Anda di halaman 1dari 18

Rizal 0900535

Diagram perancangan arsitektur lansekap


Penetapan tujuan, sasaran, dan gagasan awal dari rancangan lansekap yang hendak dicapai
Survey dan pengamatan karakteristik tapak, studi banding, pengamatan lingkungan dan program kegatan tapak

Penelaahan konsep ruang luar, baik secara makro maupun mikro dan konsep utilitas serta konsep pendukung lainnya
Melakukan analisis tapak menuju program rencana skematik Penjabaran dari konsep melalui aplikasi dalam bentuk 3 dimensi dengan berbagai timbangan, yakni komponen desain

TAHAPAN PROGRAMING

Pembuatan gambar pelaksana kerja, sketsa, maket presentasi, dokumen pelelangan serta dokumen pelaksananaan

TAHAPAN DESAIN

PRINSIP DESAIN

Balans ( keseimbangan) Ritme (Irama) Aksen (Penekanan)

UNSUR DESAIN
KOMPONEN DALAM DESAIN LANSEKAP

Desain Garis Bidang Ruang Bentuk Fungsi Tekstur Warna Bahan lansekap Skala Sirkulasi Rekayasa lansekap Visual Tata hijau Parkir Refleksi air Pencahayaan Drainase kenyamanan

APLIKASI DESAIN

Tiga bagian pokok dalam proses desain


Tahapan rencana lansekap (planning in design) berisikan pemikiran secara makro dan merupakan pemikiran awal dari tapak yang hendak dirancang Tahapan rencana tapak lansekap (landsecape design) berisikan gubahan tata ruang luar secara dua dimensi Tahapan rancangan rinci (detailed landecape design) berisikan keputusan akhir terhadap penyelesain masalah di dalam tapak secara 3 dimensi

Garis adalah susunan dari beribu-ribu titik yang berhimpitan sehingga membentuk suatu coretan. Ada beberapa tipe garis yang perlu diketahui, yaitu : 1. Garis vertikal 2. Garis horizontal 3. Garis diagonal 4. Garis lengkung

Garis vertikal mudah dikenal dengan bentuk-bentuk seperti tiang listrik, tiang lampu, pohon kelapa, dll. Kesan utamanya adalah ketinggiannya, tegak, gagah dan serba kaku. Sehingga dapat dikatakan bahwa watak dari garis vertikal adalah a. Memberikan aksentuasi ketinggian b. Tegak dan gagah c. Kaku, formal, tegas dan serius

Garis horizontal memberikan aksentuasi terhadap dimensi lebarnya, santai dan tenang. Oleh karena itu, bila ruang luar didominasi oleh unsur garis horizontal, maka ruang akan bertambah lebar, membesar, meluas dan melapang.

Tipe garis semacam ini mempunyai karakter dinamis, bergegas, mendekati jarak dan sensasional. Oleh karena itu, garis diagonal sering dipergunakan atau dimanfaatkan untuk suatu maksud yang meminta perhatian atau sebagai daya tarik visual.

Garis semacam ini ada beberapa macam yaitu lengkung ke ataas, lengkung ke bawah dan lengkung berombak. Watak garis yang demikian umumnya adalah dinamis, riang, lembut, dan memberi pengaruh gembira.

Susunan beribu-ribu garis apabila disatukan dan dipadatkan akan membentuk sebuah bidang. Fungsi bidang dalam arsitektur adalah pelindung dan pembentuk ruang

Secara garis besar dapat dikatakan bahwa ruang (space) terbentuk oleh susunan bidangbidang. Ruang (space) terjadi atau dapat diciptakan karena adanya - bidang dasar/alas (the based) -bidang pembatas/dinding (the verticals) -bidang pengatap/penutup (the overhead).

Bidang dasar dalam arsitektur lansekap adalah dasar permukaan tanah. Dalam skala makro, bidang dasar dapat berupa muka tanah bukit bergelombang, muka tanah padang rumput rata. Dalam skala mikro dapat berupa muka tanah berpasir, tanah rata.

Bidang pembatas dalam skala makro berupa dinding susunan punggung bukit, dinding batuan terjal, susunan bangunan tinggi. Dalam skala mikro dapat berupa komposisi tanaman berupa susunan pohon atau semak.

Bidang atap dalam skala makro berupa hamparan awan, cakrawala. Dalam skala mikro berupa susunan tajuk pohon atau pergola atau atap.

1. 2. 3. 4.

Sebagai pemberi arah dan suasana Sebagai penerang Sebagai pengontrol Sebagai penutup efektif

Dinding (walls) : termasuk dinding penyekat (screen walls), dinding penahan dan lain sejenisnya Pagar (fences) : termasuk pagar kawat (woven wire fences) pagar kayu, pagar besi, dan sebagainya Bentukan tanah : termasuk tebing, celahan di bumi, beda ketinggian tanah (kontur), dan sebagainya

Sebagai batas fisik Sebagai pembatas pandangan Penghalang suara