Anda di halaman 1dari 4

Uji Homogenitas Dengan SPSS

September 12, 2014sarjanapendidikan 2 Comments


Setelah melakukan uji normalitas data yang berguna apakah data yang didapatkan berdistribusi
normal atau tidak. Maka langkah selanjutnya adalah melakukan uji homogenitas data. Uji
homogenitas data berguna untuk mengetahui data berasal dari sampel yang homogen atau tidak.
Maksud homogen disini adalah bahwa sampel yang diambil memiliki tingkat kemampuan atau
tingkat pemikiran yang sama atau tidak. Oleh karena itu, dalam uji homogenitas data ini kita
menggunakan 2 sampel data untuk mengujinya. Tidak seperti uji normalitas yang hanya
membutuhkan 1 sampel data.
Untuk mengetahui homogenitas populasi yang berdistribusi normal dilakukan uji F dengan taraf
signifikansi = 0,05 dan nilai Fhitung dicari dengan rumus, (Sugiyono, 2010:140) yaitu

Dengan kriteria pengujian :

Jika harga Fhitung Ftabel, maka H0 diterima.

Jika harga Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak

Untuk melakukan uji homogenitas data dapat dilakukan dengan cara manual seperti diatas yaitu
dengan membandingkan varian menggunakan F tabel dan F hitung. Jika peneliti ingin dengan
mudah melakukan uji homogenitas dapat menggunakan bantuan software SPSS. Berikut
langkah-langkah uji homogenitas menggunakan SPSS :
1. Siapkan data yang akan diujikan, yaitu 2 sampel data

2. Lalu buka program SPSS, lalu pilih variabel view, kemudian isi baris satu dengan nama
misalkan PretesEks dan baris dua dengan nama PretesKontrol.

3. Lalu kembali ke data view, lalu masukkan data sesuai dengan nilainya. Setelah data telah diisi
maka kita lakukan analisis, pilih Analyze > Compare Means > One Way ANOVA

4. Maka akan muncul tab One Way ANOVA lalu masukkan nilai PretesEks ke dalam Dependent
List, dan PretesKontrol ke dalam Factor List.

5. kemudian pilih option, lalu beri tanda ceklis pada Homogeneity Of Variance Test, lalu klik
continue.

6. Lalu pilih OK, maka akan didapatkan hasil seperti berikut :

Dari hasil diatas, maka kita lihat tabel test of homogeneity of Variances. Kita lihat nilai
signifikasinya ( Sig.) menunjukkan hasil 0.231. Jika nilai Sig. lebih dari 0.05 maka dapat
dipastikan bahwa data tersebut homogen. Karena 0.231 > 0.05 maka hal ini menunjukkan bahwa
2 sampel data diatas homogen.