PENGERTIAN, PROSES DAN JENIS-JENIS PENELITIAN Oleh Raditia Wahyu Supriyanto1

Pengertian Penelitian Penelitian dipergunakan oleh hampir semua propfesi. Lebih dari sekedar keterampilan, penelitian adalah sebuah cara berfikir, yakni mencermati secara kritis berbagai aspek dari profesi yang kita jalani; memahami dan merumuskan pedomanpedomam utama yang menentukan prosedur khusus; mengembangkan dan menguji teoriteori baru bagi perbaikan profesi yang kita jalani. Adalah suatu kebiasaan bahwa dalam menjalankan profesi dan kegiatan akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sepanjang hidup kita, misalnya, timbul pertanyaan seperti berikut: Diet yang terbaik yang bagaimana yang dapat menurunkan berat badan kita? Apa dampak pemutusan hubungan kerja terhadap tingkat perceraian? Apa solusi bagi masalah anak jalanan dan gelandangan? Apakah pendidikan non formal berguna? Apakah pendidikan informal itu lebih berguna bagi laki-laki dibandingkan bagi perempuan? Atau kita bisa menambahkan daftar pertanyaan tersebut sesuai dengan profesi atau disiplin yang kita tekuni seperti berikut ini (Lihat: Bouma, 2001:1; Kumar, 1999: 2-4). Misalkan kita bekerja di bidang kesehatan. Posisi kita mungkin sebagai perencana/mengurus administrasi, atau sebagai paramedis, dokter atau sebagai pekerja sosial. Dalam berbagai tingkatan posisi tersebut, maka beberapa pertanyaan berikut akan muncul di benak kita, seperti:      Berapa jumlah pasien yang saya layani setiap harinya? Apa diantara kondisi yang paling umum lazimnya ada diantara para pasien? Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Mengapa sementara pasien mengalami kondisi tersebut, sedangkan yang lain tidak mengalaminya? Kebutuhan kesehatan apa yang diperlukan masyarakat?

1

Penulis merupakan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia angkatan 2008. Saat ini sedang menginjak semester ke 6 (enam). Bisa dihubungi di radit.wahyu01@gmail.com atau radit.wahyu01@yahoo.com dan kunjungi www.radhitisme.tk Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1

sementara yang lainnya tidak? Apa yang dipikirkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan? Seberapa efektifkah pelayanan kesehatan tersebut? Bagaimana caranya menigkatkan pelayanan kesehatan? Contoh berikut. Andaikan kita bekerja di area pemasaran. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . yakni:        Hal-hal apa yang biasanya diketengahkan oleh para klien? Hal-hal apa yang biasanya digarisbawahi oleh klien? Apa saja latar belakang sosial-ekonomi para klien? Mengapa kita sukses menangani suatu kasus. dalam berbagai tingkat posisi.    Mengapa sebagian masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. misalkan kita menggeluti bidang bisnis. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaa berikut. Proses. akan tetapi gagal menangani kasus yang lain? Sumber daya apa saja yang tersedia dalam kelompok masyarakat yang dapat membantu para klien dengan kebutuhan khusus? Strategi intervensi apakah yang cocok untuk memecahkan masalah ini? Apakah klien puas dengan pelayanan yang kita berikan? Pengertian. konselor atau pekerja sosial. seperti:          Strategi terbaik apa yang digunakan untuk memasarkan produk khusus? Berapa tenaga penjual yang sesungguhnya kita butuhkan? Apa pengaruh penayangan iklan khusus pada produk ini? Seberapa puaskah konsumen dengan produk ini? Berapa besar dana yang akan dihabiskan konsumen ubntuk suatu produk? Apa yang disenangi dan yang tidak disenangi konsumen tentang produk ini? Kemasan yang bagaimana yang paling disenangi para konsumen untuk produk ini? Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh para tenaga penjual untuk dapat mempromosikan produk ini? Atribut apa yang kan diberikan bagi para tenaga penjual yang berpredikat baik? Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika anda sedang melayani klien dalam profesi sebagai psikolog.

administratur pada sebuah agen. misalkan kita menggeluti bidang politik praktis. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto . yakni:          Berapa banyak orang yang datang ke agen kita? Apa karakteristik sosial-ekonomi dan demografi para klien kita? Berapa kasus setiap harinya yang dapat kita tangani? Mengapa sebagian orang menggunakan pelayanan.Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang bekerja sebagai supervisor. Andaikan kita menjadi manajer kampanye seorang calon Gubernur/Bupati/Walikota. seperti:    Bagaimana kondisi sosial ekonomi para pemilih di wilayah tersebut? Bagaimana peta politik di Propinsi/Kabupaten/Kota tersebut? Bagaimana posisi calon Gubernur/Bupati/Walikota yang sedang kita usung? 3 Pengertian. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan berikut. Proses. dan apa dampak dari kasus Y? Apa hubungan dianatara dua fenomena? Bagaimana kita mengukur aktualisasi diri dari klien saya? Bagaimana kita memastikan validitas dari kuesioner yang kita buat? Model adopsi program yang bagaimanakah yang cocok untuk komunitas ini? Bagaimana cara terbaik menemukan sikap masyarakat terhadap isu-isu tertentu? Bagaimana cara memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah ini? Bagaimana kita memlih sampel yang tidak bias? Contoh yang lain. seperti berikut:          Intervensi yang paling efektif manakah yang dipilih untuk menyelesaikan problema yang bersifat khusus? Apa yang menyebabkan kasus X terjadi. sedangkan sebagian yang lain tidak? Seberapa efektifkah pelayanan yang diberikan? Apa keperluan yang sesungguhnya yang dibutuhkan dari para klien yang datang? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pelayanan yang diberikan? Seberapa puaskah klien dengan pelayanan yang diberikan? Bagaimana meningkatkan pelayanan bagi para klien? Sebagai profesional kita mungkin tertarik untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan teoritis.

Ketiga. bias. Artinya. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . 1999:13). Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internal. Kedua. Oleh karenanya penelitian adalah salah satu pendekatan ilmiah untuk memperoleh kebenaran. Dengan model pendekatan ilmiah tersebut orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. penelitian adalah salah satu di antaranya. Pengertian. melainkan obyektif (Suryabrata. kegiatan tersebut dilakukan dalam satu kerangka filosofis tertentu. diakui umum.       Seberapa dana yang kita butuhkan untuk kegiatan kampanye? Siapa saja yang akan kita jadikan sebagai tim kampanye kandidat kita? Apa saja masalah-masalah utama yang sedang dihadapi oleh para penduduk di wilayah tersebut? Masalah apa saja yang sangat mendesak untuk dipecahkan? Hal-hal apa saja yang disenangi dan yang tidak disenangi penduduk di wilayah tersebut? Siapa saja yang menjadi tokoh kunci yang dapat digunakan vote-getter? Strategi-strategi apa yang akan digunakan sehingga mencapai hasil yang diharapkan? Ada berbagai cara dalam menangani dan memahami informasi serta menemukan jawaban dari sederetan pertanyaan yang diajukan. metode dan teknik yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. 1995:5-6). Proses. dan perasaan. bahwa dalam penelitian yang kita lakukan harus berlandaskan tiga hal: Pertama. misalnya daftar pertanyaan di atas. kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prosedur. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. kegiatan tersebut dirancang agar tidak bias dan bersifat objektif (Lihat Kumar. Yakni penelitian yang sistimatik dan terkontrol berdasarkan data empiris. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Cara penyimpulannya bukan subyektif. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. Perbedaan antara penelitian dan cara lain yang bukan penelitian dalam menjawab daftar pertanyaan di atas adalah. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. sampai batas tertentu. jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang ajeg (consistent).

pengujian hipotesa. Kelima. yakni: Pertama. Identifikasi. Kedua. observasi. 1995:59-60). Kelima. Kelima informasi ilmiah tersebut kemudian di kontrol dengan lima komponen metodologis berikut. Keenam. hipotesa. formulasi konsep. teori. Pengolahan dan analisis data. Kesepuluh. Pengumpulan data. Langkah-langkah yang dilakukan itu harus serasi dan saling mendukung satu sama lain. dan perkiraan parameter. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . Proses. formulasi proposisi dan penataan proposisi (Lihat: Singarimbun. deduksi logika. interpretasi. Proses penelitian berikut-cenderung ke arah penelitian survai. Penentuan sampel. penerimaan atau penolakan hipotesis. Keempat. Ketujuh. Adapun langkah-langkah penelitian itu pada umum seperti berikut: Pertama. penyusunan instrumen. yaitu suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu. generalisasi empiris. Penelaahan kepustakaan. Penyusunan hipotesis. Ketiga. penyusunan skala dan penentuan sampel. Kelima. klasifikasi. pengukuran penyederhanaan data.ditunjukkan pada Gambar 1 Berdasarkan gambar tersebut. Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data. Kedua. Interpretasi hasil analisi. Keempat. ada lima komponen utama informasi ilmiah (ditunjukkan dengan gambar berbentuk kotak). dan pemberian definisi operasional variabel-variabel. inferensi logika. agar penelitian yang dilakunan itu mempunyai bobot yang cukup memadai dan memberikan kesimpulankesimpulan yang tidak meragukan. Kedua. Penyusunan laporan (Lihat. Kedelapan. yaitu: Pertama. 1989:25). Kesebelas. pemlihan dan perumusan masalah. Identifikasi. Penyusunan rancangan penelitian. Ketiga. Suryabrata. Ketiga. Keempat. Kesembilan. Pengertian.Proses Penelitian Penelitian adalah suatu proses. Effendi.

