PENGERTIAN, PROSES DAN JENIS-JENIS PENELITIAN Oleh Raditia Wahyu Supriyanto1

Pengertian Penelitian Penelitian dipergunakan oleh hampir semua propfesi. Lebih dari sekedar keterampilan, penelitian adalah sebuah cara berfikir, yakni mencermati secara kritis berbagai aspek dari profesi yang kita jalani; memahami dan merumuskan pedomanpedomam utama yang menentukan prosedur khusus; mengembangkan dan menguji teoriteori baru bagi perbaikan profesi yang kita jalani. Adalah suatu kebiasaan bahwa dalam menjalankan profesi dan kegiatan akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Kita selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan sepanjang hidup kita, misalnya, timbul pertanyaan seperti berikut: Diet yang terbaik yang bagaimana yang dapat menurunkan berat badan kita? Apa dampak pemutusan hubungan kerja terhadap tingkat perceraian? Apa solusi bagi masalah anak jalanan dan gelandangan? Apakah pendidikan non formal berguna? Apakah pendidikan informal itu lebih berguna bagi laki-laki dibandingkan bagi perempuan? Atau kita bisa menambahkan daftar pertanyaan tersebut sesuai dengan profesi atau disiplin yang kita tekuni seperti berikut ini (Lihat: Bouma, 2001:1; Kumar, 1999: 2-4). Misalkan kita bekerja di bidang kesehatan. Posisi kita mungkin sebagai perencana/mengurus administrasi, atau sebagai paramedis, dokter atau sebagai pekerja sosial. Dalam berbagai tingkatan posisi tersebut, maka beberapa pertanyaan berikut akan muncul di benak kita, seperti:      Berapa jumlah pasien yang saya layani setiap harinya? Apa diantara kondisi yang paling umum lazimnya ada diantara para pasien? Apa yang menyebabkan kondisi tersebut terjadi? Mengapa sementara pasien mengalami kondisi tersebut, sedangkan yang lain tidak mengalaminya? Kebutuhan kesehatan apa yang diperlukan masyarakat?

1

Penulis merupakan mahasiswa aktif Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia angkatan 2008. Saat ini sedang menginjak semester ke 6 (enam). Bisa dihubungi di radit.wahyu01@gmail.com atau radit.wahyu01@yahoo.com dan kunjungi www.radhitisme.tk Pengertian, Proses, dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1

dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . misalkan kita menggeluti bidang bisnis. akan tetapi gagal menangani kasus yang lain? Sumber daya apa saja yang tersedia dalam kelompok masyarakat yang dapat membantu para klien dengan kebutuhan khusus? Strategi intervensi apakah yang cocok untuk memecahkan masalah ini? Apakah klien puas dengan pelayanan yang kita berikan? Pengertian. dalam berbagai tingkat posisi. yakni:        Hal-hal apa yang biasanya diketengahkan oleh para klien? Hal-hal apa yang biasanya digarisbawahi oleh klien? Apa saja latar belakang sosial-ekonomi para klien? Mengapa kita sukses menangani suatu kasus. sementara yang lainnya tidak? Apa yang dipikirkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan? Seberapa efektifkah pelayanan kesehatan tersebut? Bagaimana caranya menigkatkan pelayanan kesehatan? Contoh berikut. Proses. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaa berikut.    Mengapa sebagian masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. konselor atau pekerja sosial. seperti:          Strategi terbaik apa yang digunakan untuk memasarkan produk khusus? Berapa tenaga penjual yang sesungguhnya kita butuhkan? Apa pengaruh penayangan iklan khusus pada produk ini? Seberapa puaskah konsumen dengan produk ini? Berapa besar dana yang akan dihabiskan konsumen ubntuk suatu produk? Apa yang disenangi dan yang tidak disenangi konsumen tentang produk ini? Kemasan yang bagaimana yang paling disenangi para konsumen untuk produk ini? Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh para tenaga penjual untuk dapat mempromosikan produk ini? Atribut apa yang kan diberikan bagi para tenaga penjual yang berpredikat baik? Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika anda sedang melayani klien dalam profesi sebagai psikolog. Andaikan kita bekerja di area pemasaran.

