Tahun 1999 III Perbandingan Laporan Laba Rugi untuk periode yang berakhir . Perkembangan Usaha Perusahaan LAMPIRAN I II Perbandingan Antara Realisasi dengan Anggaran Tahun 2004 Perbandingan Neraca per tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 IV Penilaian Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 berdasarkan Kepmendagri No.DAFTAR ISI DAFTAR ISI BAB I Simpulan 1. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran 1. Ruang Lingkup dan Tanggungjawab B. Batasan. Metodologi.

kami tidak menyatakan suatu pendapat seperti itu. tidak ada satupun yang kami ketahui yang menyebabkan kami percaya bahwa PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tidak mematuhi. PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja mematuhi. pasal-pasal tersebut. Telp.I. Denpasar. Oleh karena itu. 246562 Fax. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas salah saji material. 1. kontrak dan persyaratan bantuan disertai saran perbaikannya yang kami kemukakan pada Lampiran A. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit neraca PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja tanggal 31 Desember 2004 serta laporan laba rugi. (0361) 229193.020 Tanggal Laporan : 13 April 2005 . Berdasarkan unsur yang tidak kami uji. Namun kami mencatat masalah-masalah tertentu berkaitan dengan kepatuhan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja terhadap pasal-pasal tertentu hukum. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan V di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini. (0361) 229184. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. tujuan audit kami atas laporan keuangan adalah tidak untuk menyatakan pendapat atas keseluruhan kepatuhan terhadap pasal-pasal tersebut.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. dalam semua hal yang material. peraturan kontrak dan persyaratan bantuan. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 2 Juni 2005. berkaitan dengan unsur yang kami uji. Kami melakukan pengujian terhadap kepatuhan PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja terhadap pasal-pasal tertentu hukum. 256205 Kepada Yth. Pandjaitan. pasal-pasal yang kami sebut dalam paragraph diatas. Namun. 227205. Renon. D. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16. peraturan. Hasil pengujian kami menunjukkan bahwa. dalam semua hal yang materiil.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Jl. 8 Tahun 2000 tanggal 18 Agustus 2000. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran a.I.404.00 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp12.706.00. Telp. melebihi .888.718. Penyusunan Anggaran Penyusunan anggaran Tahun 2004 mengacu pada Pedoman Sistem Akuntansi PDAM yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Otonomi Daerah No. Pelaksanaan Anggaran Realisasi pendapatan usaha Tahun 2004 sebesar Rp13. 616 Tahun 2003 tentang Persetujuan dan Pengesahan Anggaran PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 tanggal 31 Desember 2003.184. Renon.5/06/2005 Lampiran : 1 (satu) set Perihal : Laporan Hasil Evaluasi Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2004. (0361) 229193. b.062. Pandjaitan. Direksi PDAM Kabupaten Buleleng di Singaraja BAB I SIMPULAN Kami telah melaksanakan evaluasi atas kinerja PDAM Kabupaten Buleleng periode 1 Januari 2004 sampai dengan 31 Desember 2004. Badan Pengawas PDAM Kabupaten Buleleng 2. (0361) 229184. 1. Kepada Yth. 2 Juni 2005 Nomor Laporan : 334/S/XIV. D. Denpasar. Anggaran tersebut telah mendapat pengesahan dari Bupati Buleleng dengan Keputusan Bupati Buleleng No. dengan simpulan sebagai berikut : 1. 227205. 246562 Fax. 256205 Denpasar.

000.778.262.957.886. melebihi anggaran sebesar Rp46.26%.120. Perkembangan Usaha Perusahaan Penelaahan terhadap perkembangan usaha perusahaan pada Tahun 2004 dilakukan dengan cara membandingkan data laporan keuangan untuk dua periode yaitu Tahun 2004 dan 2003. kurang dari anggaran sebesar Rp82.591.520.356.160.221.63 kurang dari anggaran yang ditetapkan yaitu sebesar Rp446.68% dari anggaran sebesar Rp1.039. Hal tersebut disebabkan adanya kenaikan realisasi pendapatan sambungan baru sebesar Rp576.00.981. 2. Realisasi biaya Tahun 2004 sebesar Rp10.161. .59 atau 85.48.342.00.703.000.20%.444.anggaran sebesar Rp658.829.59 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp54.247.34 mengalami penurunan sebesar Rp463. Realisasi pendapatan lain-lain sebesar Rp101.277.87 dengan predikat baik sekali.000.31 atau 0.18 atau 17.581.800.581.00 dibandingkan dengan realisasi pendapatan lain-lain Tahun 2003 sebesar Rp68. Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng dalam Tahun 2004 menunjukkan predikat “baik sekali” dengan nilai kinerja perusahaan sebesar 76. Tingkat Kinerja Perusahaan Tingkat kinerja PDAM dinilai berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No.69 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp11. Hal ini disebabkan terlalu rendah didalam menetapkan anggaran pendapatan lain-lain yang tercermin dari perbandingan anggaran pendapatan lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp54.468.600.74%. 3. hal ini terutama disebabkan adanya penurunan saldo uang di Bank.00 atau 5.00 atau 57.516.511.00.127.31%.16 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp2.00 atau 9. Hal tersebut antara lain disebabkan realisasi biaya Pengolahan Air sebesar Rp405.919.899.047.469. Kinerja Perusahaan selama Tahun 2004 menurun dibandingkan dengan Tahun 2003 yang nilai kinerjanya sebesar 79. Dari data neraca menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a. 47 Tahun 1999 tanggal 30 Agustus 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum.084.600.12 (perhitungan terlampir).88%. Aktiva lancar Tahun 2004 sebesar Rp2.988.

