Anda di halaman 1dari 16

TUGAS 2

MEKANIKA FLUIDA
“ALIRAN MELALUI LUBANG”

Disusun Oleh :
1.Alvon
2.Giya Naufal Alputra
3.Gopal Adya Ariska
4.Mualimun Vikri J.

Dosen Pengampu :
Andy Hendri,ST.,MT

TEKNIK SIPIL S1
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU
2014

sebuah tangki dengan persegi dengan dasar 1m x 1m . √2𝑔(ℎ + 1)] = −𝐴 𝑑ℎ 𝑑𝑡 = − 𝑇1 = − 𝐴 𝑑ℎ 𝐶𝑑.75.25 x 10-4 = 4.5 x 10-2)2 = 0. 𝑎.5 m 2.5 m 1m Penyelesaian : Diketahui : A=luas penampang lintang = 1m x 1m = 1m2 a= 1/4 πd2 = 1/4.5m .𝑎√2𝑔 ∫𝐻1 𝐻1 𝑑ℎ √ℎ + 1 + √ℎ 𝑑ℎ √ℎ+1+√ℎ × √ℎ+1−√ℎ √ℎ+1−√ℎ . 𝑄𝑑𝑡 = [𝐶𝑑. 𝑎√2𝑔 (√ℎ + √ℎ + 1) 𝐻2 𝐴 𝐶𝑑. sedangkan yang satu lagi terletak di dasar.5 cm & 0. 3.90625 x 10-4 = 0. Tersisi penuh dengan air pada tangki tersebut terdapat lubang pertama berjarak 1m dari dasar. √2𝑔(ℎ + 1)] 𝑑𝑡 𝑑𝑉 = −𝐴 𝑑ℎ [𝐶𝑑. 𝑎√2𝑔(ℎ + 1) 𝑑𝑉 = 𝑑. Hitung waktu yang dibutuhkan untuk mengosongkan tangki jika diameter & koefisien debit kedua lubang adalah 2.-ALVON 1. dan tangki 2. 𝑎√2𝑔 𝐴 ∫ 𝐻2 = − 𝐶𝑑. 𝑎.14 (2. d h 1. 𝑎√2𝑔ℎ + 𝐶𝑑. 𝑎√2𝑔ℎ + 𝐶𝑑.785 x 6.00049 m2 𝑑𝑄 = 𝐶𝑑. 𝑎. √2𝑔ℎ + 𝐶𝑑.

119) = 456.5−√0 √ = 0.57 detik 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝑇1 + 𝑇2 = 458.49 × (1.0049×4.45 𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘 = 32.5)3/2 ] − 13/2 ]}= = 409.= 𝐻1 𝐴 𝐶𝑑.𝑎√2𝑔 × 3 [(ℎ + 1)3/2 − 3 (ℎ)3/2 ] 1 0.43 𝐻1 𝐻2 𝐻2 × {[(1.75×0.88 + 1504.00049×4.𝑎√2𝑔 × 1 [3 (ℎ + 1)3/2 − 3 (ℎ)3/2 ] 𝐴 2 2 = 𝐶𝑑.5 + 1)3/2 − [(1.57 = 1961.43 = 150. 𝑎√2𝑔 𝐴 ∫ 𝐻2 √ℎ + 1 − √ℎ 𝑑ℎ 1 2 𝐻1 2 = − 𝐶𝑑.75×0.88 𝑑𝑒𝑡𝑖𝑘 𝑇2 = 2𝐴 × (√𝐻2 − √𝐻2 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 2×1×( 1.69 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 .

b Q1 P1 l H H h h P1 P2 Q2 Q2 b h 𝑑𝑙 = ℎ H 𝑄1 −𝑄2 2 𝐻 𝑄1 −𝑄2 ×ℎ 2 𝑑𝑙 = 𝐻 (𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ 2(𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ 𝑙 = 𝑄2 + 2 × 𝑑𝑙 = 𝑄2 + = 𝑄2 + 2𝐻 𝐻 𝑃1 −𝑃2 𝑑𝑏 = 2 ℎ 𝐻 𝑑𝑏 = 𝑃1 −𝑃2 ×ℎ 2 𝐻 (𝑃1 − 𝑃2 ) × ℎ 2(𝑃1 − 𝑃2 ) × ℎ = 𝑃2 + 2𝐻 𝐻 𝑙𝑢𝑎𝑠 𝑡𝑎𝑚𝑝𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑖𝑛𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑎𝑖𝑟 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑒𝑙𝑒𝑣𝑎𝑠𝑖 ℎ 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑑𝑎𝑠𝑎𝑟 = 𝑃2 + 2 × 𝑑𝑏 = 𝑃2 + 𝐴 = 𝑙 × 𝑏 = (𝑄2 + (𝑄1 −𝑄2 )×ℎ 𝐻 ) (𝑃2 + 𝑑𝑉 = 𝑑𝑄𝑑𝑡 = 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔ℎ 𝑑𝑡 𝑑𝑉 = −𝐴 𝑑ℎ = 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔ℎ 𝑑𝑡 = −𝐴 𝑑ℎ (𝑃1 −𝑃2 )×ℎ 𝐻 ) .Q1 1.

𝑑𝑡 = − 𝐴 𝑑ℎ ℎ1/2 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 (𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ (𝑃1 − 𝑃2 ) × ℎ 𝐴 = (𝑄2 + ) (𝑃2 + ) 𝐻 𝐻 𝑄2 (𝑃1 − 𝑃2 ) × ℎ 𝑃2 (𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ (𝑃1 − 𝑃2 )(𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ2 𝐴 = 𝑄2 𝑃2 + + + 𝐻 𝐻 𝐻2 = 𝑄2 𝑃2 + 𝑑𝑡 = − (𝑄2 𝑃1 − 𝑄2 𝑃2 ) × ℎ (𝑃2 𝑄1 − 𝑃2 𝑄2 ) × ℎ (𝑃1 − 𝑃2 )(𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ2 + + 𝐻 𝐻 𝐻2 (𝑄2 𝑃2 + (𝑄2 𝑃1 −𝑄2 𝑃2 )×ℎ 𝐻 + (𝑃2 𝑄1 −𝑃2 𝑄2 )×ℎ 𝐻 + (𝑃1 −𝑃2 )(𝑄1 −𝑄2 )×ℎ2 𝐻2 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 𝑇 𝑡=∫ 𝑑= 0 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 ∫ 𝐻1 𝑑ℎ 1 𝐻2 1 1 ) × ℎ −2 (𝑄2 𝑃2 ℎ − 1 2 (𝑄2 𝑃1 − 𝑄2 𝑃2 ) × ℎ2 + 𝐻 1 3 (𝑃2 𝑄1 − 𝑃2 𝑄2 ) × ℎ2 (𝑃1 − 𝑃2 )(𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ2 + + ) 𝑑ℎ 𝐻 𝐻2 3 3 2(𝑄2 𝑃1 − 𝑄2 𝑃2 ) × ℎ2 2(𝑃2 𝑄1 − 𝑃2 𝑄2 ) × ℎ2 𝑇= [(2𝑄2 𝑃2 ℎ + + 3𝐻 3𝐻 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 1 1 2 + 5 2 𝐻1 2(𝑃1 − 𝑃2 )(𝑄1 − 𝑄2 ) × ℎ )] 5𝐻 𝐻2 𝑇= 1 𝑑𝑖𝑘𝑒𝑡𝑎ℎ𝑢𝑖 ∶ 𝐻1 = 𝐻 . 𝐻2 = 0 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑘𝑜𝑠𝑜𝑛𝑔 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 1 × (2𝑄2 𝑃2 𝐻 2 + 1 1 2 2 (𝑄2 𝑃1 − 𝑄2 𝑃2 ) × 𝐻 2 + (𝑃2 𝑄1 − 𝑃2 𝑄2 ) × 𝐻 2 3 3 3 2 + (𝑃1 − 𝑃2 )(𝑄1 − 𝑄2 ) × 𝐻 2 ) 5 1 = 2 × 𝐻2 𝐶𝑑 × 𝑎 × √2𝑔 × [𝑄2 𝑃2 + 1 1 1 1 (𝑄2 𝑃1 − 𝑄2 𝑃2 ) + (𝑃2 𝑄1 − 𝑃2 𝑄2 ) + (𝑃1 − 𝑃2 )(𝑄1 − 𝑄2 ) 3 3 5 × 𝐻2 ] -GIYA NAUFAL ALPUTRA 2a. Bagaimana cara menghitung waktu untuk mengosongkan hemisphere? .

Penyelesaian : Misalkan pada suatu saat elevasi muka air adalah hdiatas lobang. jari-jari tampang lintang permukaan air adalah r dan dalam waktu dtelevasi muka air turun sebesar dh. − 𝐴 𝑑ℎ = 𝑐𝑑 𝑎 √2 𝑔 ℎ 𝑑𝑡 1 1 𝑑𝑡 = − 𝐴 𝑑ℎ ℎ−2 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 𝑇 𝑡 = ∫ 𝑑𝑡 = 0 𝑡= = 𝜋 ( 2𝑅𝐻 − ℎ2 ) ℎ− 2 𝑑ℎ 𝜋 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 𝑐𝑑 𝑎 √2𝑔 𝐻2 1 3 ∫ (2𝑅𝐻 2 − ℎ2 ) 𝑑ℎ 𝐻1 4 3 2 5 𝐻1 [ 𝑅ℎ2 − ℎ2 ] 5 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 3 𝐻2 𝜋 4 3 2 5 𝐻1 𝑡= [ 𝑅ℎ2 − ℎ2 ] 5 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 3 𝐻2 𝜋 𝑡= 𝜋 3 3 5 5 4 2 [ 𝑅 (𝐻12 − 𝐻22 ) − (𝐻12 − 𝐻22 )] 5 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 3 . Dari gambar terdapat hubungan : OA2 = AB2 + BO2 R2 = r2 + (R-h)2 r2 = R2 – (R-h)2 = 2Rh – h2 Luas permukaan air pada elevasi h dai lobang : A = π r2 = π (2Rh – h2) Dalam waktu dt volume air yang keluar dari hemisphere adalah : 𝑑𝑉 = 𝑐𝑑 𝑎 √2 𝑔 ℎ 𝑑𝑡 Dalam waktu dt tersebut muka air turun sebesar dh sehingga volume air yang keluar adalah : 𝑑𝑉 = −𝐴 𝑑ℎ Kedua bentuk volume air yang keluar dari hemisphere adalah sama.

005)2 = 0. Lubang tangki A berdiameter 0.0000196 𝑚3 . Tinggi tangki A adalah 2m dan berdiameter 1m.b Air yang keluar dari tangki A masuk ke tangki B. Hitun waktu yang dibutuhkan agar tangki B kosong.5m.5cm dan B berdiamater 2. Jika tangki A dan B berisi penuh air dan tinggi air ditangki A konstan Tangki A 𝑎 𝑙𝑜𝑏𝑎𝑛𝑔 = 1 𝜋 𝐷2 4 1 = 4 𝜋 (0.6. sedangkan tangki B mempunyai tinggi 2m dan berdiameter 0. maka H1=R dan H2=0 Waktu yang diperlukan untuk mengosongkan hemisphere adalah : 𝜋 5 4 5 2 5 14 𝜋 𝑅 2 𝑡= ( 𝑅2 − 𝑅2 ) = 5 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 3 15 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 2.Apabila hemisphere semula penuh air dan kemudian dikosongkan.5cm. dengan nilai koefisien debitnya 0.

𝟎𝟑𝟑𝟔𝟗𝟎𝟖 + 0.0000737 − 0.0013046√2 [0.0000737 − 0.025)2 = 0.0013046√0 + 0.0029172 .0000737 𝑚 ⁄𝑑 Tangki B 𝑎 𝑙𝑜𝑏𝑎𝑛𝑔 = 1 𝜋 𝐷2 4 1 = 4 𝜋 (0.𝐷𝑒𝑏𝑖𝑡 𝑡𝑒𝑜𝑟𝑖𝑡𝑖𝑠 𝑄𝑡 = 𝑎 𝑥 𝑉 = 0.1963495 𝑚3 𝑡= = 2𝐴 𝑄 − 𝐾√𝐻1 [𝑄 ln ( ) + 𝐾(√𝐻1 − √𝐻2)] 𝐾2 𝑄 − 𝐾√𝐻2 2 𝑥 0.0013046(√2 − √0)] = 230730.5)2 4 = 0.0013046 0.0013046 𝐴 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑘𝑖 𝐵 = 1 𝜋 𝐷2 4 = 1 𝜋 (0.5211 (0.1963495 0.0001228 3 = 0.0004909 𝑚3 𝐾 = 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 = 0.0000196 𝑥 √2 𝑥 9.0001228 𝑚 ⁄𝑑 𝐷𝑒𝑏𝑖𝑡 𝑛𝑦𝑎𝑡𝑎 = 𝐶𝑑 𝑥 𝑄 = 0.81 𝑥 2 3 = 0.0000737 ln ( ) 2 0.6 𝑥 0.6 𝑥 0.81 = 0.0000196 𝑥 √2𝑔ℎ = 0.0004909 𝑥 √2 𝑥 9.0000737 𝐥𝐧 −𝟐𝟒.

6 𝑥 0.7853981634𝑚 3 1 𝑡= 2 𝐴 𝐻12 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 1 𝑡= 2 𝑥 0.Logika 𝑸𝒂 = 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔𝐻 = 0.81 𝑥 2 = 𝟎. sehingga tangki B akan kosong apabila tangki A sudah kosong sehingga waktu B kosong sama dengan waktu tangki A kosong 𝐴 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑘𝑖 𝐴 = 1 𝜋 𝐷2 4 1 = 4 𝜋 (1)2 = 0. 𝟎𝟎𝟎𝟎𝟕𝟑𝟕 𝑸𝒃 = 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔𝐻 = 0.81 𝑡 = 42645.0004909 𝑥 √2 𝑥 9.97536 𝑠 .0000196 𝑥√2 𝑥 9.7853981634 𝑥22 0.6 𝑥 0.81 𝑥 2 = 𝟎.6 𝑥 0.0000196 𝑥 √2 𝑥 9. 𝟎𝟎𝟏𝟖𝟒𝟓𝟎𝟓 Qb lebih besar maka tangki B akan kosong terlebih dahulu.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengosongkan tangki dibawah ini.√2𝑔 𝑇 dt = ∫0 𝑑𝑡 × 𝑑ℎ = 0. H h d Luas alas 𝑑′ ℎ 𝐷 = 𝐻 → 𝑑′ = 𝐷ℎ 𝐻 𝜋 A = 4 × (𝑑′ ) 𝜋 =4×( 𝐷×ℎ 2 ) 𝐻 Waktu yang dibutuhkan untuk mengosongkan tangki adalah: dt = − 𝐴×𝑑ℎ×ℎ−1/2 𝐶𝑑×𝑎×√2𝑔 𝜋 𝐷×ℎ 2 ) ×( 𝐻 dt = 4𝐶𝑑. D a.𝑎.-GOPAL ADYA ARISKA 3.22 ×𝐷 2 ×𝑇 5/2 𝐶𝑑×𝑎×√2𝑔 .

maka didapat bentuk: -A dh = 𝐶𝑑 a√2𝑔ℎ dt .b B1 B2 Luas 𝐴1 = 𝐵1x 𝐵2 𝐴2 = 𝐵2x 2( 𝐵2) Maka (𝐵1 x 𝐵2 ) 𝐴𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = ((𝐵1 x 𝐵2) + (𝐵2x 2( 𝐵2)) Volume air yang keluar dari tangki dalam waktu dt adalah : dv = dQ dt dv = cd a √2𝑔ℎ dt Dalam waktu dt tersebut muka air turun sebesar dh. sehingga volume air yang keluar dari tangki adalah : dv = -A dh dt = 1 −𝐴 𝑑ℎ 𝐻 ⁄2 cd a √2𝑔 Dengan menyamakan kedua bentuk perubahan volume zat cair tersebut.

cd a 2 ∫ ℎ √2𝑔 𝐻 1 𝐴 = .cd a √2𝑔 𝐻 1⁄ 2 dh waktu yang diperlukan untuk menurunkan zat cair dari ketinggian 𝐻1 menjadi 𝐻2 didapat dengan mengintegrasikan persamaan diatas dengan batas 𝐻1 ke 𝐻2 .𝐴 dt = .cd a √ {2 ℎ 2𝑔 −1⁄ 2 dh 1⁄ 𝐻2 2} 𝐻1 2𝐴 =𝐶𝑑×𝑎×√2𝑔(H21/2 – H11/2) ((𝐵1 x 𝐵2 ) + (𝐵2 x 2( 𝐵2 )) = cd a √2𝑔 . 𝐻 𝐴 t = ∫ 𝑑𝑡 = .

.......(1) Misalkan : y = 𝐾√ℎ − 𝑄 atau √ℎ = 𝑦+𝑄 𝐾 ................. .......... cair di dalam tangki akan turun................. (2) Diferensial persamaan (2) terhadap h : 𝐾 dy = 2√ℎ dh atau dh = 2√ℎ 𝐾 dy.. (4) ................. sehingga pengurangan volume adalah : dV = -A dh Dengan menyamakan kedua bentuk perubahan volume diatas maka : -A dh = (𝐾√ℎ − 𝑄)dt −𝐴 𝑑ℎ dt = (𝐾√ℎ− 𝑄) ...................................... Misalkan pada permukaan melalui lubang adalah lebih sehingga permukaan zat Akan dicari waktu yang permukaan zat cair dari H1 zat cair h diatas lubang....................... debit aliran besar dari debit masukan.............. diperlukan untuk menurunkan menjadi H2..(3) subsitusikan persamaan (2) kedalam persamaan (3) : dh = 2 𝑦+𝑄 K2 dy............. Debit aliran melalui lubang: 𝑞 = 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔ℎ = 𝐾√ℎ Dalam satu interval waktu dt pengurangan volume di dalam tangki adalah : dV = (q – Q) dt = (𝐾√ℎ − 𝑄)dt Selama waktu dt tersebut permukaan zat cair di dalam tangki turun sebesar dh........-MUALIMUN VIKRI J............... .

.subsitusikan nilai dh dari persamaan (4) kedalam persamaan (1) akan di dapat : dt = 2 𝑦+𝑄 𝑑𝑦 K2 𝑦+𝑄 K( )− Q 𝐾 −𝐴 = −2𝐴( 𝑦+𝑄) K2 𝑦 dy atau dt = −2𝐴 (𝑦+𝑄) K2 y dy Integrasi dari persamaan diatas akan didapat waktu yang diperlukan untuk menurunkan zat cair dari H1 menjadi H2.

..... Misalkan pada suatu saat perbedaan elevasi permukaan air di kedua tangki adalah H....b Misalkan luas tampang kedua tangki adalah A1 dan A2 seprti yang di tunjukkanpada gambar.... (1) Dalam satu interval waktu dt volume zat cair yang mengalir adalah : 𝑑𝑉 = 𝑄 𝑑𝑡 𝑑𝑉 = 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔𝐻 dt Selama dalam waktu dt permukaan zat cair di tangki 1 turun sebesar kenaikan permukaan zat cair di tangki 2 selama waktu dt adalah: B2 dy = B1 dh 𝐵1 atau dy = 𝐵2 dh Perubahan selisih permukaan zat cair di kedua tangki adalah : 𝐵1 dH = 𝑑ℎ + 𝐵2 dh = 𝑑ℎ + (𝐵1+ 𝐵2) 𝐵2 𝐵2 atau dh = 𝐵2+𝐵1 dH pengurangan volume air di tangki 1 dalam waktu dt adalah : dV = -A dh atau dV =− 𝐵1...𝐵2 ʃ H2H1 H-1/2dH (𝐵2+𝐵1) 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 𝐵1.....𝐵2 𝐶𝑑 𝑎 (𝐵2+𝐵1)√2𝑔 H-1/2dH Integrasi dari persamaan tersebut diatas dengan batas H1 sampai H2..... t = ʃ dt = − =− =− atau 𝐵1............... Lubang antara 2 tangki adalah terendam..𝐵2 𝐵2+𝐵1 dH atau dt = − 𝐵1....𝐵2 𝐵2+𝐵1 dH .. (2) Dengan menyamakan persamaan (1) dan (2) akan diperoleh : 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔𝐻 = − 𝐵1...... maka debit aliran adalah : 𝑄 = 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔𝐻.....𝐵2 (H2-1/2.4......H1-1/2 ) 𝐶𝑑 𝑎 (𝐵2+𝐵1)√2𝑔 ....𝐵2 [2 H-1/2] H2H1 (𝐵2+𝐵1) 𝐶𝑑 𝑎 √2𝑔 2𝐵1........... Akan dicari waktu yang diperlukan oleh perbedaan permukaan zat cair di kledua tangki dari H1 menjadi H2..

𝐵2 𝐶𝑑 𝑎 (𝐵2+𝐵1)√2𝑔 (H1-1/2.H2-1/2 ) .t= 2𝐵1.