Anda di halaman 1dari 36

Sistem & Perlengkapan Ka

Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

1. DAFTAR CODE/REFERENSI YANG DIGUNAKAN


- Marine Auxiliary Machinery and System, M. Khetagurov
- Practical Ship Building vol III B part 1
- Lloyd's Register Rules and Regulations
- Sistim dan Perlengkapan Kapal (Ship Outfittings), Soekarsono N.A

2. ALGORITMA PERHITUNGAN
- Mesin Kemudi
- Menghitung luas permukaan daun kemudi
- Menghitung gaya pada daun kemudi
- Menghitung momen torsi pada daun kemudi
- Menghitung diameter tongkat kemudi
- Menghitung daya mesin kemudi
- Mesin Jangkar
- Menentukan harga karakteristik Z
- Menentukan karakteristik peralatan jangkar
- Menghitung gaya Tarik Pengangkat Jangkar (Tcl)
- Menghitung torsi pada Cable Lifter (Mcl)
- Menghitung Torsi pada Poros Motor (Mm)
- Menghitung Daya Motor Penggerak Windlass (Ne)
- Menghitung volume Chain Locker
- Mesin Tambat
- Menghitung Gaya Tarik pada Capstan ( Twb )
- Menghitung Putaran Poros pada Penggulung Capstan ( Nw )
- Menghitung Momen Torsi Penggulung pada Capstan (Mm)
- Menghitung Daya Motor Capstan ( Nc )
- Mesin Sekoci
- Menentukan ukuran sekoci
- Perhitungan Beban
- Perhitungan Tegangan pada Winch Head
- Menghitung Diameter Tali Peluncur
- Perhitungan kecepatan :
- Menghitung Momen Torsi ( Mh )
- Menghitung Torsi poros pada motor penggerak (Mmb)
- Menghitung Daya Motor Penggerak ( Ne )
- Provision Crane
- Menghitung Panjang efektif dari boom (lb)
- Menghitung Tinggi tiang mast ( H )
- Menghitung Diameter tiang mast ( D )
- Menghitung diameter dalam tiang mast
- Menghitung Daya angkut muatan :
- Menghitung Daya naik dan turun boom :
- Menghitung Daya gerak ke kiri dan kanan boom :
- Menghitung Total daya unit crane (Td)
- Menghitung Total daya untuk kebutuhan crane dikapal :

3. INPUT PARAMETER DESAIN


- Mesin Kemudi
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

- Menghitung luas permukaan daun kemudi


c1 = faktor untuk type kapal
c2 = faktor untuk type kemudi
c3 = faktor untuk profil kemudi
c4 = faktor untuk susunan kemudi
L = Panjang kapal
T = Tinggi Sarat
- Menghitung gaya pada daun kemudi
k1 = koefisien tergantung pada A
k2 = koefisien yang tergantung dari tipe rudder dan profil rudder
k3 = koefisien yang berdasarkan dari lokasi rudder
kt = koefisien yang tergantung dari Ct
V = kecepatan kapal
- Menghitung momen torsi pada daun kemudi
Cr = gaya pada daun kemudi
r = lengan
- Menghitung diameter tongkat kemudi
Qr = momen torsi pada daun kemudi
kr = faktor material
- Menghitung daya mesin kemudi
Nrs = daya poros kemudi
sg = effisiensi steering gear
Mesin Jangkar
- - Menentukan harga karakteristik Z
= dispalcement kapal
h = tinggi kapal diukur dari garis muat samapai puncak tertinggi rumah geladak
A = luas proyeksi lambung kapal bangunan di atas garis muat panjang L-tinggi h
- Menentukan karakteristik peralatan jangkar
Z = bilangan Z
- Menghitung gaya Tarik Pengangkat Jangkar (Tcl)
Ga = berat jangkar
dc = Ukuran balok rantai
Pa = Berat rantai jangkar
La = panjang rantai yang menggantung
a = density material
w = density sea water =
factor taking into accountfhthe= friction losses in the house hole and stoper
- Menghitung torsi pada Cable Lifter (Mcl)
Tcl = gaya tarik pengangkat jangkar
Dcl = diameter efektif cable lifter
cl = efisiensi cable lifter
- Menghitung Torsi pada Poros Motor (Mm)
Mcl = torsi pada cable lifter
ia = perbandingan gigi mekanis
cl = efisiensi peralatan
- Menghitung Daya Motor Penggerak Windlass (Ne)
Mm = torsi pada poros motor
nm = putaran motor penggerak
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

