Anda di halaman 1dari 40

Emisi Efek

Efek
Saham
Obligasi

Tujuan Emisi Efek

Tujuan Emisi Efek

Memperbaiki Struktur Modal


Meningkatkan kapasitas Produksi
Memperluas Pemasaran
Memperluas Hubungan Bisnis
Meningkatkan Kualitas Manajemen

Memperbaiki Struktur Modal


Leverage (hutang)
Mengurangi beban bunga hutang
(saham)
Struktur modal optimal laba
meningkat
Beban bunga (kupon) obligasi <
bunga bank, selisih 3-5%
Melunasi utang bank prospektus

Meningkatkan Kapasitas
Produksi
Memperoleh modal tambahan
Menambah unit yang diproduksi, aset
(tanah/mesin produksi)
Tujuan Kapasitas Produksi dianggap
lebih menguntungkan bagi investor
inovasi produk baru (tempting:
saham emisi baru) growth
company
Harga saham
meningkat di
masa depan

Memperluas Pemasaran
Memperluas daerah pemasaran (buka
cabang)
Memperluas jaringan pemasaran (ritel)
Memperbanyak agen penjual
Meningkatkan penjualan kredit
Meningkatkan masa pembayaran kredit
Jika butuh modal besar dan pengembalian
yang sangat panjang () saham
Penerbitan obligasi: pendapatan stabil
Pendapatan tdk stabil: Penerbitan saham

Memperluas Hubungan
Bisnis
Dengan go public, perush menjadi terkenal
Cara mengembangkan perusahaan:
Konsolidasi:
Dua perush menggabungkan diri menjadi 1 perush
Nama baru (dua nama lama tidak digunakan)
Badan hukum baru, ART baru

Merger:
Dua perush menggabungkan diri menjadi 1 perush
Menggunakan nama 1 perush lama
Badan hukum baru, ART baru

Memperluas Hubungan
Bisnis
Dengan go public, perush menjadi terkenal
Cara mengembangkan perusahaan:
Akuisisi:

1 perush membeli sebagian besar saham perusahaan lain


Tujuan: hak suara RUPS bagi pengakuisisi
Tidak mengubah nama perusahaan
Badan hukum dan ART berdiri sendiri

Aliansi:
Kerjasama dengan perusahaan lain tanpa pemilikan
saham
Dua perusahaan berdiri sendiri-sendiri

Meningkatkan Kualitas
Manajemen
Bapepam / IDX / UU mewajibkan
emiten:
good corporate governance
Akuntabilitas, transparansi
Menghindari conflict of interest (agency
theory)
Top mgt (RUPS, Dewan Komisaris,
Dewan Direksi) tidak memiliki sifat
terafiliasi dan struktur yang diatur
dalam AD.

Tahapan Go Public

Tahapan Go Public
1. Rencana Go Public
2. Persiapan Go Public
3. Pernyataan Pendaftaran ke
BAPEPAM
4. Penawaran Umum
5. Kewajiban emiten setelah go public

Rencana Go Public
1. Rapat gabungan pemegang saham,
dewan direksi, dan dewan komisaris
2. Kesiapan mental personel
3. Perbaikan organisasi
4. Perbaikan sistem informasi
5. Perbaikan aspek hukum
6. Perbaikan struktur permodalan
7. Persiapan dokumen

Rapat Gabungan Pemegang


Saham, Dewan Direksi, dan
Dewan Komisaris

Membahas:

Alasan go public
Jumlah dana yang dibutuhkan
Penerbitan saham aau obligasi

Laporan keuangan telah diaudit


(akuntabilitas)
Konsultan dapat dilibatkan dalam
perhitungan dana yang dibutuhkan
Financial advisor, konsultan mgt keu,
konsultan go public

Kesiapan Mental Personel


Perusahaan akan diawasi dan dikritisi
oleh:
Media
Investor

Perusahaan akan berkewajiban untuk


mempublikasikan:
Laporan keuangan
Kejadian penting

Perbaikan Organisasi
Orgns harus sesuai dengan UU: good
corporate governance, misal wajib:
Mengangkat komisaris independen
Membentuk komite audit
Mengangkat corporate secretary

Pola
Kerja

Komisaris Independen
Anggota komisaris yang tidak memiliki
hubungan afiliasi dengan anggota
komisaris lainnya, anggota dewan
direksi & pemegang saham pengendali
Jumlah min. 30% seluruh angg. Komisaris
Bisa merangkap sbg. Ketua komite audit
Syarat lain:
tidak merangkap direktur di perush lain yg
terafiliasi dg perush ybs
memahami UU pasmod

Kemba
li

Komite Audit
Adalah komite yang dibentuk oleh
dewan komisaris untuk melakukan
pemeriksaan dan penelitian yang
dianggap perlu pada direksi dalam
mengelola perusahaan.
Anggota min 3 org
I org angg. Komisaris Ind. ketua Kom.
Audit
2 org pihak eksternal independen
kapabilitas akuntansi dan keuangan

Komite Audit
Bertugas untuk memberikan pendapat profesional
pada DK, mengenai laporan DD ke DK
Mengidentifikasi hal2 penting bagi DK:
Menelaah info keuangan yang akan dikeluarkan oleh
perusahaan ex. Lap. Keu, proyeksi keu., dsb
Menelaah independensi dan objektivitas akuntan publik
Menelaah kecukupan pemeriksaan yang dilakukan oleh
akuntan publik untuk memastikan semua resiko yang penting
telah dipertimbangkan
Menelaah efektivitas pengendalian internal perusahaan
Menelaah tingkat kepatuhan perusahaan pada peraturan
yang berlaku
Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya kesalahan
dalam keputusan rapat direksi/penyimpangan dalam
pelaksanaannya
Kemba

li

Corporate Secretary
Direktur/pejabat perusahaan yang
melaksanakan fungsi sek. Perush
(peraturan BAPEPAM no. IX.1.4)
Harus memiliki akses info perush
Menguasai peraturan perUU pasmod

Corporate Secretary
Tugas Lain Corporate Secretary
Menyiapkan daftar afiliasi yang berkaitan
dengan direksi, komisaris dan keluarganya
Membuat daftar pemegang saham,
kepemilikan 5%
Menghadiri rapat direksi dan membuta
minuta hasil rapat
Bertanggung jawab dalam
penyelenggaraan RUPS
Kemba
li

Pola Kerja

Corporate
secretary
Membuat
minuta rapat
direksi

Max. 7
hari
setelah
menerima
penelaah
an komite
audit
1
salinan
Paling
lambat
hari kerja
berikutny
a setelah
rapat
direksi
berakhir

Dewan
Komisaris
Membuat
Rekomendasi/
saran pada
Paling lambat 2 hari
dewan direksi

kerja setelah lap selesai

Komite Audit
Membuat
laporan
penelaahan
secara

Perbaikan Sistem Informasi


Emiten diwajibkan memiliki sistem informasi yang
baik
Untuk mnerbitkan informasi (ex. Lap keu) secara
berkala dan tepat waktu
Keterlambatan dalam penerbitan dapat
menimbulkan sanksi denda/administratif
Perbaikan sistem meliputi:
Sistem akuntansi keuangan standar IAI
Lap tahunan standar bursa efek (ex. Hasil komite audit)
Sistem Akmen dalam menghitung laba yang menjadi
dasar deviden

Perbaikan Aspek Hukum

Perubahan dari PT tertutup menjadi PT tbk


Segala aset harus atas nama perusahaan
Rekening bank juga atas nama perush
Perjanjian dengan pihak ke3 harus
dilakukan secara tertulis didampingi notaris
Perijinan usaha lengkap
Kewajiban pajak terpenuhi
Perbaikan aspek hukum bisa dibantu
konsultan hukum

Perbaikan Struktur
Permodalan
Calon emiten:
Memperbaiki kinerja kuangan jika mengalami
kerugian terus menerus
Memastikan kerugian merupakan dampak
financial risk atau business risk
Menambah modal sendiri, atau
Mengalihkan hutang pada pinjaman berbunga
Ex. Operasional
Ex.rendah
Beban bunga
tidak efisien
tinggi
Lap keu 3-5 tahun
terakhir diaudit oleh Akuntan
Diselesaikan
secara
Bisa
diselesaikan
di
dengan opini wajar tanpa pengecualian
Pasmod

internal perusahaan

Penyiapan Dokumen
Dokumen2 yg dibutuhkan oleh LK yang terlibat:
Lap. Keu yg telah diaudit
Bukti kepemilikan aktiva tetap & bergerak
AD perseroan
Perjanjian notariil & yang di bawah tangan
Polis Asuransi
Peraturan Perush
Catatan pajak
Perkara pengadilan, dll

