Anda di halaman 1dari 32

METABOLISME MIKROBA

(PENGADAAN ENERGI)
MAKALAH
Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah
Mikrobiologi
Yang dibimbing oleh Ibu Dr. Endang Suarsini, M.Ked dan
Bapak Agung it!oro, S."d., M.Kes
#leh$
Ah%a Mu!ahidin &'()*+'+(',-(.
Annisa /a0hma &'()*+'+(',++.
/ianita Uli1ianti &'()*+'+(',*+.
2erlinda Mara Ditta &'()*+'+(',33.
Kelompok 45 Offering 67()'(
The Learning University
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
September ()'+
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakan
Mikrobiologi adalah ilmu %ang mempela!ari tentang organisme hidup %ang
terlalu ke0il untuk dilihat dengan mata telan!ang. Makhluk7makhluk ke0il itu
disebut mikroorganisme, mikroba, protista, atau 8at78at renik. Mikrobiologi
men0akup pengetahuan tentang 9irus &vyrology), pengetahuan tentang bakteri
&bakteriologi), dan pengetahuan tentang !amur &mikologi). Mikroorganisme
merupakan suatu nama kelompok besar dari makhluk7makhluk berukuran
mikroskopis, hidup sebagai sel7sel tunggal atau sekelompok sel7sel %ang se!enis.
Seperti haln%a mahluk hidup %ang lain, mikroorganisme !uga memerkukan
energ% dan komponen bahan sel baru %ang doperlukan untuk kegiatan proses
hidup. "roses hidup ini berguna untuk mempertahankan tingkat organisasi %ang
kompleks sebab sebagai !asad renik bakteri bukan merupakan suatu sistm
organisme %ang terpisah dengan lingkungann%a, akan tetapi merupakan s%stem
terbuka. #leh karena itu golongan bakteri akan selalu mendapatkan suplai bahan
makanan %ang 0ukup sebagai sumber energi. Dalam kehidupan mahluk hidup
memerlukan energ% %ang diperoleh dari proses metabolism. Metabolisme ter!adi
pada semua mahluk hidup termasuk kehidupan mikroba.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka disusun makalah tentang
metabolisme &pengadaan energi. pada mikrobia &bakteri dan !amur. dengan
harapan dapat menambah :a:asan kita dalam memahami metabolisme
mikroorganisme.
B. R!"!#an Ma#ala$
Adapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini adalah sebagai
berikut.
'. Apakah %ang dimaksud dengan metabolisme pada mikroba;
(. Bagaimanakah ma0am metabolism pada mikroba;
*. Apakah peranan dan ma0am en8im pada mikroba;
+. Bagaimanakah produksi energi &bioenergetik. se0ara anaerob, aerob, dan
1otosintetik;
<. Bagaimanakah proses respirasi, 1ermentasi, dan 1otosintesis pada mikroba;
%. T!&!an
Se!alan dengan rumusan masalah di atas, maka tu!uan dari penulisan
makalah ini adalah sebagai berikut.
'. men!elaskan tentang pengertian metabolisme pada mikroba.
(. men!elaskan ma0am metabolism pada mikroba.
*. men!elaskan peranan dan ma0am en8im pada mikroba.
+. men!elaskan produksi energi &bioenergetik. se0ara anaerob, aerob, dan
1otosintetik.
<. men!elaskan tentang respirasi, 1ermentasi, dan 1otosintesis pada mikroba.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Penert'an Meta()l'#"e Pa*a M'kr)(a
Metabolisme ialah semua reaksi %ang men0akup semua proses kimia:i
%ang ter!adi di dalam sel %ang menghasilkan energi dan menggunakan energi
untuk sintesis komponen7komponen sel dan untuk kegiatan7kegiatan seluller.
Seperti untuk pertumbuhan, pembelahan sel, pembaruan komponen sel, dan lain7
lain. Kegiatan kimia:i %ang dilakukan oleh sel amatlah rumit, bergamn%a bahan
%ang digunakan sebagai unsur nutrisi oleh sel. Dalam melakukan setiap akti9itas
sel dalam tubuh sangatlah berkaitan erat dengan ker!a en8im sebagai substansi
%ang ada dalam sel %ang !umlahn%a amat ke0il dan mampu men%ebabkan
ter!adin%a perubahan7perubahan %ang berkaitan dengan proses7proses seluller dan
kehidupan. Semua akti9itas metabolisme prosesn%a dikatalisis oleh en8im. =adi
kehidupan tidak akan ter!adi tanpa adan%a en8im dalam tubuh mahluk hidup
&Akarim, ())<..
"roses metabolisme akan menghasilkan hasil metabolisme %ang ber1ungsi
&'. menghasilkan sub satuan makromolekul dari hasil metabolisme %ang berguna
sebagai pen%ediaan tahap a:al bagi komponen7komponen sel> dan &(.
menghasilkan dan men%ediakan energi %ang dihasilkan dari AT" le:at AD"
dengan 1os1at. Energi ini sangat penting untuk kegiatan proses lain %ang dalam
prosesn%a han%a bisa berlagsung kalau tersedia energi.
B. Ma+a" Meta()l'#" Pa*a M'kr)(a
=alur metabolisme terbagi men!adi tiga bagian %aitu !alur metabolisme
%ang mengkatalisis peme0ahan suatu sen%a:a disebut !alur katabolisme, !alur
untuk proses sintesis suatu sen%a:a dalam sel disebut anabolisme dan !alur %ang
digunakan untuk proses peme0ahan dan proses sintesis disebut !alur am1ibolisme.
=alur metabolisme dan reaksi7reaksi %ang ter!adi di dalam !alur metabolisme, baik
pada organisme sederhana seperti bakteri, maupun organisme tingkat tinggi
seperti mamalia. ?likolisis !alur utama dalam metabolisme karbohidrat untuk
mengahasilkan energi dan berperan sebagai !alur am1ibolik %ang bersama dengan
siklus asam sitrat serta ber1ungsi setiap saat dan tersebar dalam seluruh makhluk
hidup.
Baik reaksi katabolisme dan anabolisme berbagi beberapa !alur metabolik,
seperti siklus krebs. =alur metaboli0 %ang ber1ungsi baik pada anabolisme maupun
katabolisme disebut !alur am1ibolik %ang berarti bah:a !alur am1ibolik memiliki
dua tu!uan.
=alur am1ibolik men!embatani reaksi %ang menu!u peme0ahan sintesis
karbohidrat, lipid, protein, dan nukleotida. =alur sema0am ini mampu bereaksi
se0ara serempak untuk ter!adi pada tempat dimana produk kerusakan terbentuk
pada satu reaksi digunakan pada reaksi %ang lain untuk mensintesis sen%a:a %ang
berbeda. Karena intermediet %ang berma0am7ma0am adalah hal %ang biasa untuk
reaksi anabolisme dan katabolisme, mekanisme tersebut meregulasi sintesis dan
!alur kerusakan dan mengi!inkan reaksi7reaksi tersebut untuk ter!adin%a reaksi
bersama.
Kerangka 6 asam amino merupakan pembentuk sen%a:a am1ibolik %ang
dapat diubah men!adi karbohidrat melalui !alur glukoneogenesis, atau men!adi
asam lemak melalui !alur sintesis asam lemak &Tortora, ()')..
%. Peranan *an Ma+a" En,'" Pa*a M'kr)(a
En8im adalah katalisator organik &biokatalisator. %ang dihasilkan oleh sel.