seperti:    Bagaimana kondisi sosial ekonomi para pemilih di wilayah tersebut? Bagaimana peta politik di Propinsi/Kabupaten/Kota tersebut? Bagaimana posisi calon Gubernur/Bupati/Walikota yang sedang kita usung? 3 Pengertian. yakni:          Berapa banyak orang yang datang ke agen kita? Apa karakteristik sosial-ekonomi dan demografi para klien kita? Berapa kasus setiap harinya yang dapat kita tangani? Mengapa sebagian orang menggunakan pelayanan. administratur pada sebuah agen. sedangkan sebagian yang lain tidak? Seberapa efektifkah pelayanan yang diberikan? Apa keperluan yang sesungguhnya yang dibutuhkan dari para klien yang datang? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari pelayanan yang diberikan? Seberapa puaskah klien dengan pelayanan yang diberikan? Bagaimana meningkatkan pelayanan bagi para klien? Sebagai profesional kita mungkin tertarik untuk menemukan pertanyaan-pertanyaan teoritis. Maka dalam benak kita akan muncul pertanyaan-pertanyaan berikut.Contoh berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika kita sedang bekerja sebagai supervisor. dan apa dampak dari kasus Y? Apa hubungan dianatara dua fenomena? Bagaimana kita mengukur aktualisasi diri dari klien saya? Bagaimana kita memastikan validitas dari kuesioner yang kita buat? Model adopsi program yang bagaimanakah yang cocok untuk komunitas ini? Bagaimana cara terbaik menemukan sikap masyarakat terhadap isu-isu tertentu? Bagaimana cara memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah ini? Bagaimana kita memlih sampel yang tidak bias? Contoh yang lain. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto . Andaikan kita menjadi manajer kampanye seorang calon Gubernur/Bupati/Walikota. Proses. misalkan kita menggeluti bidang politik praktis. seperti berikut:          Intervensi yang paling efektif manakah yang dipilih untuk menyelesaikan problema yang bersifat khusus? Apa yang menyebabkan kasus X terjadi.

Dengan model pendekatan ilmiah tersebut orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. Proses. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. 1999:13). kegiatan tersebut dilakukan dalam satu kerangka filosofis tertentu. bahwa dalam penelitian yang kita lakukan harus berlandaskan tiga hal: Pertama. Artinya. diakui umum. 1995:5-6). karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. Oleh karenanya penelitian adalah salah satu pendekatan ilmiah untuk memperoleh kebenaran. Yakni penelitian yang sistimatik dan terkontrol berdasarkan data empiris. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. penelitian adalah salah satu di antaranya. kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prosedur. dan perasaan. Perbedaan antara penelitian dan cara lain yang bukan penelitian dalam menjawab daftar pertanyaan di atas adalah. sampai batas tertentu. Kedua. bias. kegiatan tersebut dirancang agar tidak bias dan bersifat objektif (Lihat Kumar. melainkan obyektif (Suryabrata. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internal.       Seberapa dana yang kita butuhkan untuk kegiatan kampanye? Siapa saja yang akan kita jadikan sebagai tim kampanye kandidat kita? Apa saja masalah-masalah utama yang sedang dihadapi oleh para penduduk di wilayah tersebut? Masalah apa saja yang sangat mendesak untuk dipecahkan? Hal-hal apa saja yang disenangi dan yang tidak disenangi penduduk di wilayah tersebut? Siapa saja yang menjadi tokoh kunci yang dapat digunakan vote-getter? Strategi-strategi apa yang akan digunakan sehingga mencapai hasil yang diharapkan? Ada berbagai cara dalam menangani dan memahami informasi serta menemukan jawaban dari sederetan pertanyaan yang diajukan. Ketiga. misalnya daftar pertanyaan di atas. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. metode dan teknik yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil yang ajeg (consistent). Pengertian. Cara penyimpulannya bukan subyektif.

Proses Penelitian Penelitian adalah suatu proses. yaitu: Pertama. Ketiga. pemlihan dan perumusan masalah. Proses. formulasi proposisi dan penataan proposisi (Lihat: Singarimbun. klasifikasi. Ketujuh. 1995:59-60). deduksi logika. interpretasi. Proses penelitian berikut-cenderung ke arah penelitian survai. Langkah-langkah yang dilakukan itu harus serasi dan saling mendukung satu sama lain. teori. Kesembilan. Kelima. penyusunan instrumen. Suryabrata. Kedua. yaitu suatu rangkaian langkah-langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis guna mendapatkan pemecahan masalah atau mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tertentu. Pengertian. yakni: Pertama. Penentuan sampel. Penyusunan hipotesis. Ketiga. Keempat. penerimaan atau penolakan hipotesis. Effendi. Kesebelas. Keenam. Penelaahan kepustakaan. pengukuran penyederhanaan data. Penyusunan rancangan penelitian. Kelima informasi ilmiah tersebut kemudian di kontrol dengan lima komponen metodologis berikut. Ketiga. Kedua. formulasi konsep. Identifikasi. Keempat. Kesepuluh. hipotesa. Kelima. Keempat. inferensi logika. observasi. dan perkiraan parameter. Identifikasi. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . Adapun langkah-langkah penelitian itu pada umum seperti berikut: Pertama. 1989:25). Pemilihan atau pengembangan alat pengambil data. Penyusunan laporan (Lihat. generalisasi empiris. Kedelapan. Kedua. ada lima komponen utama informasi ilmiah (ditunjukkan dengan gambar berbentuk kotak). agar penelitian yang dilakunan itu mempunyai bobot yang cukup memadai dan memberikan kesimpulankesimpulan yang tidak meragukan. pengujian hipotesa. Interpretasi hasil analisi. Pengumpulan data. Kelima. Pengolahan dan analisis data. dan pemberian definisi operasional variabel-variabel. penyusunan skala dan penentuan sampel.ditunjukkan pada Gambar 1 Berdasarkan gambar tersebut.

INSTRUMENTATION. AND PARAMETER ESTIMATION TESTS OF HYPOTHESES INTERPRETATION. SCALING. SAMPLE SUMMARIZATION. 1973 Proses penelitian lain disajikan pada Gambar 2 Berdasarkan gambar tersebut pada prinsipnya bahwa semua proses penelitian tersebut adalah untuk menjawab masalah. W: The Logic of Science in Sociology. PROPOSITION FORMATION. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . AND SAMPLING OBSERVATIONS Sumber: Wallace. AND PROPOSITION ARRAGEMENT LOGICAL DEDUCTION LOGICAL INFERENCE EMPIRICAL GENERALIZATION DECISIONS TO ACCEPT OR REJECT HYPOTHESES HYPOTESES MEASUREMENT.Gambar 1 Proses Penelitian THEORIES CONCEPT FORMA ION. Proses. Pengertian.

Setelah data terkumpul. Pengumpulan data dilakukan dilakukan denganm mempertimbangkan sifat representatif data. Untuk menjawab rumusan masalah yang sifatnya sementara (berhipotesis) maka. untuk pedoman wawancara atau observasi. Selain itu penemuan penelitian sebelumnya yang relevan dapat juga digunakan sebagai bahan untuk memberikan jawaban sementara terhadap rumusan masalah. peneliti dapat membaca referensi teoritis yang relevan dengan masalah dan berfikir. Proses. Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih. maka peneliti dapat menyusun instrumen penelitian. Sedangkan pertimbangan praktis adalah ketersediaan dana. Instrumen ini digunakan sebagai alat pengumpul data yang dapat berbentuk angket/ kuesioner/. Sebelum instrumen digunakan untuk pengumpulan data maka instrumen penelitian harus terlebih dahulu diuji validitas dan realibilitasnya. maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik statistik tertentu. Berdasarkan analisis ini dapat disimpulkan apakah hipotesis yang diajukan diterima atau pun ditolak (Lihat: Sugiono. 2005:18-20).Masalah merupakan penyimpangan di antara apa yang seharusnya dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metode/strategi/ pendekatan/desain penelitian yang sesuaki. Pengertian. Pertimbangan ideal untuk memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan konsistensi yang dikehendaki. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . waktu dan kemudahan yang lain.

menulis proposal penelitian. Kelima. Ketiga. mengkhususkan atau menspesifikasikan tujuan penelitian.Keempat. membuat laporan-penelitian. mengumpulkan data. menganalisa dan mengiterpretasikan data. memilih samapelo. Kedelapan. mengidentifikasi masalah penelitian. Ketujuh. mengkonsepkan disain penelitian. Proses. Kedua. Keenam. Ketiga. Empiris 2.Gambar 2 Proses Penelitian Sumber Masalah 1. 2005) ditunjukkan pada Gambar 3 Berdasarkan gambar tersebut ada enam langkah. Teoritis Konsep dan teori yang relevan Membaca dan berfikir Prinsip Deduksi Yang menyatakan Pengajuan Hipotesis Rumusan Masalah Membaca hasil penelitian Prinsip Reduksi Praduga terhadap hubungan antar variabel Penemuan yang relevan Mengumpulkan data Menyusun Instrumen penelitian Metode/ strategi pendekatan penelitian Penemuan Kesimpulan Menganalisa data Sumber: Sugiono. merumuskan masalah penelitian. Keempat. memproses data penelitian. yakni: Pertama. Sedangkan Kumar (1999) mengajukan delapan langkaha penelitian. Pengertian. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 1 . mereview literatur.laporan dan evaluasi penelitian. Kedua. yakni: Pertama. Keenam. membuat instrumen penelitian. 2005: 18 Proses penelitian berikut (Fathul Himam. Kelima. mengumpulkan data.

dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 2 . Proses. 2005 Pengertian.Gambar 3: The Research Process Cycle Identifying a Research Problem •Specifying a problem •Justifying it •Suggesting the need to study it for audience Reporting and Evaluating Research •Deciding on audiences •Structuring the report •Writing the report sensitively Reviewing the Literature •Locating resources •Selecting resources •Summarizing resources Analyzing and Interpreting Data •Breaking down the Data •Representing the Data •Explaining the Data Specifying a Purpose for Research •Identifying the purpose statement •Narrowing the purpose statement to research questions or hypotheses Collecting Data •Selecting individuals to study •Obtaining permissions •Gathering information Sumber: Fathul Himam.

1999:8-12. korelasional. teknik. dan Pengertian. Penelitian dari perspektif tujuan dapat dikategorikan menjadi. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 3 . eksplanatori. Proses. 2005) Pertama. prosedur dan alat ukur medologi penelitian. Penelitian murni dilakukan untuk pengembangan dan pengujian teori serta hipotesis. lihat juga. Kedua.Jenis-Jenis Penelitian Penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga perspektif. seperti misalnya fenomena-fenomena dalam kehidupan sosial. perilaku memilih. prosedur dan metode penelitian diaplikasikan untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai aspek dari issu. Penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian murni dan terapan. seperti yang ditunjukkan Gambar 4 (Kumar. kebijakan publik dan administrasi publik. Fathul Himam. masalah-masalah serta fenomenafenomena sosial yang ada. penelitian deskriftif. Gambar 4 Tipe-Tipe Penelitan Types of research From the viewpoint of Application Objectives Type of information sought Pure research Descriptive research Exploratory research Quantitave research Applied research Correlational research Explanatory research Qualitative research Kumar. Termasuk ke dalam kategori penelitian murni adalah pengembangnan dan pengujian sert verifikasi metode penelitian. 1999:8 Sedangkan penelitian terapan adalah bagaimana mempraktekkan berbagai jenis. penelitian dari perspektif tujuan. penelitian dari perspektif aplikasinya.

penyediaan informasi mengenai kondisi kehidupan masyarakat. teorinya bersifat deduktif. adalah penelitian yang berusaha untuk mengklarifikasikan mengapa dan bagaimana adanya hubungan diantara dua aspek dan dua fenomena. fokusnya spesifik. korelasional. penelitian jenis ini biasa dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan skala yang kecil tetapi dengan kajian yang mendalam. datanya objektif. merupakan kajian yang bertujuan menemukan atau membuktikan adanya hubungan/ ketergantungan antara dua atau lebih aspek dari suatu situasi. penelitian dari perspektif jenis informasi yang dicari dari penelitian. Penelitian kuantitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat tetap. mengapa penurunan tingkat mortalitas penduduk juga diikuti oleh penurunan tingkat kelahiran. atau menggambarkan sikap-sikap masyarakat menanggapi suatu issu tertentu. misalnya. Berdasarkan perspektif ini penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian kuantitatif dan kualitatif. orientasinya verifikasi. sehingga kajian yang sempit dan mendalam tersebut bisa menjadi model atau percontohan yang lebih luas.eksploratori. struktur administrasi suatu organisasi. Tipe penelitian ini berusaha menjelaskan. apa dampak tayangan iklan terhadap penjualan produk? Apa hubungan antara stress terhadap serangan jantung? Apa hubungan fertilitas dan mortalitias? Apa hubungan peningkatan teknologi terhadap ketenagakerjaan? Apa dampak suatu pelayanan kesehatan terhadap tingkat morbiditas dan kesehatan lingkungan? Penelitian Eksplanatori. Penelitian diklasifikasikan sebagai Penelitian Deskriptif apabila berusaha menggambarkan secara sistimatik suatu situasi. masalah. titik pandangnya outsider. pendekatannya survai. Penelitian Eksploratori. kondisis kehidupan suku Aborigin di masa lalu. daftar kebutuhan masyarakat. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 4 . literaturnya memegang peranan Pengertian. penelitian yang berusaha menggambarkan jenis-jenis pelayanan disediakan oleh satu organisasi. bagaimana perasaan aneka yang hidup di lingkungan yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. nilainya bersifat bebas nilai. instrumennya bersifat non-human. Jenis penelitian ini biasa juga disebut “feasibility study” atau “pilot study”. fenomena. mengapa pekerjaan yang penuh tekanan akan mengakibatkan serangan jantung. apa yang memacu terjadinya peningkatan perceraian. Ketiga. misalnya. Proses. atau mengapa lingkungan rumah tempat anak akan berpengaruh kepada tingkat pencapaian akademisnya. kondisinya bersifat dikontrol dan dimanipulasi. Sebagai contoh. eksperimental. Penelitian Korelasional. pelayanan atau program.

eksperimental. ex post facto.penting. kualitatif dan gabungan keduanya (Sugiyono. Sedangkan penelitian kualitatif mempunyai ciri-ciri seperti berikut: Realitasnya bersifat dinamis. penelitian dibagi menjadi: penelitian kuantitatif. pengumpulan datanya in-depth interview. Menurut metodenya dapat dibagi menjadi: penelitian survai. teorinya bersifat induktif. grounded theory . 2005:5). pendekatannya etnografis. literaturnya memegang peranan minor. titik pandangnya insider. kebijakan. Proses. Berdasarkan tujuan dikenal ada yang disebut penelitian murni dan terapan. instrumennya bersifat humanis. kaji tindak. observasi yang partisipatif . Jenis-jenis penelitian juga ditunjukkan Gambar 5 Berdasarkan gambar tersebut penelitian dapat dikategorikan menurut tujuan. dan model samplingnya bersifat random. dan model samplingnya bersifat purposive dan teoritis. Sedangkan menurut jenis data dan analisisnya. evaluasi dan historis. pengumpulan datanya bersifat survai sistimatis yang terstruktur. kompartif dan asosiatif. orientasinya menemukan. Menurut tingkat eksplanasinya dibagi menjadi: penelitian deskritif. studi kasus. tingkat eksplanasi. fokusnya holistik. kondisinya bersifat alami. datanya subjektif. dan jenis data serta analisisnya. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 5 . nilainya bersifat tidak bebas nilai. Pengertian. naturalistik. metode.

Dan Jenis Data Tujuan 1. Asosiatif/Hubungan Jenis Data & Analisis 1. 2. Proses. 4.Gambar 1. Tingkat Eksplanasi. 2005:5 Pengertian. Action Research/Tindakan 7. Sejarah/Historis research Jenis-Jenis Penelitian Tingkat Eksplanasi 1. Kualitatif 3. Terapan Metode 1. Survey Ex Post Facto Eksperimen Naturalistik/Kualitatif Policy Reasearch/Tindakan 6.5 Jenis-Jenis Penelitian Menurut Tujuan. Gabungan Sumber : Sugiono. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 6 . Kuantitatif 2. 5. Deskriptif 2. 3. Evaluasi 8. Metode. Komparatif 3. Murni 2.

S. New York : John Wiley & Sons. Naturalistic Inquiry. Statistika untuk Ilmu-ilmu Sosial. Gramedia. R. Lexy J. Frank J. Lawrence Hamilton. Statistics. Bogdan. 1989. Metode Penelitian Sosial. 1985. Sebuah Praktisi Diterjemahkan oleh Matheos Nalle (1995) Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. John Wiley & Sons. New York: The Free Press. Duxbury Press. R. Belmont. 2003. Data Analysis for Social Scientist. Statistik for Social Research. Metode Buku Penelitian Pegangan Partisipatoris untuk para dan Upaya-Upaya Lapangan. John Scott and Jerry Jacobs. (1992). George. Lincoln. quantitative and Mix Methods Approaches. (1993). A tool for the Social Sciences. Wim Van Zanten.DAFTAR PUSTAKA Argyrous. 2001. Fifth Edition. Bandung: Remadja Karya.). Belmont: Duxbury Press. (1995). Yvonna S & Egon G. Introduction to Sociology: Siuiation and Structures. Mikkelsen. Statistics for Social Scientetis. (1997). 1973. Boston: Pearson Education. 1999. John W. (1974). Creswell. Proses. Neuman. Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. Materi Perkuliahan. A Coordinated Learning System. Lymann Ott. 1984. all.Lawrence . Introduction to Qualitative Reserach Methods : The Search for Meaning (2nd ed. Research Design Qualitative. Pengertian. J. Kohut.. California: Sage. et. Fuller. Jakarta. Inc: New York. Pemberdayaan. W. Taylor. Guba. Sage Publication. Britha. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Indonesia. Macmillan Press LTD: London. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. dan Jenis-Jenis Penelitian Oleh Raditia Wahyu Supriyanto 7 . 2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful