Anda di halaman 1dari 14

SUMBANGAN KONFUSIANISME DAN TAOISME BAGI PEMBENTUKAN HUMANISME DAN ENVIRONMENTALISME DALAM KEBUDAYAAN CHINA

Oleh: Slamet Subekti Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya

There are, of course, quite a number of forms of Chinese philosophy, but there are two great currents that have thoroughly molded the culture of China Taoism and Confucianisman they play a curious game with each other. (Alan Watts)

I.

Pendahuluan

Kita sekarang menghadapi an aman ben ana lingkungan sebagai masalah gl!bal" #erlu direnungkan pendapat s!si!l!g Kanada J!hn O$%eil bah&a kita mungkin adalah peradaban pertama dan mungkin sebagai yang terakhir" 'emprihatinkan bah&a manusia sekarang ini seakan(akan tidak peduli pada lingkungan) dunia) dan habitat alamnya (J!hn O$%eill) *+,-: *.)" Bagaimana kita akan berusaha men ari s!lusi/ Sungguhpun kita hidup di abad ke(.*) mungkinkah kita mendapatkan inspirasi dari keari0an kun! tidak terke uali 0ilsa0at 1hina/ Berbi ara tentang 0ilsa0at 1hina) perlu di ermati adakah butir(butir keari0an uni2ersal dari K!n0usianisme dan 3a!isme yang dapat kita man0aatkan untuk merumuskan kembali makna k!relasi manusia dan alam/ #embahasan berikut ini akan !ba menelusuri seberapa besar sumbangan 0ilsa0at K!n0usianisme dan 3a!isme bagi pembentukan humanisme dan e2ir!nmentalisme dalam k!nteks kebudayaan 1hina" Sejarah men atat bah&a kebudayaan 1hina telah berkembang meluas ke Asia 3imur dan 3enggara) seperti ditunjukkan !leh sistem pengetahuan eng !hui dan sistem peng!batan

-*

akupunktur misalnya" #erlu dipertimbangkan kelebihan dari ara pandang h!listik untuk melihat satu masalah dengan l!gika k!relasi"

II.

A al-!ula dan Pe"#e!$an%an Ke$uda&aan Ch'na

3erdapat banyak mit!l!gi dan erita tentang asal(mula kebudayaan 1hina serta t!k!h legendarisnya seperti Kaisar Kuning ("uang Ti) yang membuat senjata dari batu 4i!k) istrinya memperkenalkan ara pemeliharaan ulat sutera) dan 5u erita) 5u terkenal karena berhasil mengatasi banjir(banjir besar" 'enurut

mendirikan dinasti 1hina yang pertama) yaitu dinasti 6sia yang berkuasa dari kira(kira abad ke(.* sampai abad ke(*7 S"'" 8inasti 6sia ini kemudian diganti !leh dinasti Shang yang berkuasa sampai abad ke(** S"'") dan dinasti Shang merupakan dinasti 1hina hist!ris yang pertama karena ada tulisan) perunggu dan tulang(tulang ramalan yang se ara ilmiah telah ditentukan berasal dari peri!de ini (9ie 3ek 3jeng) *+77: .7:(.7;)" Kemudian menyusul dinasti 1h!u yang mempunyai dua peri!de yang terkenal dalam sejarah 1ina) yaitu: #eri!de 1atatan 'usim Bunga dan 'usim <!nt!k (#eriod of !pring and $utumn $nnals ) yang berlangsung dari 7.. sampai ;,* S"'" dan #eri!de #eperangan Antar %egara (#eriod of %arring !tates) yang berlangsung dari ;:= sampai ..* S"'" 8inasti 1h!u adalah dinasti 0e!dal dan pada masa kejayaannya raja 1h!u menguasai kerajaan(kerajaan tetangganya atau paling sedikit diakui sebagai primus inter pares (yang pertama di antara yang sama)" Akan tetapi #eri!de 1atatan 'usim Bunga dan 'usim <!nt!k menyaksikan menurunnya dinasti 1h!u dan kerajaan(kerajaan tetangganya yang sampai &aktu itu mengakui supremasinya" >saha sedemikian itu memun ak dalam #eri!de #eperangan Antar %egara) dan berakhir dengan jatuhnya dinasti 1h!u dan pembentukan %egara Kesatuan untuk pertama kali dalam sejarah 1hina !leh Kaisar Shih 6uang dari %egara 1h$in pada tahun ..* S"'" #erlu diperhatikan bah&a keka auan dalam bidang p!litik(militer juga menyebabkan keka auan di bidang ek!n!mi(s!sial) dan keka auan t!tal ini yang mengg!n angkan masyarakat 1hina dan nilai(nilai yang berlaku pada &aktu itu

