Anda di halaman 1dari 8

1. Toleransi dan suaian 1. Toleransi Toleransi adalah dua batas penyimpangan ukuran yang diijinkan.

Misalnya, sebuah elemen diberi ukuran maka dapat dijelaskan sebagai berikut: adalah ukuran dasar adalah nilai toleransi yang diberikan Toleransi pada dasarnya dibedakan menjadi tiga macam, yakni toleransi ukuran, toleransi geometrik, dan konfigurasi kekasaran permukaan. 1.1 Toleransi ukuran Definisi dari toleransi ukuran adalah dua batas penyimpangan yang diijinkan pada setiap ukuran elemen. Toleransi memegang peranan yang vital pada proses produksi dikarenakan sangat sulitnya membuat suatu alat atau benda sesuai dengan ukuran yang tepat, karena menyangkut ketelitian dalam proses pengerjaannya. elanjutnya toleransi ukuran dibedakan lagi menjadi: 1.1.1 Toleransi tandar !Toleransi "nternasional#"T$

%esarnya toleransi ditentukan oleh " & #'()* !sistem " & untuk limit dan suaian$ agar sesuai dengan persyaratan fungsional dan untuk keseragaman. " & menetapkan 1) toleransi standar, yakni mulai dari "T +1, "T +, "T 1, "T (, sampai dengan "T 1*. edangkan untuk dasar satuan toleransi dari kualitas +1 , 1, harga toleransi standarnya dapat dihitung dengan rumus pada tabel berikut: "T +1 +,/ 0 +,++) D "T + +,1 0 +,+1( D "T 1 +,) 0 +,+ (+ D

-ilai dalam .m untuk D dalam .m

ecara garis besar, gambaran secara umum dari hubungan antara pengelompokan kualitas toleransi ini dengan proses pengerjaannya adalah sbb. 1. 2ualitas 1 , 3 adalah untuk pengerjaan yang sangat teliti. Misalnya pembuatan alat ukur, instrumen optik, dll. (. 2ualitas 1 , 11 untuk proses pengerjaan dengan permesinan biasa, termasuk untuk komponen4komponen yang mampu tukar. /. 2ualitas 1( , 1* untuk proses pengerjaan yang kasar, seperti pengecoran, penempaan, pengerolan, dsb. 1.1.( Toleransi 5mum dan Toleransi 2husus

1. Toleransi 5mum Toleransi umum diberikan untuk ukuran yang tidak memerlukan ketelitian atau bukan merupakan bagian dari benda berpasangan !suaian$.

-ilai toleransi umum selalu memilki batas penyimpangan atas dan batas penyimpangan ba6ah yang sama. %esarnya toleransi ini ditentukan oleh tingkat kualitas !kekasaran permukaan$ dan ukuran dasar. 1. Toleransi 2husus Toleransi khusus merupakan suatu toleransi yang nilainya di luar toleransi umum dan suaian. -ilai toleransinya lebih kecil daripada nilai toleransi umum, namun lebih besar daripada nilai toleransi suaian. 1.1./ Toleransi suaian

uaian adalah suatu istilah untuk menggambarkan tingkat kekekatan atau kelonggaran yang mungkin dihasilkan dari penggunaan kelegaan atau toleransi tertentu pada elemen mesin yang berpasangan. 7da empat macam suaian pada elemen mesin, yakni: 1. uaian longgar !clearance fit$

uaian ini selalu menghasilkan kelonggaran !celah bebas$ dengan daerah toleransi lubang selalu terletak di atas daerah toleransi poros. 1. uaian sesak !interference fit$

uaian yang selalu menghasilkan kesesakan, dengan daerah toleransi lubang selalu terletak di ba6ah daerah toleransi poros. 1. uaian pas !transition fit$

uaian ini dapat menghasilkan celah bebas atau interferensi, namun poros harus dipaksakan masuk ke dalam lubang dengan kelegaan negatif. 1. uaian garis

%atas , batas ukuran ditentukan sedemikian sehingga celah bebas atau kontak antar permukaan akan terjadi apabila elemen mesin yang berpasangan dirakit. %erikut ini dicantumkan beberapa istilah toleransi untuk elemen tunggal dan suaian yang seringkali dipakai : 1. 5kuran dasar 5kuran dasar atau ukuran nominal adalah ukuran pokok yanag ditulis sebelum disertai angka4angka batas penyimpangan yang diijnkan. 1. 8enyimpangan atas 8enyimpangan atas adalah penyimpangan ke arah atas ukuran maksimum. 1. 8enyimpangan ba6ah 8enyimpangan ba6ah adalah penyimpangan ke arah ba6ah penyimpangan minimum. 1. 5kuran maksimum

5kuran maksimum adalah ukuran terbesar yang masih diperbolehkan. %esarnya ukuran maksimum 9 ukuran dasar 0 penyimpangan atas. 1. 5kuran minimum 5kuran minimum adalah ukuran terkecil yang masih diperbolehkan. %esarnya ukuran minimum 9 ukuran dasar 0 penyimpangan ba6ah. 1. :aris nol :aris nol adalah garis dasar atau garis dengan penyimpangan nol. 1. 5kuran sesungguhnya 5kuran sesungguhnya adalah ukuran jadi atau ukuran yang didapat setelah benda selesai dibuat, yang dapat diketahui dengan menggunakan alat ukur. 1. 2elonggaran !;learance$ 2elonggaran adalah selsih kelonggaran antara luna gdengan poros dimana ukuran lubang lebih besar daripada ukuran poros.

