Anda di halaman 1dari 21

Breaking bad news

a. HIV
(setting up in interview)
1. duduk dengan sopan dan nyaman, tidak menyilangkan kaki dan tidak
mencondongkan ke depan.
2. Mendengarkan secara aktif (memberi respon berupa anggukan atau
memperhatikan)
3. Menggunakan bahasa yang dimengerti pasien
4. ucapkan salam dan memperkenalkan diri
selamat pagi/siang ibu/bapak
perkenalkan saya dr. rabecca yang bertugas jaga hari ini
memastikan identitas pasien (nama, umur, alamat)
memastikan keluhan utama pasien


(perception of the patient)
1. Menanyakan pengetahuan pasien mengenai penyakit
maaf sebelumnya, Ibu sudah tahu belum ibu sakit apa ?
2. Menanyakan harapan pasien dari tindakan medis yang telah ditempuh
sejauh ini
jadi bu, berdasarkan pemeriksaan dan terapi yang sudah kita
lakukan kemarin kira-kira harapan ibu dari pengobatan kemarin
gimana?

(Inivitation to share information)
1. Menanyakan pasien apakah ingin mengetahui perkembangan penyakitnya
atau tidak
ibu, dari hasil pemeriksaan kemarin, ibu mau dijelaskan tidak
mengenai perkembangan penyakit nya ?
2. Menanyakan pasien ingin konsultasi sendiri atau dengan keluarga
ibu/ bapak datang kesini dengan siapa ?
nah mendengarkan ini mau sendirian atau bersama dengan
pendamping?

(knowledge transmission)
1. Warning shoot
bu maaf sebelumnya, saya akan menyampaikan berita yang kurang
menyenangkan hari ini?
2. Jelaskan diagnosis sedikit demi sedikit
ibu setelah membaca hasil pemeriksaan kemarin sebenarnya saya
tidak enak mengatakan kepada ibu, tapi maaf sekali bu saya harus
memberi tahu ibu menderita HIV

ibu tau ngga HIV itu apa ?

Ibu, HIV adalah penyakit oleh infeksi virus yang menyebabkan
daya tahan tubuh menurun sehingga ibu mengalami gejala seperti
sekarang (infeksi oportunistik)
Cara penularan ?
Untuk penularan bisa melalui cairan tubuh atau hubungan seksual,
maaf ibu kalau boleh tau ibu pernah donor darah? atau menerima
darah tidak? ada menggunakan tato?
Maaf ibu/bapak menggunakan narkotika suntik atau tidak?
Menggunakan jarum suntik yang sembarangan ?
Maaf ibu, apakah ibu pernah melakukan hubungan seksual selain
dengan suaminya ? Maaf ibu, suami nya suka jajan tidak?
HIV menular atau tidak ?
Kan sudah dijelaskan penularan penyakit ini menular melalui
cairan tubuh dan hubungan seksual sehingga kalau ibu makan,
minum, mengobrol, bersentuhan selama tidak kontak dengan darah
langsung, HIV ini tidak menular
3. Bila pasien terlihat menangis/shock/denial beri waktu untuk menenangkan
diri dan berikan tissue ..
4. Gunakan metode NURS Saya mengerti hal ini sangat berat bagi
ibu/bapak, semua orang juga akan merasakan hal yang sama dengan
ibu/bapak, kami akan berupaya sebaik mungkin untuk membantu masalah
ibu/bapak.
5. Tanyakan lagi apakah pasien ingin dijelaskan lebih lanjut stelah diberikan
informasi mengenai diagnosis nya
maaf ibu, ibu mau ngga saya lanjutkan menjelaskan penyakit ibu?
6. Gunakan intonasi yang lebih jelas dan tempo yang pelan
(lanjut info nya..)
Bisa hamil/tidak ?
Bisa hamil tapi saya sarankan untuk tidak hamil karena takutnya
anak ibu terkena juga, namun bila tetap ingin saat persalinan nanti
tidak bisa dilakukan persalinan normal tapi harus dengan operasi
kemudian ibu tidak bisa menyusui anaknya karena penularan bisa
dari air susu.
Pengobatan bisa/sembuh atau tidak?
Memang penyakit HIV belum dapat disembuhkan secara total akan
tetapi kita dapat menjalankan pengobatan dengan pemberian
kombinasi obat antivirus jangka panjang, pemberian obat
kombinasi anti viral, makanan yang bergizi tinggi, tidur yang
cukup, menjaga kebersihan dan tentunya dukungan keluarga akan
meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan angka kejadian
penyakit infeksi.
Gimana biaya pengobatan?
Kalau untuk obat antivirus biasanya harga nya terjangkau dan
ekonomis ditambah kita sekarang dipermudah dengan sistem BPJS
bisa dibicarakan nanti ya bu/pak.