-.

menyebabkan !rang untuk memikirkan ara( ara dan ide baru untuk meme ahkan pers!alan(pers!alan yang mereka hadapi" Banyak !rang mengusulkan kepada raja(raja yang berkuasa) k!nsep(k!nsep dan ide(ide mereka untuk mengatasi kesulitan(kesulitan &aktu itu dan ara yang terbaik untuk memerintah negara) sehingga timbul apa yang dikenal sebagai ?Seratus Aliran #emikiran@ ( the "undred !chools of Thought)" Filsu0 utama yang harus disebut adalah K!n0usius) yang hidup antara --. dan ;7+ S"'" 'elihat keka auan dan perebutan kekuasaan antara raja(raja pada &aktu itu) ia menganjurkan ajaran harm!ni antara manusia dengan alam maupun antara manusia dengan manusia" Sekiranya masing(masing bertindak dan menjalankan tugas sesuai dengan kedudukannya) maka tidak akan terjadi perebutan kekuasaan" Bukan hanya rumah tangga) tetapi negarapun akan menjadi tenteram" Sehubungan dengan itu) ajaran K!n0usius menitik(beratkan upa ara atau ritual untuk menentukan tempatnya kepada masing(masing: baik raja) menteri) maupun ayah) anak) suami dan isteri" 'enurut tradisi) ajaran K!n0usius ini ter antum dalam 9ima Klasik) yaitu: (*) Klasik Syair (Classic of !ongs)) (.) Klasik Sejarah (Classic of &ocuments)) (=) Kalsik #erubahan (Classic of Change)) (;) 1atatan( atatan 'usim Bunga dan 'usim <!nt!k (Ch'un Ch'iu) dan (-) Klasik 3ata 3ertib ( (ecord of (ituals)" Kelima klasik tersebut dijadikan bahan pelajaran utama di sek!lah(sek!lah) maka ajaran K!n0usius ini mempengaruhi dan membentuk bertindak manusia 1hina" Kemudian harus disebut 9a!(tAe Bapak 3a!isme) para legalis Shang 5ang dan 6an Fei(tAe yang menganjurkan suatu kerajaan pusat) dan pemerintahan berdasarkan hukum) 'eng(tAe) dan 6sun(tAe yang menulis klasik tentang peperangan yang dipergunakan dengan sukses !leh antara lain 'a! 3se(tung dalam memimpin strategi militer #artai K!munis 1hina dalam abad ke(.:" Akan tetapi) meskipun terjadi keka auan di bidang p!litik(militer dan ek!n!mi(s!sial) bukan berarti bah&a kebudayaan semula berkembang di lembah sungai Kuning tidak meluas" 8aerah di sebelah utara sungai 5ang(tAe pada abad ara berpikir dan ara

-=

ke(B S"'" terbagi dalam beberapa kerajaan yang masing(masing berusaha untuk merebut hegem!ni dari raja 1h!u dan menaklukkan tetangga(tetangganya" Akhirnya kerajaan 1h$in yang terletak di sebelah barat dari kerajaan 1h!u di lembah sungai Wei keluar sebagai pemenang dan membentuk negara kesatuan 1hina pertama pada tahun ..* S"'" %egara kesatuan pertama ini meliputi daerah di sebelah utara sungai 5ang( tAe dan tidak meliputi daerah yang dikenal sebagai '!ng!lia 8alam" #erluasan daerah negara 1hina diteruskan di ba&ah dinasti(dinasti berikutnya) terutama dinasti 6an dan dinasti 3$ang" 8i ba&ah dinasti 6an (.:B S"'" C ..:) daerah 1hina diperluas di sebelah utara sehingga meliputi apa yang dikenal sebagai '!ng!lia 8alam) di sebelah timur yaitu daerah K!rea >tara) dan selatan yang meliputi Dietnam >tara) sedangkan di ba&ah dinasti 3$ang (B*,(+:7) daerah 3ibet dimasukkan ke &ilayahnya" Biarpun menurut pasang(surut sejarah 1hina terjadi perubahan atau pergeseran perbatasan dalam abad(abad yang berikut) akan tetapi pada umumnya dapat dikatakan bah&a dengan masuknya 3ibet pada abad ke(+ 1hina sudah mempunyai perbatasan seperti dikenal sekarang" 8engan perkataan lain) kebudayaan yang mulai berkembang di lembah sungai Kuning dapat berkembang di daerah asia 3imur yang ukup luas ini"

III. Pandan%an F'l a(a) C'na )en)an% Ke a)uan Manu 'a dan Ala! Filsa0at 1hina atau !inism Cmeminjam istilah yang diperkenalkan !leh ahli Sin!l!gi 6" 4" 1reelElaAim digunakan untuk menspesi0ikasi atau meng( identi0ikasi sekel!mp!k karakteristika unik bangsa 1hina" Fen!mena tentang !inism ini tidak dibatasi pada satu daerah ge!gra0is <<1" Akan tetapi) lebih luas meliputi ge!gra0is K!rea dan Jepang dimana l!g!gram 1hina digunakan" Bahasa l!g!gram merupakan bentuk dan ungkapan alam pikiran !initic) &a&asan yang lebih ber !rak dunia(sini se ara mani0es) praktis) k!nkret) dan khusus ketimbang dunia(sana) spekulati0) abstrak dan umum" Alam pikiran !initic termani0estasi pada K!n0usianisme) 3a!isme dan Fen Buddhisme"

-;

Apa karakter dari kesatuan manusia dan alam yang berakar dalam !inism/ 5aitu pengenalan m!ral dan peneguhan !leh setiap !rang tentang keberadaannya dengan !rang lain Cbukan hanya hidup dan mati tetapi juga sebelum dilahirkanE dan dengan makhluk hidup dan tak hidup lainnya" Itu berarti hubungan timbal) bali* mutla*) yang tidak perlu dipertanyakan) tidak dikuali0ikasikan dan ikatan khusus dari k!eksistensi makhluk hidup dan benda) piety adalah sebuah kebajikan m!ral" 'enggunakan bahasa 'artin Bubber (*+.,) sebagai pengajar penting dari Tao Ckhususnya wu weiEsebagai spiritualitas kehidupan 1hina yang akan menyeimbangkan et!s utilitarian Barat ('artin Bubber) ) ini merupakan hubungan ?Aku(Gngkau@ ketimbang ?Aku(Itu@ dimana Aku dalam ?Aku(Gngkau@ berbeda se ara radikal dari Aku dalam ?Aku(Itu@) karena itu Aku selalu dan nis aya dibentuk !leh k!ndisi eksistensial yang 9ain sebagai pihak lain" Berdasarkan perspekti0 !inism) ecopiety merupakan tenunan m!ral dari laki(laki dan perempuan yang menganyam bersama seluruh makhluk dan benda" Ini tersusun dari karakter yang dari humanisme dan karakter yin dari en2ir!nmentalisme yang bersi0at k!mplementer" <ingkasnya: sebagaimana !inism merupakan kesatuan dari K!n0usianisme yang !rt!d!ks dan 3a!isme yang heter!d!ks yang bersi0at k!mplementer) maka ecopiety sebagai kesatuan dari humanisme dan en2ir!nmentalisme juga bersi0at k!mplementer" 8engan demikian:

+copiety H 6umanisme I Gn2ir!nmentalisme !inism K!n0usianismeI3a!isme

!inism mende0inisikan realitas sebagai proses sosial" 9alu apa tujuan akhir dari realitas sebagai pr!ses s!sial atau ecopiety sebagai hubungan timbal( balik mutlak/ 3ujuan akhirnya adalah harmoni yang tidak pernah statis tetapi selalu dinamis" Seperti di !nt!hkan pada musik atau alunan musik) harm!ni dapat dide0inisikan sebagai or*estrasi dari banya*nya perbedaan (6&a 5!l Jung) *+,*: =.+(=;:)" Ini merupakan perkumpulan dari beberapa hal sebagai satu kesatuan"