2elonggaran maksimum adalah seliisih antara lubang terbesar dengan poros terkecil dalam suatu suaian longgar. 2elonggaran minimum adalah selisih ukuran lungan terkecil dengan poros terbesar dalam suatu suaian longgar.

1. 2esesakan !"nterference$ 2esesakan adalah suatu nilai selisih ukuran antara lubang dengan poros, dimana ukuran poros lebih besar daripada ukuran lubang.

2esesakan maksimum adalah selisih ukuran antara lubang terkecil dengan poros terbesar pada suaian sesak. 2esesakan minimum adalah selisih ukuran antara lubang terbesar dengan poros terkecil pada suaian sesak.

;ontoh pemberian toleransi pada sebuah lubang dan poros: a. /+<= 2eterangan: 1. uatu lubang denganukuran dasar /+ mm, posisi daerah toleransinya <, dan kualitasnya = (. uatu poros dengan ukuran dasar 3+ mm, posisi daerah toleransinya g, dan kualitasnya * 1.( Toleransi :eometrik Toleransi geometrik adalah toleransi yang membatasi penyimpangan bentuk, posisi tempat, dan penyimpangan putar terhadap suatu elemen geometris. Toleransi geometrik pada dasarnya memberikan kesempatan untuk memperlebar persyaratan dari toleransi ukuran. 8emakaian toleransi geometrik hanya dianjurkan apabila memang perlu untuk meyakinkan ketepatan komponen menurut fungsinya. b. 3+g*

ebuah toleransi geometrik dari suatu elemen menentukan daerah di mana elemen tersebut harus berada. Maka, sesuai dengan sifat dari daerah yang akan diberi toleransi dan cara memberi ukuran, daerah toleransi dikelompokkan menjadi berikut. 1. >uas dalam lingkaran !selanjutnya dilambangkan dengan ?1$ (. >uas antara dua lingkaran sepusat !selanjutnya dilambangkan dengan ?($ /. >uas antara dua garis yang berjarak sama, atau dua garis lurus sejajar !selanjutnya dilambangkan dengan ?/$ 3. 'uang dalam bola !selanjutnya dilambangkan dengan ?3$ 1. 'uang dalam silinder !selanjutnya dilambangkan dengan ?1$ *. 'uang antara dua silinder bersumbu sama !selanjutnya dilambangkan dengan ?*$ =. 'uang antara dua permukaan berjarak sama atau dua bidang sejajar !selanjutnya dilambangkan dengan ?=$ ). 'uang dalam sebuah kubus !selanjutnya dilambangkan dengan ?)$ %erikut ini gambaran mengenai hubungan antara sifat yang diberi toleransi dan daerah toleransi diberikan dalam suatu tabel. Daerah Toleransi ifat4sifat yang imbol diberi toleransi 2elurusan 2edataran 2ebulatan 2esilindrisan 8rofil garis 8rofil permukaan 2esejajaran 2etegaklurusan 2etirusan 8osisi 2onsentrisitas dan koaksialitas 2esimetrisan 8utar tunggal 8utar total ?1 ?( ?/ ?3 ?1 ?* ?= ?)

<ubungan antara toleransi geometrik dengan toleransi ukuran ada dua macam dibedakan menurut : 1. Menurut 8rinsip 2etidakbergantungan Definisi 8rinsip 2etidakbergantungan adalah,@Tiap persyaratan yang diperinci dalam gambar, seperti misalnya toleransi ukuran dan toleransi bentuk atau posisi harus ditentukan secaa bebas tanpa menghubungkan pada ukuran, toleransi atau sifat manapun kecuali ditentukan oleh suatu hubungan khusus.A Maka bila tidak ditemukan adanya hubungan antara ukuran dan toleransi bentuk atau posisi, toleransi bentuk atau posisi itu dianggap tidak memiliki hubungan. 1. Menurut 8rinsip %ahan Maksimum Definisi 8rinsip %ahan Maksimum adalah,A8emberian toleransi yang memperhitungkan ketergantungan timbal balik antara toleransi ukuran dengan toleransi bentuk atau posisi serta adanya tambahan harga toleransi dari bentuk atau posisi pada bagian tertentu yang menyimpang asalkan tidak melanggar batas4batas maksimum dan minimumnyaA 8rinsip bahan maksimum mengsumsikan bah6a terdapat hubungan timbal balik antara toleransi ukuran dengan toleransi bentuk atau posisi. 2ondisi bahan maksimum pada sebuah poros adalah ukuran batas terbesar dari poros tersebut. 1./ 2onfigurasi kekasaran permukaan 2onfigurasi permukaan yang mencakup antara lain kekasaran permukaan dan bekas pengerjaan !tekstur$, memegaang peranan penting dalam perencanaan suatu elemen mesin, yakni berhubungan dengan gesekan, keausan, pelumasan, tahanan, kelelahan, kerekatan, suaian, dan sebagainya. -ilai kekasaran rata4rata aritmetik !'a$ telah diklasifikasikan oleh " & menjadi 1( tingkat kekasaran, daari -1 sampai dengan -1( 2ekasaran !'a$ !.m$ 1+ (1 1(.1 *./ /.( 1.* +.) +.3 +.( +.1 Tingkat 2ekasaran -1( -11 -1+ -B -) -= -* -1 -3 -/ 8anjang ampel !.m$ ) (.1 +.)