En8im ber1ungsi sebagai katalisator anorganik %aitu untuk memper0epat reaksi
kimia. Setelah reaksi berlangsung en8im tidak mengalami perubahan !umlah
sehingga !umlah en8im sebelum dan setelah reaksi adalah tetap. En8im
mempun%ai spesi1itas %ang tinggi terhadap reaktan %ang direaksikan dan !enis
reaksi %ang dikatalisis. En8im melakukan berbagai akti1itas 1isiologik seperti
pen%usunan bahan organik, pen0ernaan, dan pembongkaran 8at %ang memerlukan
akti9ator berupa biokatalisator.
'. Si1at Umum En8im %aitu>
Disusun oleh sen%a:a protein
Beker!a se0ara spesi1ik %aitu han%a mengkatalisis satu ma0am reaksi sa!a
Akti9itas en8im dipengaruhi suhu, "@, substrat dan inhibitor. Setiap en8im
memiliki suhu dan "@ optimum.
En8im memiliki si1at alosentrik, %aitu mampu berkaitan dengan inhibitor
ataupun akti9ator.
(. Mekanisme Ker!a En8im
En8im meningkatkan ke0epatan reaksi dengan 0ara menurunkan energi
akti9asi. Energi akti9asi adalah energi %ang diperlukan untuk mengakti1kan suatu
reaktan sehingga dapat bereaksi untuk membentuk sen%a:a lain. Energi potensial
hasil reaksi men!adi lebih rendah, tetapi en8im tidak mempengaruhi letak
keseimbangan reaksi. Saat berlangsungn%a reaksi en8imatik ter!adin%a ikatan,
sementara en8im dengan sunbstratn%a reaktan. Ikatan sementara bersi1at labil dan
han%a untuk :aktu %ang singkat sa!a. Selan!utn%a ikatan en8im substrat akan
pe0ah men!adi en8im dan hasil akhir. En8im %ang terlepas kembali setelah reaksi
dapat ber1ungsi lahi sebagai biokatalisator untk reaksi %ang sama.
*. Struktur En8im
"ada umumn%a en8im tesusun dari protein. "rotein pen%usun en8im dapat
berupa protein sederhana atau protein %ang terikat pada gugusan non protein.
Ban%ak en8im %ang han%a terdiri dari protein sa!a seperti tripsin. Dialisis en8im
dapat memisahkan bagian7bagian protein, %aitu bagian protein %ang disebut
apoen8im dan bagian nonprotein %ang berupa koen8im, gugus protetis dan
ko1aktor ion loga. Masing7masing bagian tersebuta apabila terpisah akan men!adi
tidak akti1. Apoen8im apabila bergabung dengan bagian non protein disebut
holoen8im %ang bersi1at akti1 sebagai biokatalisator. Koen8im dan gugus prostetik
ber1ungsi sama. Koen8im adalah bagian %ang terikat se0ara lemah pada apoen8im
&protein.. ?ugus prostetik adalah bagian %ang terikat kuat pada apoen8im.
Koen8im ber1ungsi dalam menentukan reaksi kimia %ang dikatalisis en8im. Ion
logam merupakan komponen %ang sangatlah penting %ang diperlukan untuk
memantapkan struktur protein dengan adan%a interaksi antar muatan &Akarim,
())<.
+. Klasi1ikasi5 "enggolongan En8im
a. "enggolongan En8im Berdasarkan Tempat Beker!an%a
'. Endoen8im
Endoen8im disebut !uga en8im intraseluller %aitu en8im %ang berker!a di
dalam sel. Umumn%a merupakan en8im %ang digunakan untuk proses
sintesis di dalam sel dan untuk pembentukan energi &AT". %ang berguna
untuk proses kehidupan sel misaln%a, dalam proses respirasi.
(. Eksoen8im
Eksoen8im disebut !uga en8im ekstraseluller %aitu en8im %ang
berker!an%a di luar sel. Umumn%a ber1ungsi untuk men0ernakan substrat
se0ara hidrolisis untuk di!adikan molekul %ang lebih sederhana dengan berat
molekul lebih rendah sehingga dapat masuk mele:ati membrane sel. Energi
%ang dibebaskan pada reaksi peme0ahan substrat di luar sel tidak digunakan
dalam proses kehidupan sel.
b. "enggolongan En8im Berdasarkan Da%a Katalisis
'.#ksidoreduktase
En8im ini mengkatalisis reaksi oksidasi7reduksi %ang merupakan
pemindahan elektron, h%drogen atau oksigen. 6ontoh> en8im ele0tron trans1er
oksidase dan hidrogen perioksidase &katalase.
(. Trans1erase
En8im ini mengkatalisis pemindahan gugus molekul dari satu molekul
ke molekul lain. 6ontoh> Transaminase, Trans1os1orilase, dan Transasilase
*. @idrolase
En8im ini mengkatalisis reaksi7reaksi hidrolisis. 6ontoh>
Karboksilesterase, Aipase dan "eptidase.
+. Aiase
En8im ini ber1ungsi untuk mengkatalisis pengambilan atau penambahan
gugus dari satu molekul tanpa melalui proses hidrolisis. 6ontoh> A Malat
hidrolase &Bumarat., Dekarboksiiase.
<. Isomerase
Isomerase meliputi en8im7en8im %ang mengkatalisis reaksi isomerisasi
%aitu> /asemase, epirerase, 6o7transisomerase, Intramolekul ketolisorerase,
dan Murase.
3. Aigase
En8im ini mengkatalisis penggabungan dua molekul dengan
dibebaskann%a molekul pripos1at dari nukleosida tri1os1at. 6ontoh> En8im
Asetat
4. En8im Aain dengan Tata Cama Berbeda
Ada beberapa en8im %ang penamaan%a tidak menurut 0ara diatas
misaln%a en8im pepsin, triosin, dan sebagain%a serta en8im %ang termasuk
permease. "ermease adalah en8im %ang berperan dalam menentukan si1at
selekti1 permeabel dari membran sel &"al08ar, ())-. ..
0. "enggolongan En8im Berdasarkan 6ara Terbentukn%a
'. En8im Konstituti1
Kadar en8im dalam sel ber!umlah normal atau tetap pada sel hidup
(. En8im Adapti1
En8im %ang pembentukkann%a dirangsang oleh adan%a subtra0t.
6ontoh> En8im Beta galaktosidase %ang dihasilkan oleh bakteri E. 0oli
d. "enggolongan En8im Berdasarkan Substratn%a
'. Kerbohidrase, merupakan en8im %ang menguraikan karbohidrat %ang
men0akup> Amilase, maltase, Aaktase, Selulase dan "ektinase.
(. Esterase, merupakan en8im %ang meme0ah golongan ester antara lain>
Aipase dan "os1atase.
*. "rotease, merupakan en8im %ang menguraikan golongan protein,
0ontohn%a> "eptidase, ?elatinase, dan /enin.
<. Baktor71aktor %ang Mempengaruhi /eaksi En8imatik
'. Substrat &/eaktan.
Ke0epatan reaksi en8imatik umumn%a diketahui kadarsubstrat, penambahan
kadar substrat sampai !umlah tertentu dengan !umlah en8im %ang tetap, akan
memper0epat reaksi en8imatik sampai men0apai maksimum. "enambahan
substrat selan!utn%a tidak akan menambah ke0epatan reaksi, ke0epatan reaksi
en8imatik !uga dipengaruhi kadar en8im, !umlah en8im %ang terikat substrat
dan konstanta.
(. Suhu
Seperti reaksi kimia pada umumn%a, maka reaksi en8imatik dipengaruhi oleh
suhu. Kenaikan suhu sampai optimum akan diikuti pula oleh kenaikan
ke0epatan reaksi en8imatik. Kepekaan en8im terhadap suhu pada keadaan suhu
melebihi optimum disebabkan ter!adin%a perubahan 1isikokimia protein
pen%usun en8im. Umumn%a en8im mengalami enaturasi pada suhu diatas
<)
)
6. alaupun demikian ada beberapa en8im %ang tahan terhadap suhu
tinggi, misalnn%a Taka7diastase dan Tripsin.
*. Keasaman &"@.
p@ dapat mempengaruhi akti9itas en8im. Da%a katalisis en8im men!adi rendah
pada p@ rendah maupun tinggi, karena ter!adin%a denaturasi en8im. En8im
mempun%ai gugus akti1 %ang bermuatan positi1 dan negati1. Akti9itas en8im
akan optimum kalau terdapat keseimbangan antara muatann%a. "ada keadaan
masam muatann%a 0enderung positi1, dan pada keadaan basis muatann%a
0enderung negati1 sehingga akti9itas en8imn%a men!adi berkurang atau bahkan
men!adi tidak akti1. p@ optimum u ntuk masing7masing en8im tidak sealu
sama. Sebagai 0ontoh amilase !amur mempun%ai p@ optimum <,) dan Arginase
mempun%ai p@ optimum ') &"al08ar, ())-. ..
+. "enghambat En8im &Inhibitor.
Inhibitor en8im adalah 8at atau sen%a:a %ang dapat menghambat en8im
dengan beberapa 0ara %aitu$
a. "enghambat Bersaing &Kompetiti1.
"enghambatan disebabkan oleh sen%a:a tertentu %anng mempun%ai
struktur mirip dengan substrat saat reaksi en8imatik akan ter!adi.
b. "enghambat Tidak Bersaing &Con7Kompetiti1.
2at78at kimia tertentu mempun%ai a1initas %ang tinggi terhadap ion,
logam pen%usun en8im.
0. "enghambat Umpan Balik &Feed Back Inhibitor.
"enghambatan umpan balik disebabkan oleh hasil akhir suatu
brangkaian reaksi en8imatik %ang menghambat akti9at en8im pada reaksi
pertama.
d. "enghambat /epresor
Adalah hasil akhir suatu rangkaian reaksii en8imatik %ang dapat
mempengaruhi atau mengatur pembentukan en8im7en8im pada reaksi
sebelumn%a.
e. "enghambat Alosterik
"enghambat %ang dapat mempengaruhi en8im Alosteri. En8im
Alosterik adalah en8im %ang mempun%ai dua bagian akti1, %aitu bagian akti1
%ang mengangkat substrat dan bagian %ang menangkap penghambat.
<. Akti9ator &"engingat. atau Ko1aktor
Adalah suatu 8at %ang dapat mengakti9kan en8im %ang semula belum
akti1. En8im %ang belum akti1 disebut pre7en8im atau 8%mogen. Ko9aktor dapat
berbentuk ion7ion dari unsur @, Be, 6u, Mg, Mo, 2n, 6o atau berupa 0o7en8im,
9it8min d8n en8im lain.
3. "enginduksi &Induktor.
Induktor adalah suatu substrat %ang dapat merangsang pembentukan
en8im. Sebagai 0ontoh adalah Aa0tosa dappat menginduksi pembentukan en8im
Beta galaktosidase.
D. Pr)*!k#' Ener' (B')eneret'k) Se+ara Anaer)(- Aer)(- *an F)t)#'ntet'k
Ada tiga ma0am 0ara produksi energi pada mikrobia, %aitu se0ara anaerob,
aerob, dan 1otosintetik.
'. Aerob
Istilah aerobik %ang digunakan dalam proses penanganan se0ara biologis
berarti proses di mana terdapat oksigen terlarut &memerlukan oksigen.. #ksidasi
bahan organik menggunakan molekul oksigen sebagai aseptor elektron terakhir
adalah proses utama %ang menghasilkan energi kimia untuk mikroorganisme.
Mikroba %ang menggunakan oksigen sebagai aseptor elektron terakhir adalah
mikroorganisme aerobik, sedangkan sebalikn%a disebut anaerobik. #rganisme
aerobik atau aerob adalah organisme %ang melakukan metabolisme dengan
bantuan oksigen. Aerob, dalam proses dikenal sebagai respirasi sel, menggunakan
oksigen untuk mengoksidasi substrat &sebagai 0ontoh gula dan lemak. untuk
memperoleh energi.
/espirasi aerob adalah respirasi %ang menggunakan oksigen bebas
sebagai penerima elektron. @asil dari respirasi aerob ini dapat dioksidasi se0ara
sempurna men!adi 6#
(
dan @
(
#. @al ini merupakan keuntungan bagi
mikroorganisme tersebut, karena ban%akn%a energi %ang tersedia dari proses
oksidasi sempurna molekul glukosa lebih besar daripada energi %ang diperoleh
dari 1ermentasi glukosa. @al ini ter!adi karena !alan bertahap setiap pasangan
elektron dari CAD@ ke oksigen melalui serangkaian pengakutan sitokrom
menghasilkan pembentukan tiga molekul AT". AT" tersebut !ika ditambahkan
dengan AT" hasil oksidasi piru9at men!adi asetat, akan memiliki total AT"
seban%ak *3 molekul AT". Energi dari AT" tersebut akan digunakan untuk
metabolisme sel, dan dihasilkan 6#
(
dan @
(
#. &Dolk dan heeler $',--..
Aerob obligat membutuhkan oksigen untuk melakukan respirasi sel
aerobik. Aerob 1akultati1 dapat menggunakan oksigen tetapi dapat !uga
menghasilkan energi se0ara anaerobik. 6ontoh %ang dapat diberikan adalah
oksidasi glukosa &monosakarida. dalam respirasi aerobik.
6
3
@
'(
#
3
E 3 #
(
E *- AD" E *- 1os1at F 3 6#
(
E 3 @
(
# E *- AT"
Energi %ang dilepaskan pada reaksi ini sebesar (--) k= per mol, %ang
disimpan dalam regenerasi *- AT" dari *- AD" per glukosa. Angka ini ', kali
lebih besar daripada %ang dihasilkan reaksi anaerobik. #rganisme eukariotik
&semua ke0uali bakteri. han%a memperoleh *3 AT" %ang diregenerasi dari AD"
dalam proses ini. @al ini disebabkan terdapat membran %ang harus dile:ati oleh
transport akti1.
(. Anaerob
Anaerobik adalah kata teknis %ang se0ara har1iah berarti Gtanpa udaraG
&dimana GudaraG biasan%a berarti oksigen.. Kata %ang berla:anan dengann%a
adalah aerobik. Dalam pengolahan limbah, tidak adan%a oksigen dinamakan
sebagai HanoIi0H> sedangkan anaerobik digunakan untuk mengindikasikan tidak
adan%a akseptor elektron &nitrat, sul1at atau oksigen.. Anaerobik !uga dapat
meru!uk pada akti1itas anaerobik, peme0ahan bahan7bahan organis oleh bakteri
dalam keadaan tanpa oksigen.
#rganisme anaerobik atau anaerob adalah setiap organisme %ang tidak
memerlukan oksigen untuk tumbuh. Anaerob obligat akan mati bila terpapar pada
oksigen dengan kadar atmos1er. Anaerob 1akultati1 dapat menggunakan oksigen
!ika tersedia.
