PENGERTIAN, PROSES DAN JENIS-JENIS PENELITIAN Oleh Raditia Wahyu Supriyanto1

Pengertian Penelitian Penelitian dipergunakan oleh hampir semua propfesi. Lebih dari sekedar keterampilan, penelitian adalah sebuah cara berfikir, yakni mencermati secara kritis berbagai aspek dari profesi yang kita jalani; memahami dan merumuskan pedomanpedomam utama yang menentukan prosedur khusus; mengembangkan dan menguji teoriteori baru bagi perbaikan profesi yang kita jalani. Adalah suatu kebiasaan bahwa dalam menjalankan profesi dan kegiatan akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sepanjang hidup kita, misalnya, timbul pertanyaan seperti berikut: Diet yang terbaik yang bagaimana yang dapat menurunkan berat badan kita? Apa dampak pemutusan hubungan kerja terhadap tingkat perceraian? Apa solusi bagi masalah anak jalanan dan gelandangan? Apakah pendidikan non formal berguna? Apakah pendidikan informal itu lebih berguna bagi laki-laki dibandingkan bagi perempuan? Atau kita bisa menambahkan daftar pertanyaan tersebut sesuai dengan profesi atau disiplin yang kita tekuni seperti berikut ini (Lihat: Bouma, 2001:1; Kumar, 1999: 2-4). Misalkan kita bekerja di bidang kesehatan. Posisi kita mungkin sebagai perencana/mengurus administrasi, atau sebagai paramedis, dokter atau sebagai pekerja sosial. Dalam berbagai tingkatan posisi tersebut, maka beberapa pertanyaan berikut akan muncul di benak kita, seperti:      Berapa jumlah pasien yang saya layani setiap harinya? Apa diantara kondisi yang paling umum lazimnya ada diantara para pasien? Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Mengapa sementara pasien mengalami kondisi tersebut, sedangkan yang lain tidak mengalaminya? Kebutuhan kesehatan apa yang diperlukan masyarakat?

1

Penulis merupakan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia angkatan 2008. Saat ini sedang menginjak semester ke 6 (enam). Bisa dihubungi di radit.wahyu01@gmail.com atau radit.wahyu01@yahoo.com dan kunjungi www.radhitisme.tk Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1

akan tetapi gagal menangani kasus yang lain? Sumber daya apa saja yang tersedia dalam kelompok masyarakat yang dapat membantu para klien dengan kebutuhan khusus? Strategi intervensi apakah yang cocok untuk memecahkan masalah ini? Apakah klien puas dengan pelayanan yang kita berikan? Pengertian. Proses. sementara yang lainnya tidak? Apa yang dipikirkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan? Seberapa efektifkah pelayanan kesehatan tersebut? Bagaimana caranya menigkatkan pelayanan kesehatan? Contoh berikut. seperti:          Strategi terbaik apa yang digunakan untuk memasarkan produk khusus? Berapa tenaga penjual yang sesungguhnya kita butuhkan? Apa pengaruh penayangan iklan khusus pada produk ini? Seberapa puaskah konsumen dengan produk ini? Berapa besar dana yang akan dihabiskan konsumen ubntuk suatu produk? Apa yang disenangi dan yang tidak disenangi konsumen tentang produk ini? Kemasan yang bagaimana yang paling disenangi para konsumen untuk produk ini? Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh para tenaga penjual untuk dapat mempromosikan produk ini? Atribut apa yang kan diberikan bagi para tenaga penjual yang berpredikat baik? Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika anda sedang melayani klien dalam profesi sebagai psikolog.    Mengapa sebagian masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. dalam berbagai tingkat posisi. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaa berikut. Andaikan kita bekerja di area pemasaran. konselor atau pekerja sosial. misalkan kita menggeluti bidang bisnis. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . yakni:        Hal-hal apa yang biasanya diketengahkan oleh para klien? Hal-hal apa yang biasanya digarisbawahi oleh klien? Apa saja latar belakang sosial-ekonomi para klien? Mengapa kita sukses menangani suatu kasus.

dan apa dampak dari kasus Y? Apa hubungan dianatara dua fenomena? Bagaimana kita mengukur aktualisasi diri dari klien saya? Bagaimana kita memastikan validitas dari kuesioner yang kita buat? Model adopsi program yang bagaimanakah yang cocok untuk komunitas ini? Bagaimana cara terbaik menemukan sikap masyarakat terhadap isu-isu tertentu? Bagaimana cara memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah ini? Bagaimana kita memlih sampel yang tidak bias? Contoh yang lain. Proses. yakni:          Berapa banyak orang yang datang ke agen kita? Apa karakteristik sosial-ekonomi dan demografi para klien kita? Berapa kasus setiap harinya yang dapat kita tangani? Mengapa sebagian orang menggunakan pelayanan. seperti:    Bagaimana kondisi sosial ekonomi para pemilih di wilayah tersebut? Bagaimana peta politik di Propinsi/Kabupaten/Kota tersebut? Bagaimana posisi calon Gubernur/Bupati/Walikota yang sedang kita usung? 3 Pengertian. administratur pada sebuah agen. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto . misalkan kita menggeluti bidang politik praktis. sedangkan sebagian yang lain tidak? Seberapa efektifkah pelayanan yang diberikan? Apa keperluan yang sesungguhnya yang dibutuhkan dari para klien yang datang? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pelayanan yang diberikan? Seberapa puaskah klien dengan pelayanan yang diberikan? Bagaimana meningkatkan pelayanan bagi para klien? Sebagai profesional kita mungkin tertarik untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan teoritis. Andaikan kita menjadi manajer kampanye seorang calon Gubernur/Bupati/Walikota. seperti berikut:          Intervensi yang paling efektif manakah yang dipilih untuk menyelesaikan problema yang bersifat khusus? Apa yang menyebabkan kasus X terjadi.Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang bekerja sebagai supervisor. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan berikut.

kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prosedur. Pengertian. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internal. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. 1999:13). jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang ajeg (consistent). 1995:5-6). melainkan obyektif (Suryabrata. metode dan teknik yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. bahwa dalam penelitian yang kita lakukan harus berlandaskan tiga hal: Pertama. Artinya. sampai batas tertentu. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Kedua. Dengan model pendekatan ilmiah tersebut orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . kegiatan tersebut dilakukan dalam satu kerangka filosofis tertentu. kegiatan tersebut dirancang agar tidak bias dan bersifat objektif (Lihat Kumar. dan perasaan. diakui umum. Oleh karenanya penelitian adalah salah satu pendekatan ilmiah untuk memperoleh kebenaran. misalnya daftar pertanyaan di atas. penelitian adalah salah satu di antaranya.       Seberapa dana yang kita butuhkan untuk kegiatan kampanye? Siapa saja yang akan kita jadikan sebagai tim kampanye kandidat kita? Apa saja masalah-masalah utama yang sedang dihadapi oleh para penduduk di wilayah tersebut? Masalah apa saja yang sangat mendesak untuk dipecahkan? Hal-hal apa saja yang disenangi dan yang tidak disenangi penduduk di wilayah tersebut? Siapa saja yang menjadi tokoh kunci yang dapat digunakan vote-getter? Strategi-strategi apa yang akan digunakan sehingga mencapai hasil yang diharapkan? Ada berbagai cara dalam menangani dan memahami informasi serta menemukan jawaban dari sederetan pertanyaan yang diajukan. Proses. Perbedaan antara penelitian dan cara lain yang bukan penelitian dalam menjawab daftar pertanyaan di atas adalah. Ketiga. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. Yakni penelitian yang sistimatik dan terkontrol berdasarkan data empiris. Cara penyimpulannya bukan subyektif. bias. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah.

Kelima. Langkah-langkah yang dilakukan itu harus serasi dan saling mendukung satu sama lain. Ketiga. Ketujuh. 1989:25). Pengertian. hipotesa. Penelaahan kepustakaan. observasi. yakni: Pertama. Identifikasi. Penentuan sampel. Pengumpulan data. pemlihan dan perumusan masalah. Kedua. interpretasi. Adapun langkah-langkah penelitian itu pada umum seperti berikut: Pertama. Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data. pengukuran penyederhanaan data. Suryabrata. Pengolahan dan analisis data. penyusunan skala dan penentuan sampel. Kedua. ada lima komponen utama informasi ilmiah (ditunjukkan dengan gambar berbentuk kotak). Keempat. Penyusunan laporan (Lihat. Keempat. Kesepuluh. deduksi logika.Proses Penelitian Penelitian adalah suatu proses. Interpretasi hasil analisi. Proses. Effendi. formulasi konsep. Proses penelitian berikut-cenderung ke arah penelitian survai. Kelima informasi ilmiah tersebut kemudian di kontrol dengan lima komponen metodologis berikut. Kesembilan. penerimaan atau penolakan hipotesis. Keempat. Penyusunan hipotesis. Penyusunan rancangan penelitian. Kedua. teori. 1995:59-60). dan perkiraan parameter. formulasi proposisi dan penataan proposisi (Lihat: Singarimbun. Kesebelas. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . penyusunan instrumen. Keenam. klasifikasi. dan pemberian definisi operasional variabel-variabel. Kelima. agar penelitian yang dilakunan itu mempunyai bobot yang cukup memadai dan memberikan kesimpulankesimpulan yang tidak meragukan. Kelima.ditunjukkan pada Gambar 1 Berdasarkan gambar tersebut. yaitu: Pertama. inferensi logika. pengujian hipotesa. Ketiga. Ketiga. Identifikasi. Kedelapan. yaitu suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu. generalisasi empiris.

1973 Proses penelitian lain disajikan pada Gambar 2 Berdasarkan gambar tersebut pada prinsipnya bahwa semua proses penelitian tersebut adalah untuk menjawab masalah. AND PROPOSITION ARRAGEMENT LOGICAL DEDUCTION LOGICAL INFERENCE EMPIRICAL GENERALIZATION DECISIONS TO ACCEPT OR REJECT HYPOTHESES HYPOTESES MEASUREMENT. AND PARAMETER ESTIMATION TESTS OF HYPOTHESES INTERPRETATION. AND SAMPLING OBSERVATIONS Sumber: Wallace. INSTRUMENTATION. W: The Logic of Science in Sociology. Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . Proses. PROPOSITION FORMATION. SCALING. SAMPLE SUMMARIZATION.Gambar 1 Proses Penelitian THEORIES CONCEPT FORMA ION.

peneliti dapat membaca referensi teoritis yang relevan dengan masalah dan berfikir. untuk pedoman wawancara atau observasi. maka peneliti dapat menyusun instrumen penelitian. Pertimbangan ideal untuk memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan konsistensi yang dikehendaki. Sedangkan pertimbangan praktis adalah ketersediaan dana. Pengumpulan data dilakukan dilakukan denganm mempertimbangkan sifat representatif data. Sebelum instrumen digunakan untuk pengumpulan data maka instrumen penelitian harus terlebih dahulu diuji validitas dan realibilitasnya. Pengertian.Masalah merupakan penyimpangan di antara apa yang seharusnya dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Berdasarkan analisis ini dapat disimpulkan apakah hipotesis yang diajukan diterima atau pun ditolak (Lihat: Sugiono. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . Setelah data terkumpul. maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik statistik tertentu. Proses. waktu dan kemudahan yang lain. Selain itu penemuan penelitian sebelumnya yang relevan dapat juga digunakan sebagai bahan untuk memberikan jawaban sementara terhadap rumusan masalah. Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih. Instrumen ini digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk angket/ kuesioner/. 2005:18-20). Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metode/strategi/ pendekatan/desain penelitian yang sesuaki. Untuk menjawab rumusan masalah yang sifatnya sementara (berhipotesis) maka.

membuat instrumen penelitian. Keenam. Kelima. Ketiga. mengkhususkan atau menspesifikasikan tujuan penelitian. 2005: 18 Proses penelitian berikut (Fathul Himam. mereview literatur. menganalisa dan mengiterpretasikan data. Keempat. mengidentifikasi masalah penelitian. memproses data penelitian. mengumpulkan data. Kedua. Teoritis Konsep dan teori yang relevan Membaca dan berfikir Prinsip Deduksi Yang menyatakan Pengajuan Hipotesis Rumusan Masalah Membaca hasil penelitian Prinsip Reduksi Praduga terhadap hubungan antar variabel Penemuan yang relevan Mengumpulkan data Menyusun Instrumen penelitian Metode/ strategi pendekatan penelitian Penemuan Kesimpulan Menganalisa data Sumber: Sugiono. Empiris 2. Proses. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1 .Gambar 2 Proses Penelitian Sumber Masalah 1.laporan dan evaluasi penelitian. yakni: Pertama. memilih samapelo. Kedelapan. Kelima. 2005) ditunjukkan pada Gambar 3 Berdasarkan gambar tersebut ada enam langkah. mengkonsepkan disain penelitian. mengumpulkan data.Keempat. Sedangkan Kumar (1999) mengajukan delapan langkaha penelitian. Ketujuh. membuat laporan-penelitian. Keenam. Ketiga. Kedua. Pengertian. yakni: Pertama. merumuskan masalah penelitian. menulis proposal penelitian.

Proses. 2005 Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 .Gambar 3: The Research Process Cycle Identifying a Research Problem •Specifying a problem •Justifying it •Suggesting the need to study it for audience Reporting and Evaluating Research •Deciding on audiences •Structuring the report •Writing the report sensitively Reviewing the Literature •Locating resources •Selecting resources •Summarizing resources Analyzing and Interpreting Data •Breaking down the Data •Representing the Data •Explaining the Data Specifying a Purpose for Research •Identifying the purpose statement •Narrowing the purpose statement to research questions or hypotheses Collecting Data •Selecting individuals to study •Obtaining permissions •Gathering information Sumber: Fathul Himam.

Jenis-Jenis Penelitian Penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga perspektif. Termasuk ke dalam kategori penelitian murni adalah pengembangnan dan pengujian sert verifikasi metode penelitian. Gambar 4 Tipe-Tipe Penelitan Types of research From the viewpoint of Application Objectives Type of information sought Pure research Descriptive research Exploratory research Quantitave research Applied research Correlational research Explanatory research Qualitative research Kumar. Penelitian dari perspektif tujuan dapat dikategorikan menjadi. penelitian dari perspektif tujuan. Penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian murni dan terapan. seperti misalnya fenomena-fenomena dalam kehidupan sosial. seperti yang ditunjukkan Gambar 4 (Kumar. penelitian dari perspektif aplikasinya. prosedur dan alat ukur medologi penelitian. kebijakan publik dan administrasi publik. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 3 . Kedua. perilaku memilih. 1999:8 Sedangkan penelitian terapan adalah bagaimana mempraktekkan berbagai jenis. Proses. dan Pengertian. penelitian deskriftif. Penelitian murni dilakukan untuk pengembangan dan pengujian teori serta hipotesis. eksplanatori. prosedur dan metode penelitian diaplikasikan untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai aspek dari issu. lihat juga. Fathul Himam. 1999:8-12. masalah-masalah serta fenomenafenomena sosial yang ada. korelasional. teknik. 2005) Pertama.

nilainya bersifat bebas nilai. Penelitian diklasifikasikan sebagai Penelitian Deskriptif apabila berusaha menggambarkan secara sistimatik suatu situasi. daftar kebutuhan masyarakat. eksperimental. bagaimana perasaan aneka yang hidup di lingkungan yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. Tipe penelitian ini berusaha menjelaskan. literaturnya memegang peranan Pengertian. masalah. teorinya bersifat deduktif. datanya objektif. merupakan kajian yang bertujuan menemukan atau membuktikan adanya hubungan/ ketergantungan antara dua atau lebih aspek dari suatu situasi. misalnya. penelitian jenis ini biasa dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan skala yang kecil tetapi dengan kajian yang mendalam. mengapa pekerjaan yang penuh tekanan akan mengakibatkan serangan jantung. pendekatannya survai. Penelitian Eksploratori. fokusnya spesifik. struktur administrasi suatu organisasi.eksploratori. Sebagai contoh. adalah penelitian yang berusaha untuk mengklarifikasikan mengapa dan bagaimana adanya hubungan diantara dua aspek dan dua fenomena. Ketiga. mengapa penurunan tingkat mortalitas penduduk juga diikuti oleh penurunan tingkat kelahiran. kondisinya bersifat dikontrol dan dimanipulasi. Penelitian Korelasional. korelasional. apa dampak tayangan iklan terhadap penjualan produk? Apa hubungan antara stress terhadap serangan jantung? Apa hubungan fertilitas dan mortalitias? Apa hubungan peningkatan teknologi terhadap ketenagakerjaan? Apa dampak suatu pelayanan kesehatan terhadap tingkat morbiditas dan kesehatan lingkungan? Penelitian Eksplanatori. kondisis kehidupan suku Aborigin di masa lalu. instrumennya bersifat non-human. atau menggambarkan sikap-sikap masyarakat menanggapi suatu issu tertentu. Proses. atau mengapa lingkungan rumah tempat anak akan berpengaruh kepada tingkat pencapaian akademisnya. penyediaan informasi mengenai kondisi kehidupan masyarakat. fenomena. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . Jenis penelitian ini biasa juga disebut “feasibility study” atau “pilot study”. Penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat tetap. apa yang memacu terjadinya peningkatan perceraian. misalnya. Berdasarkan perspektif ini penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif. pelayanan atau program. orientasinya verifikasi. penelitian yang berusaha menggambarkan jenis-jenis pelayanan disediakan oleh satu organisasi. penelitian dari perspektif jenis informasi yang dicari dari penelitian. sehingga kajian yang sempit dan mendalam tersebut bisa menjadi model atau percontohan yang lebih luas. titik pandangnya outsider.

2005:5). kaji tindak. kompartif dan asosiatif. kondisinya bersifat alami. Menurut metodenya dapat dibagi menjadi: penelitian survai. Menurut tingkat eksplanasinya dibagi menjadi: penelitian deskritif. pengumpulan datanya bersifat survai sistimatis yang terstruktur. studi kasus. evaluasi dan historis. dan model samplingnya bersifat purposive dan teoritis. Proses. teorinya bersifat induktif. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . titik pandangnya insider. Berdasarkan tujuan dikenal ada yang disebut penelitian murni dan terapan. Jenis-jenis penelitian juga ditunjukkan Gambar 5 Berdasarkan gambar tersebut penelitian dapat dikategorikan menurut tujuan. Sedangkan penelitian kualitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat dinamis. literaturnya memegang peranan minor. nilainya bersifat tidak bebas nilai. pengumpulan datanya in-depth interview. tingkat eksplanasi. ex post facto. Pengertian. penelitian dibagi menjadi: penelitian kuantitatif. Sedangkan menurut jenis data dan analisisnya. naturalistik. kualitatif dan gabungan keduanya (Sugiyono. kebijakan. observasi yang partisipatif . fokusnya holistik. eksperimental. metode. grounded theory .penting. orientasinya menemukan. datanya subjektif. instrumennya bersifat humanis. dan model samplingnya bersifat random. pendekatannya etnografis. dan jenis data serta analisisnya.

Dan Jenis Data Tujuan 1. 2. 2005:5 Pengertian. Survey Ex Post Facto Eksperimen Naturalistik/Kualitatif Policy Reasearch/Tindakan 6. Action Research/Tindakan 7. 3.5 Jenis-Jenis Penelitian Menurut Tujuan. Kualitatif 3. Sejarah/Historis research Jenis-Jenis Penelitian Tingkat Eksplanasi 1. 5. Proses. Deskriptif 2. Terapan Metode 1. Asosiatif/Hubungan Jenis Data & Analisis 1. Gabungan Sumber : Sugiono.Gambar 1. Evaluasi 8. 4. Murni 2. Tingkat Eksplanasi. Metode. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . Komparatif 3. Kuantitatif 2.

Duxbury Press. Pemberdayaan. J. Wim Van Zanten. Metode Buku Penelitian Pegangan Partisipatoris untuk para dan Upaya-Upaya Lapangan. 1989. John W. A Coordinated Learning System. Proses.. Lexy J. 1984. John Scott and Jerry Jacobs. Statistik for Social Research. John Wiley & Sons. 2001. Lawrence Hamilton. Bogdan. Inc: New York. Jakarta. S.). dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia. Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. 2003. 1999. Lincoln. Belmont. New York: The Free Press. Guba. Metode Penelitian Sosial. Fifth Edition. 1985. R. et. Research Design Qualitative. Naturalistic Inquiry. Gramedia. Belmont: Duxbury Press. all. Yvonna S & Egon G. (1995). Statistika untuk Ilmu-ilmu Sosial. 1973. Frank J. Creswell. Metodologi Penelitian Kualitatif. Boston: Pearson Education. Britha. Macmillan Press LTD: London. W. Bandung: Remadja Karya. Pengertian.Lawrence . A tool for the Social Sciences. California: Sage. R. Statistics. Fuller. (1974). Introduction to Sociology: Siuiation and Structures. Introduction to Qualitative Reserach Methods : The Search for Meaning (2nd ed. (1992). (1997). quantitative and Mix Methods Approaches. George. New York : John Wiley & Sons. Taylor.DAFTAR PUSTAKA Argyrous. Kohut. Statistics for Social Scientetis. (1993). Moleong. Lymann Ott. Neuman. Sage Publication. 2003. Materi Perkuliahan. Data Analysis for Social Scientist. Sebuah Praktisi Diterjemahkan oleh Matheos Nalle (1995) Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Mikkelsen.