Anda di halaman 1dari 4

TUGAS MANDIRI

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN


AGAMA SAMAWI DAN ARDHI

Disusun Oleh :
Nama

: FIKRI CAHYA ALKHAIRI

NPM

: 16520016

JURUSAN TEKNIK MESIN 2


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
TAHUN 2016/2017

PENGERTIAN AGAMA ARDHI DAN AGAMA SAMAWI


Agama Ardhi adalah agama yang berkembang berdasarkan budaya, daerah, pemikiran
seseorang yang kemudian diterima secara global. Serta tidak memiliki kitab suci dan bukan
berlandaskan wahyu.
Ciri-ciri Agama Ardhi ,yaitu :
1. Agama diciptakan oleh tokoh agama
2. Tidak memiliki kitab suci
3. Tidak memiliki nabi sebagai penjelas agama ardhi
4. Berasal dari daerah dan kepercayaan masyarakat
5. Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan akal pikiran penganutnya
6. Konsep ketuhanannya yaitu Panthaisme, dinamisme dan animisme.
Agama Samawi adalah agama yang diturunkan (wahyu) dari Allah SWT melalui malaikat
Jibril dan disampaikan oleh Nabi/Rasul yang telah dipiliholeh Allah SWT untuk disebarkan
kepada umat manusia.
Ciri-ciri Agama Samawi, yaitu :
1. Agama ini memiliki kitab suci yang otentik (ajarannya bertahan/asli dari Tuhan)
2. Mempunyai nabi/rasul yang bertugas menyampaikan dan menjelaskan lebih lanjut dari
wahyu yang diterima
3. Agama samawi /wahyu dapat dipastikan kelahirannya
4. Ajarannya serba tetap
5. Kebenerannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap manusia,masa, dan keadaan.
IMAN adalah dari Bahasa Arab artinya percaya atau yakin. Menurut istilah, iman adalah
membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan.
AMAL adalah bekerja,berbuat atau menghasilkan. Bagi seorang muslim, beramal berarti
berbuat, mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya, umat, dan
agama.
PAHALA adalah ganjaran baik dari Allah atas setiap perbuatan baik yang dilakukan oleh
manusia di dunia ini.

PERBEDAAN AGAMA SAMAWI DAN AGAMA ARDHI


Agama Samawi adalah agama yang diturunkan (wahyu) dari Allah SWT melalui malaikat
Jibril dan disampaikan oleh Nabi/Rasul yang telah dipiliholeh Allah SWT untuk disebarkan
kepada umat manusia.
Ciri-ciri Agama Samawi, yaitu :
1. Agama ini memiliki kitab suci yang otentik (ajarannya bertahan/asli dari Tuhan)
2. Mempunyai nabi/rasul yang bertugas menyampaikan dan menjelaskan lebih lanjut dari
wahyu yang diterima
3. Agama samawi /wahyu dapat dipastikan kelahirannya
4. Ajarannya serba tetap
5. Kebenerannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap manusia,masa, dan keadaan.

Allah berfirman:

Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.
(Q.S Al Baqarah: 2)
1. Kitab Al Quran yaitu kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.
2. Kitab taurat, yaitu kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Musa.
3. Kitab Injil, yaitu kitab yang diturunkan kepada Nabi Isa.
4. Kitab zabur, yaitu kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Daud as.
5. Shuhuf Ibrahim dan Musa, yaitu lembaran yang tertulis di dalamnya wahyu dari Allah
yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa. Allah berfirman di dalam surat Al
Ala:

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,

(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa. (Q.S Al Ala: 18-19)
Agama Ardhi adalah agama yang berkembang berdasarkan budaya, daerah, pemikiran
seseorang yang kemudian diterima secara global. Serta tidak memiliki kitab suci dan bukan
berlandaskan wahyu.
Ciri-ciri Agama Ardhi ,yaitu :
1. Agama diciptakan oleh tokoh agama
2. Tidak memiliki kitab suci
3. Tidak memiliki nabi sebagai penjelas agama ardhi
4. Berasal dari daerah dan kepercayaan masyarakat
5. Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan akal pikiran penganutnya
6.

Konsep ketuhanannya yaitu Panthaisme, dinamisme dan animisme

Contoh Kitab Ardhi


Kitab-kitab yang disusun oleh seseorang dalam ajaran tertentu sangatlah banyak. Diantaranya
adalah:
1. Tripitaka. Tripitaka adalah kitab umat Buddha. Setiap umat Buddha berpegang teguh
kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat ucapan dan ajaran sang
hyang Buddha Gautama.
2. Weda. Weda merupakan kitab dari agama Hindu, weda adalah kitab suci umat Hindu yang
disusun oleh seorang Maharesu dari kaum brahma krishna Dwaipayana Wyana bersama-sama
muridnya.

3. Zen avesta. Zen avesta adalah kitab suci dari kaum Majusi atau yang dikenal dengan nama
Zoroaster.
4. Sishu Wujing, sishu wujing adalah kitab suci penganut konghuchu, Kitab ini disusun oleh
Kong Hu Cu yang dilahirkan pada tahun 551 SM. Agama Kong Hu Cu ini dianut oleh
sebagian masyarakat Tionghoa (China)