Anda di halaman 1dari 20

SISTEMA LIMBICUM

SYSTEMA LIMBICUM
Limbus berarti batas (border)
SL mediator berbagai afektif /perasaan
(feeling, mood) & naluri (instinct).
Sistem ini juga terlibat dalam perilaku
emosional yang diekspresikan melalui
aktivitas endokrin, viseral (autonomik) dan
somatik
Penting dalam integrasi aktivitas :
pelestarian spesies, mempertahankan hidup

Gambar 17

TEORI
BROCA (1878) IDENTIFIKASI LOBUS
LIMBICUS
(GRAND LIMBIQUE LOBE)
FUNGSI: PENTING DALAM OLFAKSI
NOSE BRAIN (RHINENCEPHALON)
PAPEZ (1937) SPEKULASI: LOBUS
LIMBICUS
PERILAKU EMOSIONAL
SIRKUIT PAPEZ: SUBSTRAT ANATOMIS
EMOSI

McLEAN (1970)

TRIUNE BRAIN
2. Paleomammalian
brain (limbic system)

1. Reptilian brain
(brain stem/truncus
cerebri)

3. Neomammalian
brain (neocortex)

OTAK
MANUSIA
PRIMITIF
SIST. LIMBIK
(OTAK EMOSI)

MODERN
NEOCORTEX
(OTAK RASIONAL)

Emosi
Motivasi
Naluri

Fungsi luhur*
(Higher functions)

* Belajar, memori,
PELESTARIAN DIRIPELESTARIAN SPESIES
membuat
(SELF PRESERVATION) (SPECIES PRESERVATION)
keputusan, probl.
Makan, minum, fighting Reproduksi
solv.,
perencanaan,
prediksi,
memusatkan
perhatian dll.

Gambar 7

Substrat Anatomi
1. Lobus limbicus di facies medialis Hemispherium
Cerebri
2. Nuklei Subkortikal
3. Lintasan-lintasan saraf ke nuklei stasiun lainnya
: fornix, stria terminalis, traktus
mamilothalamicus, cingulum dan stria
medullaris thalami
4. Hypothalamus, habenularis, bagian-bagian
thalamus (nucleus anterior thalami) nucleus
interpeduncularis dan tegmentum
mesencephali.

KOMPONEN
SYSTEMA LIMBICUM

KORTIKAL
(LOBUS
LIMBICUS)
GY.
PAROLFACTORIUS
GY.
PARATERMINALIS
GY.
SUBCALLOSUS
GY.
CINGULI
ISTHMUS
HIPPOCAMPUS
GY.
HIPPOCAMPUS
GY.PARAHIPPOCA

SUBKORTIKA
L (NUCLEI)

SEPTUM (NUCLEI
SEPTALES)
AREA PREOPRICA
THALAMUS
HYPOTHALAMUS
AMYGDALA
NUC. ACCUMBENS
CORPUS
MAMMILARE

SYSTEMA LIMBICUM
(SISTEM LIMBIK)
Limbik limbus (border/batas/ambang)
Border structures of both diencephalon
mainly surround the hypothalamus

that

FUNGSI: KONTROL AKTIVITAS2 EMOSIONAL &


PERILAKU
(amygdaloid body)
1. AMYGDALA
Fungsi: berkaitan erat dengan hypothal. (tidak
dengan ganglia
basalia)
- MEMBANTU PENGENDALIAN PERILAKU YANG SESUAI
(appropriate) BAGI SESEORANG DENGAN WAKTU & SITUASI
SOSIALNYA

- FEAR MEMORY

The main anatomical connections of the amygdala

FRONTAL
CORTEX

CEREBRAL
CORTEX &
HIPPOCAMPUS

BASOLATERAL
AMYGDALA

To sensory area
of cerebral cortex
THALAMUS

CORTICOMEDIAL
To both
corticomedial and
basolateral regions

AMYGDALA

CENTRAL NUC.

BRAINSTEM
OTHER
AREAS OF
THE BRAIN

HYPOTHALAMUS

AUTONOMIC

HYPOTHALAMIC-

NERVOUS SYSTEM

PITUITARY AXIX

SENSORY
INFO.

AUDITORY
CORTEX
The high
road
AUDITORY
THALAMUS

INFERIOR
COLLICULI

EMOTIONAL
STIMULUS
(e.g.,
AUDITORIS)

* Respon
bahaya/alarm cepat
diperlukan untuk
merespon stimulus
bahaya yang

AMYGDALA
The low
road

EMOTIONAL
RESPONSE*

Amygdala dan struktur otak lainnya yang


terlibat dalam menghasilkan takut (fear)
- Info. auditoris tidak harus mencapai cortex
auditoris dulu sebelum mencapai amygdala
(the high road)
- Lebih penting melalui rute subkortikal (the
low road =

2. HIPPOCAMPUS
Bagian primitif cortex cerebri
(paleo- & archicortex)
FUNGSI:
MENGINTERPRETASI
ARTIPENTING
KEBANYAKAN
PENGALAMAN
SENSORIS

PENGALAMAN
SENSORIS

JIKA (menurut hippoc.) SUATU PENGALAMAN


CUKUP PENTING
DISIMPAN DI DALAM
MEMORI (di cortex cerebri: area asosiasi)

HIPPOC.
(konsolidasi)

MEMORI
(short-term memory)

TANPA HPC KEMAMPUAN MENYIMPAN MEMORI TERGANGGU

3. CORPUS MAMMILARE
Fungsi: MEMBANTU MENGENDALIKAN BANYAK
FUNGSI
PERILAKU
(fornix)

(- Derajat kesiagaan/wakefulness
CM
- Perasaan nyaman/well being
)

HPC

4. AREA /NUC. SEPTALIS


STIMULASI AREA2 BERBEDA
BERBAGAI MACAM EFEK PERILAKU

(termasuk fenomena amuk: septal


rage)
5. GY. CINGULI
INSULA
GY. PARAHIPPOC.

Membentuk cincin
cortex cerebri

ASOSIASI ANTARA
FUNGSI2 PERILAKU
SADAR & BAWAH SADAR
SIST. LIMBIK YANG
LEBIH DALAM

SISTEM
LIMBIK

HYPOTHAL.

MESENC.

Mengendalikan

Modifikasi

KONTROL
INTERNAL
TUBUH

Wakefulness
Sleep
Excitement
Rage
Docility