- Menghitung volume Chain Locker


d = diameter rantai
l = panjang rantai
- Mesin Tambat
- Menghitung Gaya Tarik pada Capstan ( Twb )
Rbr = beban putus tali tambat
- Menghitung Putaran Poros pada Penggulung Capstan ( Nw )
Vw = kecepatan tarik capstan
dw = diameter tali tambat
Dw = diameter penggulung tali
- Menghitung Momen Torsi Penggulung pada Capstan (Mm)
Twb = gaya tarik pada capstan
dw = diameter tali tambat
Dw = diameter penggulung tali
iw = perbandingan putaran poros
w = efisiensi peralatan
- Menghitung Daya Motor Capstan ( Nc )
Mm = momen torsi penggulung pada capstan
nm = putaran motor penggerak
- Mesin Sekoci
- Menentukan ukuran sekoci
n = jumlah awak kapal
- Perhitungan Beban
Qb = berat sekoci dan perlengkapannya
Qp = berat penumpang
- Perhitungan Tegangan pada Winch Head
Qb = berat sekoci dan perlengkapannya
Qp = berat penumpang
Qf = Berat penurunan sekoci
m = Jumlah total block peluncur kapal
f = effisiensi peluncuran sekoci kapal = (1*( e^m - 1))/(me^m*(e-1))
r = effisiensi rel peluncur davit
s = effisiensi snatch block
- Menghitung Diameter Tali Peluncur
Rbr = beban putus tali tambat
c = keliling tacked fall
- Perhitungan kecepatan :
Vf = kecepatan pada tacked tali fall
dh = diameter winch head
df = diameter tali peluncur
- Menghitung Momen Torsi ( Mh )
T = tegangan total
df = diameter tali peluncur
dh = diameter winch head
- Menghitung Torsi poros pada motor penggerak (Mmb)
Mh = momen torsi
bw = efisiensi winch
ibw = perbandingan putaran poros
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

- Menghitung Daya Motor Penggerak ( Ne )


Mmb = torsi poros pada motor penggerak
nm = putaran motor penggerak
- Provision Crane
- Menghitung Panjang efektif dari boom (lb)
R = jarak keluar dari lambung kapal
bt = jarak tiang mast dari tepi kapal
- Menghitung Tinggi tiang mast ( H )
lb = panjang efektif dari boom
- Menghitung Diameter tiang mast ( D )
w = modulus penampang tiang mast
- Menghitung diameter dalam tiang mast
D = diameter tiang mast
- Menghitung Daya angkut muatan :
w = Berat muatan
v = Kecepatan angkut
- Menghitung Daya naik dan turun boom :
W = berat muatan dan berat cargo winch
- Menghitung Daya gerak ke kiri dan kanan boom :
a = sudut gerak
W = berat muatan dan berat cargo winch
- Menghitung Total daya unit crane (Td)
daya angkut muatan
daya naik turun derrick boom
daya gerak ke kiri dan kanan derrick boom
- Menghitung daya untuk kebutuhan crane di kapal
Td = total daya unit crane