LK yang terlibat:
Penjamin Emisi (Underwritter)
Akuntan Publik
Notaris
Konsultan Hukum
Perusahaan Penilai (Appraisal Company)
Dll

Penyiapan Dokumen
LK yang terlibat:
Penjamin Emisi (Underwritter)
Akuntan Publik
Notaris
Konsultan Hukum
Perusahaan Penilai (Appraisal Company)
Dll

Tahapan Go Public
1. Rencana Go Public
2. Persiapan Go Public
3. Pernyataan Pendaftaran ke
BAPEPAM
4. Penawaran Umum
5. Kewajiban emiten setelah go public

Persiapan Menuju Go Public


1. Penunjukkan Lembaga Penunjang
dan Lembaga Profesi
2. Due diligence (uji tuntas) Meeting
3. Pernyataan pendaftaran pada
Bapepam
4. Public expose dan road show

Penunjukkan Lembaga Penunjang


dan Lembaga Profesi
Lembaga2 tersebut:
underwritter, akuntan publik, notaris, konsultan
hukum, Appraisal Company
Besar tanggung jawab Underwritter:
Full commitmentmembayar penuh dana IPO (jumlah
saham ditawarkan x harga IPO @)
Best Effort Commitment membayar sebesar yang didapat
pada IPO
Stand by Commitment membeli saham (sendiri/pihak
lain) jika IPO tidak tercapai dengan harga lebih rendah dari
IPO

Underwritter merupakan koordinator teknis dari


lembaga penunjang dan profesi lainnya (rapat
koordinasi)

Due Diligence Meeting


Dikoordinasikan oleh underwriter
Merupakan pertemuan antara:
emiten, lembaga penunjang dan
profesi, para pialang, para analis
keuangan dan investor kelembagaan.
Rapat ini menjelaskan kinerja keu
perush, prospek keu perush, dan
tujuan pengunaan dana emisi

Pernyataan Pendaftaran Pada


Bapepam
Dokumen pernyataan
pendaftaranBapepam
Bapepam mengeluarkan pernyataan
efektif
Jika dalam 45 tidak ada
pemberitahuan pernyataan efektif
berlaku otomatis

Public Expose dan Road


Show
Upaya emiten dalam mengundang
calon investor
Ex. Iklan, promosi dengan
membagikan souvenir

Tahapan Go Public
1. Rencana Go Public
2. Persiapan Go Public
3. Pernyataan Pendaftaran ke
BAPEPAM
4. Penawaran Umum
5. Kewajiban emiten setelah go public

Pernyataan Pendaftaran ke
Bapepam
Kegiatan pelaksanaannya meliputi:
Penyerahan dokumen Pernyataan
Pendaftaran ke Bapepam
Tanggapan dari Bapepam
Perbaikan dokumen
Mini ekspose di Bapepam
Penentuan harga perdana
Sindikasi dan perjanjian penjaminan efek

Tahapan Go Public
1. Rencana Go Public
2. Persiapan Go Public
3. Pernyataan Pendaftaran ke
BAPEPAM
4. Penawaran Umum
5. Kewajiban emiten setelah go public

Penawaran Umum
Kegiatan meliputi:
Distribusi prospektus
Penyusunan prospektus ringkas untuk diiklankan
Penawaran: min 3 hari kerja setelah dimulai
Penjatahan (bila oversubscribed)
Pengembalian dana: kelebihan dana investor karena
penjatahan
Penyerahan saham: pada investor sebelum listing di
IDX
Pencatatan saham (listing): setelah itu saham baru
bisa diperdagangkan di bursa

Tugas:
Cari dan telaah prospektus:
Perusahaan apa
Isinya (poin-poin yang ada di
dalamnya) tentang apa saja?

Tahapan Go Public
1. Rencana Go Public
2. Persiapan Go Public
3. Pernyataan Pendaftaran ke
BAPEPAM
4. Penawaran Umum
5. Kewajiban emiten setelah go public

Kewajiban Emiten setelah Go Public


Emiten = milik masyarakat
Emiten menjaga kepercayaan pemegang saham
dengan:
Tidak melakukan tindakan yang menjatuhkan harga pasar
Selalu memberi informasi secepat mungkin pada infestor
(baik/buruk)
Tidak melakukan transaksi yang menimbulkan conflict of
interest
Menyampaikan lap. Keu yang telah diaudit
Menyampaikan laporan berkala yang diwajibkan Bapepam
Menyampaikan laporan insidentil yang mempengaruhi
harga saham
Tugas untuk
diskusi