Anda di halaman 1dari 17

BUDIDAYA

LOBSTER AIR TAWAR


Wadah Budidaya
Bak Beton Akuarium
Bak Plastik Bak Fiberglass
Media Budidaya
Pipa Paralon
Tanaman Air
Sarana Penunjang
Teknis Budidaya
Persiapan Wadah, Media & Peralatan
Budidaya
Pengelolaan Induk
Pemijahan Induk
Penetasan Telur
Pemeliharaan Larva
Pemeliharaan Benur

Pengelolaan kualitas air
Pemberian pakan
Pencegahan hama & penyakit
Persiapan Wadah, media &
Peralatan Budidaya
Pembersihan wadah
Memasukkan media
Memasukkan aerasi dan
calon induk lobster
Pengelolaan Induk
Umur lobster calon induk : 4 bulan
Ukuran lobster > 15 cm
Wadah budidaya induk jantan dan
betina terpisah
Identifikasi induk jantan dan betina ;
* Capit pada induk jantan berwarna
merah sedangkan betina tidak
berwarna/putih


Alat kelamin induk lobster
jantan pada pangkal kaki
jalan paling belakang
dimana terdapat tonjolan
sebanyak dua buah,
Alat kelamin induk lobster
betina pada pangkal kaki
jalan ketiga dari belakang
berupa bulatan sebanyak
dua buah

Pemijahan
Menyiapkan wadah & media pemijahan
Seleksi induk;
gerakannya, warnanya dan kelengkapan
organ luar
Memasukkan induk ke wadah budidaya;
Perbandingan jantan dan betina (3 : 5)
Pemberian pakan berprotein tinggi
(mis: cacing tanah)
Penyiponan (tujuan; membersihkan
kotoran dan mengganti air lama)



Proses Pemijahan
Fore play
Telur yang telah terbuahi
Proses Penetasan Telur
Pemisahan induk jantan
Pemindahan induk betina ke wadah penetasan telur
Proses pengeraman telur;
19 hari dari pemijahan seluruh telur telah berwarna kuning
2 minggu warna telur berubah dari kuning menjadi orange
4 minggu bermunculan bintik-bintik hitam pada telur
5 minggu telur mulai menetas
6 minggu larva lobster telah bermunculan
Selama proses pengeraman, induk tetap diberi pakan
& Penyiponan 3 hari sekali
Pemeliharaan Benur
Benur/benih satu persatu turun
atau melepaskan diri dari tubuh
induknya
Proses perontokkan






Jumlah benih 200 ekor/induk



Lanjutan.
Induk betina dikembalikkan kewadah pemeliharaan
induk
Pada wadah pemeliharaan benih diberi media
plastik bergelombang atau paralon
Setiap 2/3 hari sekali dilakukan penyiponan
Pemberian pakan
Jenis : cacing sutera/cacing beku, pellet udang (sesuai bukaan mulut
udang)
Feeding rate : 3%
Feeding frekuensi : 2 kali (25% dan 75%)
Feeding time : jam 07.00 dan 17.00 WIB
Penyortiran


Penyakit Bintik Putih
Akibat Parasit Icthtyopthirius multifilis
Pd suhu 15-25
o
C cpt menyebar
Pd suhu 30
o
C atau lebih penyakit ini mati
Pencegahan : formalin 0,025 ml/l dan MGO 0,1
mg/l selama 12-24 jam (Malacyt Green Oxalat)
MB 0,7-1 mg/l 24 jam atau grm dapur 4 g/l 5-
10 mnt. Selama 6 hari berturut2.
Daun sirih 6,4 ppt direndam selama 12 jam
akan menghasilkan kematian Ich sekitar 84%

Pemanenan
Ukuran 2 inch ( 1,5 bulan
pemeliharaan), lobster telah
dapat dipanen atau sesuai
permintaan konsumen
Pemanenan menggunakan
serokan halusdan
dimasukkan ke dalam
ember
Pengemasan
Metode basah
Menggunakan plastik
yang berisi air dan
penambahan oksigen

Metoda kering
Menggunakan sabut
kelapa atau busa filter
atau kertas koran yang
telah dibasahi

SELAMAT
MEMPRAKTEKKAN
SEMOGA SUKSES