Anda di halaman 1dari 50

MAKALAH PRAKTIKUM

FISIKA DASAR II

Disusun Oleh :
Nama

: Wandy Gunawan

Nim

: 1301116

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MINYAK DAN
GAS BUMI
BALIKPAPAN
2014
BAB I

HUKUM KIRCHOFF
Di peralatan listrik, kita sudah biasa menjumpai serangkaian listrik yang
bercabang-cabang. Untuk menghitung besarnya arus listrik yang mengalir pada setiap
cabang yang dihasilkan oleh sumber arus listrik. Gustav Kirchhoff (1824-1887)
mengemukakan dua aturan hukum yang dapat digunakan untuk membantu
perhitungan tersebut. Hukum Kirchoff I disebut hukum titik cabang dan Hukum
Kirchhoff II disebut hukum loop.

Gambar 1.1. Foto Robert Gustav Kirchoff

1.1.

Hukum kirchoff I

Di pertengahan abad 19 Gustav Robert Kirchoff (1824 – 1887) menemukan
cara untuk menentukan arus listrik pada rangkaian bercabang yang kemudian di
kenal dengan Hukum Kirchoff I.

Hukum I Kirchoff berbunyi :

“jumlah kuat arus listrik yang masuk titik percabangan sama dengan jumlah
kuat arus listrik yang meninggalkan titik percabangan”.

Gambar 1.2. Persamaan kuat arus listrik

Bila digambarkan dalam bentuk rangkaian bercabang maka akan diperoleh
sebagai berikut:

Gambar 1.3. rumus kuat arus pada rangkaian bercabang

Muatan listrik yang mengalir melalui rangkaian listrik bersifat kekal artinya
muatan listrik yang mengalir ke titik percabangan dalam suatu rangkaian
besarnya sama dengan muatan listrik yang keluar dari titik percabangan itu.
Perhatikan Gambar berikut.
Muatan Q1, Q2 dan Q5 menuju titik percabangan P dan muatan Q3 dan Q4
keluar dari titik percabangan P. Secara umum muatan listrik bersifat kekal, maka
jumlah muatan listrik yang masuk percabangan P sama dengan jumlah muatan
listrik yang keluar dari titik percabangan P. Dalam hal ini berlaku persamaan:

Gambar 1.4. persamaan muatan listrik

Jika muatan mengalir selama selang waktu t, kuat arus yang terjadi:

Gambar 1.5. persamaan muatan dengan waktu

Bagaimanakah penerapan Hukum I Kirchoff pada rangkaian listrik?

Gambar 1.6. Jumlah muatan yang masuk
maupun yang keluar percabangan P tiap satuan waktu sama

Hukum I Kirchoff yang membahas kuat arus yang mengalir pada rangkaian
listrik dapat diterapkan pada rangkaian listrik tak bercabang (seri) maupun
rangkaian listrik bercabang (paralel).

1.2.

Hokum Kirchoff II

Hukum Kirchoff secara keseluruhan ada 2, setelah yang diatas dijelaskan tentang
hukum beliau yang ke I. Hukum Kirchoff II dipakai untuk menentukan kuat arus
yang mengalir pada rangkaian bercabang dalam keadaan tertutup (saklar dalam
keadaan tertutup). Perhatikan gambar berikut!

. Rangkaian tertutup Hukum Kirchoff 2 berbunyi: "Dalam rangkaian tertutup. atau dalam arti semua energi listrik bisa digunakan atau diserap. Jumlah aljabbar GGL (E) dan jumlah penurunan potensial sama dengan nol".7.Gambar 1. bila negatif berarti arah arus berlawanan dengan arah pada perumpamaan. Maksud dari jumlah penurunan potensial sama dengan nol adalah tidak ada energi listrik yang hilang dalam rangkaian tersebut. Dari gambar diatas kuat arus yang mengalir dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa aturan sebagai berikut: 1) Tentukan arah putaran arusnya untuk masing-masing loop 2) Arus yang searah dengan arah perumpamaan dianggap positif 3) Arus yang mengalir dari kutub negatif ke kutup positif di dalam elemen dianggap positif 4) Pada loop dari satu titik cabang ke titik cabang berikutnya kuat arusnya sama 5) Jika hasil perhitungan kuat arus positif maka arah perumpamaannya benar.

Besarnya arus listrik yang mengalir sebanding dengan besarnya beda potensial (Tegangan). Untuk sementara tegangan dan beda potensial dianggap sama walau sebenarnya kedua secara konsep berbeda.1. namun istilah "hukum" tetap digunakan dengan alasan sejarah. Hukum ini dicetuskan oleh Georg Simon Ohm. Untuk menghilangkan .BAB II HUKUM OHM 2.Sebuah benda penghantar dikatakan mematuhi hukum Ohm apabila nilai resistansinyatidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang dikenakan kepadanya. Pengertian dan bunyi Hukum Ohm Gambar 2.1 Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar selalu berbanding lurus dengan beda potensial yang diterapkan kepadanya atau juga menyatakan bahwa besar arus yang mengalir pada suatu konduktor pada suhu tetap sebanding dengan beda potensial antara kedua ujung-ujung konduktor. seorang fisikawan dari Jerman pada tahun 1825 dan dipublikasikan pada sebuah paper yang berjudul The Galvanic Circuit Investigated Mathematically pada tahun 1827. Ada 2 bunyi hukum Ohm yaitu : 1. Secara matematika di tuliskan I ∞ V atau V ∞ I. Walaupun pernyataan ini tidak selalu berlaku untuk semua jenis penghantar.

besar kecilnya hambatan listrik tidak dipengaruhi oleh besar .R. Fungsi utama hukum Ohm adalah digunakan untuk mengetahui hubungan tegangan dan kuat arus serta dapat digunakan untuk menentukan suatu hambatan beban listrik tanpa menggunakan Ohmmeter. Perbandingan antara tegangan dengan kuat arus merupakan suatu bilangan konstan yang disebut hambatan listrik.kesebandingan ini maka perlu ditambahkan sebuah konstanta yang kemudian di kenal dengan Hambatan (R) sehingga persamaannya menjadi V = I. Konsep ini salah.2 dimana I adalah arus listrik yang mengalir pada suatu penghantar dalam satuan Ampere. Secara matematika di tuliskan V/I = R atau dituliskan V = I. Vadalah tegangan listrik yang terdapat pada kedua ujung penghantar dalam satuan volt.R. Secara matematis hukum Ohm diekspresikan dengan persamaan: Gambar 2. 2. Kesimpulan akhir hukum Ohm adalah semakin besar sumber tegangan maka semakin besar arus yang dihasilkan. Dimana V adalah tegangan (volt). dan Radalah nilai hambatan listrik (resistansi) yang terdapat pada suatu penghantar dalam satuanohm. I adalah kuat arus (A) dan R adalah hambatan (Ohm). Kemudian konsep yang sering salah pada siswa adalah hambatan listrik dipengaruhi oleh besar tegangan dan arus listrik.

luas penampang dan jenis bahan. Hambatan juga berbading terbalik dengan luas penampang benda. Konsep Hambatan Listrik Misalkan kita punya sebatang kawat. Hambatan juga berbanding lurus dengan jenis benda (hambatan jenis) semakin besar hambatan jenisnya maka semakin besar hambatan benda itu. luas dan jenis bahan. Hal ini disebabkan karena disekitarnya berdesak – desakan dengan elektron lain dan juga ada pengaruh gaya ikat inti. Secara matematika dapat dituliskan : . Dalam perjalanannya elektron juga mendapat halangan elektron – elektron yang lain. maka didalam kawat itu sebenarnya punya jutaan elektron yang bergerak secara acak dengan kelajuan 10 pangkat 5 m/s. semakin panjang maka semakin besar hambatan suatu benda. Inilah alasan mengapa kabel tiang listrik dibuat besarbesar. dan saat berpindah elektron juga mengeluarkan energi. Besarnya halangan yang dialami elektron inilah yang disebut dengan hambatan listrik suatu benda. Bagaimana jika kawat tersebut kita hubungkan dengan sumber tegangan maka elektron mulai mengalir dengan kelajuan 1 mm/s.2. Hambatan berbading lurus dengan panjang benda. semakin luas penampangnya maka semakin kecil hambatannya. dia tidak akan bisa jauh-jauh dari tempatnya semula.. tujuannya adalah untuk memperkecil hambatan sehingga tegangan bisa mengalir dengan mudah.tegangan dan arus listrik tetapi dipengaruhi oleh panjang penampang. Seperti penjelasan awal tadi hambatan dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu panjang. Ketika kawat ini tidak kita hubungkan dengan sumber tegangan maka elektron akan bergerak disekitar tempat nya saja. Menurut para ahli energi yang diperoleh dari sumber tegangan digunakan elektron untuk berpindah. 2.

4 rangkaian resistor seri .3 persamaan hambatan dimana ρ adalah hambatan jenis (ohm/m). 2.Gambar 2. 1) Untuk rangkaian resistor seri : Gambar 2. L adalah panjang benda (m) dan A adalah luas penampang (m kuadrat) biasanya luas penampang bentuknya lingkaran.3. Jika menghitung resistansi total pada resistor seri dapat dilakukan cara menjumlahkan secara langsung seluruh resistor yang terhubung seri sedangkan pada resistor paralel membutuhkan perhitungan khusus. Rangkaian Resistor Seri dan Paralel Untuk menghitung resistansi total pada resistor yang disusun secara seri dan paralel memerlukan suatu perhitungan matematika yang tidak terlalu sulit.

2) Untuk rangkaian resistor paralel: Gambar 2.5 rangkaian resistor paralel .

1. Perhatikan Gambar 3.BAB III LISTRIK MAGNET 3. yaitu pada setiap titik dalam ruang akan terdapat medan magnetik. Arah medan magnetik di suatu titik didefinisikan sebagai arah yang ditunjukkan oleh kutub utara jarum kompas ketika ditempatkan pada titik tersebut. (a) Arah medan magnet. Jika sebatang magnet diletakkan dalam suatu ruang. (a) (b) Gambar 3.1a. maka terjadi perubahan dalam ruang ini. Pengertian Listrik magnet Pada pelajaran listrik telah dikaji bahwa jika sebuah muatan diletakkan dalam medan listrik.1. ia mengalami gaya listrik dan energi listriknya dapat dipakai sebagai tenaga gerak untuk berpindah tempat. (b) Garis-garis medan magnet . Hal yang sama terjadi pada magnet.

mempercayai ada suatu hubungan antara kelistrikan dan kemagnetan. Arah medan magnetik di suatu titik pada garis medan ini ditunjukkan dengan arah garis singgung di titik tersebut. Ketika arah arus tersebut dibalik. Selama bertahun-tahun Hans Cristian Oersted. medan magnetikpun dapat digambarkan dalam bentuk garis-garis khayal yang disebut garis medan magnetik. namun dia tidak dapat membuktikan secara eksperimen. Karena sebuah jarum kompas hanya disimpangkan oleh suatu medan magnet. Baru pada tahun 1820 dia akhirnya Oersted mengamati bahwa ketika sebuah kompas diletakkan dekat kawat berarus.1(b) menunjukkan garis-garis medan magnetik. Gambar 3. Arus yang mengalir melalui sebuah kawat akan menimbulkan medan magnet . Oersted menyimpulkan bahwa suatu arus listrik menghasilkan suatu medan magnet. Gambar 3. Garis medan magnetik dapat digambarkan dengan pertolongan sebuah kompas. seorang guru fisika dari Denmark. jarum kompas tersebut bergerak dengan arah sebaliknya. segera setelah arus mengalir melalui kawat tersebut. Jika tidak ada arus listrik mengalir melalui kawat tersebut. dilakukan dengan jarum kompas. jarum kompas tersebut menyimpang atau bergerak.2.Sama seperti medan listrik. jarum kompas tersebut tetap diam. Untuk menunjukkan garis medan magnet yang disebabkan oleh sebuah magnet batang.

Hukum Biot Savart Sebuah kawat apabila dialiri oleh arus listrik akan menghasilkan medan magnet yang garis-garis gayanya berupa lingkaran-lingkaran yang berada di sekitar kawat tersebut. Garis gaya magnet yang dihasilkan oleh arus dalam sebuah kawat lurus berbentuk lingkaran dengan kawat berada di pusat lingkaran.2. Arah dari garis-garis gaya magnet ditentukan dengan kaidah tangan kanan (apabila kita menggenggam tangan kanan ibu jari sebagai arah arus listrik sedang keempat jari yang lain merupakan arah medan magnet) Apabila sebuah jarum kompas ditempatkan disekitar kawat berarus ( lihat gambar).. 3. Ketika arah arus tersebut dibalik. maka jarum kompas akan mengarah sedemikian sehinga selalu mengikuti arah medan magnet. segera setelah arus mengalir melalui kawat tersebut. Oersted menyimpulkan bahwa suatu arus listrik menghasilkan suatu medan magnet. jarum kompas tersebut menyimpang atau bergerak. Kuat medan magnet di suatu titik di sekitar kawat berarus listrik disebut induksi magnet (B).Perhatikan Gambar 3. Karena sebuah jarum kompas hanya disimpangkan oleh suatu medan magnet. Oersted mengamati bahwa ketika sebuah kompas diletakkan dekat kawat berarus. jarum kompas tersebut bergerak dengan arah sebaliknya. ketika kompas-kompas kecil tersebut diletakkan di sekitar penghantar lurus yang tidak dialiri arus listrik. Jika tidak ada arus listrik mengalir melalui kawat tersebut. jarum-jarum kompas tersebut sejajar (semuanya menunjuk ke satu arah).2. jarum kompas tersebut tetap diam. Besar Induksi maget (B) oleh Biot dan Savart dinyatakan : . Keadaan ini memperlihatkan bahwa jarum kompas tersebut hanya dipengaruhi oleh medan magnet Bumi. Dengan demikian suatu arus listrik yang mengalir melalui sebuah kawat menimbulkan medan magnet yang arahnya bergantung pada arah arus listrik tersebut.

yaitu bahwa magnet terdiri dari muatan listrik. yaitu bahwa suatu muatan listrik dapat berinteraksi dengan magnet ketika muatan itu bergerak. Medan magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik Di sekitar kawat yang berarus listrik terdapat medan yang dapat mempengaruhi posisi magnet lain. Penemuan ini membangkitkan kembali teori tentang “muatan” magnet. Penemuan Oersted telah membuka wawasan baru mengenai hubungan listrik dan magnet. Magnet jarum kompas dapat menyimpang dari posisi normalnya bila dipengaruhi oleh medan magnet. Untuk melihat model percobaan ini lihat bagian kerja ilmiah. Ampere mengusulkan bahwa sesungguhnya batang magnet yang statis (diam) itu terdiri dari muatan-muatan listrik yang senantiasa .3. Percobaan ini pertama kali dilakukan oleh Oersted pada tahun 1820. Pada pembahasan listrik statis telah dibahas bahwa muatan listrik statis tidak berinteraksi dengan batang magnet. Berdasarkan percobaan ini dapat disimpulkan bahwa arus listrik (muatan yang bergerak) dapat menimbulkan medan magnetik. Berbanding lurus dengan arus listrik (I)  Berbanding lurus dengan panjang elemen kawat penghantar (â„“)  Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara titik itu ke elemen kawat penghantar  Berbanding lurus dengan sinus sudut antara arah arus dan garis penghubung titik itu ke elemen kawat penghantar 3.

1. Dari sini dapat disimpulkan bahwa arah garis medan magnetik akibat kawat berarus adalah sejajar garis singgung lingkaran-lingkaran yang berpusat pada kawat dengan arahnya ditunjukkan oleh kutub utara kompas.4.(Perhatikan Gambar 3.bergerak dan kemagnetan itu adalah suatu fenomena.3.a Gambar 3.b). Dengan menggunakan jarum kompas Suatu jarum kompas yang ditempatkan dalam suatu medan magnetik akan mensejajarkan dirinya dengan garis medan magnetik. Konsep muatan magnet dari Ampere ini akan kita bahas nanti (lihat konsep Ampere). Arah Medan Magnetik Akibat Kawat Berarus Arah medan magnetik yang disebabkan oleh kawat berarus dapat ditentukan dengan 2 cara: 3. .3.4.(Perhatikan Gambar 3. 3. Kutub utaranya akan menunjukkan arah medan magnetik di titik itu. Gambar 3.3.3. Jarum kompas tampak bergerak sesuai dengan arah garis singgung lingkaran yang berpusat pada kawat.b Sekarang amati jarum sebuah kompas yang digerakkan pada titik sekitar kawat berarus.a).

Aturan kaidah tangan kanan 3. Medan magnet di sekitar kawawt melingkar berarus listrik Besar dan arah medan magnet disumbu kawat melingkar berarus listrik dapat ditentukan dengan rumus : .2 Dengan aturan tangan kanan Genggam kawat dengan tangan kanan Anda sedemikian sehingga ibu jari Anda menunjukkan arah arus.5.4.4. Arah putaran genggaman keempat jari Anda menunjukkan arah medan magnetik.4.3. Perhatikan Gambar 3. Gambar 3.

5.medan magnet di kawat melingkar Keterangan:  BP = Induksi magnet di P pada sumbu kawat melingkar dalam tesla ( T)  I = kuat arus pada kawat dalam ampere ( A )  a = jari-jari kawat melingkar dalam meter ( m )  r = jarak P ke lingkaran kawat dalam meter ( m )  θ = sudut antara sumbu kawat dan garis hubung P ke titik pada lingkaran kawat dalam  derajad (°) x = jarak titik P ke pusat lingkaran dalam mater ( m ) .Gambar 3.

m  I = Kuat arus listrik dalam ampere ( A )  a = jarak titik P dari kawat dalam meter (m) = jari-jari lingkaran yang dibuat Arah ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Apabila kawat melingkar tersebut dialiri arus listrik dengan arah tertentu maka disumbu pusat lingkaran akan muncul medan magnet dengan arah tertentu.dimana Besarnya medan magnet di pusat kawat melingkar dapat dihitung  B = Medan magnet dalam tesla ( T )  μo = permeabilitas ruang hampa = 4п . Arah medan magnet ini ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Sebuah kawat melingkar berada pada sebuah bidang mendatar dengan dialiri arus listrik. Dengan aturan sebagai berikut: Apabila tangan kanan kita menggenggam maka arah ibu jari menunjukkan arah medan magnet sedangkan keempat jari yang lain menunjukkan arah arus listrik Keterangan gambar : . 10 -7 Wb/amp.

Besarnya medan magnet disumbu pusat (titik O) Solenoida dapat dihitung Bo = medan magnet pada pusat solenoida dalam tesla ( T ) μ0 = permeabilitas ruang hampa = 4п . apabila dialiri arus listrik maka akan berfungsi seperti magnet batang. Medan magnet pada selonoida Sebuah kawat dibentuk seperti spiral yang selanjutnya disebut kumparan . . M I = kuat arus listrik dalam ampere ( A ) N = jumlah lilitan dalam solenoida L = panjang solenoida dalam meter ( m ) Dengan arah medan magnet ditentukan dengan kaidah tangan kanan. 10 -7 Wb/amp. Kumparan ini disebut dengan Solenida.6. Arah arus menentukan arah medan magnet pada Solenoida.3.

6. Besarnya medan magnet di ujung Solenida (titik P) dapat dihitung: BP = Medan magnet diujung Solenoida dalam tesla ( T ) N = jumlah lilitan pada Solenoida dalam lilitan I = kuat arus listrik dalam ampere ( A ) L = Panjang Solenoida dalam meter ( m ) .Gambar 3.

