Anda di halaman 1dari 2

REVIEW JURNAL

Peringkas/NIM
Tanggal

Andi Astri Umi Sulvyanti / 1371040047


17 November 2016

Penulis
Tahun
Judul

Larry A. Alferink & Valeri Farmer-Dougan


2010
Brain-(not) Based Education:
Dangers of Misunderstanding and
Misapplication of Neuroscience Research
Exceptionality
18, 4252

Jurnal
Vol. & Halaman
Abstract

Teori neorusains menjelaskan bahwa perilaku manusia


dari sudut pandang aktivitas yang terjadi di otak lebih
efektif dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran.

Akan lebih baik jika teori neurosains tidak dimasukkan


dalam sebuah kurikulum untuk umum.

Teori neurosains ini mendukung metode pengajaran


tradisonal dan menyarakan bagaimana cara agar individu
menggunakan pemahaman rasional.

Hasil dari pemerikaan pada kurikulum mengemukakan


bahwa isi dari kurikulum tersebut merupakan hasil dari
penelitia neurosains, namuan hanya digunakan pada

Intruduction

pendidikan kelas khusus.


Dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan(saraf),
menimbulkan adanya pemahaman bahwa otak memiliki
pengaruh besar pada anak terutama dalam konteks
pembelajaran. Oleh karena itu,

neourosains telah

digunakan dalam dunia pendidikan pada kelas khusus.


Otak kanan vs otak kiri: kedua belahan otak saling

berhubungan satu sam lain, namun kedua belahan otak


memiliki fungsi masing-masing dan mengontro fungsi

akademik yang berbeda.


Otak dan periode kritis:

bahwa

pertumbuhan

berpengaruh terhadap fungsi otak. Pada masa anak usia


dini

merupakan

masa

kritis

untuk

merangsang

perkembangan otak, oleh karena itu pada masa ini


sangat

penting

bagi

anak

diberikan

stimulus

dibandingkan pada masa lain.


Dalam dunia pendidikan anak membutuhkan stimulus,
seperti bagaimana cara anak memperoleh informasi,
pengembangan

Critique

keterampilan,

berpikir

kritis

meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah.


Dalam penelitian ini berusaha menjelaskan bahwa
neurosaian sebagai metode yang tepat sebagai

dan

cara

meningkatkan fungsi belajar pada anak.


Penelitian ini lebih berfokus pada fungsi kerja otak dan
berusaha menjelaskan bahwa pentingnya fungsi saraf

pada dunia pendidikan.


Penelitian yang dijelaskan bahwa pembentukan memori
jangka panjang sangat berpengaruh pada koneksi saraf

dan diperkuat melaluai pengulangan.


Namun, dalam penelitian ini belum memberikan
informasi secara akurat tentang bagaimana anak belajar
dan memberikaan petunjuk-petunjuk dalam mencapai
pendidikan terbaik.