4. OUTPUT PARAMETER DESAIN


- Mesin Kemudi
- luas permukaan daun kemudi
- gaya pada daun kemudi
- momen torsi pada daun kemudi
- diameter tongkat kemudi
- daya mesin kemudi
- Mesin Jangkar
- harga karakteristik Z
- karakteristik peralatan jangkar
- gaya Tarik Pengangkat Jangkar (Tcl)
- torsi pada Cable Lifter (Mcl)
- Daya Motor Penggerak Windlass (Ne)
- volume Chain Locker
- Mesin Tambat
- Gaya Tarik pada Capstan ( Twb )
- Putaran Poros pada Penggulung Capstan ( Nw )
- Momen Torsi Penggulung pada Capstan (Mm)
- Daya Motor Capstan ( Nc )
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

- Mesin Sekoci
- ukuran sekoci
- Beban
- Tegangan pada Winch Head
- Diameter Tali Peluncur
- kecepatan :
- Momen Torsi ( Mh )
- Torsi poros pada motor penggerak (Mmb)
- Daya Motor Penggerak ( Ne )
- Provision Crane
- Panjang efektif dari boom (lb)
- Tinggi tiang mast ( H )
- Diameter tiang mast ( D )
- diameter dalam tiang mast
- Daya angkut muatan :
- Daya naik dan turun boom :
- Daya gerak ke kiri dan kanan boom :
- Total daya unit crane (Td)
- Total daya untuk kebutuhan crane dikapal :

5. DETAIL PERHITUNGAN
- Steering gear dan daun kemudi (Rudder)
- Luasan rudder :
1,75 .L .T
A = c1 .c 2 .c 3 .c 4 (LR, common structural rules, chapter 10, sec
100
dimana :
c1 = 1
c2 = 1 general
c3 = 1 NACA profiles and plate rudder
c4 = 1 for rudders in propeller jet
maka
A= 11.2959 m2
Tinggi rata-rata daun kemudi = b
Lebar rata-rata daun kemudi = c
ratio tinggi dan lebar (b/c) direncanakan 1.3
Jadi
b = 1,3 x c
A=c x b
A = c x (1,3 x c)
A = 1,3 x c2
Sehingga :
c = (A/1,3) 0,5
= 2.94773707 m
Tinggi daun kemudi dapat dicari :
b = 1,3 x c
= 3.83 m
pada perencanaan dibuat 4.7 m untuk menyesuaikan dengan propeller
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

- Gaya Pada Daun Kemudi

CR = 132 x A x (Vs)2 x k1 x k2 x k3 x kt
(LR, common structural rules, chapter 10, section2,1)
dimana : k1 = koefisien tergantung pada aspek rasio
k1 = ( + 2)/3
= b2/At At = A + area of rudder horn, jika ada.
= 1.3 = 11.2959
k1 = 1.10
k2 = koefisien yang tergantung dari tipe rudder atau profil rudder
= 1.1 (untuk profil NACA-00 series dan ahead condition)
k3 = koefisien yang berdasarkan dari lokasi rudder
= 1 (terletak di belakang propeller)
kt = koefisien yang tergantung dari thrust coefficient, normalnya bernilai 1
= 1
Vs = kecepatan maju kapal
= 12.3 knot = 6.32766661 m/s

CR = 72238 N 72.2382671 kN

- Momen torsi pada daun kemudi

QR = CR x r (Nm) (LR, common structural rules, chapter 10, section2,1)

Dimana : r = c x ( - kbc)
dengan : c = 2.94773707 m
= 0.33 untuk kondisi ahead
0.66 untuk kondisi astern (umum)
0.75 untuk kondisi astren (hollow profile)
Dipakai 0,33 untuk kondisi ahead
kbc = Af/A Af (luasan daun kemudi di depan rudder stock)
= 0.23
r= 0.29 2.598057

QR = 21293.94178 Nm = 21.2939418 kNm

- Diameter Tongkat Kemudi (Dt)


Dt = 4,2 x (QR x Kr)1/3 (mm) (LR, common structural rules, chapter 10, section3,1)
Dimana : Kr = faktor material
= (235/ReH)0,75
(dipakai bahan St-45 , ReH = 441 N/mm 2)
ReH = yield stress minimum dari material
Kr = 0.6973699
Dt = 131.2744613 mm

Dimana : = sudut putar kemudi 35


t = waktu putar daun kemudi 28 detik
Nrs = 12.39329945 HP
= 9.245401391 kW
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

Daya Motor Penggerak Kemudi (Nm)


Nm = Nrs / sg
Dimana : sg = effisiensi steering gear
(0,1 - 0,35 untuk peralatan kemudi dengan penggerak listrik)
sg = 0.30
Nm = 41.31099817 HP
= 30.81800464 kW 61654.6245

spec steering gear yang dpilih harus mampu menanggung torsi minimal sebesar 61654.62 Nm (61,65 KNm) d
diamter tongkat kemudi 194 mm

maka dipilih steering gear merk Hatlapa RAM type poseidon 150

- Mesin Jangkar (Windlass)


Menentukan Equipment Number (NC)
Nc = 2/3 + (2 x B x H) + (A/10) (LR, Part3 ship structure, chapter 1, section7)
Dimana : = 7990.69 ton
2/3 = 399.69 ton 107.63 0.75
B= 16.3 m 18.22 1.025
H= 8.5 m 7.44
A= 750 m 2

Nc(zi) = 751.789606
Dari Table 13.7.2 Equipment - Bower anchors and chain cables diperoleh data-data berikut :

untuk harga Nc 1498 berada diantara 1480 - 1570 diperoleh

Jangkar
Jumlah : 2 buah
Massa : 2280 kg
Type : Stocklees anchor

Rantai jangkar
Panjang (L) : 467.5 m
Diameter : 48 mm (special quality steel)
Type : Stud link chain cables

Tali tambat
Panjang : 170 m (untuk masing-masing tali)
Jumlah : 4 buah
Min. breaking strength : 170 kN 170000 N

- Gaya Tarik Pengangkat Jangkar (Tcl)


Tcl = 2fh x (Ga + (ML x La)) x (1 - ( w/ a))
dimana :
Ga = Berat jangkar 2280 kg
dc = Ukuran rantai/diameter 48 mm
ML = Berat rantai jangkar
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

Untuk Stud link, ML = 0,0218 x (dc)2 50 kg/m


La = panjang rantai yang menggantung 100 m
a = density material 7750 kg/m3
w = density sea water 1025 kg/m3
fh = factor gesekan pada hawse pipe dan stoper, nilainya antara 1,28 - 1,35
fh = 1.3

Tcl = 16476 kg

- Torsi pada Cable Lifter (Mcl)


Mcl = (Tcl x Dcl)/(2 x cl)
Dimana :
Dcl = Diameter efektif kabel lifter
Dcl = 13,6 x dc
= 652.8 mm 0.6528 m
cl = effisiensi kabel lifter, nilainya berkiar antara 0.9 - 0.92, diambil 0.91

Mcl = 5909.589865 Nm

- Torsi pada Poros Motor (Mm)


Mm = Mcl/(ia x a)
Windlass yang digunakan direncanakan menggunakan penggerak motor listrik dengan
kecepatan (Nm)1000 rpm = 16.66 rps
Dimana : ia = perbandingan putaran poros motor windlass dengan putaran cable lifter
= ( x Nm x Dcl)/(60 x Va)
Va merupakan kecepatan tarik jangkar, Va diambil sebesar 0,25 m/s
= 2.2787072
a = efisiensi total peralatan
= 0.8
Maka :
Mm = 3241.74485 Nm

- Daya Motor Penggerak Windlass (Ne)


Ne = (Mm x Nm) / 746
= 72.39607132 HP
= 54.00746921 kW

Pemilihan spesifikasi rantai jangkar berdasarkan nilai Torsi (Nm) dan diameter rantai jangkar

- Volume Chain Locker


Digunakan rumusan sebagai berikut :
Sm = 1.1 / 105 x Lchain x d2
Dimana : Sm = ruang untuk menyimpan setiap 100 fathoms (183 m) rantai (m 3)
d = diameter rantai 48 mm
panjang rantai 467.5 m

Maka volume chain locker :


Sm = 11.84832 m3 diambil 8.5 m3
Sistem & Perlengkapan Ka
Nama :
PERHITUNGAN MESIN GELADAK NIM :
Halaman

Dalam hal ini direncanakan ada 2 buah chain locker dengan dimensi :
panjang = 2.5 m
lebar = 1.5 m
tinggi = 6m sehingga volume tiap chain locker = 22.5
Bagian bawah diberi kotak lumpur (mud box) dengan ketinggian 400 mm serta penambahan
untuk semen sekitar 100 mm, sehingga volume
chain locker :
V = 2.5 x 1.5 x 0.5
= 24.375 m3
Untuk dua buah jangkar haluan maka volume total dari chain locker
Vtot = 48.75 m3

c. Mesin Tambat (Capstan /Warping Winch)


- Gaya Tarik pada Capstan ( Twb )
Twb = Rbr / 4
= 4337 kg
Dimana : Rbr = beban putus tali tambat 17347 kg

- Putaran Poros pada Penggulung Capstan ( Nw )


Nw = (19,1 x Vw) /( Dw + dw ) rpm
Dimana : Vw = kecepatan tali capstan 0.25 m/s
dw = diameter tali tambat 0.02 m
Dw = diameter penggulung tali = (5 - 8)dw, diambil 8 dw
= 0.16 m
Nw = 26.5277778 rpm
- Momen Torsi Penggulung pada Capstan (Mm)
Mm = Twb x (Dw+dw)/(2 x iw x w) [kg.m]
Dimana : w = effisiensi motor penggulung capstan, nilainya 0.7 - 0.85
diambil 0.8
iw = Nm / Nw
Nm = putaran motor capstan jenis electric 1000 rpm
iw = 37.6963351
Mm = 12.94 kgm

Daya Motor Capstan ( Nc )


Nc = (Mm x Nm) /716,2
= 18 HP
= 13 kW
Pemilihan spesifikasi mesin tambat berdasarkan nilai Torsi (Nm) dan diameter tali tambat

d. Mesin Sekoci
Pada kapal ini direncanakan menggunakan sebuah free fall life boat sebagai sekoci utama.
Free fall life boat ini sudah menjadi satu paket dengan komponen-komponen pendukungnya
seperti davit, life boat, winch dsb. Free fall ini berkapasitas maksimal 19 orang.
Spesifikasi yang dipilih yaitu:
Neck deck marine FFH 42
spec terlampir
Sistem & Perlengkapan Kapal

: 01
Sistem & Perlengkapan Kapal

: 02
Sistem & Perlengkapan Kapal

: 03
Sistem & Perlengkapan Kapal

: 04
Sistem & Perlengkapan Kapal

: 05

(LR, common structural rules, chapter 10, section1,3)


Sistem & Perlengkapan Kapal

: 06

(LR, common structural rules, chapter 10, section2,1)

A + area of rudder horn, jika ada.

fisien yang tergantung dari thrust coefficient, normalnya bernilai 1

(LR, common structural rules, chapter 10, section2,1)

Af (luasan daun kemudi di depan rudder stock)

(LR, common structural rules, chapter 10, section3,1)


Sistem & Perlengkapan Kapal

: 07

s mampu menanggung torsi minimal sebesar 61654.62 Nm (61,65 KNm) dan

lapa RAM type poseidon 150

(LR, Part3 ship structure, chapter 1, section7)


Sistem & Perlengkapan Kapal

: 08

bandingan putaran poros motor windlass dengan putaran cable lifter

merupakan kecepatan tarik jangkar, Va diambil sebesar 0,25 m/s


Sistem & Perlengkapan Kapal

: 09

m3