Resonansi sangat penting di dalam dunia musik. kita tinjau dua garputala yang saling beresonansi seperti ditunjukkan pada Gambar 4.1. Resonasi Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena ada benda lain yang bergetar dan memiliki frekuensi yang sama atau kelipatan bilangan bulat dari frekuensi itu. Dawai tidak dapat menghasilkan nada yang nyaring tanpa adanya kotak resonansi.1. Udara yang mengisi tabung gamelan juga akan ikut bergetar jika lempengan logam pada gamelan tersebut dipukul. Reonansi juga dipahami untuk mengukur kecepatan perambatan bunyi di udara. Anda tidak dapat mendengar nyaringnya bunyi gamelan tersebut. Pada gitar terdapat kotak atau ruang udara tempat udara ikut bergetar apabila senar gitar dipetik. ketipung dan sebagainya. kendang. Alat musik pada umumnya dibuat berlubang agar terjadi resonansi udara sehingga suara alat musik tersebut menjadi nyaring. Contoh alat musik itu antara lain: seruling. . resonansi bunyi pada kolom udara dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan bunyi. maka dapat dibuat berbagai macam alat musik. Berdasarkan hal tersebut.BAB IV RESONASI BUNYI 4. Untuk mengetahui proses resonansi. beduk. Resonansi sangat bermanfaat dalam kehidupan seharihari. Udara di dalam kotak ini bergerak dengan frekuensi yang sama dengan yang dihasilkan oleh senar gitar. Tanpa adanya tabung kolom udara di bawah lempengan logamnya. Misalnya.

4. Sebuah kolom udara di atas permukaan air digetarkan oleh sebuah garputala Syarat terjadinya reronansi. Dua garputala yang saling beresonansi Jika garputala dipukul. Perhatikan Gambar 4. garputala tersebut akan bergetar.1.1. dan bahan garputala tersebut.1. Frekuensi bunyi yang dihasilkan bergantung pada bentuk.2. besar.Gambar 4. Gambar 4.2. molekul-molekul di dalam udara tersebut akan bergetar. RESONASI PADA KOLOM UDARA Apabila pada kolom udara yang terletak di atas permukaan air digetarkan sebuah garputala. yaitu: .

... ....(a) pada permukaan air harus terbentuk simpul gelombang... dan seterusnya. 3. panjang kolom udaranya adalah l = (2n-1)¼λ dengan n = 1.. dapat ditentukan bahwa resonansi bertuturutan dapat Anda dengar apabila suatu resonansi dengan resonansi berikutnya memiliki jarak Δl = ½ λ..... resonansi petama akan terjadi jika panjang kolom udara di atas air ¼ λ...(4.. Peristiwa resonansi terjadi sesuai dengan getaran udara pada pipa organa tertutup... Hal ini terjadi karena gelas memiliki frekuensi alami yang sama dengan suara penyanyi sehingga gelas mengalami resonansi dan mengakibatkan pecahnya gelas tersebut...... Agar dapat terjadi resonansi. resonansi ke dua ¾ λ.. . Jika frekuensi garputala diketahui.. resonansi ke tiga 5/4 λ..... Berdasarkan penjelasan tersebut..1..... gelas piala bertangkai bisa pecah bila diletakkan didekat penyanyi yang sedang menyanyi.) Peristiwa resonansi juga dapat menimbulkan masalah dalam kehidupan sehari-hari... . Peristiwa resonansi ini dapat dipakai untuk mengukur kecepatan perambatan bunyi di udara.. Misalnya...... . Kolom udara pada percobaan penentuan resonansi di atas berfungsi sebagai tabung resonator. Peristiwa resonansi juga dapat menyebabkan runtuhnya jembatan gantung jika frekuensi hentakan kaki serentak orang yang berbaris di atas jembatan gantung sama dengan frekuensi alami jembatan sehingga jembatan akan berayun hebat dan dapat menyebabkan runtuhnya jembatan.. Jadi.. (b) pada ujung tabung bagian atas merupakan perut gelombang. 2........ cepat rambat gelombang bunyi di udara dapat diperoleh melalui hubungan: v= λf .

ketiga panjang gelombang di atas dapat dinyatakan dengan persamaan : . Pola Panjang Gelombang pada Dawai. Getaran ini akan menghasilkan bunyi dengan nada tertentu. Pola gelombang stasioner ketika terjadi nada dasar (harmonik pertama). Frekuensi nada yang dihasilkan tergantung pada pola gelombang yang terbentuk.6. Pada senar atau dawai pada gitar kedua ujungnya terikat dan jika digetarkan akan membentuk suatu gelombang stasioner. Gambar 4. nada atas pertama (harmonik kedua) dan nada atas kedua (harmonik ke tiga) ditunjukkan pada Gambar 3. tergantung pada jumlah gelombang yang terbentuk pada dawai tersebut.4.3. Secara umum.2 Gelombang Bunyi pada Dawai atau Senar Anda tentu pernah melihat orang memainkan gitar.

(4.2) Dengan demikian. frekuensi nada yang dihasilkan dawai memenuhi persamaan (4.3) Keterangan : v : Cepat rambat gelombang pada dawai (m/s) fn : Frekuensi nada ke-n (Hz) λn : Panjang gelombang ke-n . frekuensi nada yang dihasilkan dawai memenuhi persamaan : (4.2) Dengan demikian.

Jika pola gelombangnya digambarkan terus. nada atas ke-1. . Ada 3 simpul dan 2 perut. Jika dipetik di tengah dawai.4. Pola ini dinamakan nada atas pertama (n =1) dan berlaku l = λ. Pola ini disebut nada dasar (n = 0)..4.(c) dinamakan nada atas kedua.(b). Sedangkan pada Gambar 4..4. Pola gelombang pada Dawai Contoh pemanfaatan dawai ini adalah gitar.1. 2. Pernahkah kalian bermain gitar? Apa yang terjadi saat dawai itu dipetik? Jika ada dawai yang terikat kedua ujungnya.L : Panjang dawai n : Bilangan yang menyatakan nada dasar. maka akan terbentuk pola gelombang seperti Gambar 4. Pola gelombang pada dawai Kemungkinan pertama terjadi seperti pada Gambar 4.4(a). l = 3/2λ. . (0.2.4. maka saat terpetik dapat terjadi pola-pola gelombang seperti pada Gambar 4. dst. Gambar 4. 1. Pada gelombang stasionernya terjadi 2 simpul dan 1 perut dan memenuhi l = 1/2λ. maka setiap kenaikan satu nada akan bertambah ½ gelombang lagi.) 4. Sifat dawai ini dapat dituliskan seperti berikut.

....Pola gelombang dawai nada . . l = ½ λ.. Pipa Organa Pipa organa merupakan sejenis alat musik tiup. Panjang gelombang λ dapat ditentukan. → λ = 2l .... bahkan Anda dapat membuatnya dari pipa paralon. Bisa dicontohkan sebagai seruling bambu. .3.....4) 4. panjang. n = 0. pada bunyi juga berlaku hubungan v = λf.. v dapat ditentukan dari hukum Melde. Pipa organa merupakan semua pipa yang berongga di dalamnya.....(4... 2.... Kedua jenis pipa ini memiliki pola gelombang yang berbeda. Ada pipa organa terbuka (kedua ujungnya terbuka) dan pipa organa tertutup (salah satu ujungnya tertutup).. pada nada dasar dapat berlaku: l=1/2λ...... v = .. Bagaimana jika ingin menghitung frekuensi nadanya? Sesuai sifat gelombang...... Pipa organa ini ada dua jenis yaitu pipa organa terbuka berarti kedua ujungnya terbuka dan pipa organa tertutup berarti salah satu ujungnya tertutup dan ujung lain terbuka... 3/2λ.... Anda tentu pernah melihat bahwa ada dua jenis seruling bambu. λ.. . 1..... Demikian juga dengan karakteristik pipa organa.. Dengan demikian.

