Anda di halaman 1dari 1

CARA MUDAH CEGAH DEMAM

BERDARAH DENGAN 3M PLUS

Tanda-tanda Demam Berdarah adalah sebagai berikut :

1. Panas tinggi (>380 ) lamanya 2—7 hari.


2. Nyeri perut (pada Ulu hati.).
3. Perdarahan berupa : - bintik-bintik merah di kulit
- atau gusi berdarah, atau mimisan
- dan lebih parah dapat disertai muntah
Darah atau berak darah.
4. Tanda-tanda syok : Lemah, kulit dingin, basah, tidak sadar.

BERI MINUM SEBANYAK PENDERITA MAMPU DAN SEGERA BAWA


KE RUMAH SAKIT/ PUSKESMAS TERDEKAT

3M PLUS Untuk mencegah dan memberantas Penyakit Demam


Berdarah Dengue (DBD) dan Chikunya, maka sangat dian-
jurkan semua lapisan masyarakat harus selalu
MEMANTAU semua wadah air di lingkungan masing-
masing seminggu sekali. MENGURAS wadah air,
Menguras wadah air yang terdapat di dalam terutama untuk area dimana air bersih mudah didapat.
bangunan, seperti bak mandi, vas bunga, tempat MENUTUP wadah air agar nyamuk Aedes aegypti dan
minum burung, perangkap semut, penampun- Aedes albopictus tidak bertelur di dalam wadah air terse-
gan air kulkas. Agar telur dan jentik Aedes mati
but. MENGUBUR / MEMUSNAHKAN semua barang-
barang bekas / sampah yang dapat menampung air hujan.
PLUS, bila diperlukan dapat memelihara ikan pemakan
jentik di wadah-wadah air seperti pot tanaman air, wadah
air berukuran besar (lebih dari 1000 liter) atau mengguna-
kan larvasida dan lain-lain yang sesuai dengan kondisi
Menutup rapat semua wadah setempat.
air agar nyamuk Aedes tidak
dapat masuk dan bertelur
INGAT LAKUKANLAH SELALU 3M PLUS SECARA TERUS
-MENERUS, MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA
MERAWAT/ MENGOBATI PENDERITA !!!

Memantau semua wadah air/ tempat yang dapat menjadi


Mengubur/ memusnahkan, semua perindukan nyamuk aedes aegypti dan Aedes albopictus.
barang bekas yang ada disekitar/ luar
rumah/ bangunan yang dapat menam-
pung air hujan, seperti ban bekas,
kaleng bekas, pecahan botol agar tidak
menjadi tempat perindukan nyamuk
Aedes aegypti & Aedes albopictus
Tidak menggantung Memelihara ikan Menabur Tidur memakai
baju sembarangan pemakan jentik Larvasida Kelambu

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok– Pengendalian Risiko Lingkungan © 2009