Anda di halaman 1dari 31

PRESENTASI KASUS

AUTISME
OLEH :
dr. Rini Afrina

Pembimbing :
dr. Riati Sri Hartati
Pendamping :
dr. Dianti Aswita

RSUD PURI HUSADA

IDENTITAS
PASIEN
Nama
: An. NA
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur
: 4 tahun 6 bulan
Agama : Islam
Alamat : Tanjung Harapan
Tembilahan
Pekerjaan
: -Pendidikan
: Belum bersekolah
Suku : Melayu

SUMBER
INFORMASI
Dari
Nama
Umur
Alamat
Pekerjaan

1
Ny. A
33 tahun
Tembilahan
IRT

2
Tn. R
40 tahun
Tembilahan
Pegawai

3
Ny. D
31 tahun
Tembilahan
IRT

Pendidikan
Hubungan

SLTA
Ibu

Swasta
S1
SLTA
Ayah kandung adik dari ibu

Lama kenal
Sifat

kandung
Sejak lahir
Akrab

Sejak lahir
Akrab

perkenalan
Tempat

Satu Rumah Satu Rumah

Sejak Lahir
Kurang Akrab
Tidak

satu

SEBAB
DATANG KE RS

Belum bisa bicara dan


selalu bergerak

RIWAYAT PERJALANAN
PENYAKIT

Gej
ala

kosakata yang sebelumnya


menghilang.
Satu
sebelum
konsultasi
poliklinik
Usia minggu
2sudah
tahun ada
pasien
mulai
bisa berjalan.

sering
berteriak pasien
psikiatri
pasien
RSUD
tidak
Puri
mauHusada
bergabung
Tembilahan
pasien
lebih
banyak
bermain
di dalam
teriak
tanpa
orang
dengan
tua sendiri
mulai
teman-teman
ingin arti.
seusianya.
mencari tahu
rumah.

untuk
penyebab
berkomunikasi,
Mencari
kenapa
permainan
sendiri
belum
Pasien
berjalan
jauh anaknya
jika keluar
rumah bisa
berbicara,
Jika sehingga
diberi mobil-mobilan
orang
tua
berkonsultasi
Jikamenghidupkan
TV pasien
tidak tertarik
misalnya
untuk
meminta
kepada
dimasukkan
bidandiam
di
ke
dekat
mulut
rumah. Bidan
lebih sesuatu
banyak
tidak
berbicara,
yang
diinginkan,
pasien
tersebut
memukul-mukul
menyarankan
tersebut
keluarga
bermain
sendiri
dan mainan
jika agar
dipanggil
pasien
menarik-narik
tangan
membawa
ke kepalanya,
pasien untuk datang ke RSUD
tidak orang
melihat.
tuanya
untuk

Puri
Husada
menggigit-gigit
Tembilahan
kedua
tangannya.
agar
tidak pernah memandang ke matadapat
lawan
mengambil barang yang
bicaranya.
menjalani
penanganan lebih lanjut.
diinginkannya.

10bln
Tingkat 4
perkembangan

Riwayat Gangguan Sebelumnya

Gangguan emosional dan mental


Saat ini merupakan pertama kali mengalami gangguan perilaku.
Medis Umum
Pasien tidak pernah mengalami kejang demam.
Tidak ada riwayat alergi
Riwayat pemberian imunisasi tidak lengkap
Riwayat sering jatuh saat bermain namun tidak pernah hingga
pingsan.
Penggunaan Obat-obatan, zat adiktif dan alkohol
Tidak ada.


RIWAYAT PERKEMBANGAN

Riwayat Kehamilan
Saat hamil usia ibu 28 tahun
keadaan fisik dan mental ibu tidak stabil.
ibu memiliki riwayat hipertensi
Hiperemesis Gravidarum selama kehamilan.
Riw. ibu pernah membanting-bantingkan
tubuhnya ke lantai dan memukul-mukul
perutnya saat hamil karena ada masalah
Rumah Tangga

RIWAYAT
PERKEMBANGA
N

Riwayat Kelahiran
tidak cukup bulan yaitu saat usia kehamilan 7
bulan
proses persalinan normal
karena pasien tidak langsung menangis saat
lahir pasien langsung di rujuk ke RS di Sumatera
Barat dan di rawat di NICU dan dirawat selama 7
hari lalu orang tua pasien meminta pulang
paksa. Berat badan saat lahir 1900 gram.