+.(1

+.+1 -( +.+(1 -1 +.+) 1. 2. Jenis jangka sorong dan mikrometer skrup serta aplikasinya 1. Cangka orong !caliper$ Cangka sorong secara khusus menggunakan gerak geser yang presisius untuk pengukuran bagian dalam, bagian luar, dan demi kedalaman atau tingkatan pengukuran. 2ekhususan dari kemampuan geser jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur kedalaman dan roda gigi serta mesin yang sedang bergerak. %eberapa jenis jangka sorong adalah sebagai berikut: 1. ;enter Measuring ;alipers Cangka sorong dengan bentuk kerucut dengan Dja6sE yang didesain untuk mengukur jarak di antara pusat dua buah lubang atau rongga. 1. :ear Tooth ;alipers Cangka sorong dengan batang yang dapat diatur didesain untuk mengukur ketebalan dari gigi roda pada batas DpitchE. %atang yang dapat diatur ini menetapkan kedalaman pengukuran pada batas DpitchE atau pada batang tambahan. 1. Machine Travel ;alipers istem pengukuran yang didesain untuk mengukur perubahan posisi dari machine bed. 2epala mikrometer, indikator, jangka sorong terspesialisasi dan pengukuran &FM lainnya digunakan untuk mengindikasikan perjalanan mesin. Cangka sorong ini khususnya digunakan untuk mengukur mesin yang telah terpasang atau ber6ujud produk seperti alat permesinan, mikroskop, dan instrumen lain yang memerlukan dimensi atau kontrol yang presisi. 1. -ib Ca6s ;alipers Cangka sorong ini memudahkan pengukuran segi bagian dalam !inside features$, segi bagian luar !outside features$, lekukan, lubang atau celah, dan derajat. Dengan membandingkan dengan jangka sorong lainnya, maka jangka sorong ini dapat dengan mudah dan akurat ditempatkan pada bagian sisi atau celah. 1. 8ocket # 'olling Mill ;alipers Cangka sorong yang kecil dan biasa digunakan untuk pengukuran dengan tingkat ketelitian yang rendah dan biasanya secara sederhana digunakan untuk mengukur alat yang tak rata untuk demi kecepatan pengukuran barang di lingkungan produksi. (. Flectronic ;alipers ;iri4ciri:

>ight6eight, ergonomic design >arge easy4to4read >;D /( in. high "nch#Millimeter conversion Gero at any position 7utomatic shut4off after 1 minutes of nonuse >ast measuring position retained 6hen shut off Fasy access to the single <ardened stainless steel body for long life

"ntegrated depth rod on all siHes Iine adjustment thumb 6heel >ock scre6 to hold the slide in position 'esolution is +.+++1 in. !+.+1mm$ >inear accuracy meets D"-)*(

1. Mikrometer sekrup !micrometer$ Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki +.+1 mm. atu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok4blok, luar dan garis tengah dari kerendahan dan batang4batang slot. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology, studi dari pengukuran, Mikrometer memiliki / jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut :

Mikrometer >uar

Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang ka6at, lapisan4lapisan, blok4blok dan batang4batang

Mikrometer dalam

Mikrometer dalam digunakan untuk menguukur garis tengah dari lubang suatu benda

Mikrometer kedalaman

Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkah4langkah dan slot4slot

Mikrometer lubang

Mikrometer lubang secara khusus memliki tig kepala landasan yang digunakan untuk mengukur diametr dalam.

Mikrometer pipa

Mikrometer pipa untuk mengukur ketebalan dari pipa %erikut contoh beberapa jenis mikrometer. 1. %raille4'eading Micrometer Mikrometer yang cukup popular dimana dapat digunakan oleh orang4orang yang tunanetra karena memiliki sistem penunjukan skala berupa huruf %raille. Mikrometer ini tidak dijual bebas dan hanya di gunakan dalam dunia pedidikan demi perluasan 6a6asan kaum tunanetra. 3. Ukuran-ukuran blok ukur %lok ukur yang biasanya ada di >aboratorium ;7D ;7M berjumlah /) dan ukuran4 ukurannya adalah sbb. Jsemua ukuran dalam milimeter !mm$K

1, 1.++1, 1.+1, 1.+(, 1.+/, 1.+3, 1.+1, 1.+*, 1.+=, 1.+), 1.+B, 1.1, 1.(, 1./, 1.3, 1.1, 1.*, 1.=, 1.), 1.B, (, /, 3, 1, *, =, ), B, 1+, (+, /+, 3+, 1+, *+, =+, )+, B+, 1++.