g.534. hal ini disebabkan penambahan di bagian Instalasi Sumber.454.94%.42 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp2.86 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp712.507.08%.503.295.723.252.743.12 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp1.380. Aktiva tetap Tahun 2004 sebesar Rp24.012.802.00 atau 3.b.088.914.67 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp22. hal ini disebabkan hutang jangka panjang sebesar Rp504.28 atau 1.00 yang jatuh tempo pada Tahun 2004.341.248.67 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp3.00 atau 16. Kewajiban jangka panjang Tahun 2004 sebesar Rp2.67 berdasarkan nilai perolehannya mengalami kenaikan sebesar Rp1. Pengolahan dan Instalasi Transmisi dan Distribusi.290.701.454.784.269.42 atau 23.90 atau 23.003.42 mengalami kenaikan sebesar Rp90.518.02%.47 mengalami kenaikan sebesar Rp29.67 mengalami penurunan sebesar Rp504. d. hal ini terutama disebabkan kenaikan laba bersih tahun 2004. hal ini disebabkan adanya kenaikan bahan instalasi dan sambungan baru yang belum diterima.015.535. c. Kewajiban lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp2.684.148.842.914.39 atau 4.648.00 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp170. Modal Tahun 2004 sebesar Rp7.925.728.40 mengalami penurunan sebesar Rp15.397. h.640.08%.053.573. hal ini disebabkan adanya penurunan dalam hutang pajak atas PPh pasal badan Tahun 2004. hal ini disebabkan adanya kenaikan uang jaminan langganan dan cadangan dana-dana.70%.407.926. diklasifikasikan sebagai kewajiban lancar.212. f.491.229.65 mengalami kenaikan sebesar Rp1. Aktiva tetap dalam penyelesaian Tahun 2004 sebesar Rp130.23%.272. . e. Kewajiban lancar Tahun 2004 sebesar Rp1.806.725.151.112. Aktiva lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp741.237.11%.784.933.00 atau 8.42 mengalami penurunan sebesar Rp39.385.705.407.740. hal tersebut disebabkan adanya penurunan pemasangan jaringan.644.980.900.717.55 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp6.

Biaya usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp10. Pendapatan usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp13.952.30 atau 27. Laba setelah pajak untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp1.840. biaya pengolahan air.77% sedangkan kenaikan total biaya hanya mencapai Rp1.435.221. d. c. Biaya lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp5.600.81%.242. hal ini terutama disebabkan biaya karcis kolam renang dibebankan sebagai biaya administrasi umum. hal ini disebabkan adanya kenaikan biaya sumber.969.59 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp68.888.881.542.90 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp1.00 mengalami kenaikan sebesar Rp2. biaya transmisi dan distribusi serta biaya administrasi dan umum.835.92%.98 mengalami kenaikan sebesar Rp1.82%.81 atau 18.153.581. Pendapatan lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp101.145.48 mengalami kenaikan sebesar Rp32.483.140.735.440.00 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp10.227.172. e.020 .60 mengalami peningkatan sebesar Rp322.120.706.160.304.737.212.829. b.34 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp9.850.661.82%. hal ini disebabkan peningkatan penjualan air sehubungan adanya kenaikan sambungan baru.062.957.00 atau 19.277.60%. hal ini disebabkan peningkatan total pendapatan sebesar Rp2.Dari Laporan laba rugi Tahun 2004 dibandingkan Tahun 2003 menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.11 atau 46.070.35 dibandingkan periode Tahun 2003 sebesar Rp19.36 atau 18. hal ini disebabkan adanya peningkatan penerimaan dari lain-lain.106.291.695.875.11 atau 19.358.90 mengalami penurunan sebesar Rp19. Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan V Di Denpasar Ketua Tim Ni Luh Kade Astini.55 atau 99.922.410. SE Ak Akuntan REG-NEG D-16.493.856.749.97%.

1.2 Batasan Data yang diperoleh dalam penyusunan laporan evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Buleleng sebagai berikut : a. Anggaran tersebut telah mendapat pengesahan dari Bupati Buleleng dengan Keputusan Bupati . perhitungan ulang.1 Penyusunan Anggaran Penyusunan anggaran Tahun 2004 mengacu pada Pedoman Sistem Akuntansi PDAM yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Otonomi Daerah No. Data penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja dan anggaran perusahaan. Evaluasi dilakukan dengan cara antara lain : review.1 Metodologi Evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 dilakukan bersama-sama dengan pelaksanaan audit atas laporan keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004. Ruang Lingkup dan Tanggung Jawab 1. Batasan.BAB II URAIAN HASIL EVALUASI 1. b. konfirmasi. Data perkembangan perusahaan selama 2 (dua) tahun terakhir. 1. Penyusunan laporan evaluasi kinerja didasarkan pada data keuangan maupun data non keuangan dari laporan PDAM Kabupaten Buleleng yang telah diaudit.4 Tanggung Jawab Tanggung jawab atas laporan evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Buleleng dan data lain yang disajikan manajemen perusahaan merupakan tanggung jawab manajemen sedangkan tanggung jawab penyusunan laporan evaluasi kinerja terbatas pada hasil evaluasi. 2. verifikasi. 1. Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran 2. analisa dan interpretasi. Metodologi.3 Ruang Lingkup Evaluasi kinerja atas PDAM Kabupaten Buleleng mencakup Tahun 2004 dan dilaksanakan mulai tanggal 28 Pebruari 2005 sampai dengan 13 April 2005. 8 Tahun 2000 tanggal 18 Agustus 2000.

888.080.988.31 atau 0.156.039.184.511.829.160.469.581.247.69 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp11.26%.68% 5.224.356. Hal tersebut disebabkan realisasi pendapatan sambungan baru sebesar Rp1.342. Perbandingan antara realisasi pendapatan dengan anggarannya untuk periode Tahun 2004 secara rinci sebagai berikut : URAIAN REALISASI Rp 2 ANGGARAN Rp 3 NAIK (TURUN) Rp % 5 (4/3 X 4 (2-3) 100%) 0.706. melebihi anggaran sebesar Rp46.569.981.00 705.156.919.00.00 1.120.00 atau 9.600.2 Pelaksanaan Anggaran Realisasi pendapatan usaha Tahun 2004 sebesar Rp13. kurang dari anggaran sebesar Rp82.062.00 dibandingkan dengan realisasi pendapatan lain-lain Tahun 2003 sebesar Rp68.988.20%.023.59 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp54.31% 85.718.703.520.48.00 13.784.009. 2.520.59 Realisasi biaya Tahun 2004 sebesar Rp10.277. 616 Tahun 2003 tentang Persetujuan dan Pengesahan Anggaran PDAM Kabupaten Buleleng Tahun 2004 tanggal 31 Desember 2003.63 kurang dari anggaran yang ditetapkan yaitu sebesar Rp446.784.00 81.000.918.404.160.00 11.577.957.74%.00 658.59 12.00 atau 5.084.164.808.581.080.404.404.550. Hal tersebut antara lain disebabkan realisasi biaya Pengolahan Air sebesar Rp405.59 54.581.600.59 atau 85.287.221.718.120.444.718.59 13.888.00 dibandingkan dengan anggaran sebesar Rp12.66% 1 Pendapatan Usaha Pendapatan Penjualan Air Pendapatan Non Air Jumlah Pendapatan Usaha Pendapatan Lain-Lain Jumlah 11.72% 57.706.485.632.20% 5.00 576.899.31%.468.000.00 12.062. Hal ini disebabkan terlalu rendah didalam menetapkan perbandingan anggaran anggaran pendapatan pendapatan lain-lain lain-lain yang Tahun tercermin 2004 dari sebesar atau Rp54.800.00 57.600. Realisasi pendapatan lain-lain sebesar Rp101.581.000.Buleleng No.000.00 46.703.000.577.00 101.800.00.00 1.68% dari anggaran sebesar Rp1. .458.00.184.00. melebihi anggaran sebesar Rp658.

34 mengalami penurunan sebesar Rp463. hal ini terutama disebabkan oleh : Penurunan Kas/Dana Kerja sebesar Rp1.165.650.407. (perhitungan terlampir).00.69 11.458.072.20 Jml.444.261.3 Tingkat Kinerja Perusahaan Tingkat kinerja PDAM dinilai berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. Kenaikan Piutang Langganan Non Air sebesar Rp30. Kinerja PDAM Kabupaten Buleleng dalam Tahun 2004 menunjukkan predikat “baik sekali” dengan nilai kinerja perusahaan sebesar 76.976.53% -99.598.084.511.02) Biaya Lain-Lain 5.788.884.935.184.323.00.00 (50.49% -2.35 9.00 (105.00.53% 0.161. Penurunan Piutang Langganan Air sebesar Rp35.63 446.256.127.687.98 4.00 (41.74% 1 2 3 Biaya Langsung Usaha Biaya Sumber 3.574.980.954.262.610.618.18 atau 17.36 Biaya Administrasi Dan Umum 4.150.647.36 6.516.117.981.597.039.177.469.757.047.591. Biaya Langsung Usaha 6. Penurunann Kas di Bank sebesar Rp299. Penurunan Piutang Langganan Ragu-ragu sebesar Rp7.442.957.739.455.20 2.00 33.342.16 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp2.910.68.778.960.899.540.882.859.00 (82.00 (9.37% -9.00.221.87 dengan predikat baik sekali.26% 4.516.275.382. 3.247.88%.932.37) Biaya Transmisi Dan Distribusi 2.Perbandingan antara realisasi biaya dengan anggarannya untuk periode Tahun 2004 secara rinci sebagai berikut : URAIAN REALISASI Rp ANGGARAN Rp NAIK (TURUN) Rp % 5 (4/3 X 100%) 4 (2-3) -1.468. Kinerja Perusahaan selama Tahun 2004 menurun dibandingkan dengan Tahun 2003 yang nilai kinerjanya sebesar 79.886.000.500.648.65) Jumlah 10.851.437. .359.555. Dari data neraca menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.153.002.12. 47 Tahun 1999 tanggal 30 Agustus 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum.31) 2. Aktiva lancar Tahun 2004 sebesar 2. Perkembangan Usaha Perusahaan Penelaahan terhadap perkembangan usaha perusahaan pada Tahun 2004 dilakukan dengan cara membandingkan data laporan keuangan untuk dua periode yaitu Tahun 2004 dan 2003.846.53 3.598.47) Biaya Pengolahan Air 405.00 124.95% -0.

11%.600.269.972. Aktiva lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp741. hal tersebut disebabkan oleh : Penurunan pekerjaan dalam pelaksanaan sebesar Rp33.003.00 atau 8.797. Penambahan Bangunan/Gedung sebesar Rp46.47 mengalami kenaikan sebesar Rp29.00.000.000.170.015.112.00.212.088.025.08%.00.00. Penurunan instalasi transmisi dan distribusi dalam pelaksanaan sebesar Rp5.600.67 berdasarkan nilai perolehannya mengalami kenaikan sebesar Rp1.557.605.67 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp22.717. Penambahan Instalasi Transmisi & Distribusi sebesar Rp1.325. .725.42.648.895. disebabkan oleh : Penambahan Tanah dan Penyempurnaan Tanah sebesar Rp28.00.464. Penambahan Inventaris Kantor sebesar Rp79.00.670.153.00.806. Penurunan Penyisihan Piutang Ragu-ragu sebesar Rp9.00.144. Amortisasi Beban Ditangguhkan Rp2.00.- Kenaikan Piutang Tak Tertagih sebesar Rp4.08%. Penambahan Instalasi Sumber Air sebesar Rp41.00.000.900.980.361.911.56.535.00 Penurunan Pembayaran Dimuka sebesar Rp127. Aktiva tetap dalam penyelesaian Tahun 2004 sebesar Rp130. Penurunan Persediaan sebesar Rp31.430.86 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp712.42 mengalami Penurunan sebesar Rp39.427.674.842.42 atau 23. Kenaikan Penurunan Sambungan Akumulasi Baru Yang Belum Diterima sebesar sebesar Rp27.50. Penambahan Instalasi Pompa sebesar Rp357.012.728.00. Kenaikan Inventaris Dalam Persediaan sebesar Rp13. hal ini c.774.00 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp170. Aktiva tetap Tahun 2004 sebesar Rp24.053.828.210.580.705. Penambahan Peralatan dan Perlengkapannya sebesar Rp31.200.493.550.272.00.640. Penambahan Aktiva Tak Berwujud sebesar Rp52. hal ini disebabkan oleh : Kenaikan Bahan Instalasi sebesar Rp28.000.39 atau 4.00.050.00.926.050. d. b.290.400.500.000.00 Penurunan Piutang Lain-lain sebesar Rp500.250.

