Anda di halaman 1dari 6

Mekanisme Infeksi odontogen terhadap Terjadinya Stroke

Larasati S, Wina Dwi O, L. Izzah Abdullah, Nastiti D.P, Lusy Augustin M


Klinik Integrasi FKG Universitas Jember
INFEKSI ODONTOGEN
Definisi Infeksi odontogenik adalah infeksi akut atau kronis yang berasal
dari gigi yang berhubungan dengan patologi. Mayoritas infeksi yang
bermanifestasi pada region orofacial adalah odontogenik. Infeksi odontogenik
merupakan penyakit yang paling umum sedunia dan merupakan alasan mencari
perawatan gigi (Fragiskos, 2007).
Infeksi odontogenik adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang
merupakan flora normal dalam mulut, yaitu bakteri dalam plak, sulcus gingival,
dan mukosa mulut yang dapat menyebabkan karies, gingivitis, dan periodontitis
yang mencapai jaringan lebih dalam yaitu melalui nekrosis pulpa dan poket
periodontal (Pederson, 1996).
Infeksi odontogen biasanya disebabkan oleh bakteri endogen. Lebih dari
setengah kasus infeksi odontogen yang ditemukan (sekitar 60 %) disebabkan oleh
bakteri anaerob. Organisme penyebab infeksi odontogen yang sering ditemukan
pada

pemeriksaan

Peptostreptococcus,

kultur
Peptococcus,

adalah

alpha-hemolytic

Eubacterium,

Bacteroides

Streptococcus,
(Prevotella)

melaninogenicus, and Fusobacterium. Bakteri aerob sendiri jarang menyebabkan


infeksi odontogen (hanya sekitar 5 %). Bila infeksi odontogen disebabkan bakteri
aerob, biasanya organisme penyebabnya adalah species Streptococcus. Infeksi
odontogen banyak juga yang disebabkan oleh infeksi campuran bakteri aerob dan
anaerob yaitu sekitar 35 %. Pada infeksi campuran ini biasanya ditemukan 5-10
organisme pada pemeriksaan kultur (Frangiskos, 2007 dan Roberto Lopez-Piriz,
2007).

STROKE
Stroke adalah penyakit serebrovaskular yang mempengaruhi pembuluh
darah yang mensuplai darah ke otak. Hal ini terjadi ketika pembuluh darah
membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh otak atau disumbat oleh pembentukan
trombus lokal atau oleh karena agregasi bakteri dan fibrin dari sumber lain seperti
jantung (xiaojing et al, 2000).
Terdapat dua jenis stroke :
a. Stroke iskemik
Stroke iskemik disebabkan oleh oklusi fokal pembuluh darah otak yang
menyebabkan turunnya suplai oksigen dan glukosa kebagian otak yang
mengalami oklusi (Hacke, 2003)
b. Stroke hemoragik
Stroke hemoragik dapat berupa perdarahan intraserebral atau perdarahan
subarachnoid (Bruno et al, 2000)

MEKANISME INFEKSI

ODONTOGEN TERHADAP TERJADINYA

STROKE
Terdapat tiga mekanisme atau jalur yang berhubungan dengan infeksi
rongga mulut terhadap efek sistemik. Metastasisnya menyebar dari rongga mulut
sebagai hasil dari transient bacteremia, efek dari sirkulasi toksin mikroba rongga
mulut dan metastasis inflamasi yang diakibatkan oleh injuri imunologis yang
diinduksi mikroorganisme rongga mulut.
a. Metastasis infeksi
Infeksi rongga mulut dan prosedur dental dapat menyebabkan bakteremia.
Mikroorganisme yang mencapai pintu masuk dari darah dan sepanjang
sirkulasi tubuh biasanya dieliminasi oleh sistem retikuloendotelial tidak
lebih dari beberapa menit (trancient bacteremia).
b. Metastasis injuri
Beberapa bakteri gram positif dan gram negatif memiliki kemampuan
untuk menghasilkan protein yang diffuse, atau eksotoksin, yang termasuk

enzim sitolitik dan toksin dimerik dengan subunit A dan B. Eksotoksin


memiliki aksi farmakologi spesifik dan dipertimbangkan sebagai racun
yang terkuat dan letal. Sebaliknya, eksotoksin merupakan bagian dari
membran terluar yang dilepaskan setelah sel mati. Endotoksin terdiri atas
lipopolisakarira (LPS) yang ketika dikenali oleh host, memberikan
peningkatan manifestasi patologis dalam jumlah besar.
c. Metastasis Inflamasi
Antigen terlarut kemungkinan dapat masuk melalui aliran darah, bereaksi
dengan spesifik antibodi dan membentuk komplaks makromolekul. Proses
imunokompleks kemungkinan meningkatkan berbagai macam reaksi
inflamasi akut maupun kronik pada daerah yang terdeposisi.

Jalur dari infeksi rongga mulut


Penyakit nonoral yang mungkin terjadi
Metastasis infeksi rongga mulut melalui Endokarditis infective subakut
bakteremia transient

akut bakterial miokarditis


abses otak
trombosis sinus kavernosus
abses/infeksi paru
Ludwigs angina
Selulitis orbitalis
Ulser kulit

Osteomyelitis
Infeksi sendi prostetik
Metastasis injuri melalui sirkulasi dari Infark serebral
toksin mikroorganisme rongga mulut

Infark myokardial akut


Abnormal pregnancy outcome
Pirexia persisten
Trigeminal neuralgia
Sindrom syok toksik
Defek sel granulositik sistemik
Meningitis kronis

Metastasis

inflamasi

imunologis

dari

mulut

karena

organisme

injuri Sindrom Bechet


rongga Urtikaria kronis
Uveitis
Inflamatory bowel disease
Chrons disease

Jaringan periodontal yang terinflamasi melepaskan inflamatory cytokines, LPS,


dan bakteri ke dalam sirkulasi sistemik dan mungkin meningkatkan terjadinya
atherosklerosis dan mempengaruhi pembekuan pembuluh darah, fungsi dari
platelet dan sintesis prostaglandin sehingga mendukung terjadinya stroke.
Penelitian terakhir mendapatkan bahwa Streptococcus sanguis dan P. gingivalis
mampu menyebabkan agregasi platelet dan hiperkoagulasi, sehingga akan
meningkatkan pembentukan trombus yang dapat menyebabkan stroke iskemik
akut (Fong, 2000).

DAFTAR PUSTAKA

Fragiskos D. Fragiskos. Oral Surgery. Greece:Springer. 2007. P.205-6


Gordon W. Pederson. Buku Ajar Praktis Bedah Mulut. Jakarta:EGC. 1996
Roberto Lopez-Piriz, Lorenzo Aguilar, Maria Jose Gimenez. Management of
Odontogenic Infection of Pulpal and Periodontal Origin. Med Oral Palatal Oral
Cir Bucal. 2007;12:E154-9. P.155