Anda di halaman 1dari 9

METERING GAS

KELOMPOK 9 WINDHA AYU P 2411031053 AISYIYAH NUR ISNAENI 2411031054 GEBY NUR HAMZAH 2411031055 ANNISA AMADHEA 2411031056 EKO PUJO SASMITO 2411031057

Metering and Regulating Station (MRS)


Metering and Regulating Station disingkat MRS, berfungsi sebagai alat custody transfer antara pemasok dan konsumen gas bumi. Komponen utamanya adalah unit meter untuk menghitung volume/flow gas dan regulator untuk mengatur/menurunkan tekanan. Tipe dan jenis meter maupun regulator disesuaikan dengan jumlah gas yang disalurkan dan tekanan yang dibutuhkan

KOMPONEN UTAMA MR/S


Isolation Valve (Inlet-Outlet): mengisolasi tekanan masuk (inlet) & tekanan keluar (outlet). Insulating Joint / Insulating Flange (Inlet-Outlet) : mengisolasi tegangan proteksi katodik (CP) dari jaringan pipa ke modul stasiun (MR/S) serta pipa setelahnya. Gas Filter: menyaring gas yang masuk dari partikel serta impurities lainnya. Safety Shut Off Valve/ Slam Shut Valve: sebagai pengaman tekanan berlebih, yang menghentikan aliran gas dengan menutup otomatis dan dibuka secara manual. Regulator Active : mengatur tekanan keluar (outlet) Regulator Monitor (optional) Relief Valve : mengeluarkan gas yang bertekanan ke udara melalui vent stack. Check Valve : menahan aliran balik (return). Meter Gas : mengukur jumlah volume gas yang mengalir/ dipakai pelanggan. Manometer (Inlet-Outlet) : mengukur tekanan gas. Thermometer (Inlet-Outlet) : mengukur temperatur gas. Volume Corrector / Flow Computer : mengkoreksi secara elektronik volume gas (standar) menjadi volume kontrak. Automatic Meter Reader (AMR) : alat bantu untuk men display volume secara otomatis setiap pemakaian gas bumi (yang terkoreksi) secara real-time.

PERTIMBANGAN PEMILIHAN TIPE M/RS


Fungsi M/RS; sebagai penurun (regulating) tekanan atau sebagai pengukur laju alir (volume) gas Karakteristik jaringan (tekanan, impurities upstream)

Karakteristik beban (volume, tekanan downstream)


Kondisi lingkungan

Meter gas yang sering digunakan pada M/RS


Turbine Meter (Meter Turbin) Rotary Positive Displacement Meter (Meter Rotary) (Delta Meter) Diaphragm Meter (Meter Diaphragma)

Prinsip Kerja
Aliran fluida yang melewati flowmeter akan memutarkan turbin, dimana poros turbin tersebut akan memutarkan roda gigi, dan selanjutnya roda gigi tersebut akan memutarkan perangkat indicator. Perbandingan roda gigi ini disesuaikan dengan jumlah fluida yang mengalir. Penyesuaian roda gigi inilah sering digunakan sebagai adjuster ( alat penyetel / alat justir ). Untuk penunjukan digital, pada bagian roda gigi transmisi terdapat peralatan yang mengubah putaran menjadi besaran listrik, baik berupa low frequency pulse transmitter ataupun high frequency pulse transmitter ( lihat gambar ).

Permasalahan
Permasalahan yang sering terjadi pada sistem pengukuran laju aliran adalah : 1. Flow meter yang tidak sesuai dengan fluida pengukuran - Kesalahan dalam hal pemilihan flow meter - Adanya perubahan jenis fluida yang mengalir 2. Pemasangan sensor yang tidak sesuai dengan standart 3. Kalibrasi alat ukur yang tidak sempurna - Kesalahan pada kalibrasi awal alat ukur

- Maintenance alat ukur yang tidak teratur

Kalibrasi M/ RS
Cara mengkalibrasi metering gas yaitu : Dengan cara pembanding untuk mendapatkan hasil perbandingan pada beberapa titik flow tertentu.