(summarize dan strategies)
7. Menyimpulkan secara ringkas kondisi pasien
Jadi, ibu/bapak saya infokan lagi penyakit ini oleh infeksi virus dan
penyakit ini tidak menular kecuali melalui cairan tubuh dan
hubungan seksual, penyakit HIV ini tidak bisa sembuh total, untuk
pengobatan diberikan kombinasi antivirus jangka panjang
8. Menanyakan apakah masih ada pertanyaaan
ibu, berdasarkan penjelasan tadi ada yang belum ibu ngerti atau
kurang paham ? atau ada mau ditanyakan lagi bu?
9. Jadwalkan rencana pengobatan/konsul selanjutnya
saya harap ibu dapat minum obat dengan teratur, tidak lupa minum
obat terus tetap kontrol kalau ada keluhan lain segera datang kesini
lagi ya bu biar kita bisa membantu mengatasi masalah ibu/bpk
10. Mengucapkan salam
























Kasus CA cervix
(setting up in interview)
1. duduk dengan sopan dan nyaman, tidak menyilangkan kaki dan tidak
mencondongkan ke depan.
2. Mendengarkan secara aktif (memberi respon berupa anggukan atau
memperhatikan)
3. Menggunakan bahasa yang dimengerti pasien
4. ucapkan salam dan memperkenalkan diri
selamat pagi/siang ibu/bapak
perkenalkan saya dr. rabecca yang bertugas jaga hari ini
memastikan identitas pasien (nama, umur, alamat)
memastikan keluhan utama pasien


(perception of the patient)
3. Menanyakan pengetahuan pasien mengenai penyakit
maaf sebelumnya, Ibu sudah tahu belum ibu sakit apa ?
4. Menanyakan harapan pasien dari tindakan medis yang telah ditempuh
sejauh ini
jadi bu, berdasarkan pemeriksaan dan terapi yang sudah kita
lakukan kemarin kira-kira harapan ibu dari pengobatan kemarin
gimana?

(Inivitation to share information)
3. Menanyakan pasien apakah ingin mengetahui perkembangan penyakitnya
atau tidak
ibu, dari hasil pemeriksaan kemarin, ibu mau dijelaskan tidak
mengenai perkembangan penyakit nya ?
4. Menanyakan pasien ingin konsultasi sendiri atau dengan keluarga
ibu/ bapak datang kesini dengan siapa ?
nah mendengarkan ini mau sendirian atau bersama dengan
pendamping?


(knowledge transmission)
11. Warning shoot
bu maaf sebelumnya, saya akan menyampaikan berita yang kurang
menyenangkan hari ini?
12. Jelaskan diagnosis sedikit demi sedikit
ibu setelah membaca hasil pemeriksaan kemarin sebenarnya saya
tidak enak mengatakan kepada ibu, tapi maaf sekali bu saya harus
memberi tahu ibu menderita kanker leher rahim

ibu tau ngga kanker leher rahim itu apa ?

Ibu, kanker leher rahim merupakan suatu keganasan yang
penyebabnya oleh virus akan tetapi penyakit ini bisa disebabkan
oleh banyak faktor atara lain nya jumlah kehamilan, jarak
persalinan yang terlalu dekat, kebersihan seksual yang jelek, sering
berganti-ganti pasang
Bisa hamil/ tidak ?
Kanker leher rahim memberikan pengaruh yang tidak baik dalam
kehamilan, persalinan dan nifas jadi saya saran kan menunda untuk
punya anak selesaikan dahulu pengobatan nya
Penyakit ini menular atau tidak ?
Kaker servix sendiri sebenarnya tidak menular namun infeksi virus
HPV Inilah yang dapat menular dari satu wanita ke wanita lain,
tapi tidak semua wanita terinfeksi virus ini mengalami kanker
serviks karena banyak faktor nya mempengaruhi terjadi nya kanker
serviks.
1. Bila pasien terlihat menangis/shock/denial beri waktu untuk menenangkan
diri dan berikan tissue ..
2 Gunakan metode NURS Saya mengerti hal ini sangat berat bagi
ibu/bapak, semua orang juga akan merasakan hal yang sama dengan
ibu/bapak, kami akan berupaya sebaik mungkin untuk membantu masalah
ibu/bapak.
2 Tanyakan lagi apakah pasien ingin dijelaskan lebih lanjut stelah diberikan
informasi mengenai diagnosis nya
maaf ibu, ibu mau ngga saya lanjutkan menjelaskan penyakit ibu?
2 Gunakan intonasi yang lebih jelas dan tempo yang pelan
(lanjutkan info nya..)
Bisa dicegah, bagaimana anak saya karena ada anak cewek?
Kanker serviks merupakan satu-satunya jenis kanker yang telah
diketahui penyebabnya, karen itu pencegahan nya pun sangat
mungkin dilakukan, yaitu dengan cara tidak berhubungan intim
dengan pasangan yang berganti-ganti, rajin melakukan pap smear
setiap dua tahun sekali yang sudah aktif secara seksual, memelihara
kesehatan tubuh dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum
melakukan hubungan secara seksual.
Bisa sembuh tidak?
Untuk pengobatan sendiri belum bisa sembuh secara total ada
nama nya penyinaran, kemoterapi tetapi juga bisa dilakukan
tindakan operasi untuk pengangkatan rahim. langkah tersebut
sekalipun tidak menjamin kesembuhan secara total jadi untuk
sekarang kami berikan obat-obatan yang sifatnya simptomatis saja.
Gimana biaya pengobatan?
Kalau untuk pengobatan kaker serviks ini membutuhkan dana yang
cukup besar karena harus dilakukan tindakan operasi, penyinaran
dan kemoterapi tapi pengobatan nya dapat di bantu dengan sistem
BPJS untuk masalah biaya bisa dibicarakan nanti ya bu/pak
dengan keluarganya.

(summarize dan strategies)
13. Menyimpulkan secara ringkas kondisi pasien
Jadi, ibu/bapak saya infokan lagi penyakit ini oleh infeksi virus hpv
dan penyakit ca serviks ini tidak bisa sembuh total, untuk
pengobatannya tergantung stadium kanker bisa dapat dilakukan
penyinaran, kemoterapi dan bisa dilakukan tindakan operasi
pengangkatan leher rahim.
14. Menanyakan apakah masih ada pertanyaaan
ibu, berdasarkan penjelasan tadi ada yang belum ibu ngerti atau
kurang paham ? atau ada mau ditanyakan lagi bu?
15. Jadwalkan rencana pengobaHPtan/konsul selanjutnya
saya harap ibu dapat minum obat dengan teratur dan tidak lupa
minum obat, terus nanti datang lagi sekitar 2 minggu untuk
melaksanakan terapi selanjutnya, kalau ada keluhan lain segera
datang kesini lagi ya bu biar kita bisa membantu mengatasi masalah
ibu
16. Mengucapkan salam
























Kasus DM
(setting up in interview)
1. duduk dengan sopan dan nyaman, tidak menyilangkan kaki dan tidak
mencondongkan ke depan.
2. Mendengarkan secara aktif (memberi respon berupa anggukan atau
memperhatikan)
3. Menggunakan bahasa yang dimengerti pasien
4. ucapkan salam dan memperkenalkan diri
selamat pagi/siang ibu/bapak
perkenalkan saya dr. rabecca yang bertugas jaga hari ini
memastikan identitas pasien (nama, umur, alamat)
memastikan keluhan utama pasien


(perception of the patient)
5. Menanyakan pengetahuan pasien mengenai penyakit
maaf sebelumnya, Ibu sudah tahu belum ibu sakit apa ?
6. Menanyakan harapan pasien dari tindakan medis yang telah ditempuh
sejauh ini
jadi bu, berdasarkan pemeriksaan dan terapi yang sudah kita
lakukan kemarin kira-kira harapan ibu dari pengobatan kemarin
gimana?

