Anda di halaman 1dari 17

II. A.

PESAWAT UAP, BEJANA TEKAN, DAN MEKANIK


1.

Perlengkapan pengaman bejana tekan adalah, terkecuali:


a. Manometer
b. Thermometer
c. Safety valve
d. Presaure switch

2.

Operator pesawat tenaga dan produksi sesuai Permenaker No. 04/Men/1985 adalah:
a. Wajib memiliki SIO (Surat Ijin Operasi)
b. Tidak wajib memiliki SIO
c. Setiap tenaga kerja
d. Jawaban a, b, dan c benar

3.

Dasar teknik K3 bidang mekanik pada prinsipnya ditujukan untuk pengamanan terhadap:
a. Tenaga kerja dari ancaman bahaya/ kecelakaan
b. Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadinya
kecelakaan
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah

4.

Tingkap pengaman pada pesawat uap dan bejana tekan berfungsi untuk:
a. Menahan tekanan
b. Untuk mengatur tekanan
c. Membuang tekanan secara otomatis apabila terjadi tekanan lebih
d. Membuang air berlebih

5.

Pesawat uap dan bejana tekan, baru dapat dibuat apabila:


a. Mempunyai gambar rencana
b. Mempunyai perhitungan kekuatan konstruksi
c. Telah mempunyai pengesahan gambar rencana
d. Jawaban a,b, dan c benar

6.

Berdasarkan surat edaran menaker No. SE 06/ Men/ 1990 tentang pewarnaan botol baja/
tabung gas bertekanan antara lain sebagai berikut kecuali:
a. Kelompok gas beracun warna kuning tua
b. Kelompok gas yang menyengat warna kuning muda
c. Kelompok gas yang dapat menyebabkan tercekik warna abu- abu
d. Kelompok gas untuk kesehatan warna biru

7.

Pengawasan K3 Mekanik dilakukan mulai dari:


a. Perencanaan, pembuatan, pemasangan, peredaran

b. Pemakaian dan atau perbaikan teknis


c. Pemeliharaan
d. Jawaban a, b, dan c benar
8.

Pengawasan K3 bidang mekanik yang bersifat preventif meliputi:


a. Perencanaan dan pemakaian
b. Perencanaan, reparasi, dan modifikasi
c. Perencanaan, pembuatan, prosedur pemakaian dan perawatan
d. Jawaban a, b, dan c benar

9.

Sesuai Permenaker No. Per. 01/Men/1982, setiap bahan dari bagian konstruksi bejana
tekan harus memiliki:
Hal : 280 Peraturan perundangan pasal 16
a. Surat tanda hasil pengujian
b. Sertifikat bahan yang diakui
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah

10. Ketel uap yang mengalami temperatur berlebihan (over heating) adalah disebabkan oleh:
a. Tingkap pengaman tidak bekerja
b. Kapasitas pembakaran terlalu besar
c. Tinggi air didalam ketel uap dibawah batas aman
d. Jawaban a, b, dan c benar
11. Berdasarkan Permenaker No. 05/ Men/ 1985 setiap pesawat angkat dan angkut harus
diuji terlebih dahulu antara lain dengan pengujian beban lebih sebesar:
Hal : 431 peraturan perundangan pasal 138
a. 105% dari jumlah beban max
b. 110% dari jumlah beban max
c. 120% dari jumlah beban max
d. 125% dari jumlah beban max
12. Yang dimaksud dengan peralatan angkat sesuai dengan Permen No. 05/Men/1985
tentang pesawat angkat dan angkut, kecuali:
a. Elevator/ Lift
b. Crane
c. Forklift
d. Hoist
13. Pembinaan K3 Mekanik merupakan mitra efektif dalam rangka usaha mencegah dan
mengurangi terjadinya kecelakaan ditempat kerja. Hal tersebut merupakan:
a. Kewajiban pengusaha/ pengurus

b. Kewajiban tenaga kerja


c. Kewajiban DEPNAKER
d. Jawaban a, b, dan c benar
14. Apakah dibenarkan setiap orang/ tenaga kerja melakukan pelayanan terhadap ketel uap:
a. Dibenarkan, karena setiap orang dapat melakukan bermacam- macam pekerjaan.
b. Tidak dibenarkan karena harus memiliki keahlian khusus
c. Dibenarkan karena memenuhi perintah pimpinan perusahaan
d. Dibenarkan asal sudah diberi petunjuk cara mengoperasikan
15. Ketel uap dengan tekanan uap maksimal sebesar 1/2 kg/cm2 diberi perlengkapan:
a. Sekurang- kurangnya satu gelas pedoman air
b. Sekurang- kurangnya satu pompa air pengisi
c. Satu pipa pengaman terbuka
d. Jawaban a, b, dan c benar
16. Tali baja yang dipergunakan untuk mengangkat harus:
a. Terbuat dari bahan baja yang kuat dan berkualitas tinggi
b. Mempunyai faktor keamanan sekurang- kurangnya 31/2 kali beban max serta tidak
boleh ada sambungan
c. Tidak ada simpul, belitan, kusut, berjumbai, dan terkelupas
d. Jawaban a, b, dan c benar
17. Untuk menjamin pengoperasian peralatan mekanik dapat aman maka peralatanperalatan tersebut harus:
a. Dioperasikan oleh operator yang memiliki sertifikat
b. Diperiksa dan diuji sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
c. Peralatan mekanik harus baru
d. Jawaban a, b, dan c benar
18. Pengertian dari pesawat angkat dan angkut adalah suatu pesawat atau alat yang
digunakan untuk:
a. Memindahkan muatan pada jarak tertentu
b. Memindahkan, mengangkat muatan vertical, dan horizontal
c. Memindahkan, mengangkut muatan vertical dan horizontal dalam jarak yang
ditentukan
d. Jawaban a, b, dan c benar
19. Pengujian pertama dari pesawat uap darat tetap adalah:
Peraturan Vstroom pasl 29
a. Sebelum pesawat uap itu ditembok
b. Setelah pesawat uap itu dioperasikan selama 1 tahun

c. Setelah pesawat uap itu dioperasikan selama 2 tahun


d. Setelah pesawat itu diberi izin
20. Akibat buruk dari suatu pengujian padat dengan air dingin yang dilaksanakan sesuai
ketentuan yang berlaku, dipertanggung jawabkan kepada yang:
a. Pemohon pemadatan
b. Yang melakukan pemadatan
c. Yang mengawasi pemadatan
d. Jawaban a, b, dan c benar
21. Beberapa dasar hukum yang berkaitan dengan K3 Mekanik seperti tertera dibawah ini
kecuali:
a. Permenaker No. 04/Men/1985
b. Permenaker No. 05/Men 1985
c. Permenaker No. 01/Men/ 1989
d. Permenaker No. 04/Men/ 1987
22. Pesawat angkut diatas landasan dan diatas permukaan adalah:
a. Truk, traktor, kereta gantung, truk derek dan forklift
b. Dongkrak, penumatik, gondola, keran tower, dan tekel
c. Ekskalator, rantai berjalan, dan ban berjalan
d. Jawaban a, b, dan c benar
23. Ruang lingkup Permen No. 05/ Men/1985 meliputi:
a. Peralatan angkat, pita transport, pesawat angkutan diatas landasan dan diatas
permukaan, alat angkutan rel
b. Pesawat tenaga dan produksi
c. Pesawat lift
d. Jawaban a, b, dan c benar
24. Pada saat melakukan cleaning/ pembersihan sedangkan ketel uap masih beroperasi:
a. Ketel uap dimatikan dan airnya dibuang sebagian.
b. Ketel uap dimatikan dan airnya langsung dibuang
c. Ketel uap dimatikan dan airnya didinginkan baru dibuang
d. Ketel uap dimatikan, uapnya dibuang dan airnya langsung dibuang
25. Untuk ketel uap tekanan rendah harus dilengkapi dengan:
a. 2 (dua) tingkap pengaman
b. 1 (satu) tingkap pengaman
c. 1 (satu) pipa pengaman
d. Jawaban b dan c benar

26. Yang termasuk bejana tekan berdasarkan Permenaker No. Per . 01/Men/1982 adalah:
a. Botol- botol baja yang mempunyai volume air paling tinggi 60 liter
b. Bejana transport yang mempunyai colume air lebih dari 60 liter
c. Bejana penyimpan gas atau campuran dalam keadaan padat dikempa menjadi cair
terlarut atau beku
d. Jawaban a,b, dan c benar
27. Sesuai permenaker No. Per. 05/Men/ 1985 setiap pesawat angkat dan angkut wajib
dilakukan pengujian setelah pengujian pertama: pengujian tersebut selambat- lambatnya:
Hal : 431 Pasal 138
a. 3 (tiga) tahun setelah pengujian pertama
b. 2 (dua) tahun setelah pengujian pertama
c. 1 (satu) tahun setelah pengujian pertama
d. Jawaban a, b, dan c benar
28. Berdasarkan PP No. 19 Tahun 1973 tentang Pengaturan dan Pengawasan Keselamatan
Kerja bidang Pertambangan PP ini tidak berlaku bagi pengaturan dan pengawasan:
Hal : 170 Pasal 15
a. Ketel uap berdasarkan Stoom Ordonantis 1930 (stbl 1930 No. 225)
b. Bejana tekan berdasarkan Permenaker No. Per.01/Men/1982
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
29. Pemeriksaan berkala pada bejana uap dilakukan setiap:
a. Selambat- lambatnya setiap 1 tahun sekali
b. Selambat- lambatnya setiap 2 tahun sekali
c. Selambat- lambatnya setiap 3 tahun sekali
d. Selambat- lambatnya setiap 4 tahun sekali
30. Peledakan pada ketel uap dapat terjadi karena:
a. Tinggi air didalam ketel uap dibawah batas aman
b. Peledakan hanya dapat terjadi bila tingkap pengaman tidak bekerja
c. Tidak memiliki thermometer
d. Jawaban a, b, dan c benar
31. Alat pengaman adalah suatu alat perlengkapan yang digunakan untuk pengamanan:
a. Tenaga kerja dari ancaman bahaya yang mungkin terjadi
b. Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadi kecelakaan
c. Pesawat tenaga dan produksi agar tidak cepat rusak
d. Jawaban a, b, dan c benar
32. Hal- hal yang dapat menimbulkan bahaya kecelakaan dari pemakaian pesawat angkat dan

angkut adalah:
a. Putusnya kabel dan kait pengangkat
b. Terganggunya barang yang diangkat maupun keseimbangan
c. Tidak hanya pengaman kait maupun rem tali tidak berfungsi
d. Jawaban a, b, dan c benar
33. Kapan suatu pesawat uap harus dilakukan pemeriksaan secara khusus (secara
keseluruhan) :
a. Sesudah berumur 50 tahun
b. Sesudah terjadi kecelakaan
c. Sesudah dilakukan pemeriksaan bahan (PB) sebanyak 3x
d. Setelah pemeriksaan bahan (PB) sebanyak 5x
34. Pemeriksaan berkala pada ketel uap darat berpindah dilakukan setiap:
Peratuaran uap Hal 163
a. Selambat- lambatnya setiap 1 tahun sekali
b. Selambat- lambatnya setiap 2 tahun sekali
c. Selambat- lambatnya setiap 3 tahun sekali
d. Selambat- lambatnya setiap 4 tahun sekali
35. Menurut undang- undang dan peraturan uap 1930, apakah setiap pesawat uap yang akan
dioperasikan:
Hal 149 Peraturan uap 1930 pasal 7
a. Perlu diberi izin pemakaian
b. Tidak perlu diberi izin pemakaian
c. Ada yang tidak perlu diberi izin pemakaian
d. Jawaban a, b, dan c benar
36. Pengujian unit pesawat tenaga dan produksi dilakukan selambat- lambatnya:
Pasal 135 Permen 4 / 85 Hal : 397
a. 2 tahun sekali
b. 3 tahun sekali
c. 5 tahun sekali
d. 10 tahun sekali
37. Sesuai dengan peraturan yang berlaku bahwa setiap pesawat angkat dan angkut yang
akan dibuat dan dipasang harus memiliki persyaratan teknis kepada:
Permen 4 / 85
a. Pembuat dan pemasang harus mendapat pengesahan
b. Pembuat dan pemasang tidak perlu mendapat pengesahan
c. Pemilik/ pemakai dapat menentukan persyaratan
d. Jawaban a, b, dan c benar

