Anda di halaman 1dari 3

KONEKTIVITAS ANTAR RUANG

DAN WAKTU



Oleh Kelompok AI
1. Diana. M
2. Fadila. B
3. Lutviana. N.R
4. Zaida. A.A



SMP N I SUKOHARJO
2014/2015
A. Konektifitas antar ruang dan waktu
I. Ruang
Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya
sebagian (sumaatmadja, 1981). Ruang permukaan bumi , tidak hanya tanah yang kita injak,
tetapi ada udara, air, batuan, tumbuhan, hewan, dll. Ruang tidak hanya sebatas udara yang
bersentuhan dengan permukaan bumi. Tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang
mempengaruhi permukaan bumi. Ruang juga mencakup perairan yang ada di permukaan
bumi dan di bawah permukaan bumi sampai kedalaman tertentu. Dengan demikian, batas
ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsure-unsur lainnya yang mempengaruhi
kehidupan di permukaan bumi.
Contohnya :
Lapangan pekerjaan banyak tersedia di kota, sedangkan di desa hanya terbatas pada
sector pertanian. Akibatnya, banyak penduduk desa yang bepergian ke kota untuk bekerja
atau mencari pekerjaan.
Contoh tersebut menunjukkan adanya ketertarikan peristiwa dan gejala antar ruang.
II. Aspek Waktu
Aspek waktu adalah aspek yang berhubungan dengan waktu. Contohnya : terjadi
peristiwa banjir di Jakarta pada tahun 2013. Peristiwa banjir terkait dengan ruang yaitu
Jakarta dan waktu yaitu pada tahun 2013. Wktu dibagi menjadi 3 bagian yaitu, waktu lampau,
waktu sekarang dan waktu yang akan dating. Waktu lampau adaah waktu yang sudah berlalu,
contoh : pada tahun 1945 Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada tahun 1945 itu
adalah waktu lampau/waktu yang sudah berlalu. Waktu sekarang adalah waktu yang waktu
yang sedang terjadi. Maksudnya adalah detik sekarang ini.waktu sekarang. Waktu yang akan
dating adalah waktu yang suatu saat nanti akan tiba, contohnya : pada tahun 2045 Indonesia
akan memperingati hari kemerdekaan yang ke-100 tahun. Tujuan dibuat kurikulum baru
adalah untuk kemajuan dunia pendidikan di Indonesia tahun 2013 adalah contoh waktu
lampau. Pada saat 2045 adalah contoh waktu yang akan datang.
III. Kemasyarakatan
Ruang digunakan sebagai tempat tinggal dan tempat melakukan interaksi. Mereka saling
menyapa,menegur, berkenalan dan saling mempengaruhi.manusia tidak dapat hidup sendiri
tanpa berhubungan dengan manusia lain. Inilah yang dinamakan interaksi sosial. Interaksi
sosial merupakan kunci dalam sendi-sendi kehidupan sosial. Interaksi sosial adalah hubungan
sosial yang dinamis. Interaksi sosial terjadi antara individu dengan indivisu, indivdu dengan
kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial mendasari aktivitas manusia
dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia menciptakan berbagai hal untuk membuat
kehidupan mereka menjadi lebih baik. Manusia melakukan perubahan-perubahan terhadap
alamdan lingkungan tempat tinggal mereka. Apa yang sudah mereka hasilkan diwariskan ke
generasi pnerusnya untuk dikembangkan menjadi lebih baik.
IV. Kelangkaan
Selain ada spek ruang dan waktu ada juga spek kelangkaan.aspek kelangkaan terjadi
karena sumber daya yang tersedia tidak sebanding dengan kebutuhan. Tidak terpenuhinya
kebutuhan manusia berarti munculnya masalah pemenuhan kebutuhan yang disebut masalah
ekonomi.masalah ekonomi muncul karena adanya kebutuhan manusia yang tidak terbatas ,
sedangkan alat pemenuhan kebutuhan, berupa barang dan jasa terbatas adanya.
Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan alat emuas kebutuhan disebut
kelangkaan. Untuk mengatasi kelangkaan diperlukan kegiatan ekonomi yang menunjangnya.
Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi ditentukan oleh interaksi sosial.
Pada jaman nenek moyang untuk memenuhi kebutuhan hidup diawali dengan cara
berburu dan mengumpulkan makanan, tetapi pada jaman sekarang dengan meningkatnya
kebutuhan dan keterbatasan ruang serta sumber daya, manusia mulai hidup menetap dan
bercocok tanam. Dulu, barang belum bias dihasilkan sendiri maka dilakukanlah barter. Barter
adalah tukar-menukar barang. Pada jaman sekarang telah mengggunakan alat tukar uang.
Ternyata kelangkaan terjadi di berbagai tempat tertentu saja.