Anda di halaman 1dari 4

Morfologi dan Karateristik Gnetum gnemon Praktikum ini bertujuan untuk mengamati morfologi dan karakteristik Gnetum gnemon

(Tanaman Melinjo). Melinjo (Gnetum gnemon) merupakan tumbuhan tahunan Gymnospermae, berbentuk pohon yang dioecious, dalam 1 pohon terdapat strobilus jantan dan betina. Bijinya tidak terbungkus daging tetapi terbungkus kulit luar. Batangnya kokoh dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Daunnya tunggal berbentuk jorong dengan ujung tumpul. Melinjo tidak menghasilkan bunga dan buah sejati karena bukan termasuk tumbuhan berbunga. Yang dianggap sebagai buah sebenarnya adalah biji yang terbungkus oleh selapis aril yang berdaging. Tanaman melinjo (Gnetum gnemon) dapat tumbuh pada tanah-tanah liat/lempung, berpasir dan berkapur, tetapi tidak tahan terhadap tanah yang tergenang air atau yang berkadar asam tinggi dan dapat tumbuh dari ketinggian 0-1.200 m dpl. Melinjo (Gnetum gnemon) dapat ditemukan di daerah yang kering sampai tropis. Untuk tumbuh dan berkembang, melinjo tidak memerlukan tanah yang bernutrisi tinggi atau iklim khusus. Melinjo dapat beradaptasi dengan rentang suhu yang luas. Hal inilah yang menyebabkan melinjo sangat mudah untuk ditemukan di berbagai daerah kecuali daerah pantai karena tumbuhan ini tidak dapat tumbuh di daerah yang memiliki kadar garam yang tinggi. Klasifikasi Gnetum gnemon: Divisi: Gnetophyta Class: Gnetopsida Ordo: Gnetales Famili: Gnetaceae Genus: Gnetum Spesies: Gnetum gnemon

Gambar 1 Keterangan: 1. Batangnya berbentuk bulat, permukaan kasar dan memperlihatkan perlekatan daun. 2. Pada cabang Gnetum gnemon ini terdapat dua strobilus betina. 3. Biji Gnetum gnemon gymnospermae dan permukaan kulitnya licin.

Gambar 2 Keterangan: Daun Gnetum gnemon tunggal dengan bentuk jorong dan teksturnya licin. Tepi daunnya rata dan daun terletak berhadapan di setiap nodus. Urat daun tanaman melinjo ini menyirip, bersilangan dan menyatu.

Gambar 3

Gambar 4 Kedua gambar di atas menunjukkan penampang memanjang biji Gnetum gnemon.

Keterangan: Nomor 1 menunjukkan lapisan terluar berwarna merah bata yng merupakan perigonium. Nomor 2 menunjukkan lapisan integument dalam dan luar biji melinjo. Nomor 3 menunjukkan lapisan yang melekat pada gametofit betinanya yaitu nuselus. Sedangkan nomor 4 menunjukkan gametofit betina Gnetum gnemon.