Anda di halaman 1dari 15

TEORI HUMAN CAPITAL Secara teoritis pembangunan mensyaratkan adanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

SDM ini dapat berperan sebagai faktor produksi tenaga kerja yang dapat menguasai tehnologi sehingga dapat meningkatkan produktivitas perekonomian. Unutk mencapai SDM yang berkualitas dibutuhkan pembentukan modal manusia (human capital). Pembentukan modal manusia ini merupakan suatu untuk memperoleh sejumlah manusia yang memiliki karakter kuat yang dapat digunakan sebagai modal penitng dalam pembangunan. Karakter ini dapat berupa tingkat keahlian dan tingkat pendidikan masyarakat

Pentingnya modal manusia dalam pembangunan telah dimulai pada tahun 1960-an oleh pemikirannya Theodore Schultz tentang investment in human capital. Menurutnya pendidikan merupakan suatu bentuk investasi dalam pembangunan dan bukan merupakan suatu bentuk investasi. Dalam perkembangannya, Schultz memperlihatkan bahwa pembangunan sektor pendidikan dengan memposisikan manusia sebagai fokus dalam pembangunan telah memberikan kontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Hal ini dapat dicapai melalui terjadinya peningkatan keahlian/keterampilan dan kemampuan produksi dari tenaga kerja.

Secara empiris kondisi SDM di negara maju dengan negara sedang berkembang berbeda baik dalam kualitas maupun kuantitasnya. Negara sedang berkembang dihadapkan kepada suatu realitas bahwa produktifitas tenaga kerjanya rendah. Hal ini disebabkan karena kualitas SDM masih rendah. Sedangkan di negara-negara maju, pendidikan dapat

Dengan kata lain pekerja yang mempunyai pendidikan lebih tinggi akan mampu merespon inovasi yang selanjutnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu Negara (Meir dan Rauch. Investment / GDP. Aghion dan Howitt mendukung pendekatan Nelson-Phelps tentang stock human capital yang menyimpulkan bahwa angkatan kerja yang lebih ahli dan terdidik akan lebih mampu mengisi kualifikasi lapangan pekerjaan yang ditentukan. Democracy Index. Pendekatan oleh Nelshon-Phelps. Hasil penelitian Barro (1998) menganalisis pengaruh pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi 100 negara selama tahun 1960-1995. Terdapat dua pendekatan penting dalam teori human capital yaitu: pendekatan Nelson-Phelps (1966) dan pendekatan Lucas (1988).2000:216). Years of schooling (as proxy of human capital). Sedangkan pendekatan Lucas (1988) lebih menekankan adanya suatu signifikansi akumulasi human capital terhadap pertumbuhan ekonomi. Aghion dan Howitt (1966) menyimpulkan bahwa human capital merupakan faktor yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Life Expectancy. Munculnya perbedaan dalam tingkat pertumbuhan diberbagai negara lebih disebabkan oleh perbedaan dalam stock human capital. Rule of Law Index. Akibatnya kualitas SDM nya tinggi sehingga produktivitas tenaga kerjanya juga tinggi. Variabel-variabel bebas ini antara lain: Government Consumption / GDP. Inflation rate. Menurutnya terdapat dua faktor yang menjadi penyebab adanya pembentukan human capital di suatu negara. . Fertility Rate.menjadi sebagai suatu investasi modal manusia (human capital investment). Kedua faktor tersebut adalah pendidikan dan learning by doing.

Sehingga pertumbuhan ekonomi pada dasarnya menunjukkan perkembangan output dari periode ke periode berikutnya. Kegiatan ekonomi yang dimaksud akan menghasilkan output (pendapatan). Dalam hal ini. 2. Tujuan kesejahteraan merupakan suatu tujuan yang masih bersifat global dan sulit untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu negara. Guna mencapai tingkat output tersebut dibutuhkan akumulasi modal yang sesuai dengan tingkat output yang diinginkan. Salah satunya adalah dengan mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Secara lebih detail variabel human capital memiliki peranan lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dari pada varaibel physical capital. Secara konseptual pertumbuhan ekonomi suatu negara menunjukkan suatu perkembangan kegiatan ekonomi dari satu periode ke periode berikutnya. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Pertumbuhan GDP perkapita. Pertumbuhan ekonomi dalam pengertian ini secara matematis dapat diturunkan dari persamaan berikut (Meier dan Rauch. teori ekonomi memberikan berbagai macam pendekatan untuk mengukur dan mengetahui tingkat kesejahteraan suatu negara.Growth rate of Terms of Trade. 2000 123): . Dengan menggunakan model analisis regresi linier berganda hasil penelitian tersebut memberikan kesimpulan adanya pengaruh yang signifikan antara pendidikan dengan pertumbuhan ekonomi. TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI Pembangunan ekonomi suatu negara dapat ditujukan untuk mencapai kesejahteraan hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Aspek kedua adalah output per kapita yang menunjukkan output total dibandingkan dengan jumlah penduduk.2000:115). maka terdapat tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam pertumbuhan ekonomi. pertumbuhan penduduk kususnya pertumbuhan angkatan kerja dan terdapatnya kemajuan tehnologi (Todaro. maka pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses kenaikan output per kapita dalam jangka panjang yang dihasilkan oleh perekonomian suatu wilayah. yakni : terdapatnya akumulasi modal. Sedangkan aspek ketiga menunjukkan bahwa suatu pertumbuhan ekonomi dapat terjadi bila kenaikan output per kapita terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama. maka terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan.Diasumsikan output merupakan fungsi dari modal (physical capital dan human capital). Berdasarkan pada pengertian tersebut. yakni adanya proses pertumbuhan. . 1999:1 2). maka Y = f (k) . Bentuk khusus dari persamaan tersebut dapat dituliskan lagi menjadi f(k) = Ak Tingkat pertumbuhan ekonomi dari dua periode waktu yang berbeda dapat ditulis menjadi: Berdasarkan pada formula di atas. Guna mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi seperti yang dibarapkan. Aspek pertama menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses yang berlangsung secara dinamis dan bukan suatu gambaran ekonomi pada suatu saat. output per kapita dan jangka waktu yang panjang dalam pertumbuhan ekonomi (Boediono.

s menunjukkan marginal propensity to save dan notasi v merupakan rasio antara modal dengan output (Capital Output Ratio). adanya inovasi dan ide ide baru. yakni teori pertumbuhan Harrod Domar. 2. teori pertumbuhan Neoklasik dan teori pertumbuhan Endogen. Menurut . kemajuan tehnologi (keahlian). Teori Pertumbuhan Harrod Domar Teori Harrod Domar merupakan pengembangan dari teori ekonomi makro Keynes dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Persamaan (1.1.1994:45). Secara matematis model pertumbuhan Harrod Domar dapat dituliskan sebagai berikut: g = s/v Dimana notasi g merupakan pertumbuhan ekonomi. 1996:41 42:Solow. dan bagaimana faktor faktor produksi yang ada digunakan. Menurut Harrod Domar pembentukan modal merupakan faktor penting yang menentukan pertumbuhan ekonomi.5) tersebut menunjukkan bahwa keseimbangan dalam pertumbuhan ekonomi tergantung pada tabungan dan perbandingan modal dengan output.Teori pertumbuhan ekonomi menurut Stren (1991:123) menjelaskan mengenai akumulasi modal fisik. pertumbuhan penduduk. Pembentukan modal tersebut dapat diperoleh dari akumulasi tabungan yang dilakukan oleh penduduki sehingga bermanfaat bagi kegiatan investasi (Gillis. dkk. Secara umum perkembangan dalam teori pertumbuhan dapat dibedakan ke dalam tiga pemikiran.

Teori Pertumbuhan Neoklasik Teori pertumbuhan Neoklasik yang dikembangkan oleh Solow (1956) dan pengikutnya didominasi oleh pemikiran mengenai pertumbuhan pendapatan per kapita . maka akan mengakibatkan ketidakstabilan dalam perekonomian.Harrod Domar hanya pada kondisi dimana g s/v. a menunjukkan jumlah tenaga kerja dan Qo dan Q1 merupakan tingkat output pada Qo dan Ql. v merupakan jumlah modal. 1989:571): Gambar 1. maka dibutuhkan sejumlah modal dan tenaga kerja tertentu pula.1: Fungsi Produksi Harrod Domar Pada Gambar tersebut K merupakan modal. Pada keadaan ini tidak terjadi adanya penyesuaian sendiri ke posisi keseimbangan yang diharapkan. sehingga rasio modal dan tenaga kerja akan bersifat tetap. 2. Secara grafis fungsi produksi model pertumbuhan Harrod Domar dapat digambarkan sebagai berikut (Branson. Kondisi dimana keseimbangan yang terjadi melenceng dari jalur semestinya disebut sebagai knife edge.2. Menurut Harrod Domar guna mencapai tingkat output tertentu. Bila tingkat pertumbuhan yang terjadi melenceng dari jalur semestinya (warranted/natural rates). sehingga memerlukan campur tangan pemerintah agar terjadi keseimbangan yang diharapkan. L merupakan tenaga kerja. pertumbuhan dalam kapasitas output akan sesuai dengan pertumbuhan permintaannya.

Teori pertumbuhan Neoklasik muncul guna mengkritisi pendapat Harrod Domar mengenai pertumbuhan yang stabil. Perekonomian dengan rasio K/L rendah. Asumsi yang dipakai dalam model neoklasik adalah adanya constant return to scale. Sehingga hal ini akan mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi (Grossman dan Helpman.dalam jangka panjang dan perkembangan yang semakin meningkat. dimana output merupakan fungsi dari tenaga kerja dan modal. maka dalam teori pertumbuhan Neoklasik dinyatakan bahwa perbandingan tersebut bersifat fleksibel sesuai dengan perkembangan yang mempengaruhinya. Menurutnya tingkat tabungan merupakan tambahan pembiayaan terhadap stok modal nasional. maka akan tedadi kenaikan dalam investasi. Bila pada Harrod Domar perbandingan antara modal dan tenaga kerja (K/L) dianggap tetap. 1989:576). Dengan kata lain perekonomian dimungkinkan tidak berada dalam keseimbangan. 1994:25). akan memiliki tambahan pendapatan modal (marginal productivity of capital) yang tinggi. Fungsi produksi Cobb Douglas yang dimaksud adalah : . adanya substitusi antara modal dan tenaga kerja dan adanya penurunan dalam tambahan produktivitas (diminishing marginal productivity) (Branson. Sedangkan tingkat kemajuan tehnologi merupakan variabel eksogen. Teori pertumbuhan Neoklasik dapat diuraikan ke dalam suatu fungsi produksi Cobb Douglas. Kemudian bila sebagian pendapatan ditabung. meskipun dalam perkembangan berikutnya akan terdapat kekuatan yang menyebabkan kondisi keseimbangan tercapai lagi. Menurut Neoklasik keseimbangan dalam pertumbuhan ekonomi tidak kaku seperti pada pendapatnya Harrod dan Domar. Dalam teorinya Solow memfokuskan perhatiannya pada proses pembentukan modal. Sehingga keseimbangan yang dihasilkan tidak bersifat kaku.

Secara grafis hubungan antara q dengan k dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar 1.  dan 1  merupakan elastisitas output terhadap input modal dan tenaga kerja. K merupakan modal. Persamaan outputnya dapat ditulis menjadi : Q = bK L 1- dimana Q merupakan tingkat output. maka masing masing sisi dibagi dengan L. L merupakan tenaga kerja.L) dimana.Q = f(K. Pesamaan (1.7) dirubah menjadi produktivitas per tenaga kerja. K merupakan modal dan L merupakan tenaga kerja. Y merupakan tingkat output.2: Keseimbangan Pertumbuhan Neoklasik . b merupakan tingkat kemajuan tehnologi. sehingga persamaannya menjadi : Q/L = b(K/L)  dengan  <> q = b(k) dimana q = Q/L dan k = K/L.

Secara grafis hal ini dapat dilihat pada. Sehingga keseimbangan akan terjadi pada.3: . Oleh karena itu (gl/s)k merupakan garis lurus dengan kemiringan sebesar (gl/s) (Boediono. sehingga (gl/s) merupakan konstanta pula. yakni pada q* dan k*. 1999:90). meskipun terjadi pertambahan pada modal. Bila terdapat kondisi yang tidak stabil ((gl/s)k  f(k)). Kurva (gl/s) k merupakan garis lurus karena baik gl dan s merupakan koefisien yang nilainya diberikan secara eksogen (konstanta).Pada gambar di atas gambar fungsi produksi f(k) merupakan rasio modal terhadap tenaga kerja dan dibuat dengan anggapan bahwa marginal product dari k menurun. maka akan terdapat kekuatan yang mendorong terjadinya keseimbangan. Selain masalah keseimbangan dalam pertumbuhan ekonomi. Kondisi terebut merupakan keseimbangan yang bersifat stabil. perpotongan antara kurva (g1/s)k dengan kurva f(k). Kurva (gl/s) merupakan kurva yang menunjukkan rasio antara pertumbuhan tenaga kerja (gl) dengan marginal propensity to save (s). Perkembangan perekonomian sepanjang fungsi produksi f(k) dengan adanya kenaikan dalam k dari kl. Peningkatan dalam k ini akan diringi dengan kenaikan dalam output per pekerja (q=Q/L) pada. gambar berikut : Gambar 1. titik q*. maka akan meningkatkan rasio modal terhadap tenaga kerja (k=K/L). k2 sampai k*. maka hukum pertambahan hasil yang menurun menyebabkan pertambahan output mengalami penurunan. Berdasarkan teori pertumbuhan Neoklasik. analisis teori pertumbuhan Neoklasik juga menunjukkan adanya konvergenitas pertumbuhan ekonomi antar negara.

Meskipun k meningkat dalam jumlah yang sama ((ko.ql) > (q2.2001:6).3. Barro dan Martin. Teori Pertumbuhan Endogen Teori Pertumbuhan endogen merupakan suatu teori pertumbuhan yang menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses yang bersumber dari dalam suatu sistem (Romer. 2. k menunjukkan rasio modal terhadap tenaga kerja. 1994:3 . Berdasarkan studi empiris yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tidak adanya konvergenitas pendapatan . q akan lebih besar pada perekonomian dengan kondisi awal k yang rendah ((qo. Teori pertumbuhan endogen muncul sebagai kritik terhadap teori pertumbuhan Neoklasik mengenai diminishing margirtul produciivdy of cupital dan konvergenitas pendapatan di berbagai negara. 1999:38).k3)). sehingga akan dapat meningkatkan pertumbuhannya guna mengejar ketertinggalannya dengan negara maju. tetapi kenaikan dalam. Sehingga menurut teori pertumbuhan Neoklasik akan terjadi konvergenitas pendapatan perkapita antar negara negara miskin dengan negara maju (Barro.q3)). Cronovich.kl)=(k2.Konvergenitas Dalam Pertumbuhan Ekonomi Neoklasik Pada gambar tersebut. q menunjukkan rasio output terhadap tenaga kerja dan f(k) merupakan fungsi dari rasio antara modal terhadap teriaga kerja (k). negara miskin dengan tingkat rasio modal terhadap tenaga kerja (k) rendah dapat memiliki tambahan produktivitas modal (marginal productivity of cqpital=Q/K) yang tinggi. Oleh karena itu menurut teori Neoklasik. 1991:407 . Hal ini karena di negara maju terjadi pertambahan hasil yang semakin menurun (diminishing marginal qf capital).

Sehingga permasalahan dalam pertumbuhan ekonomi tidak bisa dijelaskan secara baik oleh teori Neoklasik. Hal ini karena pada negara negara yang sudah maju. Teori pertumbuhan endogen memiliki tiga elemen dasai. 1991. adanya penciptaan ide baru oleh perusahaan sebagai akibat adanya mekanisme spillover dan learning by doing dan ketiga.di berbagai negara (Rotner.530 555) . tetapi justru. 1994:55). 1994:4). telah mengembangkan tehnologi yang dapat meningkatkan kapasitas produksinya. seperti penjelasan mengenai . perubahan tehnologi yang bersifat endogen melalui proses akumulasi pengetahuan . Kemajuan tehnologi tersebut salah satunya didukung oleh adanya sumber daya manusia yang berkualitas. 2000:75). pertama. Hal ini seiring dengan perkembangan dunia yang ditandai oleh perkembangan tehnologi modern yang digunakan dalam proses produksi. akan tetapi perkembangan tersebut belum dapat mengejar ketertinggalan dengan negara maju. sehingga mereka dapat melakukan inovasi tehnologi yang dapat memberikan manfaat besar terhadap pembangunan. mengalami increasing return dengan adanya spesialisasi dan investasi di bidang sumber daya manusia (Meier. kedua. produksi barang barang konsumsi yang dihasilkan oleh fungsi produksi pengetahuan yang tumbuh tanpa batas. yakni (Rivera Butiz dan Romer. Teori pertumbuhan endogen yang dipelopori oleh Romer (1986) dan Lucas (1988) merupakan awal kebangkitan dari pemahaman baru mengenai faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang (Pack. Dalam hal ini teori perumbuhan endogen menjelaskan mengapa akumulasi modal tidak mengalami diminishing return. Sehingga walaupun negara berkembang mampu meningkatkan akumulasi modal fisiknya.

PERANAN MODAL MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI Modal manusia dapat menjadi sumber daya manusia yang handal dalam pembangunan apabila kualiasnya tinggi. Sehingga terdapatnya peningkatan dalam rasio K/L. Kemudian rasio K/Y atau Capital Output Ratio (COR) akan tetap meskipun terjadi penurunan hasil yang semakin menurun. Dengan model pertumbuhan Y=AK dimana =l. 1994:56:Romer dan Martin.decreasing return to capital. Hal ini disebabkan karena adanya berbagai eksternalitas (sumber daya manusia. sedangkan K merupakan stok modal fisik dan sumber daya manusia. A menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi (tehnologi. 3. Munculnya teori pertumbuhan endogen dapat dinyatakan dalam suatu persamaan : Y AK. persaingan sempurna dan eksogenitas tehnologi dalam model pertumbuhdn ekonomi (Grossman dan Helpman. maka akan dapat meningkatkan Y/L secara proporsional. maka model pertumbuhan endogen menunjukkan bahwa akumulasi modal. Dalam hal ini Romer menekankan pentingnya eksternalitas yang berhubungan dengan pembentukan modal manusia dan pengeluaran untuk kegiatan penelitian. pengetahuan dan pengalaman (learnig by doing) tidak akan mengalami pertambahan hasil yang menurun. 1999:40). kemajuan tehnologi) yang dapat mengimbangi berbagai kecenderungan terjadinya penurunan hasil (Pack. Dalam hal ini sSumber daya manusia dalam pembangunan memiliki peranan penting dalam kaitannya untuk meningkatkan kualitas . dimana Y merupakan tingkat output. Dalam model pertumbuhan tersebut tidak terjadi penurunan hasil yang menurun dari modal (diminishing marginal of capital) seperti pada teori neoklasik. 1994: 27).

1996:521 522). Era informasi dan tehnologi yang berkembang dewasa ini semakin membuktikan bahwa penguasaan. . diantaranya adalah dengan melakukan pengembangan sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang berkualitas bagi negara sedang berkembang merupakan faktor penting dalam upaya untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dengan negara lain. 1997:13). tehnologi yang baik akan berdampak pada kualitas maupun kuantitas pembangunan itu sendiri. sedangkan pembangunan membutuhkan kelangsungan dalam jangka panjang. menengah dan pendidikan pada tingkat tinggi (Jhingan. Guna mencapai sumber daya manusia yang berkualitas. maka akan mendorong terjadinya inovasi tehnologi. maka adanya penguasaan tehnologi yang baik. maka dibutuhkan beberapa. Agar tehnologi dapat dikuasi. dkk. 1991:408 . Mankiw. Sehingga adanya investasi sumber daya manusia dapat meningkatkan kemajuan tehnologi yang pada akhirnya dapat menimbulkan kenaikan produktivitas penduduk (Deolalikar. maka dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam kontek proses produksi. upaya. Inovasi tehnologi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan penemuan produk produk baru dan cara produksi yang lebih efisien (Barro.pembangunan dan menjaga kelangsungan pembangunan itu sendiri. 1994:36). 1992:92 Romer. Hal ini karena kegiatan dalam akumulasi modal fisik dapat mengakibatkan penambahan hasil yang menurun dalam penggunaan modal (marginal diminishing return of capital). diantaranya adalah terdapatnya pendidikan yang diorganisasikan secara formal pada tingkat dasar. Dalam kaitannya dengan teori pertumbuhan ekonomi. Schultz mengemukakan beberapa upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia. maka Krugman (1994) mengatakan bahwa investasi sumber daya manusia menjadi lebih penting peranannya dalam pembangunan.

baik usia sekolah pada tingkat dasar. Tinjauan dari aspek pendidikan menunjukkan bahwa perkembangan kualitas sumber daya manusia dapat dilihat dari angka partisipasi sekolah (enrolment ratio). angka melek huruf. 2000:206) . yakni rasio jumlah siswa terdidik pada usia sekolah terhadap jumlah penduduk usia sekolah. terciptanya suatu kelompok pemimpin yang terdidik guna mengisi jabatan-jabatan penting dalam dunia usaha maupun pemerintahan . menengah maupun tingkat perguruan tinggi (Ghatak dan Siddiki. 2. Sebaliknya semakin rendah rasio . Siddiki dan Daly. kesehatan dan pendidikan (Deolalikar. Romer dan Weil 1992:407 437). dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih produktif. Perkembangan dalam kualitas sumber daya manusia dapat dilihat dari berbagai aspek.Manfaat dari adanya pendidikan bagi pembangunan ekonomi suatu bangsa secara umum dapat dilihat dari pendapat Todaro (2000:343). 4.1999:1 33 . seperti angka indek guna pendidikan (Bank Dunia. tersedianya berbagai macam program pendidikan dan pelatihan yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan dalam keahlian dan mengurangi angka buta huruf. 1997:134 137). Berbagai penelitian yang ada menunjukkan bahwa terdapat beberapa parameter untuk mengetahui perkembangan kualitas sumber daya manusia. tersedianya kesempatan kerja yang lebih luas 3. karena adanya peningkatan pengetahun dan keahlian . Semakin besar rasio tersebut menunjukkan bahwa tingkat partisipasi penduduk terhadap pendidikan di sekolah mengalami peningkatan. yakni : 1. 2002:1 30: Mankiw.

tersebut menunjukkan tingkat partisipasi penduduk terhadap pendidikan di sekolah rendah. Peningkatan dalam angka partisipasi sekolah (enrolment ratio) dapat berdampak pada peningkatan kualitas maupun kuantitas pembangunan suatu negara. Investasi yang cukup besar pada sumber daya manusia dapat mendorong peningkatan dalam angka partisipasi sekolah. . Sehingga indikator angka partisipasi sekolah dapat menggambarkan perkembangan kualitas sumber daya manusia dalam pembangunan.

07../..390344  207:5.84:95:9 907.94:95:9 207:5.902./.203.5."207:5./ "-- - /2.9/9:8203..8989...3903.3207:5..203.07..  !078.8507903..3 803..3   /7:-. 2.."1    /2./ "./.83 88/-...2.832.3903.3..07.393../03.07.9.. -/.2.393.3.3903.34:95:93. 207:5.5078.324/.94:95:9 -207:5./574/:9.393.:.2.324/.30.2.33./. 207:5..535:924/.3-207:5.  !08.

..

3- 6. - /2.6". - /03.3.

/.3.

8  .18:-:3.7.7.5.3.7.3.9/.7  0802-.3!079:2-:.7-07:9 .6/03.2-.95.2-.304./..39. . $0.3/.

/.8.7/.907.8424/.2-.3/-:..3-./.9/03.73..2.574/:./.5. .9.3..9/.71:38574/:81  207:5.7203:7:3 :7.2-...3.5 903.07.37.!.

0 8 :7.5079:2-:..   /03.3203:3:.3903.7... ...07.39.8 207:5.32.37.84.73.3:7..57450389948.

38207:5..78:7:8.3401803.39. 803..703.380.3.8 207:5./-07. /.3..08403 4389.33.-.7. .

.703.  0.9: .8 207:5.39.5:.34389.

.380-08.3.7 .8 207:5.78:7:8/03.3 0273.

8424/.5903.8  40/434   !0702-..3805.7 8. 2.31:38574/:81  /03./.3.3.25..3.37.32033./.3 /..07. .03.9...2/..3.350704342.907.

. 6".3/.3/73/03..9..24:95:95075007. !033..303.23.3/.

/5. 5. 50754943../.39. .:7.3..3.3.3907./. 996 $03.7.0802-.

5.- .989.- .6 /..8 /03.907/.3 .3 43/89070-:9207:5.3:7.35..1  .89.3-0781.3.943/8.39/./.30802-.

730.9/.24/.90:.0802-.::25079./..7-07:9  .7.304.35.35079.3..3.8.7..18.8.39.95.2-.2503:7:3.3 907/.85079:2-:.304..9.203:3:.25079:2-:. ..889047 5079:2-:.8 2.-../.8 .7.34:95:9203.3.8:..304342 .32.7.2-.3.2-.304342 .8 1  2../ 5079.5.3.3/.3. 07/./.07039.3.5..3 2085:3907.390475079:2-:.2-. $0.3203:7:32030-.7  .0802-.3/./3.2-.3203/4743907.3  $0..43..

/.5.3 7.....39..2:2../.3 43/8..31:38/.9. 907.941.9.2 6.824/.  085:32033.5903.07.75.07039.907.84.31  207:5.5903.8 30./.3/03. 574/:. 4     909.2-. 907.3574/:9.8424/.07. 64 6  6 6  0.8. 2.3703/.77.30--08.8 !./.97../.659.  703/.92029..503.703..790780-:9 203:3:.3/.2..73.07.2!079:2-:.7.50704342.24/.7.8424/..9:203:7:9904704./.844:95:9907..5903.393./. 6203:3:..5907.".07./.37.43..38.9/.283/03.2-.3434204.

203:7:990475079:2-:.9:574808./03.9:90475079:2-:.3-078:2-07/..343.59.8 503/..:3.5.3203:7:3 /23832.: ....9./23832./.8../5079.3.5.79907.3802.2-.3 -.2030.774   7434.43.3 .730.92033.304342207:5.3-.304.2.389:/ 02578.7/.07039.820303..07039.33/403 %047!079:2-:.7090793.5..774/.. $03..703.7..3/-07-. .3 5079:2-:..590475079:2-:.3907.7.779: 574/:.3..8503/.7./ 30.393 803.28:.32030.:.3203:3:.39.3.7.304.38:.7.5079:2-:.9: 88902 #4207 .73.9/.33.07039.8503/. 07/.30./.390.9.3.:59.330.793  %0475079:2-:.8..../43.30.2.      %047!079:2-:.303/403207:5.3507.: .303/4032:3.2.7.8.330.9.33.: 80-./41./.7..5.38:.9.61 .283/03.:907.59.3/.8.3./.

 #49307  .9 202-07.920.92033.39:2-:9..9.3.7.3-.8508.30.: 574808...2070.3/:3. 574/:8-.3/9.07/.: .3 !.183.309.5.2.203.8574/:83.703.:./.320303.3/0-.3/.20302-...3 /:3.3. ..3.3/.9.3.8.31.2..25079:2-:.20.3/03.3 90780-:9-0:2/.8  %0475079:2-:.3.30/:.5..9.5..2.3-07:.5.39.7907..3.3.39034490780-:98.304342 9/.70.8.330.39034424/073.380.. 507:-..3.:2:.303/4032030./.7.35079:2-:.903/40320.92030. .350702-. -.9:3.334.1.303/403.3:3.3 #.3/50454740#4207  /.7.390344.3438:28.8.5502-.7:20303. .8. .38073 /03.3.8 803./0.3:.3/.2.390344.8.2.3 #4207     5079.  02.0-.3.-.5.3./-07-.5072.9..550702-.303/4032029.8 /-/.3/.503.3.5.:2:.38:2-07/.7.:.2.3-0781.3401:38574/:850309.3820854.40904704.59.38:/.3/.4050702-.850309....32.8.8:2-07/..5.8   207:5..304342/.7.3/.5:897: 203. .30.380-.8/.-8.. 007    %0475079:2-:./..7502.733-/43/.947.2/2383 709:73 909.824/.3203.:2:.824/.39047 507:2-:.-./.25:2033.3 -.890344..00203/.7..3:8.//::340.3./.3 $03.30.3./.3.83709:73/03.07.2.3..:  90..:9/.32. -0702-.89.2574808574/:8 $03..8 8050795030.7..9471.9-08.30.7090793.:.5.33....3/.7:40507:8..3909.089.:5:330.3 203039:.2.  .3:8.9. ./...8.9/..35.7.8.:.23.

303/403/.8 !.28:.03/07:3.3/.7. 8050795...3.503:7:3..3052..3203:7:3 /.38025:73. /23832.2.3:8.3 90344 .3/03.793  .947..3203.35030:.5.0./3.8 ./0.:3.324/05079:2-:.224/05079:2-:.3 202503.9.24/0 5079:2-:.907/.3.3-07-.70.724/.5. 089073.9.3 03.907./.7: 90344 80/.3  /2...2.389424/.:2:.224/0 5079:2-:/304342 74882.9.3.-07-.59.8.3..:...94:95:9 203:3:.27.83709:7394.3..8./503:7:3...3.8.3.947 1.393.9..824/..18/.3/.303/403203:3:. 50309.3207:5.:./.9047304.3 503.3 :39:0.73...3-./.3/.3:8.3084039.2. #4207/..3907.3 0.3   :3.3-07:-:3.9/3.324/. 5078..3.3/.90475079:2-:.38:2-07/..8 8:2-07/.3.- 2.3.84.92032-.3.3#42072030..3503933.. ./.9.5..5033.2.-.089073.31.9:5078..3/.207:5.59. 2.350309.703..41.3:8.2-.73-/43 9/.3502-039:. 02.3 /80-.25079.3-/2.3203:7:3  $03.2.93.890344/.390780-:99/.

9...5.92033.3/.3.. 2.

. 80.84.37.574547843. 02:/.7.

.:.5./.38$:2-07/.:39:2033.33./.9.8.2.9.3.3:8./8:2-07/.-.3909.2 502-.2....3:3.3..3:..3:8.350393/.8 ./503:7:3.2..2. :95:9#..94  # .9.3:3.3.2.3802../.9.3:8.3.3/.5 2085:3907.83.2 502-.93 .3202507.9203.59.:.3203:7:3   !# &$%#!!#%&&   4/..5.

3-.2..5.2-....503:.3./.8.39:803/7 .3:3.9.330.3/47.7   $:2-07/...9.8 8:2-07/.3/.8 ....3..8.3 $03.59.3:3./-:9:.3202-:9.3-..399.089.38:3./.35.1472.303.2.3.5..3.3574/:574/:-.38:2-07/.30.5.790344/./.2502-.3-.503:..94750393/.089.3 -.3:8.3/0.35.38./.. 3.9.34. 80/./.3.9/:.3 .8503/:/: 04.3   ..3-07/.8:2-07/.39..3:8.3502-.24390574808574/:8 2.304342 2.350302:. .3 90344.3 502-.7.3 203:7:3/.5.93.33. /.39. 2.3:8.350302-.7.18/.9.3-0-07.8../.3203.  :5.2:5.5. .3-0702-...890344 90780-:95.3 90344.390475079:2-:.73.3 1.9.503//.5.3:3..8./2383709:7341../-:9:.25.:920302:..3207:5...9203.8/.502-.9 /.3 .3.2.3/03..890344 34.8../.3:8.7.73.5.5..:.82.3..2.3.3-07:.3503.324/.5. /03.93.824/.3.30-01803 .8 2.:5:3:.8 2..8 502-.774  .390344./.38:3.2...5.30.3-07:..9..380.302.3.3802.2503:3.../.3.907/...3-0702-.3203/4743907.3:3.80/.7. 574/:8.0.3:8.3  203.3502-..9.-.7 20303.  /.9./03.703.:.3/.993 3..3:3.3202-:9:.0..31472.320.:39:2030..3:3.33.3503//.203.:39:20302-.38:2-07/.3.93../.390344.7:/./0-50393507....7090793.203.92032-:.73.3574/:9.2.92033.2..  $.8-.92030-.3-07:../..:.2.3:8..-. 2.5.2.5./3..9.7..3.3.8.3 / #4207   :3.3:8.9../.3/.38:2-07/../.. 2.:5.3 7.88:2-07/.7.39:803/7 .7:2./.3-0-07.:2:..

88:2-07 /.7985. 804..9.93.3.850  07-.:7:1  !0702-.907//5.77.3 #4207/.9/.3/.503/:/::8.   .2.3.3 $// $///.3 .307.9:-..08025.3.3.8503/:/: 907..5.9/. 037420397.5./.5./.:5:35020739./.30-:.3203:3:....-.9/.3-08.:5:393.804.9203..59.350.3..9.9.35.2.9%4/.94 .3 04.3   90780/.3-. 503//.3/.2/:3.3/.7.3   90780/.:8.38.3 50393/.9.3.3.8804.:50702-.88:2-07/..9:04254502253.3/0:3.7   %3.20.73.37.3/.3.9507:7:./.9203/47435033.5503//.850503//.3.3/.:.3 ..9.393 .9..8   907.5.59.3:.503//.3...7.3-.3.3-.3   /..3/804.50309.3 50309..9.203....5.7-07-..2.3907//:3..3.2.703.-:9.7.3/.9.7985.88:2-07/..8:.    .2.25033.3.3.9.9.2038. /.7 20303.9.200:7:1 080.3903. 805079.5:2.3:8.:8.907.9/. -.3.907/./.-07-.5033./..31.20907:39: 20309.:8..95.././.5.5.9/.30   $02.30..3043428:. :2:2/.9/.203:3:.80.7503/.3:8.3.25747.3203:7...84 :2.2503//.2.07.7..3503//.3.74   .3:3.9.5.9/.3:3.8490780-:9203:3:.3703/..3:.802.84 .3:8.5.-.9/.7.9-0-07.804.88.5.:3/.5.8.3 $0-.30-574/:91 ././.2:.502-.3.50702-.7.3-..93./.

3..:5:3:. 2.8804.90780-:9203:3:.7985.2.5.5.2.3:8.5033.9-07/.350702-.3/804.95.8502-.3/.94 /./.3:3..8 2.9.3:8.9.3.7985.703/.5.3:.7985..5.25.393.75.::5-08.5.9203.7985.947.9.3/.8503/:/:907.3.8804.5503//.8 8:2-07/./.7.2-.9:30.5./.5.  $03..3 3.3.9203/47435033.9. !033..9././. 037420397.089.3:.   .8:2-07/.8.2 ./.399.38:.3.3:3.7.8804.2502-.3/.