(Inivitation to share information)
5. Menanyakan pasien apakah ingin mengetahui perkembangan penyakitnya
atau tidak
ibu, dari hasil pemeriksaan kemarin, ibu mau dijelaskan tidak
mengenai perkembangan penyakit nya ?
6. Menanyakan pasien ingin konsultasi sendiri atau dengan keluarga
ibu/ bapak datang kesini dengan siapa ?
nah mendengarkan ini mau sendirian atau bersama dengan
pendamping?


(knowledge transmission)
17. Warning shoot
bu maaf sebelumnya, saya akan menyampaikan berita yang kurang
menyenangkan hari ini?
18. Jelaskan diagnosis sedikit demi sedikit
ibu setelah membaca hasil pemeriksaan kemarin sebenarnya saya
tidak enak mengatakan kepada ibu, tapi maaf sekali bu saya harus
memberi tahu ibu menderita penyakit kencing manis/DM

ibu tau ngga Kencing manis itu apa ?
Ibu, Kencing manis merupakan penyakit dimana jumlah kadar gula
darah di dalam tubuh ibu berda diluar batas normal, normal nya
kadar gula darah pada waktu puasa tidak lebih 110 mg/dl dan dua
jam setelah makan dibawah 140 mg/dl makanya penyakit ini
lantas dikenal dengan sebutan penyakit kencing manis.
Untuk penyebab kencing manis ini akibat organ pankreas tidak
berfungsi dengan baik akibatnya hormon insulin tidak dihasilkan
dengan baik padahal hormon inilah yang seharusnya membantu
metabolisme asupan makanan dengan begitu gula tidak dapat
diserap dengan baik dan tinggal di dalam darah akibatnya kadar
gula darah menjadi tinggi.
Penyebab kencing manis
Penyebab nya bisa oleh faktor keturunan, sebelum nya kalau boleh
tau di keluarga ibu ada yang memiliki penyakit sama dengan ibu ?
atau bisa juga oleh kondisi berat badan yang sangat gemuk dimana
kondisi tubuh yang sangat gemuk/obesitas 10-30 kali lebih
beresiko terkena penyakit kencing.
2. Bila pasien terlihat menangis/shock/denial beri waktu untuk menenangkan
diri dan berikan tissue ..
2 Gunakan metode NURS Saya mengerti hal ini sangat berat bagi
ibu/bapak, semua orang juga akan merasakan hal yang sama dengan
ibu/bapak, kami akan berupaya sebaik mungkin untuk membantu masalah
ibu/bapak.
2 Tanyakan lagi apakah pasien ingin dijelaskan lebih lanjut stelah diberikan
informasi mengenai diagnosis nya
maaf ibu, ibu mau ngga saya lanjutkan menjelaskan penyakit ibu?
2 Gunakan intonasi yang lebih jelas dan tempo yang pelan
(lanjutkan info nya..)
Bisa sembuh/tidak ?
Maaf sekali ibu, penyakit kencing manis ini tidak dapat
disembuhkan tetapi bisa di kontrol agar kadar gula darah ibu tetap
dalam batas normal sehingga tidak menimbulkan gejala lain
Untuk pengobatan ?
Pada penyakit kencing manis ini harus dikontrol dan merubah pola
makan kalau bisa usahakan selalu makan sayuran dalam setiap
makan agar resiko berkurang jika menghindari makanan yang
mengandung gula, Jika memiliki tubuh gemuk maka harus
dilakukan penurunan berat badan dan juga nanti diberikan
pengobatan dengan kombinasi obat golongan anti diabetes yang
dapat menurunkan kadar gula darah dan juga rajin berolahraga
seperti bersepeda, jalan kaki dll seminggu 2 kali dalam 30 menit
perhari.
(summarize dan strategies)
1. Menyimpulkan secara ringkas kondisi pasien
Jadi, ibu/bapak saya infokan lagi penyakit ini dapat disebabkan
oleh pola hidup yang salah dan juga faktor keturunan, penyakit
kencing manis ini tidak bisa sembuh tetapi bisa dikontrol gula
darahnya, untuk pengobatan diberikan obat anti diabetik dan juga
rubah pola makan, menurunkan berat badan serta tidak lupa
olahraga secara teratur
2. Menanyakan apakah masih ada pertanyaaan
ibu, berdasarkan penjelasan tadi ada yang belum ibu ngerti atau
kurang paham ? atau ada mau ditanyakan lagi bu?
3. Jadwalkan rencana pengobatan/konsul selanjutnya
saya harap ibu dapat minum obat dengan teratur, tidak lupa minum
obat sesuai jam nya, terus pola makan nya hindari makanan yang
mengandung gula, rajin olahraga, terus nanti sekitar 1 bulan lagi
ibu/bapak datang kontrol nanti kita cek lagi pemeriksaan kadar gula
darahnya misal ada keluhan lain segera datang kesini lagi ya bu biar
kita bisa membantu mengatasi masalah ibu/bpk
4. Mengucapkan salam





























Kasus GGK
(setting up in interview)
5. duduk dengan sopan dan nyaman, tidak menyilangkan kaki dan tidak
mencondongkan ke depan.
6. Mendengarkan secara aktif (memberi respon berupa anggukan atau
memperhatikan)
7. Menggunakan bahasa yang dimengerti pasien
8. ucapkan salam dan memperkenalkan diri
selamat pagi/siang ibu/bapak
perkenalkan saya dr. rabecca yang bertugas jaga hari ini
memastikan identitas pasien (nama, umur, alamat)
memastikan keluhan utama pasien


(perception of the patient)
7. Menanyakan pengetahuan pasien mengenai penyakit
maaf sebelumnya, Ibu sudah tahu belum ibu sakit apa ?
8. Menanyakan harapan pasien dari tindakan medis yang telah ditempuh
sejauh ini
jadi bu, berdasarkan pemeriksaan dan terapi yang sudah kita
lakukan kemarin kira-kira harapan ibu dari pengobatan kemarin
gimana?

(Inivitation to share information)
7. Menanyakan pasien apakah ingin mengetahui perkembangan penyakitnya
atau tidak
ibu, dari hasil pemeriksaan kemarin, ibu mau dijelaskan tidak
mengenai perkembangan penyakit nya ?
8. Menanyakan pasien ingin konsultasi sendiri atau dengan keluarga
ibu/ bapak datang kesini dengan siapa ?
nah mendengarkan ini mau sendirian atau bersama dengan
pendamping?


(knowledge transmission)
19. Warning shoot
bu maaf sebelumnya, saya akan menyampaikan berita yang kurang
menyenangkan hari ini?
20. Jelaskan diagnosis sedikit demi sedikit
ibu setelah membaca hasil pemeriksaan kemarin sebenarnya saya
tidak enak mengatakan kepada ibu, tapi maaf sekali bu saya harus
memberi tahu ibu menderita Gagal ginjal kronis