Pipa Organa Terbuka Dengan demikian L = atau λ1= 2L Dan frekuensi nada dasar adalah f1 = (4. Kenyataan ini digunakan pada alat musik yang dinamakan Organa. baik organa dengan pipa tertutup maupun pipa terbuka. Pipa Organa Terbuka Jika pipa organa ditiup.5. Gambar: 4. maka udara-udara dalam pipa akan bergetar sehingga menghasilkan bunyi.4. artinya dapat bergetar.1.3. Gelombang yang terjadi merupakan gelombang longitudinal.5) .7. Kolom udara dapat beresonansi. Panjang kolom udara (pipa) sama dengan ½ (jarak antara perut berdekatan). Pola gelombang untuk nada dasar ditunjukkan pada Gambar 3.

Pipa Organa Tertutup .......6) Tampaknya persamaan frekuensi untuk pipa organa terbuka sama dengan persamaan frekuensi untuk tali yang terikat kedua ujungnya.... pada pipa organa terbuka semua harmonik (ganjil dan genap) muncul.....(4.. Panjang pipa sama dengan λ2.. .7b...... L = λ2 atau λ2 = L Dan frekuensi nada atas kesatu ini adalah f2 = (4..... yaitu ..... 4.Pada resonansi berikutnya dengan panjang gelombang λ 2 disebut nada atas pertama.... Flute dan rekorder adalah contoh instrumen yang berprilaku seperti pipa organa terbuka dengan semua harmonik muncul. Ini terjadi dengan menyisipkan sebuah simpul.. ditunjukkan pada Gambar 3... 3. Oleh karena itu.... ..6) Dengan v = cepat rambat bunyi dalam kolom udara dan n = 1.... 2... persamaan umum frekuensi alami atau frekuensi resonansi pipa organa harus sama dengan persamaan umum untuk tali yang terikat kedua ujungnya. ... sehingga terjai 3 perut dan 2 simpul...3.... Jadi........2. ... dan frekuensi harmonik merupakan kelipatan bulat dari harmonik kesatunya. Dengan demikian.

.. yaitu terjadi 1 perut dan 1 simpul...Pipa Organa Tertutup Pola gelombang untuk nada dasar ditunjukkan pada gambar 3... ...... sehingga terjadi 2 perut dan 2 simpul...... atau λ1 = 4L. Ini terjadi dengan menyisipkan sebuah simpul. Panjang pipa sama dengan ¼ (jarak antara simpul dan perut berdekatan).. ditunjukkan pada gambar 3.Jika ujung pipa organa tertutup... maka pipa organa itu disebut pipa organa tertutup..8. Pada ujung pipa tertutup. Dengan demikian.(4.6.. dan frekuensi nada dasar adalah ..8b..... Tiga keadaan resonansi di dalam pipa organa tertutup ditunjukkan pada Gambar 3.7) Pola resonansi berikutnya dengan panjang gelombang λ3 disebut nada atas pertama. udara tidak bebas bergerak.......8a... Gambar 4..... sehingga pada ujung pipa selalu terjadi simpul.

.... Selanjutnya akan Anda peroleh bahwa frekuensi nada atas kedua.. frekuensifrekuensi alami pipa organa tertutup ini dinyatakan oleh : ..... f1..... Secara umum. harmonik ketiga f3 = 3f1. Dengan demikian.(4. harmonik kelima f5 = 5f1......9) Tampak bahwa pada kasus pipa organa tertutup hanya harmonikharmonik ganjil yang muncul.....10) Alat musik yang termasuk keluarga klarinet merupakan contoh pipa organa tertutup dengan harmonik ganjil untuk nada-nada rendah 4...(4...... dan seterusnya. maka frekuensi sumber .....8c adalah (4.......Panjang simpul sama dengan ......... Efek Doppler Fenomena perubahan frekuensi karena pengaruh gerak relatif antara sumber bunyi dan pendengar.. atau ...4..... yang getarannya seperti ditunjukkan pada Gambar 3.. Harmonik kesatu...... dan frekuensi nada atas kesatu ini adalah . Jika antara sumber bunyi dan pendengar tidak ada gerakan relatif..8) Perhatikan bahwa frekuensi ini sama dengan tiga kali frekuensi nada dasar... pertama kali diamati oleh Christian Doppler..

Peristiwa ini dinamakan Efek Doppler............. maka akan terdengar suara yang lebih tinggi... Jadi. ternyata antara frekuensi sumber bunyi dan frekuensi bunyi yang didengar tidaklah sama.... vS adalah kecepatan sumber bunyi.... fS adalah frekuensi yang dipancarkan oleh sumber bunyi. vP adalah kecepatan pendengar. .... Oleh Doppler dirumuskan sebagai : . Namun..... bunyi klakson terdengar lebih rendah... Suatu contoh.... jika antara sumber bunyi dan si pendengar ada gerak relatif...... karena frekuensi bunyi yang didengar berkurang.bunyi dan frekuensi bunyi yang didengar oleh seseorang adalah sama.. v adalah kecepatan bunyi di udara.... misalnya ketika Anda naik bis dan berpapasan dengan bis lain yang sedang membunyikan klakson.. Effek Doppler adalah peristiwa berubahnya harga frekuensi bunyi yang diterima oleh pendengar (P) dari frekuensi suatu sumber bunyi (S) apabila terjadi gerakan relatif antara P dan S....(4........ berarti frekuensinya lebih besar dan sebaliknya ketika bis menjauhi anda.....11) Dengan : fP adalah frekuensi yang didengar oleh pendengar. Tanda + untuk vP dipakai bila pendengar bergerak mendekati sumber bunyi.

Pengaruh Angin Persamaan (3.(4...1...Tanda . Karena energi tiap satuan waktu kita ketahui sebagai pengertian daya....1. Tanda + untuk vS dipakai bila sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar.12) Perjanjian tanda untuk vw sama seperti vp dan vs yaitu positif jika searah dengan arah dari sumber ke pendengar... Secara matematis : .4. Tanda ..5.... Dengan demikian efek Doppler dengan memasukkan pengaruh angin adalah .untuk vS dipakai bila sumber bunyi bergerak mendekati pendengar 4. maka kecepatan angin vw harus dimasukkan ke dalam persamaan efek Doppler. Intensitas Intensitas didefinisikan sebagai energi yang dipindahkan tiap satuan luas tiap satuan waktu.................24) untuk efek Doppler diperoleh dengan mengabaikan kecepatan angin vw.. maka intensitas bisa dikatakan juga daya tiap satuan luas... Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi 4..untuk vP dipakai bila pendengar bergerak menjauhi sumber bunyi..5. Jika kecepatan angin cukup berarti sehingga tak dapat diabaikan.. 4.

