Identifikasi Enterobacter
aerogenes
Kelompok 1
Anggota :
Rifa Nurkholisa ( 411113010)
Dian Delpiani (411113018)
Annida Sabila Mara
(411113027)
M. Akmal Rajawali (411113030)
Kiki Rahmat Sani (411113042)
Pendahuluan
Enterobacteraerogenesadalahba
kteri gram negatif yang nosokomial
danbakteri patogenyang
menyebabkaninfeksi oportunistik,
termasuk sebagian besar jenis
infeksi.
Alat dan Bahan
Alat
- Torniquet
- Tabung Reaksi
- Kapas Steril
- Plester
- Objek Glass
-Ose bulat dan ose lurus
- Lampu spiritus
-Bak pewarnaan
-Tabung reaksi
-Mikroskop
-Pipet tetes
-Incubator
-Korek gas-Tabung centrifuge
-Centrifuge
Bahan
Sampel darah
a)Reagen
-NaCl 0,9 %
-KOH 10%
-Safranin
-CGV (Carbol Gentian
Violet)
-Alcohol 96%
-Lugol
-Indicator methyl red
-- naftol
-covacs
b)Media
-Media Brain Heart Infusion Agar (BHIB)
-Media Mac Conkay Agar (MCA)
-Media SIM (Sulfur Indol Motility)
-Media Urea
-Media MR/VP
-Media SCA (Simon Citrat Agar)
Media Gula-Gula
-Glukosa
-Laktosa
-Sukrosa
-Manitol
Cara Kerja
Hari pertama:
Inkubasi darah pada media BHIB
dengan suhu 37C selama 24 jam.
Hari kedua:
Penanaman pada media Mc Conkey
Agar
Hari ketiga:
Pewarnaan gram, kapsul, dan
penanaman pada media uji biokimia
dan gula-gula cair
Identifikasi
Koloni pada media
MC
Bentuk: Bulat
Ukuran : 2 3 mm
Warna : Pink
Elevasi : Cembung
Pinggiran : Rata
Ciri khas : Koloni
agak basah
Identifikasi
Pewarnaan Gram
Bentuk : Batang
Susunan:
Monobasil
Sifat : Gram negatif
Identifikasi
Pewarnaan Kapsul:
Bentuk : batang
Susunan : monobasil
Sifat
: kapsul
positif
Nama Uji
Identifik
asi
Enterob
acter
aerogen
es
Identifika
si
Enterobac
ter
asburiae
Identifikasi Hasil
Enterobact Pengamat
er
an (1)
gergoviae
Hasil
Pengamat
an (2)
Gula-gula cair :
Laktosa
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
Glukosa
(+), gas
+
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
Manitol
(+), gas
+
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
Sukrosa
(+), gas
+
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
(+), gas +
MR
(-)
(+)
(-)
(-)
(+)
VP
(+)
(-)
(+)
(+)
(-)
SIM
H2S (-)
Indol (-)
Motility
(+)
H2S (-)
Indol (-)
Motility (-)
H2S (-)
Indol (-)
Motility (+)
H2S (-)
Indol (-)
Motility (+)
H2S (-)
Indol (+)
Motility (+)
TSIA
Asam/Asa
m (K/K)
Asam/Asam
(K/K)
Asam/Asam
(K/K)
Asam/Asam Asam/Asa
(K/K)
m (K/K)
Laktosa :
Hasil :
(+) Fermentasi laktosa
(+) menghasilkan gas
Pembahasan :
Perubahan warna dari
ungu menjadi kuning
menandakan bahwa
bakteri tersangka
menghasilkan asam
dengan
memfermentasikan
laktosa serta adanya
gelembung pada tabung
durham menandakan
bahwa bakteri
menghasilkan gas.
LAKTOSA
Glukosa :
Hasil :
(+) Fermentasi glukosa
(+) menghasilkan gas
Pembahasan :
Perubahan warna dari
ungu menjadi kuning
menandakan bahwa
bakteri tersangka
menghasilkan asam
dengan
memfermentasikan
glukosa serta adanya
gelembung pada tabung
durham menandakan
bahwa bakteri
menghasilkan gas.
GLUKOSA
Manitol :
Hasil :
(+) Fermentasi manitol
(+) menghasilkan gas
Pembahasan :
Perubahan warna dari
ungu menjadi kuning
menandakan bahwa
bakteri tersangka
menghasilkan asam
dengan
memfermentasikan
manitol serta adanya
gelembung pada tabung
durham menandakan
bahwa bakteri
menghasilkan gas.
MANITOL
Sukrosa :
Hasil :
(+) Fermentasi sukrosa
(+) menghasilkan gas
Pembahasan :
Perubahan warna dari
ungu menjadi kuning
menandakan bahwa
bakteri tersangka
menghasilkan asam
dengan
memfermentasikan
sukrosa serta adanya
gelembung pada tabung
durham menandakan
bahwa bakteri
menghasilkan gas.
SUKROSA
MR
Hasil:
Untuk melihat
bakteri yang
mampu
menfermentasikan
glukosa. Dari
beberapa
kelompok yang
mengalami
kesalahan karena
kemungkinan
koloni yang diambil
bukan koloni
VP :
Hasil
Sama seperti MR
yaitu untuk melihat
bakteri yang
mampu
menfermentasikan
glukosa. Dari
beberapa
kelompok yang
mengalami
kesalahan karena
kemungkinan
koloni yang diambil
SIM :
Hasil:
Sulfur :Indol: Motiliti : +
Dari beberapa kelompok
ada yang menunjukan
adanya perubahan
pada indol yang
terbentuk cincin
dengan motilitas yang
positif ini menandakan
terjadinya pengambilan
koloni yang salah.
TSIA :
Hasil :
Lereng/dasar
A/A
(+) Fermentasi laktosa,
sukrosa, glukosa
(+) menghasilkan gas
Pembahasan : Media
berubah warna dari
orange menjadi kuning.
Hal ini menunjukkan
bahwa bakteri tersangka
memfermentasi laktosa,
sukrosa, glukosa serta
menghasilkan gas
terlihat dari media yang
retak.
TSIA
SC :
Hasil :
(+) menggunakan sitrat
sebagai sumber
karbonnya
Pembahasan :
Perubahan warna media
dari hijau menjadi biru
menandakan bahwa
bakteri tersangka
menggunakan sitrat
sebagai sumbern
karbonnya.
SC
Urease :
Hasil :
(+) memiliki enzim
urease
Pembahasan :
Perubahan warna
media dari kuning
menjadi pink
menandakan bahwa
bakteri tersangka
memiliki enzim
urease.
Urease
% Kesamaan dengan Enterobacter
aerogenes
% Kesamaan dengan Enterobacter
asburiae
% Kesamaan dengan Enterobacter gergoviae
Kesimpulan
Dilihat dari hasil pengamatan
praktikum identifikasi bakteri dari
sampel darah, didapatkan hasil
bahwa bakteri yang diidentifikasi
adalah Enterobacter gergoviae
dengan persentase kesamaan hasil
pengamatan dengan buku
identifikasi Koneman adalah 100 %.