Anda di halaman 1dari 3

1.

MACAM MACAM REFRIGERAN MENGANDUNG CFC


Ada tiga susunan utama refrigeran yang digunakan pada saat ini yaitu :

1. Refrigerant fluorocarbon terhidrogenasi (HFC), yang terdiri dari hidrogen, fluorin, dan
karbon.Karena mereka tidak menggunakan atom klor (yang digunakan dalam sebagian besar
refrigerant) mereka dikenal sebagai salah satu yang paling merusak lapisan ozon kita.
2. Terhidrogenasi klorofluorokarbon refrigeran (HCFC), yang terdiri dari hidrogen, klorin,
fluorin, dan karbon. Refrigeran ini mengandung jumlah minimal klorin, yg tidak merusak
lingkungan karena berbeda dari refrigeran lain.
3. Refrigerant chlorofluorocarbon (CFC), yang mengandung klorin, fluorin dan karbon.
Refrigerant ini membawa jumlah kaporit yang tinggi sehingga dikenal sebagai refrigerant
yang paling berbahaya untuk merusak lapisan ozon.
2. MACAM MACAM REFRIGERAN NON CFC
1. MUSICOOL
Sifat fisika refrigeran hidrokarbon MUSICOOL berdasarkan pengujian laboratorium
Pertamina, menunjukkan bahwa hidrokarbon MUSICOOL (MC) mampu menggantikan refrigeran
sintetik (CFC, HCFC, HFC) secara langsung tanpa penggantian komponen sistem refrigerasi. MC-12
menggantikan R-12, MC-22 menggantikan R-22 dan MC-134 menggantikan R-134a. Sifat fisika dan
termodinamik hidrokarbon MUSICOOL memberikan kinerja sistem refrigerasi yang lebih baik,
keawetan umur kompresor, dan hemat energi. Beberapa parameter perbandingan kinerja
MUSICOOL terhadap refrigeran sintetik pada sistem refrigerasi dengan beban 1 TR pada suhu
o

kondensasi 100 F dan suhu evaporator 40 F. serta memiliki beberapa kelebihan seperti ramah
lingkungan, yang ditunjukan dengan nilai ODP (Ozon Depleting Potential) nol, dan GWP (Global
Worming Potential) yang dapat diabaikan, karakteristik perpindahan kalor yang baik, kerapatan fasa
uap yang rendah, dan kelarutan yang baik dengan pelumas mineral. pada awal 2006 MUSIcool sudah
dinyatakan tak mengandung bahan perusak ozon oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Saat
ini empat produk hidrokarbon yang dinyatakan bebas dari bahan perusak ozon adalah MC-12, MC22, MC-134, dan MC-600.
2. Udara
Refrigeran ini sangat murah, tidak beracun dan tidak mudah terbakar. Koefisien prestasi rendah.
Biasanya digunakan pada pesawat terbang.

3. Carbon Dioksida (CO2)


Senyawa ini tidak berwarna, tidak berbau dan lebih berat dari udara. Titik didihnya -78,5C, berat
jenisnya 1,56 dan hanya dapat beroperasi pada tekanan tinggi sehingga pemakaiannya terbatas dan
biasanya dipakai pada proses refrigerasi dengan tekanan per ton yang besar.
4. Methil Clorida (CH3Cl)
Berupa cairan tidak berwarna dan tidak berbau merangsang. Titik didihnya 23,7 0F.
5. Freon atau Cloro Fluoro Carbon (CFC)
Freon merupakan refrigeran yang paling banyak digunakan dalam sistem pendingin. Bahan
dasarnya ethane dan methane yang berisi fluor dan chlor dalam komposisinya. Karena mengandung
unsur chlor refrigeran jenis ini mempunyai dampak penipisan ozon dimana akan berpengaruh
negatif terhadap kehidupan makhluk hidup di bumi. Selain itu, juga berdampak negatif terhadap
iklim, yaitu meningkatkan suhu rata-rata dan perubahan iklim global serta pencemaran udara.
Spesifikasi freon yang biasa digunakan dalam pendinginan
Nama Rumus Kimia Titik Didih (C)
Freon 11 CCl3F 23,8
Freon 12 CCl3F2 - 29,8
Freon 13 CClF3 - 81,4
Freon 21 CHCL2F 8,9
Freon 22 CHClF2 - 40,8
6. Uap Air
Refrigeran ini paling murah dan paling aman. Pemakaiannya terbatas untuk pendingin suhu
tinggi karena mempunyai titik beku yang tinggi, yaitu 0C. pemakaian utamanya untuk comfort air
cionditioning dan water cooling.
7. Hidrocarbon
Dipakai pada industri karena harganya murah. Jenisnya butana, iso butana, propana, propylana,
etana dan etylana. Semuanya mudah terbakar dan meledak.
Berikut ini macam-macam nama kimia dari hidrokarbon :
Ketentuan penomoran+ Nama kimia Rumus kimia
50 Metana CH4
170 Etana C2H6

290 Propana C3H8

8. Amonia (NH3)
Amonia ini digunakan secara luas pada mesin refrigerasi industri atau refrigerasi kapasitas
besar. Titik didihnya kurang lebih - 33C. zat ini mempunyai karakteristik bau meskipun pada
konsentrasi kecil di udara. Tidak dapat terbakar, tetapi meledak jika bereaksi dengan udara dengan
prosentase 13,28 %. Oleh karena itu efek korosi amonia, tembaga atau campuran tembaga tidak
boleh digunakan pada mesin dengan refrigeran amonia.

9.

Azetropes
Merupakan campuran dari beberapa refrigeran yang mempunyai sifat berbeda. Jenis yang

banyak dipakai :
Correne-7
Yang terdiri dari campuran 73,8 % freon-12 dan 26,2% genetron 100.
Refrigeran-502
Merupakan campuran dari 98,8 % freon-12 dan 51,2 % freon-115
10.

Larutan Garam (brine)


Larutan garam (brine) juga digunakan untuk refrigeran misalnya untuk pendinginan lokasi

lapangan es (ice skating rinks).


11.

Sulfur Dioksida (SO2)


Berupa gas atau cairan yang tidak berwarna, sangat beracun dan berbau merangsang.

Senyawa ini tidak mudah terbakar dan tidak mudah meledak. Dengan titik didih 10,1C.
12.

Hydro Fluoro Carbon (HFC)


HFC merupakan refrigeran baru sebagai alternatif untuk menggantikan posisi freon. Hal ini

disebabkan karena refrigeran freon mengandung zat chlor (Cl) yang dapat merusak lapisan ozon.
Sedangkan HFC terdiri dari atom-atom hidrogen, fluorine dan karbon tanpa adanya zat chlor (Cl).
Macam-macam HFC dan pemakaiannya :
HFC 125 (CHF2CF3)
Sebagai pengganti freon115 / R115 untuk pendingin air.
HFC 134a (CH3CH2F)
Merupakan alternatif pengganti freon-12 / R-12. tidak mudah meledak dan tingkat kandungan
racun rendah, digunakan untuk pengkondisian udara, lemari es dan pendingin air.
HFC 152a (CH3CHF2)
Sebagai pengganti freon-12 / R-12 digunakan untuk penyegaran udara, pendingin air.