Anda di halaman 1dari 2

Indikasi dan Kontraindikasi Alveolektomi

Berikut ini merupakan indikasi alveolektomi:
1. Kasus proyeksi anterior yang berlebih pada alveolar ridge di maxilla (Wray et al,
2003) atau untuk pengurangan prosesus alveolaris yang mengalami elongasi
(Thoma, 1969)
2. Gigi dengan abses yang perlu dihilangkan pus nya.
3. Rahang yang perlu dipreparasi untuk tujuan prostetik yaitu untuk memperkuat
stabilitas dan retensi gigi tiruan
4. Alveolar ridge yang runcing yang dapat menyebabkan neuralgia, protesa tidak
stabil, protesa sakit pada waktu dipakai.
5. Tuberositas yang perlu dihilangkan untuk mendapatkan protesa yang stabil dan
enak dipakai
6. Eksisi eksostosis
(Thoma, 1969).
7. Penghilangan interseptal bone disease.
8. Perlunya menghilangkan undercut.
9. Perlunya space intermaksilaris yang diharap.
10.Keperluan perawatan ortodontik, bila pemakaian alat ortho tidak maksimal maka
dilakukan alveolektomi
11. Penyakit periodontal yang parah yang mengakibatkan kehilangan sebagian kecil
tulang alveolarnya.
12. Ekstraksi gigi yang traumatik maupun karena trauma eksternal.
13.Indikasi untuk prosedur ini sangat jarang dilakukan tetapi mungkin dilakukan saat
proyeksi gigi anterior dari ridge pada area premaksilaris akan menjadi masalah
3
untuk estetik dan kestabilan gigi tiruan pada masa yang mendatang. Maloklusi klass
II divisi I adalah tipe yang sangat memungkinkan untuk dilakukan prosedur ini
(Wray, 2003)
Berikut ini merupakan kontraindikasi alveolektomi:
1. Pasien dengan penyakit sistemik
2. Periostitis
3. Periodontitis
(Anonim, 2010)