GANGGUAN SISTEM HORMON ADRENOKORTIKOID

Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan pening, pusing, kelelahan, penurunan berat badan. Beberapa mengalami gangguan usus, peningkatan pigmentasi kulit, depresi, nyeri otot dan sakit pinggang akut. 1 Penyakit addison Penyakit Addison (juga dikenal sebagai kekurangan adrenalin kronik, hipokortisolisme atau hipokortisisme) adalah penyakit endokrin langka dimana kelenjar adrenalin memproduksi hormon steroid yang tidak cukup. Penyakit ini juga dapat terjadi pada anak-anak. Nama penyakit ini dinamai dari Dr Thomas Addison, dokter Britania Raya yang pertama kali mendeskripsikan penyakit ini tahun 1855. Terjadi karena sekresi yang berkurang dariglukokortikoi. Hal ini dapat terjadi misalnya karena kelenjar adrenal terkena infeksi atau oleh sebab autoimun. Gejala – gejalanya berupa : ; Berkurangnya volume dan tekanan darah karena turunnya kadar Na+ dan volume air dari cairan tubuh. ; Hipoglikemia dan turunnya daya tahan tubuh terhadap stress, sehingga penderita mudah menjadi shock dan terjadi kematian hanya karena stress kecil saja misalnya flu atau kelaparan. ; 2 Lesu mental dan fisik. Sindrom Adrenogenital Kelainan dimana terjadi kekurangan produksi glukokortikoid yang biasanya akibat kekurangan enzim pembentuk glukokotikoid pada kelenjar adrenal. Akibatnya kadar ACTH meningkat dan zona retikularis dirangsang untuk mensekresi androgen yang menyebabkan timbulnya tanda – tanda kelainan sekunder pria pada

dan osteoporosis. suara berat. klitoris membesar seperti penis dan kadang – kadang kebotakan. hirsutisme atau hipertrikosis. payudara mengecil.seorang wanita yang disebut virilisme yang timbulnya janggut dan distribusi rambut seperti pria. 3 Peokromositoma Tumor adrenal medulla yang menyebabkan hipersekresi adrenalin dan noradrenalin dengan akibat sebagai berikut : a.Pada pria di bawah umur timbul pubertas perkoks.Keringat pada telapak tangan. Tanda klinis Sindrom Achard-Thiers memengaruhi kebanyakan wanita pascamenopause yang juga menderita diabetes mellitus. hipertensi.Tekanan darah meninggi e. Pasien juga menerita Amenore atau tidak adanya kejadian menstruasi. yaitutimbulnya tanda – tanda kelamin sekunder di bawah umur.Berkurangnya fungsi saluran pencernaan f.Pada pria dewasa gejala – gejala diatas tertutup olehtanda – tanda kelamin sekunder normal yang disebabkanoleh testosterone. otot – otot tubuh seperti pria. hipertrofi klitorisdan hiperplasia adrenal kongenital. 4 Sindrom Cushing .Jantung berdebar d.Basa metabolisme meningkat b. Pengobatanya melalu operasi. perubahan suara. Tetapi bila timbul sekresi berlebihan dari estrogen dan progesterone timbultanda – tanda kelamin sekunder wanita antara lainyaitu ginaekomastia (payudara membesar seperti pada wanita).Glukosa darah meningkat c. Kesemuanya menyebabkan berat badan menurun dan tubuh lemah.

hipertrofi klitoris dan hiperplasia adrenal kongenital.Luka yang sulit sembuh d.Otot – otot mengecil dan menjadi lemah karena katabolisme protein. hirsutisme atau hipertrikosis.Gangguan mental misalnya euphoria (terasa segan) 5 Sindrom Achard-Thiers Sindrom Achard-Thiers adalah gabungan dari sindrom Adrenogenital dan sindrom Cushing. Juga dapat disebabkan oleh pemerian obat – obatan kortikosteroid yang berlebihan. Tanda klinis Sindrom Achard-Thiers memengaruhi kebanyakan wanita pascamenopauseyang juga menderita diabetes mellitus. Sindrom ini dikenal juga sebagai sindrom wanita diabetik-berjanggut (diabète des femmes à barbe). b. suara berat. hipertensi. dan osteoporosis.Osteoporosis c. .Kumpulan gejala – gejala penyakit yang disebabkan oleh sekresi berlebihan dari glukokortikoid seperti tumor adrenal dan hipofisis.Nama sindrom ini berasal dari Emile Achard dan Joseph Thiers. Gejalanya berupa : a. Pasien juga menerita amenore atau tidak adanya kejadian menstruasi.

Tugas ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA OLEH: Anggota kelompok: Lilik sulistyowati Iftah fadhilah dawam Widi wilpa pendri Adven jhofi 1111013060 1111013061 1111013062 1111013063 .

JURUSAN FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS ANDALAS 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful