Anda di halaman 1dari 32

Cara Membuat Letak Nomor Halaman Yang Berbeda

Pada Microsoft Word


Pada postingan sebelumnya saya telah menulis tutorial Cara Membuat Nomor Halaman Yang
Berbeda Pada Microsoft Word. Kali ini saya akan menuliskan tutorial cara membuat letak atau posisi
nomor halaman yang berbeda akan tetapi sistem penomorannya sama pada Microsoft Word.
Penomoran seperti ini biasanya kita temui ketika kita ingin menuliskan nomor halaman pada awal
BAB Skripsi yang letaknya pada bagian bawah halaman sementara halaman selanjutnya terletak
pada bagian sudut kanan atas halaman. Untuk membuat penomoran yang dimaksud silahkan ikuti
langkah-langkah berikut:
1. Ketiklah sebuah naskah atau tulisan sesuka Anda. Pada tutorial kali ini kita cukup menggunakan 2
halaman saja, dengan ketentuan nomor halaman pada halaman pertama diletakkan di bagian bawah
halaman dan halaman kedua terletak di bagian sudut kanan atas halaman.
2. Letakkan kursor pada halaman pertama, klik Tab Insert kemudian Page Number selanjutnya pilih
Bottom of Page, kemudian klik Plain Number 2 (Nomor halaman terletak di tengah-tengah dan bagian
bawah halaman).

3. Sesuaikan format nomor halaman, melalui tab Design dengan memilih Page Number dan Format
Page Numbers.
4. Jika format nomor halaman telah sesuai, abaikan langkah nomor 3. Selanjutnya klik Close Header
and Footer pada tab Design.

5. Sekarang letakkan kursor pada awal halaman kedua, selanjutnya klik Tab Page Layout kemudian
Breaks, selanjutnya klik Next Page.

6. Klik dua kali pada nomor halaman di halaman kedua.

7. Nonaktifkan Link to Previous.

8. Hapus nomor halaman pada halaman ke dua.

9. Sekarang kita akan mengatur letak nomor halaman pada halaman kedua. Pada Tab Design pilih
Page Number selanjutnya pilih Top of Page, kemudian klik Plain Number 3 (Nomor halaman terletak
di sudut kanan atas halaman).

10. Pada halaman kedua, nonaktifkan Link to Previous.

11. Atur pengaturan nomor halaman di tab Design kemudian Page Number, lalu klik Format Page
Numbers.

12. Pada kotak Page Number Format centang Start at kemudian ketik angka 2, karena halaman 2 kita
mulai dengan nomor 2. Selanjutnya klik OK.

13. Sekarang blok nomor halaman yang terletak di sudut kanan atas pada halaman pertama
kemudian hapus nomor halaman tersebut.

14. Terakhir klik Close Header and Footer dan lihatlah hasilnya.

Sekarang nomor halaman pada halaman pertama terletak di bagian bawah halaman dan pada
halaman kedua terletak pada sudut kanan atas halaman. Sekian tutorialnya dan semoga bermanfaat.

Membuat nomor halaman dengan format yang berbeda


Cara membuat format nomor halaman berbeda dalam satu dokumen word 2007

Artikel ini juga dibuat gara-gara tugas akhir sama kayak artikel sebelumnya. Di artikel ini saya mau
berbagi cara membuat format nomor halaman yang berbeda dalam satu dokumen word 2007. Hal ini
sangat berguna jika kita sedang membuat atau menyusun Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, disertasi atau
makalah biasa.
Biasanya dalam penyusunan makalah, dalam 1 dokumen berisi halaman Cover yg tidak memiliki
nomor halaman, kemudian daftar isi, kata pengantar, daftar gambar/tabel yang biasanya diberi format
nomor romawi (i ii iii iv dst), kemudian bab 1 hingga lampiran yang menggunakan format nomor biasa
(1 2 3 dst).

Buat orang-orang yang gak mau ribet, untuk halaman-halaman yang berbeda format nomor
halamannya biasanya disimpan dalam file dokumen yang berbeda. Padahal jika mau usaha sedikit
saja, kita bisa membuat semua halaman tersebut dalam satu file dokumen. Berikut ini akan saya
jelaskan mengenai cara membuat satu dokumen yang memiliki format nomor halaman yang berbeda.
Contoh yang akan saya jelaskan dibawah ini adalah menyatukan format nomor halaman yang
berbeda dari Tugas Akhir nya Lina Adrianti yg cantik, baik, solehah dan manis bgt :D. dimana Tugas
Akhir ini akan dibuat 3 format nomor halaman yg berbeda. Halaman pertama tidak ada nomornya,
halaman daftar isi daftar gambar/tabel menggunakan penomoran romawi (i) dan untuk Bab 1 hingga
lampiran menggunakan format nomor biasa (1 2 3).

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatannya:


1. Jika file Makalah yang kita miliki masih disimpan dalam beberapa halaman, maka langkah
pertamanya adalah menyatukan halaman tersebut ke dalam satu buah file yang telah diatur
urutannya sesuai dengan yang kita inginkan. Dalam kasus Tugas Akhir (TA) Lina, dia menyimpan
halaman dalam 5 file dokumen yg berbeda.

Oleh karena itu saya masukan semua halaman tersebut kedalam satu buah file dokumen word.
Sesuai dengan urutan yang dibutuhkan.

Dan saya anggap kalian sudah memberi nomor pada tiap halaman dengan cara klik insertkemudian
pilih page number kemudian pilih bottom of page dan terakhir pilih yg nomornya ditengah (ato
terserah mau dimana aja).
2. Langkah selanjutnya, dalam file yang telah disatukan tersebut, saya ingin halaman pertama (atau
halaman cover depan) tidak memiliki nomor halaman. Oleh karena itu saya klik di halaman ke 2
paling atas.

Kemudian klik menu Page Layout pada kelompok Page setup pilih menu Breaks dan pilih Next
Page seperti gambar dibawah ini:

Secara penampakan, mungkin tidak terlihat perubahan tampilan, namun Dengan demikian kita telah
membuat 2 Section Break yang memungkinkan kita untuk membuat 2 jenis penomoran halaman
yang formatnya berbeda. Cara mengetahui ada berapa Section Break bisa dengan cara double
klik header ato footer nya, maka akan muncul tulisan footer section 1 trus dibawahnya
ada Header section 2 dst. Lanjooot...
3. Langkah ketiga adalah mengklik footer pada halaman ke 2 kemudian non aktifkan link to
previous dengan cara klik tombol link to previous seperti ditunjukkan gambar dibawah:

4. Trus kita hapus deh nomor di halaman pertama dengan mengklik footer nya kemudian di delete
biasa.

5. Kemudian untuk halaman ke 2 hingga beberapa halaman ke bawahnya yang berisi daftar isi,
ucapan terima kasih dLL, akan memiliki format halaman romawi (i ii iii iv dst). Caranya adalah kita
pastikan untuk mengklik halaman ke dua, kemudian pilih insert kemudian pada bagian header &
footer pilih ato klik Page number kemudian pilih Format page number seperti dibawah:

Maka akan muncul sebuah pengaturan halaman, dan atur seperti gambar dibawah ini:

Klik ok. Dengan demikian halaman tersebut hingga kebawah akan memiliki format nomor halam
romawi (i i iii iv dst)
6. Langkah selanjutnya, saya akan membuat format halaman Bab 1 hingga halaman lampiran
menjadi format nomor halaman biasa (123 dst). Dimana untuk sementara format nomor halaman
pada halaman bab 1 tersebut adalah format romawi. Oleh karena itu kita akan merubahnya dengan
cara yang sama pada POINT 2 diatas, Yaitu menambahkan section. Caranya klik pada Bab 1 dan
lakukan langkah pada POINT 2.

Dengan demikian halaman tersebut kan menjadi section 3. Itu artinya kita telah membuat
3section pada 1 file dokumen word 2007 ini
7. Untuk merubah format nomor halaman Bab 1 menjadi format nomor biasa (1 2 3 dst), maka klik
halaman bab 1 tersebut lalu lakukan langkah POINT 5 dengan settingan page number sebagai
berikut:

8. Hasil akhir dari langkah tersebut diatas adalah kita memiliki 3 format yang berbeda. Format yg
pertama adalah tidak memiliki halaman, fomat ke dua merupakan format nomor halaman dengan
angka romawi (i ii iii iv dst) dan format ketiga adalah format nomor biasa (1 2 3 dst). Dengan demikian
Selesai sudah tutorial yang mungkin memusingkan bagi kalian ini...

Cara Memberi Nomor Halaman (Beda Format dan Beda Posisi)


Langkah-langkah memberi nomor halaman dengan format berbeda dan posisi berbeda
adalah sebagai berikut.
1. Letakkan kursor di depan huruf paling awal halaman (lihat gambar 1).

2. Klik Page Layout > Breaks > section breaks Next Page (lihat gambar 2).

Setelah itu, secara otomatis, halaman cover akan pindah ke halaman berikutnya,
seperti gambar 3.

3. Cara yang sama dilakukan juga pada halaman awal Kata Pengantar, Bab I, Bab
II, dan Bab III, seperti pada langkah 1-2 (lihat gambar 4 s.d. 7 di bawah ini,
lakukan pada halaman awal saja). Untuk halaman-halaman tersebut, posisi
halaman tidak akan pindah setelah Next Page diklik.
Catatan:
o

Bila terdapat halaman lain yang tidak diberi nomor, misalnya halaman
pengesahan dan halaman persembahan, maka pada tiap-tiap halaman tersebut
diperlakukan sama seperti halamancover, sesuai langkah 1-2.

Halaman Daftar Isi dan halaman lainnya setelah Kata Pengantar, yang
dinomori degan angka romawi kecil, tidak perlu diperlakukan seperti Kata
Pengantar, karena nomor halaman tersebut nantinya akan berkesinambungan
secara otomatis dengan nomor halaman pada Kata Pengantar.

4. Pemberian nomor halaman Kata Pengantar dengan angka romawi kecil, sebagai
berikut.
o Letakkan kursor di depan huruf awal pada halaman Kata Pengantar (lihat
gambar 8).

o Klik Insert > Page Number > Format Page Numbers (lihat gambar 9).

o Setelah Format Page Numbers diklik, muncul kotak Page Number


Format, seperti pada gambar 10.

o Pada Number format, pilih format i, ii, iii, (gambar 11).

o Pada Page numbering pastikan Start at terisi dengan i (gambar 12). Lalu
klik OK.

o Klik Insert > Page Number > Bottom of Page > Plain Number
2(Gambar 13).

o Selanjutnya akan muncul tampilan seperti pada gambar 14 dan gambar


15, di mana pada kedua halaman (halaman Kata Pengantar dan cover)
dinomori.

o Klik Close Header and Footer atau klik 2 kali pada area di luarfooter.
o Untuk menghilangkan angka pada cover, klik 2 kali area tempat angka
berada (area footer) pada cover. Akan muncul tampilan seperti pada
gambar 16.

o Centang kotak Different First Page. Setelah dicentang, secara otomatis


angka pada cover akan hilang (lihat gambar 17).

o Klik Close Header and Footer atau klik 2 kali pada area di luarfooter.
Catatan:
Bila terdapat halaman lain yang tidak diberi nomor, misalnya halaman
pengesahan dan halaman persembahan, maka nomor halaman
dihilangkan dengan cara yang sama seperti menghilangkan nomor
halaman pada cover (langkah 4.9-4.11).
o Di atas halaman cover terdapat halaman kosong (lihat gambar 18), yang
muncul setelah langkah 2.

Untuk menghilangkan halaman tersebut, letakkan kursor pada awal


halaman kosong (lihat gambar 19), lalu tekan tombolDelete, sehingga
secara otomatis halaman cover naik menjadi halaman paling awal.

2. Pemberian nomor halaman Bab I dengan angka 1 dst, sebagai berikut.


o Klik 2 kali pada nomor halaman awal Bab I (pada contoh terletak pada
area footer), sehingga muncul tampilan seperti gambar 20.

o Klik Link to Previous (ditunjukkan tanda panah pada gambar 20)


sampai tidak berwarna kuning! > hapus nomor halaman secara
manual > klik Go to Header (lihat tanda panah pada gambar 21).

o Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar 22, di manaLink to


Previous berwarna kuning.

o Klik Link to Previous sampai tidak berwarna kuning! > klik Close
Header and Footer atau klik 2 kali pada area di luar header.
o Letakkan kursor di awal halaman Bab I (lihat gambar 23).

o Klik Insert > Page Number > Format Page Numbers (seperti
pada langkah 4.2-4.3).
o Pada Page Number Format pilih format 1, 2, 3, . Pada Page
numbering pastikan Start at terisi dengan 1 (lihat gambar 24). Lalu
klik OK.

o Klik Insert > Page Number > Top of Page > Plain Number 3(Gambar
25).

o Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar 26.

o Klik Close Header and Footer (lihat tanda panah pada gambar 26) atau
klik 2 kali pada area di luar header.
o Selanjutnya memindahkan nomor pada halaman awal Bab I, dari atas
(header) ke bawah (footer). Klik 2 kali nomor halaman yang akan dipindah
posisinya (pada contoh terletak pada area header). Selanjutnya akan
muncul tampilan sama seperti gambar 26.
o Centang kotak Different First Page. Setelah dicentang, secara otomatis
angka 1 pada halaman awal Bab I akan hilang dan Link to
Previous berwarna kuning (lihat gambar 27).

o Klik Link to Previous sampai tidak berwarna kuning! > klik Go to


Footer. Secara otomatis, kursor akan dibawa ke area footer (lihat gambar
28).

o Klik Link to Previous sampai tidak berwarna kuning!


o Klik Home > Paragraph Center (lihat gambar 29).

o Setelah Paragraph Center diklik, kursor akan dibawa ke posisi tengah.


Lalu ketik angka 1.
o Klik 2 kali pada area di luar footer, sehingga muncul tampilan seperti
gambar 30.

3. Pemberian nomor halaman Bab II, sebagai berikut.


o Dua langkah utama yang dilakukan untuk menomori Bab II adalah
sebagai berikut.

Pertama, mengubah format penomoran halaman sehingga


berkesinambungan dengan nomor halaman Bab I.

Kedua, mengubah posisi nomor halaman awal Bab II, dari atas
(header) ke bawah (footer).

o Halaman Bab II diawali dengan angka 1, dengan posisi nomor di


area header (lihat gambar 31).

o Ubah format penomoran halaman Bab II, di mana angka 1 pada halaman
awal diganti dengan angka selanjutnya dari nomor halaman akhir Bab I.
Halaman akhir Bab I adalah halaman 2. Dengan demikian, format
penomoran halaman Bab II harus diawali dengan angka 3. Untuk
mengubah format penomoran, letakkan kursor di depan huruf awal pada
halaman Bab II (lihat gambar 32).

o Klik Insert > Page Number > Format Page Numbers (seperti
pada langkah 4.2-4.3).
o Pada Page Number Format pilih format 1, 2, 3, .
o Pada Page numbering isi Start at dengan angka 3. Lalu klik OK,
sehingga muncul tampilan seperti gambar 33.

o Ubah posisi nomor halaman awal Bab II, dari atas (header) ke bawah
(footer), dengan cara seperti pada langkah 5.11-5.13.
o Sesuai langkah 5.13, pada tahap klik Go to Footer, secara otomatis,
kursor akan dibawa ke area footer, sehingga muncul tampilan seperti
gambar 34.

o Klik Link to Previous sampai tidak berwarna kuning!


o Ubah angka 1 menjadi angka 3.
o Klik Close Header and Footer atau klik 2 kali pada area di luarfooter,
sehingga muncul tampilan seperti gambar 35.

4. Pemberian nomor halaman Bab III, prinsipnya sama seperti pemberian nomor
halaman Bab II (langkah 6).
o Halaman Bab III diawali dengan angka 1, dengan posisi nomor di
area header (lihat gambar 36).

o Halaman terakhir dari Bab II adalah halaman 5. Dengan demikian, format


penomoran halaman Bab III harus diawali dengan angka 6. Untuk
mengubah format penomoran ini lakukan seperti langkah 6.3-6.6.
o Sesuai langkah 6.6, pada Page numbering isi Start at dengan angka 6.
Lalu klik OK, sehingga muncul tampilan seperti gambar 37.

o Ubah posisi nomor halaman awal Bab III, dari atas (header) ke bawah
(footer), dengan cara seperti pada langkah 5.11-5.13.
o Sesuai langkah 5.13, pada tahap klik Go to Footer, secara otomatis,
kursor akan dibawa ke area footer, sehingga muncul tampilan seperti
gambar 38.

o Klik Link to Previous sampai tidak berwarna kuning!


o Ubah angka 3 menjadi angka 6.
o Klik Close Header and Footer atau klik 2 kali pada area di luarfooter,
sehingga muncul tampilan seperti gambar 39.

5. Penomoran selesai.

Catatan
1. Simulasi penomoran yang dicantumkan pada artikel ini dibuat menggunakan
aplikasi Microsoft Office Word 2007. Belum dicoba pada aplikasi Microsoft Office
Word versi yang lebih baru (semoga tidak berbeda secara prinsip kerja).
2. Font default pada Microsoft Office Word 2007 dan 2010 adalah Calibri 11 pt,
sehingga bila pengaturan font default belum berubah, penomoran halaman

secara otomatis akan menggunakan jenis fontCalibri dengan ukuran 11 pt. Untuk
mengubahnya menjadi fontTimes New Roman 12 pt, atau font lainnya, lakukan
sama seperti mengubah font pada teks di luar header/footer.
3. Pengaturan nomor halaman Bab II dan Bab berikutnya dimulai dari angka
tertentu (tidak berkesinambungan secara otomatis dengan halaman
sebelumnya). Karena itu, bila file yang telah dinomori dengan format berbeda
dan posisi berbeda, namun dalam perjalanannya ada perubahan yang
menyebabkan jumlah halaman berubah, maka pengaturan halaman Bab II dan
Bab berikutnya harus disesuaikan kembali. Misalnya, Bab I (pada contoh), jumlah
halaman berubah menjadi 3, maka pengaturan halaman Bab II perlu disesuaikan,
tidak lagi diawali dengan angka 3 tetapi angka 4.