P. 1
Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu S

Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu S

|Views: 1,817|Likes:
Dipublikasikan oleh radit01

More info:

Published by: radit01 on Apr 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/07/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN, PROSES DAN JENIS-JENIS PENELITIAN Oleh Raditia Wahyu Supriyanto1

Pengertian Penelitian Penelitian dipergunakan oleh hampir semua propfesi. Lebih dari sekedar keterampilan, penelitian adalah sebuah cara berfikir, yakni mencermati secara kritis berbagai aspek dari profesi yang kita jalani; memahami dan merumuskan pedomanpedomam utama yang menentukan prosedur khusus; mengembangkan dan menguji teoriteori baru bagi perbaikan profesi yang kita jalani. Adalah suatu kebiasaan bahwa dalam menjalankan profesi dan kegiatan akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sepanjang hidup kita, misalnya, timbul pertanyaan seperti berikut: Diet yang terbaik yang bagaimana yang dapat menurunkan berat badan kita? Apa dampak pemutusan hubungan kerja terhadap tingkat perceraian? Apa solusi bagi masalah anak jalanan dan gelandangan? Apakah pendidikan non formal berguna? Apakah pendidikan informal itu lebih berguna bagi laki-laki dibandingkan bagi perempuan? Atau kita bisa menambahkan daftar pertanyaan tersebut sesuai dengan profesi atau disiplin yang kita tekuni seperti berikut ini (Lihat: Bouma, 2001:1; Kumar, 1999: 2-4). Misalkan kita bekerja di bidang kesehatan. Posisi kita mungkin sebagai perencana/mengurus administrasi, atau sebagai paramedis, dokter atau sebagai pekerja sosial. Dalam berbagai tingkatan posisi tersebut, maka beberapa pertanyaan berikut akan muncul di benak kita, seperti:      Berapa jumlah pasien yang saya layani setiap harinya? Apa diantara kondisi yang paling umum lazimnya ada diantara para pasien? Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Mengapa sementara pasien mengalami kondisi tersebut, sedangkan yang lain tidak mengalaminya? Kebutuhan kesehatan apa yang diperlukan masyarakat?

1

Penulis merupakan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia angkatan 2008. Saat ini sedang menginjak semester ke 6 (enam). Bisa dihubungi di radit.wahyu01@gmail.com atau radit.wahyu01@yahoo.com dan kunjungi www.radhitisme.tk Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1

dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . konselor atau pekerja sosial. akan tetapi gagal menangani kasus yang lain? Sumber daya apa saja yang tersedia dalam kelompok masyarakat yang dapat membantu para klien dengan kebutuhan khusus? Strategi intervensi apakah yang cocok untuk memecahkan masalah ini? Apakah klien puas dengan pelayanan yang kita berikan? Pengertian. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaa berikut. Andaikan kita bekerja di area pemasaran. yakni:        Hal-hal apa yang biasanya diketengahkan oleh para klien? Hal-hal apa yang biasanya digarisbawahi oleh klien? Apa saja latar belakang sosial-ekonomi para klien? Mengapa kita sukses menangani suatu kasus. Proses. sementara yang lainnya tidak? Apa yang dipikirkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan? Seberapa efektifkah pelayanan kesehatan tersebut? Bagaimana caranya menigkatkan pelayanan kesehatan? Contoh berikut.    Mengapa sebagian masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. seperti:          Strategi terbaik apa yang digunakan untuk memasarkan produk khusus? Berapa tenaga penjual yang sesungguhnya kita butuhkan? Apa pengaruh penayangan iklan khusus pada produk ini? Seberapa puaskah konsumen dengan produk ini? Berapa besar dana yang akan dihabiskan konsumen ubntuk suatu produk? Apa yang disenangi dan yang tidak disenangi konsumen tentang produk ini? Kemasan yang bagaimana yang paling disenangi para konsumen untuk produk ini? Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh para tenaga penjual untuk dapat mempromosikan produk ini? Atribut apa yang kan diberikan bagi para tenaga penjual yang berpredikat baik? Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika anda sedang melayani klien dalam profesi sebagai psikolog. dalam berbagai tingkat posisi. misalkan kita menggeluti bidang bisnis.

Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang bekerja sebagai supervisor. Proses. sedangkan sebagian yang lain tidak? Seberapa efektifkah pelayanan yang diberikan? Apa keperluan yang sesungguhnya yang dibutuhkan dari para klien yang datang? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pelayanan yang diberikan? Seberapa puaskah klien dengan pelayanan yang diberikan? Bagaimana meningkatkan pelayanan bagi para klien? Sebagai profesional kita mungkin tertarik untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan teoritis. misalkan kita menggeluti bidang politik praktis. yakni:          Berapa banyak orang yang datang ke agen kita? Apa karakteristik sosial-ekonomi dan demografi para klien kita? Berapa kasus setiap harinya yang dapat kita tangani? Mengapa sebagian orang menggunakan pelayanan. seperti:    Bagaimana kondisi sosial ekonomi para pemilih di wilayah tersebut? Bagaimana peta politik di Propinsi/Kabupaten/Kota tersebut? Bagaimana posisi calon Gubernur/Bupati/Walikota yang sedang kita usung? 3 Pengertian. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan berikut. seperti berikut:          Intervensi yang paling efektif manakah yang dipilih untuk menyelesaikan problema yang bersifat khusus? Apa yang menyebabkan kasus X terjadi. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto . Andaikan kita menjadi manajer kampanye seorang calon Gubernur/Bupati/Walikota. administratur pada sebuah agen. dan apa dampak dari kasus Y? Apa hubungan dianatara dua fenomena? Bagaimana kita mengukur aktualisasi diri dari klien saya? Bagaimana kita memastikan validitas dari kuesioner yang kita buat? Model adopsi program yang bagaimanakah yang cocok untuk komunitas ini? Bagaimana cara terbaik menemukan sikap masyarakat terhadap isu-isu tertentu? Bagaimana cara memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah ini? Bagaimana kita memlih sampel yang tidak bias? Contoh yang lain.

Pengertian. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Perbedaan antara penelitian dan cara lain yang bukan penelitian dalam menjawab daftar pertanyaan di atas adalah.       Seberapa dana yang kita butuhkan untuk kegiatan kampanye? Siapa saja yang akan kita jadikan sebagai tim kampanye kandidat kita? Apa saja masalah-masalah utama yang sedang dihadapi oleh para penduduk di wilayah tersebut? Masalah apa saja yang sangat mendesak untuk dipecahkan? Hal-hal apa saja yang disenangi dan yang tidak disenangi penduduk di wilayah tersebut? Siapa saja yang menjadi tokoh kunci yang dapat digunakan vote-getter? Strategi-strategi apa yang akan digunakan sehingga mencapai hasil yang diharapkan? Ada berbagai cara dalam menangani dan memahami informasi serta menemukan jawaban dari sederetan pertanyaan yang diajukan. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internal. metode dan teknik yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. bias. Proses. dan perasaan. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. Artinya. melainkan obyektif (Suryabrata. kegiatan tersebut dirancang agar tidak bias dan bersifat objektif (Lihat Kumar. bahwa dalam penelitian yang kita lakukan harus berlandaskan tiga hal: Pertama. kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prosedur. misalnya daftar pertanyaan di atas. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. diakui umum. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang ajeg (consistent). Dengan model pendekatan ilmiah tersebut orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. Oleh karenanya penelitian adalah salah satu pendekatan ilmiah untuk memperoleh kebenaran. penelitian adalah salah satu di antaranya. Ketiga. Yakni penelitian yang sistimatik dan terkontrol berdasarkan data empiris. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. kegiatan tersebut dilakukan dalam satu kerangka filosofis tertentu. Kedua. 1995:5-6). sampai batas tertentu. Cara penyimpulannya bukan subyektif. 1999:13).

Pengumpulan data. formulasi proposisi dan penataan proposisi (Lihat: Singarimbun. klasifikasi. pemlihan dan perumusan masalah. Langkah-langkah yang dilakukan itu harus serasi dan saling mendukung satu sama lain. pengukuran penyederhanaan data. Kesebelas. penyusunan instrumen. Kelima. penerimaan atau penolakan hipotesis. interpretasi. Pengertian. ada lima komponen utama informasi ilmiah (ditunjukkan dengan gambar berbentuk kotak). Effendi. Keenam. dan perkiraan parameter. pengujian hipotesa. Kedua. Kesepuluh. Ketujuh. Keempat. Suryabrata. Kedua. Penyusunan laporan (Lihat. teori. penyusunan skala dan penentuan sampel. deduksi logika. Penyusunan rancangan penelitian. formulasi konsep. dan pemberian definisi operasional variabel-variabel. yakni: Pertama. hipotesa. Penentuan sampel. Ketiga. Kelima informasi ilmiah tersebut kemudian di kontrol dengan lima komponen metodologis berikut. observasi. 1989:25). dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . Kedelapan. Penyusunan hipotesis. Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data. inferensi logika. Proses. 1995:59-60). Adapun langkah-langkah penelitian itu pada umum seperti berikut: Pertama. agar penelitian yang dilakunan itu mempunyai bobot yang cukup memadai dan memberikan kesimpulankesimpulan yang tidak meragukan.ditunjukkan pada Gambar 1 Berdasarkan gambar tersebut. Kedua. Interpretasi hasil analisi. Penelaahan kepustakaan. Identifikasi. Ketiga. Proses penelitian berikut-cenderung ke arah penelitian survai. Ketiga. Kelima. Kesembilan. generalisasi empiris. yaitu suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu. Keempat. Identifikasi. yaitu: Pertama. Kelima.Proses Penelitian Penelitian adalah suatu proses. Keempat. Pengolahan dan analisis data.

AND PROPOSITION ARRAGEMENT LOGICAL DEDUCTION LOGICAL INFERENCE EMPIRICAL GENERALIZATION DECISIONS TO ACCEPT OR REJECT HYPOTHESES HYPOTESES MEASUREMENT. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . W: The Logic of Science in Sociology. AND SAMPLING OBSERVATIONS Sumber: Wallace. INSTRUMENTATION. AND PARAMETER ESTIMATION TESTS OF HYPOTHESES INTERPRETATION. PROPOSITION FORMATION. SCALING. Pengertian. 1973 Proses penelitian lain disajikan pada Gambar 2 Berdasarkan gambar tersebut pada prinsipnya bahwa semua proses penelitian tersebut adalah untuk menjawab masalah. Proses.Gambar 1 Proses Penelitian THEORIES CONCEPT FORMA ION. SAMPLE SUMMARIZATION.

Proses. Instrumen ini digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk angket/ kuesioner/. Sebelum instrumen digunakan untuk pengumpulan data maka instrumen penelitian harus terlebih dahulu diuji validitas dan realibilitasnya. Pertimbangan ideal untuk memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan konsistensi yang dikehendaki. Untuk menjawab rumusan masalah yang sifatnya sementara (berhipotesis) maka. Setelah data terkumpul. Pengertian. 2005:18-20). Sedangkan pertimbangan praktis adalah ketersediaan dana. Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metode/strategi/ pendekatan/desain penelitian yang sesuaki. Pengumpulan data dilakukan dilakukan denganm mempertimbangkan sifat representatif data. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . waktu dan kemudahan yang lain. Berdasarkan analisis ini dapat disimpulkan apakah hipotesis yang diajukan diterima atau pun ditolak (Lihat: Sugiono. maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik statistik tertentu. untuk pedoman wawancara atau observasi.Masalah merupakan penyimpangan di antara apa yang seharusnya dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Selain itu penemuan penelitian sebelumnya yang relevan dapat juga digunakan sebagai bahan untuk memberikan jawaban sementara terhadap rumusan masalah. maka peneliti dapat menyusun instrumen penelitian. Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih. peneliti dapat membaca referensi teoritis yang relevan dengan masalah dan berfikir.

Teoritis Konsep dan teori yang relevan Membaca dan berfikir Prinsip Deduksi Yang menyatakan Pengajuan Hipotesis Rumusan Masalah Membaca hasil penelitian Prinsip Reduksi Praduga terhadap hubungan antar variabel Penemuan yang relevan Mengumpulkan data Menyusun Instrumen penelitian Metode/ strategi pendekatan penelitian Penemuan Kesimpulan Menganalisa data Sumber: Sugiono. Keenam. mereview literatur. menganalisa dan mengiterpretasikan data. 2005) ditunjukkan pada Gambar 3 Berdasarkan gambar tersebut ada enam langkah. merumuskan masalah penelitian. mengumpulkan data. yakni: Pertama. mengkhususkan atau menspesifikasikan tujuan penelitian. memilih samapelo. Ketiga. membuat instrumen penelitian. membuat laporan-penelitian. mengkonsepkan disain penelitian. yakni: Pertama. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1 . Keenam.laporan dan evaluasi penelitian. Ketujuh.Keempat. mengumpulkan data. menulis proposal penelitian. 2005: 18 Proses penelitian berikut (Fathul Himam. Kedua.Gambar 2 Proses Penelitian Sumber Masalah 1. Kelima. mengidentifikasi masalah penelitian. Keempat. Kelima. Empiris 2. Pengertian. Kedua. Sedangkan Kumar (1999) mengajukan delapan langkaha penelitian. Ketiga. memproses data penelitian. Kedelapan. Proses.

Proses. 2005 Pengertian.Gambar 3: The Research Process Cycle Identifying a Research Problem •Specifying a problem •Justifying it •Suggesting the need to study it for audience Reporting and Evaluating Research •Deciding on audiences •Structuring the report •Writing the report sensitively Reviewing the Literature •Locating resources •Selecting resources •Summarizing resources Analyzing and Interpreting Data •Breaking down the Data •Representing the Data •Explaining the Data Specifying a Purpose for Research •Identifying the purpose statement •Narrowing the purpose statement to research questions or hypotheses Collecting Data •Selecting individuals to study •Obtaining permissions •Gathering information Sumber: Fathul Himam. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 .

seperti yang ditunjukkan Gambar 4 (Kumar. Termasuk ke dalam kategori penelitian murni adalah pengembangnan dan pengujian sert verifikasi metode penelitian. teknik. prosedur dan metode penelitian diaplikasikan untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai aspek dari issu. Penelitian dari perspektif tujuan dapat dikategorikan menjadi. korelasional. seperti misalnya fenomena-fenomena dalam kehidupan sosial. 1999:8-12.Jenis-Jenis Penelitian Penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga perspektif. eksplanatori. kebijakan publik dan administrasi publik. perilaku memilih. lihat juga. Gambar 4 Tipe-Tipe Penelitan Types of research From the viewpoint of Application Objectives Type of information sought Pure research Descriptive research Exploratory research Quantitave research Applied research Correlational research Explanatory research Qualitative research Kumar. dan Pengertian. Proses. Penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian murni dan terapan. prosedur dan alat ukur medologi penelitian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 3 . Penelitian murni dilakukan untuk pengembangan dan pengujian teori serta hipotesis. Fathul Himam. penelitian deskriftif. Kedua. penelitian dari perspektif tujuan. masalah-masalah serta fenomenafenomena sosial yang ada. 2005) Pertama. penelitian dari perspektif aplikasinya. 1999:8 Sedangkan penelitian terapan adalah bagaimana mempraktekkan berbagai jenis.

atau mengapa lingkungan rumah tempat anak akan berpengaruh kepada tingkat pencapaian akademisnya. fenomena. masalah. titik pandangnya outsider. bagaimana perasaan aneka yang hidup di lingkungan yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. Tipe penelitian ini berusaha menjelaskan. adalah penelitian yang berusaha untuk mengklarifikasikan mengapa dan bagaimana adanya hubungan diantara dua aspek dan dua fenomena. penelitian dari perspektif jenis informasi yang dicari dari penelitian. struktur administrasi suatu organisasi. penelitian jenis ini biasa dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan skala yang kecil tetapi dengan kajian yang mendalam. sehingga kajian yang sempit dan mendalam tersebut bisa menjadi model atau percontohan yang lebih luas. orientasinya verifikasi. mengapa pekerjaan yang penuh tekanan akan mengakibatkan serangan jantung. Penelitian Korelasional. penelitian yang berusaha menggambarkan jenis-jenis pelayanan disediakan oleh satu organisasi. kondisinya bersifat dikontrol dan dimanipulasi. datanya objektif. eksperimental. atau menggambarkan sikap-sikap masyarakat menanggapi suatu issu tertentu. misalnya.eksploratori. instrumennya bersifat non-human. literaturnya memegang peranan Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . Penelitian diklasifikasikan sebagai Penelitian Deskriptif apabila berusaha menggambarkan secara sistimatik suatu situasi. apa yang memacu terjadinya peningkatan perceraian. kondisis kehidupan suku Aborigin di masa lalu. nilainya bersifat bebas nilai. fokusnya spesifik. mengapa penurunan tingkat mortalitas penduduk juga diikuti oleh penurunan tingkat kelahiran. Proses. Jenis penelitian ini biasa juga disebut “feasibility study” atau “pilot study”. Penelitian Eksploratori. daftar kebutuhan masyarakat. Sebagai contoh. Penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat tetap. korelasional. misalnya. Berdasarkan perspektif ini penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Ketiga. apa dampak tayangan iklan terhadap penjualan produk? Apa hubungan antara stress terhadap serangan jantung? Apa hubungan fertilitas dan mortalitias? Apa hubungan peningkatan teknologi terhadap ketenagakerjaan? Apa dampak suatu pelayanan kesehatan terhadap tingkat morbiditas dan kesehatan lingkungan? Penelitian Eksplanatori. pendekatannya survai. teorinya bersifat deduktif. penyediaan informasi mengenai kondisi kehidupan masyarakat. merupakan kajian yang bertujuan menemukan atau membuktikan adanya hubungan/ ketergantungan antara dua atau lebih aspek dari suatu situasi. pelayanan atau program.

Menurut tingkat eksplanasinya dibagi menjadi: penelitian deskritif. Jenis-jenis penelitian juga ditunjukkan Gambar 5 Berdasarkan gambar tersebut penelitian dapat dikategorikan menurut tujuan. dan jenis data serta analisisnya. Sedangkan menurut jenis data dan analisisnya. studi kasus. Menurut metodenya dapat dibagi menjadi: penelitian survai. observasi yang partisipatif . kompartif dan asosiatif. Proses. dan model samplingnya bersifat random. datanya subjektif. kualitatif dan gabungan keduanya (Sugiyono. kondisinya bersifat alami. Berdasarkan tujuan dikenal ada yang disebut penelitian murni dan terapan. evaluasi dan historis. instrumennya bersifat humanis. 2005:5). pengumpulan datanya bersifat survai sistimatis yang terstruktur. kaji tindak. kebijakan. grounded theory . naturalistik. dan model samplingnya bersifat purposive dan teoritis. tingkat eksplanasi. Sedangkan penelitian kualitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat dinamis. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . literaturnya memegang peranan minor. pendekatannya etnografis. titik pandangnya insider. fokusnya holistik. nilainya bersifat tidak bebas nilai. metode.penting. pengumpulan datanya in-depth interview. Pengertian. teorinya bersifat induktif. penelitian dibagi menjadi: penelitian kuantitatif. eksperimental. ex post facto. orientasinya menemukan.

2. 5. Survey Ex Post Facto Eksperimen Naturalistik/Kualitatif Policy Reasearch/Tindakan 6. Kualitatif 3. Tingkat Eksplanasi.Gambar 1. Deskriptif 2. 2005:5 Pengertian. Dan Jenis Data Tujuan 1. 3.5 Jenis-Jenis Penelitian Menurut Tujuan. Action Research/Tindakan 7. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . Terapan Metode 1. 4. Sejarah/Historis research Jenis-Jenis Penelitian Tingkat Eksplanasi 1. Evaluasi 8. Asosiatif/Hubungan Jenis Data & Analisis 1. Metode. Gabungan Sumber : Sugiono. Komparatif 3. Murni 2. Kuantitatif 2. Proses.

Duxbury Press. Fifth Edition. (1974). Lincoln. Statistics for Social Scientetis. W. 1984. Kohut. 2001. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia. (1995). et. 2003. Sebuah Praktisi Diterjemahkan oleh Matheos Nalle (1995) Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Statistik for Social Research. 1999. Neuman.. Materi Perkuliahan. Pengertian. New York: The Free Press. Belmont.DAFTAR PUSTAKA Argyrous.Lawrence . Sage Publication. Lymann Ott. A Coordinated Learning System. Belmont: Duxbury Press. 1973. Gramedia. Macmillan Press LTD: London. A tool for the Social Sciences. quantitative and Mix Methods Approaches. Research Design Qualitative.). (1993). New York : John Wiley & Sons. Creswell. Metodologi Penelitian Kualitatif. Introduction to Qualitative Reserach Methods : The Search for Meaning (2nd ed. Statistika untuk Ilmu-ilmu Sosial. Statistics. Taylor. Introduction to Sociology: Siuiation and Structures. Wim Van Zanten. Britha. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . J. Proses. 1985. George. Moleong. Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. Jakarta. Lexy J. 2003. Naturalistic Inquiry. John Scott and Jerry Jacobs. John W. (1997). all. R. Bandung: Remadja Karya. Mikkelsen. (1992). Fuller. 1989. R. S. Bogdan. Metode Buku Penelitian Pegangan Partisipatoris untuk para dan Upaya-Upaya Lapangan. Pemberdayaan. Guba. Lawrence Hamilton. Inc: New York. Yvonna S & Egon G. Data Analysis for Social Scientist. Metode Penelitian Sosial. John Wiley & Sons. Frank J. Boston: Pearson Education. California: Sage.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->