Anda di halaman 1dari 2

TRIK SIDANG UJIAN KOMPREHENSIF SKRIPSI

A. DASAR PENILAIAN SIDANG


1. Presentasi (laporan skripsi) UTAMA 30 % dapat mempengaruhi no 2&3
2. Tanya jawab (Pertangungjawaban skripsi) 15 %
3. Materi Skripsi (Metode & teknik penulisan) 55 % (30% & 25%)

B. HAL-HAL POKOK PRESENTASI


1. Penampilan (Kerapihan dan kebersihan)
2. Pembawaan (Tegas, siap, tenang/percaya diri, dapat bekerja sama)
3. Sebaiknya materi presentasi dibagikan kepada seluruh Majelis Sidang, hal ini untuk mengarahkan
perhatian atau konsentrasi hanya pada Materi Presentasi dan kekurangan pada skripsi.
4. Pembukaan dilakukan dengan wajar (cukup salam dan penghormatan/terima kasih atas
kesempatannya) jangan berlebihan atau terlalu panjang.
5. Penyampaian materi tidak boleh monoton dan sebaiknya menggunakan kalimat-kalimat sendiri tidak
berdasarkan teks materi (singkat/inti materi) hal ini untuk memberikan pertanyaan yang
direncanakan. Dengan kata lain jika ada penjelasan atau rincian jangan disampaikan cukup intinya
saja atau hasilnya.
6. Penyampaian harus diikuti dengan bahasa tubuh (gerakan tangan dan mimik muka) agar terkesan
tidak kaku dan dapat menghilangkan perasaan gugup.
7. Penyampaian presentasi tidak boleh terlalu lama (maksimal 15 menit), hal ini untuk menghindari dari
monoton dan kesibukan sendiri para penguji dalam mencari kelemahan dalam skripsi/pertanyaan.
8. Dalam melakukan presentasi tatap muka harus pada penguji atau tidak boleh membelakangi majelis
sidang (proyektor/OHP hanya formalitas boleh diabaikan atau dilewatkan karena para penguji sudah
memegang materi presentasi).
9. Dapat disampaikan hal-hal penting walaupun itu diluar materi sepanjang memberikan informasi yang
menarik dan dapat menambah daya tarik penguji serta menghilangkan monoton (sesuatu yang baru
dalam objek penelitian seperti penggunaan teknologi canggih atau lainnya). Hal ini dilakukan jika saat
presentasi mulai keadaan monoton atau para majelis sidang sudah tidak memperhatikan presenter.
10. Penutup presentasi dilakukan dengan menyebutkan; demikian…. dan maaf atas kekurangannya….

C. HAL-HAL POKOK TANYA JAWAB


1. Pada dasarnya dalam tanya jawab bukan mencari kebenaran atau kesalahan dari jawaban
mahasiswa. Namun prinsipnya untuk mengetahui daya analisis mahasiswa dalam menjawab
pertanyaan dan keterkaitan hasil penelitian dengan studi yang pernah dijalankan.
2. Lingkup pertanyaan meliputi: penelitian (inti), analisis dan pancingan pertanyaan, dan keterkaitan.
3. Pertanyaan penelitian, biasanya pertanyaan mengenai hasil penelitian atau keadaan dalam objek
penelitian. Ini merupakan pertanyaan inti/utama dan dinilai. Maka peserta harus dapat menjawab
dengan tegas dan jelas. Dengan kata lain pertanyaan ini harus dijawab semaksimal mungkin dan
sebisa mungkin (walupun peserta tidak pernah tahu dalam objek penelitian atau penelitian fiktif).
4. Analisis dan pancingan biasanya penguji memberikan sangkalan atau penyelewengan dari
pertanyaan inti atas hasil yang telah disampaikan mahasiswa, maksudnya apakah benar penelitian
telah dilakukan (tidak dinilai namun dapat mempengaruhi keputusan). Hal ini peserta harus dapat
mempertahankan hasil penelitian atau pendapatnya dan meyakinkan penguji sepanjang pertanyaan
penelitian bukan teori. Contoh: Penguji memberikan sangkalan atas jawaban dari pertanyaan inti
dengan pendapatnya sendiri, maka peserta harus dapat mempertahankan atas jawaban inti yang
pernah disampaikan atau dijawab, dengan teknik contohnya: hasil yang diperoleh dari penelitian
demikian… mungkin itu dilakukan di tempat/objek penelitian lain….. tapi di ……. demikian adanya.
5. Pertanyaan keterkaitan biasanya pertanyaan mengkaitkan dengan teori dan definisi, maksudnya
untuk mengetahui berapa luas pengetahuan yang ada pada mahasiswa (tidak dinilai). Untuk
pertanyaan ini dapat dijawab sebisa mungkin tidak harus tepat, karena itu merupakan teori dalam arti
banyak pendapat-pendapat yang mengutarakannya dengan berbeda-beda. Prinsipnya ada
keterkaitan jawaban peserta atau tidak terlalu jauh dari pertanyaan. Teknik menjawabnya yaitu,
jawab pertanyaan tadi sebisa mungkin sambil mencari jawaban pasti dalam materi atau skripsi
(untuk menghindari jawaban yang terlalu lama) jika sudah diketemukan jawab dengan yang ada;
contoh: maksudnya seperti menurut …… dalam skripsi pada halaman …. dikatakan bahwa ……..
(Baca teori yang ada).
6. Penutup dalam tanya jawab (penting), seperti biasa mohon maaf atas kekurangan …. Dan harus
bersikap terbuka untuk pertanyaan yang belum bisa terjawab. Contoh: “untuk pertanyaan yang
belum bisa terjawab atau masih ada pertanyaan mengenai…. (penelitian) saya masih bersedia
memberikan jawaban dilain kesempatan. Terakhir ucapan terima kasih.

D. PRINSIP INDIVIDU
Tenang, percaya diri sendiri, optimis, yakin dan berdo’a.