ibu tau ngga gagal ginjal kronis itu apa ?
Ibu, gagal ginjal kronis itu merupakan suatu penyakit yang ditandai
dengan penurunan fungsi ginjal yang sudah tidak dapat diperbaiki
lagi. Ginjal itu merupakan organ dalam tubuh yang berfungsi untuk
menyaring darah sehingga kita mengeluarkan air kencing setiap
harinya.
Untuk penyebabnya sendiri itu banyak ibu, seperti penyakit darah
tinggi, kencing manis, adanya infeksi di saluran kencing, atau
memang adanya gangguan pada ginjal itu sendiri.
Penyakit ini di tandai dengan: Kelainan ginjal yang sudah terjadi
lebih dari 3 bulan. Dan dari pemeriksaan ginjal didapatkan laju
penyaringan kurang dari 60ml/menit selama 3 bulan dengan atau
tanpa kerusakan ginjal
3. Bila pasien terlihat menangis/shock/denial beri waktu untuk menenangkan
diri dan berikan tissue ..
2 Gunakan metode NURS Saya mengerti hal ini sangat berat bagi
ibu/bapak, semua orang juga akan merasakan hal yang sama dengan
ibu/bapak, kami akan berupaya sebaik mungkin untuk membantu masalah
ibu/bapak.
2 Tanyakan lagi apakah pasien ingin dijelaskan lebih lanjut stelah diberikan
informasi mengenai diagnosis nya
maaf ibu, ibu mau ngga saya lanjutkan menjelaskan penyakit ibu?
2 Gunakan intonasi yang lebih jelas dan tempo yang pelan
(lanjutkan info nya..)
Bisa sembuh/tidak ?
Maaf sekali ibu, penyakit gagal ginjal kronik ini sudah tidak dapat
disembuhkan lagi. Dikarenakan penyakit ini sudah lama di derita
sehingga tidak dapat kembali normal.
Untuk pengobatan ?
Seperti yang saya katakan sebelumnya organ ginjal merupakan
organ dalam tubuh yang berfungsi menyaring darah sehingga
setiap hari kita mengeluarkan air kencing. Sehingga apabila kedua
organ ginjal sudah rusak maka zat-zat yang seharusnya kita buang
setiap hari melalui air kencing itu tidak keluar. Bila ini terus terjadi
zat-zat berbahaya ini akan menumpuk dalam tubuh dan akan
mengganggu kesahatan ibu. Oleh sebab itu disini saya mempunyai
dua cara buk. Yang pertama adalah ibu melakukan cuci darah
sebayang 2x dalam satu minggu. Sedangkan saran yang lainnya,
apabila ibu ada kecukupan dana ibu bisa melakukan trannsplantasi
ginjal. Selain itu kurangi konsumsi minum airas
(summarize dan strategies)
5. Menyimpulkan secara ringkas kondisi pasien
Jadi, ibu/bapak saya infokan lagi penyakit ini dapat disebabkan
penyakit misalnya hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik,
sehingga memberikan efek yang tidak baik pada organ ginjal ibu.
Untuk memperbaiki ginjalnya sudah tidak dapat dilakukan lagi,
sehingga yang dapat dilakukan adalah dengan mencuci darah atau
transplantasi ginjal
6. Menanyakan apakah masih ada pertanyaaan
ibu, berdasarkan penjelasan tadi ada yang belum ibu ngerti atau
kurang paham ? atau ada mau ditanyakan lagi bu?
7. Jadwalkan rencana pengobatan/konsul selanjutnya
saya harap ibu melakukan cuci darah dengan teratur agar tidak
terjadi kondisi yang tidak diinginkan
8. Mengucapkan salam



Kasus TBC

(setting up in interview)
1. duduk dengan sopan dan nyaman, tidak menyilangkan kaki dan tidak
mencondongkan ke depan.
2. Mendengarkan secara aktif (memberi respon berupa anggukan atau
memperhatikan)
3. Menggunakan bahasa yang dimengerti pasien
4. ucapkan salam dan memperkenalkan diri
selamat pagi/siang ibu/bapak
perkenalkan saya dr. rabecca yang bertugas jaga hari ini
memastikan identitas pasien (nama, umur, alamat)
memastikan keluhan utama pasien


(perception of the patient)
1. Menanyakan pengetahuan pasien mengenai penyakit
maaf sebelumnya, Ibu sudah tahu belum ibu sakit apa ?
2. Menanyakan harapan pasien dari tindakan medis yang telah ditempuh
sejauh ini
jadi bu, berdasarkan pemeriksaan dan terapi yang sudah kita
lakukan kemarin kira-kira harapan ibu dari pengobatan kemarin
gimana?

(Inivitation to share information)
9. Menanyakan pasien apakah ingin mengetahui perkembangan penyakitnya
atau tidak
ibu, dari hasil pemeriksaan kemarin, ibu mau dijelaskan tidak
mengenai perkembangan penyakit nya ?
10. Menanyakan pasien ingin konsultasi sendiri atau dengan keluarga
ibu/ bapak datang kesini dengan siapa ?
nah mendengarkan ini mau sendirian atau bersama dengan
pendamping?


(knowledge transmission)
21. Warning shoot
bu maaf sebelumnya, saya akan menyampaikan berita yang kurang
menyenangkan hari ini?
22. Jelaskan diagnosis sedikit demi sedikit
ibu setelah membaca hasil pemeriksaan kemarin sebenarnya saya
tidak enak mengatakan kepada ibu, tapi maaf sekali bu saya harus
memberi tahu ibu menderita TBC

ibu tau ngga TBCitu apa ?


