Anda di halaman 1dari 1

BAB V KESIMPULAN - Nameplate pada mesin sinkron berfungsi untuk memberi informasi kepada user bahwa mesin sinkron

tidak boleh beroperasi melebihi nilai / rating yang tertera pada nameplate tersebut. - Motor sinkron sinkron mempunyai karakteristik kecepatannya relatif sama walau terjadi perubahan beban, slip yang terjadi sangat kecil. Sehingga dapat dikatakan tidak ada perubahan kecepatan pada motor sinkron. - Motor sinkron juga memiliki karakteristik seperti gambar di bawah.

Gambar 1. Karakteristik tegangan dan arus stator motor sinkron terhadap perubahan beban Gambar di atas menjelaskan, jika terjadi perubahanan beban pada motor sinkron maka besar nilai magnitude tegangan stator tidak akan mengalami perubahan nilai. Akan tetapi, perubahan beban yang terjadi ternyata mempengaruhi besar nilai sudut tegangan stator. Sedangkan pada arus stator, perubahan beban mempengaruhi terjadinya perubahan besar nilai magnitude maupun sudut arus stator. - Untuk metode starting motor sinkron dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu dengan penggerak mula primover, dengan induction starting, dan damper winding - Motor sinkron harus menggunakan berbagai cara untuk melakukan start karena, medan magnet pada rotor tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memberikan torsi pergerakan rotor karena kecepatan medan putar pada stator yang terlalu tinggi. Sehingga harus menggunakan beberapa metode untuk membantu medan magnet rotor berputar mengikuti putaran medan putar terlebih dahulu. - Motor sinkron (tanpa beban) yang diberi arus eksitasi berlebih akan bekerja memasok daya reaktif pada tegangan sistem, sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki faktor daya. Motor sinkron demikian disebut kondensor sinkron.