Anda di halaman 1dari 2

Apakah epilepsi

itu ?
Epilepsi berasal dari bahasa Yunani
epi yang berarti atas dan lepsia
berarti menyerang, karena dulu
epilepsi dianggap sebagai serangan
dari atas atau kutukan dari surga
Epilepsi merupakan kumpulan gejala
dari beberapa kelainan fungsi otak
yang
dapat
ditandai
dengan
terjadinya kejang berulang

Bagaimana epilepsi
bisa terjadi ?

Pemerintah Kabupaten Bandung


RSUD SOREANG
Departemen
Ilmu Penyakit Saraf

Adanya gangguan listrik pada sel-sel


saraf pada satu bagian otak sehingga
pada
bagian
tersebut
terjadi
hantaran
listrik
yang
tidak
terkontrol,
terjadi
berulang,
abnormal

Apakah penyebab
epilepsi ?
Epilepsi dapat digolongkan menjadi 2
berdasarkan faktor penyebabnya :

Kelompok primer, yang


tidak
diketahui
penyebab
bangkitan epilepsinya

Kelompok
sekunder,
dapat
diketahui
penyebab
bangkitan epilepsinya antara lain :
trauma saat lahir, trauma kepala,
radang
otak,
tumor
otak,
perdarahan
otak,
kekurangan
oksigen, demam, keracunan obat,
dll

Bagaimanakah
gejala epilepsi itu ?
Gejala epilepsi tergantung dari jenis
epilepsi yang diderita. Adapun secara

umum gejala yang sering dialami


adalah :
Kehilangan kesadaran
Kejang
Produksi liur bertambah
Tertidur
selama
2-3
jam
setelah serangan, pulih setelah
beberapa menit, jam atau
bahkan hari
Mengeluh sakit kepala, capek
setelah serangan
Terjadi peningkatan tekanan
darah,
denyut
nadi
saat
serangan
Sebelum serangan pasien bisa
mengalami
aura
seperti
perasaan takut, mual, merasa
melihat/mencium/mengecap
sesuatu, merasa aneh di satu
anggota badan
Terjadi perubahan tingkah laku
seperti
mudah
marah,
tersinggung, tegang beberapa
jam atau hari sebelum serangan

Bagaimanakah
penanganan
epilepsi?
Kenali faktor pencetus serangan
epilepsi
misal
capek,
lapar,
menonton TV, dll
Hindari faktor pencetus serangan
Hindari jangan sampai capek
Minum obat secara teratur
Posisikan tidur di tempat yang
datar , miringkan kepala saat
serangan terjadi
Jauhkan benda-benda yang dapat
membahayakan
Kendorkan pakaian Longgarkan
bajunya. Bila mungkin, miringkan
kepalanya kesamping untuk
mencegah lidahnya menutupi jalan
napas.

Kenali tanda awal akan terjadi


serangan misal marah, tidak mau

makan,
gangguan
penglihatan/pendengaran, dll
Segera berikan obat jika mulai
muncul tanda-tanda awal tersebut
Pada anak-anak jika terjadi panas
tinggi
segera
bawa
ke
puskesmas/dokter
sebelum
terjadi kejang
Pada anak-anak agar berobat
secara teratur sampai dengan 3
tahun bebas serangan epilepsi,
kemudian
dosis
obat
akan
dikurangi secara bertahap dalam
waktu 6 bulan

Yang perlu diingat


:
Epilepsi bukan penyakit menular