PENGERTIAN, PROSES DAN JENIS-JENIS PENELITIAN Oleh Raditia Wahyu Supriyanto1

Pengertian Penelitian Penelitian dipergunakan oleh hampir semua propfesi. Lebih dari sekedar keterampilan, penelitian adalah sebuah cara berfikir, yakni mencermati secara kritis berbagai aspek dari profesi yang kita jalani; memahami dan merumuskan pedomanpedomam utama yang menentukan prosedur khusus; mengembangkan dan menguji teoriteori baru bagi perbaikan profesi yang kita jalani. Adalah suatu kebiasaan bahwa dalam menjalankan profesi dan kegiatan akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sepanjang hidup kita, misalnya, timbul pertanyaan seperti berikut: Diet yang terbaik yang bagaimana yang dapat menurunkan berat badan kita? Apa dampak pemutusan hubungan kerja terhadap tingkat perceraian? Apa solusi bagi masalah anak jalanan dan gelandangan? Apakah pendidikan non formal berguna? Apakah pendidikan informal itu lebih berguna bagi laki-laki dibandingkan bagi perempuan? Atau kita bisa menambahkan daftar pertanyaan tersebut sesuai dengan profesi atau disiplin yang kita tekuni seperti berikut ini (Lihat: Bouma, 2001:1; Kumar, 1999: 2-4). Misalkan kita bekerja di bidang kesehatan. Posisi kita mungkin sebagai perencana/mengurus administrasi, atau sebagai paramedis, dokter atau sebagai pekerja sosial. Dalam berbagai tingkatan posisi tersebut, maka beberapa pertanyaan berikut akan muncul di benak kita, seperti:      Berapa jumlah pasien yang saya layani setiap harinya? Apa diantara kondisi yang paling umum lazimnya ada diantara para pasien? Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Mengapa sementara pasien mengalami kondisi tersebut, sedangkan yang lain tidak mengalaminya? Kebutuhan kesehatan apa yang diperlukan masyarakat?

1

Penulis merupakan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia angkatan 2008. Saat ini sedang menginjak semester ke 6 (enam). Bisa dihubungi di radit.wahyu01@gmail.com atau radit.wahyu01@yahoo.com dan kunjungi www.radhitisme.tk Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1

akan tetapi gagal menangani kasus yang lain? Sumber daya apa saja yang tersedia dalam kelompok masyarakat yang dapat membantu para klien dengan kebutuhan khusus? Strategi intervensi apakah yang cocok untuk memecahkan masalah ini? Apakah klien puas dengan pelayanan yang kita berikan? Pengertian.    Mengapa sebagian masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. Andaikan kita bekerja di area pemasaran. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . sementara yang lainnya tidak? Apa yang dipikirkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan? Seberapa efektifkah pelayanan kesehatan tersebut? Bagaimana caranya menigkatkan pelayanan kesehatan? Contoh berikut. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaa berikut. seperti:          Strategi terbaik apa yang digunakan untuk memasarkan produk khusus? Berapa tenaga penjual yang sesungguhnya kita butuhkan? Apa pengaruh penayangan iklan khusus pada produk ini? Seberapa puaskah konsumen dengan produk ini? Berapa besar dana yang akan dihabiskan konsumen ubntuk suatu produk? Apa yang disenangi dan yang tidak disenangi konsumen tentang produk ini? Kemasan yang bagaimana yang paling disenangi para konsumen untuk produk ini? Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh para tenaga penjual untuk dapat mempromosikan produk ini? Atribut apa yang kan diberikan bagi para tenaga penjual yang berpredikat baik? Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika anda sedang melayani klien dalam profesi sebagai psikolog. konselor atau pekerja sosial. Proses. yakni:        Hal-hal apa yang biasanya diketengahkan oleh para klien? Hal-hal apa yang biasanya digarisbawahi oleh klien? Apa saja latar belakang sosial-ekonomi para klien? Mengapa kita sukses menangani suatu kasus. misalkan kita menggeluti bidang bisnis. dalam berbagai tingkat posisi.

seperti berikut:          Intervensi yang paling efektif manakah yang dipilih untuk menyelesaikan problema yang bersifat khusus? Apa yang menyebabkan kasus X terjadi. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto . Proses. sedangkan sebagian yang lain tidak? Seberapa efektifkah pelayanan yang diberikan? Apa keperluan yang sesungguhnya yang dibutuhkan dari para klien yang datang? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pelayanan yang diberikan? Seberapa puaskah klien dengan pelayanan yang diberikan? Bagaimana meningkatkan pelayanan bagi para klien? Sebagai profesional kita mungkin tertarik untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan teoritis. dan apa dampak dari kasus Y? Apa hubungan dianatara dua fenomena? Bagaimana kita mengukur aktualisasi diri dari klien saya? Bagaimana kita memastikan validitas dari kuesioner yang kita buat? Model adopsi program yang bagaimanakah yang cocok untuk komunitas ini? Bagaimana cara terbaik menemukan sikap masyarakat terhadap isu-isu tertentu? Bagaimana cara memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah ini? Bagaimana kita memlih sampel yang tidak bias? Contoh yang lain. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan berikut. seperti:    Bagaimana kondisi sosial ekonomi para pemilih di wilayah tersebut? Bagaimana peta politik di Propinsi/Kabupaten/Kota tersebut? Bagaimana posisi calon Gubernur/Bupati/Walikota yang sedang kita usung? 3 Pengertian. Andaikan kita menjadi manajer kampanye seorang calon Gubernur/Bupati/Walikota.Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang bekerja sebagai supervisor. misalkan kita menggeluti bidang politik praktis. administratur pada sebuah agen. yakni:          Berapa banyak orang yang datang ke agen kita? Apa karakteristik sosial-ekonomi dan demografi para klien kita? Berapa kasus setiap harinya yang dapat kita tangani? Mengapa sebagian orang menggunakan pelayanan.

Proses. kegiatan tersebut dirancang agar tidak bias dan bersifat objektif (Lihat Kumar. melainkan obyektif (Suryabrata. 1999:13). Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Perbedaan antara penelitian dan cara lain yang bukan penelitian dalam menjawab daftar pertanyaan di atas adalah. penelitian adalah salah satu di antaranya. Pengertian. Yakni penelitian yang sistimatik dan terkontrol berdasarkan data empiris. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . Kedua. misalnya daftar pertanyaan di atas. diakui umum. Ketiga. bahwa dalam penelitian yang kita lakukan harus berlandaskan tiga hal: Pertama. bias. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. Artinya. dan perasaan. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internal. Cara penyimpulannya bukan subyektif. metode dan teknik yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. 1995:5-6). Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. Dengan model pendekatan ilmiah tersebut orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah.       Seberapa dana yang kita butuhkan untuk kegiatan kampanye? Siapa saja yang akan kita jadikan sebagai tim kampanye kandidat kita? Apa saja masalah-masalah utama yang sedang dihadapi oleh para penduduk di wilayah tersebut? Masalah apa saja yang sangat mendesak untuk dipecahkan? Hal-hal apa saja yang disenangi dan yang tidak disenangi penduduk di wilayah tersebut? Siapa saja yang menjadi tokoh kunci yang dapat digunakan vote-getter? Strategi-strategi apa yang akan digunakan sehingga mencapai hasil yang diharapkan? Ada berbagai cara dalam menangani dan memahami informasi serta menemukan jawaban dari sederetan pertanyaan yang diajukan. kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prosedur. sampai batas tertentu. kegiatan tersebut dilakukan dalam satu kerangka filosofis tertentu. Oleh karenanya penelitian adalah salah satu pendekatan ilmiah untuk memperoleh kebenaran. jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang ajeg (consistent).

Keempat. Penelaahan kepustakaan. pengujian hipotesa. penerimaan atau penolakan hipotesis.ditunjukkan pada Gambar 1 Berdasarkan gambar tersebut. Ketujuh. dan pemberian definisi operasional variabel-variabel. yaitu: Pertama. penyusunan skala dan penentuan sampel. Suryabrata. Kedua. Kesembilan. yaitu suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu. Kelima informasi ilmiah tersebut kemudian di kontrol dengan lima komponen metodologis berikut. Langkah-langkah yang dilakukan itu harus serasi dan saling mendukung satu sama lain. ada lima komponen utama informasi ilmiah (ditunjukkan dengan gambar berbentuk kotak). Kesebelas. Penyusunan rancangan penelitian. pemlihan dan perumusan masalah. Penentuan sampel. Identifikasi. Kedua. Ketiga. Effendi. Kelima. Ketiga. Proses. agar penelitian yang dilakunan itu mempunyai bobot yang cukup memadai dan memberikan kesimpulankesimpulan yang tidak meragukan. Pengumpulan data. Proses penelitian berikut-cenderung ke arah penelitian survai. Penyusunan laporan (Lihat. 1989:25). Pengertian. Kedelapan. formulasi proposisi dan penataan proposisi (Lihat: Singarimbun. Kelima. teori. observasi.Proses Penelitian Penelitian adalah suatu proses. formulasi konsep. Keenam. Penyusunan hipotesis. Adapun langkah-langkah penelitian itu pada umum seperti berikut: Pertama. interpretasi. penyusunan instrumen. klasifikasi. Ketiga. dan perkiraan parameter. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . deduksi logika. Identifikasi. inferensi logika. Kedua. 1995:59-60). generalisasi empiris. Kesepuluh. Keempat. yakni: Pertama. Keempat. Kelima. pengukuran penyederhanaan data. Pengolahan dan analisis data. hipotesa. Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data. Interpretasi hasil analisi.

Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . SAMPLE SUMMARIZATION. AND SAMPLING OBSERVATIONS Sumber: Wallace. W: The Logic of Science in Sociology.Gambar 1 Proses Penelitian THEORIES CONCEPT FORMA ION. SCALING. AND PARAMETER ESTIMATION TESTS OF HYPOTHESES INTERPRETATION. AND PROPOSITION ARRAGEMENT LOGICAL DEDUCTION LOGICAL INFERENCE EMPIRICAL GENERALIZATION DECISIONS TO ACCEPT OR REJECT HYPOTHESES HYPOTESES MEASUREMENT. 1973 Proses penelitian lain disajikan pada Gambar 2 Berdasarkan gambar tersebut pada prinsipnya bahwa semua proses penelitian tersebut adalah untuk menjawab masalah. PROPOSITION FORMATION. Proses. INSTRUMENTATION.

Setelah data terkumpul. Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metode/strategi/ pendekatan/desain penelitian yang sesuaki. 2005:18-20). peneliti dapat membaca referensi teoritis yang relevan dengan masalah dan berfikir. Proses. Sebelum instrumen digunakan untuk pengumpulan data maka instrumen penelitian harus terlebih dahulu diuji validitas dan realibilitasnya. untuk pedoman wawancara atau observasi. Pertimbangan ideal untuk memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan konsistensi yang dikehendaki. Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih. Berdasarkan analisis ini dapat disimpulkan apakah hipotesis yang diajukan diterima atau pun ditolak (Lihat: Sugiono. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . waktu dan kemudahan yang lain. Pengertian.Masalah merupakan penyimpangan di antara apa yang seharusnya dengan apa yang sesungguhnya terjadi. maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik statistik tertentu. Pengumpulan data dilakukan dilakukan denganm mempertimbangkan sifat representatif data. Sedangkan pertimbangan praktis adalah ketersediaan dana. Untuk menjawab rumusan masalah yang sifatnya sementara (berhipotesis) maka. Instrumen ini digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk angket/ kuesioner/. maka peneliti dapat menyusun instrumen penelitian. Selain itu penemuan penelitian sebelumnya yang relevan dapat juga digunakan sebagai bahan untuk memberikan jawaban sementara terhadap rumusan masalah.

Kelima. 2005: 18 Proses penelitian berikut (Fathul Himam.laporan dan evaluasi penelitian. Keenam. menulis proposal penelitian. memilih samapelo. memproses data penelitian. Keempat. Kedelapan. Pengertian. Sedangkan Kumar (1999) mengajukan delapan langkaha penelitian. 2005) ditunjukkan pada Gambar 3 Berdasarkan gambar tersebut ada enam langkah. Empiris 2. Kedua. membuat laporan-penelitian. Kelima. Keenam. Ketiga. Teoritis Konsep dan teori yang relevan Membaca dan berfikir Prinsip Deduksi Yang menyatakan Pengajuan Hipotesis Rumusan Masalah Membaca hasil penelitian Prinsip Reduksi Praduga terhadap hubungan antar variabel Penemuan yang relevan Mengumpulkan data Menyusun Instrumen penelitian Metode/ strategi pendekatan penelitian Penemuan Kesimpulan Menganalisa data Sumber: Sugiono.Keempat. membuat instrumen penelitian. Kedua. merumuskan masalah penelitian. mengkonsepkan disain penelitian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1 . mengkhususkan atau menspesifikasikan tujuan penelitian. Ketujuh. menganalisa dan mengiterpretasikan data. mereview literatur. Ketiga. mengumpulkan data. yakni: Pertama. yakni: Pertama.Gambar 2 Proses Penelitian Sumber Masalah 1. mengumpulkan data. mengidentifikasi masalah penelitian. Proses.

Gambar 3: The Research Process Cycle Identifying a Research Problem •Specifying a problem •Justifying it •Suggesting the need to study it for audience Reporting and Evaluating Research •Deciding on audiences •Structuring the report •Writing the report sensitively Reviewing the Literature •Locating resources •Selecting resources •Summarizing resources Analyzing and Interpreting Data •Breaking down the Data •Representing the Data •Explaining the Data Specifying a Purpose for Research •Identifying the purpose statement •Narrowing the purpose statement to research questions or hypotheses Collecting Data •Selecting individuals to study •Obtaining permissions •Gathering information Sumber: Fathul Himam. Proses. 2005 Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 .

penelitian dari perspektif aplikasinya. prosedur dan metode penelitian diaplikasikan untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai aspek dari issu. Termasuk ke dalam kategori penelitian murni adalah pengembangnan dan pengujian sert verifikasi metode penelitian. kebijakan publik dan administrasi publik. Gambar 4 Tipe-Tipe Penelitan Types of research From the viewpoint of Application Objectives Type of information sought Pure research Descriptive research Exploratory research Quantitave research Applied research Correlational research Explanatory research Qualitative research Kumar. lihat juga. penelitian dari perspektif tujuan. eksplanatori. 1999:8-12. dan Pengertian. prosedur dan alat ukur medologi penelitian. 2005) Pertama.Jenis-Jenis Penelitian Penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga perspektif. Proses. seperti misalnya fenomena-fenomena dalam kehidupan sosial. penelitian deskriftif. seperti yang ditunjukkan Gambar 4 (Kumar. Penelitian murni dilakukan untuk pengembangan dan pengujian teori serta hipotesis. 1999:8 Sedangkan penelitian terapan adalah bagaimana mempraktekkan berbagai jenis. teknik. Penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian murni dan terapan. Kedua. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 3 . masalah-masalah serta fenomenafenomena sosial yang ada. perilaku memilih. korelasional. Fathul Himam. Penelitian dari perspektif tujuan dapat dikategorikan menjadi.

daftar kebutuhan masyarakat. penelitian dari perspektif jenis informasi yang dicari dari penelitian. nilainya bersifat bebas nilai. kondisinya bersifat dikontrol dan dimanipulasi. kondisis kehidupan suku Aborigin di masa lalu. misalnya. masalah. adalah penelitian yang berusaha untuk mengklarifikasikan mengapa dan bagaimana adanya hubungan diantara dua aspek dan dua fenomena. atau menggambarkan sikap-sikap masyarakat menanggapi suatu issu tertentu. apa dampak tayangan iklan terhadap penjualan produk? Apa hubungan antara stress terhadap serangan jantung? Apa hubungan fertilitas dan mortalitias? Apa hubungan peningkatan teknologi terhadap ketenagakerjaan? Apa dampak suatu pelayanan kesehatan terhadap tingkat morbiditas dan kesehatan lingkungan? Penelitian Eksplanatori. apa yang memacu terjadinya peningkatan perceraian. Penelitian Eksploratori. Sebagai contoh. Ketiga. Penelitian diklasifikasikan sebagai Penelitian Deskriptif apabila berusaha menggambarkan secara sistimatik suatu situasi. instrumennya bersifat non-human. mengapa penurunan tingkat mortalitas penduduk juga diikuti oleh penurunan tingkat kelahiran. korelasional. bagaimana perasaan aneka yang hidup di lingkungan yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. datanya objektif. Tipe penelitian ini berusaha menjelaskan.eksploratori. titik pandangnya outsider. sehingga kajian yang sempit dan mendalam tersebut bisa menjadi model atau percontohan yang lebih luas. fenomena. Penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat tetap. penyediaan informasi mengenai kondisi kehidupan masyarakat. misalnya. mengapa pekerjaan yang penuh tekanan akan mengakibatkan serangan jantung. fokusnya spesifik. Berdasarkan perspektif ini penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . Proses. Penelitian Korelasional. merupakan kajian yang bertujuan menemukan atau membuktikan adanya hubungan/ ketergantungan antara dua atau lebih aspek dari suatu situasi. atau mengapa lingkungan rumah tempat anak akan berpengaruh kepada tingkat pencapaian akademisnya. penelitian jenis ini biasa dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan skala yang kecil tetapi dengan kajian yang mendalam. struktur administrasi suatu organisasi. teorinya bersifat deduktif. orientasinya verifikasi. literaturnya memegang peranan Pengertian. eksperimental. pelayanan atau program. Jenis penelitian ini biasa juga disebut “feasibility study” atau “pilot study”. penelitian yang berusaha menggambarkan jenis-jenis pelayanan disediakan oleh satu organisasi. pendekatannya survai.

orientasinya menemukan. Menurut metodenya dapat dibagi menjadi: penelitian survai. Proses. fokusnya holistik. kaji tindak. evaluasi dan historis. dan model samplingnya bersifat random. datanya subjektif. ex post facto. nilainya bersifat tidak bebas nilai. pengumpulan datanya in-depth interview. kompartif dan asosiatif. kebijakan. teorinya bersifat induktif. Jenis-jenis penelitian juga ditunjukkan Gambar 5 Berdasarkan gambar tersebut penelitian dapat dikategorikan menurut tujuan. titik pandangnya insider. Berdasarkan tujuan dikenal ada yang disebut penelitian murni dan terapan. 2005:5). eksperimental. Sedangkan penelitian kualitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat dinamis. pendekatannya etnografis. metode. literaturnya memegang peranan minor. Pengertian. Sedangkan menurut jenis data dan analisisnya. dan model samplingnya bersifat purposive dan teoritis. tingkat eksplanasi. naturalistik.penting. dan jenis data serta analisisnya. instrumennya bersifat humanis. grounded theory . kondisinya bersifat alami. kualitatif dan gabungan keduanya (Sugiyono. observasi yang partisipatif . dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . Menurut tingkat eksplanasinya dibagi menjadi: penelitian deskritif. pengumpulan datanya bersifat survai sistimatis yang terstruktur. studi kasus. penelitian dibagi menjadi: penelitian kuantitatif.

3. Dan Jenis Data Tujuan 1. Action Research/Tindakan 7. 4. 5. Terapan Metode 1. Metode. Kualitatif 3. Kuantitatif 2. 2.Gambar 1. Deskriptif 2. Tingkat Eksplanasi. Sejarah/Historis research Jenis-Jenis Penelitian Tingkat Eksplanasi 1. Survey Ex Post Facto Eksperimen Naturalistik/Kualitatif Policy Reasearch/Tindakan 6.5 Jenis-Jenis Penelitian Menurut Tujuan. Proses. Gabungan Sumber : Sugiono. Evaluasi 8. 2005:5 Pengertian. Komparatif 3. Asosiatif/Hubungan Jenis Data & Analisis 1. Murni 2. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 .

John Wiley & Sons. Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. A tool for the Social Sciences. Pemberdayaan. Bandung: Remadja Karya. Lexy J. Materi Perkuliahan. Macmillan Press LTD: London. Fifth Edition. Introduction to Sociology: Siuiation and Structures. Boston: Pearson Education. Duxbury Press. 1989. Creswell. Frank J. John Scott and Jerry Jacobs. Sebuah Praktisi Diterjemahkan oleh Matheos Nalle (1995) Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. quantitative and Mix Methods Approaches. W. George. California: Sage. 1985. 2003. 1973. New York: The Free Press. Metodologi Penelitian Kualitatif. Belmont: Duxbury Press. (1993). Naturalistic Inquiry. Metode Penelitian Sosial. J. Lymann Ott. S. Gramedia. Fuller. (1974).Lawrence . John W. Research Design Qualitative. all. Introduction to Qualitative Reserach Methods : The Search for Meaning (2nd ed. Sage Publication. Statistics. Pengertian.. Bogdan. New York : John Wiley & Sons. (1995). A Coordinated Learning System. Metode Buku Penelitian Pegangan Partisipatoris untuk para dan Upaya-Upaya Lapangan. Neuman.DAFTAR PUSTAKA Argyrous. (1992). Lincoln. Data Analysis for Social Scientist. Mikkelsen. Kohut. Inc: New York. Wim Van Zanten. R. (1997).). Statistik for Social Research. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia. Britha. 2003. 1984. Yvonna S & Egon G. Lawrence Hamilton. Guba. Belmont. Proses. Statistics for Social Scientetis. 1999. Taylor. 2001. Moleong. Statistika untuk Ilmu-ilmu Sosial. et. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . R. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful