Splin merupakan alat yang dibuat untuk menstabilkan atau mengencangkan gigi-gigi
yang goyang akibat suatu injuri atau penyakit. Indikasi penggunaan splin periodontal yaitu
adanya kegoyangan gigi yang mengakibatkan gangguan kenyamann pasien, adanya migrasi
gigi dan untuk kepentingan prostetik yang memerlukan gigi penyanggga yang banyak.
Perawatan splin periodontal digunakan pada keadaan kegoyangan gigi akibat
berkurangnya tinggi tulang alveolar, sehingga kegoyangan tersebut mengganggu fungsi
penderita. Namun apabila terdapat peningkatan kegoyangan gigi dengan ligamen periodontal
normal, dan kegoyangan tersebut tidak menggangu fungsi pengunyahan atau kenyaman
penderita maka keadaan tidak membutuhkan splin.
Hal-hal yang harus dipertimbangkan pada saat mengindikasikan penggunaan splin
periodontal pada penatalaksanaan gigi goyang adalah sebagai berikut:
(1) Besarnya kehilangan jaringan pendukung
(2) Perubahan kualitas jaringan pendukung yang disebabkan trumatik oklusi
(3) Trauma jangka panjang karena perawatan periodontitis
Gigi goyang merupakan manifestasi klinik kelainan jaringan periodontal, khususnya
dengan pembentukan poket periodontal yang dapat menyebabkan kegoyangan gigi. Derajat
kegoyangan gigi ditentukan oleh 2 faktor yaitu tinggi jaringan pendukung dan lebarnya
ligamen periodontal. Kegoyangan gigi dapat terjadi akibat berkurangnya tinggi tulang
alveolar atau karena pelebaran ligamen periodontal, dapat terjadi pula akibat kombinasi dari
keduannya. Kegoyangan gigi juga terjadi karena kerusakan tulang angular akibat penyakit
periodontal lanjut. Trauma oklusi juga dapat memperberat kehilangan perlekatan dan
bertambahnya kerusakan tulang serta meningkakan kegoyangan gigi. Splin periodontal
dibedakan dalam beberapa macam tergantung dari waktu dan bentuk pemakaiannya.
Berdasarkan wakatu pemakaian, splin periodontal dapat bersifat temporer (sementra), semi
permanen dan permanen. Bentuk splin dapat berupa splin cekat dan lepasan, dapat diletakkan
ekstraoral maupun intrakoronal. Perawatan menggunakan metode splinting dapat
diaplikasikan dengan pemakaian bonded eksternal, intrakoronal, atau secara tidak langsung
dengan menggunakan restorasi logam yang menghubungkan gigi secara bersama-sama untuk
mencapai kestabilan gigi.
Keguaan splin :
1. Membantu penyembuhan setelah gingivektomi maupun flep periodontal
2. Untuk menstabilkan dan immobilisasi gigi yang goyang
3. Mengurangi trauma karena bruxism
Hal hal yang harus dipertimbangkan dalam pembuatan splin:
1.
2.
3.
4.
5.
Jaringan pendukung gigi sekurang kurangnya 1/3 gigi
Tidak mengganggu estetis
Tidak mengganggu oklusi
Tidak mengiritasi jaringan gingival
Mudah dibersihkan
Klasifikasi splin:
1. Splin sementara (temporary splint) yaitu dipakai untuk waktu yang singkat, dan
umumnya digunakan untuk menstabilkan gigi yang goyang selama berlangsungnya
terapi periodontal.
2. Splin provisional (provisional splint) yaitu digunakan untuk beberapa bulan sampai
beberapa tahun dengan tujuan diagnostic. Pemakaian splin jenis ini member
kesempatan bagi klinisi untuk mengamati respon periodonsium terhadap terapi
periodontal.
3. Splin permanen (permanent splint) yaitu dipakai secara menetap dengan tujuan
mengimobilisasi gigi. Tipe splin ini bias berupa piranti cekat atau lepasan.
Permanent splint:
a. Removable External Permanent Splint
Cast Metal Continous Splint
Acrylic Continous Splint Night Guard
b. Fixed Internal Permanent Splint
Interdental Reinforded Splint
A. Splint
Goal Post
Temporary Splint
Silk Ligature:
a.
b.
c.
d.
e.
Wire Ligature Acrylic Splint
Orthondontic Band Splint
Extra Dental Acrylic Reinforded
Interdental Acrylic Reinforded
Removable
Cast Metal Continous Claps
Acrylic Continous Claps
Hawley Retainer
Bite Guard
Acrylic Crown Splint and Modified
Fixed Removable Auxillary Bar Splint
Acrylic Continous Splint
Indikasi:
a. Umumnya untuk gigi depan
b. Untuk keperluan estetika, diperlukan akrilik transparan atau warna yang menyerupai
gigi
c. Dapat mencakup beberapa gigi yang goyang
d. Dapat dikombinasikan dengan partial denture
Bahan yang dibutuhkan: stone, ligature, dan self curing
Interdental Reinforded Splint
Indikasi:
a.
b.
c.
d.
Untuk gigi depan
Untuk beberapa gigi yang goyang
Bagian lingual gigi dapat dilakukan preparasi
Alat dipakai secara permanent
Bahan yang dibutuhkan: monomer, polimer, dank lamer
A Splint
Indikasi:
a.
b.
c.
d.
Untuk gigi anterior rahang bawah
Anatomis gigi relative besar
Bias dimodifikasi untuk gigi posterior bawah
Preparasi diusahakan berbentuk swallows
Bahan yang dibutuhkan: stainlesteel, emas, monomer dan polimer, dan komposit material
Goal Post
Indikasi:
a. Untuk gigi anterior
b. Anatomis gigi relative besar
Bahan yang digunakan: stainlesteel, acrylic resin
Wire Ligature Acrylic Splint
Splin dibuat langsung pada pasien yaitu dengan menempatkan kawat di bagian distal
dari gigi pegangan, melingkar ke lingual dan masuk proksimal gigi melingkar ke bukal
bertemu dengan ujung lain kemudian diikat.
Indikasi:
a. Gigi RA dan RB
b. Gigi abutment masih kuat
Orthodontic Band Splint
Merupakan splin temporer yang efektif dan dapat dibuat dari strip logam stailesteel
dengan beberapa bagian disatukan.
Indikasi:
a. Gigi goyang hamper menyeluruh
b. Diutamakan pada gigi posterior
Acrylic Crown Splint
Splin ini biasanya digunakan untuk gigi anterior, gigi yang akan displint dipreparasi
seperti jaket crown selanjutnya splint disemen pada gigi yang dipreparasi.
External Acrylic Splint
Splin ini meliputi gigi yang goyang dan tidak goyang pada daerah kontur yang
terbesar dan seharusnya tidak mengganggu oklusi. Alat ini bila ditambah klamer akan bersifat
fixed, tetapi apabila tidak menggunakan klamer maka bersifat removable.
Fixed Internal Acrylic Splint
Preparasi splin menyerupai inlay, dengan jumlah gigi yang dipreparasi disesuaikan.
Ditengah tengah preparasi diberi stainlesteel dan baru diisi dengan self curing acrylic.
Removable Fixed Periodontal Splint
Splint ini digunakan untuk seluruh rahang dan merupakan alat tuangan. Kontruksi dari
splin terletak diatas dan dibawah kontur gigi yang terbesar. Untuk memudahkan pemasangan
dibuat double free end. Pada bagian lingual meliputi semua gigi sedang dibagian labial hanya
sampai P1. Dibuat lubang lubang untuk memfixir dengan wire.