Anda di halaman 1dari 24

JOB SAFETY ANALYSIS

(Referat)

Oleh: DEWI ANGGRAINI IHSANUR RIDHA JEFFRI SOFIAN LEKSANA PRILI OLDA FITRIANA RIZA ZAHARA
BAGIAN ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG JUNI 2013

PENDAHULUAN
Keselamatan kerja merupakan sarana utama untuk mencegah kecelakaan kerja yang kemungkinan akan terjadi di dalam suatu industri Kecelakaan kerja dapat disebabkan oleh dua golongan penyebab, yaitu akibat tindakan manusia yang tidak aman (unsafe action) atau tidak memenuhinya kondisi atau keadaan lingkungan yang tidak aman (unsafe condition), atau keduanya bisa jadi menghasilkan efek secara langsung atau tidak.

PENDAHULUAN
Keselamatan dan kesehatan kerja erat hubungannya dengan peningkatan produksi dan produktivitas. Sehingga dengan diperhatikannya masalah keselamatan dan kesehatan kerja, maka perusaahaan dapat menciptakan suasana, kondisi dan lingkungan kerja yang aman dan sehat, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi karyawan agar karyawan dapat melakukan pekerjaannya dengan baik sehingga produksi dapat ditingkatkan

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang berhubungan dengan hubungan kerja pada perusahaan, dimana kecelakaan terjadi dikarenakan oleh pekerjaan itu sendiri atau pada waktu melaksanakan pekerjaan Keselamatan kerja adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungan serta caracara melakukan pekerajaan

Defenisi Keselamatan Kerja

4 faktor yang berperan


Faktor lingkungan

Faktor manusia

Faktor bahaya

Faktor peralatan dan perlengkapan

Penyebab Terjadinya Kecelakaan Kerja

Kondisi berbahaya (unsafe

Mesin, peralatan, pesawat, bahan. Lingkungan.

Proses.
Sifat pekerjaan. Cara kerja.

condition)
Perbuatan

Sikap dan tingkah laku yang tidak aman Kurangnya pengetahuan dan keterampilan Cacat tubuh yang tidak terlihat Keletihan dan kelesuan

berbahaya
(unsafe

action)

Kerugian Akibat Kecelakaan Kerja

Pencegahan Kecelakaan Kerja

Peraturanperaturan Standarisasi

Pengawasan
Penelitian teknik Penelitian medis Penelitian psikologis

Pencegahan Kecelakaan Kerja

Penelitian statistik

Pendidikan

Training atau latihan

Melakukan sosialisasi kepada tenaga kerja akan pentingnya K3

Asuransi

Analisis Kecelakaan Kerja

Maksud dari analisis kecelakaan kerja adalah untuk memberikan jawaban mengapa kecelakaan dapat terjadi, sehingga dapat ditentukan bagaimana mencegah agar kecelakaan yang sejenis tidak terjadi lagi Dalam analisis sejumlah kecelakaan dikelompokan kedalam pembagian kelompok yang jenis/macam kelompoknya ditentukan sesuai dengan kebutuhannya, Misalnya : Tingkat keparahan kecelakaan. Daerah kerja/lokasi.

Analisa Keselamatan Kerja /

Job Safety Analysis (JSA)

Salah satu cara untuk mencegah kecelakaan di tempat kerja adalah bisa dengan menetapkan dan menyusun prosedur pekerjaan dan melatih semua pekerja untuk menerapkan metode kerja yang efisien dan aman

JSA digunakan untuk meninjau metode kerja dan menemukan bahaya yang :
Mungkin diabaikan dalam layout pabrik atau bangunan dan dalam desain permesinan, peralatan, perkakas, stasiun kerja dan proses

Memberikan perubahan dalam prosedur kerja

atau personel

Mungkin dikembangkan setelah produksi dimulai

JOB SAFETY ANALYSIS (JSA)

Analisa Keselamatan Kerja /

Job Safety Analysis (JSA)

Pengertian

suatu proses sederhana yang saling berhubungan dengan melibatkan empat langkah dasar

Job Safety Analysis (JSA)

Mengklasifikasikan kecelakaan kerja berdasarkan tempat terjadinya kecelakaan kerja (Job

selection)

Memisahkan kecelakaan ke dalam tahap-tahap pekerjaan (Job breakdown)

Mengidentifikasi bahaya (Hazard identification)

Mengendalikan resiko yang mungkin terjadi (Hazard control) dengan menemukan solusisolusi (Develop the solutions)

Manfaat Job Safety Analysis (JSA)

Penentuan kualifikasi yang Menemukan dan megatasi Menemukan bahaya-bahaya atau mengamankan pergerakan, posisi atau tindakan yang berbahaya diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan yang aman, seperti kesehatan fisik, keahlian motor, kemampuan khusus dan sebagainya Penentuan standar-standar Penentuan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan untuk keamanan yang diperlukan untuk keamanan, termasuk petunjuk dan pelatihan tenaga kerja manusia Pengorganisasian metodemetode yang tepat yang sesuai dengan praktek-praktek yang efisien dan aman yang telah diterima

fisik yang ada

Dianjurkan agar langkah pertama dalam identifikasi bahaya sistematis adalah mempersiapkan sebuah daftar dari tipetipe kecelakaan yang terjadi untuk produk, peralatan, sistem, atau daerah operasi yang diteliti

Setelah semua bahaya telah diidentifikasikan dari masing-masing tahap pekerjaan, pada tahap berikutnya yaitu mencari solusi pengembangan terhadap desain untuk pemisahan atau sebaliknya pengawasan atau kontrol terhadap desain untuk mengetahui hubungan tiap bahaya dengan tahapan suatu pekerjaan

Solusi yang biasa digunakan untuk mengontrol bahaya


Merubah lingkungan fisik pekerjaan

Mengurangi frekuensi pekerjaan pada pekerjaan yang berbahaya

Menggunakan pakaian pelindung/alat

pelindung

Melakukan prosedur kerja yang baik

Penurunan tingkat bahaya dan solusi-solusi yang digunakan seharusnya dibicarakan dengan para pekerja yang melakukan pekerjaan tersebut

Semakin pekerja dilibatkan dan diizinkan untuk memberi kontribusi maka semakin sukses dan efektiflah JSA tersebut

Tahapan Melakukan Job Safety Analysis (JSA)

Memilih Pekerjaan

Frekuensi kecelakaan Tingkat cedera yang menyebabkan cacat Kekerasan potensi Pekerjaan baru Mendekati bahaya

Membagi Pekerjaan

Pilihlah pekerja yang berpengalaman, mampu dan kooperatif sehingga mampu berbagi ide Observasi performa pekerja terhadap pekerjaan dan tulis langkah dasar JSA

Identifikasi Bahaya dan

Adakah bahaya mogok, akan mogok atau


kontak yang berbahaya dengan objek pekerjaan? Dapatkah pekerja memegang objek dengan aman? Dapatkah gerakan mendorong, menarik,

mengangkat, menekuk atau memutar yang


dilakukan menyebabkan ketegangan? Adakah potensi tergelincir atau tersandung? Adakah bahaya jatuh ketika pekerja berada di tempat tinggi? Dapatkah pekerja mencegah bahaya saar kontak dengan sumber listrik dan kontak putus? Apakah lingkungan berbahaya bagi keselamatan dan kesehatan? Adakah konsentrasi gas beracun, asap, kabut, uap, debu, panas atau radiasi?

Potensi
Kecelakaan

Kerja

Menemukan cara baru untuk suatu pekerjaan Mengubah kondisi fisik yang menimbulkan bahaya

Mengembangkan Solusi

Mengubah prosedur
kerja Mengurangi frekuensi pekerjaan

Poin utama job safety analysis

mencegah kecelakaan
dengan antisipasi dan eliminasi serta mengontrol bahaya yang ada

Terima kasih