GOOD LUCK






















CALGARY CAMBRIDGE
Sebutkan:
1. Boleh menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa yang dimengerti pasien.
2. Duduk dengan posisi nyaman, tidak menyilangkan kaki dan condong ke
depan.
3. Tidak memotong jawaban pasien.

a) Selamat pagi ibu, perkenalkan saya Mulyati, dokter yang memeriksa Ibu kemarin.
(sambil jabat tangan)
b) Ibu namanya? Umur?
c) Keluhan nya apa bu? (keluhan tambahan, pusing, demam, dsb)

Ibu keluhannya ini ya bu, nah nanti saya akan tanya lebih lanjut lagi setelah itu
kita lakukan pemeriksaan fisik. Dari situ nanti kita akan merencanakan
pengobatan nya.
Bersedia ya bu. Nanti saya akan menulis dan mencatat jawaban ibu, gpp bu ya
d) Ibu keluhannya tadi .. , sejak kapan bu?
e) Sudah berapa lama?
Faktor yang menyebabkan?
Faktor yang memperberat/memperingan?
Diare
Konsistensi, warna, bau, ada darah/tidak?
Keluhan tambahan : demam, pusing, dsb.

DBD
Demam tinggi mendadak (terus menerus/hilang timbul)
Mengigil (kapan), selera makan?
Nyeri seluruh tubuh
Bintik merah
Keluhan tambahan : sesak nafas

TBC
Batuk (berdahak/tidak, konsistensi, warna)
Batuk Berdarah/tidak?
Selera makan?
Penurunan BB?
Banyak keringat gak?
Keluhan tambahan : sesak nafas, nyeri dada?

OA
Nyeri sendi? Dimana? Sebelah atau dua-duanya?
Biasanya kapan nyerinya? Berapa lama?
Nyeri saat istirahat/beraktivitas?
Ada bunyi kretek gak bu?
Tambahan : bengkak, merah

DM
Banyak makan?
Penurunan berat badan/peningkatan?
Banyak Minum?
Banyak kencing? Kapan?
Tambahan : riwayat darah tinggi?, kalau luka susah sembuh dak?


Ibu sebelum sakit ini, ibu pernah sakit apa?
Ada penyakit lain selain ini tidak?
Di keluarga / lingkungan (TBC, Diare, DBD) ada yang sakit cak ibu?
Pernah berobat atau blm bu?
Kalau sudah, dikasih apa? Teratur dak minumnya? Ada perubahan atau tidak?

Selanjutnya kita lakukan pemeriksaan fisik ya bu, nanti ibu akan saya periksa
dari kepala sampai kaki untuk memastikan penyakit ibu.
Bersedia ya bu?
Ibu, berdasarkan wawancara ibu kan tadi keluhannya dan
pemeriksaan fisik terdapat hasil yang menjelaskan kalau ibu kemungkinan
besar menderita/terkena .. tapi untuk memastikan kita perlu melakukan
pemeriksaan tambahan lain bu
Ibu tau tidak tentang penyakit ini?
Mau dijelaskan tidak bu penyebab dan kemungkinan kedepannya?
Ya bu, saya jelaskan sedikit ya bu
Mencret
Disebabkan oleh infeksi virus/bakteri, bisa karena salah makan/alergi
makanan. Pengobatannya itu tidak sulit bu, ibu nanti saya kasih oralit dan ibu
minum yang teratur ya Ibu juga harus minum air putih yang banyak bud an
istirahat yang cukup.
Edukasi :
1. Jaga kebersihan makanan bu.


DBD
Disebabkan karena kuman yang dibawa oleh nyamuk yang menggigit ibu.
Kira-kira bu ada tidak sekitar lingkungan ibu ada tempat2 yang
memungkinkan berkembangbiaknya nyamuk, misalnya got berair, gentong
berisi air yang terbuka. Karena bu biasanya tempat2 itu tempat
perkembangbiakan nyamuk bu.
DBD ini bisa sembuh bu kalau diobati dengan perawatan yang baik.
Edukasi :
1. Jaga kebersihan lingkungan.
2. Lakukan 3M (bak mandi di kuras minimal 1 minggu sekali, atau
memelihara ikan tempalo di bak penampungan air, dsb)
3. Menggunakan kelambu.

TBC
Disebabkan oleh kuman/bakteri bu. TBC ini menular bu, menularnya mudah
bu dari percikan air liur bu. Bisa sembuh bu dengan minum ibat yang agak
lama bu, sekitar 6 bulan. Ibu jangan kuatir, kalau ibu minum obatnya teratur
akan sembuh bu. Dan jangan kuatir juga kalau nanti setelah minum obat
kencing ibu akan berwarna merah karena efek obatnya, tetap ibu lanjutkan
saja minum obatnya ya bu, dan jangan lupa control.
Edukasi:
1. Ibu karena TBC ini menular, biar tidak menyebar saya anjurkan ibu
memakai masker, membuang dahak di tolet.
2. Ibu makan nya harus dijaga, jangan telat, makanan yang sehat, minum air
putih.
3. Jangan terlalu capek dan jangan terlalu stress.

OA
Disebabkan karena faktor usia bu. Ibaratnya bu, antar tulang di lutut tu ada
pelumas/cairan bu, nah karena umur dan jyga dipake terus lamo2 cairan itu
habis bu, jadi antar tulang tu betemu bu, jadi sakit kalau digerakkan bu.
Obatnya ada bu, tapi cuma untuk mengurangi rasa sakit bae bu.
Edukasi :
1. Kurangi aktivitas berat, missal ngangkat barang yang berat/naik tangga,
dsb.
2. Olahraga, misalnya berenang, bersepeda.
3. Untuk sekarang saya anjurkan ibu minum obat dulu yang teratur ya bu.
Kalau masih belum hilang ibu datang kesini lagi kita rencanakan
pengobatan lebih lanjut. Tapi mudah-mudahan sembuh ya bu.

DM
Dm itu bu ya, bisa disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, faktor
genetik, dan kurang beraktivitas. Maaf bu sebelumnya, kencing manis ini tidak
bisa sembuh tapi bisa di control. Asalkan ibu menjaga pola makan dengan
mengurangi makanan yang manis2 dan juga kalau bisa luangkan waktu untuk
berolahraga.



JADI SAYA ULANGI YA IBU
DIARE
Minum yang banyak, istirahat, minum oralit yang saya berikan.

DBD
Jadi ibu, sebaiknya di rawat inap ya bu.

TBC
Minum obat teratur selama 6 bulan dan control yang teratur ya bu. Jangan
kuatir dengan ESO (kencing merah).

OA
Kurangi aktivitas berat (naik tangga, bawa barang yang berat), dan juga
minum obat yang teratur dan berolahraga seperti bersepeda dan berenang.

DM
Ibu harus menjaga pola makan bu, kurangi makanan yang manis dan juga
luangkan waktu untuk olahraga.,

IBU APA ADA YANG MAU DITANYAKAN ATAU ADA YANG TIDAK
JELAS? ATAU MAU DIULANGI? ATAU ADA YANG KEBERATAN/ TIDAK
SETUJU.
JADI DARI PENGOBATAN YANG AKAN KITA DILAKUKAN, HARAPANNYA
IBU BISA SEMBUH DAN TIDAK MERASA SAKIT LAGI.
Apabila ibu lemes, pucat, ibu segera ke rumah sakit ya bu. Diare
Ibu kalau batuknya tambah parah/darahnya tambah banyak, ibu segera ke rumah sakit
ya bu TBC
kalau ada tanda kejang, lemas, ibu segera ke rumah sakit ya bu DBD
Kalau sakit nya tidak hilang atau tambah sakit bahkan tidak bisa berjalan, ibu control
lagi ke RS OA
Ibu kalau misalny suka kebas, luka borok, ibu segera ke rumah sakit ya bu DM

MENGULANGI RENCANA PENGOBATAN DAN ATAU PEMERIKSAAAN
PENUNJANG.
MENGINGATKAN UNTUK MENGHUBUNGI DAN DATANG APABILA ADA
YANG INGIN DITANYAKAN.
Baik ibu, kalau masih ada yang kurang jelas atau masih ada yang kurang berkenan ibu
bisa hubungi saya atau datang saja kesini.
Masih ada yang ingin ditanyakan bu? Tdak ada
Kalau tidak ada, mungkin itu saja bu. Semoga cepat sembuh ya bu. Makasih bu.
Wassalam