Anda di halaman 1dari 10

Liabilities and Owners Equity

Stefy Yanti Kisa Zila Venita Bayhakhi Hendry Aldaryanto Rahardjanto Rubby M Herlambang
Liabilities and Owner's Equity

(1401127760) (1401122040) (1401136260) (1401138165) (1401136241) (1401137774)

Konsep-konsep Teoritis Akuntansi:


1. Teori Proprietary / Teori Kepemilikan Tujuan utama teori proprietary adalah untuk menentukan dan menganalisis kekayaan bersih pemilik, dengan persamaan akuntansi: Aset Utang = Ekuitas Pemilik Dengan kata lain, pemilik memiliki aset dan utang. Jika utang dianggap aset negatif, maka teoriproprietary dikatakan berpusatpada aset dan, secara konsekuen, berorientasi neraca. Aset dinilai dan neraca disusun untuk mengukur perubahan dalam kepentingan atau kesejahteraan pemilik. Revenue dan expenses dianggap meningkat atau menurun secara berturut-turut dalam kepemilikan yang bukan berasal dari investasi pemilik atau penarikan modal oleh pemilik. Jadi, income bersih atas utang dan pajak penghasilan perusahaan adalah expenses; deviden adalah penarikan modal.
Liabilities and Owner's Equity

2. Teori Entitas Teori entitas memandang entitas sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak yang menyediakan modal pada entitas. Secara sederhana, unit bisnis, bukan pemilik, merupakan pusat kepentingan akuntansi. Unit bisnis memiliki sumber daya perusahaan dan bertanggungjawab terhadap pemilik maupun kreditor. Menurut teori ini persamaan akuntansi adalah: Aset = Ekuitas Aset = Utang + Ekuitas Pemegang Saham Aset adalah pertumbuhan hak perusahaan; ekuitas menunjukkan sumber aset dan terdiri dari utang dan ekuitas pemegang saham. Baik kreditor dan pemegang saham adalah pemilik ekuitas, meskipun mereka memiliki hak yang berbeda terkait dengan income, kontrol risiko, dan likuidasi. Jadi, income yang diperoleh merupakan properti entitas hingga didistribusikan sebagai deviden kepada pemegang saham.

Liabilities and Owner's Equity

3. Teori Dana Teori dana memandang unit bisnis terdiri atas sumber daya ekonomi (dana) serta kewajiban dan restriksi terkait mengenai penggunaan sumber daya. Persamaan akuntansinya adalah: Aset = Restriksi Aset

Unit akuntansi didefinisi dalam pengertian aset dan penggunaan aset yang telah dilakukan. Kewajiban menunjukkan serangkaian restriksi hukum dan ekonomi pada penggunaan aset. Sehingga, teori dana "berorientasi aset" dalam pengertian bahwa fokus utamanya adalah pada administrasi dan penggunaan aset secara memadai.

Liabilities and Owner's Equity

Karakter Hutang
Sejalan dengan pengertian aktiva, hutang didefinisikan berdasarkan makna ekonomi yang berkaitan dengan kejadian/peristiwa masa mendatang yaitu sesuatu yang dikaitkan dengan manfaat ekonomi. Menurut FASB (Financial Accounting Standard Board) dalam SFAC No.6, hutang didefinisikan sebagai berikut : Hutang adalah pengorbanan manfaat ekonomi masa mendatang yang mungkin timbul karena kewajiban sekarang suatu entitas untuk menyerahkan aktiva atau memberikan jasa kepada entitas lain di masa mendatang sebagai akibat transaksi masa lalu. Sama dengan definisi hutang yang dikemukakan FASB, IAI (1994) mendefinisikan hutang (kewajiban) sebagai berikut : Keawajiban merupakan hutang masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi (paragraph 62).
Liabilities and Owner's Equity

Komponen hutang
Dari definisi yang dikemukakan FASB di atas, pengertian hutang memiliki dua komponen utama yaitu : Adanya kewajiban sekarang dalam bentuk pengorbanan manfaat ekonomi di masa mendatang dari penyerahan barang atau jasa. Berasal dari transaksi/peristiwa masa lalu (telah terjadi).

Liabilities and Owner's Equity

Komponen hutang
1. Kewajiban Sekarang

Kewajiban sekarang memiliki arti bahwa kewajiban tersebut timbul karena pada saat sekarang suatu entitas memiliki tanggung jawab yang tidak dapat dihindari untuk menyerahkan barang/jasa. Obyek hutang yang sebenarnya adalah kewajiban yang ada pada saat sekarang. Oleh karena itu menurut Kam (1990: p.111) definisi hutang yang lebih menunjukkan kondisi pada saat sekarang adalah : Kewajiban suatu unit usaha yang merupakan keharusan bagi unit usaha tersebut untuk menyerahkan aktiva/jasa pada pihak lain dimasa mendatang sebagai akibat transaksi masa lalu.
Liabilities and Owner's Equity

Hutang sering juga disebut dengan Klaim/Hak tertentu pihak lain terhadap aktiva suatu perusahaan. Hal ini disebabkan suatu unit usaha dapat memliki aktiva/jasa karena adanya pihak lain yang menyediakan dana untuk memperoleh aktiva/jasa tersebut. Oleh karena itu, jumlah aktiva yang ada pada neraca pada dasarnya merupakan klaim pihak lain terhadap sumber ekonomi (aktiva), sehingga entitas memiliki kewajiban untuk untuk menyerahkan aktiva/jasa pada pihak lain tersebut. Kewajiban tersebut dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis yaitu :
Kewajiban pada kreditor/hutang. Kewajiban pada pemilik (owners equity).

Meskipun kedua pihak tersebut memiliki hak terhadap aktiva namun keduanya memiliki hak yang berbeda. Kreditor memiliki hak untuk didahulukan pelunasannya dalam kasus likuidasi.
Liabilities and Owner's Equity

2. Hasil Transaksi Masa Lalu Syarat lain dari hutang adalah berasal dari transaksi masa lalu. Transaksi tersebut menunjukkan transaksi yang benar-benar telah terjadi sehingga dapat digunaka untuk memastikan bahwa hanya kewajiban sekarang yang harus dicatat sebagai hutang dalam neraca. Masalahnya adalah peristiwa masa lalu yang bagaimana yang dapat dijadikan dasar sehingga syarat tersebut dapat terpenuhi? Syarat ini membutuhkan adanya suatu criteria khusus untuk menentukan apakah suatu kewajiban telah terjadi atau belum.

Liabilities and Owner's Equity

Kasus unformed executory contact merupakan bukti mengenai arti penting interpretasi terhadap makna transaksi masa lalu. Executoru contract pada dasarnya merupakan kontrak yang belum dijalankan oleh kedua belah pihak, masalahnya, apakah penandatanganan kontrak secara otomatis dapat menimbulkan hutang?
Contoh dari executory contract adalah perjanjian pembelian jangka panjang (long-term purchase agreement). Kontrak pembelian ini merupakan perjanjian antara pembeli dan supplier dimana pembeli setuju membayar sejumlah tertentu uang secara periodik setiap kali menerima barang/jasa dari supplier dan pembayarannnya tidak tergantung pada kondisi apakah pembeli mengambil pengiriman tersebut. Jadi karena, executory contract adalah kontrak yang belum dilaksanakan oleh kedua pihak, maka kontrak ini dapat dijadikan dasar untuk mengakui hutang.
Liabilities and Owner's Equity