Anda di halaman 1dari 4

Mekanisme Kerja Tray Dryer

Pada tray dryer, yang juga disebut rak, ruang atau pengering kompertement,
bahan dapat berupa padatan kental atau padatan pasta, disebarkan merata pada tray
logam yang dapat dipindahkan di dalam ruang (cabinet). Uap panas disirkulasi melewati
permukaan tray secara sejajar, panas listrik juga digunakan khususnya untuk
menurunkan muatan panassekitar 10-20 % udara yang melewati atas tray adalah udara
murni, sisanya menjadi udara sirkulasi. Setelah pengeringan, ruang atau kabinet dibuka
dan tray diganti denganpengering tumbak (batch) tray. Modifikasi tipe ini adalah tipe
tray truck yang ditolak ke dalam pengering. Pada kasus bahan granular (butiran), bahan
bisa dimasukkan dalam kawat pada bagian bawah tiap-tiap tray, kemudian melalui
sirkulasi pengering, uap panas melewati bed permeabel memberikan waktu pengeringan
yang lebih singkat disebabkan oleh luas permukaan yang lebihbesar kena udara.

Mekanisme Kerja Drum Dryer (Rotary Dryer)


Cairan yang akan dikeringkan disiramkan pada silinder pengeringtersebut dan
akan keluar secara teratur dan selanjutnya menempel padapermukaan luar silinder yang
panas sehingga mengering, dan karenasilinder tersebut berputar dan di bagian atas
terdapat pisau pengerik (skraper) maka tepung- tepung yang menempel akan
terkerik danberjatuhan masuk ke dalam penampung, sehingga didapat tepung sari
hasiltanaman yang kering dan memuaskan (Ahmad, 2010).

Mekanisme kerja spray drying


Prinsip dasar Spray drying adalah memperluas permukaan cairan yang akan dikeringkan
dengan cara pembentukan droplet yang selanjutnya dikontakkan dengan udara
pengering yang panas. Udara panas akan memberikan energi untuk proses penguapan
dan menyerap uap air yang keluar dari bahan.
Bahan (cairan) yang akan dikeringkan dilewatkan pada suatu nozzle (saringan
bertekanan) sehingga keluar dalam bentuk butiran (droplet) yang sangat halus. Butiran
ini selanjutnya masuk kedalam ruang pengering yang dilewati oleh aliran udara panas.
Hasil pengeringan berupa bubuk akan berkumpul dibagian bawah ruang pengering yang
selanjutnya dialirkan ke bak penampung.

Freeze Dryer
Pengoprasian alat tersebut sedikit lebih panjang karena banyak menu display yang harus
diseting dahulu dan harus lebih hati-hati karena banyak peralatan/asesoris terbuat dari
gelas. Cara oprasionalnya sebagai berikut: ekstrak cairan atau kental sebelum
dimasukkan kedalam Freeze Dryer telah dibekukan dalam refrigerator (lemari es)
minimal semalam. Setelah membeku kemudian dimasukkan ke dalam alat, alat disetting
sesuai dengan yang diinginkan. Oleh vaccum puma alat tersebut akan menyedot solvent
yang telah beku (freeze) menjadi uap. Prinsip kerja alat ini adalah merubah fase
padat/es/freeze menjadi fase gas (uap).

Turbo Dryer
Cara Kerja :Udara panas dialirkan ke ruang pengering dengan kipas turbin. Udara
dipanaskan secaratak langsung dengan melewatkannya ke elemen pemanas internal.
Bahan butiran basahdiumpankan dari atas dan jatuh akibat gravitasi ke nampan
berikutnya melewati selot radial padatiap sirkular. Garu berputar mencampur padatan
sehingga memperbaiki kinerja pengeringan.Pengering tersebut dapat beroperasi pada
kondisi vakum, terutama untuk bahan yang sensitifterhadap panas atau ketika pelarut
perlu dipulihkan dari uap air.