15) Persamaan 3. luas yang dimaksud sama dengan luas permukaan bola.(4.14) Sehingga. yaitu : (4. .21) dapat kita modifikasi menjadi : (4.23 tersebut menunjukkan bahwa intensitas bunyi yang didengar di suatu titik (tempat) berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. persamaan (3.13) Keterangan : I : Intensitas bunyi (W/m2) P : Energi tiap waktu atau daya (W) A : Luas (m2) Jika sumber bunyi memancarkan ke segala arah sama besar (isotropik).

Taraf Intensitas Bunyi Hubungan antara kuat bunyi dan intensitas bunyi diberikan oleh Alexander Graham Bell dengan mendefiniskannya sebagai taraf intensitas bunyi.16) Keterangan : TI : Taraf intensitas bunyi (desiBell disingkat dB) I : Intensitas bunyi (W/m2) I0 : Intensitas ambang pendengaran manusia (10-12 W/m2 . taraf intensitas bunyi didefinisikan sebagai : (4. Secara matematis.Intensitas bunyi terendah yang umumnya didengar manusia memiliki nilai 10-12 W/m2. Taraf Intensitas Bunyi adalah logaritma perbandingan intensitas bunyi terhadap intensitas ambang. sehingga secara tidak langsung kuat bunyi sebanding dengan intensitasnya.2. Biasanya disebut sebagai intensitas ambang (I0). 4. Jangkauan intensitas bunyi ini sangat lebar berkaitan dengan kuat bunyi.5.

dilengkapi dengan alat pengirim dan penerima ultrasonik memanfaatkan pengiriman dan penerimaan ultrasonik. besar intensitas bunyi di titik ke-2 bisa dinyatakan sebagai : (4.17) TI1 adalah taraf intensitas bunyi untuk satu buah sumber.6. misalnya ada n sirine yang dinyalakan bersama-sama.18) 4. . Jika didengar di dua titik yang jaraknya berbeda. Perhatikan bentuk kaca tuna netra pada gambar berikut. Aplikasi ultrasonic Gelombang ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain: 1) Kacamata tunanetra.Untuk n buah sumber bunyi identik. Aplikasi Gelombang Bunyi a. maka besarnya taraf intensitas bunyi dinyatakan sebagai : (4.

19) Gambar 4.7.8. untuk menentukan kedalaman laut (d) jika diketahui cepat rambat bunyi (v) dan selang waktu (t). kaca mata tunanetra 2) Mengukur kedalaman laut.Gambar 4. pemancaran dan penerimaan gelombang Ultrasonic oleh kapal . pengiriman dan penerimaan pulsa adalah : (4.

Pembuatan perangkat ultrasound untuk menghilangkan jaringan otak yang rusak tanpa harus melakukan operasi bedah otak. perkembangan. misalnya pada pemeriksaan USG (ultrasonografi). 2) Pada malam hari kita mendengar suara lebih jelas daripada siang hari karena kerapatan udara pada malam hari lebih rapat dibandingkan dengan siang hari. pemeriksaan ultrasonik adalah aman (tak berisiko). scaning ultrasonic dilakukan dengan menggerak-gerakan probe di sekitar kulit perut ibu yang hamil akan menampilkan gambar sebuah janin di layar monitor. “Dengan cara ini. Tehnik scanning ultrasonic juga digunakan untuk memeriksa hati (apakah ada indikasi kanker hati atau tidak) dan otak. Penghilangan jaringan otak yang rusak bisa dilakukan tanpa harus memotong dan menjahit kulit kepala atau sampai melubangi tengkorak kepala. Dengan mengamati gambar janin. Tidak seperti pemeriksaan dengan sinar X. c. Manfaat resonasi . maka disebutlah pengujian ultrasonic adalah pengujian tak merusak (non destructive testing.3) Alat kedokteran. dokter dapat memonitor pertumbuhan. baik bagi ibu maupun janinnya karena pemerikasaan atau pengujian dengan ultrasonic tidak merusak material yang dilewati. disingkat NDT). Sebagai contoh. b. Manfaat cepat rambat bunyi dalam kehidupan sehari-hari 1) Cepat rambat gelombang bunyi juga dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mengetahui siang dan malam. pasien tidak perlu menjalani pembedahan otak yang berisiko tinggi. dan kesehatan janin.

Manfaat pemantulan bunyi 1) Menentukan kedalamaan laut Pada dinding kapal bagian bawah dipasang sebuah sumber getaran (osilator).Pemanfaatan resonansi pada alat musik seperti seruling. (4. d. menentukan lokasi dan mengklasifikasikan gangguan di bumi atau untuk menginformasikan struktur bumi. maka cepat rambat dapat dihitung sebagai berikut. mendeteksi lapisan batuan yang mengandung endapan minyak . Di dekat osilator dipasang alat penerima getaran (hidrofon). beduk dan lainnya. kendang. Jika waktu getaran (bunyi) merambat (t) sekonuntuk menempuh jarak bolak-balik yaiu 2 L meter.20) Di mana: v = cepat rambat bunyi (m/s) L = dalamnya laut (m) t = waktu (t) 2) Melakukan survey gofisika mendeteksi.

pantulan ultrasonic dari retakan akan dapat dideteksi. massa bahan contoh. bagian-bagian penting dari pesawat di-scaning secara ultrasonic. pipa dan pembungkus logam yang mudah korosi (karat). Dalam pemerikasaan rutin. yang nanti bisa membahayakan penerbangan pesawat. Kalorimeter umumnya digunakan untuk menentukan kalor jenis suatu zat. Jika ada retakan dalam logam.3) Prinsip pemantulan ultrasonik dapat digunakan untuk mengukur ketebalan pelat logam. Kalor jenis suatu zat dapat di hitung dengan menggunakan massa air dingin. 4) Mendeteksi retak-retak pada struktur logam Untuk mendeteksi retak dalam struktur logam atau beton digunakan scanning ultrasonic inilah yang digunakan untuk memeriksa retak-retak tersembunyi pada bagian-bagian pesawat terbang.1. Retakan ini kemudian diperiksa dan segera diatasi sebelum pesawat diperkenankan terbang. . Pengertian Kalorimeter Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kalor. BAB V KALORIMETER 5.

