IMAN KRISTEN
A. AGAMA KRISTEN (NASRANI)
Agama Nasrani sering juga disebut dengan agama Kristen atau agama Masehi.
Ketiga sebutan tersebut mempunyai riwayat masing-masing. Kata Nasrani dikaitkan
dengan nama sebutan kota di sebelah utara Palestina, Nazaretz. Dari kota ini Yesus
berasal dan dibesarkan sehingga pengikut ajarannya disebut Nasrani. Kata Kristen
berasal dari Kristus, gelar kehormatan keagamaan Yesus yang berasal dari Nazareth
tadi. Kristus adalah bahasa Yunani (khristos) yang berarti yang diurapi. Kata ini
sangat populer di dunia Barat yaitu dengan sebutan Christiany, yang juga berlaku di
Indonesia dengan Kristen (bukan nasrani atau masehi). Kata masehi ada hubungannya
dengan Messias bahasa Ibrani yang sama artinya dengan Kristus (yang diurapi).
Yang dimaksud dengan agama Nasrani, Kristen atau Masehi adalah semua
ajaran dan golongan agama yang didasarkan atas ajaran-ajaran Yesus Kristus. Atau
agama (yang bersifat) etik, sejarah, Universal, monotheis, dan penebusan, di mana
hubungan antara Tuhan dan Manusia terjadi dengan perantara dan pekerjaan Yesus
Kristus. Yaitu agama yang mencakup lebih dari lima ratus sekte atau aliran dengan
gerejanya masing-masing.
Adapun sekte yang terbesar di antaranya ialah: Katholik Roma, Katholik
Ortodoks, Anglikan, Protestan dan beberapa sekte kecil lain.
B. Iman Kristen
Dalam buku Iman Kristen, Harun Hdiwijono menjelaskan bahwa pengertian
iman ada dua.
Berdasarkan Perjanjian Lama, iman berarti mengamini dengan seluruh
pribadi dan hidup akan segala pernyataan Tuhan Allah yang dinyatakan dengan
firman dan perbuatannya. Sedangkan dalam perjanjian Baru, iman berarti dengan
seluruh pribadi dan hidup mengamini pernyataan Tuhan Allah, bahwa ia sudah
mendamaikan orang berdosa dengan dirinya sendiri di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Berdasarkan pengertian iman dalam al-Kitab di atas, maka umat Kristen telah
berhasil merumuskan pengakuan iman mereka atau credo (Latin, aku percaya)
mereka yang disebut juga dengan: pengakuan iman rasuli atau syahadat rasuli atau
syahadat dua belas. Atau juga disebut apostolicum (Yunani, Apostoles = iman). Ke-12
pasal pengakuan ini dibuat oleh para rasul dan disusun secara bertahap sejak tahun
150 M.
Rumusan pengakuan Iman Rasuli adalah sebagai berikut:
1. a. aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, khalik langit dan bumi.
2. b. Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
c. Yang terkandung dalam Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.
d. Yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan
dikuburkan turun ke dalam kerajaan maut.
e. Pada hari ketiga bangkit pula dari antara orang mati, maha kuasa.
f. Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan mati.
3. g. Aku percaya kepada Roh Kudus.
h. Gereja yang kudus dan persekutuan orang kudus.
i. pengampunan dosa.
j. kebangkitan daging.
k. dan hidup yang kekal.
Syahadat dua belas ini dapat diringkaskan menjadi unsur pokok yang
menjadi unsur Tritunggal, yaitu Allah Bapa, Allah Anak dan Roh Kudus. Dan
pengakuan iman ini dapat berubah dalam arti apabila ternyata pengakuan tersebut
tidak sesuai lagi dengan maksud al-Kitab.