678.518.88. h.60. Kenaikan Laba Rugi Tahun Berjalan sebesar Rp322.644.94%.00.500.407.925.70%.40 mengalami penurunan sebesar Rp15. diklasifikasikan sebagai kewajiban lancar. Kenaikan Cadangan Dana-Dana sebesar Rp50.765.439.507.541.229.291.00.723.- Penurunan Akumulasi Amortisasi Aktiva Tak Berwujud sebesar Rp11.784. e.00. hal ini disebabkan hutang jangka panjang sebesar Rp504.00 atau 16.914.914. Kenaikan Sambungan Baru Yang Akan Ditagihkan sebesar Rp27.407. f.534. Kenaikan Cadangan Umum sebesar Rp176.069.397. Kewajiban lain-lain Tahun 2004 sebesar Rp2. Kenaikan Hutang Usaha sebesar Rp134.784. Kewajiban jangka panjang Tahun 2004 sebesar Rp2.00.151.881.30.535.00. Penurunan Hutang Pajak sebesar Rp156.12 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp1.00.65 Kekayaan Pemda mengalami Yang kenaikan Dipisahkan sebesar sebesar Rp1.925.00 atau 3. g.385.00.237.933. hal ini disebabkan adanya penurunan hutang pajak atas PPh pasal badan Tahun 2004.008.325.855.140.684. Modal Tahun 2004 sebesar Rp7.454.802.000.018.02%.380.580.931.740.28 atau 1.55 dibandingkan dengan Tahun 2003 sebesar Rp6.000.996. Penurunan Hutang Usaha Lainnya sebesar Rp2.00.518. . hal ini disebabkan oleh : Kenaikan Uang Jaminan Langganan sebesar Rp100.252.901.42 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp2.248.00 yang jatuh tempo pada Tahun 2004.148. Kenaikan Titipan Dana sebesar Rp16.209.880.938.703. Penurunan Penyertaan Pemda yg belum ditetapkan statusnya sebesar Rp88.90 atau 23. Kewajiban lancar Tahun 2004 sebesar Rp1.573.743.67 dibandingkan Tahun 2003 sebesar Rp3.67.295.701.491.67 mengalami penurunan sebesar Rp504. hal ini terutama disebabkan oleh : Kenaikan Rp1.454.23%.00.40.440.503. Penurunan Biaya Yang Masih Harus Dibayar Dimuka sebesar Rp6.341.42 mengalami kenaikan sebesar Rp90.467.

606. d. hal ini disebabkan peningkatan total pendapatan sebesar Rp2.227.540.55.070.31.881.00. Biaya lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp5.840. hal ini disebabkan oleh : Peningkatan penjualan air sebesar Rp1.172.212.875.Dari Laporan laba rugi Tahun 2004 dibandingkan Tahun 2003 menunjukkan adanya perubahan sebagai berikut : a.581.92%. Pendapatan usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp13.749.00 mengalami kenaikan sebesar Rp2.81 atau 18.55 atau 99.34 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp9.36 atau 18.35 dibandingkan periode Tahun 2003 sebesar Rp19.542.888.291.410.242.302.644.435.11 atau 46.922.440.221.652.60%. Kenaikan Biaya Pengolahan Air sebesar Rp45.493.829.735. Kenaikan Biaya Transmisi dan Distribusi sebesar Rp473.37.145.483. hal ini disebabkan oleh : Kenaikan biaya sumber sebesar Rp734. Laba setelah pajak untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp1.600.97%.554.140.90 mengalami penurunan sebesar Rp19.120.82%. Peningkatan Pendapatan Non Air sebesar Rp496. Kenaikan Biaya Administrasi dan Umum sebesar Rp483.153.706.695. Biaya usaha untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp10.98 mengalami kenaikan sebesar Rp1.387.856.618.062.098.00 atau 19. hal ini disebabkan adanya peningkatan penerimaan dari lain-lain. c.77% sedangkan kenaikan total biaya hanya mencapai Rp1.737.81%. Pendapatan lain-lain untuk periode Tahun 2004 sebesar Rp101. . e.248.48 mengalami kenaikan sebesar Rp32.500.952.00.277.60 mengalami penurunan sebesar Rp322.30 atau 27.957.358.969. b.90 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp1.304.160.82%. hal ini terutama disebabkan biaya karcis kolam renang dibebankan sebagai biaya administrasi umum.120.13.59 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp68.00 dibandingkan dengan periode Tahun 2003 sebesar Rp10.099.106.835.850.661.11 atau 19.

30 .16 1.886.18% 5 3 Rasio Aktiva Lancar terhadap Utang Lancar Rasio > 1.227.55 0.30 > 1.60 x 10.1.00 .740.15% 2 Rasio Laba thdp Penjualan Th.50 .00 Nilai 5 4 3 2 1 Aktiva Lancar Utang Lancar 2.723.1.263.6% > 0% .67 7.535.6% > 0% .723.2.701.7 > 0.3 ≤ 1.0 .70 > 1.2002 14.60% 2. Panjang terhadap Ekuitas Rasio ≤ 0.267.3% Nilai 5 4 3 2 1 Nilai 5 4 3 2 1 Laba sebelum pajak x Aktiva produktif 1.Th.7 .0.151.7% > 0% .33 5 0.127.90 100% 100% TAHUN 2003 TAHUN 2002 RASIO NILAI RASIO NILAI KINERJA KINERJA 53 36 14.75 atau > 2.00 .02% 4 4.490. Produktif Th.21 2.12% > 6% .9% > 3% .035. URAIAN RUMUS I 1 ASPEK KEUANGAN Rasio Laba Terhadap Aktiva Produktif Rasio > 10 % > 7% .925.5 .00 ≤ 1.20% > 6% .50 atau > 2.0 Nilai 5 4 3 2 1 Utang Jk. 47/1999 TGL 31 MEI 1999 NO.00 atau > 3.016.3% Nilai 5 4 3 2 1 Nilai 5 4 3 2 1 Laba sebelum pajak x Penjualan 1.75 .51 3 4 Rasio Utang Jk.0.72 3 5 Rasio Total Aktiva terhadap Total Utang Rasio > 2. 2003 .90% 2 Rasio Laba thdp Akt.LAMPIRAN IV PENILAIAN KINERJA PDAM KABUPATEN BULELENG BERDASARKAN KEPMENDAGRI NO.035.5 > 0.7 .7 > 1.229.2.14% > 0% .237.Th.15% 12.25 .1.2.1.680.3.90% 11.3 .470.2.70% 4 2 Rasio Laba terhadap Penjualan Rasio > 20% > 14% .72 4 2.10% > 3% .2002 16.420.0 > 1.12 1.516.922.8 .1.193.9% > 3% .25 atau > 2.70 .339.600.76 4 1 .27% 5 2.12% > 6% .749.76 6.3% ≤ 0% Bonus : Rasio > 12% > 9% .6% > 0% Bonus : Rasio > 12% > 9% . 2003 .749.1.00 100% 100% 16.644.8 > 0.60 x 12.00 > 1. Panjang Ekuitas 2.723.26 4 1.0 > 1.33% 4.0 Nilai 5 4 3 2 1 Total Aktiva Total Utang 14.0 > 1.