#rganisme aerotoleran dapat hidup :alaupun terdapat oksigen di
sekitarn%a, tetapi mereka tetap anaerobik karena mereka tidak menggunakan
oksigen sebagai terminal ele0tron a00eptor &akseptor elektron terminal.. Anaerob
obligat dapat menggunakan 1ermentasi atau respirasi anaerobik. =ika terdapat
oksigen, anaerob 1akultati1 menggunakan respirasi aerobik> tanpa oksigen
beberapa diantaran%a ber1ermentasi, beberapa lagi menggunakan respirasi
anaerobik. #rganisme aerotoleran han%a dapat ber1ermentasi. Mikroaero1il
melakukan respirasi aerobi0 dan beberapa diantaran%a dapat !uga melakukan
respirasi anaerobik. Terdapat beberapa persamaan kimia untuk reaksi 1ermentasi
anaerobik. #rganisme anaerobik 1ermentati1 biasan%a menggunakan !alur
1ermentasi asam laktat$
6
3
@
'(
#
3
E ( AD" E ( 1os1at F ( asam laktat E ( AT"
Energi %ang dilepaskan pada persamaan ini sekitar '<) k= per mol, %ang
disimpan dalam regenerasi dua AT" dari AD" per glukosa. Ini han%a <J energi
per molekul gula daripada %ang dapat dihasilkan oleh reaksi aerobik. Tumbuhan
dan !amur &0ontohn%a ragi. biasan%a melakukan 1ermentasi alkohol &etanol.
ketika oksigen terbatas melalui reaksi berikut$
6
3
@
'(
#
3
E ( AD" E ( 1os1at F ( 6
(
@
<
#@ E ( 6#
(
E ( AT"
Energi %ang dilepaskan sekitar '-) k= per mol, %ang disimpan dalam
regenerasi dua AT" dari AD" per glukosa. Bakteri anaerobik dan ar0haea
menggunakan !alur ini dan beberapa !alur lainn%a dalam melakukan 1ermentasi
seperti$ 1ermentasi asam propionat, 1ermentasi asam butirat, 1ermentasi pelarut,
1ermentasi asam 0ampuran, 1ermentasi butanediol, 1ermentasi Sti0kland,
asetogenesis atau metanogenesis. Beberapa bakteri anaerobik menghasilkan toksin
&ra0un. seperti toksin tetanus atau botulinum %ang sangat berbaha%a bagi
organisme %ang lebih besar, termasuk manusia &Sumarsih$ ())-..
/espirasi anaerob ini dibedakan men!adi tiga %aitu$
a. "ereduksi sul1at
Merupakan organisme %ang menggunakan sul1at sebagai penerima
elektron terakhir, dengan mereduksin%a sampai pada ke tara1 sul1ida. Se0ara
men%eluruh reaksin%a dituliskan sebagai berikut.
S#
+
(7
E -e
K
E -@
E
S
(7
E +@
(
#.
6ontohn%a adalah Desulfovibri, dan Desulfotomaculum untuk
pembentukan spora..
b. "ereduksi nitrat
Keban%akan organisme %ang dapat menggunakan nitrit sebagai penerima
elektron terakhir dapat dipandang sebagai anaerob 1akultati1. =adi, organisme ini
dapat menggunakan nitrit !ika bahan itu tersedia. =ika tidak tersedia maka
organisme tersebut akan melakukan respirasi aerob atau 1ermentasi. Ban%ak
diantara organisme %ang mampu mereduksi nitrat langsung men!adi gas nitrogen.
/eaksin%a dituliskan sebagai berikut.
(C#
*
7
E '(e E '(@
E
C
(
E 3 @
(
#
"roses sema0am ini dinamakan denitri1ikasi. 6ontohn%a adalah
!cherichia, !nterobakter, Basillus, "seudomonas, #ikrococcus, $hi%obium&
0. Bakteri metan
Ada beberapa marga bakteri metan %ang dapat menggunakan
karbondioksida &6#
(
. sebagai penerima elektron, reaksin%a dituliskan sebagai
berikut.
6#
(
E -e E -@
E

6@
+
E (@
(
#
#rganisme ini ditemukan dalam perut besar he:an memamah biak, pada
perut sapi, diperkirakan he:an ini dapat memproduksi metan seban%ak 3) A
setiap harin%a. Selain itu organisme ini !uga ditemukan di dalam lumpur hitam di
kolam maupun danau %ang bahan organikn%a mengalami dekomposisi. 6ontohn%a
adalah #ethanobakterium omelianskii&
*. Botosintetik
Botosintesis adalah proses pen%usunan atau pembentukan dengan
menggunakan energi 0aha%a atau 1oton. Sumber energi 0aha%a alami adalah
matahari %ang memiliki spektrum 0aha%a in1ra merah &tidak kelihatan., merah,
!ingga, kuning, hi!au, biru, nila, ungu dan ultra ungu &tidak kelihatan. &Anonim,
()))..
Keban%akan bakteria tidak mempun%ai kloro1il, namun ada !uga
beberapa spesies %ang mempun%ai pigmen 1otosintesis %ang dinamakan
bakteriokloro1il. Botosintesis bakteri ter!adi dengan 0ara %ang sama seperti pada
tumbuhan hi!au, ke0uali bah:a bakteri tidak mempun%ai 1otosistem II untuk
1otolisis air. Sehinggga air tidak pernah merupakan sumber reduktan dan oksigen
tidak pernah terbentuk sebagai produk.
Bakteri 1otosintetik men%ediakan reduktan %ang diperlukan dengan
oksidasi kimia donor hidrogen. Se0ara umum reaksi men%eluruh %ang
menggambarkan 1otosintetsis sama dengan reaksi pada tumbuhan hi!au ke0uali
bah:a air digantikan oleh substrat tereduksi %ang berbeda %ang dapat dituliskan
sebagai @
(
A. "ersamaan reaksi 1otosintesis pada bakteri adalah sebagai berikut$
n 6#
(
E (n @
(
A &6@
(
#.n E n @
(
# E (n A
dimana$ @
(
AL hidrogen donor &dapat berupa @
(
S atau asam7asam organik.
@
(
A dalam persamaan reaksi di atas dapat berupa substrat organik
atau anorganik sebagai pengganti @
(
#.
Menurut DolkMheeler &',,*. berdasarkan pigmen dan tipe reduktan
%ang digunakan dalam 1otosintesis &di:akili @
(
A. bakteri 1otosintetik diklasi1ikasi
men!adi tiga suku.
a. 6hlorobia0eae
Bakteri ini disebut !uga sebagai bakteri bakteri belerang hi!au. #rganisme
ini menggunakan beberapa sen%a:a %ang mengandung belerang maupun gas
hidrogen sebagai reduktan 1otosintesis. /umus khas unutk 1otosintesis bakteri
belerang hi!au adalah salah satu diantara %ang berikut tergantung pada
reduktan %ang tersedia &6@
(
# me:akili karbohidrat %ang disintesis..
'.
6#
(
E (@
(
S 0aha%a &6@
(
#. E @
(
# E (S
(.
*6#
(
E (S E <@(# 0aha%a *&6@(#.
*.
(6#
(
E Ca
(
S
(
#* E *@
(
# 0aha%a (&6@
(
#. E Ca
(
S#
+
E @
(
S#
+
+.
6#
(
E (@
(
# 0aha%a &6@
(
. E @
(
#
b. 6hromati0eae
Bakteri ini disebut !uga bakteri belerang ungu %ang berbeda dengan
bakteri belerang hi!au terutama karena bakteri ini mengandung se!umlah
pigmen karotenoid merah dan ungu dalam seln%a. Bakteri ini menggunakan
reduktan 1otosintesis %ang sama dengan %ang digunakan bakteri belerang
hi!au, sehingga bakteri belerang ungu dapat melakukan reaksi7reaksi %ang
sama dengan bakteri belerang hi!au.
