P. 1
Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan

Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan

|Views: 68|Likes:
Dipublikasikan oleh Mei Moumou Qiee

More info:

Published by: Mei Moumou Qiee on May 10, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM KEPERAWATAN

Oleh : Enik Suhariyanti, S.Kep.,Ns

PENGKAJIAN KEBUTUHAN BELAJAR
• PENGKAJIAN FAKTOR PREDISPOSISI : riwayat
keperawatan, pengkajian fisik, kesiapan klien untuk belajar, pengkajian motivasi, pengkajian kemampuan membaca.

• PENGKAJIAN FAKTOR PEMUNGKIN : ketrampilan
dan sumber daya

• PENGKAJIAN FAKTOR PENGUAT : bergantung
tujuan dan jenis program

PENGKAJIAN RIWAYAT KEPRWTN
• USIA : beri petunjuk mengenai status
perkembangan sso – beri arah ttg isi pendkes dan pendekatan yang digunakan.

• PERSEPSI KLIEN DAN PERHATIAN THD KEAD.MSLH KESH.SAAT INI : seberapa jauh
pengeth ttg mslhnya dan pengaruh thd adl -- petunjuk bagi perawat u/beri arahan yang tepat serta sumber-2 yang dpt digunakan

• KEPERCAYAAN KLIEN : ttg kesh, ttg agama
yang dianut, peran gender.

Riwayat… lanjutan
• KEAD.EKONOMI KLIEN : renc.pend.kes dissikan dg sumber-2 yg ada agar tujuan tcapai • CARA BELAJAR KLIEN : dg cara melihat, melakukan ssu, membaca—u/temukan variasi teknik ngajar dan variasi aktiv.slm ngajar • SISTEM PENDUKUNG KLIEN : u/tentukan siapa saja sasaran pendkesh yang mungkin dpt mptinggi atau dorong proses belajar klien

PENGKAJIAN FISIK
• Dpt berikan petunjuk thd kebut.belajar klien : status mental, kekuatan fisik, status nutrisi. • Pernyataan klien ttg kapasitas fisik u/bljr dan adl. • Kemampuan melihat, mendengar, fungsi sistem muskulo, toleransi aktivitas.

PENGKAJIAN KESIAPAN UNTUK BELAJAR
• KLIEN YG SIAP BLJR : cari info dg bertanya, baca buku or artikel, tukar pendpt sesama klien • KLIEN YANG TDK SIAP BLJR : lebih suka menghindari mslh atau situasi • Dikaji penting apakah fokus perhatian or fokus status fisik mis. Nyeri, pusing, lelah, ngantuk atau lain hal.

KESIAPAN FISIK terdiri dari …
• KESIAPAN EMOSI : • KESIAPAN KOGNITIF : • KESIAPAN BERKOMUNIKASI :

PENGKAJIAN MOTIVASI
• Faktor penentu yg sangat kuat u/didik klien • Dipengaruhi oleh : keuangan, penolakan thd status kesh, kurang dukungan dr.lingk.sosial, pengingkaran thd peny.,kecemasan, ketakutan, rasa malu/konsep diri yang negatip, sikap dan kepercayaan. • Diungkapkan klien dg verbal dan nonverbal

PENGKAJIAN KEMAMPUAN MEMBACA
• Penampilan dan penggunaan bahasa – mampu baca tulis? • Cara mengkaji tk.kemampuan membaca 1. Kaji tk.kesenangan membaca klien 2. Gunakan INDEKS SMOG

TABEL SMOG
Jml kata-kata yg mengandung 3 atau lebih suku kata
0-2 3-6 7-12 13-20 21-30 31-42 43-56 57-72 73-90

Tingkat bacaan

4 5 6 7 8 9 10 11 12

Hal-hal yg hrs dilakukan u/nurunkan tk.baca dan nyederhanakan materi pend.kes pada klien :

• Gunakan kata-kata yang lebih pendek • Hindari kata-kata dengan beberapa suku kata • Tulis kalimat-kalimat pendek • Jelaskan peristilahan-2 yang digunakan • Gunakan kata-2 yg mudah dan sering digunakan.

PENGKAJIAN FAKTOR PEMUNGKIN
• KETERAMPILAN : bgmn ketramp.u/lakukan perub.perilaku—dapat diperoleh wawasan yg bernilai bagi perencana pendkesh. • SUMBER DAYA : fasilitas, personalia, ruangan, keterjangkauan sumber dari biaya, jarak dan waktu.

PENGKAJIAN FAKTOR PENGUAT
• Adalah faktor yg nentukan apakah tind.kesh memperoleh dukungan atau tidak. • Bergantung pada tujuan dan jenis program • Di RS : dari perawat, dokter, ahli gizi dan lain-lain • Di sekolah : guru, teman sebaya, pimpinan sekolah dan klg

PENEGAKAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
KURANG PENGETAHUAN : • Definisi : pernyataan pada saat IKKM tdk dpt memahami, tdk dpt belajar dan tdk dpt menunjukkan pengeth.ttg tind.2 kep.kesh yg penting utk pertahankan kesh. (NANDA). • Karakt.definisi : pengungkapan verbal ttg msl, ketakakuratan penampilan dlm suatu uji, tdk akurat ikuti instruksi, ketdksesuaian p.l/adanya p.l berlebihan : histeri,permusuhan, agitasi atau apatis.

Lanjutan diagnosa …K.P SEBAGAI PROBLEM
Fx. Etiologi : < keterpaparan info, < ulang pelajaran, adanya salah penafsiran, terbatas pengeth.,< ketertarikan dlm belajar, tdk familiarnya klien dg sumber informasi. • K.P : diet rendah kalori b.d tdk punya pengalaman • K.P : diet D.M b.d tdk familiarnya diri dg program yg hrs diikuti • K.P : perawatan preop.b.d blm adanya pengalaman hadapi proses pbedahan • K.P : efek pengobatan b.d adanya perbedaan bahasa dan kesalahan penafsiran info. • K.P : bahaya keamanan di rmh b.d adanya penolakan thd penurunan kesh dan kurangnya ketertarikan belajar • K.P : penyalahgunaan zat b.d kurangnya ketertarikan dlm pblajaran info.

K.P SEBAGAI ETIOLOGI
• Resti tjd gg.proses menjadi ortu b.d K.P dlm merawat bayi dan menyusui. • Resti tjd infeksi b.d K.P dlm hal peny.menular seksual dan pencegahannya • Resti tjd injuri/rudapaksa b.d K.P dlm teknik penggunaan tongkat u/belajar • Resti tjd penularan TBC b.d K.P dlm hal cara-2 dan pencegahan penularan

PERENCANAAN PEND.KESH
1. MENENTUKAN PRIORITAS PENGAJARAN 2. MENETAPKAN TUJUAN BELAJAR 3. MEMILIH SUBSTANSI PENGAJARAN 4. MEMILIH STRATEGI BELAJAR 5. MEMILIH ALAT BANTU MENGAJAR 6. MEMBUAT RENCANA EVALUASI : EVALUASI PENDKESH DAN EVALUASI HASIL KEGIATAN

Ad.1 Menentukan prioritas …
• Urutkan sesuai prioritas—sepakati dg.klien—salah satu kriteria adl motivasi klien u/konsentrasi belajar; faktor predisp,penguat dan pemungkin (KKM). • Bisa gunakan hierarkhi Maslow atau yg lain, sesuaikan dengan sasaran

Ad.2 menetapkan tujuan belajar …
Ketentuan Umum dalam merumuskan tujuan belajar : a. Tujuan bljr dinyatakan dlm perilaku atau tind.yg dikehendaki b. Tujuan belajar dapat diobservasi, sementara aktivitasnya dapat diukur c. Harus terkandung kondisi yg diinginkan – u/klarif.diman, kapan, atau bgmn p.l ditampilkan d. Harus tercakup kriteria waktu yg spesifik

DAFTAR KATA KERJA TERPILIH U/TUJUAN BELAJAR
DOMAIN KOGNITIF M’banding’k M’beda’k M’definisi’k M’urai’k M’gambar’k M’jelas’k M’identif.’k M’beri tanda M’urut’k M’jodoh’k M’nama’k M’nyiap’k M’rencana’k M’letak’k kembali M’nyata’k kembali M’pecah’k M’rangkum M’garisbawahi M’nulis DOMAIN AFEKTIF M’rubah M’jawab M’nentu’k M’milih M’lengkapi M’sepakati M’identif.’k M’ikuti Mp’tahan’k M’diskusi’k M’bantu Bekerjasama Berpartisipasi Merespon M’perbaiki M’verifikasi DOMAIN PSIKOMOTOR Beradaptasi M’mulai M’rangkai M’hitung M’kali’k merubah M’bangun M’demonst.’k M’manipls M’cipta’k M’ukur M’gerak’k M’organisir bereaksi M’nunjukkan M’kerja’k

A.d 3 memilih substansi pengajaran
• Sangat ditentukan o/tujuan belajar – info dr berbagai sumber info : pendidikan, buku, jurnal keperawatan,perawat lain/dokter atu anggota tim yankes lain. • Sumber hendaknya akurat, terbaru, didsrkan atas tujuan belajar, disesuaikan dengan usia klien, budaya, dan kemamp., konsisten serta dipilih dengan mempertimbangkan waktu dan sumber dayayg mgkn u/belajar.

A.d 4 memilih strategi belajar
• Metode cocok u/ indiv.,dengan materi, pengajar dan fx.lain • Bisa dengan tatap muka atau diskusi kelompok. • Contoh tujuan : klien dapat mengganti balutan pada kakinya dengan balutan steril : metode privat, tdk dengan diskusi pok. • Contoh lain tujuan : klien dapat mendiskusikan perasaannya tentang bagaimana kembali ke rumah sesudah alami serangan jantung – diskusi pok dengan klien yang perasaan sama.

A.d 5 memilih alat bantu mengajar
• ABM membantu belajar, bukan sbg pengganti u/berhub.dengan mns. • Baik sekali untuk menambah atau nguatkan mengajar dengan tatap muka. • ABM sgt ditentukan o/tujuan belajar yang hendak dicapai. • Pilihlah dengan hati-hati, lihat kegunaan dan kecocokan penggunaan alat bantu.

A.d 6 membuat rencana evaluasi
• • Waktu dan sasaran yang akan dievaluasi, indikator yang kan dicapai. rencana evaluasi : evaluasi pendkesh (menilai langkah-2 yang telah dijadwalkan, sesuai atau terjadi perubahan?) dan evaluasi hasil kegiatan (sesuai dengan tujaun yang ingin dicapai : perubahan pengeth.,sikap dan tindakan?)

IMPLEMENTASI PEND.KESH
Petunjuk perawat ketika m’implem.’k renc.pengajaran : • Waktu yang optimal u/masing-2 sesi bergantung pada klien yang belajar • Kecepatan dari setiap sesi juga memepengaruhi belajar • Keadaan lingk. dapat menurunkan atau membantu belajar • ABM dapat bantu dan fokuskan perhatian klien • Jika nemukan sendiri isi, klien akan belajar lebih efektif • Melakukan pengulangan • Materi dr yang tidak diketahui—yang diketahui, dilihat dr hubungan.logis • Menggunakan bahasa orang awam.

EVALUASI PENDIDIKAN KESEHATAN
EVALUASI BELAJAR KLIEN : dilakukan selama proses pembelajaran dan akhir pembelajaran. Metode bergantung pada jenis belajar. • Aspek kognitif : klien akan menunjukkan kemahiran pengetahuan dengan alat evaluasi : observasi lgsg perilaku, menulis, pernyataan secara oral, pengawasan dan pencatatan sendiri melalui telfon dan kunjungan rumah. • Aspek psikomotor : observasi cara klien melakukan prosedur • Evaluasi sikap : mendengarkan respon klien thd pertanyaan, mencatat bgmn klien berbicara tentang subjek yang relevan, observasi perilaku.

Lanjutan evaluasi …
EVALUASI MENGAJAR : U/MENILAI KEMAMPUANNYA. • Waktu, strategi mengajar, jumlah informasi, apakah mengajar cukup berguna? • Perawat mgkn temukan:klien banyakan info, telah bosan, atau telah termotivasi bljr lebih banyak • Prwt—klien :harus mengevaluasi pengalaman belajar • Klien dpt berikan evaluasi pd perawat.

CONTOH RANCANGAN PEMBELAJARAN
• SIMAK MATERI DI PLASTIK TRANSPARANT SAYA : • RANCANGAN PEMBELAJARAN DENGAN SASARAN INDIVIDU • SASARAN KOMUNITAS • TOLONG DIPELAJARI… • SELANJUTNYA MATERI MEDIA PEMBELAJARAN/ABM DAN FORMAT SAP. • MAKASIH..

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->