Anda di halaman 1dari 38

Pengantar

Anatomi
Veteriner

Berny Julianto, drh


Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Apabila

sebuah tulang bertemu


dengan tulang lainnya, keduanya
akan membentuk
artikulasi/arthrosis/persendian
Jaringan yang menghubungkan
tulang biasanya merupakan jaringa
fibrosa atau kartilago

Apabila

sebuah tulang bertemu


dengan tulang lainnya, keduanya
akan membentuk
artikulasi/arthrosis/persendian
Jaringan yang menghubungkan
tulang biasanya merupakan jaringan
fibrosa atau kartilago

Persendian

dapat digolongkan

menjadi :
Persendian-persendian fibrosa
Persendian-persendian kartilagenosa
Persendian-persendian sinovial

Tulang-tulang

dihubungkan dengan
jaringan fibrosa
Persendian ini tidak dapat digerakkan
terdapat pada tempat-tempat yang
tidak boleh ada gerakan tulang
Terletak di mana permukaan-permukaan
tulang hampir bersentuhan secara
langsung dan hanya dipisahkan oleh
selapis jaringan ikat padat (fibrosa)
Kadang-kadang tulang-tulang saling
mengunci
Persendian jenis ini tidak memiliki
rongga persendian

Jenis-jenis

persendian fibrosa:

Syndesmosis
Sutura
Gomphosis
Synostosis

Jenis

persendian ini terdapat di mana


pada tulang-tulang yang disatukan
dengan jaringan fibrosa membentuk
suatu ligamen atau membran
interosseus yang memberi kesempatan
derajat gerakan yang kecil
Contoh : perlekatan apparatus
hyoideus pada os temporal di
tengkorak

Sutura

adalah merupakan
persendian antara tulang-tulang di
tengkorak.
Tepi-tepi tulang saling mengunci dan
dilekatkan oleh selapis jaringan ikat
padat

Gomphosis

adalah persendian antara


gigi dengan lubang alveolar pada
mandibula (rahang bawah) dan
maxilla (rahang atas)
Ligamen periodontal fibrosa
menghubungkan antara gigi dengan
tulang pada lubang alveolar

Merupakan

klasifikasi tambahan
persendian fibrosa
Merupakan penyatuan materi tulang
yang normal maupun abnormal
Jaringan fibrosa dan kartilago yang
menghubungkan tulang-tulang dapat
berganti menjadi tulang karena usia
tua atau proses-proses degeneratif

Persendian-persendian

Kartilagenosa
(atau disebut juga amphi-arthrosis)
hanya memberi kesempatan
pergerakan yang terbatas seperti
tekanan atau regangan
Kelompok persendian ini terbentuk
dari kartilago(tulang rawan) hialin,
kartilago (tulang rawan) fibrosa atau
gabungan keduanya

Jenis-jenis

persendian kartilagenosa:

Persendian kartilago hialin


Persendian kartilago fibrosa

(fibrokartilago)

Biasanya

merupakan persendian
sementara yang akan menghilang
seiring bertambahnya usia
Terdapat pada tulang fetus (janin) dan
pada tukang yang berkembang
Terdapat pada tempat di mana epifisa
bertemu dengan diafisa pada cakram
kartilago epifisial
Ketika dewasa area ini telah terosifikasi

Persendian

kartilago hialin yang


masih ada pada masa dewasa
adalah pada pertemuan
costochondral pada rusuk tulang dan
kartilago

Persendian

ini ada pada sambungan di

antara
simfisis mandibula
simfisis pelvis.
ster nebrae
Pokok vertebrae

Kadang-kadang

persendian ini
bersambungan dengan piringankartilago
hialin di ujung-ujungnya
Dapat mengalami osifikasi di karenakan usia

Disebut juga diarthrosis


Persendian ini memberi

kesempatan

pergerakan yang luas


Biasanya berada pada ujung-ujung
tulang panjang terutama kaki depan
dan belakang

Secara

umum struktur persendian


sinovial terdiri dari :
Permukaan artikulasi
Kartilago artikulasi
Rongga artikulasi
Kapsul sendi
Ligamen

Permukaan

artikulasi : lapisan khusus


pada permukaan tulang padat yang berartikulasi dengan tulang lain
Kartilago artikulasi :lapisan kartilago
hialin yang menutupi permukaan artikulasi
Rongga artikulasi : ruang di antara
tulang-tulang yang bertemu pada
persendian yang dibungkus oleh kapsul
sendi ruang ini sangat kecil dan terisi
sejumlah kecil cairan pelumas ruang
potensial

Peradangan

dapat memperluas
ruang dikarenakan adanya
akumulasi cairan efusi persendian
Kapsul sendi terdiri dari dua lapis :
Membran sinovial
Kapsul fibrosa

Membrana sinovial
Lapisan dalam yang tipis meluas dari tepi
kartilago artikulasi (tidak menutupi kartilago
artikulasi)
Mensekresi cairan sinovial (s ynovia) yang
melumasi persendian normal
Pada membran sinovial terdapat

lipatan-lipatan (plicae synoviales) yang berisi bantalanbantalan lemak yang menonjol ke dalam rongga sendi
Vili-vili (villi synoviales) yang menonjol ke dalam rongga
sendi

Kapsula

fibrosa

Lapisan permukaan dari kapsula

persendian
melekat pada bagian luar membran
sinovial
Lapisan fibrosa ini menebal pada beberapa
tempat untuk membentuk ligamen
ekstrakapsuler (periartikular) yang
menghubungkan tulang-tulang persendian
dan membantu menstabilkan persendian

Ligamen
Pita jaringan ikat yang menghubungkan

tulang-tulang
Ligamen intrakapsular (intra-artikuler)
Terdapat di dalam kapsul sendi ligamen silang

Ligamen ekstrakapsuler (periartikuler)


Terdapat di luar kapul sendi
Ligamen kolateral pada sisi medial & lateral
Ligamen dorsal
Ligamen palmar/plantar
Ligamen annular mengelilingi kapsul sendi

Meniskus
Bantalan fibrokartilago yang terletak di

antara kartilago artikulasi


Berperan dalam gerakan persendian
yang kompleks

Persendian

sinovial bisa menunjukkan


satu atau lebih dari jenis gerakan :
Bergeser/meluncur
Fleksi (menekuk)
Ekstensi (memanjang)
Hiperekstensi
Rotasi
Adduksi
Abduksi
Sirkumduksi

Menurut

jumlah tulang pada


persendian:
Persendian sederhana : sepasang

permukaan artikulasi contoh : sendi


bahu
Persendian komposit : lebih dari
sepasang permukaan artikulasi
contoh : carpus

Menurut

derajat dan jenis gerakan

Persendian uniaxial
Sendi engsel (ginglymus): poros persendian
tegak lurus terhadap poros panjang tulang
Contoh : sendi siku

Sendi putar : poros persendian sejajar dengan


poros panjang tulang
Contoh : sendi atlantoaxial

Persendian biaxial

Sendi pelana/timbal balik :

Sendi elipsoidal

Contoh : sendi atlantooccipital

Persendian multiaxial

Contoh: sendi interphalangeal

Contoh : sendi bahu dan sendi paha

Persendian ketat (amphiarthrosis)

Contoh : sendi sacroiliac

Menurut

bentuk permukaan artikulasi

Sendi peluru
Contoh : sendi bahu dan sendi paha
Sendi cotyloid :
Sendi peluru, di mana permukaan artikulasi
cembung tertutup di dalam rongga sendi di
seberang ekuatornya
Contoh : sendi paha manusia
Sendi elipsoidal

Contoh : sendi atlantooccipital

Sendi pelana/timbal balik :

Contoh: sendi interphalangeal

Sendi condilar