1) Keterangan: m1 = massa air panas m2 = massa air dingin c = kalor jenis air C = kapasotas kalor Tc = suhu air panas Tp = suhu air campuran Td = suhu air dingin Sedang hubungan kuantitatif antara kalor dan bentuk lain energi disebut termodinamika. . Termodinamika dapat didefinisikan sebagai cabang kimia yang menangani hubungan kalor.massa kalorimeter. Kalorimeter elektrik Kalor yang dibutuhkan untuk menaikan suhu calorimeter sebesar 10oC pada air dengan massa 1 gram disebut tetapan calorimeter. Hukum pertama termodinamika menghubungkan perubahan energi dalam suatu proses termodinamika dengan jumlah kerja yang dilakukan pada sistem dan jumlah kalor yang dipindahkan ke sistem (Keenan. yaitu: Qlepas = Qteriima Qair panas = Qair dingin + Qkalorimeter m1 c (Tp-Tc) = m2 c (Tc-Td) + C (Tc – Td) (5. Dalam proses ini berlaku Azas Black. Kalorimeter alumunium 2. dan mengukur suhu air dan bahan contoh sebelum dan sesudah percobaan. kerja. 1980). yaitu: 1. dan bentuk lain energi dengan kesetimbangan dalam reaksi kimia dan dalam perubahan keadaan. Ada beberapa jenis kalorimeter.

Entropi mutlak selalu mempunyai nilai positif. Hal ini membenarkan teori energi dinamik. urea. Jika suhu ditingkatkan sedikit di atas 0 K. Kalor jenis dapat diperoleh dari hubungan massa zat (m). yang dinyatakan dalam persamaan berikut: Q = m. kalor jenis zat (c) dan perubahan suhu (ΔT ). untuk organisme darat) atau konsumsi oksigen. Kalorimetri termasuk penggunaan kalorimeter.c. Proses spontan yaitu reaksi yang berlangsung tanpa pengaruh luar. Kristal sempurna murni pada suhu nol mutlak menunjukan keteraturan tertinggi yang dimungkinkan dalam sistem termodinamika. ΔT Keterangan: Q = Jumlah kalor (joule) m = massa zat (gram) c = kalor jenis ΔT = peruubahan suhu ( Takhir – Tawal) Kalorimeter adalah jenis zat dalam pengukuran panas dari reaksi kimia atau perubahan fisik.Hukum kedua termodinamika yaitu membahas tentang reaksi spontan dan tidak spontan. Hukum ketiga termodinamika menyatakan bahwa entropi dari Kristal sempurna murni pada suhu nol mutlak ialah nol. di mana makhluk hidup ditempatkan di dalam kalorimeter . yang berarti panas. untuk organisme perairan. Lavoisier (1780) menyatakan bahwa produksi panas dapat diperkirakan dari konsumsi oksigen dengan menggunakan regresi acak. entropi meningkat. Pengeluaran panas oleh makhluk hidup ditempatkan di dalam kalorimeter untuk dilakukan langsung. Kata kalormetri berasal dari bahasa latin yaitu calor. Sedangkan reaksi tidak spontan tidak terjadi tanpa bantuan luar. Kalorimetri tidak langsung (indirect calorimetry) menghitung panas pada makhluk hidup yang memproduksi karbon dioksida dan buangan nitrogen (ammonia.

ΔT. dan usahakan agar masing-masing pereaksi ini memiliki suhu yang sama. Energi akan berpindah dari satu tempat ke tempat yang disebut dengan panas dan kalorimetri mengukur perubahan suatu tersebut. temperatur akan berubah. satuan untuk kalor jenis adalah joule pergram perderajat Celcius (Jg-1oC-1) atau joule pergram per Kelvin (Jg-1oK-1) (Petrucci. kilokalori (kkal). 1987). Cara kerja Sebelum zat-zat pereaksi di reaksikan di dalam calorimeter. jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1oC atau 1K dari 1 gram zat disebut kalor jenis Q=m. Jika energi masuk atau keluar. atau joule (J) dan kilojoule (kj). Bersamaan dengan kapasitas dengan kapasitas panasnya. terlebih dahulu suhunya di ukur. 5. Jika benda atau sistem diisolasi dari alam. . 1 kilokalori= 1000 kalori 1 kilojoule= 1000 joule 1 kalori = 4.18 joule (5. Kalor adalah berbentuk energi yang menyebabkan suatu zat memiliki suhu.2) 1 kalori adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 gram air sehingga suhunya naik sebesar 1oC atau 1K. seperti perubahan wujud dari padat menjadi cair. untuk menghitung perpindahan panas.2. Sebaliknya jika suatu zat mengalami perubahan wujud dari cair menjadi padat maka zat tersebut akan melepaskan sejumlah kalor. maka temperatur harus tetap konstan.c. Setelah suhunya diukur kedua larutan tersebut dimasukkan kedalam calorimeter sambil diaduk agar zat-zat bereaksi dengan baik. kemudian suhu akhir diukur. Jika zat menerima kalor. Dalam Sistem Internasional (SI) satuan untuk kalor dinyatakan dalam satuan kalori (kal). maka zat itu akan mengalami suhu hingga tingkat tertentu sehingga zat tersebut akan mengalami perubahan wujud.untuk dilakukan pengukuran.

Jika reaksi dalam calorimeter berlangsung secara eksoterm maka kalor yang timbul akan dibebeaskan ke dalam larutan itu sehingga suhu larutan akan naik. 1999). Besarnya kalor yang diserap atau dibebaskan reaksi itu adalah sebanding dengan perubahan suhu dan massa larutan. Kalorimeter ini biasanya dipakai untuk mengukur kalor reaksi yang reaksinya berlangsung dalam fase larutan (misalnya reaksi netralisasi asam-basa/netralisasi. jadi: Qreaksi = mlarutan . pengaduk.4) Kalorimeter sederhana Pengukuran kalor reaksi. Dalam hal ini jumlah kalor yang dibebaskan /diserap oleh reaksi sama dengan jumlah kalor yang diserap/dibebaskan oleh kalorimeter ditambah dengan jumlah kalor yang diserap/dibebaskan oleh larutan di dalam kalorimeter. pelarutan dan pengendapan) (Syukri. Oleh karena energi tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan. dan jika reaksi dalam kalorimeter berlangsung secara endoterm maka reaksi itu akan menyerap kalor dari larutan itu sendiri. . Jumlah kalor yang diserap/dibebaskan kalorimeter dapat ditentukan jika kapasiatas kalor dari kalorimeter diketahui. ΔT (5. clarutan . termometer). setara kalor reaksi pembakaran dapat dilakukan dengan menggunakan kalorimeter pada tekanan tetap yaitu dengan kalorimeter sederhana yang dibuat dan gelas stirofoam.3) Kalorimetri yang lebih teliti adalah yang lebih terisolasi serta memperhitungkan kalor yang diserap oleh perangkat kalorimeter (wadah.Qlarutan) (5. sehingga suhu larutan akan turun. maka Qreaksi= (-Qkalorimeter.

Kekuatan medan biasanya berubahubah dalam suatu wilayah. Medan biasanya direpresentasikan secara matematis oleh medan skalar. ruang-waktu).BAB VI ISTILAH MEDAN DALAM ILMU FISIKA Medan dalam ilmu fisika adalah kehadiran besaran fisika di setiap titik dalam ruang (atau. vektor atau tensor. Contoh lain .. Pada medan ini suatu vektor melambangkan percepatan yang akan didapat titik massa pada tiap titik di dalam ruang. Sebagai contoh kita dapat memodelkan medan gravitasi menggunakan medan vektor. secara lebih umum.

1. dengan diperkenalkannya persamaan untuk medan elektromagnetik. dengan menghubungkan titik-titik yang memiliki suhu atau tekanan yang sama. Gagasan ini pada akhirnya berujung pada penciptaan teori medan terpadu pertama oleh James Clerk Maxwell. Dinamika tersebut dapat diperoleh menggunakan prinsip Aksi. Dinamika suatu medan klasik biasanya dispesifikasikan oleh kerapatan Lagrange dalam komponen medan. Dalam fisika modern. Dia menyadari bahwa medan listrik dan medan magnet tidak hanya medan gaya yang menentukan gerakan partikel.adalah medan temperatur atau medan tekanan udara. Versi modern persamaan ini disebut sebagai Persamaan Maxwell. selama penyelidikannya tentang magnetisme. 6.1 Medan Klasik Terdapat beberapa contoh medan klasik. Biasanya ini dilakukan dengan menulis Lagrangian atau Hamiltonian dari medan tersebut. yang kerap diilustrasikan dalam laporan cuaca sebagai isoterm dan isobar. medan yang paling sering dipelajari adalah model empat gaya fundamental yang pada suatu hari mungkin menghasilkan Teori Medan Terpadu 6. Michael Faraday pertama kali menyadari pentingnya medan sebagai objek fisika.1 Teori Medan Teori Medan biasanya mengacu pada konstruksi dinamika suatu medan. Teori medan yang dihasilkan disebut sebagai teori medan klasik atau teori medan kuantum. yaitu spesifikasi bagaimana suatu medan berubah terhadap waktu atau terhadap komponen lain dari medan tersebut. karena mereka mengandung energi. tetapi juga memiliki realitas fisika sendiri. . dan memperlakukannya sebagai sistem mekanika klasik atau kuantum dengan jumlah derajat kebebasan tak terhingga.

Dua teori medan kuantum dasar lainnya adalah kromodinamika kuantum dan teori elektrolemah. 6. 6. seperti medan elektromagnetik. teori relativitas umum.Pada akhir abad ke-19.3 Medan Acak Kontinu Medan klasik seperti disebut di atas. Elektrodinamika kuantum dapat disebut sebagai teori ilmiah paling berhasil.1. biasanya merupakan fungsi yang dapat diturunkan (diferensiabel). Keberhasilan kuantisasi ini menghasilkan teori medan kuantum yang terkait. dinamika fluida. teori medan gravitasi klasik. sampai saat ini belum berhasil dikuantisasi.2 Medan Maknum Saat ini para fisikawan percaya bahwa mekanika kuantum semestinya mendasari semua fenomena fisis. medan elektromagnetik dipahami sebagai kumpulan dua medan vektor dalam ruang. Data percobaan mengkonfirmasi ramalannya dengan kecermatan lebih tinggi daripada teori lain manapun. Teori Relativitas Umum. paling tidak dalam prinsipnya. Sebagai contoh kuantisasi elektrodinamika klasik menghasilkan elektrodinamika kuantum. Di sini medan utama adalah tensor metrik. adalah contoh lain teori medan. dan persamaan Maxwell merupakan contoh-contohnya. Saat ini. Teori gravitasi Einstein.1. namun pada setiap kasus . Elastisitas bahan. dapat dirumuskan dalam bentuk mekanika kuantum. Ketiga teori medan kuantum ini dapat diturunkan sebagai kasus khusus model standar fisika partikel. Teori medan klasik masih bermanfaat pada keadaan sifat-sifat kuantum tidak muncul. dan dapat menjadi wilayah penelitian aktif. para fisikawan merumuskannya sebagai medan tensor tunggal asimetris orde-2 dalam ruang-waktu. medan tensor orde-2 simetris dalam ruangwaktu. sehingga suatu teori medan klasik.

Biasanya ada dua jenis simetri fisis: 6.  Medan tensor (seperti tensor tegangan kristal) diberikan oleh tensor pada tiap titik ruang.  Medan spinor berguna dalam teori medan kuantum . metode matematika medan acak kontinu mesti dipakai. Istilah yang digunakan dalam klasifikasi ini adalah:  Medan skalar (seperti temperatur).  Medan vektor (seperti besar dan arah gaya pada tiap titik dalam medan magnet yang diberikan dengan menempatkan vektor pada tiap titik dalam ruang. 6.2.medan-medan tersebut hampir selalu dapat diturunkan dua kali.2 Simetri Medan Cara yang mudah menggolongkan medan (klasik atau kuantum) adalah melalui kesetangkupan (simetri) yang dimilikinya.1 Simetri Ruang-Waktu Medan kerap kali diklasifikasikan dalam kelakuan mereka terhadap transformasi simetri ruang-waktu. karena medan klasik yang berfluktuasi secara termal tidak dapat diferensiasikan di mana pun (nowhere differentiable). Namun fungsi tergeneralisasi tidaklah kontinu. Komponen tensor ini bertransformasi seperti biasa dalam rotasi dalam ruang. yang nilai-nilainya diberikan oleh variabel tunggal pada tiap titik dalam ruang. Ketika berurusan dengan medan klasik pada temperatur terhingga. Nilai ini tidak berubah dengan transformasi ruang. Komponen-komponen vektor ini bertransformasi seperti biasa dalam rotasi dalam ruang.

dengan perkecualian skalar.φN). 6. seperti juga simetri isospin atau flavor.φ2. kelembapan. tekanan. dan sebagainya.. dalam ramalan cuaca skalar-skalar tersebut adalah suhu. Klasifikasi muatan medan dapat juga dibuat di bawah simetri internal . Dalam fisika partikel.2 Simetri Internal Medan boleh jadi memiliki simetri internal selain simetri ruang-waktu. maka himpunan simetri ini dinamakan simetri internal. Dalam banyak keadaan bisa muncul keperluan terhadap medan yang merupakan senarai skalar ruang-waktu: (φ1.2. simetri muatan warna interaksi quark adalah contoh simetri internal interaksi kuat.Pada teori relativitas penggolongan yang mirip berlaku. vektor. yang didalamnya komponen-komponen ini bertransformasi ke dalam satu sama lain.. Sebagai contoh. Bila ada simetri suatu masalah yang tidak melibatkan ruang-waktu. dan tensor didefinisikan terhadap simetri Poincaré dari ruang-waktu.