Anda di halaman 1dari 21

Pembina : Bapak Romli Rona

Kelas : 7.5
Kelompok : 6

1
KATA PENGANTAR

Makalah ini kami tulis sebagai tugas PLKJ ( Pendidikan Lingkungan


Kebudayaan Jakarta ) Kelas 7.5, SMPN 115 Jakarta, yang membahas tentang
Penghijauan dan Taman.
Kita perlu melestarikan lingkungan hal tersebut bukan saja merupakan
tanggung jawab pemerintah tapi juga tanggung jawab masyarakat Indonesia
khususnya masyarakat Jakarta,dimana Jakarta merupakan Ibu Kota negara Republik
Indonesia, pemerintah diharapkan dapat menyediakan tempat sebagai sarana dan
prasarana untuk menyediakan taman sebagai penghias keindahan kota dan sebagai
paru-paru kota, sedangkan masyarakat diharapkan dapat ikut serta menjaga
lingkungan agar bersih, nyaman dan asri, juga peduli dalam melakukan penghijauan.
Tidak terkecuali dalam lingkungan sekolah.
Informasi yang digunakan dalam penulisan makalah ini diperoleh dari buku
PLKJ dan Internet. Kepada semua pihak yang ikut membantu dalam penulisan
makalah ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kritik dan saran dari
pembaca sangat kami harapkan untuk menyempurnakan makalah ini.

Jakarta, 9 September 2007


Kelompok 6

2
DAFTAR ISI

Cover
1
Kata pengantar 2

Daftar Isi 3

BAB 1 : 4
Pelestarian tanaman 5
Pengertian dan Manfaat penghijauan 8
Penghijauan dan taman 8
Pengertian Taman 9
Manfaat dan fungsi taman 10

BAB 2 : 11
Pengertian Kebersihan 12
Jadwal dan Peralatan yang digunakan dalam kegiatan kebersihan 13
Gerakan kebersihan di lingkungan sekolah 14

Kritik dan saran 18


Daftar Pustaka 19
Daftar kelompok 20

3
Penghijauan dan Taman

4
Pelestarian Tanaman

Jalur Hijau adalah tanah atau areal terbuka yang diperuntukan menanam
berbagai jenis tanaman yang telah direncanakan tata ruang kota yang dijadikan taman,
agar masyarakat memperoleh keseimbangan ditinjau dari nilai-nilai
estetika,kenyamanan,kerindangan dan kesejukan dalam kehidupan.
Kondisi lahan dapat menggambarkan jemis tanaman yang ditanami.Adapun
jenis tanaman yang dapat dikondisikan adalah :

• Tanaman Pot / Tanaman Hias


• Tanaman Produksi
• Tanaman Pelindung
• Tanaman pembatas lahan atau pagar

1. Tanaman memiliki fungsi dan peranan yang penting dalam kehidupan manusia.
Tanaman itu dapat dikelompokan menjadi 2 bagian yaitu :

a. Tanaman yang populer dan tempat bermain atau tempat


hiburan,diantaranya :

• Taman kanak-kanak (TK)


• Taman hiburan seperti Taman Ancol,Taman Mini,Taman Kebun
Binatang,Taman Ria,dll.

Taman-taman itu berfungsi ganda,yaitu sebagai :

• Tempat Bermain dan tempat rekreasi


• Sumber Ilmu Pengatahuan

b. Taman yang berkaitan dengan tanaman atau ditanami berbagai jenis


tumbuh-tumbuhan yang berfungsi sebagai penghias keindahan kota dan

5
sebagai paru-paru kota. Pemerintah telah membuat berbagai sarana
penyediaan lahan dan tempat yang sengaja ditanami dengan tumbuhan
baik tumbuhan yang besar sebagai pelindung,tanaman hias, dan tanaman
produksi dalam menjaga agar kota jakarta terlindung dari berbagai
polusi.Taman-taman yang ditumbuhi oleh banyak tanaman diantaranya
taman monas, dan taman kebun binatang

2. Peran serta masyarakat dalam melestarikan tanaman


Sebagai warga DKI jakarta yang baik, memiliki tanggung jawab untuk
menanam, merawat, dan melestariakan taman, dengan cara :

a. Jangan memetik,memangkas,merusak tanaman yang ada


b. Dilarang menginjak,bermain ditaman rumput atau tamanan hias yang
mengakibtakan rumput-rumput itu mati.
c. Dilarang membuang sampah pada tanaman
d. Melakukan kerja bakti untuk membersihkan sampah sehingga taman
terlihat indah.
e. Di taman rumah dan taman sekolah diupayakan agar terawat dengan cara
meyapu,menyiram,memberi pupuk sehingga bertambah subur
f. Berilah obat pembasi hama sehingga tanaman tidak terganggu
pertumbuhannya

3. Taman – taman alam yang mendapat prioritas perawatan adalah tanaman yang
terdapat dipinggir pantai. Tanaman yang dilindungi adalah pohon bakau di
kapuk muara dan pulau seribu. Taman tersebut mempunyai fungsi yang
khusus diantaranya :

a. Tempat berlangsungnya kehidupan berbagai jenis binatang,burung


bangau,biawak dan lain-lain yang mempunyai keindahan tersendiri.Pada
akhir-akhir ini binatan tersebut hampir punah.
b. Agar tidak terjadi erosi, yaitu terkikisnya dataran oleh air laut

6
Dengan adanya taman alam atau pohon bakau tersebut dapat memberi
perlindungan bagi kehidupan masyarakat, seperti :

• Dapat menghambat air pasang


• Dapat memperlambat Tsunami

4. Melestarikan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara


pemerintah dan masyarakat,yaitu :

1. Tanggung Jawab Pemerintah


Pemerintah meyediakan tempat sebagai sarana dan prasarana untuk menanam
sekaligus perawatannya

2. Tanggung Jawab Masyarakat

• Jangan membuang sampah di taman , jangan memetik tanaman sehingga


menggangu pertumbuhan tanaman.
• Lakukan reboisasi,mengganti tanaman yang telah tua dihalaman rumah
dan tanaman pagar pembatas
• Dilarang memotong atau merusak dahan-dahan tanpa izin dari pemerintah

7
Pengertian dan Manfaat Penghijauan

Penghijauan dalam arti luas adalah sehgala daya upaya untuk


memulihkan,memelihara,dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan
berfungsi secara optimal,sebaik sebagai pengatur tata air atu pelindung lingkungan.
Penghijauan kota adalah suatu usaha untuk menghijaukan kota dengan melaksanaakan
pengelolaan taman-taman kota,taman-taman lingkungan,jalur hijau dan sebagainya.
Dalam hal ini penghiajauna perkotaan merupakan kegiatan pengisiian ruang terbuka
di perkotaan dan unsur hutan kota merupajkan sebagian dari ruang terbuka.
Persepsi masyarakat terhadap penghijauan dijakarta menunjukan bahawaa
hampir semua masyarakat mengetahui dan menyenangi penghijauan.Masyarakat
sudah terbiasa menanam pohon dan tanaman lainnya,sehingga memudahkan untuk
mengajak masyarakt Jakarta melaksanakan penghijauan.dalam pelaksanaan dan
pemeliharaan perlu dibuat hubungan kerjasama antara masyarakat dan pemerintah

Penghijauan dan Taman

Masyarakat Jakarta yang disibukan dengan berbagai aktivitas berbagai harinya


secara kejiwaan memerlukan saat-saat santai agar terhindar dari keteganagan dan
stress.Oleh karena itu tidak heran pada hari-hari libur masyarakat banyak yang
menyempatkan diri menyempatkan diri berkunjung ketempat-tempat rekreasi.

1. Dalam Kota
Seperti Taman Impian Jaya Ancol,atau Taman Mini Indonesia Indah

2. Kepulauan
Seperti kepulauan seribu,pulau bidadari,pulau rambut,pulau pramuka,dan lain-
lain.

3. Luar Kota
Sepeti Puncak,Pantai Carita,Pelabuhan Ratu dan Tangkuban Perahu

8
Pohon dan tumbuhan adalah sarana yang palin berdayaguna untuk menyimpan
air dan menjadi paru-paru kota. Gerakan penghijauan diharapkan dapat menciptakan
lingkungan yang indah,bersih,dan nyaman. Beberapa pemimpin,misalnya
presiden,gubernur,dan Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan DKI Jakart menginstruksikan agar melaksanakan Gerakan
Penghijauan,Kebersihan,Keindahan,dilingkungan sekolah masing-masing.
Perwujudan dari instruksi tersebut semua siswa memeahami aspek penghijauan yang
bermanfaat untuk mencintai tanaman maupun penduukung tanaman tersebut.

Tanaman dan elemen pendukungnya dapat memeberikan nilai estetika tinggi


apabila ditata dengan baik dan sering disebut taman.

PENGERTIAN TAMAN

Taman merupakan sebuah areal yang berisikan


komponen material keras dan lunak yang saling
mendukung satu sama lainnya yang sengaja
direncanakan dan dibuat oleh manusia dalam
kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan
luar ruangan. Taman dapat dibagi dalam taman
alami dan taman buatan. Taman yang sering
dijumpai adalah taman rumah tinggal, taman
lingkungan, taman bermain, taman rekreasi,
taman botani.

Taman berasal dari kata Gard yang berarti menjaga dan Eden yang berarti
kesenangan, jadi bisa diartikan bahwa taman adalah sebuah tempat yang digunakan
untuk kesenangan yang dijaga keberadaannya. Pada jaman dahulu, taman hanya
dimiliki oleh para bangsawan, yang mana tidak semua orang dapat masuk ke
dalamnya.

9
MANFAAT DAN FUNGSI TAMAN

Kita dapat bedakan antara fungsi dan manfaat peng hijauan dengan
fungsi dan manfaat taman agar tidak membuat ketidakjelasan bagi
yang mempelajari. Kiranya dapat memilah – milah diantara
penghijauan taman,meskipun antara taman dan penghijauan adalah
suatu kesatuan untuk untuk mewujudkan DKI Jakarta menjadi hijau
dan indah dari sisi taman.

Fungsi utama taman dibagi menjadi tiga,yaitu :

1. Fungsi ekologis, yaitu sebagai penjaga kualitas lingkungan kota. Berbagai


hewan dan tumbuhan yang hidup di taman kota mampu meredam kebisingan,
menyerap kelebihan CO2 sehingga udara kota tetap terjaga kesejukannya,
menangkap debu dan berbagai zat penyebab polusi lainnya sehingga udara
kota menjadi segar, sehat dan nyaman.
2. Menjadi tempat hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan, sehingga kita
dapat berbagi tempat dengan makhluk ciptaan hutan lainnya. Hal ini akan
membuat kita tidak lagi terasing dari lingkungan yang asri walaupun kita
hidup di lingkungan kota
3. Menjadi tempat berbagai aktivitas sosial penduduk kota. Sudah lama taman
kota tidak lagi menjadi tempat aktivitas yang sehat selain berolah raga,
padahal taman kota yang terawat dengan baik dapat juga digunakan warga
setempat untuk memperoleh sarana rekreasi di dekat rumahnya dan tempat
anak-anak bermain dan belajar.

Manfaat dan fungsi taman yang lain adalah sebagai berikut :


a) Sebagai tempat rekreasi pribadi dan keluarga
b) Sebagai tempat mendapatkan inspirasi dalam ketenangan bagi musisi
c) Sebagai tempat melepas lelah dan kepenatan masyarakat
d) Memperindah tatanan kota dan bangunan
e) Sebagai tempat bermain
f) Sebagai paru-paru kota
g) Sebagai tempat bersosialisasi
h) Untuk berjalan-jalan dan bersantai dengan keluarga
i) Sebagai penangkal angin dan penyaring cahaya matahari
j) Sebagai sarana pengembangan budaya kota, pendidikan, dan menjadi pusat-
pusat kegiatan kemasyarakatan.

Fungsi-fungsi diatas menyadarkan kita akan pentingnya keberadaan taman kota bagi
kita semua dan mewajibkan kita untuk mulai meningkatkan kualitasnya dan mulai
melestarikannya.

10
Kebersihan
11
Pengertian Kebersihan

Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu, sampah,
dan bau. Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan
penyakit atau infeksi disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari
virus, bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.

Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik. Manusia perlu
menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak bau, tidak malu,
tidak menyebarkan kotoran, atau menularkan kuman penyakit bagi diri sendiri
maupun orang lain. Kebersihan badan meliputi kebersihan diri sendiri, seperti mandi,
menyikat gigi, mencuci tangan, dan memakai pakaian yang bersih.

Mencuci adalah salah satu cara menjaga kebersihan dengan memakai air dan sejenis
sabun atau deterjen. Mencuci tangan dengan air dan sabun, atau menggunakan produk
kebersihan tangan merupakan cara terbaik dalam mencegah penularan influenza dan
batuk-pilek.

Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan


berbagai sarana umum. Kebersihan tempat tinggal dilakukan dengan cara melap
jendela dan perabot rumah tangga, menyapu dan mengepel lantai, mencuci peralatan
masak dan peralatan makan, membersihkan kamar mandi dan jamban, serta
membuang sampah. Kebersihan lingkungan dimulai dari menjaga kebersihan halaman
dan selokan, dan membersihkan jalan di depan rumah dari sampah.

Tingkat kebersihan berbeda-beda menurut tempat dan kegiatan yang dilakukan


manusia. Kebersihan di rumah berbeda dengan kebersihan kamar bedah di rumah
sakit, sedangkan kebersihan di pabrik makanan berbeda dengan kebersihan di pabrik
semikonduktor yang bebas debu.

12
JADWAL SERTA ALAT YANG YANG DIGUNAKAN DALAM
KEGIATAN KEBERSIHAN

Kegiatan kebersihan lingkungan sekolah dapat dilakukan oleh komponen di


lingkungan sekolah. Adapun pembagian tugas dan jadwal yang digunakan dalam
pelaksanaan kegiatan kebersihan di antaranya :

1. Di ruang kelas merupakan tanggung jawab siswa di Bantu oleh wali kelas untuk
mengatur, membina dengan cara membagi tugas piket pada setiap siswa berupa pikeyt
harian. Adapun tugas tanggung jawabnya adalah menyapu,pel,dan tugas lainnya yang
berkaitan dengan kebersihan ruang kelas.
2. Di halaman sekolah dan WC, petugas utamanya adalah pesuruh sekolah dan bagian
kebersihan lingkungan adalah tanggung jawb pesuruh sekolah untuk membersihkan.
3. Kebersihan di halaman sekolah yg sangat luas dapat di lakukan secara serentak dan
dibuatkan jadwal seperti jumat bersih sehingga lingkungan sekolah tampak bersih
4. Lomba kebersihan ruang kelas dan lingkungan dapat di jadwalkan sekali sebulan
atau secara berkala sehingga dapat memberi motivasi pada setiap komponen sekolah
untuk saling berlomba lingkungan sehat dan bersih serta menanamkan budaya bersih

Sedangkan Alat –alat kebersihan yang digunakan antara lain :

1. Sapu
2. Kain Pel
3. Pengki
4. Ember
5. Kemoceng
6. Sikat
7. Karbol
8. Tong Sampah
9. dll

13
Gerakan Kebersihan dan Penghijauan di Lingkungan Sekolah

1. Lingkungan Kehidupan dan Kebersihan

Lingkungan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan


manusia. Lingkungan itu adalah segala sesuatu yang mengelilingi kita seperti udara,
tanah, sungai, hewan dan tumbuh-tumbuhan terutama manusia semua tergolong
dalam lingkungan hidup.Komponen itu saling memberi pengaruh positif maupun
negatif bagi kehidupan manusia. Lingkungan tersebut bersifat umum, sedangkan
lingkungan yang lebih khusus kita kemukakan dalam bentuk lingkungan pendidikan
karena berkaitan dengan gerakan kebersihan dilingkungan sekolah.

Lingkungan sekolah dengan kata lain yaitu Wawasan Wiyata Mandala.


Artinya sekolah adalah sebagai lembaga pendidikan mempunyai tugas dan fungsi
untuk menggerakan kegiatan belajar mengajar. Kegitan belajar bisa terlaksana dengan
baik apabila didukung oleh lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan tertib, hal itu
sangat mempengaruhi keberhasilan kegiatan pendidikan.

Kebersihan adalah salah satu faktor pendukung untuk mencapai hidup sehat.
Dilingkungan sekolah perlu diciptakan lingkungan yang bersih sehingga dapat
menambah gairah bagi setiap komponen yang melakukan tugasnya.Disamping itu
akan tercipta lingkungan yang indah, nyaman serta menumbuhkan suasana yang
sehat.

Salah satu bentuk upaya untuk tetap terciptanya lingkungan yang sehat dan
bersih harus melalui pembinaan pada semua unsur yang ada dalam lingkungan
sekolah itu baik secara langsung atau dengan membuat slogan-slogan seperti
”Kebersihan Sebagian dari Iman”,” Buanglah Sampah pada Tempatnya”, “ Bersih itu
Indah”, dan lain-lain. Hal itu adalah salah satu anjuran agar lingkungan tetap bersih.
Bersih berarti terhindarnya lingkungan dimana kita berada dari berbagai sampah yang
akan mengganggu pemandangan dan kesehatan serta keindahan bagi kehidupan
manusia.

14
2. Komponen yang Terkalt dalam Gerakan Kebersihan Lingkungan
Sekolah
Dalam lingkungan sekolah terdiri dari berbagai sarana dan prasarana, pendidik
dan anak yang akan dididik, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga
pelaksana. Di antara komponen-komponen memiliki tugas dan tanggung jawab
masing-masing sehingga tidak terjadi saling lempar tanggung jawab. Sarana dan
prasarana sekolah hendaknya dibersihkan agar tidak mengganggu kegiatan belajar
mengajar. Komponen yang bertanggung jawab langsung dengan kebersihan
lingkungan sekolah adalah siswa serta pembantu pelaksana atau pesuruh sekolah,
sedangkan kepala sekolah dan sebagai guru pembina, pengarah serta ikut
mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh petugas tersebut. Bila dilaksanakan
dengan baik maka di lingkungan sekolah akan tercipta lingkungan yang bersih,
aman, dan indah.
3. Bagian yang Perlu Diperhatikan untuk Kebersihan
Lingkungan sekolah memiliki batasan ruang lingkup serta petugas yang
melaksanakannya sebagai tanggung jawab masing-masing komponen di
antaranya:
a. Di Ruang Kelas
Merupakan tugas dan tanggung jawab bagi sernua siswa yang ada di dalam
kelas tersebut untuk menjaga kelas agar tetap bersih, nyaman dan indah
sehingga kegiatan belajar mengajar bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan
tujuan dan untuk mencapai hasil. yang maksimal.

b. Di Halaman Sekolah
Halaman merupakan sarana yang harus dijaga kebersihannya. Halaman
merupakan tempat yang digunakan untuk upacara, olah raga dan kegiatan yang
bersifat massal, tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakannya adalah
sernua komponen yang ada dalam lingkungan sekolah dan dilaksanakan secara
gotong royong.
c. Saluran Air atau Got

15
Saluran itu harus dibersihkan agar air tidak tergenang lebih-lebih pada musim
hujan. Bila tidak dibersihkan sampahnya akan menimbulkan banjir dan. wabah
penyakit.

d. WC atau Toilet
Sarana itu sangat penting bagi siswa karena WC tersebut dimanfaatkan setiap
hari untuk membuang air kecil atau besar. WC bersih merupakan pencerminan
lingkungan bersih dan hidup sehat.
e. Kebersihan di Luar Lingkungan Sekolah
Radius 100 meter dari sekolah merupakan tanggung jawab komponen sekolah,
bila tempat itu kosong tidak dihuni oleh masyarakat, atau batas badan jalan
merupakan tanggung jawab sekolah untuk membersihkan secara gotong
royong.
4. Langkah Pelaksanaan Kebersihan di Lingkungan
Menjaga lingkungan sekitar kita agar tetap bersih menjadi satu harapan
bersama terciptanya lingkungan yang nyaman, aman, sehat. Langkah pertama
yang harus dilakukan oleh setiap manusia adalah jangan membuang sampah
sembarangan. Bila hal itu tidak di sadari maka akan sangat besar pengaruhnya
pada setiap manusia yang berada di sekelilingnya. Keikutsertaan masyarakat dan
pemerintah dalam menjaga ke bersihan lingkungan kebersihan adalah
menciptakan rasa kesadaran berbudaya bersih, pemerintah dalam menanggulangi
sampah menyediakan sarana dan prasarana searta tenaga kebersihan. Kebersihan
di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab komponen sekolah. Untuk
kelancaran tugas dan tanggung jawab tersebut harus di rencanakan langkah-
langkah seperti ini :
 Perencana tata ruang untuk meletakkan sampah-sampah agar
tidak berserakan di mana-mana sehingga tidak mengganggu kesehatan dan
pemandangan.
 Melakukan pembagian tugas pada komponen-komponen dengan
jelas merupakan batas tanggung jawabnya sehingga tidak terjadi benturan dan
saling lempar tanggung jawab.

16
 Pelaksanaan tugas kegiatan, pelaksanaan itu sesuai dengan tugas
dan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan ketentuan yang telah
ditetapkan oleh para Pembina atau atasan, untuk pembantu sekolah ditetapkan
oleh kepala sekolah sedangkan petugas dari siswa diatur oleh wali kelas
masing-masing.

5. Jadwal Serta Alat yang Digunakan dalam Kegiatan Kebersihan


Lingkungan Sekolah
Kegiatan kebersihan lingkungan sekolah dapat dilakukan oleh komponen di
lingkungan sekolah. Adapun pembagian tugas, jadwal serta alat yang digunakan
dalam pelaksanaan kegiatan kebersihan di antaranya :
 Di ruang kelas merupakan tanggung jawab siswa dibantu oleh
wali kelas untuk mengatur, membina dengan cara membagi tugas piket
pada setiap siswa berupa piket harian. Adapun tugas dan tanggung
jawabnya adalah menyapu, pel, dan tugas lain yang berkaitan dengan
kebersihan ruang kelas.
 Dihalaman sekolah dan WC, petugas utamanya adalah pesuruh
sekolah dan bagian kebersihan lingkungan seperti ruang guru dan kantor
juga merupakan tanggung jawab dari pembantu atau pesuruh sekolah untuk
membersihkan. Adapun jadwal serta alat yang digunakan sesuai dengan
kebutuhan dan jumlah pesuruh sekolah ada.
 Kebersihan di halaman sekolah sangat luas dapat dilakukan
secara serentak dan dibuatkan jadwal seperti Jumat bersih dan lain-lain
sehingga lingkungan sekolah tampak bersih.
 Lomba kebersihan ruang kelas dan lingkungan dapat dijadwalkan
sekali sebulan atau secara berkala sehingga dapat memberi motivasi pada
setiap komponen sekolah untuk saling berlomba lingkungan sehat dan
bersih serta mananamkan budaya bersih.
6. Pembagian Tugas Kegiatan Kebersihan Lingkungan Sekolah

17
Semua komponen sekolah ikut serta menciptakan lingkungan yang bersih.
Agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab maka perlu pembagian tugas
yang jelas, di antaranya :
 Kepala sekolah harus melakukan pembagian tugas pada
pembantu sekolah tentang tugas dan batas kewenangan yang merupakan
ruang lingkup serta batasan-batasan menjaga kebersihan sehingga tidak
saling lempar tanggung jawab di antara petugas-petugas tersebut.
 Wali kelas membagi tugas kepada setiap siswa yang merupakan
binaannya. Seperti pembagian tugas piket harian agar terlaksananya tugas
itu bagi wali kelas untuk melakukan pengawasan, pembinaan serta kontrol
terhadap pelaksanaan tugas siswa tersebut.

SARAN DAN KRITIK DARI PENULIS

SARAN :

1. Taman-taman kota yang ada di Jakarta diperbanyak


2. Mensosialisasikan gerakan penghijauan di Jakarta
3. Ditanam pohon-pohon di pinggir-pinggir jalan kota
4. Dibuat jalur hijau di seluruh Jakarta

KRITIK :

1. Lebih banyak mall daripada taman


2. Masih banyak sampah dimana-mana
3. Banyak tanaman yang tidak terawat
4. Daerah resapan yang semakin sedikit
5. Banyak pohon-pohon dipinggir jalan yang ditebang
6. Kebersihan di tempat-tempat umum di Jakarta masih kurang

18
DAFTAR PUSTAKA

1. BUKU PLKJ (PENDIDIKAN LINGKUNGAN KEHIDUPAN JAKARTA)


Drs.M.Saleh AK,Dkk
2. Wikipedia, Ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia
2007-2008
www.wikipedia.org
3. Google
www.google.com
E-Smart School
www.e-smartschool.com

19
DAFTAR KELOMPOK 6

Kelas : 7-5
Ketua : Aditya Jiwa Pradipta
Anggota :Adhitama Rachman
Saddam Chair
Devi Aprillia
Diandra Kalita
Qory Amalia

20
21