Anda di halaman 1dari 9

DIET PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK

DEFINISI
Penyakit Gagal Ginjal Kronik adalah :
Suatu keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang cukup berat selama perlahan-lahan (menahun) disebabkan oleh Penyakit Gagal Ginjal Kronik adalah : berbagai penyakit ginjal. Penyakit ini bersifat progresif dan umumnya tidak dapat pulih kembali (irreversible). Gejala Penyalit umumnya: Tidak ada nafsu makan,mual,muntah, pusing, sesak nafas, rasa lelah,edema pada kaki dan tangan,serta uremia.

TUJUAN PEMBERIAN DIET


Mencapai dan mempertahankan status gizi optimal dengan memperhitungkan sisa fungsi ginjal,agar tidakmemberatkan kerja ginjal Mencegah dan menurunkan ureum darah yang tinggi Mengatur keseimbangan cairan darah dan elektrolit. Mencegah dan mengurangi progresivitas gagal ginjal

SYARAT DIET
1. 2. 3. 4. 5. Energi cukup yaitu, 35 kkal/kg BB Protein rendah yaitu, 0,6-0,75/ kgBB sebagian harus bernilai biologi tinggi Lemak cukupyaitu, 20-30% dari kebutuhan energi total. Diutamakan lemak tidak jenuh ganda Karbohidrat cukup,yaitu kebutuhan energi total dikurangi energi berasal dari protein dan lemak Natriumdibatasi apabil ada hipertensi ,edema, asites, oliguria atau anuria.Banyaknya natrium yang diberikan antara 1-3 gr/hari

6. Kalium dibatasi (40-70 mEq),apabila hiperkalemia (>5,5mEq),oliguria, atau anuria 7. Cairan dibatasi yaitu sebanyak jumlah urin sehari ditambah cairamn melalui keringat dan pernafasan ( kurang lebih 500 ml ) 8. Vitamin cukup bila perlu tambahan suplemen piridoksin,asam folat, vitamin C dan vitamin D.

JENIS DIET DAN INDIKASI PEMBERIAN


1. 2. 3. Diet Protein Rendah I : 30 gr protein Diberikan kepada pasien dengan BB 50 kg Diet Protein Rendah II : 35 gr protein Diberikan kepada pasien dengan BB 60kg Diet Protein Rendah 3 : 40 gr protein Diberikan kepada pasien dengan BB 65 kg

Kebutuhan gizi pasien penyakit gagal ginjal kronik sangat bergantung dari keadaan dan BB perorangan,maka BB yang diberikan dapat lebih rendah atau lebih tinggi dari pada standar, mutu protein dapat ditingkatkan dengan memberikan asam amino essensial murni

Bahan makanan yang dianjurkan :


Sumber Karbohidrat : nasi, bihun, makaroni, jagung,kentang, mi, tepung-tepungan, selai, singkong, madu, permen. Sumber Protein : telur , daging, ikan , ayam, susu. Sumber Lemak : minyak jagung,minyak kacang tanah,minyak kelapa sawit,minyak kedelai, margarin dan mentega rendah garam Sumber vitamin dan mineral: semua sayuran dan buah,kecuali pada pasien dengan hiperkalemia dianjurkan yang mengandung kalium rendah/sedang

Bahan makanan yang tidak dianjurkan


Sumber Protein : kacang-kacangan dan hasil olahnya,seperti tempe dan tahu Sumber lemak kelapa,santan, minyak kelapa,mentega biasa dan lemak hewan Sumber Vitamin dan Mineral sayuran dan buahyang tinggi kalium pada pasien dengan hiperkalemia