Anda di halaman 1dari 15

Unit Cost

Biaya satuan Pelayanan RS

Digunakan untuk
Dasar pengukuran kinerja Dasar penyusunan anggaran dan subsidi Alat negosiasi pembiayaan kepada stakeholder terkait Acuan penyusunan tarif yang baru dan terjangkau oleh masyarakat

Business plan
Merupakan Rencana strategi RS untuk meningkatkan pendanaan berdasarkan analisa pasar , meliputi :
Organisasi , Marketing , Financiing document , Supporting document plan Implementation plan Strategic action plan Annual Plan Accountability system

Contoh Unit Cost


Target pembiayaan dan pendapatan di Revenue center ( mis Rawat jalan ) berdasarkan Activity driver ( Kunjungan ) Pembiayaan :
ADQ ( Activity Driver Quantity ) Unit cost ( Biaya satuan ) Total biaya

Pendapatan
ADQ Tarif Total Pendapatan

Activity Driver ( contoh )


Kunjungan pasien -> IGD , Rawat jalan . General chek up Hari rawat -> Rawat inap Operasi -> Bedah sentral Pemeriksaan -> Lab PK . PA Foto -> Radiologi Resep -> Farmasi

Unit cost
Penting dalam penetapan target pembiayaan dan pendapatan secara handal Tanpa UC , target dapat menyimpang / meleset dan tidak sesuai kebutuhan Akuntabilitas dapat lebih dipertanggung jawabkan Tarif dapat dibawah batas bawah atau merugi

Biaya men Volume


Volume Biaya variabel Biaya semi variabel Biaya semi fixed Biaya tetap Total biaya

Biaya men fungsi pokok


Biaya investasi Biaya operasional Biaya pemeliharaan

Biaya dng sesuatu yg dibiayai


Biaya langsung : langsung berhub dengan pasien , dapat jelas ditelusuri ( rawat inap , radiologi dll ) Biaya tidak langsung : tidak terkait langsung denga pasien , tidak mudah ditelusuri ( direksi , dapur , sekuriti )

Biaya atas jangka waktu manfatnya


Pengeluaran modal Pengeluaran pendapatan Biaya penggantian Biaya depresiasi Biaya kesempatan

Perhitungan biaya satuan ( Unit cost )


Metode tradisional vs ABC ( perbedaan )
Metode ABC : Tidak mudah diterapkan di neg berkembang dan bid industri yg belum canggih ok : Perlu sistem akutansi pelengkap yg menyediakan biaya yg akurat dan layak per kategori biaya dan per departemen Informasi yg akurat mengenai jumlah volume pelayanan yg telah dilakukan Keterbukaan akses dan kerjasama yg kuat dari personel Pendampingan teknis dan pengarahan mengenai metodologi ABC diperlukan pada saat awal Memerlukan biaya yg mahal , memakan sumberdaya yg cukup banyak , memerlukan waktu adaptasi , atau penyiapan yg cukup lama dan
kompleks

Metode identifikasi biaya


Metode bottom-up Metode top-down Metode campuran

Metode
Simple distribution Step down Reciprocal Double distribution Activity based costing ABC modifikasi

DRG sbg obyek biaya


MDC DRG : secondary diagnosis , prosedur
Perlu Clinical Pathway sbg aktivitas aktivitas di Pusat activitas

Contoh AMI -> perlu 10 activitis ( admit, nursing care , diagnosis , medication , meals , dll ) dalam beberapa day Cost driver

DRG dan ABC


Penulusuran ( activity driver , reources driver ) Pengalokasian aktivitas