84 3 0.9% > 3% .600.445.729.12 5 1.227.064.LAMPIRAN IV NO.610. 2002 KAB.80% > 45% .60% > 40% .6% > 2% .600.221.0 Nilai 5 4 3 2 1 Aktiva Produktif Penjualan Air 12. 2003 .65 5 2.428 x 596.61% 0.90 10.550.459.50 > 0.00 > 1.227.6% > 0% .145.85 .150 > 150 .30% ≤ 20% ≤ 15% Bonus : KOTA Rasio > 12% > 9% .0.12% > 6% .922.2% Nilai 5 4 3 2 1 28.00 x 9.849. URAIAN 6 Rasio Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi Rasio ≤ 0.00 38.0.922.182.1.86 5 10 Efektivitas Penagihan Rasio > 90% > 85% .1.11% 1 2 .050.40% > 15% .81 504.2.7 .80% ≤ 75% II ASPEK OPERASIONAL 1 Cakupan Pelayanan KOTA KAB.12% 4 91.85% > 75% .0 > 4.0 .0 .1.8.4.180 > 180 Nilai 5 4 3 2 1 Piutang Usaha Jumlah Penjualan Perhari 1.28.6.90 > 90 .81 5 8 Rasio Aktiva Produktif terhadap Penjualan Air Rasio ≤ 2.60% > 30% .3 ≤ 1.203. Rasio Rasio > 80% > 60% > 60% .688.00 / 1.8% > 4% .00 10.85 > 0.97 2 Rasio Laba Operasi sebelum Biaya Penyusutan terhadap Angsuran Pokok dan Bunga Jatuh Tempo Rasio > 2.65 .33% 5 30 Jml.3 .900.72% .687.4% > 0% .922.72% 3 28.0 > 1.98 10. Rasio > 8% > 6% .0 > 8.924.90% > 80% .97 360 5 37.58 5 9 Jangka Waktu Penagihan Rasio ≤ 60 > 60 .0 .0 .454.3% Nilai 5 4 3 2 1 Rekening Tertagih x Penjualan Air 9.7 > 1.00 1.470.00 100% 100% 96.784.600.493.00 5.0 > 6.00 7 Nilai 5 4 3 2 1 RUMUS Biaya Operasi Pendapatan Operasi 9.263.0 Nilai 5 4 3 2 1 Laba Operasi sebelum Biaya Penyusutan (Angsuran Pokok+Bunga) jatuh tempo 2.Th.50 .61% 27 Nilai 5 4 3 2 1 3 Cakupan Pelayanan Th.0 > 1. Penduduk Terlayani x Jumlah penduduk 171.0 > 2.227.943 100% 100% 28.841.016.45% > 20% .65 > 0.00 TAHUN 2003 TAHUN 2002 0.

824 2 2 8 Nilai 2 1 100.Tidak memenuhi syarat 3 Kontinuitas Air Kontinuitas Air .000 7.292.10% atau > 25% Kecepatan Penyambungan Air Rasio ≤ 6 hari kerja > 6 hari kerja Kamampuan Penanganan Pengaduan Rata-Rata Perbulan Rasio ≥ 80% < 80% Kemudahan Pelayanan Ketersediaan Tersedia Tidak Tersedia Nilai 3 2 1 1 1 7 ≤ 6 hari kerja Nilai 2 1 Jml. 2002 Tahun 2003 = 18. meter airnya ditera x 100% Jml.11 >7-9 > 11 . Kehilangan Air Th.20% > 0% .Th.223.15% Tahun 2002 = 18. URAIAN 2 Kualitas Air Distribusi Kualitas Air . 2003 .767. pusat Nilai 2 1 Jumlah Karyawan Jumlah Pelanggan Nilai 5 4 3 2 1 x 100% 1.65% 4 Penurunan Tk.686. Pelanggan yg.65% Jml.25% > 10% .223.Belum semua terlayani 24 jam RUMUS Memenuhi kualitas air minum Nilai 3 2 1 Terlayani 24 jam Nilai 2 1 Kapasitas produksi x Kapasitas Terpasang 9.LAMPIRAN IV NO.18 > 10 > 18 202 x 25. Telah selesai ditangani x 100% Jml.00% 2 9 Tersedia service point diluar ktr.00% 2 100.00 x 9.90% > 70% -80% ≤ 70% Nilai 4 3 2 1 100.00 100.767 5 8.824 x 100% 1.99% 4 5 Tingkat Kehilangan Air Rasio ≤ 20% > 20% . Seluruh pelanggan x 100% 25.00 100% 100% TAHUN 2003 3 TAHUN 2002 3 2 2 4 Produktifitas Pemanfaatan Instalasi Produksi Rasio > 90% > 80% .00 x 9.00% 0.40% > 40% Bonus : Penurunan Tingkat Kehilangan Air Nilai 4 3 2 1 (Air Distribusi-Air Terjual) x Air Distribusi 1.30% > 30% .84 2 2 10 Rasio Karyawan Per 1000 Pelanggan KOTA KAB.00% 4 99.223.00 100% 100% 18.292.292. Rasio Rasio ≤6-7 ≤8 >6 > 8 .10 > 15 .25 4 3 . Seluruh Pengaduan 1.434.Memenuhi syarat air bersih . Pengaduan yg.15 > 9 .00% 1 6 Peneraan Meter Air Rasio > 20% .Semua pelanggan terlayani 24 jam .Memenuhi syarat air minum .15% 4 18.

Dipedomani sebagian 3 . belum dipedomani .Tidak memiliki 1 Pedoman Penilaian Kerja Karyawan Pelaksanaan .Ditindaklanjuti.Tidak ditindaklanjuti 1 3 3 4 .Sepenuhnya dipedomani 4 .Memiliki.Wajar Tanpa Pengecualian .Sepenuhnya dipedomani . belum dipedomani .Memiliki.Ditindaklanjuti. belum dipedomani 2 . sebagian selesai 2 .Tidak memiliki Sepenuhnya Dipedomani Nilai 4 3 2 1 Sepenuhnya Dipedomani Nilai 4 3 2 1 Sepenuhnya Dipedomani 4 4 3 4 4 4 Gambar Nyata Laksana (As Build Drawing) Nilai Pelaksanaan .Tidak memiliki 4 4 5 Sepenuhnya Dipedomani Nilai 4 3 2 1 Sepenuhnya dipedomani 4 4 6 Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Nilai Pelaksanaan .Wajar Dengan Pengecualian .Memiliki. seluruhnya selesai 2 2 8 2 2 9 4 4 10 Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun Terakhir Nilai Tindak Lanjut . seluruhnya selesai 3 .Tidak memiliki 1 Tertib Laporan Internal Tertib Laporan Dibuat tepat waktu Tidak tepat waktu Tertib Laporan Eksternal Tertib Laporan Dibuat tepat waktu Tidak tepat waktu Opini Auditor Independen Opini .Tidak memiliki 1 RUMUS TAHUN 2003 35 TAHUN 2002 35 4 Sepenuhnya Dipedomani 4 2 Rencana Organisasi dan Uraian Tugas Pelaksanaan .Sepenuhnya dipedomani 4 .Sepenuhnya dipedomani 4 . belum dipedomani .Dipedomani sebagian .Dipedomani sebagian .Memiliki.Sepenuhnya dipedomani .Tidak ada temuan 4 .Pendapat Tidak Wajar 4 4 7 Dibuat tepat waktu Nilai 2 1 Dibuat tepat waktu Nilai 2 1 Wajar Tanpa Pengecualian Nilai 4 3 2 1 Ditindaklanjuti. belum dipedomani 2 .Tidak memiliki Prosedur Operasi Standar Pelaksanaan .Dipedomani sebagian 3 . belum dipedomani 2 .LAMPIRAN IV NO.Dipedomani sebagian 3 .Dipedomani sebagian .Tidak Memberikan Pendapat .Sepenuhnya dipedomani .Memiliki.Memiliki. URAIAN III ASPEK ADMINISTRASI 1 Rencana Jangka Panjang (Corporate Plan) Nilai Pelaksanaan .

LAMPIRAN IV

NO.

URAIAN PENILAIAN KINERJA : Aspek Keuangan Indikator Bobot 45 10

RUMUS

TAHUN 2003

TAHUN 2002

I

Maks. Nilai 60

Jumlah nilai yg. Diperoleh x Maksimum nilai 53.00 x 60.00 Jumlah nilai yg. Diperoleh x Maksimum nilai 30.00 x 47.00 Jumlah nilai yg. Diperoleh x Maksimum nilai 35.00 x 36.00

Bobot 45 39.75 27.00

II

Aspek Operasional Bobot 40

Bobot 40 25.53 22.98

Indikator 10

Maks. Nilai 47

III

Aspek Administratif Bobot 15

Bobot 15 14.58 14.58

Indikator 10

Maks. Nilai 36

NILAI KINERJA Nilai Kinerja > 75 > 60 - 75 > 45 - 60 > 30 - 45 ≤ 30

Kinerja Baik Sekali Baik Cukup Kurang Tidak Baik

79.87 (Baik Sekali)

64.56 (Baik)

5

4. PENJELASAN POS-POS LABA RUGI 3.41 Pendapatan Usaha Rincian pendapatan usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 (Rp) 13,062,888,706.00 2003 (Rp) 10,922,227,600.00

Pendapatan Usaha

Jumlah tersebut merupakan pendapatan usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 dengan rincaian sebagai berikut : 2004 (Rp) (1) Pendapatan Penjualan Air Penjualan Air Pendapatan Materai Penjualan Air Pendapatan Biaya Administrasi Pendapatan Abonemen Pendapatan Usaha-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah (2) Pendapatan Non Air Pendapatan Air Tangki Pendapatan Sambungan Baru Pendapatan Materai Sambungan Baru Pendapatan Penyambungan Kembali Pendapatan Denda Pendapatan Penggantian Water Meter Pendapatan Pendaftaran Pendapatan Pindah Water Meter Pendapatan Balik Nama Jumlah Jumlah Pendapatan Usaha 9,459,729,550.00 9,333,000.00 2,016,746,000.00 11,485,808,550.00 2003 (Rp) 8,449,074,100.00 8,550,000.00 49,308,000.00 1,284,507,500.00 50,248,450.00 9,841,688,050.00

28,414,000.00 1,307,342,870.00 4,038,000.00 41,925,000.00 176,387,120.00 1,188,501.00 17,594,665.00 190,000.00 1,577,080,156.00 13,062,888,706.00

20,070,000.00 870,822,675.00 39,428,500.00 134,203,300.00 551,050.00 709,500.00 14,429,525.00 325,000.00 1,080,539,550.00 10,922,227,600.00

3.42 Biaya Langsung Usaha Rincian Biaya Langsung Usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 2003 (Rp) (Rp) Biaya Langsung Usaha 6,884,980,739.36 5,632,480,145.55 Jumlah tersebut merupakan Biaya Langsung Usaha periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 dengan rincaian sebagai berikut : 2004 (Rp) (1) Biaya Sumber Biaya Operasi Sumber Biaya Pemeliharaan Sumber Air Biaya Air Baku Biaya Penyusutan Sumber Air Jumlah (2) Biaya Pengolahan Air Biaya Operasi Pengolahan Air Biaya Pemeliharaan Pengolahan Air Biaya Penyusutan Pengolahan Air Biaya Produksi-Unit Usaha Yeh Buleleng Biaya Penyusutan Produksi-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah 2,994,540,634.00 138,852,529.32 166,727,999.00 297,316,161.21 3,597,437,323.53 2003 (Rp) 2,376,497,812.94 123,421,116.90 145,607,204.00 217,811,537.38 2,863,337,671.22

393,955,399.00 5,064,000.00 6,065,500.63 405,084,899.63

301,615,840.50 9,209,400.00 6,885,615.00 38,244,381.00 3,827,109.00 359,782,345.50