0. /hodospirilla0eae
Bakteri ini di sebut !uga sebagai bakteri ungu non belerang. Se0ara
mor1ologi bakteri ini memiliki kesamaan dengan 6hromati0eae tetapi tidak
mampu menggunakan sen%a:a belerang sebagai reduktan 1otosintesis. Dua
marga suku ini %ang paling ban%ak dipela!ari adalah $hodos'irillum dan
$hodo'seudomonas. #rganisme ini dapat menggunakan hidrogen atau
berbagai sen%a:a organik sebagai reduktan. Berikut adalah salah satu
0ontohn%a$
6#
(
E (6@
*
6@#@6@
*
0aha%a &6@
(
#. E @
(
# E (6@
*
6#6@
*
Satu si1at penting 1otosintesis bakteri %ang tidak dapat di !umpai pada
1otosintesis tumbuhan hi!au adalah bah:a 1otosintesis bakteri han%a dapat
berlangsung dalam keadaan sama sekali tanpa oksigen. Camun beberapa anggota
suku /hodospirilla0eae dapat tumbuh tanpa 1otosintesis dalam keadaan ada
oksigen !ika di beri medium %ang 0ukup subur untuk tumbuhn%a. Kloro1il bakteri
sedikit berbeda dengan kloro1il tumbuhan hi!au, 0aha%a dengan gelombang %ang
lebih pan!ang diserap oleh bakteri daripada tumbuhan hi!au.
E. Pr)#e# Re#.'ra#'- Fer"enta#'- *an F)t)#'nte#'# Pa*a M'kr)(a
a. /espirasi pada Mikrobia
/. /espirasi pada bakteri
"ada golongan mikroba ter!adi respirasi aerobik dan anaerobik. /espirasi
%ang menggunakan oksigen bebas sebagai penerima elektron disebut sebagai
respirasi aerob, sedang %ang menggunakan sen%a:a anorganik sebagai penerima
elektron disebut respirasi anaerob atau respirasi anaerobik.
"ada bakteri %ang melakukan respirasi se0ara aerob, biasan%a
menggunakan glukosa atau 8at organik %ang lain sebagai substrat untuk
dioksidasikan men!adi karbondioksida dan air sedangkan bakterin%a sendiri akan
memperoleh energi. Bakteri genus A0etoba0ter substrat %ang digunakan untuk
dioksidasikan adalah alkohol &etanol., karena itu energi %ang diperorehn%a tidak
begitu ban%ak.
Bakteri %ang melakukan respirasi anaerobik tidak menggunakan oksigen
bebas untuk menerima elekrron. Bahkan bakteri %ang seperti ini malahan akan
mati !ika terkena oksigen bebas. (tre'tococcus lactis adalah bakteri %ang tidak
dapat meman1aat kan oksigen %ang bebas untuk respirasin%a. Sebab bakteri ini
tidak mempun%ai en8im respirasi pada membrann%a %ang dapat digunakan untuk
mereduksi oksigen tersebut.
Bakteri !enis Desulftvibrio desulfuricans biasan%a menggunakan sul1at
sebagai oksidan. Beberapa bakteri denitri1ikasi seperti Ba0illus dan pseudomonas
menggunakan nitrat %ang semestin%a merupakan ra0un dengan 0ara proses
denitri1ikasi untuk keperluan memperoleh oksigen dalam respirasi. Bakteri ini
akan mereduksi nitrat bila tidak terdapat oksigen. Dalam prosesn%a nitrat akan
direduksi men!adi nitrogen, amonia atau nitrogen7oksida. @al ini tergantung pada
!enis bakteri %ang merakukann%a. #ethanobacterium omelianskii akan
mereduksikan 6#
(
men!adi methan bersama oksidasi karbohidrat men!adi asam
aserat.
Bakteri %ang melakukan respirasi aerob dan anaerob akan dapat dikenali
pada biakan 0airn%a. Bakteri aerob akan berada dipermukaan atas karena ia akan
mengambil oksigen bebas diudara, bakteri anaerob akan berada didasar !auh dari
permukaan, bakreri %ang anaerob fakultatif akan tumbuh tersebar pada medium
0air tersebut, sedang bakteri mikroaero1il akan tumbuh sedikit di ba:ah
permukaan.
"embentukan AT"
"embentukan AT" &adenosin triphosphat. adalah proses dihasilkann%a
energi. Energi %ang hasilkan dalam bentuk AT". untuk membentuk AT" ini
diperlukan energi seban%ak 47- K0al dan penambahan 1os1at. Karena itu
pembentukan AT" ini disebut !uga dengan nama fosforilasi. pola umum
pembentukan AT" digambarkan sebagai berikut.
"roses 1os1orilasi dari AD" &adenosin di1os1at. dapat ter!adi melalui$
a. fosforolasi fotosintetik, dilakukan oleh mikroba %ang dapat melakukan
proses 1otosintetik.
b. fosforilasi substrat, dilakukan oleh mikroba %ang tidak mempun%ai
kemampuan untuk melakukan 1otosintetik, sumber utama untuk
memperoleh energi adalah dari substrat.
0. 1os1orilasi oksidati1, dilakukan oleh mikroba %ang tidak dapat melakukan
1otosintesis serta tidak memerlukan substrat sebagai sumber untuk
mendapatkan energi. Energi diperoleh se0ara oksidasi.
Bos1orilasi dilakukan untuk memperoreh AT" karena itu perlu adan%a
suatu sen%a:a %ang berikatan tinggi dan diperoleh dari hasil akti9asi substrat.
Akti9asi ini dibantu oleh adan%a en8im %aitu en8im CAD dan BAD. Beberapa
bakteri khususn%a golongan heterotro1 didapatkan + 0ara %ang digunakan untuk
mengubah glukosa men!adi bentuk penengah atau antara metabolisme %aitu
piru9at. 6ara tersebut adalah sebagai berikut$
a. =alur Embdem7Me%erho117"arnas &EM". atau ?likolisis
6ara ini ban%ak ditemukan pada keban%akan 1ungi dan bakteri.
@e:an dan manusia !uga biasa menggunakan 0ara ini. ?likolisis merupakan
reaksi katabolik %ang mengubah gula men!adi asam piru9at, AT" dan
CAD@
(
. EM" ini ber1ungsi sebagai sumber energi dan sumber 0arbon
sebagai kom"onen sel. =adi !alur ini bersi1at am1ibolik.
?ambar '. Bagan !alur Embdem7Me%erho117"arnas &menurut Bibiana .Aa%
dalam Darkuni, ())'..
b. =alur Entner7Doudoro11 &ED.
6ara ini han%a ditemukan pada beberapa bakteri. 6iri khas %ang
terlihat dalam 0ara ini adalah terbentukn%a bentukan sen%a:a intermediar
%ang unik %aitu (7keto7*7dioksi7371os1oglukonat &KDB?.. Komponen ini
akan dipe0ah oleh en8im aldolase men!adi dua triosa %aitu satu molekul
piru9at dan satu molekul gliser7aldehida7*71os1at. Sen%a:a terakhir ini dapat
men!adi piru9at oleh bantuan en8im %ang sama dengan !alur glikolisis. ED
ditemukan pertama kali pada "seudomonas sacharo'hilla.
