Anda di halaman 1dari 2

Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi.

Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi. Manajemen pemasaran pelayanan kesehatan merupaka rantai yang penting dalam rangka keseluruhan pemasaran rumah sakit, karena dengan manajemen pemasaran yang runtut dan konseptional akan dapat dibuat program pemasaran yang jelas dan dapat diandalkan. Pada akhirnya rangkaian komponen pemasaran harus secara keseluruhan dijalankan dengan berimbang. Kelemahan akan timbul pada komponen yang tidak dapat dijalankan dengan baik. Hal ini merupakan awal dari kelemahan komponen siklus yang lainnya. Strategi pemasaran rumah sakit akan diterjemahkan dalam bentuk program yang tepat dan pelaksanaannya perlu manajemen yang tepat pula, tidak dapat manajemen asal jalan, karena akan terus terkait dengan komponen siklus yang lainnya. Peran manajemen pemasaran pelayanan kesehatan dalam rumah sakit sangat besar dalam menunjang keberhasilan pemasaran rumah sakit. Menurut Kotler (1997), pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain. Sedangkan pelayanan kesehatan di rumah sakit sebagai salah satu penyedia pelayanan kesehatan merupakan institusi yang penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sekarang ini mayoritas rumah sakit yang ada di Indonesia sudah bergeser ke arah profit oriented, hal ini disebabkan karena masuknya Indonesia ke dalam persaingan pasar bebas yang mengharuskan kita untuk merubah cara pandang terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit. Saat ini tidak memungkinkan lagi jika dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit hanya dipandang sebagai institusi sosial. Dengan berjalannya waktu pelayanan kesehatan di rumah sakit telah menjadi institusi yang bersifat sosio-ekonomis. Selain itu, kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dimana investor baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri diberi kesempatan untuk menanamkan modalnya dalam bidang pelayanan kesehatan, semakin memudahkan pergeseran tersebut. Sehingga tidak heran sekarang ini banyak dibangun rumah sakit baru yang memiliki pelayanan

seperti hotel berbintang, teknologi baru dan canggih, serta dikelola dengan manajemen profesional yang tentunya berorientasi profit.