PENGERTIAN, PROSES DAN JENIS-JENIS PENELITIAN Oleh Raditia Wahyu Supriyanto1

Pengertian Penelitian Penelitian dipergunakan oleh hampir semua propfesi. Lebih dari sekedar keterampilan, penelitian adalah sebuah cara berfikir, yakni mencermati secara kritis berbagai aspek dari profesi yang kita jalani; memahami dan merumuskan pedomanpedomam utama yang menentukan prosedur khusus; mengembangkan dan menguji teoriteori baru bagi perbaikan profesi yang kita jalani. Adalah suatu kebiasaan bahwa dalam menjalankan profesi dan kegiatan akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sepanjang hidup kita, misalnya, timbul pertanyaan seperti berikut: Diet yang terbaik yang bagaimana yang dapat menurunkan berat badan kita? Apa dampak pemutusan hubungan kerja terhadap tingkat perceraian? Apa solusi bagi masalah anak jalanan dan gelandangan? Apakah pendidikan non formal berguna? Apakah pendidikan informal itu lebih berguna bagi laki-laki dibandingkan bagi perempuan? Atau kita bisa menambahkan daftar pertanyaan tersebut sesuai dengan profesi atau disiplin yang kita tekuni seperti berikut ini (Lihat: Bouma, 2001:1; Kumar, 1999: 2-4). Misalkan kita bekerja di bidang kesehatan. Posisi kita mungkin sebagai perencana/mengurus administrasi, atau sebagai paramedis, dokter atau sebagai pekerja sosial. Dalam berbagai tingkatan posisi tersebut, maka beberapa pertanyaan berikut akan muncul di benak kita, seperti:      Berapa jumlah pasien yang saya layani setiap harinya? Apa diantara kondisi yang paling umum lazimnya ada diantara para pasien? Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Mengapa sementara pasien mengalami kondisi tersebut, sedangkan yang lain tidak mengalaminya? Kebutuhan kesehatan apa yang diperlukan masyarakat?

1

Penulis merupakan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia angkatan 2008. Saat ini sedang menginjak semester ke 6 (enam). Bisa dihubungi di radit.wahyu01@gmail.com atau radit.wahyu01@yahoo.com dan kunjungi www.radhitisme.tk Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1

Proses. sementara yang lainnya tidak? Apa yang dipikirkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan? Seberapa efektifkah pelayanan kesehatan tersebut? Bagaimana caranya menigkatkan pelayanan kesehatan? Contoh berikut.    Mengapa sebagian masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. akan tetapi gagal menangani kasus yang lain? Sumber daya apa saja yang tersedia dalam kelompok masyarakat yang dapat membantu para klien dengan kebutuhan khusus? Strategi intervensi apakah yang cocok untuk memecahkan masalah ini? Apakah klien puas dengan pelayanan yang kita berikan? Pengertian. Andaikan kita bekerja di area pemasaran. seperti:          Strategi terbaik apa yang digunakan untuk memasarkan produk khusus? Berapa tenaga penjual yang sesungguhnya kita butuhkan? Apa pengaruh penayangan iklan khusus pada produk ini? Seberapa puaskah konsumen dengan produk ini? Berapa besar dana yang akan dihabiskan konsumen ubntuk suatu produk? Apa yang disenangi dan yang tidak disenangi konsumen tentang produk ini? Kemasan yang bagaimana yang paling disenangi para konsumen untuk produk ini? Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh para tenaga penjual untuk dapat mempromosikan produk ini? Atribut apa yang kan diberikan bagi para tenaga penjual yang berpredikat baik? Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika anda sedang melayani klien dalam profesi sebagai psikolog. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaa berikut. dalam berbagai tingkat posisi. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . yakni:        Hal-hal apa yang biasanya diketengahkan oleh para klien? Hal-hal apa yang biasanya digarisbawahi oleh klien? Apa saja latar belakang sosial-ekonomi para klien? Mengapa kita sukses menangani suatu kasus. misalkan kita menggeluti bidang bisnis. konselor atau pekerja sosial.

Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan berikut. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto . seperti:    Bagaimana kondisi sosial ekonomi para pemilih di wilayah tersebut? Bagaimana peta politik di Propinsi/Kabupaten/Kota tersebut? Bagaimana posisi calon Gubernur/Bupati/Walikota yang sedang kita usung? 3 Pengertian. misalkan kita menggeluti bidang politik praktis. Proses. yakni:          Berapa banyak orang yang datang ke agen kita? Apa karakteristik sosial-ekonomi dan demografi para klien kita? Berapa kasus setiap harinya yang dapat kita tangani? Mengapa sebagian orang menggunakan pelayanan. Andaikan kita menjadi manajer kampanye seorang calon Gubernur/Bupati/Walikota. administratur pada sebuah agen. sedangkan sebagian yang lain tidak? Seberapa efektifkah pelayanan yang diberikan? Apa keperluan yang sesungguhnya yang dibutuhkan dari para klien yang datang? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pelayanan yang diberikan? Seberapa puaskah klien dengan pelayanan yang diberikan? Bagaimana meningkatkan pelayanan bagi para klien? Sebagai profesional kita mungkin tertarik untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan teoritis.Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang bekerja sebagai supervisor. seperti berikut:          Intervensi yang paling efektif manakah yang dipilih untuk menyelesaikan problema yang bersifat khusus? Apa yang menyebabkan kasus X terjadi. dan apa dampak dari kasus Y? Apa hubungan dianatara dua fenomena? Bagaimana kita mengukur aktualisasi diri dari klien saya? Bagaimana kita memastikan validitas dari kuesioner yang kita buat? Model adopsi program yang bagaimanakah yang cocok untuk komunitas ini? Bagaimana cara terbaik menemukan sikap masyarakat terhadap isu-isu tertentu? Bagaimana cara memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah ini? Bagaimana kita memlih sampel yang tidak bias? Contoh yang lain.

Proses.       Seberapa dana yang kita butuhkan untuk kegiatan kampanye? Siapa saja yang akan kita jadikan sebagai tim kampanye kandidat kita? Apa saja masalah-masalah utama yang sedang dihadapi oleh para penduduk di wilayah tersebut? Masalah apa saja yang sangat mendesak untuk dipecahkan? Hal-hal apa saja yang disenangi dan yang tidak disenangi penduduk di wilayah tersebut? Siapa saja yang menjadi tokoh kunci yang dapat digunakan vote-getter? Strategi-strategi apa yang akan digunakan sehingga mencapai hasil yang diharapkan? Ada berbagai cara dalam menangani dan memahami informasi serta menemukan jawaban dari sederetan pertanyaan yang diajukan. Artinya. melainkan obyektif (Suryabrata. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. penelitian adalah salah satu di antaranya. 1995:5-6). kegiatan tersebut dirancang agar tidak bias dan bersifat objektif (Lihat Kumar. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. metode dan teknik yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. bias. Dengan model pendekatan ilmiah tersebut orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. sampai batas tertentu. dan perasaan. Perbedaan antara penelitian dan cara lain yang bukan penelitian dalam menjawab daftar pertanyaan di atas adalah. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. diakui umum. Cara penyimpulannya bukan subyektif. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang ajeg (consistent). misalnya daftar pertanyaan di atas. kegiatan tersebut dilakukan dalam satu kerangka filosofis tertentu. 1999:13). bahwa dalam penelitian yang kita lakukan harus berlandaskan tiga hal: Pertama. kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prosedur. Kedua. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. Yakni penelitian yang sistimatik dan terkontrol berdasarkan data empiris. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. Ketiga. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. Oleh karenanya penelitian adalah salah satu pendekatan ilmiah untuk memperoleh kebenaran. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internal. Pengertian.

Kelima. Kedua. deduksi logika. Ketiga. Penyusunan laporan (Lihat. Pengertian. pengukuran penyederhanaan data. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . Effendi. Kesembilan. yaitu suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu. Proses. generalisasi empiris. Identifikasi. penyusunan skala dan penentuan sampel. teori. Pengumpulan data. Ketiga. inferensi logika. 1989:25). pemlihan dan perumusan masalah. dan perkiraan parameter. Kedelapan. Keenam. Identifikasi. Kedua. agar penelitian yang dilakunan itu mempunyai bobot yang cukup memadai dan memberikan kesimpulankesimpulan yang tidak meragukan. Kelima. Adapun langkah-langkah penelitian itu pada umum seperti berikut: Pertama. dan pemberian definisi operasional variabel-variabel. Suryabrata. 1995:59-60). Keempat. Ketujuh. Kesebelas. Penyusunan hipotesis. hipotesa. penerimaan atau penolakan hipotesis. formulasi proposisi dan penataan proposisi (Lihat: Singarimbun.Proses Penelitian Penelitian adalah suatu proses. formulasi konsep.ditunjukkan pada Gambar 1 Berdasarkan gambar tersebut. Ketiga. Kesepuluh. penyusunan instrumen. Keempat. ada lima komponen utama informasi ilmiah (ditunjukkan dengan gambar berbentuk kotak). yakni: Pertama. Kelima. Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data. pengujian hipotesa. Penentuan sampel. Pengolahan dan analisis data. Penyusunan rancangan penelitian. klasifikasi. Interpretasi hasil analisi. Kedua. Penelaahan kepustakaan. yaitu: Pertama. Proses penelitian berikut-cenderung ke arah penelitian survai. Kelima informasi ilmiah tersebut kemudian di kontrol dengan lima komponen metodologis berikut. Keempat. interpretasi. observasi. Langkah-langkah yang dilakukan itu harus serasi dan saling mendukung satu sama lain.

SCALING. INSTRUMENTATION. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . W: The Logic of Science in Sociology. Pengertian.Gambar 1 Proses Penelitian THEORIES CONCEPT FORMA ION. AND PARAMETER ESTIMATION TESTS OF HYPOTHESES INTERPRETATION. PROPOSITION FORMATION. AND SAMPLING OBSERVATIONS Sumber: Wallace. 1973 Proses penelitian lain disajikan pada Gambar 2 Berdasarkan gambar tersebut pada prinsipnya bahwa semua proses penelitian tersebut adalah untuk menjawab masalah. Proses. SAMPLE SUMMARIZATION. AND PROPOSITION ARRAGEMENT LOGICAL DEDUCTION LOGICAL INFERENCE EMPIRICAL GENERALIZATION DECISIONS TO ACCEPT OR REJECT HYPOTHESES HYPOTESES MEASUREMENT.

untuk pedoman wawancara atau observasi. Pertimbangan ideal untuk memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan konsistensi yang dikehendaki. Pengumpulan data dilakukan dilakukan denganm mempertimbangkan sifat representatif data. peneliti dapat membaca referensi teoritis yang relevan dengan masalah dan berfikir.Masalah merupakan penyimpangan di antara apa yang seharusnya dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Instrumen ini digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk angket/ kuesioner/. 2005:18-20). Untuk menjawab rumusan masalah yang sifatnya sementara (berhipotesis) maka. Pengertian. waktu dan kemudahan yang lain. Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . Proses. Selain itu penemuan penelitian sebelumnya yang relevan dapat juga digunakan sebagai bahan untuk memberikan jawaban sementara terhadap rumusan masalah. Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metode/strategi/ pendekatan/desain penelitian yang sesuaki. maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik statistik tertentu. Berdasarkan analisis ini dapat disimpulkan apakah hipotesis yang diajukan diterima atau pun ditolak (Lihat: Sugiono. Sedangkan pertimbangan praktis adalah ketersediaan dana. Sebelum instrumen digunakan untuk pengumpulan data maka instrumen penelitian harus terlebih dahulu diuji validitas dan realibilitasnya. maka peneliti dapat menyusun instrumen penelitian. Setelah data terkumpul.

Proses. Kelima. merumuskan masalah penelitian. membuat laporan-penelitian. Kelima. yakni: Pertama. Empiris 2. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1 . memilih samapelo. mengumpulkan data. Keenam. mengumpulkan data. mengidentifikasi masalah penelitian. 2005) ditunjukkan pada Gambar 3 Berdasarkan gambar tersebut ada enam langkah. Keenam. 2005: 18 Proses penelitian berikut (Fathul Himam. Pengertian. Keempat.Keempat. yakni: Pertama. menganalisa dan mengiterpretasikan data. menulis proposal penelitian. mengkonsepkan disain penelitian. membuat instrumen penelitian.Gambar 2 Proses Penelitian Sumber Masalah 1.laporan dan evaluasi penelitian. memproses data penelitian. Ketiga. Kedua. Sedangkan Kumar (1999) mengajukan delapan langkaha penelitian. Teoritis Konsep dan teori yang relevan Membaca dan berfikir Prinsip Deduksi Yang menyatakan Pengajuan Hipotesis Rumusan Masalah Membaca hasil penelitian Prinsip Reduksi Praduga terhadap hubungan antar variabel Penemuan yang relevan Mengumpulkan data Menyusun Instrumen penelitian Metode/ strategi pendekatan penelitian Penemuan Kesimpulan Menganalisa data Sumber: Sugiono. Kedelapan. mereview literatur. Kedua. Ketujuh. mengkhususkan atau menspesifikasikan tujuan penelitian. Ketiga.

dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 .Gambar 3: The Research Process Cycle Identifying a Research Problem •Specifying a problem •Justifying it •Suggesting the need to study it for audience Reporting and Evaluating Research •Deciding on audiences •Structuring the report •Writing the report sensitively Reviewing the Literature •Locating resources •Selecting resources •Summarizing resources Analyzing and Interpreting Data •Breaking down the Data •Representing the Data •Explaining the Data Specifying a Purpose for Research •Identifying the purpose statement •Narrowing the purpose statement to research questions or hypotheses Collecting Data •Selecting individuals to study •Obtaining permissions •Gathering information Sumber: Fathul Himam. 2005 Pengertian. Proses.

prosedur dan alat ukur medologi penelitian. prosedur dan metode penelitian diaplikasikan untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai aspek dari issu. masalah-masalah serta fenomenafenomena sosial yang ada. Penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian murni dan terapan. lihat juga. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 3 . Penelitian dari perspektif tujuan dapat dikategorikan menjadi. seperti misalnya fenomena-fenomena dalam kehidupan sosial. kebijakan publik dan administrasi publik. Termasuk ke dalam kategori penelitian murni adalah pengembangnan dan pengujian sert verifikasi metode penelitian. penelitian dari perspektif aplikasinya. penelitian deskriftif. teknik. Proses. eksplanatori. perilaku memilih. Kedua. penelitian dari perspektif tujuan. korelasional. 2005) Pertama. Penelitian murni dilakukan untuk pengembangan dan pengujian teori serta hipotesis. 1999:8-12. 1999:8 Sedangkan penelitian terapan adalah bagaimana mempraktekkan berbagai jenis. Fathul Himam.Jenis-Jenis Penelitian Penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga perspektif. Gambar 4 Tipe-Tipe Penelitan Types of research From the viewpoint of Application Objectives Type of information sought Pure research Descriptive research Exploratory research Quantitave research Applied research Correlational research Explanatory research Qualitative research Kumar. dan Pengertian. seperti yang ditunjukkan Gambar 4 (Kumar.

Penelitian Eksploratori. datanya objektif. korelasional. eksperimental. pelayanan atau program. titik pandangnya outsider. Proses. fenomena. Tipe penelitian ini berusaha menjelaskan. apa dampak tayangan iklan terhadap penjualan produk? Apa hubungan antara stress terhadap serangan jantung? Apa hubungan fertilitas dan mortalitias? Apa hubungan peningkatan teknologi terhadap ketenagakerjaan? Apa dampak suatu pelayanan kesehatan terhadap tingkat morbiditas dan kesehatan lingkungan? Penelitian Eksplanatori. Jenis penelitian ini biasa juga disebut “feasibility study” atau “pilot study”. bagaimana perasaan aneka yang hidup di lingkungan yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. atau menggambarkan sikap-sikap masyarakat menanggapi suatu issu tertentu. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . literaturnya memegang peranan Pengertian. atau mengapa lingkungan rumah tempat anak akan berpengaruh kepada tingkat pencapaian akademisnya. teorinya bersifat deduktif. mengapa penurunan tingkat mortalitas penduduk juga diikuti oleh penurunan tingkat kelahiran. nilainya bersifat bebas nilai. Sebagai contoh. apa yang memacu terjadinya peningkatan perceraian. mengapa pekerjaan yang penuh tekanan akan mengakibatkan serangan jantung. instrumennya bersifat non-human. Penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat tetap. struktur administrasi suatu organisasi. Penelitian diklasifikasikan sebagai Penelitian Deskriptif apabila berusaha menggambarkan secara sistimatik suatu situasi. Berdasarkan perspektif ini penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif.eksploratori. Penelitian Korelasional. fokusnya spesifik. sehingga kajian yang sempit dan mendalam tersebut bisa menjadi model atau percontohan yang lebih luas. masalah. pendekatannya survai. kondisinya bersifat dikontrol dan dimanipulasi. misalnya. penyediaan informasi mengenai kondisi kehidupan masyarakat. misalnya. adalah penelitian yang berusaha untuk mengklarifikasikan mengapa dan bagaimana adanya hubungan diantara dua aspek dan dua fenomena. daftar kebutuhan masyarakat. merupakan kajian yang bertujuan menemukan atau membuktikan adanya hubungan/ ketergantungan antara dua atau lebih aspek dari suatu situasi. penelitian dari perspektif jenis informasi yang dicari dari penelitian. kondisis kehidupan suku Aborigin di masa lalu. penelitian jenis ini biasa dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan skala yang kecil tetapi dengan kajian yang mendalam. penelitian yang berusaha menggambarkan jenis-jenis pelayanan disediakan oleh satu organisasi. Ketiga. orientasinya verifikasi.

Menurut tingkat eksplanasinya dibagi menjadi: penelitian deskritif. kondisinya bersifat alami. observasi yang partisipatif . titik pandangnya insider. Berdasarkan tujuan dikenal ada yang disebut penelitian murni dan terapan. pengumpulan datanya bersifat survai sistimatis yang terstruktur. kualitatif dan gabungan keduanya (Sugiyono. naturalistik. tingkat eksplanasi. orientasinya menemukan. teorinya bersifat induktif. studi kasus. datanya subjektif. fokusnya holistik. nilainya bersifat tidak bebas nilai. dan model samplingnya bersifat purposive dan teoritis. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . literaturnya memegang peranan minor. ex post facto. grounded theory . evaluasi dan historis.penting. penelitian dibagi menjadi: penelitian kuantitatif. Sedangkan menurut jenis data dan analisisnya. Jenis-jenis penelitian juga ditunjukkan Gambar 5 Berdasarkan gambar tersebut penelitian dapat dikategorikan menurut tujuan. kaji tindak. Pengertian. Sedangkan penelitian kualitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat dinamis. kompartif dan asosiatif. Proses. Menurut metodenya dapat dibagi menjadi: penelitian survai. pengumpulan datanya in-depth interview. pendekatannya etnografis. metode. dan model samplingnya bersifat random. eksperimental. 2005:5). dan jenis data serta analisisnya. instrumennya bersifat humanis. kebijakan.

Gambar 1. 5. Action Research/Tindakan 7. Proses. Survey Ex Post Facto Eksperimen Naturalistik/Kualitatif Policy Reasearch/Tindakan 6. Tingkat Eksplanasi. 4.5 Jenis-Jenis Penelitian Menurut Tujuan. Dan Jenis Data Tujuan 1. Kualitatif 3. Murni 2. Metode. Kuantitatif 2. Evaluasi 8. 2. Komparatif 3. Deskriptif 2. Sejarah/Historis research Jenis-Jenis Penelitian Tingkat Eksplanasi 1. 3. Gabungan Sumber : Sugiono. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . Asosiatif/Hubungan Jenis Data & Analisis 1. Terapan Metode 1. 2005:5 Pengertian.

2003. Guba. Materi Perkuliahan. W. (1997). Statistika untuk Ilmu-ilmu Sosial. Macmillan Press LTD: London. John W. Kohut. California: Sage. quantitative and Mix Methods Approaches. New York : John Wiley & Sons. et. Statistik for Social Research. John Scott and Jerry Jacobs. Inc: New York. A tool for the Social Sciences. Wim Van Zanten. Statistics. Fifth Edition. Britha. Lincoln. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . 2001. A Coordinated Learning System. New York: The Free Press. R. Bandung: Remadja Karya. George. Neuman. Pengertian. (1993). Mikkelsen. Proses.. Boston: Pearson Education. John Wiley & Sons. Moleong. Creswell. Research Design Qualitative. Taylor. Lawrence Hamilton. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia. Lymann Ott. Lexy J. Pemberdayaan. Gramedia. Naturalistic Inquiry. Sage Publication. Jakarta. Belmont. Frank J. R. J. Belmont: Duxbury Press.DAFTAR PUSTAKA Argyrous. Introduction to Sociology: Siuiation and Structures. Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. (1974). Bogdan. 2003. Duxbury Press. 1999. 1985. 1984. (1995). all. Fuller. S.). 1989.Lawrence . (1992). Metodologi Penelitian Kualitatif. Statistics for Social Scientetis. 1973. Yvonna S & Egon G. Metode Buku Penelitian Pegangan Partisipatoris untuk para dan Upaya-Upaya Lapangan. Metode Penelitian Sosial. Introduction to Qualitative Reserach Methods : The Search for Meaning (2nd ed. Sebuah Praktisi Diterjemahkan oleh Matheos Nalle (1995) Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Data Analysis for Social Scientist.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful