Anda di halaman 1dari 11

PROSES BERACARA PADA PERADILAN AGAMA

oleh : Deddy Suwadi SR, SH


TUGAS POKOK & FUNGSI PENGADILAN AGAMA: ADALAH : MENERIMA, MEMERIKSA DAN MENGADILI SERTA MENYELESAIKAN SETIAP PERKARA YANG DIAJUKAN KEPADANYA UTK MENDAPATKAN KEPUTUSAN YANG KHUSUS DIPERUNTUKKAN BAGI UMAT ISLAM.

Materi ajar Hukum Acara Peradilan Agama pada Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Fakultas Hukum UGM.
-

11/17/2013

LINGKUP PENGADILAN AGAMA

Peradilan yang berwenang memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara, antara orang-orang yang beragama Islam dalam bidang keperdataan, yang diatur secara khusus oleh ketentuan undang-undang.
2

11/17/2013

LANDASAN HUKUM :

SUMBER HUKUM ACARA PADA PERADILAN AGAMA: HIR / RBG/. (KUH Acara Perdata) Psl 118 s/d Psl 394 HIR; (Berlaku untuk Jawa) Psl 142 s/d Psl 314 RGB (luar Jawa & Madura); UU NO.7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA Jo. UU NO.3 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UU NO.7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA. Jo. UU No.50 Tahun 2009 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UU NO.7 TAHUN 1989 TENTANG PA UU NO. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN. Jo. PP NO. 9 THN 1975 TENTANG PELAKSANAAN UU NO.1 THN 1974. PP NO. 10 THN 1983 JO. PP NO.45 TAHUN 1990. KOMPILASI HUKUM ISLAM (INPRES NO. 1 TAHUN 1991). UU NO. 41 TAHUN 2004 TENTANG WAKAF. UU NO. 4 TAHUN 2004 TENTANG KEKUASAAN KEHAKIMAN. PERATURAN MAHKAMAH AGUNG RI SURAT EDARAN MAHKAMAH AGUNG. PERATURAN MENTERI AGAMA YURISPRUDENSI
3

11/17/2013

Ketentuan tersebut dalam HIR dan RBG mengatur tentang tatacara atau proses ber-acara

KOMPETENSI / KEWENANGAN PENGADILAN AGAMA


KEWENANGAN PERADILAN AGAMA MELIPUTI URUSAN : i. II. III. IV. V. VI. VII. VIII. IX. X. PERKAWINAN WARIS WASIAT HIBAH WAKAF ZAKAT INFAQ SHODAQAH; EKONOMI SYARIAH. Dan ISTBAT KESAKSIAN RUKIYAT HILAL PENENTUAN AWAL BULAN PADA TAHUN HIJRIYAH.
4

11/17/2013

PROSEDUR DAN MEKANISME BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA


1. PENGAJUAN GUGATAN /PERMOHONAN

a. b. c. d. e.

Gugatan : Tertulis atau Lisan (kuasa hUkum) Isi Gugatan / Permohonan Pihak-pihak dalam Perkara. Penggabungan/kumulasi Gugatan /PermhonaN Kompetensi Pngd Agama (absolut atau relatif).

2. MEMBAYAR PERSKOT BIAYAPERKARA 3. MENERIMA PEMBERITAHUAN HARI SIDANG.


4.

5.

PUTUSAN GUGUR (Putusan PA tentang Penggugat / Pemohon atau kuasanya tidak hadir pada sidang I, 2 dan ke 3. tanpa alasan). PUTUSAN VERSTEK (Putusan yang diputus karena Tergugat/Termohon atau kuasanya, tidak hadir dalam persidangan).
PERDAMAIAN.
SIDANG PERTAMA (Nasihat Majelis Hakim); (MEDIASI) PEMBACAAN SURAT GUGATAN. (RALAT/PERBAIKAN) EKSEPSI, JAWABAN dan GUGAT REKONPENSI REPLIK - DUPLIKi. PEMBUKTIAN (TERTULIS dan SAKSI) PEMERIKSAAN SETEMPAT. PENYITAAN / SITA JAMINAN KESIMPULAN. 11/17/2013 PUTUSAN.

SURAT GUGATAN DITANDATANGANI OLEH P DIDAFTARKAN PADA KEPANITERAAN PA. DENGAN MEMBAYAR VERSKOT BIAYA PERKARA; SETELAH MEMBAYAR BIAYA PERKARA , PANITERA MEMBERIKAN NO. REG PERKARA BERKAS GUGATAN DIAJUKAN PADA KETUA PA OLEH PANITERA, SELANJUTNYA KETUA PA MENETAPKAN MAJELIS HAKIM PEMRIKSA DAN PENUNJUKKAN PANITERA SIDANG. PENETAPAN HARI SIDANG. PANGGILAN PADA PARA PIHAK (PANGGILAN DAPAT DISAMPAIKAN MELALUI KADES, BILA TDK KETEMU DG PARA PIHAK)
SIDANG PERTAMA (PERBAIKAN GUGATAN) (NASEHAT HAKIM UNTUK UPAYA DAMAI). SELANJUTNYA JAWAB-JINAWAB PUTUSAN SELA (BILA ADA EKSEPSI TENTANG KONPETENSI PENgd. AGAMA) PEMBUKTIAN (BUKTI Tertulis DAN SAKSI) PEMERIKSAAN SETEMPAT PENYITAAN / SITA JAMINAN ATAU MARITAAL. KESIMPULAN. PUTUSAN. 5

