Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM JOBSHEET 6

TRANSISTOR SEBAGAI SAKLAR ELEKTRONIK


KELOMPOK 4

Disusun oleh :

Riki Rivanto

5223144190

Editha Cinnintya

5223144209

Lambang Sukmo Yuwono

5223144218

Agan Nasruloh

5223144242

Program Studi D-III Teknik Elektronika


Fakultas Teknik
Universitas Negeri Jakarta
2015

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat,
karunia, dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan pembuatan
laporan ini dengan tepat pada waktunya. Semoga laporan yang berjudul
TRANSISTOR SEBAGAI SAKLAR ELEKTRONIK ini dapat dipergunakan
sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam
memecahkan masalah materi praktikum elektronika analog.
Atas semua bimbingan dan bantuan, dukungan dan perhatian yang telah diberikan,
penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Mochammad Djaohar,ST.,M.Sc. yang telah memberikan ilmunya.
2. Teman-teman Teknik Elektronika yang telah memberikan masukan,
motivasi selama proses pembuatan karya tulis ini.
3. Berbagai pihak yang telah membantu proses pembuatan laporan ini.
Laporan ini merupakan suatu materi tentang elektronika analog yang
menjelaskan tentang tata cara melakukan percobaan transistor sebagai saklar.
Penulis menyadari bahwa laporan ini jauh dari sempurna, untuk itu seluruh kritik
dan saran yang membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan dan
perbaikan.

Jakarta, 28 November 2015

Penyusun

1|Elektronika Analog Jobsheet 6

JOBSHEET 6
TRANSISTOR SEBAGAI SAKLAR ELEKTRONIK

1.1.

Tujuan Praktikum
1. Mengetahui cara menggunakan transistor sebagai saklar elektronik.
2. Mampu merancang rangkaian transistor sebgai saklar elektronik.
3. Mampu menganalisa rangkaian transistor sebagai saklar elektronik.
4. Mampu mengaplikasikan transistor sebagai saklar elektronik.

1.2.

Bahan Praktikum
1. Transistor 2N3904
2. Resistor 1K (2 Buah)
3. LED
4. Motor DC
5. Projectboard
6. Catu daya(2 Buah)
7. Multimeter

1.3.

Ringkasan Teori

Transistor bipolar dapat difungsikan sebagai saklar elektronika dengan


memanfaatkan dua keadaan transistor yaitu keadaan saturasi (sebagai saklar
tertutup) dah keadaan cut off (sebagai saklar terbuka).
Pada saat saturasi maka arus kolektor adalah :
Ic(sat) =

Vcc
Rc ............................................................................................... (6.1)

1|Elektronika Analog Jobsheet 6

Pada saat cut off tegangan kolektor emitter sama dengan tegangan sumber
kolektor dan arus basis mendekati nol.
VCE (cut off) = VCC ................................................................................................. (6.2)
IB(cut off) 0 ....................................................................................................... (6.3)
Untuk mencari arus basis pada keadaan resistor basis terpasang dapat dihitung
dengan persamaan berikut :
IB =

VBBVBE
......................................................................................... (6.4)
RB

2|Elektronika Analog Jobsheet 6

1.4.

Tugas Pendahuluan

1.4.1. Pertanyaan
1. Apa yang dimaksud dengan saturasi dan cut off? Jelaskan!
2. Jelaskan bagaimana cara menentukan garis beban pada kurva
transistor?
3. Jelaskan cara kerja transistor sebagai saklar pada rangkaian percobaan
A?
4. Berapa besar penguatan arusnya ketika saklar S1 ditutup, jika V1 = 10V,
V2 = 15V, dan R1 = 1K dan R2 = 1K?

1.4.2. Jawaban
1. Daerah Saturasi atau daerah jenuh transistor adalah keadaan dimana
transistor mengalirkan arus secara maksimum dari kolektor ke emitor
sehingga transistor tersebut seolah olah short pada hubungan
kolektor emitor atau keadaan dimana sebagai saklar tertutup.

Daerah cut off merupakan daerah kerja transistor dimana keadaan


transistor menyumbat pada hubungan kolektor emitor. Daerah cut off
sering dinamakan sebagai daerah mati karena pada daerah ini kerja
transistor tidak dapat mengalirkan arus dari kolektor ke emitor atau
keadaan dimana sebagai saklar terbuka.

2.
3. Prinsip kerja transistor sebagai saklar adalah memanfaatkan keadaan
kondisi jenuh dan cut off suatu transistor, dimana kedua kondisi ini

3|Elektronika Analog Jobsheet 6

biasa diperoleh dengan pengaturan besarnya arus yang melalui basis


transistor.
4. Ic =

1.5.

Vcc
Rc

Ic =

15
1000

IB =

VBBVBE
RB

IB =

100.8
1000

= 0.015 A = 15 mA

= 9.2 mA

Langkah Percobaan

A. Transistor Sebagai Saklar


1. Susunlah rangkaian seperti gambar dibawah ini. Tentukan Q1, R1, R2,
V1, dan V2.

Gambar 1. Rangkaian Transistor Sebagai Saklar

2. Ukur besar tegangan R2 dan LED.


3. Tutup saklar. Apa yang terjadi pada LED?

4|Elektronika Analog Jobsheet 6

4. Ukur kembali besar tegangan R2 dan LED.


5. Ukur besar IB dan IC. Hitung besar penguatan transistor.
6. Buktikan nilai IB, IC, dan VR1 menggunakan persamaan.

B. Transistor Sebagai Saklar Tanpa RB


1. Susunlah rangkaian seperti gambar dibawah ini. Tentukan Q1, R1, V1,
dan V2.

Gambar 2. Rangkaian Transistor Sebagai Saklar Tanpa RB

2. Ukur besar tegangan R1 dan LED.


3. Tutup saklar. Apa yang terjadi pada LED?
4. Ukur kembali besar tegangan R1 dan LED.
5. Ukur besar IB dan IC. Hitung besar penguatan transistor.
6. Buktikan nilai IB, IC, dan VR1 menggunakan persamaan.

C. Transistor Sebagai SaklarPenggerak Motor DC


1. Susunlah rangkaian seperti gambar dibawah ini. Tentukan Q1, R1, VCC,
dan V1.

5|Elektronika Analog Jobsheet 6

Gambar 3. Transistor Sebagai Penggerak Motor DC

2. Ukur besar tegangan R1 dan Motor DC.


3. Tutup saklar. Apa yang terjadi pada Motor DC?
4. Ukur kembali besar tegangan R1 dan Motor DC.
5. Ukur besar IB dan IC. Hitung besar penguatan transistor.

1.6.

Laporan Akhir
1. Lakukan Analisis secara perhitungan dari percobaan diatas.
2. Bandingkan hasil perhitungan dengan pengukuran.
3. Berikan kesimpulan dari hasil percobaan diatas.

6|Elektronika Analog Jobsheet 6

1.7.

Hasil Percobaan

A Transistor Sebagai Saklar


Komponen
Q1

R1

R2

V1(VCC)

V2(VBB)

2N3904

1K

1K

10V

15V

Hasil Pengukuran
VR2
sebelum
0V

VLED
sebelum
0V

VR2
sesudah
10.5V

VLED
sesudah
2V

LED

IB

IC

Menyal
a

14 mA

9 mA

Hasil Pehitungan
A. IB =

IB =

VBBVBE
RB
1 50.8
1000

B. Ic(sat) =

Ic(sat) =

= 0.0142 A = 14.2 mA

Vcc
Rc
10
1000

= 0.01 A = 10 mA

C. VR1 = IB x R1 = 14.2 mA x 1000 = 14.2 V

7|Elektronika Analog Jobsheet 6

B Transistor Sebagai Saklar Tanpa RB


Komponen
Q1

R1

V1(VCC)

V2(VBB)

2N3904

1K

10V

15V

Hasil Pengukuran
VR1
sebelum
0V

VLED
sebelum
0V

VR1
sesudah
12V

VLED
sesudah
2V

LED

IB

IC

Menyal
a

12 mA

21 mA

Hasil Pehitungan
A. IB =

IB =

VBBVBE
RB
151.1
1000

B. Ic(sat) =

Ic(sat) =

= 0.0139 A = 13.9 mA

Vcc
Rc
10
1000

= 0.01 A = 10 mA

C. VR1 = IB x R1 = 13.9 mA x 1000 = 13.9 V

8|Elektronika Analog Jobsheet 6

C Transistor Sebagai Saklar Penggerak Motor DC


Komponen
Q1

R1

V1

VCC

2N3904

1K

33V

0V

Hasil Pengukuran
VR1
sebelum
0V

1.8.

VLED
sebelum
0V

VR1
sesudah
30V

VMotor
sesudah
3V

Motor
DC
Berputa
r

IB

IC

0.085 A

0.055
mA

Kesimpulan
Dari percobaan / praktikum yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan
bahwa transistor dapat menjadi saklar karena pada dasarnya transistor
mempunyai 2 keadaan, yaitu keadaan saturasi dan cut off. Arti dari saturasi
adalah sebagai saklar tertutup dan cut off sebagai saklar terbuka. Dan karena
hal tersebut jika saklar pada setiap rangkaian ditutup, maka baik LED dan
Motor DC akan hidup.

9|Elektronika Analog Jobsheet 6

DAFTAR PUSTAKA
Djaohar, Mochammad. 2015. Jobsheet Transistor Sebagai Saklar
Elektronik ; Universitas Negeri Jakarta.
Prinsip
Kerja
Transistor
Sebagai
Saklar
http://
indelektro.blogspot.co.id/2012/06/prinsip-kerja-transistor-sebagai-saklar.html/
(diakses tanggal 28 November 2015)
Kurva Karakteristik Transistor http://elektronika-dasar.web.id/transistorsebagai-saklar/ (diakses tanggal 28 November 2015)

10 | E l e k t r o n i k a A n a l o g J o b s h e e t 6