38. Diameter pemotongan pelat badan pesawat uap yang akan dipotong untuk PB adalah:
a. 3 cm
b. 10 cm
c. 12 cm
d. 15 cm
39. Semua pesawat uap yang tidak memerlukan izin dalam pemakaiannya harus:
a. Terus menerus diawasi
b. Tidak perlu diawasi
c. Diawasi seperlunya saja
d. Tergantung pada pemakaian
40. Akte izin pemakaian pesawat uap diberikan kepada pemakai bilamana:
a. Hasil pemeriksaan dan pengujian alat- alat perlengkapan pengaman dan alat- alat
pembakarannya memenuhi syarat
b. Hasil pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan alat- alat perlengkapan
otomatisnya memenuhi syarat
c. Hasil pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan alat- alat perlengkapan
pengamannya memenuhi syarat
d. Jawaban a, b, dan c benar
41. Yang dimaksud dengan penggerak mula sesuai Permen No. 04/Men/1985 tentang
pesawat tenaga dan produksi adalah:
a. Turbin air
b. Motor listrik
c. Transformator
d. Jawaban a, b, dan c benar
42. Berdasarkan peraturan perundangan K3 bidang Mekanik bahwa setiap pesawat harus
memiliki pengesahan pemakaian dengan maksud dan tujuan:
a. Efektif, efisien, dan aman dalam pemakaian
b. Memenuhi peraturan perundangan
c. Memperpanjang umur pemakaian
d. Jawaban a, b, dan c benar
43. Cara mengambil/ memotong pelat badan pesawat uap yang akan diuji dengan cara:
a. Digergaji
b. Dipotong dengan alat potong las listrik
c. Dibor
d. Dipotong dengan brander las

44. Pesawat uap dengan tekanan kerja 8 kg/cm2, uji padatnya:


a. 16 kg/cm2
b. 12 kg/cm2
c. 13 kg/cm2
d. 10 kg/cm2
45. Kekurangan air didalam ketel uap pada saat sedang dioperasikan dapat mengakibatkan:
a. Terjadinya kenaikan temperatur air
b. Terjadinya overheating dan peledakan
c. Terjadinya kenaikan tekanan kerja
d. Jawaban a, b, dan c benar
46. Dalam melayani pesawat tenaga dan produksi yang sedang beroperasi, seorang operator
dapat:
a. Mewakilkan kepada orang lain
b. Meninggalkan tempat kerjanya untuk keperluan penting
c. Dilarang meninggalkan tempat kerja
d. Jawaban a, b, dan c benar
47. Dalam mengoperasikan pesawat angkat dan angkut harus dilakukan oleh:
a. Operator yang memiliki kemampuan dan keterampilan
b. Operator yang memiliki pengalaman
c. Operator yang memiliki SIO (Surat Izin Operasi)
d. Jawaban a, b, dan c benar
48. Pemeriksaan bahan pada pesawat uap dapat dilakukan apabila telah berumur:
a. 25 tahun
b. 30 tahun
c. 35 tahun
d. 40 tahun
49. Yang dimaksud dengan ketel uap adalah:
a. Pesawat yang menghasilkan uap yg dipergunakan diluar pesawatnya dan harus ada
ruang bakar
b. Pesawat yang menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya dan harus
ada cerobong asap
c. Pesawat yang menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya
d. Jawaban a, b, dan c benar
50. Pemeriksaan visual pada setiap pesawat uap yang baru bertujuan untuk mengetahui:
a. Kondisi seluruh alat perlengkapan pengamannya
b. Kondisi seluruh bagian konstruksi dan seluruh alat perlengkapan pengamannya

c. Kondisi sisi luar dan seluruh alat perlengkapan pengamannya


d. Jawaban a, b, dan c benar

II. B. KONSTRUKSI BANGUNAN, INSTALASI LISTRIK, DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN


1.

Salah satu bentuk pengawasan K3 konstruksi bangunan yaitu:


a. Akte Pengawasan tempat kerja kegiatan konstruksi bangunan
b. Wajib lapor pekerjaan/ proyek konstruksi bangunan
c. Daftar periksa/ checklist K3 bangunan tinggi
d. Jawaban a, b dan c benar

2.

Instalasi penyalur petir secara umum harus memenuhi persyaratan:


a. Kemampuan perlindungan secara teknis
b. Ketahanan mekanis
c. Ketahanan terhadap korosi
d. Semua jawaban benar

3.

Apa kemungkinan bahaya yang dapat dialami seseorang terhadap instalasi listrik:
a. Bahaya sambaran petir karena sambaran tidak langsung
b. Bahaya sentuh langsung
c. Bahaya sentuh tidak langsung
d. Jawaban b dan c benar

4.

Sudut perlindungan setiap penerima petir adalah:


a. 90
b. 110
c. 112
d. 120

5.

Yang termasuk sistem proteksi kebakaran pasif antara lain:


a. Kualitas bahan bangunan
b. Alat Pemadam Api Ringan
c. Sarana Evakuasi
d. Hydrant

6.

Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari:


a. Rancangan teknis pelaksanaan dan pasca konstruksi
b. Rancangan teknis pelaksanaan
c. Rancangan pasca konstruksi

d. Jawaban a, b, dan c benar


7.

Surat Izin Operasi pemakaian lift berlaku selama:


Permen 3/99 pasal 27 ayat 2 hal. 648
a. 2 (dua) tahun dan dapat diperbaharui kembali
b. 3 (tiga) tahun dan dapat diperbaharui kembali
c. 5 (lima) tahun dan dapat diperbaharui kembali
d. Tidak ada yang benar

8.

Pemasangan instalasi listrik di Indonesia pada saat ini berpedoman kepada:


a. Peraturan Umum Instalasi Listrik 1977 (PUIL 1977)
b. Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 (PUIL 1987)
c. Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000)
d. Peraturan Umum Instalasi Listrik 2002 (PUIL 2002)

9.

Setiap jenis penyalur petir harus dilengkapi dengan pembumian sekurang- kurangnya:
a. 2 (dua) buah
b. 3 (tiga) buah
c. 4 (empat) buah
d. 5 (lima) buah

10. Penanggulangan K3 Kebakaran dan Listrik dilaksanakan dengan pola preventif apakah
yang dimaksud dengan pola tersebut:
a. Dimulai dari saat perencanaan
b. Dilakukan perawatan rutin
c. Dilaksanakan setelah ada kejadian kecelakaan
d. Dimulai saat pelaksanaan
11. Pengawasan K3 sarana bangunan meliputi:
a. Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai
dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa
pemeliharaan/ perawatan
b. Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai
dari kegiatan pelaksanaan serah terima pekerjaan sampai dengan masa
pemeliharaan/ perawatan
c. Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan
sampai dengan masa pemeliharaan/ perawatan
d. Jawaban a, b, dan c benar
12. Penggunaan lift yang salah yaitu:
a. Kapasitas angkut lift tidak dicantumkan dan dipasang didalam sangkar lift
b. Kapasitas angkut harus sesuai dengan izin lift

c. Kapasitas angkut lift dicantumkan dan dipasang dalam sangkar lift


d. Penetapan jumlah orang yang diangkut berdasarkan SNI yang berlaku
13. Lantai kerja yang aman adalah lantai kerja yang memiliki resistans isolasi sekurangkurangnya sebesar:
a. 10 kilo ohm
b. 20 kilo ohm
c. 50 kilo ohm
d. 70 kilo ohm
14. Untuk mendeteksi kebakaran diruang genset sebaiknya dipasang detektor kebakaran
jenis:
a. Detektor asap
b. Detektor panas temperatur tetap
c. Detektor nyala api
d. Detektor panas type kenaikan suhu
15. Instalasi penangkal petir radio aktif saat ini tidak diizinkan dipasang di Indonesia, sebab
mengundang bahaya potensial bahaya:
a. Exposure radio aktif
b. Kurang efektif menyalurkan arus petir
c. Sulit cara pemasangan
d. Mengundang badai petir
16. Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3 yang
berfungsi untuk:
a. Usaha- usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan, dan penyakit akibat
kerja
b. Usaha- usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c. Usaha- usaha penyelamatan
d. Jawaban a, b, dan c benar
17. Instalasi penyalur petir diatur berdasarkan:
a. Permenaker No. Per. 02/Men/1989
b. Permenaker No. Per. 04/Men/1987
c. Permenaker No. Per. 04/Men/1985
d. Permenaker No. Per. 01/Men/1979
18. Alat yang digunakan untuk mengukur kehandalan elektroda pembumian instalasi penyalur
petir adalah:
a. Mega ohm meter
b. Insulation meter

c. Earth resistans tester


d. Sound level meter
19. Hydran dibagi menjadi 3 kelas yaitu kelas I, II, dan III. Isi hydran box kelas III adalah:
a. Nozle lengkap dengan selang hydran 11/2 dan landing Valve 21/2
b. Nozle lengkap dengan selang 21/2
c. Nozle lengkap dengan selang 11/2
d. Gulungan selang ukuran 21/2 dan landing Valve 21/2
20. Sistem penanggulangan aktif merupakan langkah penting dalam sistem penanggulangan
kebakaran, jenisnya diantaranya adalah:
a. Keadaan kualitas gedung dan perlengkapannya
b. Instalasi penanggulangan kebakaran permanen maupun temporer
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
21. Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan
pembangunan gedung adalah:
a. Konsultan perencana
b. Pemberi tugas
c. Kontraktor
d. Supplier material
22. Instansi yang berwenang menurut PUIL 2000 adalah:
a. Lembaga yang membuat PUIL
b. Instansi yang memberlakukan PUIL
c. Badan Standarisasi Nasional Indonesia
d. Badan Pengusaha Listrik
23. Potensi bahaya pada instalasi listrik diantaranya:
a. Beban lebih
b. Panas
c. Kebakaran
d. Peledakan
24. Tekanan minimum dan maximum pada titik hydran terjauh atau tertinggi dari pompa
adalah:
a. Minimum 4 kg/cm2 max 7 kg/cm2
b. Minimum 5 kg/cm2 max 8 kg/cm2
c. Minimum 4,5 kg/cm2 max 7 kg/cm2
d. Jawaban a, b, dan c benar

25. Pengujian kualitas alat pemadam api ringan (APAR) antara lain berupa:
a. Kondisi tabung APAR nya saja
b. Kondisi tabung APAR dan kualitas bahan pemadamnya
c. Cara penempatan dan peralatannya
d. Cara penggunaan dengan benar
26. Langkah- langkah dalam melaksanakan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu:
a. Akte Pengawasan tempat kerja kegiatan konstruksi bangunan
b. Standard operation procedure
c. Daftar periksa/ checklist K3 bangunan tinggi
d. Wajib lapor pekerjaan/ proyek konstruksi bangunan
27. Instalasi proteksi petir internal diatur dalam peraturan:
a. SNI 04-0225-2000 (PUIL 2000)
b. Permenaker No. Per. 02/Men/1989
c. Kepmenaker No. Kep. 75/2002
d. Jawaban a, b, dan c salah
28. Apa yang dimaksud dengan bahaya sentuh langsung:
a. Sentuh pada bagian konduktif yang dalam keadaan kerja normal umumnya
bertegangan dan atau dialiri arus
b. Sentuh pada bagian konduktif terbuka perlengkapan atau instalasi listrik yang
menjadi bertegangan akibat kegagalan isolasi
c. Sentuh pada bagian yang tidak konduktif dari perlengkapan atau instalasi listrik
d. Sembua jawaban a, b, dan c benar
29. Dalam kejadian kebakaran didalam gedung dapat terjadi yang disebut back draft. Back
draft dapat terjadi apabila:
a. Kebakaran didalam ruangan tertutup dengan oxygen yang cukup dan terdapat
bahan yang mudah meledak
b. Kebakaran dalam ruang tertutup kehabisan oxygen, bila ada kesempatan udara
masuk akan terjadi ledakan
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
30. Terdapat 3 (tiga) jenis pompa hydrant/ springkler yaitu:
a. Pompa listrik, pompa diesel, pompa air
b. Pompa listrik, pompa diesel, pompa jocky
c. Pompa utama, pompa jocky, dan pompa cadangan
d. Jawaban a, b, dan c benar
31. Petugas teknis K3 yang mengkoordinir pelaksanaan K3 terhadap seluruh tahapan

pekerjaan konstruksi bangunan adalah:


a. Construction Safety Enggineer
b. Construction Safety Inspector
c. Construction Safety Officer
d. Jawaban a, b, dan c benar
32. Alat untuk mengukur tahanan isolasi kabel listrik adalah:
a. Multi meter
b. Ohm meter
c. Insulation resistans tester
33. SNI 04 0225 2000 tentang PUIL 2000 diberlakukan melalui Kepmenaker dan
Transmigrasi Nomor:
a. Kepmenaker No. Per. 04/ Men/ 1988
b. Kepmenakertrans No. Kep. 75/ Men/ 2000
c. Kepmenakertrans No. Kep. 75/ Men/ 2001
d. Kepmenakertrans No. Kep. 75/ Men/ 2002
34. Produk dari kebakaran dapat berupa:
a. Termal
b. Non termal
c. CO2 dan CO
d. Jawaban a, b, dan c benar
35. Untuk mendeteksi kebakaran pada ruangan yang cenderung memiliki suhu yang berubahubah sebaiknya dipasang detector:
a. Detektor asap tipe ionisasi
b. Detektor panas suhu tetap
c. Detektor nyala api
d. Detektor panas tipe kenaikan suhu
36. Terdapat beberapa cara perpindahan panas pada kejadian kebakaran seperti dibawah ini
kecuali:
a. Radiation
b. Reduction
c. Convection
d. Conduction
37. Besarnya nilai pembumian (grounding) adalah:
a. Max 0,5 Ohm
b. Max 5 Ohm
c. Max 50 Ohm

d. Jawaban a, b, dan c salah


38. Dalam persyaratan untuk Badan Pengusaha Listrik, antara lain dipersyaratkan:
a. Harus memiliki Ahli K3 Umum
b. Harus memiliki teknisi yang memiliki kompensasi K3 dibidang listrik yang
disahkan oleh DEPNAKER
c. Tidak harus memiliki teknisi
d. Semua jawaban a, b, dan c benar
39. salah satu cara pengendalian energi diatur dalam peraturan perundangan dibawah ini:
a. Permenaker No. 04/ Men/ 1981
b. Peraturan khusus EE
c. Permenaker No. 04/ Men/ 1987
d. Permenaker No. 02 Men/ 1983
40. Penggunaan media pemadam Halon Total Flooding System dibatasi penggunaannya di
Indonesia disebabkan oleh:
a. Kualitas pemadam buruk
b. Merusak lingkungan (lapisan ozon)
c. Harga terlalu mahal
d. Jawaban a, b, dan c benar
41. Pasif fire protection antara lain sebagaimana tertera dibawah ini, kecuali:
a. Kompartemen
b. Fire/ Smoke damper
c. Fire Extinguisher
d. Fire Reterdant
42. Dasar hukum pengawasan K3 konstruksi Bangunan antara lain:
a. UU No. 1 tahun 1970
b. Permenaker No. 1/Men/1980
c. SKB Menaker dan Menteri PU
No. Kep 174/Men/1986
No. 104/Kepts/1986
d. Jawaban a, b, dan c benar
43. Kegagalan isolasi dari suatu instalasi listrik harus dicegah terutama dengan cara:
a. Perlengkapan listrik harus dirancang dan dibuat dengan baik
b. Bagian aktif harus diisolasi dengan bahan yang tepat
c. Instalasi listrik harus dipasang dengan baik
d. Jawaban a, b, dan c benar

44. Salah satu cara pemadam api yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran kecuali:
a. Starvation
b. Cooling
c. Conduction
d. Smothering
45. Beberapa persyaratan yang harus diperhatikan dalam rangka memadamkan kebakaran
antara lain:
a. Mengetahui arah angin
b. Mengetahui jenis benda yang terbakar
c. Mengetahui kondisi bangunan
d. Jawaban a, b, dan c benar
46. Setiap 5 (lima) tahun sekali tabung APAR harus diuji hydrostatic test dengan air dingin.
Pada tabung APAR dengan tekanan kerja 12kg/cm2 berapa besar tekanan uji hydrostatic
test yang harus dilakukan:
a. 17kg/cm2
b. 18kg/cm2
c. 20kg/cm2
d. 24kg/cm2
47. Pengawasan K3 Konstruksi bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu:
a. Perencanaan, pelaksanaan, dan pemanfaatan
b. Penggalian dan pembetonan
c. Pemasangan tiang- tiang bangunan
d. Jawaban a, b, dan c benar
48. Syarat syarat keselamatan kerja ditetapkan melalui peraturan perundangan, salah satu
persyaratan untuk mencegah terkena aliran listrik. Syarat- syarat tersebut memuat
prinsip- prinsip teknis ilmiah menjadi kumpulan ketentuan yang disusunsecara:
a. Acak, samar, dan praktis
b. Teratur, samar, dan praktis
c. Teratur, jelas, dan praktis
d. Jawaban a, b, dan c tidak ada yang benar
49. Salah satu system Pasif Fire Protection adalah Fire/ Smoke damper. Yang dimaksud
dengan Fire/ Smoke damper adalah:
a. Damper pada koridor
b. Damper pada dueting AC central
c. Damper pada setiap bukaan
d. Jawaban a,b, dan c benar

50. Dalam system jaminan keamanan pada jalur tangga kebakaran dari pengaruh gas atau
asap akibat kebakaran, diperlukan perlengkapan:
a. Fan system penyedot udara
b. Fan system tekanan udara
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan c salah