(3) Biaya Transmisi dan Distribusi Biaya Operasi Transmisi dan Distribusi Biaya Pemeliharaan Transmisi dan Distribusi Biaya Penyusutan Transmisi dan Distribusi Biaya Distribusi-Unit Usaha Yeh Buleleng Biaya Penyusutan Distribusi-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah Jumlah Biaya Langsung Usaha

1,413,640,356.96 550,585,852.62 918,232,306.62 2,882,458,516.20 6,884,980,739.36

1,151,771,442.88 442,267,290.54 810,738,669.41 1,106,150.00 3,476,576.00 2,409,360,128.83 5,632,480,145.55

3.43 Biaya Umum dan Administrasi Rincian Biaya Umum dan Administrasi periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 2003 (Rp) (Rp) Biaya Umum dan Administrasi 4,072,261,618.98 3,589,013,000.43 Jumlah tersebut merupakan biaya umum dan administrasi periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 dengan rincaian sebagai berikut : 2004 (Rp) 2003 (Rp) (1) Biaya Pegawai 2,262,675,097.00 2,046,537,448.50 (2) Biaya Kantor 317,129,767.00 315,146,792.50 (3) Biaya Hubungan Langganan 207,756,031.00 166,666,179.00 (4) Biaya Penelitian dan Pengembangan 1,932,000.00 1,198,000.00 (5) Biaya Keuangan 299,608,223.60 351,751,468.29 (6) Biaya Pemeliharaan 249,685,685.00 168,758,785.00 (7) Biaya Penyisihan atau Penghapusan Piutang 25,810,595.00 19,048,030.50 (8) Rupa-rupa Biaya Umum Lainnya 565,834,433.00 408,899,491.64 (9) Biaya Penyusutan dan Amortisasi 141,829,787.38 103,674,391.00 (10) Biaya Adm. Dan Umum-Unit Usaha Yeh Buleleng 2,743,701.00 (11) Biaya Peny. dan Amortisasi-Unit Usaha Yeh Buleleng 4,588,713.00 Jumlah 4,072,261,618.98 3,589,013,000.43 3.44 Pendapatan Lain-lain Rincian pendapatan lain-lain periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai berikut : 2004 (Rp) 24,905,921.59 12,409,000.00 63,805,660.00 101,120,581.59 2003 (Rp) 50,556,465.48 7,000,000.00 11,193,263.00 79,549.00 68,829,277.48

Pendapatan Bunga Jasa giro Kolam Renang Pendapatan Lain-lain Pendapatan Bunga Jasa giro-Unit Usaha Yeh Buleleng Jumlah

3.45 Biaya Lain-lain Rincian biaya lain-lain periode 1 Januari 2004 dan 2003 sampai dengan 31 Desember 2004 dan 2003 sebagai 2004 2003 (Rp) (Rp) Biaya kolam renang 9,193,500.00 Biaya Jasa Giro 5,153.35 10,111,293.90 Biaya lainnya 487,902.00 Biaya lain-lain-Unit Usaha Yeh Buleleng 48,000.00 Jumlah 19,840,695.90 Jumlah tersebut merupakan biaya kolam renang, jasa giro dan biaya lainnya selama Tahun 2004 dan 2003.

RISALAH DISKUSI ML
Auditorat Utama Keuangan Negara Auditorat/Perwakilan Program Pemeriksaan Entitas yang diperiksa T.A./Buku yang diperiksa Waktu Pemeriksaan Perwakilan V BPK-RI di Denpasar Pemeriksaan Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng Tahun Buku 2004 Kabupaten Buleleng 2004 45 Hari

No 1 1

TEMUAN PEMERIKSAAN 2 Tunggakan piutang air pada Instansi Judul : Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng belum dibayar sebesar Rp70.358.150,00 Kondisi :

KEPUTUSAN HASIL DISKUSI 3 Tunggakan piutang air pada Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng diluar yang ditagih melalui Perpamsi belum dibayar sebesar Rp70.358.150,00 - Alinea pertama kata “setelah audit” dihapus; - Tabel dihilangkan; - Kondisi ditambahkan penjelasan bahwa tagihan yang dibayar melalui Perpamsi telah dibayarkan lancar.

Kriteria :

- Ditambahkan

pada

halaman

berapa

tercantum

di

Pedoman Akuntansi PDAM; - Kriteria bahwa pembayaran harus tepat waktu.

.168. 2 Piutang Air PDAM Kabupaten Buleleng Judul : yang telah berumur lebih dari dua tahun senilai Rp19.550.Akibat : Sebab : Saran : Tetap PDAM Kabupaten Buleleng belum maksimal mengupayakan penagihan piutang air.00 belum diusulkan untuk dihapusbukukan . BPK RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng secara aktif mengupayakan penagihan tunggakan rekening air tersebut Piutang Air PDAM Kabupaten Buleleng yang telah berumur lebih dari dua tahun senilai Rp19. .Alinea kedua kata “empat cabang” diganti “ lima wilayah”.Alinea pertama kata “setelah audit” dihapus.550.168. .00 belum diusulkan untuk dihapusbukukan Kondisi : Kriteria : Akibat : Sebab : Saran : Tetap Tetap Tetap BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar segera mengajukan usulan penghapusan piutang air yang telah berumur lebih dari dua tahun kepada Badan Pengawas untuk dikeluarkan dari pembukuan dan dicatat secara extra comptabel serta tetap dilakukan penagihannya.Tambahkan tabel umur piutang.

Alinea pertama kata “Tahun Buku” diganti per 31 Desember 2004 dan angka yang dimasukkan angka setelah koreksi.Alinea ketiga hilang.510. Tirtha Mumbul Jaya Abadi hanya sebesar Rp800.895.698.Ditambah narasi nomor dan tanggal akte pendirian.00.16 . .16 4 PDAM Kabupaten Buleleng menunda Judul : pembayaran angsuran pokok dan bunga atas pinjaman yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 sebesar Rp204.000.00 belum ditetapkan statusnya Kondisi : Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng pada PT Tirtha Mumbul Jaya Abadi sebesar Rp457.357.00 belum ditetapkan statusnya .698. Kriteria : Akibat : Sebab : Saran : BPK-RI menyarankan kepada Direksi PDAM Kabupaten Buleleng selaku pemegang saham mayoritas agar segera mengadakan RUPS untuk merubah Anggaran Dasar Perseroan.895.357. Tetap Tetap Hal ini disebabkan karena kelalaian Direksi PDAM Kabupaten Buleleng dalam menetapkan besarnya modal dasar perseroan yang tertuang di dalam akte Pendiriran PT.3 Penyertaan PDAM Kabupaten Buleleng Judul : pada PT Tirtha Mumbul Jaya Abadi sebesar Rp457.. PDAM Kabupaten Buleleng menunda pembayaran angsuran pokok dan bunga atas pinjaman yang telah jatuh tempo tanggal 15 Nopember 2004 sebesar Rp204.000.510. .

