0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
132 tayangan2 halaman

Brosur Apti

apti

Diunggah oleh

Rivai
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
132 tayangan2 halaman

Brosur Apti

apti

Diunggah oleh

Rivai
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
ORTASI PEMODELAN DAN SIMULASI JARINGAN TRANSPORTASI Panduan Praktis Tingkat Pemula a SOL es Metode pemodelan dan simulasi adalah elemen penting dalam analisis perencanaan dan operasional sistem transportasi. Metode ini umumnya berbasis rangkaian formula matematika yang menunjukkan aktifitas pergerakan manusia dan barang, guna menghasilkan prediksi terhadap kemungkinan pola pergerakan, kinerja jaringan jalan dan simpang pada masa mendatang. Pemodelan kiasik dalam. perencanaan transportasi dikenal dengan four-step modeling meliputi Trip Generation, Distribution, Modal Choice and Traffic Assignment. Perkembangan terkini pada teknologi software komputer secara langsung meningkatkan kapasitas pemodelan transportasi. Pemodelan berbasis komputer dapat dikelompokkan dalam tiga kategori yaitu: Macroscopic, Mesoscopic, dan Microscopic. Macroscopic adalah jaringan jalan direpresentasikan dengan garis, pergerakan kendaraan dihitung secara rata-rata berdasarkan jangka waktu tertentu (harian, jam, atau menit), pemodelan ini sering digunakan untuk four step modeling. Mesoscopic adalah jaringan jalan direpresentasikan dengan garis, pergerakan kendaraan dihitung secara berkelompok dengan dimensi waktu yang lebih detail daripada Macroscopic (menit atau detik). Pemodelan seperti ini relative kureng banyak digunakan, karena pemodelan transportasi pada umumnya secara spesifik ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan secara Microscopic atau Macroscopic. Microscopic adalah jeringan jalan direpresentasikan dengan bidang, pergerakan kendaraan dihitung secara real-time dengan simulasi, dan pada akhir simulasi dapat mengkalkulasikan parameter-parameter yang diperiukan seperti kecepatan rata-rata, volume total kendaraan, tundaan, antrian dan lain-lain. Saat ini metode simulasi telah mendapat perhatian pada kemampuannya untuk secara visual mewakili perilaku lalu lintas yang diperkirakan melalui 3 Dimensi sebagai output, sehingga memungkinkan orang awam sepenuhnya menghargal dampak skema yang diusulkan. Program pelatihan ini diselenggarakan dalam dua hari guna meningkatkan pengetahuan dan memberikan pembekalan bagi individu dari beragam institusi seperti akademisi, konsultan dan pemerintah, yang berminat mendalami pemodelan transportasi melalui praktek aplikasi software komputer untuk pemodelan Macroscopic dan Microscopic. Asosisasi Perencana Transportasi Indonesia (APTI) ‘membuka peluang kerjasama dalam penyelenggaraan pelatihan ini hubungt (emati) info@transportplanners.or-d (phone) 087875565980 1. Mengetahui tahapan membangun model jaringan transportasi tl 2. Memahami pendekatan alternatif dalam specialized pemodelan macroscopic dan microscopic perience in 3. Memberikan ketrampilan dalam pengolahan 2 OF fed software komputer untuk pemodelan Introductory macroscopic dan microscopic Appropriate for Software Komputer dalam pembelajaran ini menggunakan Student License PTV Vision Traffic Suite, yaitu PTV VISUM for Macroscopic Transportation Planning dan PTV VISSIM for Microscopic Traffic Simulation. Setiap peserta akan langsung memperoleh software tersebut secara GRATIS yang dipergunakan selama pembelajaran dan dapat terus digunakan hingga jangka waktu tertentu. Untuk itu setiap peserta wajib membawa komputer selama mengikuti program pelatihan. Peserta dibatasi maksimal 20 orang pada setiap sesi pembelajaran. Microscopic Traffic Simulation Macroscopic Transportation Planning * Tahapan Membangun Jaringan Model © Prinsip Pemodelan Transportasi 4 Tahap ¢ Memasukan Jenis Kendaraan dalam Model @ Perhitungan Model dan Matriks Permintaan ‘* Rute dan Pengendali Sinyal Lalu Lintas @ Tahapan Membangun Jaringan Model Simulasi dan Evaluasi © Analisis Pembebanan pada Ragam Skema Sigit W. Prasetya Founder and CEO Transforum, satu-satunya perusahan lokal yang dipercaya sebagai distributor resmi PTV Vision Traffic Suite software di Indonesia; memiliki pengalaman kerja lebih dari 15 tahun pada lembaga pemerintah dan swasta dalam menangani berbagai isu terkait dengan perencanaan dan pengembangan infrastruktur transportasi perkotaan. Memperoleh gelar Magister Teknik bidang Transportasi dari Universitas Indonesia tahun 2002 dan saat ini aktif sebagal profesional dan instruktur pelatihan bidang pemblayaan dan investasi sektor transportasi dan infrastruktur. Hitapriya Suprayitno Founder Transportation Planners Association of Indonesia; saat ini aktif mengajar pada Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) serta memberikan jasa layanan konsultansi pada beberapa instansi pemerintah dan konsultan dalam pengembangan infrastruktur transportasi skala nasional, provinsi serta kabupaten/kota. Berpengalaman lebih dari 25 tahun pada bidang perencenaan dan pemodelan transportasi. Lulusan Si Teknik Sipil TTB tahun 1980 dan $2 Transportation Engineering dari Asian Institute of Technology (AIT), ‘Thailand pada tahun 1984.

Anda mungkin juga menyukai