--

Bagi !inism) ada satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara etika dan estetika: baik dan indah bersin!nim" Sebagaimana estetika merupakan harm!ni dinamis antara manusia dan alam) demikian halnya baik hubungan harm!nis antara sesama manusia: bukan hanya etika berdasarkan estetika) tetapi juga harm!ni merupakan tema yang menyatukan etika dan estetika" Oleh karena itu) harm!ni menjadi principium bukan hanya estetika tetapi juga antar manusia" 6arm!ni terdiri dari = unsur dasar" #ertama adalah ide bah&a dunia atau alam semesta adalah pluralisti*" Kedua) seluruh unsur dari dunia ini pluralistik yang berinterrelasi atau sinkr!nistik" 8engan demikian) harm!ni menga u pada pengertian diferensiasi) perbedaan !nt!l!gis) dengan l!gika yang ber0ungsi adalah sebagai l!gika k!relasi) bukan l!gika identitas" 8ikatakan bah&a harm!ni adalah kesatuan dari berbagai perbedaan) kemajemukan) dimana setiap unsur yang dilengkapi !leh setiap unsur yin" 6arm!ni merupakan predikasi atas perbedaan radikal dari pihak 9ain) baik !rang maupun barang" 8engan demikian ecopiety dikatakan sebagai kesatuan dari humanisme (yang) dan en2ir!nmentalisme (yin) yang saling melengkapi" <angkuman: !inism menyumbang pada dua pilar ide bah&a (*) dimana tida* terdapat proses sosial, ma*a tida* ada realitas ) dan bah&a (.) dimana tida* ada perbedaan, ma*a tida* ada proses sosial asli"

IV.

Hu!an' !e Pe" *e#)'( K+n(u 'an' !e

6umanisme adalah karakteristika K!n0usianisme" Ini adalah perhatian dan pengh!rmatan kepada laki(laki dan perempuan lain sebagai pribadi" Se ara tradisi!nal) m!del klasiknya dikenal dengan ?filial piety@ (hsiao)Ekesetiaan se!rang anak laki(laki kepada ayah atau !rang tuanya" 6umanisme menga u pada ide manusia secara spesifi*" 6umanisme men!lak baik antr!p!sentrisme dan naturalisme karena keduanya berat sebelah dan tidak bijaksana dalam mengenali eksentrisitas manusia: antr!p!sentrisme terlalu menghargainya) sementara naturalisme terlalu merendahkannya" >ngkapan in seperti dalam ?man in nature@ atau ?man in the landscape merupakan istilah ecstatic bah&a) sebagai makhluk mempunyai keterarahan(diri) manusia bukan se!ngg!k !byek semata atau materi"

-B

'anusia dapat disebut 0ana dari semua yang 0ana karena dia satu(satunya makhluk yang menyadari sepenuhnya akan kematiannya sebagai kejadian yang akan datang" 8engan ara yang sama) dapat dikatakan bah&a alam mempunyai sejarah tetapi tidak mengetahuinya) sedangkan manusia mengetahui bah&a dia mempunyai sejarah dan membuat sejarah pula" K!n0usianisme seringkali dikarakteristikan sebagai ?humanisme praktis@ karena kepeduluannya dengan seni praktis tentang kehidupan manusia dengan sesama dalam kehidupan dunia sehari(hari" Sebagai humanisme praktis) K!n0usianisme mem0!kuskan perhatiannya pada manusia dan apa yang dilakukannya" #remis ini radikal bah&a akar dari manusia adalah dirinya sendiri" K!n0usianisme mulai dan berakhir pada manusia: bagi K!n0usius) tidak ada yang ?di seberang humanisme@" 6umanitas bertumpu pada manusia Chumanitas dalam dua(serangkai arti manusia sebagai k!lekti2itas) dan kausalitas asli manusia C ,en adalah pilar humanisme praktis K!n0usius" 3anpa ,en) tanpa mempraktikkannya) manusia tidak akan menjadi manusia seutuhnya" 'enjadi se!rang manusia (,en) adalah menjadi insani (,en): sesungguhnya) ,en adalah ,en" menurut $nalect of Confusius K!n0usius) ,en adalah men intai semua manusia dan chih (pengetahuan) adalah mengenal semua manusia" In!2asi K!n0usius terletak dalam menjadikan ,en ?keutamaan uni2ersal@ yang menjadi batas standar bagi ?keutamaan@ lain dalam relasi antar manusia" -en juga disebut ?keutamaan yang sempurna@ atau apotheosis dari segala keutamaan seperti kebenaran (i)) kes!panan (li)) kebijaksanaan (chih) dan keper ayaan (hsin)" 'anusia yang mempraktikkan ,en juga mempraktikkan chung Ckaidah emas p!siti0: perlakukan !rang lain sebagaimana engkau ingin diperlakukan) dan shu Ckaidah emas negati0: jangan perlakukan !rang lain sebagaimana engkau tidak ingin diperlakukan" K!n0usianisme) bagaimana pun peduli terutama pada h!m!pietas tetapi tida* secara e*s*lusif" 8alam .i Chi (Kitab >pa ara)) K!n0usius berkata tanpa pandangan hidup yang sama: ?'enebang sebuah p!h!n) membunuh seek!r binatang yang belum ka&in) tidak pada musim yang tepat) adalah bertentangan dengan filial fiety.@ (.i Chi) *+B7: ..,)" 'enurut ara tersebut) tujuan m!ral dari bakti kepada !rangtua tidak dibatasi pada dampak dari apa yang dilakukan

-7

manusia pada !rang lain tetapi diperluas pada dampak perilaku sese!rang bagi makhlun n!n(human dan benda(benda" 8emikian 1reel menuliskan bah&a dalam Sinisme ?manusia menghuni sebuah tempat yang menarik di alam semesta@" 8ia adalah """ menjadi bagian dan tidak terpisahkan dari alam) tindakannya berdampak pada alam seluruh alam semesta) dan seluruh alam semesta mempengaruhinya) dengan suatu ara yang lebih intim daripada kebiasaan yang dilakukan !leh dunia Barat"@ 1han 3sai) penganut %e!(K!n0usius abad ke(**) t!k!h teladan ecopiety) yang menulis - halaman esensial ecopiety sebagai kesatuan humanisme dan en2ir!nmentalisme: ?9angit adalah ayahku) dan Bumi adalah ibuku) dan sunnguh pun aku makhluk ke il kutemukan tempat yang intim di tengah(tengah mereka" Oleh karena itu apa yang mengisi alam semesta kuanggap sebagai tubuhku dan yang mengatur alam semesta kuanggap sebagai alamku" Semua !rang adalah saudara dan saudariku) dan semua benda adalah sahabatku"@ 3eringat perkataan K!n0usius mengenai musik) yang dimainkan sebuah bagian integral dari arti 1hina kun! tentang benda(benda dan peristi&a sebagai kesatuan yang teratur) sekali lagi kita temukan dalam halaman kitab .i Chi sebagai berikut: 9angit ada di atas dan bumi di ba&ah) dan di antara keduanya tersebar semua jenis kehidupan dengan perbedaan (si0at dasar dan kualitasnya)J ((berkenaan dengan pr!ses pembentukan perayaan" (#engaruh) langit dan bumi mengalir maju dan tak pernah berhenti) dan dengan kesatuan tindakannya (0en!mena) pr!duksi dan perubahan terjadi: ((berkenaan dengan itu musik mengalun" #r!ses pertumbuhan di musim semi) dan de&asa di musim panas (menyarankan ide tentang) kebajikanJ mereka berkumpul di musim gugur dan """ di musim salju) menyarankan kebenaran" Kebajikan serupa dengan musik) dan kebenaran serupa dengan perayaan" 'elalui jalan !initic tentang ecopiety humanisme diseimbangkan kembali dan dilengkapi dengan en2ir!nmentalisme" Ketika en2ir!nmentalisme berubah menjadi tabir penutup ecopiety) antr!p!sentrisme rusak dan salah arah karena tidak ada daya pembesar manusia dalam tatanan benda(benda di alam semesta" $pa*ah dominasi dan *egunaan merupa*an antroposentrisme, sementara harmoni dan penghormatan merupa*an eti*a ecopiety " Bagaimana pun ketika humanisme dibedakan tetapi tidak dipisahkan dari en2ir!nmentalisme)

-,

etika ecopiety adalah bijaksana yang meneguhkan bah&a manusia mempunyai tempat yang berbeda di antara makhluk lain dan benda(benda lain dan tidak sekedar satu bagian dari alam" 'anusia adalah benar(benar pengatur dan pen,aga dari semua hal" Akhirnya pembedaan manusia dari bukan manusia hanya mengalami perbedaan pada kesatuan pengikat Ckesatuan pluralistik) !rganik dari keberbedaan"

V.

En,'"+n!en)al' !e Pe" *e#)'( Ta+' !e

8engan keutamaan en2ir!nmentalisme jalan ecopiety diperlebar memantapkan k!nsep tentang m!ralitas atau etika yang dibatasi untuk mengatur hubungan manusia" Sebagaimana ek!0ilsu0 Amerika Serikat yang tidak tertandingi Ald! 9e!p!ld mengemukakan dengan rapih: ?Sebelumnya belum ada etika berkaitan dengan hubungan manusia dengan daratan dan binatang serta tumbuhan yang tumbuh dipermukaannya" 8aratan) seperti budak perempuan Odyseus yang masih menjadi harta milik" 6ubungan dengan daratan adalah masih hubungan ek!n!mi yang ketat) menjadi hak istime&a tetapi tanpa ke&ajiban"@ ?'!ral 8aratan@ 9e!p!ld adalah !nt!h sempurna apa yang kita sebut geopiety ketika memperluas batasan k!munitas meliputi tanah) air) tumbuhan) binatang atau se ara k!lekti0: daratan"@ Sebagaimana jalan ecopiety Siniti mensinkr!nkan yang dari humanisme dan yin dari en2ir!nmentalisme yang bersi0at k!mplementer) itu masih merupakan k!ntras yang keras untuk menerima k!n2ensi etika yang hanya merumuskan hubungan sesama manusia dan menyingkirkan hubungan antara manusia dengan makhluk dan benda lainnya" Sementara itu etika k!n2ensi!nal menggunakan bahasa ?penyingkiran@) jalan ecopiety Siniti menggunakan bahasa ?pen akupan@" Filsu0 Amerika GraAim K!hak meringkaskan dengan baik bahasa kaum inklusi0 tentang ecopiety ketika dia berkata: ?>ntuk menemukan kembali kepekaan dalam kemanusiaan kita) kita memerlukan pertama(tama kepekaan m!ral terhadap alam@ (GraAim K!hak) *+,;: *=)"

-+

Gn2i!rnmentalisme merupakan prinsip d!minan dalam 3a!is dan Fen" 3a!isme dan Fen Buddhisme bagaimana pun tidak menyingkirkan humanisme" #ada bab .- Tao Te Ching) kita dapat menemukan ekspresi yang mengharukan dari ecopiety) sebagai !nt!h bah&a Tao (Jalan) sebagai ecopiety: Ada sesuatu yang ampur(aduk) dan ka au(balau) Ia sudah ada sebelum langit dan bumi) Betapa sunyiK Betapa sepiK Ia berada dengan sendirinya) dan tak pernah berubah) Bergerak berputar) tak henti) Ia layak menjadi ibu alam semesta) Ku tak tahu siapa namanya) 3erpaksa kunamakan Tao) Kusebut dia sebagai yang besar" Besar bermakna meluas (men apai segala tempat)) 'eluas berarti menjauh (ke segala arah)) 5ang pergi menjauh akhirnya akan balik kembali (ke asalnya)" Karena 3a! itu besar) maka 9angit juga besar) bumi juga besar) dan manusia juga besar) 8i dunia ini ada empat besar) dan manusia adalah salah satunya" 'anusia meneladani bumi) bumi meneladani langit) langit meneladani 3a!) dan 3a! meneladani dirinya sendiri /tsu),an0" Tsu),an (dirinya(sendiri) menjadi dasar en2ir!nmentalisme dari 3a!isme dan Fen Buddhisme" 6al ini menggarisba&ahi kemampuan estetik kita untuk mengh!rmati dan penghargaan terhadap seluruh keberadaan benda(benda di alam" Itu merupakan apresiasi estetik terhadap nilai intrinsik benda(benda seperti adanya) misalnya sp!ntanitasnya Cmasing(masing mempunyai kekhususannya) yaitu benda khusus ini dan itu Cketimbang e*spropriasi utilitarian terhadap nilai ekstrinsik benda(benda alam untuk keperluan manusia" 8i 1hina) tsu),an berarti alam luar (wan wu or ten thousand things ) dan kualitas intrinsik dan inheren dari tiap benda di alam" Si0at dasar estetika terletak dalam keberadaannya yang pasti dalam) oleh) dan untu* dirinya sendiri" >ntuk mengh!rmati benda(benda

B:

adalah dengan meninggalkan dan membiarkannya seperti aslinya: biar*an mereka men,adi dirinya" 8alam prinsip tsu),an bumi merupakan ruang puisiJ ji&anya) alam me&akili musik luar dari &aktu" Gn2ir!nmentalisme 3a!is merasa senang dengan keindahan alam) liar) sederhana) dan ke il) dalam keindahan intrinsik alam yang membuat manusia memandang penuh pengh!rmatan dan imajinasi puitis" 6anya dalam bersekutu dengan alam dan k!sm!s se!rang manusia benar(benar menjadi se!rang ?cosmion@" Seperti 3a!is 1huang 3Au mengungkapkan dengan suara tenang: ?9angit dan bumi lahir bersamaan denganku) dan sepuluh ribu benda bersatu denganku@"

VI.

Pen%un%#a*an Hu!an' !e dan En,'"+n!en)al' !e dala! Fen% Shu'

Alam pikiran kita berakar dalam pemandangan alam" 8i Barat) 6ip! rates adalah pemikir sistematis pertama yang menyadari dampak dari k!ndisi mete!r!l!gis) astr!n!mis dan t!p!gra0is (misalnya: musim) angin) dan air) sebagai seni pera&atan kesehatan) dan menyebutkan banyak hal seperti klimat!l!gi dan pembentukan pers!nalitas dan ras" 8engan jalan feng shui (geomancy)) !rang( !rang 1hina kun! maupun k!ntemp!rer) telah mengembangkan arti yang dalam untuk bersatu dengan alam (?sepuluh ribu benda@)) daratan) bumi dan k!sm!s " Warisan ketahanan dari feng shui sejak &aktu yang tidak dapat diingat membuat !rang(!rang 1hina menjadi ek!0ilsu0 a&al" Se!rang penulis memandangnya sebagai ?sebuah seni(ek!@ yangberkaitan dengan k!nser2asi) ek!l!gi dan penataan ruang (4ary Kh!r) *+++: +B(+7)" Karena eng shui akhirnya mendatangkan kemakmuran) kesehatan) dan keberuntungan) misalnya: kesejahteraan) feng shui diterapkan untuk berbagai kegiatan seperti peren anaan k!ta atau desa) desain arsitektur) dek!rasi ruangan) pernikahan) pemakaman dan bahkan penebangan p!h!n" eng !hui terdiri dari dua l!g!gram C?angin@ (feng) dan ?air@ (shui)" 8engan demikian berarti penghargaan manusia pada aliran alam yang disimb!lkan dengan dua unsur Cangin dan air" Ini adalah ara Sinitik untuk

B*

mengekspresikan geopiety) atau mengharm!niskan manusia dengan alam sekitarnya dengan perhatian dan pengh!rmatan" Ini adalah sebuah usaha untuk mende0inisikan tempat manusia di daratan" Berpikir dalam term feng shui adalah berterimakasih atas kemurahan bumi sebagai sebuah ?hadiah@ tempat kita memijakkan kaki" eng shui nampaknya mere0leksikan latar belakang asli dari masyarakat petani di 1hina yang kehidupannya bergantung pada kesuburan tanah) dimana manusia perlu ?meman0aatkan@ angin dan ?menyalurkan@ air untuk menghidupi alami mereka yang disebut Ch'i atau ?getaran@" Selanjutnya apakah Chi itu/ Chi adalah sebuah ide yang terdapat di mana( mana" 8ide0inisikan sebagai ?energi k!n0igurasi!nal@) chi menimbulkan kehadiran yang menyeluruh" 8iterjemahkan sebagai ?ether@) ?energi@) ?daya@) ?kekuatan@) ?na0as@) dan sebagainya" Chi menyerap banyak hal sebagai ?unsur@ (misal: air) api) dan tanah) dan atatan musik" Ide chi dias!siasikan dengan lingkup akti2itas yang luas dari akupunktur hingga seni bela diri" Akupunktur dapat dikatakan sebagai jalan untuk ?meman0aatkan@ dan ?menyalurkan@ chi dari !rang itu sendiri" Karena kehadiran chi) tubuh sendiri adalah kinestetik" 8ikatakan bah&a chi meresap pada kuas dan tinta pelukis kaligra0i" 3ujuan dari ilmu pedang (*endo) dikatakan adalah untuk pen apaian kekuatan dalam dari chi ketimbang penguasaan tekniknya sendiri" #edang itu ?satu simb!l dari semangat yang tidak terlihat yang melingkupi pikiran) tubuh dan kegiatan angg!ta tubuh"@ >ntuk maksud esei ini) dapat kita katakan bah&a chi adalah energi yang tidak terlihat yang meresap masuk ke dalam tubuh manusia dan sekitarnya) merupakan energi k!n0igurasi!nal yang mengatur hubungan antara manusia dengan lingkungan alamnya" Kesimpulan chi adalah 2ital) energi tak terlihat yang menahan) memberi nada) dan melestarikan rantai ek!l!gi Kehidupan"

VII. Penu)u* Filsa0at 1hina (!inism) mungkin dipandang telah kun! tetapi bukan berarti ketinggalan Aaman) ketika mempunyai kemampuan untuk menarik perhatian

B.

kembali dunia dengan mendek!nstruksikan peradaban tekn!m!r0ik berdasarkan ?pemikiran kalkulati0@" #andangan !inism terhadap term *risis menyatakan kesempatan yang tersedia untuk mengatasi bahaya yang mengan am" Gkuminisme ek!l!gi) disini !inism menjadi bagian integral) merupakan planetarisasi bagi kesadaran ek!l!gis dari humanitas p!st(m!dern" Jika menerima si0at gl!balisasi) maka ide(ide ek!0il!s!0i dapat ditemukan dimana pun dan kapan pun) baik di Barat atau 3imur) Selatan atau >tara) lama atau baru) dan men!lak klaim para penulis Barat yang meskipun berpikiran ek!0il!s!0is tetapi men!lak rele2ansi pandangan ek!0il!s!0i Oriental bagi permasalahan lingkungan de&asa ini) karena ek!0il!s!0i diklaim berasal dari Barat" Sebagaimana humanitas menjadi satu ?keluarga@ dan dunia menjadi ?desa gl!bal@) maka kita harus mengesampingkan agama) budaya) dan par!kialisme etn!sentris demi mengejar ek!0il!s!0i dalam mengidenti0ikasi tempat yang layak bagi manusia di alam dan tempat yang layak bagi alam di k!ta manusia) yang meneguhkan k!naturalis manusia dan alam" 8alam !inism) ekumenisme ek!l!gis baik dalam te!ri dan praktik telah memperkaya 2isi dari tema abadi ?Kesatuan yang Besar@J maka tidak mengurangi ide(ide ek!0il!s!0i Barat dari St" Fran is Asissi hingga Bubber) 6eidegger) 'arleau(#!nty) dan 9e!p!ld" Ketika kita berpikir dan bertindak untuk saling menyisihkan) akan berisik! pada kerusakan dan kematian" Sebaliknya) kesediaan kita untuk menyatukan seluruh kekuatan) sentimen) !pini dan pikiran yang luhur) me&ujudkan tujuan dari ekumenisme ek!l!gi untuk men iptakan kesatuan) yang memungkinkan kita berada di garda depan untuk membuat bumi aman dan nyaman) bukan hanya bagi manusia generasi sekarang dan generasi yang akan datang tetapi juga bagi segenap benda(benda di alam" 'asa depan ada di tangan kita untuk men ipta dan men ipta ulang) karena kita adalah satu(satunya makhluk yang men!lak untuk menjadi apa adanya" K!n0usianisme dan 3a!isme mempunyai banyak pena&aran untuk men iptakan 0ilsa0at hidup baru dalam harm!ni dengan alam (ekumenisme

B=

ek!l!gis)" 'engutip pepatah Barat kun!: pusat kebenaran berada dimana pun dan tidak terbatas tempatnya" Sem!ga akan datang) lebih epat lebih baik) hari ketika ecopiety menjadi prinsip regulati0 untuk mengatur perilaku kita terhadap bumi) dunia ini) menjadi senjata m!ral baru bagi seluruh dunia"

Re(e"en ' 1!n0u ius) *+B7) .i Chi1 2oo* of (ites) trans" James 9egge) %e& 6yde #ark: >ni2ersity B!!k" Jung) 6&a 5!l) *+,*) ?3he Orphi D!i e and G !l!gy@ in +nvironmental +thics) D!l" =) pp" =.+(=;:" K!hak) GraAim) *+,;) The +mbers and the !tars) 1hi ag!: >ni2ersity !0 1hi ag! #ress" K!hr) 4ary) ..:*) ?Gn2ir!nmental 1hi CFeng Shui@ in .iving Chi1 The $ncient Chinese %ay to 2ring .ife +nergy and "armony into 3our .ife ) B!st!n: 3uttle #ublishing" 9a! 3Au) *++-) Tao Te Ching1 The 2oo* of 4eaning and .ife ) trans" 6"4" Os&ald) %e& 5!rk: #enguin B!!ks" 9ie 3ek 3jeng) *+,=) !tudi %ilayah #ada 5mumnya, $sia Timur #ada 6hususnya) Bandung: #enerbit Alumni" O$%eill) J!hn) *+,-) ive 2odies) Itha a: 1!rnell >ni2ersity #ress" #!und) GAra) *+B+) Confucius1 The 7raet &igest, The 5nwobbling #ivot, The $nalects) %e& 5!rk: %e& 8ire ti!n #ublishing 1!rp!rati!n"

B;