RIWAYAT
PERKEMBANGA
N

Riwayat Tahapan / Fase


Perkembangan
Infancy (0 18 bulan)
Pasien diberi air susu ibu (ASI) kurang lebih 36 bulan.
tengkurap tanpa bantuan saat usia 6 bulan.
Pasien merangkak usia 8 bulan
Kosakata minimal (+) , menghilang saat usia 11 bulan

Toddler (18 36 bulan)

bisa berjalan saat usia 24 bulan

SILSILAH
KELUARGA

PEMERIKSAAN FISIK
PEMERIKSAAN FISIK
Status Internus (17 januari 2015)

Keadaan umum : compos mentis, status gizi


cukup
Wajah : tidak mongoloid.
Tanda vital:
Nadi

: 70 x/mnt
Respirasi : 28 x/mnt
Suhu : afebris

Kepala : simetris, tidak ada luka atau jejas.

PEMERIKSAAN FISIK

Kepala : normocephal

Mata : kesan tidak ada kelainan


THT : kesan tidak ada kelainan

Leher : simetris, JVP tidak meningkat, limfonodi tidak teraba

Cor :kesan dalam batas normal, S1-2 murni, bising (-)

Pulmo :simetris, ketinggalan gerak (-), sonor, vesikuler


(+)normal, suara tambahan (-)

Abdomen : lebih tinggi dari dada; supel, peristaltik (+)


normal,timpani, nyeri tekan (-) : hepar dan lien tak
teraba
Ekstremitas : tidak ada kelainan

Status Neurologis

Nn. Craniales
: belum dapat
diperiksa(pasien
tidak
kooperatif)
Refleks Fisiologis : belum dapat
diperiksa(pasien
tidak
kooperatif)
Refleks Patologis : belum dapat
diperiksa(pasien
tidak
kooperatif)

STATUS
MENTAL
Penampilan Tampak seorang anak perempuan,
terlihat sesuai dari usianya, tidak
terawat; cara berpakaian kurang rapi,
tanpa ekspresi wajah saat menatap
pemeriksa.
Kedekatan
Pasien sulit didekati karena sulit diajak
untuk berkomunikasi. Kontak mata
minimal.
Pasien
tampak
berjalan
mondar-mandir tanpa tujuan
Mood
Labil
Afek
datar
Koordinasi
Pasien cenderung tidak bisa diam,
dan
perhatian mudah teralih. Tidak ada

STATUS
MENTAL
Pembicaraan
dan bahasa
Persepsi
Kognisi /
inteligensi
Bermain

Pasien tidak mampu


untuk berbicara.

/ Tidak terdapat gangguan


Taraf visus dan pendengaran.
Orientasi tempat, waktu
dan orang sulit dinilai.
Sering
memasukkan
mainan ke dalam mulut
dan memainkan tangan
berulang-ulang,

DIAGNOSIS BANDING

1.
2.
3.

F84.0 Autisme Masa Kanak


F70 Retardasi Mental sedang
F80.8 Gangguan Perkembangan
Berbicara dan Berbahasa lainnya

EVALUASI MULTIAKSIAL

Aksis I : F84.0 Autisme Masa Kanak


Aksis II : F70 Retardasi Mental Ringan
Aksis III : Tidak ada diagnosis
Aksis IV : Masalah primary support
group
Aksis V : GAF 60 - 51 (gejala sedang,
disabilitas
sedang)

PROGNOSIS

Dubia

Faktor penghambat :

Status sosial ekonomi menengah kebawah


Jenis gangguan autisme low functioning

Faktor pendukung

Berobat pada institusi yang tepat


Orang tua yang kooperatif dalam pengobatan

PENATALAKSANAAN

Psikofarmaka

Risperidone 1,5 mg

Cap 2 x 1

Trihexylpenidil 1,5 mg

Non Psikofarmaka

Terapi wicara
Psikoeduksi keluarga

Apakah Autisme itu ???

Bahasa Yunani Auto yang berarti


sendiri / hidup dalam dunianya sendiri.
Ditandai : gangguan/keterlambatan
kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi,
dan interaksi sosial.
Acuh terhadap suara, pengelihatan,
lingkungan, dan menghindari kontak
sosial.

Psikiatri anak : kelainan jiwa anak


antara 5-10%
dari populasi anak.
Gangguan perkembangan dibagi 2 :
spesifik dan
pervasif / menyeluruh.
Autisme termasuk dalam kategori
gangguan perkembangan pervasif /
menyeluruh.

Autisme ...
A Acuh tak acuh
U Usil tidak bisa diam
T Terlambat bicara
I Imajinasinya hilang saat
berbicara
S Sosialisasinya jelek
M
Motorik terhambat
E Emosional

Angka kejadian

Hadir tanpa mengenal kelompok masyarakat.

Sejak 1980 Canada dan Jepang mencapai 40%

Tahun 2002 California terdapat 9 kasus per hari

Amerika Serikat 6000-15.000 anak dibawah 15 tahun.

Tahun 2002 Inggris : 1 diantara 10 anak.


Perbandingan laki-laki dan perempuan 4:1
Di Indonesia yang berpenduduk 200 juta, hingga saat ini belum diketahui
berapa persisnya jumlah penderita namun diperkirakan jumlah anak
autisme dapat mencapai 150-200 ribu orang.

Penyebab
Autisme

Genetik
Gangguan pada saat prenatal, natal,
postnatal
Faktor Psikodinamika dan Keluarga
Kelainan Organik-Neurologis-Biologis
Faktor Imunologis
Temuan Neuroanatomi
Temuan Biokimiawi

Faktor
Resiko...

Toksoplasmosis
Perdarahan antenatal
Hiperemis gravidarum
Berat badan lahir rendah
Trauma lahir
Asfiksia
Kejang demam
Mump, measles dan Rubella (MMR)

Tanda dan
Gejala
Gangguaan
Emosi
Gangguan
Interaksi
Sosial
Gangguan
Persepsi
Sensoris
Gangguan
Perilaku
Motoris/Bermain
gagal
Gangguan menunjukkan
Komunikasi
perubahan
mood
tiba- baik
keakraban
kesulitan
komunikasi
Perilaku
&
aktivitas
anak
autisme
sering
Anak
autis
cenderung
bersifat
tiba
yg
lazim
orang
tua
verbalthd
&
non
verbal
kaku,
berulang
& atau
monoton
hipersensitif
hiposensitif
tingkah
laku hiperaktif,
maupun

keterlambatan
thdp suara, bau dan nyeri (rasa
agresif,
orang
lain impulsif serta
perkembangan
berbicara /
sakit).
destruktif
berbahasa

Pemeriksaan

Pendengaran

EEG (Elektroensefalogram)

Screening Metabolik

MRI (Magnetic Resonance Image)

Pemeriksaan Genetik

Observasi langsung

interaksi dan interview anak dan orang tua


Penilaian fungsionalcara berkomunikasi
Penilaian dasar bermain pola bermain

Diagnosa
Banding...

Sindroma Rett
Sindroma Asperger
Childhood Disintegrative Disorder (CDD
Pervasive Developmental Disorder Not
Otherwise Specified (PDD-NOS)
Gangguan Perkembangan Bahasa (disfasia)
Retardasi Mental
Afasia didapat dengan kejang
Ketulian kongenital atau gangguan
pendengaraan parah

Diagnosis...

Diagnostic & Statistic Manual (DSMIV)


Guilliam Autisme Rating Scale
(GARS)
Childhood Autisme Rating Scale
(CARS)
Checklist deteksi Autisme (ICD-10)
Modified Cheklist for Autism in
Todler (MCHAT)

Terapi
Autisme

Terapi
Terapi
Terapi
Terapi
Terapi
Terapi

Biomedik/medikamentosa
Okupasi
Sensori Integrasi
Bermain
Perilaku
Wicara

Prognosis..
.

Berat Ringan Gejala


Usia Saat Dimulai Terapi

Tingkat Intelegensi Penderita (IQ Anak)

30%-40% diatas normal


IQ 70 prognosis lebih baik

Kemampuan Berbahasa dan komunuikasi

otak maksimal sulit dirangsang

kelainan lidah & sumbing

Intensitas Terapi

40 jam seminggu maksimal