?ambar (. Bagan !alur Entner7Doudoro11 &menurut Bibiana .Aa% dalam
Darkuni, ())'..
0. =alur @eksosamonophosphat &@M"..
6ara ini ditemukan pada beberapa bakteri misaln%a )ymomonas
mobiris. Dalam proses @M" ini akan dihasilkan pentosa %ang sangat
diperlukan untuk sintesis Asam nukieat dan beberapa asam amino aromatik
serta 9itamin. Selain itu pentosa !uga diperlukan sebagai sumber CAD" E ion
hidrogen %ang akan dipergunakan sebagai bahan untuk proses biosintesis.
?ambar *. Bagan !alur @eksosamonophosphat &menurut Bibiana .Aa%
dalam Darkuni, ())'..
d. =alur "hosphoketolase &"K.
6ara ini han%a ditemukan pada beberapa bakteri %ang tergolong
Lactobacilli heterofermentatif. =alur ini merupakan per0abangan dari
heksosamonophosphat. Bakten %ang menggunakan !alur ini untuk proses
metabolismen%a dikarenakan tidak mempun%ai en8im aldolase %ang
ber1ungsi meme0ah 1ruktosa ',37di1os1at men!adi dua triosa71os1at serta tidak
mempun%ai en8im transaldolase dan transketolase %ang penting untuk !alur
@M".
?ambar +. @ubungan antara !alur EMB, !alur ED, !alur @MB, dan !alur BK
&Doelle, ',-' dalam Darkuni, ())'..
0. /espirasi pada 1ungi
/espirasi adalah reaksi oksidasi %ang menggunakan sen%a:a anorganik
sebagai oksidan &penerima elektron. dan sen%a:a organik atau bahkan anorganik
merupakan reduktan. /espirasi dapat ter!adi karena adan%a en8im oksidase.
Karena itu organisme %ang melakukan respirasi sebagai metabolisme untuk
memperoleh energi menggunakan oksigen sebagai aseptor elektron. /espirasi
%ang menggunakan oksigen sebagai penerima elektron disebut respirasi aerobik,
sedangkan %ang menggunakan sen%a:a anorganik sebagai penerima elektron
disebut respirasi anaerobik.
Molekul oksigen %ang diperoreh sebenarn%a merupakan substrat %ang
akan direduksi. Bahan oksigen ini sangat melimpah di udara, oleh karena itu
organisme %ang melakukan metabolisme dengan 0ara respirasi !auh lebih e1isien
dibanding dengan 1ermentasi. Energi %ang dihasilkan dengan 0ara respirasi
hampir dua puluh kali lipat lebih ban%ak dari pada energi %ang dihasilkan dengan
0ara proses 1ermentasi.
a. /espirasi anaerobik
"ada umumn%a respirasi selalu menggunakan oksigen &respirasi aerobik..
Akan tetapi beberapa mikroba &bakteri dan 1ungi. dapat !uga melakukan sebagai
respirasi dengan tidak menggunakan oksigen bebas melainkan dengan
menggunakan bahan anorganik dalam substrat untuk memperoleh oksigen. Bahan
anorganik berupa substrat ini berlaku sebagai aseptor elektron. /espirasi seperti
ini disebut res'irasi anaerobik. Mikroba %ang melakukan respirasi dengan
anaerobik ini kana menghasilkan energi %ang lebih sedikit dibanding dengan
mikroba %ang melakukan respirasi dengan aerobik, tetapi umumn%a menghasilkan
energi %ang lebih ban%ak dibanding dengan 1ermentasi. Keban%akan golongan
1ungi melakukan respirasi dengan 0ara anaerobik selain dengan 1ermentasi.
b. /espirasi aerobik
"ada respirasi aerobik oksigen bertindak sebagai aseptor hidrogen dan bila
respirasi mengadakan reaksi dengan oksigen akan menghasilkan air. =adi respirasi
aerobik adalah reaksi oksidasi substrat men!adi karbondioksida dan air,
membentuk energi daram bentuk AT". Transport hidrogen dari substrat ke oksigen
berlangsung melalui sikroma. "igmen inilah %ang melakukan reaksi oksidasi7
reduksi. /espirasi aerobik ini !arang ditemukan pada gorongan 1ungi, sebab 1ungi
tidak mempun%ai en8im oksidase %ang diperlukan untuk respirasi aerobik ini.
b. Bermentasi pada Mikrobia
'. Bermentasi pada bakteri
Bermentasi merupakan penguraian bahan organik &karbohidrat, asam
amino, gula asam organik, purin dan pirimidin. %ang berlangsung se0ara
anaerobik. Sen%a:a7sen%a:a organik %ang diuraikan kelompok !asad renik atau
bekteri merupakan donor elektron dan sekaligus sebagai ekseptor elektron
&Darkuni, ())'..
Bermentasi ada dua kelompok, %aitu$
a. homofermentatif, %aitu beberapa bakteri atau !asad renik lain %ang melakukan
1ermentasi dan menghasilkan satu ma0am hasil akhir. Misaln%a beberapa
bakteri %ang mereduksikan asam piru9at men!adi asam laktat sebagai satu7
sahrn%a hasil akhir, dan
b. heterofermentatif, %aitu kegiatan 1ermentasi %ang dilakukan oleh sekolompok
bakteri atau !asad renik %ang sama dan menghasilkan lebih dari satu ma0am
hasil akhir. Misaln%a kegiatan 1ermentasi oleh mikroorganisme %ang
menghasilkan asam laktat dan sen%a:a lain seperti asam asetat, asam 1ormat
dan alkohol.
"roses 1ermentasi tidak han%a ter!adi pada karbohidrat atau gula tetapi
dapat !uga ter!adi pada asam amino &han%a oleh beberapa !enis bakteri tertentu.,
asam organik, basa purin dan basa pirimidin. Beberapa 0ontoh 1ermentasi oleh
mikroba dan hasiln%a dapat dilihat berikut ini.
Tabel '. "roses Bermentasi dan "roduk @asil Bermentasi.
Sumber$ Mikrobiologi oleh Bibiana . Aa%. &',,(. dalam Darkuni &())'..
(. Bermentasi pada 1ungi
Sebagaimana bakteri, 1ungi !uga mengadakan metabolisme untuk proses
kehidupann%a. Energi %ang diperolehn%a digunakan untuk mempertahankan
proses7proses hidup, seperti berkembangbiak, mempertahankan komposisi bahan
kimia dalam sel, respirasi dan 1ungsi hidup lainn%a.
"roses metabolisme ter!adi dengan tahap7tahap tertentu %ang berlangsung
se0ara berkesinambungan. Dimulai dengan proses pembongkaran bahan mutrisi
&katabolisme., am1ibolisme dan dilan!utkan dengan anabolisme. "roses
katabolisme disertai dengan pembebasan energi, sedang anabolisme atau
biosintesis memerlukan energi. Ketiga proses tersebut di atas berlangsung dengan
bantuan en8im.
Metabolisme %ang ter!adi pada beberapa 1ungi hampir sama dengan %ang
ter!adi pada bakteri. =alur %ang digunakan untuk metabolisme pada 1ungi
keban%akan adalah glikolisis atau !alur Embden7Me%erho117"arnas &EM".. =alur7
!alur lain seperti Entner7Dudoro11 &ED., @eksosamonophosphat &@M"., dan
Bos1oketorase &"K. sangat !arang dilakukan oleh beberapa 1ungi.
"roses metabolisme %ang ban%ak dilakukan oleh 1ungi umumn%a dengan
0ara 1ermentasi dan respirasi aerobik. Bungi !enis khamir metabolismen%a
dibedakan atas 1ermentati1 dan oksdati1.
Bermentasi adalah suatu reaksi oksidasi7reduksi %ang menghasilkan energi,
dimana donor dan aseptor elektron digunakan sen%a:a organik. Sen%a:a organik
%ang biasan%a digunakan adalah karbohidrat dalam bentuk glukosa. Dalam tahap
pertama 1ermentasi glukosa selalu terbentuk asam piru9at. "eme0ahan glukosa
men!adi asam piru9at dapat dilakukan dengan 0ara EM", ED, @MB, dan "K.
Bermentasi glukosa dilakukan dalam dua tahap, %aitu$ &'. ter!adi
peme0ahan rantai karbon glukosa dan pelepasan dua pasang atom hidrogen dan
menghasilkan sen%a:a karbon lainn%a %ang lebih mudah teroksidasi daripada
glukosa> dan &(. sen%a:a %ang teroksidasi tersebut direduksi kembali oleh atom
hidrogen %ang dilepaskan pada tahap &l., sehingga akan membentuk sen%a:a lain
sebagai hasil samping proses 1ermentasi.
"roses 1ermentasi sering !uga dide1inisikan sebagai proses peme0ahan
karbohidrat dan asam amino se0ara anaerobik, %aitu proses tanpa memerlukan
oksigen. Bermentasi %ang ban%ak dilakukan oleh 1ungi adalah 1ermentasi
karbohidrat, sedang 1ermentasi asam amino han%a dilakukan oleh beberapa !enis
bakteri.
Bermentasi oksidati1 %ang dilakukan oleh khamir biasan%a tidak dapat
menghasilkan alkohol. Karena khamir biasan%a melakukan respirasi aerobik %ang
memerlukan oksigen bebas untuk proses pertumbuhann%a, misaln%a spesies
*andida dan beberapa 1ungi %ang lainn%a, maka oksigen %ang diperlukann%a
sangat melimpah. =umlah oksigen %ang ban%ak ini sebenarn%a merupakan suatu
mekanisme aerasi %ang men%ebakan ter!adin%a 1ermentasi oksidasi. Aerasi %ang
ter!adi dalam 1ermentasi oksidati1 itu akan berakibat tidak ter!adin%a produk
alkohol. Sebab dengan adan%a aerasi ini akti9itas 1ermentasi akan menurun dan
sebagian glukosa han%a akan direspirasi &dioksidasi. men!adi karbohidrat dan air.
Benomena ini disebut e1ek "asteur. "roses 1ermentasi okidasi ini ban%ak
diterapkan pada pembuatan roti dimana pembuatan ini tidak dikehendaki
ter!adin%a pembentukan alkohol.
0. Botosintetik pada Mikrobia
Keban%akan bakteria tidak mempun%ai kloro1il, namun ada !uga beberapa
spesies %ang mempun%ai pigmen 1otosintesis %ang dinamakan bakterioklorofil.
Spesies7spesies bakteria %ang mempun%ai bakteriokloro1il adalah Thiorhodaceae
dan *hlorobacteriaceae. "roses 1otosintesis pada bakteria analog dengan proses
1otosintesis pada tumbuhan hi!au dan dapat ditulis dengan persamaan reaksi
sebagai berikut.
n 6#
(
E (n @
(
A &6@
(
#.n E n @
(
# E (n A,
dimana$
@
(
A L hidrogen donor &dapat berupa @
(
S, atau asam7asam organik.
Bakteri ungu mempun%ai bakteriokloro1il %ang dapat melakukan reaksi
1otokimia pada reaksi pengikatan 6#
(
, sehingga dihasilkan karbohidrat. /eaksi
1otosistesis ini pada bakteria berbeda dengan reaksi 1otosintesis tumbuhan hi!au,
karena 1otosintesis pada bakteria tidak pernah dihasilkan oksigen, sedangkan
reaksi 1otosintesis pada tumbuhan hi!au dapat menghasilkan karbohidrat dan
oksigen. @
(
A dalam persamaan reaksi di atas, dapat berupa substrat organik atau
anorganik sebagai pengganti @
(
#. Bakteriokloro1il ini !uga ber:arna hi!au, tetapi
dapat ditutupi oleh pigmen7pigmen lain %ang ber:arna merah dan 0oklat %ang
terdapat di dalam sel sehingga ber:arna agak biru kelabu. "ersamaan reaksi
1otosintesis pada bakteri belerang %ang menggunakan @
(
S sebagai donor hidrogen
dapat ditulis sebagai berikut.
0aha%a
( @
(
S E 6#
(
@
(
# E ( S E &6@
(
#.
bakteriokloro1il
arna pada bakteri ungu disebabkan pula oleh adan%a berma0am7ma0am
pigmen karotenoid %ang ber:arna kuning dan merah. "ada *hlorobacteriaceae,
pigmen karotenoidn%a ber:arna kuning, namun :arna ini tidak dapat
mengalahkan :arna kloro1il seluruhn%a. "igmen7pigmen karotenoid merupakan
pigmen tambahan &accessory 'igments. %ang dapat pula digunakan untuk
mengabsorbsi 0aha%a dalam 1otosintesis. Si1at ini menguntungkan !asad tersebut
karena 0aha%a %ang tidak dapat diserap oleh kloro1il, dapat digunakan untuk
1otosintesis. "ada golongan algae terdapat fikobilin sebagai pigmen 1otosintesis.
Kloro1il dan karotenoid terdapat pada semua !asad %ang 1otosintetik, sedangkana
1ikobilin han%a terdapat pada beberapa golongan algae sa!a terutama pada
$hodo'hyceae dan *yano'hyceae. Kloro1il pada tumbuhan dapat mengabsorbsi
bagian spektrum 0aha%a %ang merah, sedangkan bakteri mengabsorbsi 0aha%a
%ang berdekatan dengan in1ra merah.
'. Botolitotro1
=asad7!asad %ang menggunakan 8at78at anorganik sebagai donor elektron,
seperti @
(
, C@
*
, atau S dinamakan !asad litotro1. =asad 1otolitotro1 han%a
tergantung kepada 0aha%a matahari dan sen%a:a anorganik sebagai donor
elektron untuk pertumbuhann%a. "ada bakteri 1otolitotro1, sumber hidrogenn%a
bukanlah air, dan oksigen tidak pernah dihasilkan dalam proses 1otosintesis.
Bakteri belerang ungu dan bakteri belerang hi!au adalah anggota dari
"seudomonadales. Yang pertama, mempun%ai se!umlah bakteriokloro1il %ang
ber:arna hi!au, tetapi diselubungi oleh karotenoid merah dan kuning. Bakteri
belerang hi!au mempun%ai kloro1il %ang unik berbeda dengan bakteriokloro1il.
=uga ber:arna hi!au, tetapi tidak diselubungi oleh karotenoid %ang ber:arna
kuning. Kedua kelompok bakteria tersebut di atas dapat men%esuaikan hidupn%a
di dalam lingkungan %ang mengandung sul1ur, misaln%a hidrogen sul1ida &@
(
S..
"ersen%a:aan ini merupakan sumber hidrogen, sehingga pola reaksi
1otosintesisn%a dapat dituliskan sebagai berikut.
bakteriokloro1il
0aha%a energi S
@
(
S @
6#
(
karbohidrat
atau
n 6#
(
E n @
(
S &6@
(
#. n E n @
(
# E (n S
Dalam sintesis ini, #
(
tidak dihasilkan, akan tetapi sul1ur &S. tersimpan
dalam sel untuk kemudian dikeluarkan dan @
(
S merupakan donor hidrogen. Alam
proses 1otosintesis tumbuhan hi!au, energi matahari %ang diserap oleh kloro1il
akan menghasilkan energi elektron %ang digunakan untuk menguraikan molekul7
molekul air men!adi ion7ion @
E
dan #@
7
. Kemudian diikuti dengan ter!adin%a
reaksi pengikatan 6#
(
sehingga dihasilkan karbohidrat.
(. Kemolitotro1
Sumber energi !asad7!asad %ang masuk dalam golongan kemolitotro1
tergantung kepada hasil7hasil oksidasi reduksi, dan dapat menggunakan sen%a:a7
sen%a:a anorganik sebagai donor elektron untuk pertumbuhann%a.
6ontoh$
a. Bakteri belerang &sulfur bacteria.
b. Bakteri besi &iron bacteria.
0. Bakteri hidrogen &hydrogen bacteria.
d. Bakteri nitri1ikasi &nitrifying bacteria.
Semua 0ontoh bakteria ini termasuk anggota dari "seudomonadales,
dengan pola umum 1otosintesis sebagai berikut.
oksigen
sen%a:a organik anorganik
energi
# b% produ0t
@
(
#
@
6#
(
karbohidrat
a. Bakteri belerang
Bakteri belerang mengabsorbsi @
(
S dan S
(
dari lingkungan hidupn%a,
sehingga kedua metabolit ini bersen%a:a dengan oksigen. Dengan ringkas dapat
ditulis sebagai berikut.
@
(
S S
atau E oksigen atau
S
(
energi S#
L
Apabila dihasilkan S
(
sebagai hasil sampingan &by 'roduct., maka unsur
ini akan disimpan di dalam atau di luar sel dan apabila %ang dihasilkan S#
+
, maka
ion7ion ini dapat merupakan bagian dari kandungan mineral di dalam sel atau
diekskresikan ke luar sel. Beberapa spesies dari bakteri belerang misaln%a
Thobacillus !uga memegang peranan penting dalam siklus nitrogen terutama
karena kegiatan denitri1ikasin%a. Bekteri belerang dapat mengubah ion7ion nitrat
men!adi nitrogen udara.
b. Bakteri besi
Bakteri besi merupakan !asad %ang berbentuk batang, hidup dalam air
ta:ar dan air asin dimana sen%a:a besi berada dalam bentuk larutan. Bakteri ini
mengabsorbsi persen%a:aan tersebut dan bereaksi dengan oksigen sehingga
terbentuk sen%a:a besi %ang tidak terlarut. Energi diperoleh dari proses$
sen%a:a Be oksigen sen%a:a Be
dalam bentuk %ang tidak
larutan berbentuk larutan
energi
0. Bakteri hidrogen
Bakteri hidrogen dapat menggunakan molekul7molekul hidrogen sebagai
nutrien. Dengan bersen%a:an%a hidrogen dengan oksigen, akan diperoleh energi
dan terbentuklah molekul @
(
# sebagai hasil sampingan.
oksigen
@
(
@
(
#
energi
Ada dua ma0am bakteri nitri1ikasi, %aitu bakteri %ang menggunakan
amonia sebagai donor elektron serta mengekskresikan ion7ion nitrit, dan bakteri
%ang menggunakan nitrat sebagai donor elektron serta mengekskresikan ion7ion
nitrat. Kedua tipe bakteri ini dapat mensintesis nutrien khusus dengan oksigen,
sehingga diperoleh energi. "roses penghasilan energi ini dapat diringkas sebagai
berikut.
bakteri nitrit bakteri nitrat
E oksigen E oksigen
C@
*
C#
(
7
C#
(
7
C#
*
7
energi energi
Bagi bakterin%a sendiri, produk %ang penting adalah energi, sehingga
makanann%a dapat disintesis, tetapi bagi organisme lain %ang penting adalah nitrit
dan nitrat %ang turut mengambil bagian dalam siklus nitrogen.
*. Botoorganotro1
=asad7!asad %ang termasuk 1otoorganotro1 han%a tergantung kepada energi
sinar matahari dengan menggunakan sen%a:a7sen%a:a organik sebagai donor
elektron untuk pertumbuhann%a. Bakteri ungu merupakan suatu 0ontoh bakteri
%ang termasuk golongan 1otoorganotro1 %ang mempun%ai bakteriokloro1il sebagai
pigmen 1otosintesis. Seperti pada bakteri belerang, bakteri ungu !uga mempun%ai
karotenoid merah dan kuning %ang men%elubungi :arna pigmen hi!au. Bakteri
belerang mengabsorb bahan organik dari lingkungan hidupn%a sebagai sumber
hidrogen, tetapi metabolit ini tidak dapat digunakan langsung sebagai nutrien. @
(
%ang diperoleh akan bersen%a:a dengan 6#
(
sehingga dihasilkan karbohidrat.
"ola 1otosintesisn%a digambarkan sebagai berikut.
bakteriokloro1il
0aha%a energi
sen%a:a organik
bahan7bahan organik
@
(
karbondioksida karbohidrat
Dalam hal ini, bakteri ungu dapat mensintesis makanann%a han%a dengan
adan%a 0aha%a matahari dalam suasana %ang anaerob.
+. Kemoorganotro1
=asad7!asad %ang termasuk kemoorganotro1 ini hidupn%a tergantung
kepada hasil oksidasi7reduksi dan sen%a:a organik sebagai donor elektron untuk
pertumbuhann%a. Tipe nutrisi pada golongan ini berbeda dengan tipe nutrisi %ang
sebelumn%a karena nutrisi pada !asad %ang termasuk golongan kemoorganotro1
dapat berlangsung dalam suasana gelap tetapi harus ada oksigen. Dalam hal ini
bahan mentah organik diabsorbsi se0ara langsung dan digunakan dalam nutrien
&Tarigan, ',--..
BAB III
PENUTUP
A. Ke#'".!lan
B. Saran
DAFTAR RUJUKAN
Akarim, Ca8ip. ())<. Bahan Kuliah Mikrobiologi Dasar. "alembang$ Uni9ersitas
Sri:i!a%a.
Anonim. ())). #etabolisme Bakteri& &#nline.. &http$55biologi.:ordpress.0om,
diakses ') #ktober ()'+..
Darkuni, Co9iar. ())'. #ikrobiologi Bakteriologi, +irologi, dan #ikologi).
Malang$ =I6A.
Diktat Kuliah Dasar7dasar Mikrobiologi. ()''. Uni9ersitas Muhammadi%ah
"alembang.
D:id!oseputro. ',4-. Dasar7Dasar Mikrobiologi. Malang$ D!ambatan.
"al08ar, mi0hael !. ())-. Dasar7Dasar Mikrobiolgi. =akarta$ Uni9ersitas Indonesia.
Sumarsih. ())-. &#nline.. &http$55sumarsih)4.1iles.:ordpress.0om5())-5''5iii7
nutrisi7dan7medium7kultur7mikroba.pd1, diakses ') #ktober ()'+..
Tarigan, =eneng. ',--. "engantar #ikrobiologi. =akarta$ Departemen "endidikan
dan Kebuda%aan.
Tortora, ?erard =. ()'). #icrobiology, -n Introduction ./
th
!dition. USA$
"earson Ben!amin 6ummings.
Dolk, esle% A dan heeler, Margaret B. ',--. #ikrobiologi Dasar& =akarta$
Erlangga.
KKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK. ',,*. #ikrobiologi Dasar& =akarta$ Erlangga.