Hari/Tanggal Diskusi Ketua Tim Tanda Tangan : Kamis 21 April 2005 : Ni Luh Kade Astini..357.905.16 dan denda sampai dengan tanggal 14 April 2005 seluruhnya sebesar Rp11.142.510.67. SE.Kondisi : Kriteria : Akibat : Sebab : Saran : Tetap Tetap Tetap Tetap BPK-RI menyarankan Direksi PDAM Kabupaten Buleleng agar segera melaksanakan pembayaran angsuran hutang jangka panjang yang tertunda seluruhnya sebesar Rp204.Ak : Penanggung Jawab Diskusi : Drs Djoni Kirmanto Tanda Tangan : .

895.905.15 A/4 PDAM Kabupaten Buleleng menunda pembayaran angsuran pinjaman yang telah jatuh tempo sebesar Rp204.00 01.MM NIP.67 Jumlah 01 Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang ada Penyimpangan kehematan Penyimpangan efisiensi Jumlah 02 yang mengganggu Jumlah 03 yang mengganggu asas 1 215.262. JUNI 2005 KEPALA SUB AUDITORAT BALI DAN NTB PERWAKILAN V BPK DI DENPASAR ABDUL LATIEF.358. 240001022 .05 A/2 Piutang air pada Instansi Pemerintah diluar TNI/Polri sebesar Rp70.00 belum diselesaikan PDAM Kabupaten Buleleng belum mengusulkan penghapusbukuan piutang air senilai Rp19.150.357.16 mengakibatkan beban denda minimal sebesar Rp11.358. Tirtha Mumbul Jaya Abadi belum disahamkan P 1 70.00 1 19.00 yang telah berumur lebih dari dua tahun enyertaan PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp457.878.510.83 02 0 - 03 0 asas 0 - 04 05 Jumlah 04 Penyimpangan yang dapat mengakibatkan tidak tercapainya target yang direncanakan Jumlah 05 Jumlah - 0 4 762.698.05 A/1 Jumlah Temuan 4 Nilai Temuan ( Rp ) 5 Kelompok Temuan 3 Penyimpangan yang mengganggu penyajian Laporan Keuangan 01..550.00 02.895.REKAPITULASI KODE DAN KELOMPOK TEMUAN PEMERIKSAAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PDAM KABUPATEN BULELENG TAHUN BUKU 2004 DI SINGARAJA Nomor Temuan Kode TP kelompok 1 2 01 01.168.857.653.03 A/3 1 457.698.83 DENPASAR.857.142.150.00 pada PT.168.878. SE.83 4 762.550.

REKAPITULASI KODE DAN KELOMPOK TEMUAN PEMERIKSAAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PDAM KABUPATEN BULELENG TAHUN BUKU 2004 DI SINGARAJA 1 2 3 4 Dep/LN/Pemda/BUMN/BUMD Program/Kegiatan Jenis Pemeriksaan Kode dan Kelompok Pemeriksaan : PDAM Kabupaten Buleleng : : General Audit : No Kode 01 Kelompok Temuan Jumlah Temuan Nilai Temuan ( RP ) Penyimpangan yang mengganggu penyajian Laporan Keuangan Penyimpangan terhadap kriteria/peraturan yang ada Penyimpangan yang kehematan Penyimpangan yang efisiensi mengganggu asas 4 762.857.MM NIP. JUNI 2005 KEPALA SUB AUDITORAT BALI DAN NTB PERWAKILAN V BPK DI DENPASAR ABDUL LATIEF. 240001022 .83 02 03 0 0 - 04 mengganggu asas 0 - 05 Penyimpangan yang dapat mengakibatkan tidak tercapainya target yang direncanakan Jumlah 0 4 762.878.83 DENPASAR.878. SE.857..

4 Tidak Wajar (TW).42 14.267.95 WTP WTP WTP 13 4 17 1.27 1.DAFTAR REKAPITULASI HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2005 Tahun Buku 2004 (nilai dalam juta rupiah) Kesalahan Perhitungan/Pencatatan pada Posisi Keuangan (Neraca) Laporan Laba/Rugi .2 WTP Dengan Paragraf Penjelasan (WTP-DPP).74 1.27 11.164.925. 1.680.86 - - 2. 1.267.925.APBD) Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Arus Kas (Saldo Akhir Periode) Posisi Keuangan Hasil BUMN/BUMD Operasi/Usaha Pendapat (Koreksi BUMN/BUMD (Opini) Lebih/(Kurang) (Catatan Pemeriksa APBD) .APBD) Jml 13 14 15 Nilai 16 Jml 17 Nilai 18 Kelompok Entitas / Obrik No Arus Kas Jenis Entitas 1 IV BUMD 2 Jumlah 3 Harta 4 Utang 5 Modal 6 Pendapatan 7 Pengeluaran 8 Laba (Rugi) atau Pendapatan Surplus (Defisit) 9 10 Belanja 11 Saldo Lebih (kurang) 12 Jml 19 Nilai 20 1 Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Buleleng 2 Ketaatan Terhadap Peraturan Perundang-undangan 3 Ketaatan Terhadap SPI 1 1 1 3 14.68 7.5 Tidak Memberikan Pendapat(TMP).01 11.BUMN/BUMD (Laporan Arus Kas . .272.680.509.164.24 762.88 13 13 768.483.68 6.74 7.42 6.95 775. Tipe Pendapat (Opini) dalam Kolom 14 : 1. 1.74 - - - - 775.12 Catatan : 1.86 768.74 13.1 Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 1.193.01 13.483.3 Wajar Dengan Pengecualian (WDP).193.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful