Anda di halaman 1dari 1

Pengertian Kritik Teks Naskah Kritik berasal dari bahasa Yunani teritikos yang artinya hakim.

Kritik berarti pengkajian dan evaluasi berbagai segi dan penuh pertimbangan. Tidak hanya mencari kesalahan, kritik yang sehat hendaknya juga menyebutkan sifat-sifat yang baik maupun yang buruk, kemudian memberikan penilaian yang mantap. Mengapa dilakukan kritik (teks) : a. Teks yang telah dibersihkan dari berbagai kesalahan tulis (kerup) dipandang sebagai teks mula (arketif) b. Teks yang bersih dapat dipertanggungjawabkan dan sumber untuk kepentingan di bidang ilmu lain c. Karena peneliti ingin memiliki teks yang semurni mungkin yang sedekat mungkin dengan teks asli. d. Karena teks yang bersih itulah yang dianggap gagasan awal, kreasi artistiknya, yang ingin dicari untuk dinikmati dan dipelajari. Langkah-langkah yang ditempuh : a. Membaca dan menilai semua resensi yang ada b. Naskah-naskah yang dapat dipakai dilacak keberadaannya dan kebenarannya c. Mengelompokkan naskah yang sejenis Dalam konteks filologi dikenal istilah kodek. Kodek berasal dari bahasa latin codexum. Dalam kaitannya dengan naskah, kodek artinya karya tulisan tangan yang merupakan peninggalan tertulis nenek moyang pada kulit kayu, rotan, bambu, lontar, kertas dan sebagainya. Naskah adalah produk kultural yang bersifat konkret. Kritik Teks Naskah adalah memberti evaluasi terhadap teks, yaitu, menempatkan teks itu proposisi yang tepat (benar). Dalam arti luas, kritik teks naskah adalah metode filologi yang menyelidiki naskah-naskah masa lampau dengan tujuan menyusun kembali naskah yang dianggap asli, dengan cara membandingkan naskah yang sejenis, lalu menempatkan naskah yang paling tinggi keasliannya. Hal hal yang paling penting dalam kritik teks naskah : - Menyelidiki naskah masa lampau - Menyusun kembali naskah yang dianggap asli - Membandingkan naskah yang sejenis - Menentukan da mengembalikan kepada bentuk yang asli Yang dapat dilakukan bila kita berhadapan dengan naskah : a. Memahami sedalam mungkin kebudayaan suatu bangsa lewat hasil sastra (lisan/tulis) b. Memahami makna dan fungsi teks bagi masyarakatnya (legitimasi suatu dinasti) fungsi upacara, dll. c. Menyunting teks bersangkutan d. Mengungkapkan resepsi (sambutan) masyarakat Tujuan Kritik Teks Naskah : a. Menyelamatkan, melestarikan teks dan menikmati seluas-luasnya (konservasi naskah) b. Menyajikan teks dengan jelas terbaca dan sistematik c. Menyiapkan teks dalam keperluan ilmu lain (sejarah, antropologi, hukum, agama, dll.) d. Mempertebal rasa cinta kekayaan rohani bangsa sendiri.