W: The Logic of Science in Sociology. Pengertian. AND SAMPLING OBSERVATIONS Sumber: Wallace. AND PARAMETER ESTIMATION TESTS OF HYPOTHESES INTERPRETATION. SAMPLE SUMMARIZATION. INSTRUMENTATION. SCALING. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . 1973 Proses penelitian lain disajikan pada Gambar 2 Berdasarkan gambar tersebut pada prinsipnya bahwa semua proses penelitian tersebut adalah untuk menjawab masalah. Proses.Gambar 1 Proses Penelitian THEORIES CONCEPT FORMA ION. AND PROPOSITION ARRAGEMENT LOGICAL DEDUCTION LOGICAL INFERENCE EMPIRICAL GENERALIZATION DECISIONS TO ACCEPT OR REJECT HYPOTHESES HYPOTESES MEASUREMENT. PROPOSITION FORMATION.

Masalah merupakan penyimpangan di antara apa yang seharusnya dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Berdasarkan analisis ini dapat disimpulkan apakah hipotesis yang diajukan diterima atau pun ditolak (Lihat: Sugiono. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik statistik tertentu. Pertimbangan ideal untuk memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan konsistensi yang dikehendaki. Untuk menjawab rumusan masalah yang sifatnya sementara (berhipotesis) maka. Sedangkan pertimbangan praktis adalah ketersediaan dana. Instrumen ini digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk angket/ kuesioner/. Setelah data terkumpul. maka peneliti dapat menyusun instrumen penelitian. peneliti dapat membaca referensi teoritis yang relevan dengan masalah dan berfikir. Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih. 2005:18-20). Sebelum instrumen digunakan untuk pengumpulan data maka instrumen penelitian harus terlebih dahulu diuji validitas dan realibilitasnya. untuk pedoman wawancara atau observasi. Proses. Pengertian. Pengumpulan data dilakukan dilakukan denganm mempertimbangkan sifat representatif data. waktu dan kemudahan yang lain. Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metode/strategi/ pendekatan/desain penelitian yang sesuaki. Selain itu penemuan penelitian sebelumnya yang relevan dapat juga digunakan sebagai bahan untuk memberikan jawaban sementara terhadap rumusan masalah.

membuat instrumen penelitian. Keempat. menganalisa dan mengiterpretasikan data. 2005) ditunjukkan pada Gambar 3 Berdasarkan gambar tersebut ada enam langkah. yakni: Pertama. mengumpulkan data. Empiris 2. Keenam. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1 . Kelima. Kedua. Sedangkan Kumar (1999) mengajukan delapan langkaha penelitian. mengumpulkan data. merumuskan masalah penelitian. yakni: Pertama. Proses.laporan dan evaluasi penelitian. mereview literatur. membuat laporan-penelitian. Keenam. Ketiga. mengidentifikasi masalah penelitian. Teoritis Konsep dan teori yang relevan Membaca dan berfikir Prinsip Deduksi Yang menyatakan Pengajuan Hipotesis Rumusan Masalah Membaca hasil penelitian Prinsip Reduksi Praduga terhadap hubungan antar variabel Penemuan yang relevan Mengumpulkan data Menyusun Instrumen penelitian Metode/ strategi pendekatan penelitian Penemuan Kesimpulan Menganalisa data Sumber: Sugiono. mengkonsepkan disain penelitian. mengkhususkan atau menspesifikasikan tujuan penelitian. Kedelapan.Keempat.Gambar 2 Proses Penelitian Sumber Masalah 1. 2005: 18 Proses penelitian berikut (Fathul Himam. memilih samapelo. memproses data penelitian. menulis proposal penelitian. Ketujuh. Ketiga. Pengertian. Kedua. Kelima.

2005 Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . Proses.Gambar 3: The Research Process Cycle Identifying a Research Problem •Specifying a problem •Justifying it •Suggesting the need to study it for audience Reporting and Evaluating Research •Deciding on audiences •Structuring the report •Writing the report sensitively Reviewing the Literature •Locating resources •Selecting resources •Summarizing resources Analyzing and Interpreting Data •Breaking down the Data •Representing the Data •Explaining the Data Specifying a Purpose for Research •Identifying the purpose statement •Narrowing the purpose statement to research questions or hypotheses Collecting Data •Selecting individuals to study •Obtaining permissions •Gathering information Sumber: Fathul Himam.

lihat juga. prosedur dan alat ukur medologi penelitian. seperti yang ditunjukkan Gambar 4 (Kumar. Termasuk ke dalam kategori penelitian murni adalah pengembangnan dan pengujian sert verifikasi metode penelitian. teknik. penelitian dari perspektif aplikasinya. Proses. kebijakan publik dan administrasi publik. prosedur dan metode penelitian diaplikasikan untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai aspek dari issu. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 3 . Fathul Himam. Penelitian dari perspektif tujuan dapat dikategorikan menjadi. Gambar 4 Tipe-Tipe Penelitan Types of research From the viewpoint of Application Objectives Type of information sought Pure research Descriptive research Exploratory research Quantitave research Applied research Correlational research Explanatory research Qualitative research Kumar. seperti misalnya fenomena-fenomena dalam kehidupan sosial.Jenis-Jenis Penelitian Penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga perspektif. masalah-masalah serta fenomenafenomena sosial yang ada. korelasional. penelitian dari perspektif tujuan. Penelitian murni dilakukan untuk pengembangan dan pengujian teori serta hipotesis. 1999:8-12. penelitian deskriftif. 1999:8 Sedangkan penelitian terapan adalah bagaimana mempraktekkan berbagai jenis. Penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian murni dan terapan. dan Pengertian. 2005) Pertama. perilaku memilih. eksplanatori. Kedua.

mengapa pekerjaan yang penuh tekanan akan mengakibatkan serangan jantung. Penelitian diklasifikasikan sebagai Penelitian Deskriptif apabila berusaha menggambarkan secara sistimatik suatu situasi. fenomena. penyediaan informasi mengenai kondisi kehidupan masyarakat.eksploratori. literaturnya memegang peranan Pengertian. adalah penelitian yang berusaha untuk mengklarifikasikan mengapa dan bagaimana adanya hubungan diantara dua aspek dan dua fenomena. orientasinya verifikasi. struktur administrasi suatu organisasi. kondisinya bersifat dikontrol dan dimanipulasi. teorinya bersifat deduktif. misalnya. Berdasarkan perspektif ini penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif. instrumennya bersifat non-human. Proses. Tipe penelitian ini berusaha menjelaskan. penelitian yang berusaha menggambarkan jenis-jenis pelayanan disediakan oleh satu organisasi. Ketiga. nilainya bersifat bebas nilai. kondisis kehidupan suku Aborigin di masa lalu. Sebagai contoh. masalah. titik pandangnya outsider. Penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat tetap. apa dampak tayangan iklan terhadap penjualan produk? Apa hubungan antara stress terhadap serangan jantung? Apa hubungan fertilitas dan mortalitias? Apa hubungan peningkatan teknologi terhadap ketenagakerjaan? Apa dampak suatu pelayanan kesehatan terhadap tingkat morbiditas dan kesehatan lingkungan? Penelitian Eksplanatori. apa yang memacu terjadinya peningkatan perceraian. pendekatannya survai. pelayanan atau program. penelitian jenis ini biasa dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan skala yang kecil tetapi dengan kajian yang mendalam. datanya objektif. fokusnya spesifik. Penelitian Eksploratori. atau menggambarkan sikap-sikap masyarakat menanggapi suatu issu tertentu. korelasional. Jenis penelitian ini biasa juga disebut “feasibility study” atau “pilot study”. misalnya. sehingga kajian yang sempit dan mendalam tersebut bisa menjadi model atau percontohan yang lebih luas. mengapa penurunan tingkat mortalitas penduduk juga diikuti oleh penurunan tingkat kelahiran. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . eksperimental. merupakan kajian yang bertujuan menemukan atau membuktikan adanya hubungan/ ketergantungan antara dua atau lebih aspek dari suatu situasi. daftar kebutuhan masyarakat. Penelitian Korelasional. bagaimana perasaan aneka yang hidup di lingkungan yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. penelitian dari perspektif jenis informasi yang dicari dari penelitian. atau mengapa lingkungan rumah tempat anak akan berpengaruh kepada tingkat pencapaian akademisnya.

grounded theory . dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . datanya subjektif. Pengertian. kompartif dan asosiatif. kaji tindak. dan model samplingnya bersifat random. titik pandangnya insider. Menurut tingkat eksplanasinya dibagi menjadi: penelitian deskritif.penting. instrumennya bersifat humanis. pendekatannya etnografis. kualitatif dan gabungan keduanya (Sugiyono. 2005:5). studi kasus. teorinya bersifat induktif. Sedangkan penelitian kualitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat dinamis. nilainya bersifat tidak bebas nilai. Jenis-jenis penelitian juga ditunjukkan Gambar 5 Berdasarkan gambar tersebut penelitian dapat dikategorikan menurut tujuan. Proses. tingkat eksplanasi. Berdasarkan tujuan dikenal ada yang disebut penelitian murni dan terapan. Menurut metodenya dapat dibagi menjadi: penelitian survai. evaluasi dan historis. naturalistik. ex post facto. pengumpulan datanya in-depth interview. observasi yang partisipatif . dan jenis data serta analisisnya. metode. penelitian dibagi menjadi: penelitian kuantitatif. literaturnya memegang peranan minor. eksperimental. kebijakan. Sedangkan menurut jenis data dan analisisnya. dan model samplingnya bersifat purposive dan teoritis. kondisinya bersifat alami. fokusnya holistik. orientasinya menemukan. pengumpulan datanya bersifat survai sistimatis yang terstruktur.

Terapan Metode 1. Action Research/Tindakan 7. Evaluasi 8. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . Kualitatif 3. Deskriptif 2. Kuantitatif 2. 4. Asosiatif/Hubungan Jenis Data & Analisis 1. Metode. Dan Jenis Data Tujuan 1. 5.5 Jenis-Jenis Penelitian Menurut Tujuan. Komparatif 3. Survey Ex Post Facto Eksperimen Naturalistik/Kualitatif Policy Reasearch/Tindakan 6. 2. Tingkat Eksplanasi. 3.Gambar 1. Murni 2. 2005:5 Pengertian. Proses. Gabungan Sumber : Sugiono. Sejarah/Historis research Jenis-Jenis Penelitian Tingkat Eksplanasi 1.

(1992).). Inc: New York. 1985. 1999. Jakarta. Sebuah Praktisi Diterjemahkan oleh Matheos Nalle (1995) Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. R. Materi Perkuliahan. Bogdan. Fuller. Pemberdayaan. 1984. (1974). Duxbury Press. Lexy J. Statistics for Social Scientetis. New York : John Wiley & Sons. quantitative and Mix Methods Approaches. S. Bandung: Remadja Karya. 2003.DAFTAR PUSTAKA Argyrous. Creswell. (1997). Macmillan Press LTD: London. 1989. 2001. Research Design Qualitative. Neuman. John Wiley & Sons. Belmont. 1973.. Metode Penelitian Sosial. Lymann Ott. Metode Buku Penelitian Pegangan Partisipatoris untuk para dan Upaya-Upaya Lapangan. Statistik for Social Research. John Scott and Jerry Jacobs.Lawrence . Moleong. George. Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. R. Guba. Sage Publication. A tool for the Social Sciences. Pengertian. 2003. Gramedia. A Coordinated Learning System. Metodologi Penelitian Kualitatif. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia. Introduction to Qualitative Reserach Methods : The Search for Meaning (2nd ed. Mikkelsen. California: Sage. (1995). Statistics. New York: The Free Press. Lawrence Hamilton. W. Proses. Britha. et. Lincoln. all. Data Analysis for Social Scientist. J. Belmont: Duxbury Press. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . Statistika untuk Ilmu-ilmu Sosial. Introduction to Sociology: Siuiation and Structures. Fifth Edition. Frank J. John W. Naturalistic Inquiry. (1993). Kohut. Boston: Pearson Education. Yvonna S & Egon G. Taylor. Wim Van Zanten.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful