Anda di halaman 1dari 14

1

Modul 03

PERMINTAAN DAN PENAWARAN

1. Permintaan
Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu atau
dapat dibeli oleh konsumen.
Permintaan dapat dibagi dalam dua bagian besar yaitu permintaan langsung
dan permintaan tidak langsung. Permintaan langsung adalah permintaan untuk
barang yang dipakai atau dikonsumsi. Permintaan tidak langsung adalah permintaan
barang yang digunakan sebagai input dalam proses produksi.

2. Fungsi Permintaan
Fungsi permintaan adalah hubungan antara permintaan dengan faktor yang
mempengaruhinya. Contoh dari fungsi permintaan :
Qx = ƒ (harga barang x, harga barang lain, ekspektasi konsumen tentang
perubahan harga, pendapatan konsumsi, rasa, preferensi,
pengeluaran iklan, seks, usia, tingkat pendidikan, dan lain-lain.

3. Interpretasi Fungsi Permintaan


Interpretasi fungsi permintaan adalah sebagai berikut : Umpamakan fungsi
permintaan mobil Kijang (Qx) digambarkan dengan fungsi permintaan berikut :
Qx = - 1000 Px + 100 Y + 0,08 Pop – 500.000 R
+ 0,01 A, dimana :
Px = Harga mobil kijang
Y = Pendapatan per kapita
Pop = Jumlah populasi (penduduk)
R = Bunga kredit mobil kijang
A = Pengeluaran iklan

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
2

- Jika harga turun 1 (satu) unit maka permintaan mobil naik sebesar
1000 unit.
- Jika pendapatan naik 1 (satu) unit maka permintaan mobil naik
sebesar 100 unit.
- Jika populasi penduduk bertambah 100 orang maka permintaan
mobil bertambah 8 unit.
- Jika bunga kredit naik satu unit maka permintaan mobil berkurang
500.000 unit
- Jika pengeluaran iklan bertambah 100 unit maka permintaan mobil
bertambah 1 unit.

4. Penyederhanaan Fungsi Permintaan


Fungsi permintaan umumnya disederhanakan menjadi hubungan antara
kuantitas barang yang diminta dengan harga barang bersangkutan. Fungsi
permintaan mobil Kijang diatas dimana jumlah mobil yang diminta tergantung pada
banyak faktor (variabel) dapat disederhanakan menjadi tergantung hanya pada harga
mobil saja.
Qx = ƒ (Px)
Apabila pendapatan (Y) = 5000, jumlah populasi (Pop) = 1.000.000,- tingkat bunga
kredit kijang = 0,5, dan pengeluaran untuk iklan (A) = 1.000.000, maka fungsi
permintaan mobil Kijang dapat disederhanakan dengan mensubstitusi informasi
angka-angka ini ke fungsi permintaan awal. Dengan demikian maka :
Qx = - 1.000 Px + 100 (5000) + 0,08 (1.000.000)
- 500.000 (0,5) + 0,01 (1.000.000)
Qx = - 1.000 Px + 500.000 + 80.000 – 250.000 + 10.000
Qx = - 1000 Px + 340.000
Qx = 340.000 – 1000 Px

5. Kurva Permintaan
Hubungan antara Qx dan Px ini dapat digambarkan dalam suatu kurva yang
disebut dengan kurva permintaan (gambar berikut). Kurva permintaan memiliki
trend negatif yang ditunjukkan dengan slopenya yang negatif. Dari fungsi Q x =

dQ x
340.000 – 1000 Px, Slope kurva permintaan adalah dPx = - 1000.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
3

Px

340.000

Qx = 340.000 –1.000 Px

Qx
Gambar : Kurva Permintaan
6. Perubahan Jumlah yang Diminta (Movement Along Demand Curve)
Perubahan jumlah yang diminta adalah perubahan permintaan karena
perubahan harga. Karena yang berubah adalah harga maka kurva permintaan itu
sendiri tidak berubah, atau tidak berpindah ke kiri atau ke kanan. Yang terjadi
perubahan adalah perubahan diperpanjang kurva (movement along demand curve),
yang diakibatkan oleh perubahan harga dari barang yang bersangkutan. Untuk
contoh mobil Kijang, perubahan jumlah yang diminta itu dapat digambarkan sebagai
berikut :
Qx = 340.000 – 1000 Px
Jika Px = 1 maka Qx = 340.000 – 1000 (1) = 339.000
Jika Px = 0,5 maka Qx = 340.000 – 1000 (0,5) = 339.500
Jadi dengan turunnya harga dari 1 unit ke 0,5 unit maka permintaan naik dan
339.000 unit menjadi 339.500 unit. Dengan demikian permintaan berubah sepanjang
kurva permintaan sesuai dengan perubahan harga.

Px

1,0

0,5

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
4

0 Qx
339.000 339.500

7. Perubahan Permintaan (Shifting of the demand curve)


Perubahan permintaan adalah perubahan yang terjadi karena bergeraknya
kurva permintaan (baik ke kiri maupun ke kanan) sebagai akibat perubahan faktor-
faktor penentu (variabel) selain harga barang yang bersangkutan.
Contoh :
Apabila pengeluaran untuk iklan (A) naik dari 1.000.000 menjadi 5.000.000 maka
kurva permintaan akan menjadi :
Qx = - 1.000 Px + 100 (5.000) + 0,08 (1.000.000)
- 500.000 (0,5) + 0,01 (5.000.000)
Qx = - 1.000 Px + 500.000 + 80.000 – 250.000 + 50.000
Qx = - 1000 Px + 38.000
Qx = 380.000 – 1.000 Px
Dengan perubahan ini maka kurva permintaan bergeser ke kanan karena
intercept kurva berubah dari 34.000 menjadi 38.000.
Px

Qx = 380.000 – 1.000 Px

Qx = 340.000 – 1.000 Px

0 Qx

Gambar : Shifting of the Demand Curve

Permintaan yang Dihadapi oleh Perusahaan


Pemintaan terhadap komoditi suatu perusahaan tergantung kepada: ukuran permintaan
pasar atau industri terhadap komoditi tersebut, bentuk organisasi industrinya
dan jumlah perusahaan yang ada dalam industri tersebut. Hal ini dikenal
dangan istilah struktur pasar Yaitu:
1. Perfect competition

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
5

Adalah suatu organisasi pasar dimana terdapat banyak penjual yang


menghasilkan produk yang homogen (identik) dan banyak pembeli serta
setiap perusahaan tidak dapat mempengaruhi harga
2. Monopoly
Adalah suatu bentuk pasar dimana hanya ada satu penjual dan tidak
terdapat barang substitusi, perusahaan sama dengan industri
3. Monopolistik competition
Adalah suatu organisasi pasar dimana terdapat pembeli dan penjual dari
produk yang terdiferensiasi
4. Oligopoly
adalah suatu bentuk organisasi pasar dimana hanya sedikit perusahaan
dalam indusri yang memproduksi barang yang homogen (terstandarisasi)
atau heterogen ( diferensiasi)

8. Penawaran
Penawaran atau supply adalah jumlah yang ditawarkan atau dijual pada
harga tertentu. Fungsi penawaran adalah hubungan antara jumlah yang ditawarkan
dengan variabel atau faktor yang menentukan penawaran itu.
Faktor-faktor yang menentukan penawaran suatu barang (Qx) adalah :
Qx = ƒ (harga barang x, harga barang lain, teknologi produksi, harga input, iklan,
cuaca, situasi keamanan, situasi politik, dll).

9. Interpretasi Fungsi Penawaran


Interpretasi fungsi penawaran adalah model sebagai berikut. Katakanlah
fungsi penawaran mobil Kijang (Qx) digambarkan sebagai berikut :
Qx = 4.000 Px – 3.700 Pt – 5.000 W – 100.000 r
- 1.000 T, dimana
Px = harga penawaran mobil kijang
Pt = harga truk
W = upah tenaga kerja
r = bunga pinjaman
T = pajak impor komponen mobil

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
6

Berdasarkan informasi ini maka bila harga mobil naik 1 (satu) unit,
penawaran naik 4.000 unit. Bila harga truk naik 1 (satu) unit, penawaran turun 3.700
unit. Penurunan penawaran Kijang ini karena truk dan Kijang saling bersubstitusi.
Bila upah tenaga kerja naik satu unit maka penawaran mobil Kijang turun 400.000
unit. Bila pajak import komponen mobil naik 1 unit maka permintaan mobil Kijang
turun 1.000 unit.

10. Penyederhanaan Fungsi Penawaran


Fungsi penawaran dapat disederhanakan menjadi hubungan antara harga
dengan jumlah barang yang ditawarkan, Qx = ƒ (Px). Untuk kasus penawaran mobil
kijang diatas, bila Pt = 15000, W = 30, r = 10, dan T = 1.000, maka fungsi
penawaran dapat disederhanakan sebagai berikut :
Qst = 4.000 Px – 3.700 Pt – 50.000 W – 400.000 r – 100 T
Qsx = 4.000 Px – 3700 (15.000) – 50.000 (30) – 400.000 (10) – 1000 (1000)
Qsx = - 62.000 + 4.000 Px

11. Kurva Penawaran


Kurva penawaran adalah hubungan antara harga dengan jumlah yang
ditawarkan dengan mempertahankan variabel lain tidak berubah.
Px

Qsx = - 62.000 + 4.000 Px

0 Qx

Gambar : Kurva Penawaran

12. Perubahan Jumlah yang Ditawarkan (Movement Along Supply Curve)

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
7

Perubahan jumlah yang ditawarkan adalah perubahan yang diakibatkan


karena perubahan harga. Dengan demikian jumlah barang yang ditawarkan bergerak
sepanjang kurva penawaran, tergantung dari realisasi harganya. Untuk kasus mobil
kijang.
Jika Px = 20, maka Qsx = - 62.000 + 4.000 (20) = 18.000
Jika Px = 30, maka Qsx = -62.000 + 4.000 (30) = 58.000
Jadi ketika harga mobil 20 (rupiah), penawaran mobil adalah 18.000 unit.
Penawaran akan naik menjadi 58.000 unit jika harga meningkat menjadi 30 (rupiah).

Px

30

20

0 Qx
18.000 58.000

Gambar : Movement Along Supply Curve

13. Perubahan Penawaran (Shifting of the Supply Curve)


Perubahan penawaran adalah perubahan yang diakibatkan perubahan faktor
penentu selain harga. Akibat perubahan ini maka kurva penawaran akan bergerak ke
kiri atau ke kanan, tergantung dari magnitude perubahan setiap faktor.
Dengan menggunakan contoh mobil kijang di atas, perubahan penawaran dapat
dicontohkan sebagai berikut :
Dengan W = 30, maka Qsx = -62.000 + 4.000 Px
Apabila W = 31, maka Qsx = -112.000 + 4.000 Px

Dapat dilihat dari contoh ini bahwa slope persamaan penawaran tidak
berubah, yaitu 4.000, yang berubah adalah magnitude (besaran) intercept yang
akhirnya menggeser kurva penawaran ke kanan.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
8

Px

Qx = -112.000 + 4.000 Px

Qsx = -62.000 + 4.000 Px

0 Qx

Gambar : Shifting of the Supply Curve

14. Equilibrium Pasar


Equilibrium pasar adalah kondisi dimana penawaran dan permintaan
bertemu dan transaksi terjadi setelah melalui suatu proses tawar menawar yang
akhirnya menghasilkan satu harga dan satu kuantitas tertentu. Untuk kasus mobil
Kijang fungsi permintaan dan penawarannya adalah sebagai berikut :
Permintaan Qx = 34.000 – 1.000 Px
Penawaran Qx = -62.000 + 4.000 Px

Px

Qx = -62.000 + 4.000 Px

19,2

Qx = 34.000 – 1.000 Px

0 Qx
14.800

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
9

Gambar “ Equilibrium Pasar

Equilibrium terjadi bila permintaan sama dengan penawaran. Samakan


kedua persamaan ini maka :
34.000 – 1.000 Px = -62.00 + 4.000 Px
Selanjutnya pecahkan terhadap Px maka :
5000 Px = 96.000
Px = 96.000= 19,2
5.000

Qx pada harga 19,2 dapat dicari dengan mensubstitusi harga ini (Px) pada persamaan
permintaan atau penawaran akan memberikan hasil yang sama :
Qx = 34.000 – 1000 (19,2)
Qx = 34.000 – 19.200 = 14.800

15. Surplus dan Shortage


Surplus dan shortage adalah kondisi ketidakseimbangan atau tidak pada
kondisi ekuilibrium. Surplus adalah situasi dimana penawaran lebih besar dari
permintaan. Sementara shortage adalah situasi dimana permintaan lebih besar dari
penawaran.
Px
S

Px = 1

Px = 0,75

0 Qx
Q1 Q2 Q3 Q4

Gambar = Surplus dan Shortage

Pada harga Px = 1, penawaran Q4 dan permintaan Q1. Dengan kata lain pada harga
ini, produsen cenderung menawarkan lebih banyak dari yang diminta oleh
konsumen. Selisih Q4 – Q1 adalah surplus atau kelebihan penawaran. Sebaliknya

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
10

pada harga Px = 0,75, produsen menurunkan penawarannya pada Q2. pada harga
yang lebih rendah ini, konsumen membeli dengan jumlah Q3. Karena itu, jumlah
yang diminta konsumen lebih banyak dari yang ditawarkan produsen. Jadi ada
kekurangan barang (shortage) sebesar selisih Q3 – Q2.

Contoh Soal 1 :
Perusahaan-perusahaan pada suatu industri ABC menghadapi permintaan
konsumen dengan fungsi permintaan konsumen dengan fungsi permintaan P = 50,
0,1Q.
Disisi lain perusahaan-perusahaan ini menawarkan barang ABC di pasar mengikuti
persamaan Q = -100 + 5P. Apa yang harus dilakukan perusahaan-perusahaan ini bila
kenyataannya harga produk ABC = Rp 45 per unit dan Rp 35 per unit.
Solusi persoalan ini adalah sebagai berikut :
Keseimbangan pasar terjadi bila permintaan = penawaran. Hal ini dapat dicapai
dengan terlebih dahulu mengubah bentuk permintaan dari P = ƒ (Q) menjadi Q = ƒ
(P) dan kemudian disamakan dengan fungsi penawaran. Kedua cara ini akan
memberikan hasil yang sama sebagai berikut :
P = 50 – 0,01Q
0,1Q = 50 – P
Q = 500 – 10P, hasil ini disamakan dengan fungsi penawaran, maka :
500 – 10P = - 100 + 5 P
15P = 600, maka P = 40, jadi keseimbangan pasar terjadi pada harga
(P) = 40. pada harga keseimbangan ini, Q = 500 – 10 (40) = 100.
Apabila P = 35 maka, permintaan (D) = 500 – 10P = 500 – 350 = 150.
Apabila P = 35, maka penawaran (S) : - 100 + 5 P = -100 + 5 (35) = -100 + 175 = 75
Karena D > S, maka terjadi surplus, sebesar 125 – 50 = 75. karena itu maka
perusahaan harus mengurangi produksinya.

Pekerjaan Rumah :
1. Permintaan akan rumah sering digambarkan sebagai sangat fluktuatif dan
sensitif terhadap dan sensitif terhadap perubahan harga rumah dan bunga bank.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
11

Jelaskan bagaimana terjadi perubahan jumlah yang diminta (movement along the
demand curve) atau perubahan permintaan (shifting of the demand curve) beserta
arah pergerakannya bila terjadi beberapa hal berikut ini :
(a) harga rumah naik
(b) suku bunga turun
(c) suku bunga naik
(d) resesi ekonomi yang sangat berat
(e) ekspansi ekonomi yang cukup besar
(f) harga tanah naik
(g) harga bahan bangunan naik.
(h) Harga perabot rumah tangga turun
2. CPC adalah suatu perusahaan penelitian beberapa kota di Sumatera.
Buku terbitannya dijual melalui cara-cara pemasaran profesional yaitu dengan cara
iklan di radio dan televisi lokal. Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan bahwa
fungsi permintaan buku terbitan CPC mengikuti fungsi :
Q = 5000 – 4000 P + 0,02 Pop + 0,5 I + 1,5 A
Dimana Q = jumlah yang diminta, P = harga buku rata-rata, Pop = jumlah populasi
penduduk, I = pendapatan, dan A = pengeluaran perusahaan untuk iklan.
Pertanyaan :
a) Tentukan permintaan CPC bila P = 10, Pop = 1 juta orang, I = 30.000, dan
A = 10.000.
b) Tentukan permintaan jika biaya iklan meningkat dari 10.000 menjadi 15.000
c) Analisis persamaan atau perbedaan kurva permintaan pada kasus (a) dan (b).
3. Fungsi penawaran untuk industri agar-agar adalah sebagai berikut :
Q = - 59.000.000 + 500.000 P – 250 W – 500.000 Pk + 2.000.000 C
Dimana Q = jumlah yang ditawarkan, P = harga agar-agar, W = upah tenaga kerja,
Pk = bunga modal di bank, C = indikator cuaca diukur dengan curah hujan.
Pertanyaan :
(a) Tentukan kurva penawaran bila W = 4, Pk = 10, C = 20
(b) Tentukan kurva penawaran dimana harga adalah fungsi dari
jumlah yang ditawarkan
(c) Tentukan harga yang dibutuhkan untuk menghasilkan Q = 4 juta,
6 juta, dan 8 juta.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
12

4. Fungsi permintaan dan penawaran suatu perusahaan adalah sebagai


berikut :
Fungsi permintaan = Qd = - 1.450 – 25P + 12,5 Pw + 0,2 Y
Fungsi penawaran = Qs = - 100 + 75 P = 25 Pw – 12,5 PL + 10 R
Dimana P = harga komoditas yang bersangkutan, PW = harga barang lain, Y =
pendapatan, PL = upah tenaga kerja, dan R = rata-rata curah hujan.

Pertanyaan :
(a) Bila Q adalah fungsi dari harga, bagaimana kurva permintaan dan
penawaran bila P = 2, PW = 4, Y = 7500, PL = 8, R = 20.
(b) Hitung Surplus atau Shortage bila P = 1,5 dan P = 2,5.
(c) Hitung harga dan jumlah pada Equilibrium pasar.
5. Fungsi permintaan dan penawaran suatu perusahaan, adalah sebagai
berikut :
Fungsi permintaan + Qd = -1.350 – 10P + 12,5 Pw – 12,5 PL + 10 R
Dimana = P = harga komoditas yang bersangkutan, PW = harga barang lain, Y =
pendapatan, PL = upah tenaga kerja, dan R = rata-rata curah hujan.
Pertanyaan :
(a) Jika Q merupakan fungsi dari harga, bagaimana kurva permintaan
dan penawaran jika, Pw = 4, Y = 7500, PL = 8, R = 20.
(b) Manajer pemasaran perusahaan ini menilai bahwa harga
komoditas yang dihasilkannya sangat ditentukan oleh kuantitas perdagangan.
Bagaimana manajer perusahaan dapat mengetahui pengaruh harga terhadap
perubahan kuantitas permintaan. Tentukan persamaannya.
(c) Hitung harga dan jumlah pada Equilibrium pasar.
(d) Pada kondisi Equilibrium ini, berapa besar sensitivitas perubahan
demand akibat perubahan harga.
(e) Hitung surplus atau shortage bila P = 7 dan P = 10.

Elasticity (Elastisitas)

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
13

Elasticity of Demand (Elastisitas Permintaan)


Adalah prosentase perubahan jumlah barang yang diminta akibat prosentase perubahan
faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan
A.Price Elasticity of Demand (Elastisitas harga dari permintaan = Ep)

Adalah prosentase perubahan jumlah barang yang diminta akibat prosentase perubahan
harganya dengan asumsi ceteris paribus

Point Price Elasticity of Demand

dQ / Q dQ P
Ep = = . Q
dP / P P

Arc Price Elasticity of Demand

dQ ( P2 + P1 ) Q2 − Q1 P2 + P1
Ep = = .
dP (Q2 + Q2 ) P2 − P1 Q2 + Q1

B. Income Elasticity of Demand (Elastisitas Permintaan Terhadap Pendapatan =


EI)

Adalah prosentase perubahan jumlah barang yang diminta akibat prosentase perubahan
pendapatan dengan asumsi ceteris paribus
Point Income Elasticity of Demand
dQ / Q dQ I
EI = = Q .Q
dI / I

Arc Income Elasticity of Demand

dQ ( I 2 + I 1 ) / 2 Q2 − Q1 I 2 + I 1
E EI = . = .
dI (Q2 + Q1 ) / 2 I 2 − I 1 Q2 + Q1

C. Cross-Price Elasticity of Demand (Exy)

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL
14

Adalah prosentase perubahan jumlah barang X yang diminta akibat prosentase


perubahan harga barang Y
Point Cross Elasticity of Demand
dQx / Qx dQx Py
Exy = = dPy . Qx
dPy / Py

Arc Cross Elasticity of Demand


Q x 2 − Q x1 Py 2 + Py1
E xy = .
Py 2 − Py1 Q x 2 + Q x1

Contoh: Fungsi permintaan terhadap kopi merk X adalah sbb:

Qx = 1,5 – 3,0Px + 0,8I + 2,0Py – 0,6Ps + 1,2A

Dimana: Qx adalah penjualan kopi merk X di USA dalam jutaan pon per tahun
Px adalah harga kopi merk X, dalam dolar per tahun
I adalah personal disposable income dalam triliun dolar per tahun
Py adalah harga kopi pesaing dalam dolar per pon
Ps adalah harga gula dalam dolar per pon
A adalah pengeluaran iklan untuk kopi merk X dalam ratusan ribu dolar
per tahun
Jika:
Px = $2, I = $2,5, Py = $1,80, Ps = $0,50, A=$1
Tentukanlah:
a. Kurva permintaannya dalam bentuk Qx = a - bPx dan Px = a/b – 1/bQx
b. Kurvanya
c. Elastisitas dari faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan tersebut
d. Jika tahun depan perusahaan ingin meningkatkan harga sebesar 5% dan
pengeluaran iklan sebesar 12%, Py naik 7%, I meningkat 4%, dan Ps
menurun 8% . Tentukanlah perkiraan penjualan tahun yang akan datang?

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Agus Zainul Arifin


EKONOMI MANAJERIAL