6.
7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

TAHAPAN BERACARA DI PN

GUGATAN DARI PIHAK PENGGUGAT. Mediasi / Upaya Damai EKSEPSI, JAWABAN & GUGATAN REKONPENSI DARI TERGUGAT. REPLIK/TANGGAPAN DARI PENGGUGAT. DUPLIK/TANGGAPAN DARI TERGUGAT. PUTUSAN SELA. PEMBUKTIAN TERTULIS dari P dan T. PEMERIKSAAN SAKSI dari PIHAK PENGGUGAT & PIHAK TERGUGAT; SAKSI DI SUMPAH. PENYITAAN / SITA JAMINAN. KESIMPULAN. PUTUSAN AKHIR. 11/17/2013

MACAM-MACAM PUTUSAN HAKIM


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. PUTUSAN AKHIR. (Put. Hakim mengakhiri perkara). PUTUSAN SELA. (Put. Tentang eksepsi /konptensi PA) PUTUSAN GUGUR (Put.krn P tdk hadir sejak awal). PUTUSAN VERSTEK (Put. Krn T tdk hadir sejak awal). PUTUSAN KONTRAKDITOIR PUTUSAN TIDAK DITERIMA. (syarat ggt tdk lengkap). PUTUSAN MENOLAK GUGATAN PENGGUGAT. (Penggugat tdk mampu membuktikan gugatannya). 8. PUT. MENGABULKAN GUGTAN PENGGUGAT UTK SEBAGIAN DAN MENOLAK SELEBIHNYA 9. PUTUSAN MENGABULKAN GUGATAN PENGGUGAT UNTUK SELURUHNYA . (P mampu membuktikan tuntutannya). 10. PUTUSAN DECLARATOIR. (Put yg bersifat pernyataan hukum). 11. PUTUSAN KONSTITUTIF. (Put.yg memutus hubungan hukum). 12. PUTUSAN KONDEMNATOIR. (Put yang bersifat menghukum).
11/17/2013 7

PROSEDUR MENGAJUKAN EKSEKUSI


Pemohon Eksekusi Mengajukan Permohonan Eksekusi pada Pengadilan Agama yang memutus perkara tersebut; 2. Pendaftaran permohonan Eksekusi : Srt Kuasa + Voorskoot biaya; 3. Panitera Pengadilan Agama akan Mencatat dan memberi Reg. No.Perkara Eksekusi: Misal: No. 10/Pdt./Eks/2005/PA.YK; Jo. No. dst. 4. Atas dasar Permohonan Pemohon Eksekusi, Ketua Pengadilan membuat Penetapan dan Memanggil Pihak yang kalah untuk dilakukan Teguran (AANMANING); 5. Jika Termohon Eksekusi tidak bersedia melaksanakan isi putusan secara sukarela, maka Ketua PA karena jabatannya membuat Penetapan untuk melakukan sita eksekusi terhadap obyek eksekusi. 6. Bila biaya eksekusi kurang maka Pemohon wajib menambah Biaya Eksekusi. 7. Ketua PA akan Membuat Penetapan Lelang terhadap Harta milik Termohon Eksekusi, bila Termohon Eksekusi tdk secara sukarela melaksanakan isi putusan, maka lelang dilaksanakan dengan bantuan Kantor Lelang Negara. 8. Pelaksanaan Lelang; (Hasil lelang tersebut diserahkan kepada Pemohon Eksekusi sejumlah nilai Putusan Pengadilan). 9. Apabila Pemenang Lelang belum dapat menguasai Obyek Lelang, Maka Pembeli Lelang dapat Mengajukan Pengosongan pada Ketua PA; 10. Ketua PA membuat Penetapan Pengosongan; 11. Pengosongan dilakukan Secara Sukarela atau secara Paksa oleh Juru sita Pengadilan Agama, dapat dibantu oleh aparat yang berwajib. 11/17/2013 8 1.

Sita Eksekusi

Sita Eksekusi dilakukan terhadap barangbarang atau benda-benda yang menjadi obyek sengketa dalam putusan pengadilan tsb. Sita Eksekusi dilakukan harus benar-benar teliti dan akurat terhadap batas-batas maupun hak kepemilikan atas obyek sita eksekusi tersebut. Keberatan atau Perlawanan (Verzet) terhadap pelaksanaan sita eksekusi diajukan kepada Ketua PA setempat.
9

11/17/2013

EKSEKUSI LELANG

Eksekusi lelang yaitu melakukan pelelangan terhadap barang-barang atau benda-benda yang telah dilakukan sita eksekusi, selanjutnya pelelangan dilakukan oleh Kantor Lelang Negara. Bahwa untuk pelaksanaan lelang terlebih dahulu harus diumumkan melaui media massa minimal 2 kali berturut-turut (pengumuman lelang I & II ). Bila Termohon Eksekusi keberatan, maka Termohon Eksekusi harus mengajukan perlawanan (Verzet) yang diajukan kepada Ketua Pengadilan Agama setempat.
10

11/17/2013

CATATAN :
1. Bila gugatan diajaukan oleh Suami disebut permohonan talak. 2. Bila gugatan diajukan oleh Pihak Isteri disebut Gugat Cerai Talak. 3. Bila Gugatan Permohonan Talak dari Suami dikabulkan, suami wajib mengucapkan ikrar Talak, bila tenggang waktu 6 bln sejak ditetapkan hari sidang penyaksian ikrar talak ybs tdk hadir, maka gugurlah penetapan tsb, dan gugatan tdk dpr diajukan lagi berdasarkan alasan yg sama 11/17/2013 11